Cagah DBD, Relawan Jumantik di PALI Terus Bergerak


PALI. SININEWS.COM - Salah satu upaya Pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD), maka para Pemantau Jentik Nyamuk (Jumantik) yang berasal dari sekolah-sekolah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan jentik nyamuk.


Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALi, dr Zamir Alvi, dengan aktifnya para jumantik sekolah itu, maka akan diketahui perkembangan jentik nyamuk sehingga cepat dilakukan penindakan agar jentik-jentik nyamuk itu bisa dibasmi.


"Para jumantik sekolah itu akan melakukan pemantauan jentik nyamuk secara berkala. Nanti dari hasil pemantauan itu akan dievaluasi apakah jumlah jentik nyamuk ada peningkatan atau tidak," ucapnya belum lama ini. 


Dijelaskannya, evaluasi dari para jumantik sekolah itu bisa dilakukan setiap dua minggu sekali atau paling lama satu bulan sekali, tergantung dari kondisi dilapangan.


"Jika ada peningkatan jentik maka dilakukan tindakan, apakah diberikan bubuk abate atau dilakukan fogging lokal supaya tidak menyebabkan DBD," jelasnya.


Lebih lanjut diterangkannya, para jumantik sekolah itu berasal dari siswa-siswi di sekolah-sekolah. Sehingga bisa melakukan pemantauan disekitar rumah mereka.


"Malah sekarang ini jumantik sekolah itu sudah menjadi salah satu kegiatan Ekstra Kurikuler (Ekskul). Jadi dengan adanya jumantik sekolah, kita sangat terbantu dalam mengantisipasi DBD," terangnya.


Menurutnya, potensi KLB DBD disetiap daerah itu tetap ada. Namun, bagaimana cara dan langkah dari daerah tersebut untuk menanggulangi dan mengantisipasinya supaya tidak terjadi KLB.


"Tidak mungkin setiap daerah itu tidak berpotensi DBD. Pasti berpotensi semua. Terutama dikawasan yang lingkungannya kurang bersih. Makanya, harus giat dilakukan pembersihan supaya sarang nyamuk bisa dibasmi," bebernya.


Selain itu, lanjutnya, masyarakat juga harus menerapkan gerakan 3M yakni Menguras dan Menutup bak penampung air serta Mengubur barang-barang yang bisa menjadi sarang nyamuk.


 "Dengan hidup bersih dan menerapakan gerakan 3M itu mudah-mudahan penyakit DBD bisa diantisipasi," tukasnya. (sn/perry)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts