Gelar Operasi Bina Kusuma Di Sekolah , Kapolres : Jauhi Narkoba Sebelum Terlambat




PRABUMULIH - Polri Daerah Sumatera Selatan termasuk di dalamnya Polres Prabumulih dalam beberapa hari ke depan akan melaksanakan Operasi Bina Kusuma Musi tahun 2018, operasi ini sendiri menitikberatkan kepada kenakalan remaja dan juga premanisme.

Operasi Bina Kusuma Musi tahun 2018 di wilayah Kota Prabumulih dimulai dengan pelaksanaan upacara di sekolah-sekolah yang ada di Kota Prabumulih, seperti halnya yang dilakukan Kapores Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M yang menjadi Inspektur upacara di SMA Negeri 3 Kel Sukajadi Kota Prabumulih.

Selain itu juga para Bhabinkamtibmas yang berada di 37 Desa / Kelurahan yang ada di Kota Prabumulih menjadi inspektur upacara yang ada di sekolah di wilayahnya masing-masing.

Dalam kegiatan upacara tersebut Kapolres Prabumulih dan para Bhabinkamtibmas membacakan amanat Kapolda Sumsel dalam Operasi Bina Kusuma Musi tahun 2018 diantaranya mengajak para siswa-siswi untuk senantiasa bertaqwa kepada Tuhan YME, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan setia kepada NKRI.

Ditambahkan Kapolres Prabumulih untuk mendukung dan ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menjauhi segala bentuk tindakan negatif seperti kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang.

Di akhir amanatnya Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M mengajak para siswa dan siswi untuk patuh dan taat kepada peraturan dan tata tertib sekolah. (Bio/SN01)
Share:

Kasihan, Rumah Janda Miskin Terbakar

PALI-- Entah dari mana penyebabnya,tiba-tiba api berkobar membakar rumah Aria (45) seorang janda kurang mampu warga Desa Persiapan Raja Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sebab,saat kejadian pada Minggu (4/3) sekitar pukul 10:00 WIB,pemilik rumah tengah melakukan aktivitasnya menyadap karet di kebun.

Hanya ada salahsatu anaknya yang menunggu rumah tersebut, namun kondisi anak Aria yang menunggu rumah korban mengalami gangguan jiwa tidak bisa dipintai keterangan dari mana asal api tersebut. Beruntung, anak korban yang mengalami gangguan jiwa itu bisa diselamatkan berkat kekompakan warga setempat yang langsung berjibaku memadamkan api serta menghubungi pihak Pertamina Adera dan dinas pemadam kebakaran kabupaten PALI untuk meminta bantuan agar segera mendatangkan alat pemadam kebakaran.

Salpa Rabi Darlin,kepala desa setempat mengungkapkan bahwa saat kejadian, suasana sekitar sedang sepi karena saat jam tersebut, warga sekitar sedang berada di kebun. Pertama kali api diketahui ketika ada salahsatu warga pulang dari kebun melintas di depan rumah korban dan melihat ada kepulan asap tebal kemudian api keluar dan membakar rumah korban.

"Kemudian warga yang melihat ada api meminta tolong ke warga lainnya, dan berusaha memadamkan api yang langsung berkobar membakar rumah korban menggunakan alat seadanya. Kemudian warga lainnya berdatangan dan menyelamatkan anak korban yang menunggu rumah namun mengalami gangguan jiwa," ungkapnya, kepada media ini, minggu (4/3).

Beruntung diakui Kades bahwa mobil Damkar dari pihak Pertamina Adera segera datang dan api bisa dipadamkan yang hanya melalap rumah korban tidak sampai menjalar kerumah warga lainnya.

"Semua isi rumah hangus,tersisa hanya bangunan yang ada di bawah, karena bangunan rumah berbentuk panggung,kalau bagian atas hangus sebab api cepat membakar rumah yang terbuat dari papan kayu. Asal api ada dua kemungkinan, diduga karena konslet listrik atau anaknya yang mengidap gangguan jiwa bisa juga membuang puntung rokok sembarangan. Namun masalah penyebab kita tidak tahu pasti, yang penting saat ini korban butuh bantuan karena korban janda tergolong miskin dengan tiga orang anak.Mudah-mudahan Pemkab PALI bisa segera membantu," harapnya.

Sementara itu, Chairullah membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya langsung mengirim mobil Damkar serta personilnya.

"Kami langsung kirim mobil Damkar dan petugas yang piket,namun karena jarak tempuh cukup jauh jadinya keduluan mobil Damkar milik Pertamina Adera yang memang perusahaan itu dekat dengan lokasi kebakaran," jelasnya.(marsindo)
Share:

Usai Jatuh Sakit, Rara LIDA Siap Berkompetisi

PRABUMULIH – Kontes Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yang akan memasuki tahap eliminasi menjadi awal pertarungan para kompetitor yang berasal dari 34 provinsi se indonesia yang sebelumnya berkompetisi ditingkat kota

Seluruh kontestan yang mewakili provinsi masing-masing akan melakukan latihan vocal di Jakarta guna persiapan konser yang bertema Bhineka Tunggal Ika

Nah jagoan asal Prabumulih Tiara Ramadhani (Rara) yang mewakili Sumatera Selatan dikabarkan sudah terbang beberapa hari yang lalu ke Jakarta, mereka akan dikarantina untuk persiapan konser akbar Bhineka Tunggal Ika bersama Duta Lida Se Indonesia yang akan digelar Senin 5 Maret 2018 nanti

Sebelumnya Rara dikabarkan jatuh sakit karena padatnya jadwal diluar sekolah hingga dirinya terpaksa dirawat di Rumah Sakit AR.Bunda Prabumulih

Dukungan masyarakat yang penuh membuat Rara tetap kuat berkompetisi dengan duta-duta dangdut dari berbagai provinsi

Belakangan diketahui Rara sangat berharap keluarga besarnya dapat hadir menyaksikan konser Dirinya diajang dangdut indonesia di Jakarta dan dirinya juga berharap dukungan sms dari seluruh masyarakat khususnya masyarakat Prabumulih - Sumatera Selatan (SN01)
Share:

Kenalkan Program Dua Tahun Sumsel Bisa, Dodi Yakin PALI Makin Cemerlang

PALI-- Meski diguyur hujan,namun tak menyurutkan calon gubernur provinsi Sumatera Selatan nomor urut 4,H.Dodi Reza Alex Noerdin untuk temui masyarakat Bumi Serepat Serasan. Kedatangan Cagub ini disambut antusias warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) khusunya di Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi, Sabtu (3/3).

Sejumlah petinggi partai politik pengusung pasangan calon Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas tampak paling depan mengiring kedatangan Dodi yang di dampingi d

sang istri, Erini Thia Yufada,yakni ketua DPD Golkar PALI, Irwan ST, ketua DPC PDI-P Ferdian Andreas Lacony dan ketua DPC PKB, Erwin Eriza Putra.


Ke-tiga pimpinan partai pengusung berorasi mengajak dan meyakinkan masyarakat agar memenangkan pasangan nomor urut 4.


Dodi juga mengenalkan visi misinya dihadapan masyarakat PALI bahwa pasangan Dodi-Giri mempunyai program Dua tahun Sumsel Bisa.


"Kami mempunyai program yang sudah disusun yakni program dua tahun Sumsel bisa.Bisa sejahtera, bisa tercukupi kebutuhan masyarakatnya dua tahun maksimal. Kami juga memastikan dan bakal menjaga bahwa program yang digagas sang pelopor H.Alex Noerdin yakni berobat dan sekolah gratis, kita teruskan dan ditingkatkan pelayanannya agar masyarakat PALI bisa berobat gratis dan sekolah gratis bahkan sampai kuliah secara gratis," katanya dengan suara menggelora.


Program tersebut dijelaskan Dodi bukan hanya janji isapan jempol, karena berdasarkan pengalaman dan hitung -hitungan matang.


"Dalam jangka dua tahun jalan dan jembatan provinsi bisa mulus maksimal dalam dua tahun.Dan kita akan membantu pemerintah kabupaten atau kota memperbaiki jalan maupun peningkatan jalan, menjadi prioritasnya adalah kabupaten PALI," tukasnya.


Meningkatkan perekonomian masyarakat, Dodi bakal mempunyai program peremajaan kebun karet dan kelapa sawit milik warga secara gratis.


"Saya keliling kemana-mana, semua petani karet mengeluhkan harga karet yang anjlok saat ini, dimana kalau dahulu harga 1 kg karet bisa beli beras 4 kg tapi sekarang terbalik. Untuk itu saya sudah ada program yang saat ini susah berjalan di Musi Banyuasin, yakni peremajaan kebun karet dan sawit milik warga secara gratis.Karena menurunnya harga karet akibat kualitas rendah, oleh karena itu kami ada program peremajaan yang nantinya pemerintah akan membantu Rp 50 juta/hektar untuk peremajaan kebun karet dan kelapa sawit, memberikan bibit unggul serta mencanangkan tumpang sari dengan menanam jagung yang bisa membantu perekonomian rakyat sembari menunggu karet panen," paparnya.


Pembenahan hulu sampai hilir untuk mengangkat harga getah karet diakui Dodi perlu dilakukan,jangan hanya membenahi hilirnya saja.


"Nanti bicarakan mendirikan pabrik ban, kita benahi hulunya dulu dengan cara peremajaan kebun karet dan kelapa sawit milik rakyat, kemudian kita pikirkan hilirnya. Yakni dengan membangun pabrik pengolahan karet, atau mengembangkan aspal berbahan dasar karet,setelah itu kita bangun pabrik ban yang canggih. Dengan demikian, masyarakat akan menikmati manfaat program tersebut, dan untuk mewujudkan program tersebut berjalan, kami mohon dukung dan pilih nomor urut 4," tukasnya. (admin)
Share:

Buka MTQ, Wabup Sebut Syiar Agama Bisa Tangkis Narkoba

PALI-- Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ferdian Andreas Lacony menyatakan dengan adanya kegiatan pembinaan Tilawatil Qur'an salahsatu cara menangkis maraknya peredaran obat-obatan terlarang atau Narkoba serta menjadi tameng masuknya budaya-budaya luar yang negatif ke wilayah Bumi Serepat Serasan.

Sebab dikatakan Wabup saat membuka acara pembinaan Tilawatil Qur'an pada Sabtu (3/3) di Masjid Syuhada Handayani kecamatan Talang Ubi bahwa saat sekarang atau yang sedang ngtrend disebut jaman now, banyak sekali prilaku menyimpang mewabah di tengah-tengah masyarakat, seperti masuknya Narkoba dari segala penjuru yang telah meracuni masyarakat terutama generasi muda.

"Jaman now ini banyak yang aneh-aneh, ini perlu ditangkal dan harus diwaspadai.Salahsatu cara untuk menangkalnya adalah dengan kegiatan pembinaan Tilawatil Qur'an seperti ini. Sebab dengan kegiatan ini bentuk dukungan pemerintah memperkuat syiar agama islam,yang akan mampu meredam peredaran narkoba serta budaya menyimpang di kabupaten PALI," ujar Wabup.

Selain sebagai upaya menangkal maraknya peredaran narkoba, pembinaan Tilawatil Qur'an juga sebagai cara mencari bibit peserta terbaik atau qori dan qori'ah yang akan mewakili Kabupaten PALI pada lomba Tilawatil Qur'an tingkat provinsi.

"ini yang ke tiga kali dilakukan Pemkab melalui Bagian Kesra menggelar pembinaan Tilawatil Qur'an, artinya pemkab PALI menunjukan kepada masyarakat bahwa sangat mensuport kegiatan penguatan syiar agama Islam agar semakin membahana di kabupaten PALI. Selain itu diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir bibit terbaik yang akan jadi wakil PALI. Dan berharap juga, disetiap rumah di PALI akan terdengar suara ayat-ayat suci alqur'an,dengan semakin banyaknya masyarakat membaca alqur'an maka akan menambah berkah bagi kabupaten kita ini," urainya.

Sementara itu, Junaidi kepala Badan Kesejahteraan (Kesra) Kabupaten PALI sekaligus ketua penyelenggara menjelaskan bahwa peserta terdiri dari seluruh kecamatan.

"Yang akan menang, nantinya akan mewakili PALI diajang lomba Tilawatil Qur'an tingkat provinsi Sumsel di Ogan Ilir pada 27 April mendatang. Sebelumnya telah dilaksanakan pembinaan Tilawatil Qur'an tingkat kecamatan dan yang terpilih ditingkat kecamatan kali ini jadi peserta tingkat kabupaten PALI," jelasnya.

Acara pembukaan pembinaan Tilawatil Qur'an tingkat kabupaten PALI dihadiri juga ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Sumatera Selatan diwakili sekretaris umum, Sulaiman M.Nur dan sejumlah kepala OPD dilingkugan Pemkab PALI. Peserta dikarantina selama kegiatan berlangsung selama dua hari yakni Sabtu dan Minggu (3-4/3).Pada kegiatan tersebut juga, Wabup menjanjikan kepada peserta yang bakal mewakili PALI bakal diberi hadiah tambahan. (admin).
Share:

Curi Motor, JF Kenedi Nyaris Tewas Dihajar Masa

PALI -- Berdalih terlilit hutang, Jack F Kenedi alias JF Kenedi (25), nekat mencuri motor Honda Fit S yang sedang di parkir di depan toko bangunan di Desa Talang Bulang Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (1/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Namun, aksinya itu diketahui korban Mat Yonon (51), warga Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi yang langsung meneriakinya sehingga dikejar warga.

 

Akhirnya, warga Jalan EPI Talang Baru Desa Prambatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI ini bisa dikejar warga setelah motor hasil curiannya disempet pakai mobil. Bahkan, sempat dihajar warga hingga babak belur.

 

Beruntung nyawanya bisa diselamatkan setelah warga membawanya ke rumah Kades, lalu diamankan aparat Polsek Talang Ubi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 

Aksi pencurian motor itu bermula dari korban Mat Yonon yang berbelanja di salah satu toko bangunan di Desa Talang Bulang. Begitu datang ke toko bangunan itu, korban langsung masuk ke dalam toko guna membayar belanjaannya.

 

Sewaktu keluar toko, korban melihat motornya sudah dibawa kabur tersangka sehingga langsung berteriak. Mendengar teriakan korban, warga spontan mengejar tersangka termasuk salah satu mobil yang langsung menyerempet tersangka sampai terbalik.

 

"Memang motor aku tuh sudah tidak mempunyai kunci lagi cuma ada saklar saja. Tapi, motor itu untuk aku ke kebun, makanya pas melihat motor aku dicuri aku langsung berteriak. Sepertinya dia (tersangka, red) melihat pas aku mematikan motor, makanya mudah untuk dicuri," ucap korban Mat Yonon.

 

Sementara, tersangka JF Kenedi mengaku dirinya nekat mencuri motor milik korban, lantaran tidak ada yang mau mengajaknya untuk menumpang, sehingga dirinya terpikir untuk mencuri motor, apalagi setelah dirinya melihat motor korban tanpa kunci.

 

"Awalnya aku main ke Talang Bulang ikut truk batubara. Setelah nongkrong aku mau pulang, tapi tidak ada truk yang mau stop, makanya aku bingung cara pulang. Nah pas melihat motor korban lalu terpikir untuk mencurinya apalagi motor korban tidak ada kuncinya, hanya pakai saklar saja," ucapnya.

 

Diakuinya juga bahwa selain untuk kendaraan pulang, rencananya motor tersebut akan dijualnya dan uangnya bakal digunakan untuk membayar hutang.

 

"Aku punya hutang di warung sebesar Rp1 juta. Sekarang aku belum punya uang, makanya kalau berhasil mencuri motor itu uangnya buat aku bayar hutang," ungkap pria yang disekujur tubuhnya dipenuhi tatto ini.

 

Terpisah, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIk MPP melalui Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman SH MH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Nasron Junaidi SH membenarkan jika pihaknya telah mengamankan seorang pencuri motor yang ditangkap warga.

 

"Tersangka sempat dipukuli warga sampai babak belur. Saat ini tersangka sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan pengembangan guna mengetahui apakah ada korban lainnya," tandas Suhardiman.(admin)
Share:

Residivis Ini Kembali Diciduk Polisi Gara-gara Kuras Ikan Satu Keramba

PALI--Suhaimi (33) warga Dusun II Desa Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa masuk ruang tahanan Polsek Penukal Utara lantaran diduga telah lakukan pencurian ikan toman satu keramba seberat lebih kurang 800 kilogram milik korbannya bernama Sumari (35) warga desa Tempirai Induk Kecamatan Penukal Utara yang kejadian pencuriannya pada Sabtu (16/12/2017) lalu.



Penangkapan pelaku berlangsung dramatis, lantaran polisi harus bersusah payah menenangkan warga terutama keluarga pelaku, sebab saat penangkapan warga berhamburan mendekati petugas karena lokasi penangkapan letaknya berada di pemukiman padat.

Pelaku juga diberikan tindakan tegas oleh polisi lantaran melawan dan berusaha melarikan diri dengan memberikan timah panas dibagian kakinya.

Merasakan dinginnya sel tahanan bukan kali pertama dialami pelaku Suhaimi, lantaran pria pengangguran ini tercatat sebagai residivis kasus pencurian dengan kekerasan (Curas).

Menurut keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian bahwa kejadian pencurian yang dituduhkan kepada pelaku pada Sabtu (16/12/2017) lalu sekira pukul 11:00 WIB.

Akibatnya, korban kehilangan ikan peliharaannya jenis toman sekitar 800 kilogram dan korban mengalami kerugian sekitar Rp 24.000.000,-.Kemudian korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Penukal Utara.

"Pelaku ditangkap berkat informasi warga akan keberadaan pekaku yang saat itu sedang berada di rumahnya di desa air itam.Setelah kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang merupakan residivis kasus 365," ungkap Alpian.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena saat dilakukan penangkapan melawan petugas.

"Saat dilakukan penangkapan, pekaku melakukan perlawanan dan akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan penembakan dibagian kakinya. Saat ini pekaku masih kita interogasi guna pengembangan," tukasnya seraya menyebutkan bahwa pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa saru bilah senjata tajam jenis pisau. (admin)
Share:

"Kodim 0404 Serahkan Kunci Rumah, Tiga Komunitas Diberi Penghargaan"

PRABUMULIH – Kegiatan Bedah Rumah Suparman warga RT.05 RW.04 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih yang dilakukan oleh Kodim 0404 Muara Enim diwilayah Koramil 404-02 Prabumulih beberapa waktu yang lalu sudah mulai rampung.

Penyerahan Kunci Rumah yang diserahkan oleh Komandan Koramil 404-02 Prabumulih Agus Sonjaya ke Pjs Walikota Prabumulih H.Richard Cahyadi AP, M.Si dan langsung diserahkan ke Bapak Suparman, kamis (1/3/18) juga dihadiri oleh beberapa unsur muspida dan masyarakat

Pjs Walikota Prabumulih dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih kepada masyarakat yang peduli terhadap warga yang kurang mampu
“Apresiasi dan rasa terimakasih kami atas bantuan bedah rumah yang diberikan kepada warga yang kurang mampu” bebernya

Dalam acara penyerahan kunci rumah yang berlangsung hikmat itu Pjs Walikota Prabumulih juga memberikan Kompor Gas kepada bapak Suparman untuk peralatan masak dirumahnya
“ini ada sedikit bantuan untuk keperluan memasak dirumah” ungkapnya Richard kepada pak Suparman

Pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu itu didanai langsung dari infak para anggota TNI yang disisihkan beberapa persen setiap bulannya, tak hanya itu saja pembangunan rumah Suparman juga dibantu oleh beberapa komunitas yang ada di Prabumulih guna kelancaran pembangunan rumah tersebut diantaranya Laskar Merah Putih (LMP), FKPPI dan Jeep Prabumulih Community (JPC)

Atas kelancaran program pembangunan bedah rumah Kodim 0404 Muara Enim diwilayah Koramil 404-02 Prabumulih Agus Sonjaya memberikan langsung Piagam penghargaan dan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada tiga komunitas dan ormas LMP, FKPPI dan JPC atas sumbangsinya dalam pembangunan rumah layak huni milik Suparman.(SN0)
Share:

Alasan Desakan Ekonomi, Petani Karet Ini Nekat Jual Sapi Tetangga

PALI-- Permasalahan ekonomi selalu jadi alasan bagi pelaku kejahatan ketika perbuatannya diketahui bahkan sudah tertangkap pihak berwajib, salahsatunya Bayumi (33), warga Desa Tempirai Kacamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Pria yang mengaku sebagai petani karet ini beralasan bahwa akibat butuh untuk membeli beras, dirinya bersama temannya yang kini dicatat oleh polisi sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) nekat curi sapi tetangganya.

Meskipun beralasan karena desakan ekonomi, serta raut muka Bayumi yang saat ini berstatus tersangka ini minta dikasihani, tetap saja polisi mengurungnya di dalam sel tahanan agar tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bayumi ditangkap jajaran Polsek Penukal Utara berdasarkan LP/B/04/II/2018/SUMSEL/RES M.E/SEK PNKL UTARA, Tanggal 07 februari 2018 yang dilaporkan korbannya bernama Astomo (31) tercatat masih satu desa dengan tersangka.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian SH bahwa kejadian pencurian sapi yang dilakukan tersangka  berlangsung pada Rabu (3/1/2018) lalu.

Dimana saat melakukan aksinya, tersangka dibantu satu temannya yang kini tengah diburu polisi, menggiring sapi milik korban yang saat itu sedang berada dilapangan untuk mencari makan. Tugas tersangka ini adalah menggiring dari belakang, sementara kawannya menuntun sapi dari depan untuk selanjutnya dijual diwilayah kota Pendopo seharga Rp 5 juta.

Setelah korban mengetahui ada sapinya hilang, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Penukal Utara, dan setelah diselidiki serta diketahui keberadaannya, polisi bertindak cepat menangkap pelaku yang saat itu sedang dirumahnya di danau burung desa tempirai.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," ungkap Alpian.

Sementara itu, tersangka Bayumi memelas dihadapan polisi bahwa dirinya menyesal dan khilap karena desakan ekonomi.

"Aku cuma bawa pulang uang Rp 100.000 pak, itupun aku minta dengan teman aku untuk beli beras. Karena memang perjanjiannya saat aku diajak curi sapi itu bahwa hasil penjualan sapi untuk nebus motor teman aku yang tergadai," aku tersangka dihadapan polisi saat diinterogasi. (admin)
Share:

Jangan Termakan Isu, Ridho : Coblos Gambar Ganteng

PRABUMULIH--Pasangan calon walikota dan Wakil Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dan H Andriansyah Fikri melakukan kampanye perdana di Kawasan Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Selasa (28/2).


Kampanye tersebut ia manfaatkan dengan cara menggelar kegiatan senam bersama dan diikuti oleh ratusan masyarakat yang didominasi para ibu-ibu.


Disela-sela senam tersebut, Ridho-Fikri mensosialisasikan cara mencoblos yang benar. Menurutnya, ketidakpahaman masyarakat dalam mencoblos sistem calon tunggal dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab untuk menjatuhkan pasangan petahana tersebut. 

 

"Jangan percaya dengan isu kalau pak Ridho dan pak Fikri katek musuh, itu otomatis menang apalagi ngajak masyarakat dak usah pergi ke TPS. Itu bohong!," ungkapnya.

 

Dikatakan Ridho, kalau ingin lima tahun kedepan Kota Prabumulih memiliki pemimpin, masyarakat diharapkan hadir ke TPS-TPS setempat untuk menyalurkan hak pilihnya. 

 

"Kalau ingin melanjutkan ajak seluruh sanak dolor untuk datang ke TPS, karna apabila tidak memilih, kota prabumulih tidak punya pemimpin selama dua tahun. Tapi jangan cuma datang bae, tapi nyoblos," ujarnya.


Diterangkan Ridho, Pilkada dengan satu calon beda dengan pertandingan bola voli ataupun sepak bola. Tidak ada lawan, pemain otomatis dinyatakan menang.


"Kalau pilkada tidak dicoblos, itu bisa kalah," terangnya.


Lebih jauh, Ridho menuturkan kenapa masyarakat mesti memilih kolom kosong sementara terdapat kolom bergambar disurat suara. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat untuk sama-sama memberikan hak suara dan mencoblos gambar dirinya.


"Kenapa milih yang kosong, kalau ada gambar ganteng," tuturnya.


Dari pantauan, acara senam bersama tersebut berjalan meriah dan dihadiri oleh 12 Partai pendukung dan pengusung.(SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts