Pipa Minyak Milik Adera Pecah di Purun


PALI. SININEWS.COM -- Pipa minyak mentah milik Pertamina Adera Field yang ada di desa Persiapan Purun Selatan kecamatan Penukal kabupaten PALI pecah diduga korosi. Titik pipa pecah tersebut berada di bawah jalan beton desa tersebut dan minyak mentah mengalir ke parit dan mengarah ke Sungai Sebagut yang merupakan sungai ikon desa Purun Penukal. 


Dari pantauan media ini dilapangan bahwa kejadian bocornya pipa itu diketahui Selasa (19/10/21) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Awalmya ada bau minyak menyengat dan setelah ditelusuri, keluar minyak dari bawah gorong-gorong dan mengalir ke parit. Lokasi persis depan rumah kami yang berada di tengah permukiman padat penduduk," ujar Jamiri, warga setempat. 

Jamiri meninta pihak Adera secepatnya menangani permasalahan itu sebab kalau lambat ditangani, limbah minyak dikhawatirkan mengalir ke sungai.

Sama halnya dikatakan Kades Persiapan Purun Selatan Reza Pahlevi bahwa hingga berita ini diturunkan  pihak adera belum menemukan titik pipa yang bocor.

"Diduga korosi karena titiknya dibawah jalan beton dan dibawah tanah. Adera sudah ada di lokasi namun belum bisa menemukan titik yang bocor meski telah menurunkan alat berat dan mobil vakum. Tentu saja dengan adanya kejadian ini, warga merasa resah dan aktivitas warga terganggu karena takut menghidupkan api. Harapan kami, segera lakukan perbaikan, untuk kompensasi kita akan rembukan lagi dengan masyarakat langkah apa yang akan dilakukan warga yang terdampak," tandas kades. 


Ditempat sama, Tuti Ilsan, anggota DPRD PALI yang meninjau lokasi kejadian menegaskan dewan akan memanggil pihak adera untuk meminta penjelasan terkait penyebab kejadian itu. 


"Lokasi berada di tengah pemukiman padat penduduk, dan ini harus cepat ditangani. hari Senin ini akan kita panggil pihak Adera," tegas anggota dewan kelahiran Purun itu. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak adera masih berjibaku mencari titik pipa bocor. "Pipa berada dibawah tanah, dan kami belum menemukan titik yang bocor. Untuk penyebab bocor, kami juga belum mengetahuinya," ujar salah satu petugas dari Adera. (sn/perry)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts