Berusaha Jambret Pelajar, Dua Remaja Adik Kakak Diringkus Polisi

PALI-- Dua kakak beradik WD (16) dan AG (14) keduanya berdomisili di Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditangkap tim elang Reskrim Talang Ubi pada Rabu (8/8) sekitar pukul 14.00 WIB, lantaran mencoba merampas handphone Widia (18) pelajar SMA warga Kebun Sayur kelurahan Talang Ubi Timur yang tengah membonceng sepeda motor bersama temannya.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi disampaikan Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi bahwa kronologis kejadian penjambretan bermula ketika korban pulang dari rumah keluarganya di Golf Handayani Mulya menuju ke rumahnya di Pasar Bhayangkara.

Setibanya di depan SPBU Beracung, sepeda motor korban di salip oleh 2 orang pelaku yang tidak di kenali dari sebelah kiri sepeda motor korban dan langsung merampas handphone milik korban yang sedang di pegang dengan cara menarik hingga korban terjatuh.

Setelah berhasil pelaku melarikan diri ke arah Talang Subur dan korban langsung mengejar pelaku, ketika di jalan korban bertemu dengan Tim Elang Polsek Talang Ubi yang sedang melakukan Hunting.

"Kemudian Tim Elang langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku, setibanya di Talang Subur kedua pelaku berikut barang bukti berhasil di tangkap oleh Tim Elang. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Talang Ubi untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Nasron.

Barang bukti yang diamankan ditambahkan Nasron berupa 1 unit sepeda motor yang dipakai pelaku dan 1 unit Handphone.

"Meski keduanya masih dibawah umur, tetap kita proses dan kita jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," tandasnya.

Sementara dari pengakuan WD, salahsatu tersangka mengatakan bahwa dirinya dan adiknya baru pertama kali melakukan aksi jambret.

"Kami lihat korban tengah memegang handphone, saat itulah niat aku mengambilnya. Tapi apes keburu ditangkap polisi," akunya. (red)
Share:

Pelajar Tewas Digigit Ular Cobra, Dewan PALI Usulkan Penyediaan Serum Anti Bisa

PALI-- Utami (13) warga dusun III Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), gadis yang baru beranjak remaja yang saat ini masih duduk di kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Talang ubi meninggal dunia akibat digigit ular berbisa jenis cobra hitam.

Kejadian tersebut pada Jumat (3/8/2018) lalu sekitar pukul 19.30 WIB, saat dirinya berada di dalam rumah bersama keluarganya. Saat itu anak ketiga dari pasangan Sagiman dan Tupuni ini hendak mengambil obat anti nyamuk yang berada di dapur.

Namun, sesaat dirinya berada didapur terdengar suara barang-barang yang jatuh, setelah itu ibu korban mencari tahu apa yang terjadi pada anaknya.

"Mendengar ada barang yang jatuh ibunya langsung memanggil korban, kemudian menyusul korban kedapur. Saat itu korban sudah terduduk sambil memegangi kaki bagian kanan, tampak ada luka kecil seperti goresan dibagian jari kakinya. Ayah dan keluarganya yang lain curiga dan langsung mencari-cari apa yang menggigit anaknya tersebut." terang Erda salahsatu tetangga korban.

Selang beberapa saat, lanjut Erda, baru di ketahui bahwa luka kecil tepat dijari manis kaki bagian kanan itu gigitan dari ular berbisa jenis cobra.

"Setelah itu langsung di bawa ke orang pintar, kemudian dibawa ke bidan desa. Selanjutnya sekitar pukul 21.00 WIB korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), namun diperjalanan nyawa korban tidak tertolong lagi." imbuhnya

Sementara, kedua orang tua korban Sagiman dan Tupuni telah mengiklas kepergian anak ketiganya tersebut.

"Kami tidak pernah menyangka anak kami di panggil duluan. Sebelumnya kami tidak menyangka, korban hanya merasakan sakit dan panas saja di dekat gigitan ular tersebut." ucap Sagiman.

Menyikapi kejadian itu, Darmadi Suhaimi, wakil ketua II DPRD PALI menyampaikan bela sungkawanya. Dan dirinya bakal menyampaikan ke dinas kesehatan PALI agar menyediakan serum anti bisa.

"Saat kemarau, banyak ular berbisa keluar dari sarangnya dan tidak sedikit yang masuk ke rumah-rumah warga. Fakta itu terbukti setelah banyak laporan ke kami banyaknya warga yang menemukan ular berbisa berada didalam rumahnya. Dan kejadian ini salahsatu bukti bahwa banyak ular berbisa berkeliaran. Untuk antisipasi kejadian serupa, kami sarankan seluruh bidan desa diberikan pasokan serum anti bisa ular, agar bisa menangani secepatnya apabila ada warga yang kena gigit ular," tandasnya. (red)
Share:

Sosialisasikan Pemutakhiran Data Pemilih, KPUD PALI Undang Kades dan Camat

PALI-- Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih saat ini tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang. Untuk mensosialisasikannya, KPUD PALI undang seluruh kepala desa, Lurah dan Camat dalam wilayah Kabupaten PALI, Selasa (7/8).

Ketua KPUD PALI H Hasyim mengajak semua elemen untuk mensukseskan Pemilu 2019 yang bakal digelar secara serentak pada 17 April 2019 mendatang.

"Kami perlu informasi-informasi terkait pendataan pemilih dalam pemutakhiran data pemilih. Apabila memang terdapat warga yang sudah mempunyai hak pilih tetapi belum termasuk pada Data Pemilih Sementara (DPS), maka segera menghubungi petugas kami, agar tidak ada warga yang memiliki hak pilih tidak terdaftar di DPT," ungkap H Hasyim.

Sebab, diakui H Hasyim, pihaknya dan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI sering dipanggil dewan terkait adanya pemilih yang tidak terdaftar.

"Saya selalu jelaskan bahkwa kriteria pemilih adalah berusia sudah 17 tahun atau pernah menikah, penduduk berdomisili dan menetap di wilayah PALI dengan bukti adanya KTP elektronik. Jadi apabila ada yang masih belum terdata, berarti belum memiliki kartu identitas," terangnya.

Dikatakan Ketua KPUD PALI bahwa dalam sosialisasi pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih sengaja mengundang kepala desa/lurah maupun Camat bukan ingin mengajari tetapi ingin mendapat dukungan dari semua kalangan terkait pemutakhiran data.

"Kami dipesankan dari KPU provinsi agar mempertahankan predikat penetapan DPT terbaik di provinsi Sumsel. Untuk itu dalam menyusun data pemilih, kami berupaya semaksimal mungkin," tandasnya.

Pada kegiatan tersebut, selain sejumlah kepala desa dan Camat, Komisioner KPUD PALI lainnya juga tampak hadir, diantaranya, Adella Rosita, Adi Candra dan Santosa.

Sementara yang membuka sosialisasi tersebut dilakukan Staf ahli bidang hukum, politik dan pemerintahan, Aria Darmawan yang mewakili Bupati PALI. Pada sambutannya Aria Darmawan mengatakan bahwa sebagai tindaklajut dalam tahapan Pemilu, KPUD PALI telah melaksanakannya sesuai jadwal.

"Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan KPUD, kami juga berharap dengan adanya kegiatan ini, terjadi  komunikasi yang lebih baik lagi, antara pemerintah, Parpol dan seluruh unsur  masyarakat dalam menunjang pembangunan yang saat ini tengah berjalan," ujar Aria Darmawan.(red)
Share:

Siapkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah, Percasi Gelar Kompetisi Catur Terbesar di Sumsel

PALI-- Gelaran kompetisi catur terbesar di provinsi Sumatera Selatan dibuka Selasa (7/8) di Gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo oleh Bupati PALI yang diwakili kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Penukal Abab Ilir (PALI) Drs Darmawi disaksikan sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkugan Pemkab PALI.

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten PALI selaku pelaksana kegiatan menyebutkan bahwa kompetisi tersebut memperebutkan hadiah uang pembinaan yang mencapai Rp 84 juta dengan diikuti beberapa kelas mulai dari tingkat pelajar SD, SMP, SMA hingga Umum.

Pjs Ketua Umum Percasi Kabupaten PALI, Hendrik A Halim mengatakan, bahwa kompetisi ini merupakan yang kedua kalinya digelar pihaknya, hanya saja skala kompetisi ini lebih besar yakni tingkat provinsi, dari sebelumnya yang hanya tingkat kabupaten.

"Untuk pesertanya sendiri yang telah melakukan pendaftaran sebanyak 250 peserta. 130 peserta dari dalam PALI dan 120 peserta berasal dari kabupaten kota lain, dan juga Provinsi Lampung," terangnya.

Ditambahkannya, bahwa dari ratusan peserta tersebut 10 diantaranya ialah master catur tingkat nasional dan internasional, yang bakal beradu strategi.

"Dengan progran swiss tujuh babak, dan akan ditetukan dengan cara pairings," tukasnya.

Sementara, Kepala Dispora PALI Drs Darmawi mengatakan bahwa kompetisi ini digelar sekaligus untuk mencari bibit-bibit atlit daerah.

"Kompetisi ini sekaligus untuk kita mencari bibit atlit, karena yang mengikutinya mulai dari tingkat SD. Sesuai arahan pak Bupati yang menginginkan melalui olahraga, salahsatu upaya mengenalkan kabupaten PALI," katanya.

Darmawi juga berpesan agar menjunjung tinggi sportifitas untuk meraih prestasi. "Silahkan bertanding dan keluarkan kemampuan masing-masing, tapi ingat dalam suatu pertandingan pasti ada yang kalah dan ada yang menang, yang terpenting jaga sportifitas kita," pesannya. (red)
Share:

Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Kitab Obor Asian Games 2018 di Prabumulih

PRABUMULIH - Kirab obor Asian Games 2018 yang diselenggarakan di kota Prabumulih, pada Senin (6/8) berlangsung meriah dan semarak.

Torch Relay Asian Games 2018 itu disaksikan puluhan ribuan masyarakat kota Prabumulih yang tumpah ruah di sepanjang jalan jenderal sudirman kota Prabumulih itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Alex Noerdin dan PJ Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi.



Dalam kirab itu para kepala FKPD menjadi pembawa obor seperti Ketua DPRD, H Ahmad Palo SE, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH, Dandim, Letkol Inf Tedy Aulia, Kejari Prabumulih, Kepala PN dan para atlet kota Prabumulih.

Obor Asian Games yang tiba dari Kabupaten Pali itu disambut langsung oleh Penjabat Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi dan diserahkan ke pembawa pertama yakni Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE yang dibawa dari depan Gedung DPRD kemudian dilanjutkan secara estafet hingga Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih.



Seluruh peserta pembawa obor kemudian mendapat mendali sebagai tanda penghargaan dari Pemerintah kota Prabumulih dan obor lalu dilanjutkan dibawa hingga kawasan Kecamatan Cambai kota Prabumulih.

"Kita bersyukur kota Prabumulih menjadi salah satu kota yang dilintasi api Asian Games 2018, kami juga berterimakasih antusias masyarakat Prabumulih dalam menyambut kitab obor Asian Games ini. Semoga ini akan menjadi kenangan terindah untuk kota Prabumulih," ungkap PJ Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi dalam sambutanya.



Sementara sebelumnya, sebanyak delapan ribu warga kota Prabumulih mengikuti pemecahan rekor dunia senam poco-poco serentak seluruh Indonesia. Senam poco-poco untuk kota Prabumulih diselenggarakan di taman kota Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur. (Adv)
Share:

Halal Atau Haram? Imunisasi MR di PALI Dihentikan Sementara





PALI. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan akan menghentikan sementara pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) karena ada kesangsian terkait status halal atau haramnya kandungan didalam vaksin tersebut.

Pemberian imunisasi MR bakal dilanjutkan setelah ada keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan kehalalan vaksin tersebut.

"Sejak dilaunching pada 1 Agustus lalu, belum ada penolakan dari masyarakat terhadap pemberian vaksinasi MR. Hanya saja, ditengah-tengah masyarakat mengemuka kesangsian, jadi program imunisasi ini kita hentikan sementara sampai ada keputusan resmi dari yang berkompeten dalam hal ini MUI," ungkap dr H Muzakir, kepala Dinas Kesehatan PALI, Senin (6/8).

Dijelaskan Kadinkes bahwa penghentian sementara tersebut bukan bentuk penolakan instansinya, namun menyangkut urusan akhirat yang memutuskan pihaknya untuk menunda pemberian imunisasi MR.

"Sudah banyak yang kita berikan sejak dilaunching, dan mulai hari ini (Senin) seluruhnya kita hentikan sementara, karena waktunya masih cukup panjang hingga akhir September," tukasnya.

Diharapkannya masyarakat PALI mengerti dan bisa memahami keputusan Dinkes PALI.

"Saya berharap keputusan halal atau haram akan keluar dalam waktu dekat ini karena informasinya tengah diurus kementerian kesehatan. Jadi kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat PALI agar memakluminya," harapnya.

Perlu diketahui bahwa vaksin MR adalah kombinasi vaksin campak/measles (M)  dan Rubella (R) untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella. Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari BPOM. Vaksin MR 95 persen efektif untuk mencegah kedua penyakit tersebut dan vaksin ini aman serta telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Vaksin MR diberikan kepada anak mulai usia 9 bulan sampai 15 tahun, tetapi hingga saat ini, sertifikasi kehalalan vaksin tersebut belum dikeluarkan MUI. (red)

Share:

Api Asean Games Singgah di PALI

PALI--Pawai obor atau Torch Relay Asian Games 2018 melintas dan singgah di Bumi Serepat Serasan. Sejak pagi buta, persiapan penyambutan sudah terlihat disepanjang jalur yang bakal dilintasi, sepet di jalan komplek Pertamina Pendopo.

Barisan pelajar mulai dari SD sampai SMA berbaris rapi disepanjang jalan menyongsong kedatangan Torch Relay yand dibawa Torch Bearer atau pelari pembawa obor yang masuk dari Kabupaten Musi Banyuasin menuju lapangan gelora melalui depan gedung Pesos.

Torch Relay masuk ke PALI mulai pukul 09.00 WIB disambut beberapa pejabat di Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara yang menjadi pintu gerbang kabupaten PALI, selanjutnya menuju halaman gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo menggunakan kendaraan.

Didepan halaman gedung Pesos, Torch Relay disambut juga beberapa pejabat Pemkab PALI, kemudian diarak dan dibawa oleh Torch Bearer atau pelari pembawa obor menuju lapangan sanggar pramuka Gelora.

Setelah tiba di sanggar pramuka, Torch Relay disambut Bupati PALI, wakil Bupati PALI, Kapolres, Dandim, ketua DPRD dan Kepala Kejari selanjutnya dilakukan ceremony Torch Relay.

"Api ini lambang sportititas, dan tujuan berkeliling Torch Relay adalah untuk membakar semangat Asean Games. Kemeriahan sambutan di PALI sungguh luar biasa. Asean Games bukan sekedar ajang olahraga, tetapi lebih dari itu, salahsatunya menyatukan perbedaan dan menyatukan semangat kebersamaan. Asean Games bukan hanya untuk Jakarta dan Pelambang, tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia," ujar Selerina, ketua tim Torch Relay dari Jakarta.

Sementara Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM mengatakan bahwa Asean Games sudah kedua kalinya diadakan di Indonesia. Asean Games juga diharapkan Bupati tidak hanya mengejar prestasi tetapi juga sebagai ajang mempererat persatuan antar negara-negara di Asia.

"45 negara akan ikuti Asean Games 2018. Kita patut bagga karena telah dilalui api Asean Games,sebab tidak semua daerah yang dilalui. Di provinsi Sumsel saja, hanya ada 8 Kabupaten/kota termasuk daerah kita ini. Kami berharap tidak ada halangan dan rintangan dalam melakukan pawai api Asean Games sampai ke Jakarta dan kami berharap juga, perhelatan Asean Games bisa sukses," harap Bupati.

Setelah acara ceremony penyambutan Torch Relay,  Bupati menyerahkan kembali Torch Relay kepada pelari pembawa obor untuk selanjutnya menuju kota Prabumulih.(red)
Share:

Reses DPRD PALI, Banyak Usulan dan Keluhan Warga Disampaikan

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara serentak menggelar reses ke I di seluruh kecamatan,Senin (6/8). Sejumlah permasalahan dan usulan disampaikan masyarakat melalui kepala desa maupun perangkat ataupun tokoh masyarakat yang ikuti kegiatan tersebut.

Salahsatunya di Kecamatan Talang Ubi yang diselenggarakan di gedung Serbaguna Simpang Lima Pendopo. Lima anggota dewan yakni Devi Haryanto, Darmadi Suhaimi, Irwan ST, Iip Fitriansyah dan Alamsyah hadiri reses tersebut dan meyerap aspirasi masyarakat.

"Jalan yang menjadi akses perputaran ekonomi warga Talang Padang Desa Benakat masih ada yang berlumpur, kami minta tahun ini menjadi prioritas pembangunan di PALI," ujar Siswono, perangkat desa Benakat Minyak yang mengusulkan kepada dewan PALI.

Begitu juga disampaikan Heru Martin, kepala desa Talang Akar yang mengeluhkan adanya pemahaman yang kurang pas dan keliru yang disampaikan ketua Asosiasi BPD Nasional (ABPEDNAS) kepada anggotanya sehingga menimbulkan ketidak harmonisan antara BPD dan Kades.

"Kami minta penegasakan Tupoksi BPD dan meminta dewan memfasiltasi pertemuan antara Kades dan ABPEDNAS. Sebab, salahsatu yang keliru disampaikan BPD adalah adanya keharusan tandatangan BPD setiap ada pencairan baik DD atau ADD, padahal yang wajib ada tandatangan BPD ketika pengesahan APBDes. Info tersebut menimbulkan permasalahan baru antara BPD dan Kades," usul Heru Martin.

Menanggapi usulan-usulan itu, Devi Haryanto yang pimpin reses tersebut menyatakan bahwa seluruh usulan bakal disampaikan ke pemerintah kabupaten PALI.

"Inilah gunanya kami sebagai wakil rakyat untuk menampung semua usulan, dalam reses ini kami mengetahui informasi-informasi dilapangan yang dibutuhkan masyarakat atau menjadi permasalahan ditengah-tengah warga," katanya. (red)
Share:

Sambut Obor Asean Games, Jalanan Dipenuhi Warga Dan Pelajar

PALI--Pawai obor atau Torch Relay Asian Games 2018 bakal melintas dan singgah di Bumi Serepat Serasan. Sejak pagi buta, persiapan penyambutan sudah terlihat disepanjang jalur yang bakal dilintasi, seperti di jalan komplek Pertamina Pendopo.

Barisan pelajar mulai dari SD sampai SMA berbaris rapi disepanjang jalan seolah tak sabar ingin melihat Torch Relay yang bakal dibawa Torch Bearer atau pelari pembawa obor yang masuk dari Kabupaten Musi Banyuasin menuju sanggar pramuka lapangan gelora melalui depan gedung Pesos.

Dari informasi yang disampaikan Bagian Humas dan Protokol Pemkab Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, Torch Relay masuk ke PALI mulai pukul 09.00 WIB yang bakal disambut beberapa pejabat di Desa Kota Baru kecamatan Penukal Utara, selanjutnya menuju halaman gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo menggunakan kendaraan.

Didepan halaman gedung Pesos, Torch Relay disambut juga beberapa pejabat Pemkab PALI, kemudian bakal diarak dan dibawa oleh Torch Bearer atau pelari pembawa obor menuju sanggar pramuka lapangan Gelora.

Setelah tiba di sanggar pramuka, Torch Relay disambut Bupati PALI, Kapolres, Dandim, ketua DPRD dan Kepala Kejari selanjutnya dilakukan ceremony Torch Relay.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Bupati menyerahkan Torch Relay kepada pelari pembawa obor untuk selanjutnya menuju kota Prabumulih. (red)
Share:

Pinjam Motor Enggan Mengembalikan, Begini Akibatnya..

PALI-- Dengan modus meminjam sepeda motor untuk membeli sesuatu dilakukan tersangka Krisnadi alias Andi (32) warga jalan Pahlawan Kelurahan Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan terhadap korbanya Yuliana (54) warga Tebing Hitam Kelurahan Talang Ubi Barat pada Selasa (3/7) lalu.

Akibatnya, tersangka Andi kini harus mendekam dibalik sel tahanan karena berhasil ditangkap Tim Elang jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi pada Minggu (5/8) sekitar pukuk 16.40 WIB berdasarkan laporan korbanya dengan bukti LP/B/151/VII/2018/Sumsel/Res M Enim /Sek TL Ubi tgl 06 Juli 2018.

"Tersangka kita kenakan pasal 372 KUHP sub pasal 378 KUHP tentang penggelapan atau penipuan, karena berdasarkan laporan korban bahwa tersangka beralasan meminjam sepeda motor untuk membeli rokok, tetapi sampai tiga hari kejadian berlalu, tersangka tidak juga mengembalikan sepeda motor yang dipinjamnya," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi disampaikan Kanit Reskrim Nasron Junaidi, Senin (6/8).

Penangkapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan yang diketahui pelaku sedang berada di jalan Pahlawan. Kemudian tersebut Tim Elang Polsek Talang Ubi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku,Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Talang Ubi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Barang bukti yang kita amankan berupa satu unit sepeda motor Honda Beat BG 4462 PAA, dan saat ini tersangka masih kita periksa untuk pengembangan," tandasnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts