Petugas Operasi Lilin Musi 2018 Di Apresiasi Kapolres Prabumulih

PRABUMULIH - Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K bersama Wakapolres Prabumulih Kompol Harris Batara, S.H., S.I.K serta Pejabat Utama Polres Prabumulih melakukan kunjungan dan memberikan bingkisan kepada para petugas yang melaksanakan Operasi Lilin Musi 2018 di Pos Pelayanan depan Pasar Tradisional Modern Prabumulih,Jumat (28/12/2018)

Dalam kata kesempatan tersebut Kapolres mengatakan bahwa kunjungan dan pemberian bingkisan ini hanya untuk memberikan semangat kepada personil yang melakukan pengamanan baik dari TNI, Polri dan petugas kesehatan serta personil instansi yang terlibat dalam operasi yang di beri sandi Operasi Lilin Musi 2018.

"Saya harapkan agar para personil semakin sunguh-sunguh dalam bertugas dengan memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan libur Natal 2018 dan tahun baru 2019 “ Ungkap Kapolres.

Kapolres juga berharap kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan libur Natal 2018 dan tahun baru 2019 menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat agar lebih mengutamakan keamanan dan keselamatan agar terhindar dari musibah kecelakaan. "Kepada penguna jalan bila merasa lelah dapat beristirahat di pos-pos yang telah disediakan di beberapa titik di Kota Prabumulih.

" Petugas-petugas ini kita berikan bingkisan sebagai tanda kebersamaan, karena kita tahu bahwa tugas ini cukup berat dan melelahkan. Mudah- mudahan Operasi Lilin Musi 2018 dapat berjalan dengan lancar", Jelas Kapolres.
Share:

3 Kaki Tangan Tersangka YN(DPO) Tertangkap

PRABUMULIH - Tiga tersangka yang berhasil di amankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih. Tiga tersangka ini merupakan jaringan judi online Toto Gelap (Togel) yang beromzet ratusan juta rupiah per hari.

Dari pengerebekkan ini, Pihak Kepolisian berhasil mengamankan tiga tersangka yaitu yang berinisial R (48) warga jalan Alipatan Gang Nakulo, Kelurahan Wonosari, Prabumulih utara, ES (43) warga jalan Kapten Dulhak, Kelurahan Wonosari, Prabumulih utara, serta AR (48) warga jalan beringin, Kelurahan Anak Petai, Prabumulih Utara. Ketiga Tersangka ini ialah kaki tangan agen bandar berinisial AP (DPO).

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK, MH mengatakan, Ketiga tersangka berhasil diamankan pada Kamis (27/12/2018). Mereka merupakan kaki tangan tersangka AP (DPO). Diketahui tersangka AP adalah agen dari bandar besar berinisial YN (DPO).

"Tiga tersangka berhasil kita amankan saat sedang merekap bukti setor dirumah tersangka R (48). Sementara dua tersangka lain yang berstatus DPO masih dalam pengejaran petugas. Kita himbau mereka untuk segera menyerahkan diri," Tegas Kapolres saat melakukan gelar perkara, Jumat ( 28/12/2018).

Lanjud Tito, Dari penangkapan itu pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai senilai RP. 1.285.000, kalkulator, handphone, 4 bundel dokumen rekapan togel serta beberpa perlengkapan lainya.



Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku sudah 2 tahun menjadi kaki tangan bandar togel. Bisnis ini dijalankan 3 Ship pada jaringan situs togel online Singapure, Hongkong dan Taiwan dengan omzet mencapai ratusan juta perhari.

"Ketiga tersangka akan kita kenakan tindak pidana perjudian sebagimana dimaksud pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 Tahun penjara," ujar Tito.

Sementara Itu, Tersangka R (48) mengaku nekat nyambi sebagai penjual togel lantaran tergiur keuntungan dari hasi penjualan. Menurutnya, dari jumlah total setoran, Ia mendapat keuntungan 5 persen.

"Kami dapat keuntungan 5 persen dari total setoran hasil penjualan pak. Kalo pasangan minimal 1000 rupiah sekali pasang, Maksimalnyo bebas kareno ini partai besak. Aku nekat jual togel karno ngojek dak cukup lagi Pak," sesalnya.
Share:

Tak Kembalikan Pinjaman, Andi Wijaya Masuk Sel Polsek Tanah Abang

PALI--Dengan modus meminjam sepeda motor temannya, tetapi tidak dikembalikan, Andi Wijaya (36) waga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa harus menjadi tersangka dan menjadi penghuni sel tahanan setelah dirinya ditangkap Jajaran Polsek Tanah Abang pada Kamis (27/12) sekira pukul 01.00 WIB.

Tersangka Andi Wijaya ditangkap berdasarkan laporan korbannya bernama Feni Rosita (27) warga yang merupakan satu desa dengan tersangka Andi dengan bukti LP/B/76/XII/2018/Sumsel/Res.ME/Sek.Polsek Tanah Abang, tanggal 04 Desember 2018, tentang pengelapan pasal 372 KUHP.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni bahwa tindak kriminal yang dilakukan tersangka terjadi pada Minggu (25/11) lalu sekira pukul 15.00 WIB.

Pada saat itu tersangka menemui suami korban bernama Kurniadi yang sedang bekerja di Servo untuk meminjam sepeda motor korban, lalu suami korban menyuruh temannya bernama Rian untuk mengambil sepeda motor yang berada dirumahnya di Desa Harapan Jaya.

Sesampi di rumah korban, suruhan suami korban yakni Rian mengambil sepeda motor tersebut langsung kepada korban yakni Feni.

Setelah motor tersebut diambil Rian, kemudian sepeda motor tersebut dipinjamkan kepada tersangka. "Setelah sepeda motor itu dipinjam tersangka, langsung menghilang dan tak pernah dikembalikan sampai satu minggu lebih. Kemudian korban melapor ke Mapolsek Tanah Abang," ungkap Sofyan, Jumat (28/12).

Atas dasar LP korban, dijelaskan Sofyan, kemudian jajarannya melakukan penyelidikan, dan pada Kamis (27/12) sekira pukul 01.00 WIB, Kapolsek Tanah Abang mendapat informasi bahwa tersangka berada di rumahnya di Dusun II Desa Harapan Jaya.

"Mendapat impormasi tersebut kita langsung memerintahkan kanit Reskrim Polsek Tanah Abang untuk melakukan penangkapan. Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan perlawanan, dan langsung kita bawa ke Mapolsek," tukasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu lembar tanda bukti kendaran (BPKB) sepeda motor Yamaha jenis Vega ZR warna Putih Nopol BG 3746 OQ, No Mesin: 5D9-15355918, nomor rangka:MH35D9204J535847.

"Tersangka masih kita periksa guna pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya," tandasnya.(red)
Share:

Jargas PALI Diresmikan, Bupati PALI Mendadak Jadi Koki

PALI--Ada yang menarik saat Djoko Siswanto, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM meresmikan jaringan gas kota Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (28/12).

Sebab, orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan mendadak jadi juru masak atau koki di dapur salahsatu warga Talang Ubi Barat yang menggunakan Jargas Kota. Bupati PALI Heri Amalindo dengan piawainya memasak telur yang kemudian diberikan kepada Dirjen Migas untuk dicicipinya sebagai pertanda bahwa gas yang telah disalurkan benar-benar siap dipakai masyarakat.

"Pemerintah telah membantu membangun jaringan gas yang tidak sedikit untuk warga PALI. Apabila dihitung, dalam satu Kepala Keluarga, sekitar Rp 15-20 juta untuk biaya pemasangan saluran gas," ucap Bupati.

Pada peresmian Jargas tersebut ,Bupati PALI menyambut baik program tersebut dan Bupati juga menginginkan seluruh masyarakat mendukung karena Jargas tersebut merupakan program strategis pemerintah pusat dalam membantu masyarakat.

"Harapan kita kedepan seluruh kecamatan bisa tersambung Jargas seperti ini. Namun, untuk saat ini difokuskan dalam wilayah Kota Pendopo," harap Bupati.

Sementara itu, Djoko Siswanto mengatakan bahwa meski pembangunan Jargas di Pendopo belum rampung tetapi sudah dua sektor yang telah tersalurkan dan telah bisa dinikmati masyarakat.

"Kali ini baru dua sektor sebanyak 1.608, yang tadinya direncanakan selesai semua pada akhir tahun ini, namun karena terkendala adanya kebakaran digudang penyimpanan material mengakibatkan pekerjaan tidak tercapai. Sisanya sekitar 1.300 tetap akan dilanjutkan," ujar Djoko.

Ditambahkannya bahwa setelah semua jargas terpasang, nantinya akan dipasang juga diseluruh kecamatan. Tadi sudah kita bicarakan dengan Bupati, dan insyaallah akan ditambah 10.000 lagi ditahun 2019, sebab untuk pasokan gas di PALI cukup tersedia," tukasnya.

Dijelaskan Djoko, bahwa banyak keuntungan warga menggunakan Jargas kota, karena selain hemat juga keamanan terjamin.
"Pastinya lebih hemat 30 persen dari penggunaan gas tabung, serta aliran gas akan hidup non stop selama 24 jam. Untuk pembayaran pelanggan, nanti akan dikelola oleh Pertagas Niaga atau apabila di PALI ada BUMD kita bisa kerjasama. Makanya masyarakat harus bayar, karena gasnya juga dapat dari membeli," jelasnya.(red)
Share:

Komitmen Kelola Sosial dan Lingkungan, Pertamina EP Sabet Empat PROPER Emas

JAKARTA -- PT Pertamina EP, kontraktor kontrak kerja sama di bawah supervisi dan koordinasi SKK Migas  yang juga anak usaha PT Pertamina (Persero) memperlihatkan komitmen  dan pelaksanaan yang tinggi terhadap tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL). Hal itu dibuktikan lewat diraihnya empat PROPER Emas Tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kementerian KLHK bersama Dewan Pertimbangan Proper menilai unit bisnis Pertamina EP memiliki kinerja bagus  dalam pelaksanaan TJSL. Adapun keempat unit bisnis Pertamina EP itu adalah   Pertamina EP Asset 1 Rantau Field di Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam; Pertamina EP Asset 3 Tambun Field di Bekasi, dan Subang Field di Subang-Karawang, Jawa Barat; dan Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field di  Tarakan, Kalimantan Utara.

Predikat emas untuk Rantau Field diterima langsung oleh Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Dharmawan H Samsu.

Hadir dalam malam penganugerahan Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, Direktur Operasi dan Produksi Chalid Said Salim, Direktur Eksplorasi dan Penemuan Cadangan Baru Achmad Alfian Husein, serta Direktur Keuangan dan Pendukung Bisnis Fadjar Harianto Widodo.

Nanang Abdul Manaf, Presiden Direktur PT Pertamina EP, bersyukur atas pencapaian empat PROPER Emas yang diraih oleh perusahaan. Menurut dia,  perolehan PROPER Emas tahun ini adalah hasil kerja keras dalam program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan di seluruh unit usaha Pertamina EP di Tanah Air sebagai bentuk tanggungjawab sosial dan implementasi dari komitmen perencanaan pengelolaan lingkungan hidup. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur (fasilitas sosial/fasilitas umum).

"Keberhasilan memperoleh  empat PROPER Emas tahun ini menjadi tantangan bagi seluruh insan Pertamina EP untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai ketaatan dalam bisnis, penggunaan sumber daya alam yang efisien, dan mengurangi kesenjangan kesejahteraan dengan program pemberdayaan masyarakat harus terus ditingkatkan," ujar Nanang di sela penghargaan PROPER Emas di Jakarta, Kamis (27/12) malam.

PROPER merupakan program penilaian dari pemerintah kepada perusahaan tentang kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 3 Tahun 2014 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER-LH). Program PROPER adalah salah satu program unggulan KLHK yang dikembangkan sejak 2002 dengan tujuan mendorong tingkat ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi.

Tahun lalu, Pertamina EP meraih dua PROPER Emas melalui Rantau Field dan Tarakan Field. Bagi Rantau Field, raihan PROPER Emas tahun ini merupakan keempat kalinya secara berturut turut, sedangkan Tarakan Field yang kedua.

Keberhasilan Rantau Field mempertahankan PROPER Emas untuk keempat kalinya itu karena unit usaha Pertamina EP tersebut menerapkan berbagai program TJSL yang dicanangkan secara konsisten. Hal itu ditunjukkan lewat pemberdayaan masyarakat  melalui peningkatan perekonomian warga sekitar wilayah operasi Rantau Field, antara lain pembinaan budidaya ikan lele, anyaman tepas, budidaya rumput laut, dan budidaya tanaman hidroponik. Dalam bidang pendidikan, Rantau Field juga mengembangkan Sikula Anak Nanggroe di Desa Tampur Paloh.

Bekerja sama dengan Yayasan Satu Cita Lestari Indonesia (YSCI) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam Aceh, Rantau Field juga  mengimplementasikan tanggungjawab dalam lingkungan dengan melakukan konservasi  tuntong laut (Batagur borneonensis).

Adapun program TJSL Tarakan Field  yang cukup dikenal adalah Sekolah Tapal Batas Sebatik Tengah, Kalimantan Utara. Sekolah ini didirikan oleh Ibu Zuraidah dan fokus pada pemberantasan buta aksara, pemberian pendidikan bagi anak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di wilayah perbatasan  Malaysia, dan pendidikan pemberdayaan usaha mandiri bagi masyarakat Sebatik.

Sementara itu, Subang Field sangat konsisten dalam pengembangan TJSL. Salah satu program yang cukup menarik perhatian adalah pemberdayaan masyarakat melalui program Wapa Pantura (Warga Peduli AIDS dan sukarelawan Pasukan Anti-Penularan HIV/AIDS) di Kabupaten Subang. Pemberdayaan masyarakat dan pelibatan berbagai pihak dalam program WAPA Pantura yang diinisiasi Pertamina EP Asset 3 Subang Field  dinilai sebagai langkah strategis dalam menanggulangi penularan HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Pertamina EP Asset 3 Tambun Field juga melaksanakan payung program Green Coastal City antara lain program Budidaya rumput laut, Taman Obat Keluarga Organik Olahan Bersama Masyarakat, Kampung Batik Betawi, Budidaya olahan home industry bandeng C37, dan Taman Swadaya Usaha Masyarakat Pantai Mekar Ekowisata Mangrove.

Budidaya rumput laut yang dilaksanakan di Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Kerawang berhasil meningkatkan perekonomian hingga lebih dari 400 petani tambak di empat kabupaten. Beberapa inovasi yang dihasilkan antara lain budidaya bandeng dengan sistem polikultur, serta pembuatan pakan dari limbah rumput laut.

Selain predikat emas, PT Pertamina EP juga berhasil menyabet predikat hijau sebanyak sebelas lapangan dan predikat biru sebanyak empat lapangan.

Nanang menjelaskan, pelaksanaan TJSL paralel dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan kinerja operasi dan finansial. Pada akhir November 2018, produksi PT Pertamina EP per 26 Desember berkisar di angka 79.582 BOPD Untuk minyak dan 1.017 MMSCFD Untuk gas.

“Kami akan terus berkomitmen untuk menjalankan kegiatan operasional sejalan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan” pungkas Nanang. (Ril)
Share:

Viral Truk Tercemplung Kedalam Laut

Lampung - Vidio viral yang berdurasih 2:03 menit dan 0:33 detik mengemparkan jagat maya, dikarenakan dalam 2 vidio tersebut mengabarkan sebuah truk terjun ke laut saat ingin memasuki lambung kapal.

Rupanya kejadian yang menghebokan ini terjadi di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Truk tersebut nyemplung saat hendak masuk ke lambung KMP Nusa Putra.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (27/12/2018). Penyebabnya, ramp door (jembatan penghubung antara kapal dan dermaga) kapal patah saat truk itu masuk ke kapal.

 

https://m.youtube.com/watch?v=sprex9VOrtE&feature=youtu.be

 

"Jadi di Dermaga 3. Itu di KMP Nusa Putra kejadiannya. Jadi setelah kapal itu bongkar kan akan pemuatan. Nah pada saat pemuatan itu ramp door kapalnya patah," kata pejabat Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Saiful Maslul Harahap, saat dimintai konfirmasi, Kamis lalu (27/12/2018) oleh media Detik.news .

Menurut Saiful, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan kernet bisa menyelamatkan diri sebelum truk terjun ke laut.

"Tapi alhamdulillah sopir dan keneknya selamat karena loncat gitu. Karena posisi mobil itu mundurnya perlahan-lahan nggak spontan, makanya mereka bisa menyelamatkan diri," tuturnya.

Akibat peristiwa itu, jembatan Dermaga 3 tak bisa digunakan. Pengelola pelabuhan menyetop sementara operasional dermaga dan kapal yang akan bersandar di dermaga 3.
"Jadi sementara ini karena ramp door-nya nyangkut di MB (jembatan), saat ini lagi proses evakuasi ramp door-nya pakai crane. Jadi kapal itu sementara diengker kan tidak boleh beroperasi sementara waktu," tutupnya. Di langsir dari Detik.news
Share:

Polsek Talang Ubi dan Satpol.PP PALI Siap Amankan Malam Pergantian Tahun

PALI--Kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siap mengamankan malam pergantian tahun di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Tim gabungan tersebut mendirikan Pos PAM di pusat kota, yakni di Simpang Lima Pendopo sejak satu minggu lalu sebelum perayaan Hari Natal.

Dikatakan Kapolsek Talang Ubi, Kompol Okto Iwan Setiawan bahwa Polsek Talang Ubi mengerahkan puluhan personilnya dalam mengamankan perayaan Hari Natal dan malam pergantian tahun.

"Hari Natal berlangsung aman dan terkendali, sementara untuk pengamanan malam tahun baru, kita turunkan kekuatan penuh agar berlangsung tertib dan tidak mengganggu masyarakat lain," katanya.

Ditegaskan Okto, bahwa meski perayaan malam tahun baru biasanya berpusat di Simpang Lima Pendopo, tetapi nanti anggotanya akan aktif berpatroli disekitar wilayah hukumnya.

"Kita tidak ingin kecolongan saat masyarakat merayakan pergantian tahun, kita intensif melakukan patroli. Dan dari pantauan saat ini, kondisi kota Pendopo dan sekitarnya kondusif," tukasnya.

Sementara itu, Zulkopli, Kepala Satpol.PP PALI menghimbau masyarakat Bumi Serepat Serasan agar dalam merayakan malam tahun baru untuk menjaga ketertiban. Dan pihaknya akan menerjunkan seluruh anggota Satpol.PP untuk membantu kepolisian dalam mengamankan malam pergantian tahun.

"Pada Senin (31/12), seluruh anggota kita akan diturunkan, dan kita akan lakukan patroli dalam kota serta patroli ke seluruh kecamatan. Untuk hiburan orgen tunggal, kita persilahkan untuk menggelarnya, asalkan tertib dan mengakhiri sebelum pukul 01.00 WIB serta jangan menggelar musik remix untuk menghindari peredaran dan penggunaan narkoba serta Miras," tandasnya.
Share:

Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas II B Sekayu Mendapatkan KTP-el

SEKAYU, MUBA - Menjelang Pilihan Presiden (Pilpres) dan Pilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2019 nanti. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Banyuasin melakukan Penyerahan dan Perekaman data KTP-el Kepada Warga Binaan Kelas II B Sekayu pada hari Kamis 27/12/2018 sekitar jam 9.00 wib.



Pendataan ini sekaligus untuk meyerahkan 328 KTP EL yang sudah jadi dan perekaman KTP EL yang belum memiliki KTP EL sebanyak 209 napi yg datanya bermasalah, Sedangkan pengambilan data baru sebanyak 140 warga binaan yang berada  di Lapas kelas IIB Sekayu.



Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kepala Disdukcapil Muba Hj Asmarani SSos MSi menuturkan terselengaranya kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti Instruksi Dirjen Dukcapil Prof DR Zudan A F SH MH bahwa hari tanggal 27 Desember 2018 sebanyak 514 Kabupaten dan 34 Kota serentak melaksanakan Pelayanan Jemput Bola Perekaman KTP-el.

"Sebelumnya kita memang setiap hari melakukan jemput bola pelayanan rekam cetak KTP-el di tiap Kecamatan dalam Kabupaten Muba, untuk membantu masyarakat yang tidak sempat dan tidak bisa datang langsung ke kantor Disdukcapil," ujar Asmarani.

Pada kesempatan tersebut lanjut Asmarani penyerahan KTP-el sebanyak 328 lembar yang sudah dicetak dan 209 Warga Binaan Lapas Sekayu yang sudah didata untuk dilakukan perekaman.

"Kita melakukan perekaman kepada warga binaan yang merupakan masyarakat asli Kabupaten Muba," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Lapas Kelas II B Sekayu Ronaldo Devinci Talesa mengatakan, perekaman KTP-el yang dilaksanakan Disdukcapil Muba sangat membantu para tahanan.

Dan Ronal juga mengapresiasi pelayanan yang dilakukan oleh pihak disdukcapil Muba, Sehingga seluruh WN khususnya MUBA dapat terdata secara konkrit dan akurat.
Ronal juga melanjutkan, ini adalah salah satu sarana pemetaan permasalahan pendduduk, sehingga dapat diketahui secara global potensi yang ada di Lapas, kata Ronaldo.
Share:

ADD di PALI Cair, Tahun 2018 Capai Rp 87 M

PALI--Alokasi Dana Desa (ADD) di Bumi Serepat Serasan tahun 2018 ini mencapai Rp 87,3 Milyar yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk 91 desa tersebar di lima kecamatan.


Pencairan tahap akhir penyaluran ADD berlangsung sejak Rabu (26/12) lalu melalui rekening desa masing-masing penerima ADD.

A.Gani Akhmad, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI mengatakan bahwa ADD disalurkan melalui tiga tahap, dengan nominal yang diterima masing-masing desa berbeda-beda.

"Besaran penerima ADD ditentukan jumlah penduduk, luas wilayah dan jumlah penduduk miskin. Jadi setiap desa berbeda jumlah dana yang diterima," ungkap A.Gani, Kamis (27/12).

ADD sendiri selain diperuntukkan untuk tunjangan kepala desa dan perangkatnya, dijelaskan A.Gani juga untuk keperluan pembangunan serta pemberdayaan.

"Dana yang dikucurkan silahkan dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur publik maupun pemberdayaan sesuai kebutuhan yang ada di desanya," tukasnya.

Diharapkan dengan kucuran dana tersebut, pembangunan di kabupaten PALI bisa merata sampai kepelosok. "Jadi tidak ada kesenjangan lagi. Sebab, apabila desa-desa di PALI tertata dan merata pembangunannya, maka Kabupaten ini akan bisa dikatakan maju," harapnya.
Share:

TP PKK PALI Launching Posyandu Terintegrasi

PALI - Sebagai langkah untuk meningkatkan mutu kesehatan hingga kepedesaan, Tim Pengerak (TP) PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui program kerja dari Pokja IV tahun 2018 ini, secara resmi melaunching Posyandu Terintegrasi.

Kegiatan yang digelar, Rabu (19/12) di Desa Babat, Kecamatan Penukal ini, dihadiri langsung Bupati Ir. H. Heri Amalindo MM, Ketua TP PKK PALI, Ir. Hj. Sri Kustina, Kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan pengurus TP PKK PALI.

Ketua TP PKK PALI Ir. Hj. Sri Kustina dalam sambutannya mengatakan, bahwa launching Posyandu Terintegrasi ini berkat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI dan dalam pelaksanaan kegiatan ini juga akan bekerjasama dengan pihak terkait lainya seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA).

"Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselengarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan, jadi posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat dibidang kesehatan, sedangkan terintegrasi adalah dilakukan secara terpadu dari berbagai sektor," ujarnya.

Adapun desa yang telah memiliki Posyandu Terintegrasi terdapat di lima kecamatan di Bumi Serepat Serasan ini yakni, Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi, Desa Babat Kecamatan Penukal, Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara, Desa Betung Utara Kecamatan Abab, dan Desa Tanah Abang Timur Kecamatan Tanah Abang.

"Tujuan Posyandu Terintegrasi ini sebagai salah satu cara dalam mendukung program kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, melalui TP PKK Provinsi Sumsel yang dilaksanakan diseluruh kabupaten kota di Sumsel" lanjutnya.

Diharapkannya, kedepan anak-anak, remaja, lansia, dan orang tua bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal. "Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi pembangunan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat terkhusus di Kabupaten PALI," harapnya.

Sementara, Bupati Ir H Heri Amalindo MM mengapresiasi sinergi TP PKK PALI dengan dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI dalam membuat terobosan-terobosan yang langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita sangat mengapresiasi program TP PKK PALI yang terus membuat terobosan yang sangat positif. Untuk itu Pemda PALI akan terus mendukung. Dimana sebelumnya launching desa pintar kini launching Posyandu Terintegrasi," ungkapnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts