Gegara Normalisasi Sungai Jembatan Desa Tempirai Induk Ambrol, Begini Jelasnya

PALI. SININEWS.COM -- Pekerjaan normalisasi sungai Semabu yang terletak di Desa Tempirai Utara dan Tempirai Timur kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai protes warga setempat, lantaran diduga gara-gara alat berat yang keluar dari lokasi proyek karena tidak lagi digunakan, jembatan desa yang ada di Desa Tempirai Induk ambrol mengakibatkan aktivitas warga terhambat, bahkan kendaraan roda empat terpaksa tidak bisa melintas. 

Tentu saja, Ahmad Jonot kepala desa Tempirai Induk geram dan meminta pihak pelaksana untuk memperbaiki secapatnya karena akses itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. 

"Jembatan ambrol cukup dalam sekitar dua meter, akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Pihak pelaksana harus segera mengambil upaya perbaikan sebelum warga marah karena jembatan itu ambrol diduga mobilisasi angkutan alat berat yang keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sesaat setelah turun hujan," ungkap Kades, Senin (20/12/21).

Ditambahkan Kades bahwa apabila pihak pelaksana lambat memperbaiki, maka Pemdes akan menahan alat berat yang masih tersisa di lokasi proyek. 

"Proyek normalisasi memang bagus karena itu ada permintaan warga tapi perhatikan juga kondisi jalan yang dilalui alat berat, kalau memang kondisi jalan tidak memungkinkan karena habis diguyur hujan tunggu dulu hingga kondisi jalan kering. Kalau belum diperbaiki, kami tidak mengizinkan alat berat yang tersisa keluar dari lokasi pekerjaan normalisasi sungai," tandasnya. 

Sementara itu, Suharto salah satu warga setempat membenarkan apabila ambrolnya jembatan yang terbuat dari besi itu diduga akibat pihak pelaksana mengeluarkan alat berat pada malam hari sesaat setelah turun hujan. 

"Proyek itu dikerjakan oleh CV Rom Persada, berasal dari APBD provinsi Sumatera Selatan menghabiskan anggaran Rp 4,6 M lebih. Untuk permasalahan jembatan amblas  kami harapkan pihak pelaksana segera melakukan perbaikan. Sementara waktu, warga telah memberi tanda dengan melintangkan kayu diatas jembatan yang ambrol agar tidak ada terjadi kecelakaan," katanya. (sn/bung Harto)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts