Tempirai Buktikan Padi Ramah Lingkungan Bisa Dikembangkan


PALI. SININEWS.COM -- Meningkatkan swasembada pangan secara Nasional, kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumateta selatan, terus berupaya melakukan pengembangan Inovasi untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan menekan biaya serta meminimalisir penggunaan pupuk kimia. 


Terbukti, pada Rabu (2/3/22) petang di Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara berhasil melakukan panen raya padi ramah lingkungan. 

Dijelaskan Kadin Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, Sp,Msi melalui Kabid Tanaman Pangan dan holtikultura Khairullah,Sp bahwa program padi ramah lingkungan digelontorkan Kementerian Pertanian tahun 2021 dan dilaksanakan musim tanam awal 2022. 

"Adapun keunggulan padi ramah lingkungan ini yang dikelola para petani dengan menggunakan pendorong unsur hara berbahan non kimia, antara lain pupuk nabati dan organik, sehingga residu kimia minim dan asupan pada padi serta tanah murni secara alami,  dan hasil produksinya pun tidak kalah bersaing dengan pertanian konvesional lainnya," ujarnya. 

Ditambahkannya bahwa Pemda PALI melalui Dinas Pertanian kedepan terus mendorong para petani untuk menggalakan tanaman padi ramah lingkungan ini sehingga melahirkan lumbung padi di Kabupaten PALI.

"Banyak keuntungan menanam padi ramah lingkungan, yang pastinya beras yang dikonsumsi lebih aman dan sehat," tukasnya. 

Kegiatan Panen Raya yang dipusatkan dilahan milik anggota Kelompok Tani Tanjung Samperan Tempirai ini, dihadiri Camat Penukal utara,  Kepala Desa dan perangkat Desa se Tempirai raya, Para PPL, PPEP, BPP Penukal, dan  para Petani lainya.

Ditempat yang sama Kacapem Bank Sumsel Babel Tanah Abang Mayhardi yang sempat hadir,  mengapreasiasi atas semangat kerja para Petani se Tempirai Raya.

Bank Sumsel Babel sebagai Lembaga keuangan primadona milik warga Sumatera Selatan, tentunya merasa terpanggil untuk  merangkul para Petani PALI dan badan usaha lainya, untuk  mendorong gerak ekonomi kerakyatan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari berbagai klaster.

Mayhardi lebih rinci menjelaskan, bahwa program KUR yang dicanangkan Pemerintah dan disalurkan melalui pintu BSB, tentunya calon kreditur punya kewajiban yang harus dipenuhi antara lain, biodata pribadi dan keluarga, serta kegiatan usaha produktif (sedang aktif) dan persyaratan pendukung lainnya.

"Juga takalah pentingnya yaitu etika kejujuran dan konsistensi menjalin kerjasama dengan BSB sebagai mitra yang baik," Kepala Capem BSB Tanah Abang ini.

Dalam kesepakatan itu, Penting Hariyanto, Ketua poktan Tanjung Samperan Tempirai, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pelaksanaan Panen Raya ini dapat berjalan baik.


(bungharto/SN)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts