Kapolsek Penukal Utara dan Tim Dinas Pertanian PALI Sambangi Kandang Sapi Warga Tempirai.


PALI. SININEWS.COM --Sejak mulainya beredar Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melanda ternak sapi warga Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  satu minggu yang lalu.


Kapolsek Penukal Utara,  bersama Dinas Pertanian bidang Peternakan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan pengobatan secara maraton disetiap kandang ternak Sapi secara intensive.


Menurut Kapolsek Penukal Utara IPTU Arzuan SH melalui Kanit Binmas Aipda Dhana didampingi Briptu Irzan anggota Intelkam dan Rico Babhinkamtibmas, menjelaskan pada awak media ini (28/7/2022).


Bahwan pada  awalnya Virus PMK ini hanya menyerang beberapa ekor Sapi dan langsung melakukan Karintina  serta  segera dilakukan penanganan pengobatan oleh Tim Medis Dinas Pertanian bidang Peternakan Kabupaten PALI dipimpin  Drh. Erna Husniawati.


Dalam kegiatan ini  juga turut hadir Jajaran Kecamatan Penukal Utara Kasie Pemdes Suparmin Jaoni,  Kasie Trantib sudarmono, Kadus 7 Desa Tempirai Herpian sono, dan para peternak sapi lainya.


Sehingga hasil perkembangan Kesehatan Sapi setelah pengobatan  dengan rincian sbb,


# 6 ekor Sapi milik Fery yang terjangkit virus PMK telah mengalami perubahan, 4 ekor sapi sudah mulai membaik nafsu makan bertambah, air liur tidak keluar dan sisa luka erosi pada mulut berangsur mengering.

Namun 2 ekor lagi masih pincang dan lesu tapi nafsu makan bertambah.


Demikian perkembangan yang sama Sapi milik Nofirzan sebanyak 4 ekor,

Sapi milik Herpia sono sebanyak 10 ekor  dan Sapi milik pinterpis sebanyak 2 ekor.


Sehingga Ke 22 ekor sapi yang terjangkit Virus PMK  satu minggu yang lalu milik warga Tempirai berangsur membaik kesehatannya.


Akan tetapi muncul kasus baru merambah sapi milik Suparmin sebanyak 6 ekor dan sapi milik Tetap Tarmizi sebanyak 4 ekor, dengan gejala yang sama nafsu makan berkurang, mengeluarkan air liur, mengalami erosi luka ringan pada lidah dan kaki.

Dari gejala ini  sudah diupayakan pengobatan serum antibiotik dan vitamin.


Lanjutnya, dari kasus ini diharapkan sebagai himbauan kepada pemilik sapi dalam wilayah Kecamatan Penukal utara hendaknya tetap waspada mengawasi Sapi sapi ternaknya 


dan selalu menjaga kebersihan kandang (Dekontaminasi) dengan menyemprotkan desinfeksi (anti penularan virus)

serta bila ada tanda tanda terjangkit virus PMK segera lakukan Karintina dan melapor ke Pemerintahan setempat.


(SN/Bungharto)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts