Minyak Murah Di OPM, Warga Rela Datang Awal Dan Berdesakan

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Menindak lanjuti keresahan masyarakat perihal sulitnya mendapatkan minyak goreng (Migor) di Kota Nanas, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dalam hal ini melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih gelar Oprasi Pasar Murah (OPM) minyak goreng, Sabtu (26/02).

OPM Migor yang di gelar oleh Disperindag itu diadakan di dua tempat yang berbeda yakni di AY Makmur Di Jalan Lingkar tepatnya di depan RSUD Kota Prabumulih dan di Toko Mega yang berada di Jalan Jend.Sudirman tepatnya didepan Sinar Baru Grande.

Masyarakat rela datang lebih awal dan berdesak-desakan untuk mengantri di OPM Migor tersebut, karena membantu masyarakat sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Dari jam satu, Yo kami sangat senang Karno hargonyo terjangkau," ucap nurhayati warga kepodang.

Di tanya terkait harga biasa yang ia beli di warung atau toko klontong dirinya mejelaskan bahwasanya harga yang di berikan lebih relatif murah, "di sini lebih murah 14 Rb per liternya, kalo di warung-warung lain itu Ado yang lebih tinggi," jelasnya.

Sementara dengan mirda warga Bakaran, yang senada jawabnya dengan Nurhayati mengharapakan agar kedepanya Migor dapat kembali normal.

"Yo pastinya semoga kedepan harga pacak kembali normal dan dak langka cak ini, kan capek nyari kesano dak ketemu ke sini dak ketemu, susah nian jadinyo,"harap mirda kepada Pemerintah Kota Prabumulih.

Disisi lain, Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Prabumulih menyampaikan bahwa untuk Migor di Kota Prabumulih tak lagi langka.

"Ini kan di pandang masyarakat itu langka dalam kenyataanya dak do, pemasukan terus masuk, tapi memang sempat Ado oknum tak bertanggung jawab,"tuturnya kepada awak media ini.

Sementara untuk OPM Migor di dua tempat itu menghabiskan sekitar 235 dus. "Kalo di sini sekitar 100 dus atau 2400 Kilogram, yang tadi 135 dus," bebernya.

Namun untuk pembelian di OPM Migor yang di gelar Disperindag Masyarkat Kota Prabumulih Hanya dapat membawa dua Liter saja.

Uniknya warga yang sudah mendapatkan minyak seharga 14 Rb perliter itu diberi tanda tinta yang kerap di pakai saat pelaksanaan Pilkada.

"Ya itu untuk mengantisipasi masyarakat agar bisa kebagian semua, jadi dia ga bisa dua atau tiga kali membeli, dan anak di bawah umur tidak kita layani," tegasnya. (Ari/SN)


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts