CJH PALI Berangkat Ke Tanah Suci

PALI-- Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berjumlah 26 orang ditambah satu orang petugas TPHD dilepas menuju asrama haji di kota Palembang selanjutnya terbang ke tanah suci Makkah oleh Bupati PALI melalui Plt Sekda PALI, Syahron Nazil pada Senin malam (24/7) sekitar pukul 21.00 WIB, di Masjid Syuhada Handayani Kecamatan Talang Ubi.

Pelepasan CJH diwarnai isak tangis bahagia dari keluarga CJH yang ikut mengantarkan ke lokasi pelepasan.

Syahron Nazil berpesan kepada seluruh CJH agar bisa menjaga kondisi kesehatannya saat berangkat maupun setelah di tanah suci Makkah.

"Cuaca di PALI dan di Makkah pasti berbeda, oleh sebab itu, apabila ada keluhan, langsung saja hubungi atau datangi tempat pelayanan kesehatan di tanah suci," pesan Sekda.

 

Sekda juga berharap, seluruh CJH asal PALI bisa pergi dan pulang kembali ke tanah air bisa selamat dan menjadi haji yang mabrur.

"Ibadah haji merupakan ibadah yang melatih kesabaran, sebab sebelum berangkat, para calon jamaah haji harus bersabar menunggu bertahun-tahun menunggu gilirannya. Setelah di tanah suci, kesabaran juga akan diuji dengan cuaca panas, ditambah harus menjalani rangkaian ibadah lainnya menuju kesempurnaan berhaji. Apabila dijalani dengan tulus iklas dan sesuai arahan pendamping, mudah-mudahan seluruh jamaah asal PALI bisa pulang dengan selamat," tukasnya.

Sementara itu, Hasanuddin, Kepala Kemenag kabupaten PALI menjelaskan bahwa CJH asal PALI berangkat melalui gelombang pertama kloter 6 dan diperkirakan pulang kembali ke tanah air dari Jeddah sekitar tanggal 3 September 2018.

"Persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, termasuk pengumpulan koper bawaan para jamaah, dan insyaallah, seluruh CJH kita sudah siap meskipun didominasi Lansia," kata Hasanuddin. (red/mrsd)
Share:

Peringatan Hari Anak Nasional, Bupati PALI Terima Dua Penghargaan



foto: dokumentasi

 

PALI-- Berdasarkan Hasil Penilaian Evaluasi Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil meraih penghargaan KLA.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. DR. Yohana Susana Yembise, kepada Bupati PALI, yang diwakili oleh. Asisten 1 pada Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin malam (23/7).

Penghargaan Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atas segala jerih payah para Bupati dan Walikota dalam upaya memenuhi amanat konstitusi, yaitu pemenuhan hak anak.

Sejak pemerintah meratifikasi Konvensi Hak Anak melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990, negara berkewajiban memenuhi semua hak anak, melindungi anak, dan menghargai pandangan anak sebagaimana tercantum dalam konvensi tersebut.

Kabupaten PALI melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) selalu berusaha untuk terus meningkatkan upaya-upaya pemenuhan hak anak di kabupaten PALI.

Selain penghargaan KLA, Bupati PALI juga menerima Penghargaan Pemenuhan Hak Sipil Anak Tahun 2018. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia kepada Kabupaten/ Kota yang mampu meningkatkan cakupan kepemilikan akte kelahiran.

Dengan diberikannya penghargaan tersebut berarti Kabupaten PALI telah mampu meningkatkan cakupan akte kelahiran melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.



Bupati PALI melalui Asisten 1, Rizal Pahlevi megemukakan bahwa dengan penghargaan yang telah diraih saat ini menandakan bahwa kinerja Bupati dalam mendukung program KLA diakui pemerintah pusat.

"Dedikasi pak Bupati sudah kita ketahui bahwa beliau sangat mendukung program ini, tentu kami atas nama pemerintah daerah sangat ,sebab tidak seluruh daerah di Indonesia mendapatkan penghargaan ini. Bahkan dalam satu acara, dua penghargaan diterima langsung oleh Bupati," ungkap Rizal Pahlepi, didampingi Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA dan Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI, Selasa (24/7).

Dia juga meminta dukungan semua OPD dilingkugan Pemkab PALI agar terus melakukan peningkatan pelayanan publik.

"Harapannya ditahun depan bisa meningkat lagi, dari kategori pratama menjadi kategori madia. Dan kami meminta dukungan semua OPD dilingkugan Pemkab PALI agar pelayanan terhadap publik bisa maksimal diberikan kepada masyarakat," harapnya. (red/mrsd)
Share:

DPSHP di PALI Ditetapkan KPUD

PALI--Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) sebanyak 126.107 pemilih ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka KPUD PALI di sekretariat KPUD PALI di jalan Merdeka km. 8 Talang Kelapa kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Divisi Perencanaan dan Data KPUD PALI, Adi Candra menyebutkan bahwa rapat pleno belum final. Artinya masih ada satu tahapan lagi yakni penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Untuk itu perlu adanya sharing dari parpol dan caleg dalam menginformasikan Pemilih yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS)," terang Adi Candra, Senin (23/7).

Dijelaskannya bahwa dari 126.107 pemilih, sebanyak 51.704 pemilih berasal dari kecamatan Talang Ubi dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 236 TPS yang tersebar di 20 kelurahan/desa.

Sementara itu, untuk di kecamatan Penukal jumlah DPS mencapai 19.603 pemilih yang tersebar di 92 TPS dari 13 desa yang ada di kecamatan Penukal. Untuk di Penukal Utara, jumlah DPS sebanyak 14.986 pemilih dari 73 TPS yang tersebar di 13 desa di kecamatan Penukal Utara.

Sedangkan untuk di kecamatan Abab, jumlah DPSnya mencapai 17.591 pemilih dari 82 TPS yang tersebar di 8 desa yang ada di kecamatan Abab. Dan sisanya di kecamatan Tanah Abang, jumlah DPS sebanyak 20.121 pemilih yang tersebar di 17 desa dengan jumlah 98 TPS.

"Jumlah TPS mengalami kenaikan dari Pilgub 27 Juni 2018 kemarin. Hal itu dikarenakan penyebaran pemilih di setiap TPS ketika Pemilu 2019 nanti. Sementara untuk jumlah pemilih juga mengalami kenaikan, disebabkan sudah memiliki KTP Elektronik atau warga yang sudah berumur 17 tahun," tutupnya. (red/mrsd)
Share:

Halal Atau Haram Belum Dikeluarkan Oleh MUI, Vaksinasi MR Tetap Akan Dilakukan Dinkes PALI

PALI--Pada awal Agustus sampai Akhir September 2018, pemerintah kembali bakal menggelar vaksinasi massal MR di luar pulau jawa, termasuk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dimana vaksin MR adalah kombinasi vaksin campak atau Measles (M) dan Rubella (R).

Kabar itu disampaikan langsung kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI, dr H Muzakir, Senin (23/7). Dikatakannya, target awal pemberian vaksinasi adalah ke sekolah-sekolah dari TK/PAUD sampai tingkat SMA yang siswanya dibawah usia 15 tahun.

"Dari tanggal 1-31 Agustus  kita akan kesekolah-sekolah dengan target PAUD/TK usia dibawah 15 tahun. Selanjutnya, dari tanggal 1-30 September kita lakukan vaksinasi secara umum, dengan sasaran bayi usia 9 bulan sampai anak usia 15 tahun," jelas Kadinkes.

Disinggung adanya kesangsian dari masyarakat terutama umat muslim tekait kehalalan vaksin tersebut. Sebab, hingga saat ini diketahui bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan LPPOM MUI belum mengeluarkan sertifikasi halal terhadap vaksin tersebut sesuai undang-undang jaminan produk halal, Kadinkes menjawab bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes provinsi.

Kadinkes PALI menyebutkan terkait jawaban dari Dinkes provinsi yang membenarkan belum keluarnya sertifikat halal terhadap vaksin MR.

"Jawaban Dinkes provinsi menyatakan bahwa dari tahun lalu waktu direktur Surveilans dan karantina kesehatan masih bu Jane beliau menyampaikan bahwa masih dalam proses dan akan keluar pada akhir tahun 2015, tetapi kenyataannya sampai sekarang masih belum. Waktu akhir tahun lalu ditanyakan lagi ke Subdit imunisasi tetapi jawabanya makin tidak jelas. Yang bisa disampaikan dari kemenkes bahwa produksi vaksin ini tidak ada bersinggungan dengan yang haram," beber Kadinkes.

Ditambahkan Kadinkes PALI, bahwa sesuai jawaban dari Dinkes provinsi, terkait halal atau haram vaksin MR itu mejadi ranah MUI, namun sejauh ini belum ada pernyataan haram dari MUI.

"Katanya MUI juga belum memeriksa vaksin tersebut, sedangkan info Kemenkes sudah diajukan untuk sertifikasi halal atau masih dalam proses. Vaksin MR dibiakan ditelur, kalau dilihat dari substansinya kemungkinan halal," tukas Kadinkes.

Meski masih disangsikan, Kadinkes PALI menegaskan bahwa tugas Dinkes adalah melaksanakan program vaksin MR sesuai jadwal. Sebab, dampak dari Rubella adalah cacat janin atau dikenal dengan CRS (congenital rubella Syndrome) yaitu katarak, tuli, cacat jantung bawaan dan retardasi mental.

"Salah satu cara yang ada saat ini dan efektif yaitu vaksinasi. kalau ada yang menolaknya atas dasar agama itu pilihannya, dia yang tau dalil dan menafsirkanya. Fatwa MUI tentang imunisasi juga ada. Dan itu hak mereka untuk menerima atau tidak," pungkas dr Muzakir. (red/mrsd)
Share:

Cari Bibit Baru, 10 Kesebelasan Perwakilan Kecamatan di PALI Tingkat SMP Bertanding

PALI-- Mencari bibit-bibit muda berbakat dibidang olahraga sepakbola, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga PALI gelar kompetisi sepakbola antar kecamatan untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) atau SMP se-kabupaten PALI. Selain mencari atlet sepakbola, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati PALI melaui Plt Sekda PALI, Syahron Nazil, Senin (23/7) di lapangan Gelora komplek Pertamina Pendopo.

"Silahkan bertanding semaksimal mungkin untuk meraih juara, tetapi ingat, jangan halalkan segala cara. Namun junjung tinggi sportivitas agar pelaksanaan kompetisi ini bisa melahirkan pemain sepakbola yang bakal dipilih mewakili kabupaten PALI," pesan Sekda.

Sekda juga menekankan kepada seluruh peserta agar even tersebut dijadikan ajang saling mengenal antar sekolah lainnya.

"Dengan kompetisi ini, kita jadi saling kenal, dan bisa saling tukar pengalaman dilapangan ini," tukasnya.

Sementara itu, Darmawi, kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa peserta terdiri dari seluruh SLTP/SMP di Bumi Serepat Serasan, dengan waktu pelaksanaan dibuka mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 27 Juli 2018.

"Peserta terdiri dari SLTP/SMP perwalian dari setiap kecamatan, dengan jumlah 10 kesebelasan laki-laki, dan dua kesebelasan perempuan," jelas Darmawi. (red/mrsd)
Share:

Gerakan Ekonomi, Pemdes Karang Agung Tambah Los Pasar

PALI-- Adanya Dana Desa (DD) dirasakan masyarakat cukup membantu dalam pembangunan desa. Infrastruktur publik, seperti jalan rabat beton, gedung serbaguna serta infrastruktur lainnya sudah banyak terlihat dimana-mana. Sama yang dirasakan masyarakat Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dibawah kepemimpinan Kades Haris, DD tahun anggaran 2018 ini,pemerintah desa (Pemdes) Karang Agung bakal membangun penambahan los pasar kalangan.

"Sesuai rapat desa, kami sepakat dana desa tahun ini dibangunkan los pasar kalangan. Dengan menambah sarana jual beli, diharapkan akan mampu menjadi pusat transaksi di desa kami dan otomatis, geliat ekonomi bakal semakin meningkat," ungkap M.Haris, Kades Karang Agung, Sabtu (21/7).

Diakuinya, saat ini pembangunan los pasar kalangan sudah dimulai dan diperkirakan, akhir tahun ini, bangunan tersebut sudah dapat difungsikan.

"Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan warga desa Karang Agung bisa sejahtera," harapnya.

Sama halnya yang dilakukan Pemdes Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara. Abul Rustomi, kepala desa setempat meyebutkan bahwa desanya tahun ini membangun saluran pembuangan air limbah atau SPAL.

"Jalan setapak dan pembangunan gedung untuk PAUD telah dilaksanakan tahun 2017 lalu, sementara untuk tahun ini, kita fokus bangun SPAL, agar lingkungan kita bersih seuai moto desa kami, yakni Bersahabat. (red/mrsd)
Share:

Tiket Menuju Grand Final BGP Diperebutkan 61 Finalis

PALI-- Pemilihan duta pariwisata Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini memasuki babak semi final, setelah sebelumnya tahapan demi tahapan dilalui oleh sedikitnya 97 peserta dari lima kecamatan yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Dari seleksi disetiap kecamatan, tersisa 61 peserta yang saat ini berkompetisi untuk meraih tiket menuju grand final yang bakal digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PALI selaku penyelenggara kegiatan tersebut pada Jumat (27/7) mendatang.

Ajang BGP sendiri mendatangkan tim juri independen dari kota Palembang, sejak babak penyisihan tingkat kecamatan sampai grand final nanti. Dari 61 peserta pada babak semi final, nantinya bakal dipilih 13 pasang BGP untuk berkompetisi di grand final mendatang.

Suprihyatno kepala Disbudpar kabupaten PALI menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya untuk menjaring Bujang Gadis PALI (BGP) sebagai duta pariwisata di kabupaten PALI.


"Hari ini alhamdulillah sudah memasuki babak semifinal, kita harapkan kompetisi ini melahirkan BGP yang berkompeten, mempunyai wawasan luas serta mampu mempromosikan kabupaten PALI untuk lebih dikenal lagi," ungkap Suprihyatno, Sabtu (21/7) saat pembukaan semi final, di Gendung Orkes Komplek Pertamina Pendopo.

Pembukaan semi final sendiri dibuka langsung Plt Sekda PALI, Syahron Nazil dan dhadiri sejumlah kepala OPD dilingkugan Pemkab PALI.

"BGP selain menarik juga harus mampu mengembangkan potensi yang ada dan mampu memahami budaya serta adat istiadat yang ada di Kabupaten PALI. Agar nantinya bisa mempromosikan kabupaten PALI secara maksimal," pasan Sekda.

Sampai berita ini diturunkan, semi final BGP masih berlangsung.(red/mrsd)
Share:

Lahan Gambut Terbakar, Dua Hari Tim Gabungan Sibuk Jinakan Api

PALI-- Lahan gambut milik perusahaan kelapa sawit PT Proteksindo yang ada di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terbakar sejak Jumat (20/7) kemarin. Sedikitnya, tujuh hektar lahan perusahaan tersebut terbakar dan menimbulkan asap pekat.

Kejadian tersebut membuat tim gabungan antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Koramil 0404 Pendopo, dan PT Proteksindo hingga Jumat petang terus berupaya melakukan pemadaman, namun titik api belum seluruhnya padam.

Kepala BPBD Kabupaten PALI Junaidi Anuar mengatakan, ada beberapa  titik api yang terjadi dilokasi kejadian. Namun, baru dua yang berhasil dipadamkan dan masih meninggalkan titik api yang terus merambat di lahan gambut.

"Tercatat hingga sore tadi, ada sekitar tujuh hektar lahan yang terbakar. Sebagian besar lahan milik PT Protek dan sisanya merupakan lahan milik warga setempat yang masih dalam keadaan lahan tidur," ujarnya.

Lebih lanjut diakuinya, titik api yang berpotensi meluas tersebut belum bisa dipadamkan karena lokasinya sulit dijangkau, dan peralatan pihaknya tidak mampu untuk melakukan pemadaman, sehingga sangat dibutuhkan pemadaman melalui udara.

"Lokasi tidak bisa dijangkau alat kami. Karena terbentang sungai dan jarak yang cukup jauh. Namun kita akan lanjutkan hari ini," katanya. (red/mrsd)
Share:

Kapolres Bakal Tembak Mati Pelaku Begal




PALI-- Kapolres Muara Enim dan PALI, AKBP Afner Juwono menyatakan bakal menindak tegas pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) atau Begal motor yang saat ini masih terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Sebab diketahui, dalam satu pekan terakhir ini, diwilayah hukum Polsek Talang Ubi, telah terjadi dua kasus pembegalan dan sampai saat ini polisi tengah memburu para pelakunya.

"Bila perlu kita tembak mati bagi para pelaku begal motor karena telah meresahkan masyarakat," tegas Kapolres.

Tindakan tegas bakal dilakukan Polres terhadap begal motor sebab selain meresahkan masyarakat juga membuat kesan buruk bagi Kabupaten PALI.

"Kita sudah perintahkan kepada seluruh Kapolsek agar bertindak tegas ketika lakukan penangkapan pelaku begal, agar pelaku jera dan masyarakat juga bisa tenteram," tambahnya.

Kepada masyarakat, Kapolres menghimbau agar tetap berhati-hati dalam berkendara menggunakan kendaraan bermotor roda dua, terlebih disaat melintas di lokasi yang sepi.

"Kalau bisa hindari berkendara seorang diri apabila melintas dijalanan sepi, dan kita sarankan agar melakukan konvoi atau menunggu pengendara lainnya melintas. Dengan demikian, Curas bisa diminimalisir," saran Kapolres. (mrsd)
Share:

Kursus Kepemiluan Digelar KPUD PALI, Tujuannya Dongkrak Partisipasi Pemilih

PALI-- Membangun pemahaman bersama mengenai prinsip berpartisipasi dalam Pemilu dan membangun kesadaran pentingnya partisipasi dalam Pemilu untuk memastikan kedaulatan rakyat dijalankan dengan jujur dan adil, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI laksanakan program kursus singkat kepemiluan, Rabu (18/7) dikantor KPUD PALI.

Program kursus singkat kepemiluan sendiri digagas KPU pusat melibatkan kelompok masyarakat yang berasal dari 7 segmen pemilih strategis yaitu, pemilih pemula, tokoh agama, kelompok perempuan, penyandang disabilitas.

"Kelompok marginal juga kita libatkan, selain itu kelompok profesional. Yang kita undang diambil sebagian-sebagian, yanki dari marginal dan dari pemilih pemula, tetapi yang umurnya sudah 17 tahun dengan jumlah undangan sebanyak  30 orang," ungkap H Hasyim ketua KPUD PALI melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan partisipasi masyarakat.

Diakuinya, bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan kegiatan sosialisasi, tetapi kursus singkat kepemiluan serentak legislatif dan pemilihan Presiden dan wakil Presiden tahun 2019.

"Ini untuk menyongsong Pemilu serentak tahun 2019.Dengan melibatkan 7 segmen pemilih strategis, diharapkan akan mampu menggerakkan pemilih untuk mendongkrak partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya pada Pemilu mendatang," harapnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts