Dorong Peningkatan Produksi Padi, Dinas Pertanian PALI Salurkan Bantuan Benih Padi

Caption. Kelompok Tani di Desa Tempirai saat terima bantuan benih padi varietas inbrida 

PALI. SININEWS.COM -- Mendorong petani padi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam meningkatkan produksi hasil panennya, Pemerintah kabupaten PALI melalui Dinas Pertanian (Distan)  menyalurkan bantuan benih padi terhadap puluhan kelompok tani di 5 kecamatan. 


Jenis benih yang dibagikan oleh Distan adalah varietas Inbrda. 


Inbrida mempunyai arti varietas yang dikembangkan dari satu tanaman melalui penyerbukan sendiri sehingga memliki tingkat kemurnian atau homozigositas yang tinggi.


"Bantuan benih padi inbrida ini bersumber dari Kementerian Pertanian. Bantuan benih padi ini, juga merupakan upaya Pemda PALI mendorong para petani dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah yang digarapnya," ujar Plt Kepala Distan melalui Sekretaris Ali Sadikin, Selasa 24 Agustus 2022 usai menyalurkan bantuan benih padi terhadap kelompok tani yang ada di Desa Tempirai kecamatan Penukal Utara. 


Ditambahkan Ali Sadikin bahwa dengan bantuan itu, Pemkab PALI terus berupaya membangun komunikasi dengan pemerintahan provinsi Sumatera Seatan dan Kementerian Pertanian agar kebutuhan terhadap benih padi berkualitas untuk para petani pada setiap musim tanam dapat terpenuhi.


"Harapan kami  kedepan, para petani setelah pasca panen untuk bisa menyisihkan benih padi secara mandiri, sebagai persiapan pada musim tanam kedepan. Sebab bantuan itu merupakan bantuan stimulan (pancingan) sehingga dapat mengedukasi para petani untuk menjadi petani cerdas dan mandiri," harapnya. 


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama Desa Tempirai Penting Harianto didampingi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Eko Subagia,SP bahwa bantuan benih padi diterima secara bergulir setiap musim tanam. 


"Tentu kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan bantuan ini terus berkelanjutan agar petani bisa meningkatkan kesejahteraan bagi keluarganya," pinta Penting Harianto.


Penting Harianto juga menyatakan bahwa bantuan benih di Desa Tempirai akan dialokasikan ke para petani sawah Talang Padang yang tergabung dalam beberapa kelompok Tani se Tempirai Raya sebagai dukungan optimalisasi lahan (Oplah) seluas 400 hektar yang telah digarap sejak 3 tahun terakhir ini. (sn/bungharto)

Share:

Sebelum di Aspal, Bupati PALI Desak PT MHP Perbaiki Jalan Rusak


Caption. Jalan Sp raja-Sinar Dewa yang dilintasi PT MHP


PALI. SININEWS.COM -- Rencana peningkatan jalan cor beton pada jalur poros Simpang Raja-Sinar Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten PALI tidak main-main.


Pasalnya, Pemkab PALI telah menyiapkan anggaran melalui APBD kabupaten PALI tahun 2022 ini untuk melakukan pengaspalan pada jalur strategis perputaran ekonomi di kabupaten PALI tersebut.


Dibalik rencana itu, ada satu kendala yang dihadapi Pemkab PALI dalam pelaksanaan pengaspalan, yakni adanya kerusakan jalan pada jalur yang menjadi lintasan angkutan kayu milik PT Musi Hutan Persada (MHP) sepanjang lebih kurang 3 kilometer.


Pemkab PALI pun meminta pihak perusahaan, dalam hal ini PT MHP untuk melakukan perbaikan dengan di cor beton ulang sebelum Pemkab PALI melakukan pengaspalan. 


Desakan agar PT MHP melakukan perbaikan disampaikan langsung Bupati PALI, DR Ir H Heri Amalindo MM.


"Yang aktivitasnya padat di jalan Simpang Raja sepanjang lebih kurang 3 kilometer adalah PT MHP. Masa yang sering memakai perusahaan itu, perbaikannya dibebankan ke pemerintah," ucap orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan belum lama ini. 


Untuk itu, Bupati meminta perusahaan itu segera lakukan perbaikan pada titik jalan yang rusak. 


"Kami minta di cor beton lagi, setelah itu Pemkab PALI akan mengaspal supaya jalan itu awet serta aktivitas masyarakat maupun perusahaan lancar. Kami juga akan menyurati PT MHP untuk segera lakukan perbaikan," tandas Bupati. 


Rencana pengaspalan jalan Simpang Raja-Sinar Dewa diperkuat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi. 


Menurutnya, anggaran yang digunakan untuk melakukan pengaspalan jalan Simpang Raja-Jerambah Besi-Sinar Dewa-Tanah Abang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten PALI tahun 2022.


"Mudah-mudahan tidak ada kendala, karena pengaspalan jalur itu sudah dianggarkan," ujar Ristanto. 


Sebelum pelaksanaan pengaspalan, Ristanto telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Sumatera Selatan karena jalur tersebut telah diambil alih provinsi. 


"Untuk saat ini kita yang membangun jalan itu, meskipun telah diambil alih provinsi. Karena yang banyak menggunakan jalan adalah masyarakat PALI. Tetapi sebelumnya, kita  telah koordinasi dengan Pemprov," tukasnya.


Terpisah, Mutakabir atau biasa disapa Obby perwakilan PT MHP mengapresiasi rencana Pemkab PALI melakukan pengaspalan pada jalur poros Simpang Raja-Sinar Dewa, dimana sepanjang lebih kurang 3 kilometer dipakai PT MHP sebagai lintasan angkutan logging. 


Hanya saja menurut Obby bahwa yang melintas di jalur itu bukan hanya PT MHP tetapi ada beberapa perusahaan lain yang sama aktivitasnya padat. Seperti PT BSEE perusahaan angkutan batu bara, ada Pertamina serta PT Medco. 


"Pada intinya PT MHP sangat mendukung rencana itu, tetapi alangkah baiknya PT MHP dan perusahaan lainnya diundang untuk berkoordinasi perbaikan pada jalur tersebut," kata Obby. (sn/perry)

Share:

Melalui Dana Desa, Tempirai Utara Bangun MCK


Caption. Pemdes Tempirai Utara saat penentuan titik nol pembangunan MCK

PALI. SININEWS.COM -- Meningkatkan pelayanan pada masyarakat terhadap prasarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan mendukung pelayanan kesehatan, Pemdes Tempirai Utara Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan penentuan titik Nol pembangunan MCK areal Polindes Tempirai Utara melalui anggaran Dana Desa Tahun 2022. 


Pada kegiatan ini dihadiri Camat Penukal Utara diwakili kasie PMD Suparmin Jaoni, Babhinkamtibmas, TP3MD (PD/PLD), Ketua BPD, perangkat desa dan masyarakat lainnya.


Dijelaskan Kepala Desa Tempirai Utara Hermanto Sahiman pada awak media ini (23/8/2022) bahwa pembangunan MCK ini merupakan upaya Pemdes Tempirai Utara mengakomudir kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, dimana Saat Ada warganya bermalam dirumah singgah bersalin (Polindes) untuk melahirkan sering terkendala masalah MCK.


"Sehingga dirumuskan dalam APBDes tahun 2022, melalui Dana Desa dibidang kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) membangun MCK dengan ukuran 1 x 1,5 Meter (2 lokal)," ujar Kades. 


"Sementara anggaran kegiatan DD lainnya  terserap Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan dan hewani serta lainnya," terangnya.


Ditambahkan Anton Aprizon, SH Ketua BPD Tempirai Utara, mengapresiasi atas di akomodirnya kebutuhan masyarakat.


"Sehingga diharapkan semua bantuan dan bangunan MCK dapat bermanfaat dengan baik," harap ketua BPD. (SN/bungharto)

Share:

PWI Muara Enim Gelar Aksi Damai Ke PTBA,Imbas 12 Wartawan Dilarang Meliput dan Diintimidasi


MUARA ENIM, SININEWS. COM -- Puluhan wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Kabupaten Muara Enim melakukan aksi demonstrasi damai di titik Monpera, Tanjung Enim. Dalam aksinya, para wartawan berorasi menyuarakan kebebasan pers dan meminta pertanggungjawaban PTBA atas perlakuan kasar dan pelarangan liputan oleh oknum karyawan PTBA terhadap 12 wartawan PWI Kabupaten Muara Enim yang meliput kegiatan peresmian Museum Batubara pada tanggal 18 Agustus 2022 lalu.

Ketua PWI Kabupaten Muara Enim, Al Azhar mengatakan bahwa aksi demonstrasi yang digelar juga dibarengi dengan penyampaian surat ke Direktur Utama PTBA perihal penyampaian untuk mengevaluasi kinerja pejabat yang terlibat dalam pelarangan dan intimidasi terhadap 12 wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Kabupaten Muara Enim saat peliputan itu. Selain itu, sebagai bentuk kekecewaan, pengurus PWI Kabupaten Muara Enim juga mengembalikan baju seragam "Sahabat Jurnalis Bukit Asam" yang digagas oleh PTBA dan PWI Kabupaten Muara Enim sebelumnya.

"Kami akan kawal aspirasi yang disampaikan kawan-kawan PWI ini, dan meminta jawaban secara tertulis dari Direktur Utama PTBA kepada PWI Muara Enim dalam waktu satu atau dua Minggu ini. Jika aspirasi tidak ditanggapi maka kami akan kembali rapatkan, apakah akan dihentikan atau disusul aksi lanjutan," ungkap Al Azhar.

Dalam orasinya, secara bergantian Siswanto, Hafizul Ahkam dan Andi Candra serta pengurus lainnya bergantian menyampaikan orasi yang mengecam atas intimidasi dan pelarangan peliputan wartawan yang dilakukan oknum karyawan PTBA tersebut.

"Kita dilindungi oleh undang-undang dan bagi yang melanggar atau menghalangi dapat dipidana penjara 2 tahun atau denda Rp.500 juta," terangnya.

Selain itu, dalam tuntutannya, massa aksi juga meminta manajemen PTBA untuk melakukan evaluasi kinerja pejabat PTBA yang berhubungan dengan wartawan serta yang berbuat menghalangi atau menyuruh melakukan pelarangan tersebut saat terjadinya insiden itu.

"Kami juga minta evaluasi kinerja karyawan di Humas PTBA karena mereka yang sering berhubungan wartawan," kata dia.

Sementara itu, General Manager Unit Pengolahan Tambang PTBA, Venfri yang sempat menemui pendemo yang sekaligus menerima aspirasi yang disampaikan para wartawan berupa surat tuntutan,Dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan yang disampaikan tersebut ke manajemen diatasnya.

"Keluhan kawan kawan wartawan ini akan kami sampaikan ke pimpinan," pungkas nya

Share:

Kebakaran di Sungai Baung Disulut Pertengkaran, Kades Duga Suami Sengaja Bakar Rumah

Caption. Lokasi kebakaran di desa Sungai Baung 


PALI. SININEWS.COM -- Kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Baung kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 18.45 WIB ternyata disulut pertengkaran suami istri. 


Hal itu dikemukakan Kepala Desa Sungai Baung, Sulhadi hari ini 23 Agustus 2022.


Menurut Kades bahwa kebakaran itu menghanguskan rumah Kodian (40) yang awalnya suami istri itu bertengkar. 


"Kami dapat informasi bahwa Kodian dan istrinya bertengkar sebelum kejadian kebakaran," ujar Kades. 


Kades menyebut diduga Kodian sengaja membakar rumahnya karena tersulut emosi. 


"Kodian ini penyandang tuna rungu. Diduga terulut emosi ketika bertengkar, Kodian membakar rumahnya," tukas Kades. 


Warga sekitar pun berupaya memadamkan api yang telah mrmbakar rumah. 


"Karena api telah membesar, kemudian kami hubungi dinas Damkar," terang Kades. 


Sebelumnya diberitakan bahwa kebakaran menghanguskan rumah Kodian. 


Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kabupaten PALI dan dinas Damkar terjun memadamkan api. (sn/perry)

Share:

Rumah di Sungai Baung Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki


Caption. Kebakaran di Sungai Baung 


PALI. SININEWS.COM-- Kebakaran terjadi di Desa Sungai Baung kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 18.45 WIB. 


Yang menjadi korban amukan Si jago merah adalah rumah milik Kodian (40) warga Sungai Baung. 


Beruntung pada kejadian itu tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian mencapai puluhan juta rupiah lantaran rumah yang sebagian besar terbuat dari papan kayu itu ludes terbakar. 


Dikatakan Junaidi Anuar, Kepala BPBD kabupaten PALI bahwa setelah mendapat laporan dari warga pihaknya bersama dinas Damkar langsung menuju TKP. 


"Api sudah membesar saat kami datang, untuk penyebab belum diketahui," ujar Junaidi. 


Ditambahkannya bahwa upaya yang dilakukan Tim Reaksi Cepat  BPBD dan Damkar langsung lakukan pemadaman api. 



"Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten PALI langsung ke lokasi kejadian untuk membantu Damkar PALI melakukan pemadaman dan evakuasi," imbuhnya. 


Disebutkan Junaidi, dalam kejadian itu BPBD menerjunkan 10 personil dan dari Damkar 13 personil.


"Alat yang digunakan adalah mobil tangki BPBD 2 unit, mobil Damkar PALI 1 unit dan mobil tangki Damkar 1 unit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian satu rumah terbakar habis," tegangnya. (sn/perry)

Share:

Sopir Terjepit Bak Mobil di KM 64 Akhirnya Meninggal Dunia

Caption. Lokasi kejadian 


PALI. SININEWS.COM -- Nasib naas yang menimpa salah satu sopir armada batu bara yang tengah memperbaiki mobil dum truk yang tiba-tiba bak mobil itu mendadak turun dan menimpa korban pada Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 11.00 WIB di jalan khusus batu bara KM 64 masuk wilayah Desa Talang Bulang kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI akhirnya meninggal dunia. 


Korban diketahui bernama Jajang (25) warga Purwakarta Jawa Barat. 


Dari keterangan saksi bahwa korban tengah memperbaiki baterai mobil dan korban naik ke sasis mobil. 


Tapi dum truk (bak mobil) yang posisinya dinaikan mendadak turun padahal didalam mobil tidak ada satu orang pun. 


"Leher korban terjepit antara bak mobil dan sasis," kata Yudi salah satu saksi kejadian. 


Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya menyelamatkan korban dan melarikannya ke RSUD Talang Ubi. 


Namun saat diperjalanan korban meninggal dunia. 


"Korban sudah meninggal dunia saat masuk rumah sakit," terang salah satu petugas RSUD Talang Ubi. (sn/perry)

Share:

Mengenaskan! Sopir Dum Truk Tertimpa Bak Mobil, Kondisi Kritis


Caption. lokasi kejadian saat korban alami kecelakaan 


PALI. SININEWS.COM -- Dikabarkan seorang pekerja di sebuah bengkel mobil di KM 64 Jalan khusus batu bara milik PT Servo Lintas Raya (SLR) alami kecelakaan saat memperbaiki mobil dum truk yang biasa mengangkut batu bara. 


Kejadian itu pada Senin 22 Agustus 2022 sekitar pukul 11.00 WIB saat korban yang identitasnya belum diketahui itu tengah memperbaiki sebuah mobil dum truk dibagian belakang kepala mobil. 


"Dari kabar yang saya dapat, korban adalah sopir mobil dum truk yang sedang memperbaiki mobilnya. Korban memperbaiki dibagian belakang kepala mobil dengan bak terangkat ke atas," ujar salah satu warga sekitar kejadian. 


Ditambahkannya bahwa saat korban memperbaiki mobil itu, tiba-tiba bak mobil turun kebawah dan menimpa korban hingga leher korban terjepit.


"Korban kritis dan warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha menyelamatkan korban. Info yang saya dapat, korban warga dari Bandung Jawa Barat," tukasnya. 


Sementara itu, Yayan Suhendri Humas PT SLR membenarkan kejadian itu, hanya saja kejadian itu bukan kecelakaan saat mengangkut batu bara. 


"Kejadian di workshop atau bengkel milik PT SBI. Kejadian dilingkup kerja PT SBI. Lokasi kejadian di KM 64 perbatasan desa Talang Bulang kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI dengan kabupaten Muara Enim. Korban di bawa ke rumah sakit Pendopo Talang Ubi," terang Yayan. (sn/perry)



Share:

Harga Getah Kembali Turun, Petani Karet di PALI Mengelus Dada


Caption foto. Aktivitas di pasar getah Desa Karta Dewa, Senin 22 Agustus 2022


PALI. SININEWS.COM -- Pada bulan bersejarah bagi bangsa ini, petani karet di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa mengelus dada lantaran harga getah yang menjadi tumpuan hidup petani selama bulan Agustus 2022 ini terus mengalami penurunan. 

Padahal di bulan-bulan sebelumnya,  petani karet mulai bergairah lantaran harga getah karet mulai membaik yang hampir menembus angka Rp11.000 per kilogram bagi getah kualitas mingguan. 

Tetapi saat memasuki bulan Agustus, petani karet hanya bisa mengelus dada, sebab harga getah karet mulai mengalami penurunan dan pada Senin (22/8/22), harganya hanya dikisaran Rp8.500 per kilogram untuk getah kualitas mingguan. 

Tentu hal ini membuat petani karet kembali lesu, sebab selain harga yang menurun hampir setiap minggunya, cuaca yang tidak menentu juga menjadi penyebab bertambahnya derita petani yang ada di kabupaten PALI. 

Amrin, salah satu petani asal desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi mengaku bahwa perekonomian keluarganya saat ini tengah kembang kempis akibat harga getah karet menurun sementara harga bahan pokok melonjak. 

"Dengan harga getah saat ini pendapatan kami jauh menurun. Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saja sudah pas-pasan, belum lagi mencukupi keperluan anak sekolah," ungkap Amrin. 

Sama halnya disampaikan Anto, petani karet lainnya yang memilih kembali menekuni pembuatan batu bata akibat harga getah karet tidak menentu. 

"Harga getah tidak menentu dan cenderung semakin menurun. Kalau kami hanya mengandalkan menyadap, keluarga kami tidak makan. Untuk itu, kami tekuni pembuatan batu bata, meski hasilnya tidak setiap hari kami dapatkan, tetapi usaha ini lebih menjanjikan daripada menyadap karet," katanya. 

Sementara itu, H Munir, salah satu pembeli getah di pasar getah desa Karta Dewa menyebut bahwa dirinya membeli getah sesuai harga di pasaran. 

"Dari pabriknya sudah menurun, jadi kami sesuaikan harga saat membeli di petani. Kalau harga naik di pabrik, kami juga pasti akan menaikan harga," ucapnya.

Terpisah, Ahmad Jhoni Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI menyarankan petani karet untuk memanfaatkan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) untuk memperbaiki harga dan sekaligus meningkatkan kualitas karet.

"Sudah ada beberapa desa di kabupaten PALI terdapat UPPB, kami harap dimanfaatkan agar harga getah tidak tergantung pada pembeli atau toke getah. Melalui UPPB, petani bisa mengumpulkan hasil getah secara berkelompok kemudian di jual dengan cara lelang 4S, atau satu lokasi, satu mutu, satu harga dan satu hari lelang. Jadi melalui UPPB, harga bisa bersaing antar pembeli," saran Ahmad Jhoni. (sn/perry)

Share:

Jalan Mulus, Muara Ikan Tak Lagi jadi Wilayah Terisolir

Caption foto. Jalan Muara Ikan yang sudah mulus 


PALI. SININEWS.COM -- Menjadi daerah terpencil dan ketika musim hujan tiba Desa Muara Ikan kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi wilayah terisolir akibat akses jalan yang masih berlumpur kini berubah total. 


Pasalnya, tahun 2022 ini, Pemerintah kabupaten PALI menggelontorkan anggaran untuk membangun akses jalan dari Desa Muara Ikan menuju akses utama yang masuk wilayah Desa PrabuMenang kecamatan Penukal Utara. 


Dan saat ini, pembangunan jalan tersebut dengan dilakukan cor beton telah rampung dikerjakan. 


Tentu saja akses masyarakat semakin lancar, dan jalan buruk yang kerap menjadi kendala warga setempat untuk beraktivitas akan menjadi cerita bagi warga setempat kepada anak cucunya kelak. 


Jalan cor beton sepanjang lebih kurang 3 kilometer itu, kini menjadi angin segar bangkitnya ekonomi warga setempat. 


Aktivitas lancar, hasil pertanian dan perkebunan mudah untuk dikeluarkan serta pelaku usaha tidak lagi mengeluh pasokan kurang akibat tidak bisa keluar masuk desa Muara Ikan. 


"Tentu kami sangat berterimakasih kepada Pemkab PALI melalui Dinas PUTR yang telah membangun jalan kami," ujar Kades Muara Ikan, Ruslan Masyur SE, Sabtu 20 Agustus 2022.


Diceritakan Ruslan bahwa sebelumnya desa yang dipimpinnya merupakan wilayah terpencil dan ketika musim penghujan akses jalan dibeberapa titik yang masih tanah hancur berlumpur. 


"Warga nyaris tidak bisa beraktivitas apabila musim hujan berakibat hasil pertanian dan perkebunan tidak ada yang membeli dan pasokan sembako tidak bisa masuk. Tapi kini hal itu tidak akan terjadi lagi," kenangnya. 


Diakuinya, pembangunan akses jalan di desanya memang telah dilakukan secara bertahap sejak beberapa tahun belakangan ini, tetapi jalan dari Muara Ikan menuju akses utama belum tembus. 


"Tahun ini sudah tembus bahkan sangat mulus. Dahulu menjadi impian bagi masyarakat desa Muara Ikan tapi kini jadi kenyataan, sekali lagi kami sampaikan apresiasi kepada Bupati PALI DR Ir H Heri Amalindo MM yang telah peduli terhadap pembangunan di desa kami," ucapnya. 


Hanya saja, dikatakan Kades masih ada satu titik lagi yang masih perlu diperbaiki. 


"Sekitar 500 meter lagi perlu diperbaiki untuk lebih memperlancar lagi aktivitas warga. Kami berharap adanya kelanjutan pembangunan diwaktu yang akan datang," katanya penuh harap. 


Senada disampaikan warga Muara Ikan, Rawang Rahim (50), yang kini merasa nyaman berlalu lintas di Jalan Muara Ikan - Prabumenang,  


"Kalau dahulu melintasi jalan Desa Muara ikan - Prabumenang memerlukan waktu 30 menit dikarenakan jalannya rusak, namun kini hanya membutuhkan waktu 10 menit," katanya.


Sementara itu, Suarno, SE anggota DPRD Kabupaten PALI, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Pemkab PALI dalam menanggulangi permasalahan warga desa Muara Ikan. 


"Jalan merupakan prasarana dasar masyarakat pedesaan dalam mendorong upaya meningkatan perekonomian warga yang sebagian besar sebagaj petani karet. Harapan kami, tahun depan jalan yang perlu ditingkatkan bisa dilanjutkan kembali pembangunannya agar jalan Muara Ikan-Prabumenang benar-benar rampung dan mulus," pinta ketua DPD Partai Golkar PALI. (sn/bungharto)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts