Safari Ramadan, WHE Gelar Lomba Tingkat TK-TPA di Gunung Kemala

PRABUMULIH – Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan bagi seluruh umat muslim, dibulan ini umat muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan demi mendapatkan Ridho dari Allah Swt

Komunitas Wahana Hijau Exlpore (WHE) yang merupakan komunitas lingkungan di Kota Prabumulih dan masyarakat Kelurahan Gunung Kemala menggelar kegiatan tahunan yang bertajuk islami di gedung serbaguna, sabtu (2/6/18)

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Gunung Kemala itu diikuti oleh beberapa peserta yang berasal dari TK-TPA/ santri yang ada di Gunung Kemala yakni TPA Ar-Rahma, Al-Amin, Sirotol Mustaqim dan TPA Nurul Jihad


Ketua umum WHE Siswanto, S.Kom yang diwakili oleh Yari Darlino selaku sekretaris mengatakan dalam sambutannya sangat berterimakasih atas diizinkannya dirinya bersama rekannya menggelar tradisi tahunan yang tepat dibulan suci ramdhan 1439 H

“Kegiatan safari ramadhan ini rutin kami gelar diberbagai daerah, tahun ini kami menggelarnya di Kelurahan Gunung Kemala dari tanggal 2-3 Juni
besok sekaligus pembagian hadiahnya" tuturnya



Sumarden, SKM selaku Lurah Gunung Kemala yang diwakili Edi Dahrul, S.E Sekretaris Lurah mengatakan pihaknya sangat berterimakasih telah memberikan kegiatan yang positif untuk anak-anak di Kelurahan Gunung Kemala

“kegiatan yang sangat baik yang diberikan oleh organisasi WHE ini, kami sangat mensuport” katanya

Dalam kegiatan safari ramadhan itu panitia menggelar beberapa perlombaan yakni lomba adzan, fashion show, lukis kaligrafi dan hafalan surat pendek (sn01)
Share:

KPPS Se-kabupaten PALI Resmi Dilantik, Ketua KPUD: KPPS Harus Jujur

PALI--Hadapi pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) provinsi Sumatera Selatan yang bakal digelar secara serentak pada 27 Juni 2018 yang hanya tinggal menghitung hari, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melantik anggota KPPS atau Kelompok Panitia Pemungutan Suara se-kabupaten PALI, Jumat (1/6) di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

Ketua KPUD PALI, H Hasyim berharap, dengan dilantiknya anggota KPPS yang berjumlah keseluruhan 2.177 untuk ditempatkan di 311 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dimana masing-masing TPS ada 7 petugas KPPS, penyelenggaraan Pilgub di Kabupaten PALI bisa sukses serta bisa meningkatkan partisipasi pemilih.

Selain itu, H Hasyim menegaskan bahwa KPPS tetap harus menjaga netralitas serta sebagai ujung tombak Pilgub, KPPS harus mampu menguasai ketentuan-ketentuan dan administrasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

"Bekerjalah semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku. Pegang teguh kejujuran, sebab sesuai sumpah jabatan yang diucapkan akan patuh dan taat melaksanakan tugas dengan baik," pesan H Hasyim dihadapan anggota KPPS.

Ketua KPUD juga mengingatkan kepada seluruh anggota KPPS agar tetap berkoordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar dalam pelaksanaan Pilgub nanti tidak mengalami hambatan.

"Selain nanti akan dibekali pengetahuan dengan memberikan pelatihan kepada anggota KPPS usai dilantik, juga Sering-seringlah berkoordinasi dengan PPS di desanya masing-masing," sarannya.

Pada pelantikan KPPS, selain ketua KPUD PALI, tampak hadir juga komisioner KPUD, diantaranya Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, ketua Panwaslu PALI, Idris SE, sejumlah kepala OPD serta FKPD dilingkugan Pemkab PALI. (red)
Share:

Satlantas Polres Prabumulih Gelar Bakti Sosial Bagi Sembako

PRABUMULIH – Sat Lantas Polres Prabumulih menggelar kegiatan Bakti Sosial yang berlangsung siang tadi sekitar pukul 10.00 wib, jum’at (1/6/18)

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh AKP Nofrizal Dwiyanto, SH beserta jajarannya itu menargetkan masyarakat yang kurang mampu

Dalam kegiatan tersebut Sat Lantas Polres Prabumulih memberikan bantuan sembako kepada ibu Siti Halimah warga dusun 3 Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih

Bakti sosial yang digelar rutin oleh jajaran kepolisian Polres Prabumulih itu sebagai wujud nyata pihak kepolisian untuk mengayomi dan rasa kepedulian pihaknya terhadap masyarakat

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K ., M.H melalui Kasat Lantas Polres Prabumulih saat di konfirmasi mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut sebagai wujud kedekatan dan kepedulian kepolisian khususnya jajaran Polres Prabumulih kepada masyarakat yang kurang mampu di wilayah Kota Prabumulih.

“Anggota bhabinkamtibmas kita merasa ibah dengan keadaan ibu Siti dan dari laporan itu kita mencoba membantu untuk meringankan beban keluarganya dengan sedikit memberikan bantuan berupa sembako” tuturnya

Selain kegiatan ini Polres Prabumulih maupun Polsek jajaran telah melakukan kegiatan lainya seperti bakti kesehatan, kurvey atau permbersihan di tempat-tempat ibadah, pembagian takjil dan buka bersama serta lain-lainnya " tutup AKP Nofrizal (sn01/bio)
Share:

Polres Prabumulih Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

PRABUMULIH - Polres Prabumulih Polda Sumatera Selatan menggelar Upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tangal 1 Juni 2018, Jumat (1/6/2018).

Dalam kesempatan ini bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K ., M.H dengan peserta Para Kabag/Kasat/Kasi dan Kapolsek jajaran serta seluruh anggota Polri dan ASN Polres Prabumulih.

Dalam amanatnya, Kapolres Prabumulih membacakan amanat Presiden RI diantaranya berisi selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhineka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam amanat juga disebutkan peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi. Hal tersebut dikarenakan Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games.

“Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para atlet kita untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para-games yang diselenggarakan tahun ini. Saya yakin semangat berprestasi ini juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara maju, negeri yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,”sambutnya.

Lanjutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni ini harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Marilah kita terus amalkan warisan mulia pada founding fathers ini untuk kemajuan bangsa, dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Negara manapun di dunia ini akan selalu berproses menjadi masyarakat yang bhineka dan majemuk. Seringkali kemajemukan ini juga dibayang-bayangi oleh risiko intoleransi, ketidak-bersatuan dan ketidak-gotongroyongan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam berbhineka tunggal ika, dalam bertoleransi serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan. Saatnya kita berbagi pengalaman dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para founding father atas warisan luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila yang kita nikmati saat ini. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada generasi-generasi berikutnya yang telah menanamkan pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Diakhir amanat, Saya ingin mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju Negara maju dan jaya. (sn01/bio)
Share:

Sebentar Lagi ADD PALI Cair



Foto:: A. Gani Akhmad, Kepala DPMD PALI

PALI-- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI bakal menyalurkan Alokasi Dana Desa (ADD) pada 4 Juni mendatang.

Kabar tersebut diutarakan langsung kepala DPMD PALI, A. Gani Akhmad. Dikatakannya bahwa penyaluran ADD tahun 2018 yang bakal diterima seluruh desa baik itu desa definitif maupun desa persiapan akan secara otomatis masuk ke rekening desa masing-masing.

"Besarannya terdiri dari 4 bulan gaji kepala desa dan perangkatnya, serta operasional sebesar 60 persen," ujar A. Gani, Selasa (29/5).

Saat ini diakui A. Gani bahwa desa-desa penerima ADD tengah mengurus pemberkasan dan sebagian sudah siap dan telah melengkapi administrasinya.

"Dibalik itu ada beberapa desa yang belum mengurus administrasi, seperti SPJ dan RKA serta rekomendasi dari kecamatan. Apabila sampai tanggal 2 Juni atau 3 Juni belum melengkapi, maka jangan kecil hati, apabila penyaluran ADD ke desanya tertunda," tandasnya.

Karena, untuk penyaluran ADD pada 4 Juni mendatang telah disampaikan kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten PALI, dengan jumlah 66 desa definitif ditambah 26 desa persiapan.

Dan setelah ADD disalurkan serta diterima, diharapkan A. Gani untuk dipergunakan sesuai peruntukan. "Gaji untuk kepala desa dan perangkatnya silahkan bagikan, sementara untuk operasional digunakan sesuai RKA," harapnya. (red)
Share:

Mau Lebaran Banyak Sopir Angbara Libur, Kenapa?

PALI-- Merasa prustasi karena sering mengalami hambatan, ratusan supir angkutan batubara yang membawa emas hitam dari tambang barubara di Kabupaten Lahat untuk kemudian dibongkar di pelabuhan yang ada di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memilih libur sementara karena apabila memaksa untuk beroperasi, yang didapat bukannya untung, malah uang makan yang menjadi andalan para sopir habis untuk biaya makan selama diperjalanan.

Padahal, pilihan itu ibarat makan buah simalakama, karena kalau keadaan seperti itu terus berlangsung, akan menyulitkan ekonomi keluarga bagi si sopir bersangkutan, terlebih tidak berapa lama lagi, lebaran segera tiba, yang tentunya membutuhkan pengeluaran tidak sedikit.

Hambatan yang dialami angkutan batubara, diakui beberapa supir diakibatkan miskomunikasi antara PT Bukit Siguntang Lestari (BSL) dan pengusaha transportir, imbasnya para sopir jadi korbannya.

"Kalau tidak ada surat jalan dari PT BSL, kami tidak boleh bongkar, jadinya kami terhambat bahkan disuruh mutar arah," ungkap Indra, salahsatu sopir angkutan batubara.

Diakuinya, tak sedikit para sopir membongkar muatannya didepan warung makan karena kehabisan uang jalan.

"Siapa tahan kalau harus memarkirkan mobil penuh muatan berhari-hari didepan rumah makan. Karena kami harus menunggu mobil itu, serta kami butuh makan. Makanya banyak yang tidak tahan dan terpaksa menumpahkan batubara didepan rumah makan yang tak jauh dari lokasi penyetopan," terangnya.

Sementara itu, Supran, salahsatu pengusaha transportir menjelaskan duduk permasalahan tersedatnya angkutan batubara dikarenakan pihak BSL meminta secara sepihak kenaikan kontrak yang telah disepakati.

"Didalam kontrak telah disepakati bahwa transportir harus membayar Rp 2.500/ton kepada pihak PT BSL, tetapi baru berjalan tiga minggu kontrak itu, pihak BSL meminta Rp 6.000/ton tanpa ada musyawarah terlebihdahulu. Padahal didalam kontrak masa berlakunya sampai 31 Desember 2018," jelas Supran.

Akibatnya, sudah 10 hari ini, armadanya tidak beroperasi, dan saat ini, dirinya bersama pengusaha transportir lainnya yang keberatan dengan adanya permintaan sepihak tengah melakukan komimunikasi dengan pihak BSL.

"Kalau kami turuti, terus terang kami keberatan, sebab, terlalu besar kenaikan yang diminta pihak BSL. Namun, kami saat ini masih berkomunikasi dengan pihak BSL untuk mencari jalan keluarnya agar operasional bisa berjalan kembali. Karena kasihan para supir yang tidak bekerja, sementara akan menghadapi lebaran," tukasnya.

Sebelumnya, Robot perwakilan dari PT BSL saat dihubungi sejumlah media mengaku tidak tahu menahu soal penyetopan ratusan angkutan batubara yang menuju dermaga di Desa Prambatan kabupaten PALI.

Bahkan dari ujung telpon, dirinya mengaku sedang sibuk dan menyuruh awak media untuk mengkonfirmasi kepada anak buahnya. "Saya tidak tahu, cari saja orang saya pak, saya lagi sibuk," singkatnya.(red)
Share:

Buka Puasa Bersama, Ini Pesan Ketua DPW PKS Sumsel..

PALI--Kokohkan barisan serta pererat tali silaturrahmi antar kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan masyarakat sekitar, DPD PKS Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan kegiatan buka puasa bersama di sekretariat DPD PKS, jalan Pahlawan Kelurahan Talang Ubi Selatan, Selasa (29/5).

Selain sejumlah kader PKS dari PALI, tampak hadir juga dari pengurus DPW PKS provinsi Sumatera Selatan.

"Kegiatan ini rutin setiap tahun dilakukan PKS PALI, jadi bukan hanya jelang Pilgub ataupun Pemilu saja kita lakukan kegiatan ini," ucap Kuyung Rizal, ketua DPD PKS PALI.

Sementara Muhammad Toha, ketua DPW PKS Sumsel mengatakan bahwa PKS selalu eksis berada ditengah-tengah masyarakat.


Dirinya tidak ingin setelah Pemilu, PKS dan kadernya menghilang. Untuk itu, PKS selalu memelihara kegiatan-kegiatan yang sifatnya langsung berbaur dengan masyarakat.

"Kita pupuk kegiatan seperti ini, terlebih kegiatan ini ada di bulan barokah," ujarnya.

Selain itu, Ustadz Toha mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama juga sebagai upaya PKS menyatukan pemikiran terhadap kader-kadernya terlebih yang akan mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

"Jangan sampai setelah terpilih menghilang, atau lupa dengan masyarakat yang telah menghantarkannya menjadi anggota Dewan. Hal seperti itulah yang harus di hindari, dan kami tekankan teruslah berbuat demi umat agar PKS tetap berada di hati masyarakat,serta sering-seringlah terjun ketengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan keluhannya," jelasnya.

Selain menyampaikan pesan terhadap para kader PKS yang hadir, Ustadz Toha juga memaparkan keistimewaan bulan suci Ramadhan dihadapan masyarakat sekitar yang hadir sembari menunggu waktu berbuka. (red)
Share:

SKK Migas, Medco E&P Dan Insan Media Santuni Panti Asuhan



foto: SKK Migas dan Medco E&P serahkan santunan di Panti Asuhan Jaya Murni ,Pendopo Kabupaten PALI (28/5)

 

PALI – Sebagai bentuk kepedulian Perusahaan dan wartawan terhadap masyarakat sekitar yang telah mendukung operasi Perusahaan, SKK Migas perwakilan Sumbagsel, Medco E&P Indonesia (Medco E&P), dan wartawan di Sumatera Selatan melakukan pemberian santunan kepada panti-panti asuhan di sekitar wilayah operasi. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 28-31 Mei 2018.

Dalam kunjungan ke panti-panti asuhan di kabupaten PALI, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin dan Palembang, SKK Migas Sumbagsel bersama Medco E&P dan wartawan menyerahkan santunan, perlengkapan solat dan paket sembako pada lebih kurang 300 anak-anak yatim. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan berbuka puasa bersama para penghuni panti asuhan.

Adapun panti asuhan yang dikunjungi adalah Panti Asuhan Jaya Murni di PALI, Panti Asuhan Masyithoh di Lubuk Linggau, Panti Asuhan At-Taqwa di Musi Banyuasin dan Panti Asuhan Mahabbatul Ummi di Kota Palembang.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud syukur dan bentuk kepedulian SKK Migas selaku pengawas kegiatan di lingkungan industri migas. Medco E&P sebagai kontraktor hulu migas atas dukungan masyarakat terhadap keberadaan Perusahaan selama ini. Semoga, SKK Migas Sumbagsel dan Medco E&P dapat memberikan dharma baktinya yang lebih baik lagi kepada bangsa dan negara, khususnya seluruh wilayah kabupaten di mana Medco E&P beroperasi sebagai penyedia energi," ujar Senior Manager of Relations Medco E&P Drajat Iman Panjawi. (***)
Share:

Warga Ngeluh, Pihak Perusahaan Janji Tidak Lama Lagi Diperbaiki

PALI-- Lagi-lagi masyarakat pengguna jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya dilintasan jalan yang dilalui armada pengangkut kayu milik PT Musi Hutan Persada (MHP) yang mengalami kerusakan dibeberapa titik, mempersoalkan pihak perusahaan terkesan lamban dan lalai dalam memperbaiki jalan tersebut.

Sebab, sudah beberapa bulan terakhir ini, jalan yang sudah di cor beton oleh Pemerintah Kabupaten PALI hancur dibeberapa titik di ruas jalan itu. Akibatnya, selain menimbulkan debu tebal kala cuaca panas dan menjadikan lumpur saat turun hujan juga menghambat aktivitas warga khususnya pengguna jalan yang setiap hari lalulalang di jalan tersebut.

"Akibat cor beton yang banyak hancur, mobil kami sering nyangkut dan mengalami kerusakan dibagian bawahnya. Padahal saat melintas, kami sudah ektra hati-hati ketika melewati jalan yang rusak," Ungkap Suwandi, salahsatu pengendara mobil kepada media ini, Kamis (24/5).

Dikatakannya bahwa perusahaan hanya memperbaiki dengan cara menimbun tanah disekitar jalan rusak, yang tentunya kekuatan serta ketahananya tidak bertahan lama.

"Katanya perusahaan akan memperbaiki dengan melakukan pengecoran ulang, tetapi kenyataan dilapangan hanya menimbun dengan tanah. Hal itu malah menambah banyak masalah, karena jalan akan cepat kembali rusak ketika dilalui armada pengangkut kayu yang berkapasitas lebih dari 10 ton, dan menimbulkan debu tebal saat berlintasan dengan armada tersebut," tukasnya.

Keluhan sama diutarakan Ujang, salahsatu petani karet yang menyesalkan pihak PT MHP yang seolah tutup mata terhadap persoalan tersebut.

"Kalau dibiarkan terus, jalan ini akan kembali ke jaman sebelum PALI mekar. Untuk itu, tolong petinggi MHP turun ke lapangan, dan segeralah perbaiki sebelum jalan ini hancur dan sebelum menyulut emosi warga yang berakibat menimbulkan aksi unjuk rasa bahkan lebih dari itu," tandasnya.

Sementara Obby, Humas PT MHP menjawab keluhan warga pengguna jalan tersebut agar bersabar. Sebab dalam waktu dekat ini pihak PT MHP akan segera memperbaiki.

"Kemungkinan di bulan depan pelaksanaan perbaikan jalan akan dimulai," terangnya. (red)
Share:

Kementerian PPPA RI Datangi PALI

PALI--Untuk menekan Prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya kekerasan dalam rumah tangga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI melalui beberapa staffnya mendatangi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk lakukan sosialisasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sejak dini bagi komunitas muda mudi di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Kamis (24/5).

Kementerian PPPA menggandeng Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI untuk mengajak komunitas muda mudi di Bumi Serepat Serasan agar menghindari KDRT dalam bentuk apapun.

Kabid Penanganan KDRT Kementerian PPPA RI, Nuranah S.Sos MM, mengatakan bahwa KDRT merupakan kejadian yang merusak sendi-sendi utama ketahanan keluarga dengan korban terbanyak adalah perempuan dan anak.

"Dampak KDRT selain mengancam keberlanjutan kehidupan rumah tangga juga berpengaruh negatif terhadap siklus kehidupan dan tumbuh kembang anak dalam rumah tangga tersebut," ungkap Nuranah.

Ditambahkan Nuranah bahwa penanganan kasus KDRT merupakan tindakan perlindungan perempuan dan anak sebagai kelompok rentan yang diperintahkan oleh Undang-undang P-KDRT.

"Pelayanan penanganan kasus KDRT dapat menurunkan angka prevalensi korban KDRT. Pencegahan dan pengenalan potensi KDRT sejak dini perlu diarahkan menyeluruh dan fundamental," tambahnya.

Atas dasar itu, dikatakan Nuranah bahwa Deputi bidang perlindungan hak perempuan memandang perlu untuk melaksanakan sosialisasi KDRT sejak dini.

"Pencegahan KDRT harus menyentuh semua fase dimana kehidupan berkeluarga dan pembangunan rumah tangga akan dimulai. Tujuannya memberi informasi kepada komunitas muda tentang potensi dan dampak KDRT terhadap kelangsungan hidup rumah tangga," paparnya.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Plt Sekda PALI Sahron Nazil dan sejumlah kepala OPD dalam lingkungan Pemkab PALI.

Saat menyampaikan sambutan, Plt Sekda PALI membacakan pesan dari Bupati PALI tentang pentingnya menjaga keluarga agar terhindar dari kasus KDRT.

"Harus mampu menjaga komunikasi yang baik antara suami, istri dan anak-anak, orang tua wajib mendidik anak-anaknya sejak dini, menanamkan nilai agama, serta mengedepankan dialog ketika menyelesaikan masalah, hal itulah yang mampu menangkal terjadinya KDRT," terang Sahron.

Ditempat sama, Dra Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA menyebutkan bahwa peserta terdiri dari unsur komunitas muda mudi diantaranya mahasiswa dan pelajar.

Yenni juga menyebutkan di Kabupaten PALI untuk tahun 2017 ada dua kasus yang dilayani. "Satu kasus KDRT dan satu kasus kekerasan seksual terhadap anak. Semua kasus kita tindaklanjuti, diantaranya dengan melakukan pendampingan terhadap korban dan memberikan layanan psikolog," jelasnya.

Selain dari Kabid KDRT Kementerian PPPA RI yang menyampaikan paparan tentang bagaimana menghindari KDRT, sosialisasi itu juga diisi narasumber dari  Kabid Pencegahan KDRT Kementerian PPPA RI, Drs Aresi Arminuks Mono dan ketua Forum Pencegahan KDRT. Dra Kurniatin Koswara.(red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts