Upaya Mewujudkan Generasi Muda Berakhlak, Sehat dan Berkarakter, SKK Migas – Medco E&P Gelar Sosialisasi di SMAN Gunung Megang

MUARA ENIM, SUMSEL – SKK Migas – KKKS Medco E&P Indonesia kembali menggelar sosialisasi dan diskusi industri hulu migas bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah operasi Perusahaan. 

Pelaksanaan kegiatan Hulu Migas Road to School kali ini dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, BKKBN Kecamatan Gunung Megang dan BNN Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gunung Megang, Kecamatan Gunung megang, Kabupaten Muara Enim pada Senin (17/02/2025) dengan tema Mewujudkan Generasi Muda Berakhlak, Sehat dan Berkarakter.

Kegiatan diikuti oleh 75 pelajar kelas XII, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gunung Megang Drs. Firmansyah, M.Si., Kepala KUA Kecamatan Gunung Megang Abdul Rahman, MHi., Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Provinsi Sumatera Selatan Yeni Yulita, SKM., Narasumber BKKBN dan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Analis Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Tania Dwi Adinda, Officer Comrel & Community Enhancement Area I Medco E&P Indonesia, Officer Social Management Planning & Reporting Deddy Afrianto beserta team SKK Migas - Medco E&P.

Dalam kegiatan ini pelajar diajak untuk mengenal lebih dekat dunia hulu migas, pernikahan dini dan pengendalian penduduk serta bahaya penyalahgunaan narkoba bagi remaja.

Mewakili Manager Field Relations & Community Enhancement Medco E&P Indonesia, Andi Sanur menilai pentingnya memberikan pemahaman tentang industri hulu migas, bahaya pernikahan dini dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi pelajar. 

“Pada saatnya, para pelajar ini akan menjadi pemuda dan mahasiswa yang berperan aktif di tengah masyarakat, Melalui mereka diharapkan, pemahaman akan ketiga hal ini juga dapat diterima oleh pemangku kepentingan lainnya dan masyarakat luas secara tepat.” imbuhnya.

Sementara itu Firmansyah sangat menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada SKK Migas - Medco yang membuat acara road to school ke sekolah kami dengan konsep yang sangat bagus untuk mengajak siswa mengenal hulu migas, bahaya narkoba serta kreatif tanpa narkoba serta pengetahuan mengenai pernikahan dini. 

Saya mengharapkan kepada siswa sekolah yang hadir dapat maksimal mengikuti dengan baik atas materi yang disampaikan agar dapat diterapkan atau diteruskan kepada masyarakat.” ucapnya saat membuka kegiatan. 

Di tempat terpisah, Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safei menyampaikan terima kasihnya kepada KKKS Medco E&P Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, BKKBN Kecamatan Gunung Megang dan BNN Provinsi Sumatera Selatan sehingga acara ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. 

"Kami merasa kegiatan ini sangat amat memberikan manfaat bagi siswa/i SMA, tidak hanya memberikan informasi terkait hulu migas namun juga memberikan wawasan agar siswa/i terhindar dari Narkoba dan terhindar dari pernikahan dini serta seks bebas," ungkap Safei. 

Hal tersebut dikatakan Safei untuk dapat mempersiapkan SDM yang berkualitas dan sehat untuk mengisi industri dan pengembangan negeri dimasa mendatang. "Kegiatan ini juga merupakan program pengembangan masyarakat yang menjadi komitmen hulu migas kepada masyarakat daerah sekitar wilayah operasi," lanjutnya. 

Harapannya dari program ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bagi Siswa/i kepada diri mereka sendiri untuk dapat menuntaskan pendidikan sebaik mungkin, terhindar dari narkoba dan semua perbuatan kenakalan remaja lainnya, sehingga tercipta generasi berkualitas yang sehat dan penuh wawasan. Kegiatan ditutup dengan serahterima bantuan 2 unit sanitasi air dari Medco E&P Indonesia kepada SMA Negeri 1 Gunung Megang.(SN)

Share:

Masa Kepengurusan KONI Muara Enim Berakhir, Kepengurusan Karateker Persiapkan Muskab

MUARA ENIM, SUMSEL
– Masa kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim periode 2020-2024 telah resmi berakhir. Saat ini, KONI Muara Enim dijalankan oleh kepengurusan karateker berdasarkan Surat Keputusan (SK) Karateker No. 05 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Harian KONI Sumatera Selatan, H.M Aliandra Pati Gantada, SH, MH.

Dalam SK Karateker tersebut, ditunjuk H. Fahlevi Maizano, SH, MH sebagai Ketua, Drs. Ridwan Noviar sebagai Sekretaris, serta Bambang Gusviantara sebagai Bendahara, bersama beberapa pengurus lainnya. Kepengurusan Karateker ini berlaku hingga 31 Maret 2025 dan bertugas untuk menyelenggarakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) guna memilih Ketua KONI Kabupaten Muara Enim yang baru.

Sebagai bagian dari tugasnya, kepengurusan Karateker menggelar acara silaturahmi sekaligus rapat koordinasi,Selasa (18/02/2025) yang bertempat di Ruang Rapat VIF GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim,yang mana rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Karateker KONI Kabupaten Muara Enim, H. Fahlevi Maizano, didampingi sekretaris serta pengurus karateker lainnya, serta acara ini dihadiri oleh para pengurus cabang olahraga (Cabor) yang tergabung dalam KONI Kabupaten Muara Enim.

Dalam musyawarah tersebut, beberapa poin penting telah dibahas dan ditetapkan. Salah satunya adalah penjadwalan Muskab yang direncanakan berlangsung pada Maret 2025 dengan waktu maksimal yang akan segera ditentukan. Beberapa ketentuan pencalonan Ketua KONI juga telah ditetapkan, di antaranya:

1. Bakal calon Ketua KONI wajib mendapatkan dukungan dari minimal 10 cabang olahraga.

2. Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) akan terdiri dari 2 orang pengurus KONI Sumsel dan 3 perwakilan dari cabor, yaitu cabor Basket, PASI, dan Judo.

3. Syarat dan ketentuan bakal calon akan mengacu kepada AD/ART KONI yang berlaku saat ini.

Ketua Karateker KONI Kabupaten Muara Enim H Fahlevi menyampaikan untuk terkait pembiayaan kegiatan Muskab serta jadwal pelaksanaannya, akan ada pertemuan lanjutan setelah pengurus Karateker KONI Kabupaten Muara Enim menyampaikan hasil rapat ini kepada Bupati Muara Enim.

"Setelah pelantikan Bupati dan wakil Bupati Muara Enim nanti Kita akan minta waktu agar kiranya bisa membahas terkait Kepengurusan KONI kedepannya, mengingat persiapan demi persiapan menjelang Porprov harus segera di laksanakan."ujar Fahlevi dalam pertemuan tersebut.

Selain itu,Fahlevi dalam pertemuan tersebut juga menghimbau bagi cabang olahraga yang masa berlaku SK kepengurusannya telah habis agar segera melakukan pembaharuan. Hal ini penting karena salah satu syarat bagi cabor yang memiliki hak suara dalam Muskab adalah memiliki SK kepengurusan yang aktif.

"Saat ini, berdasarkan data yang ada, terdapat delapan cabang olahraga yang SK-nya telah habis masa berlakunya."pungkas Fahlevi.

Pantauan di lapangan rapat pertemuan tersebut berjalan lancar, terdapat juga tanya jawab yang pada dasarnya dengan adanya kepengurusan Karateker ini, para pengurus Cabor dalam forum pertemuan tersebut menyampaikan agar proses pemilihan Ketua KONI Kabupaten Muara Enim dapat segera di laksanakan yang tentunya berjalan lancar serta sesuai dengan aturan yang berlaku.(SN)

Share:

Gelar Reses, DPRD PALI Dapil 3 Tampung Aspirasi Masyarakat Penukal Utara


PALI. SININEWS.COM - Dalam upaya menampung aspirasi masyarakat, anggota DPRD Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Penukal Utara menggelar reses.


Reses ke I masa persidangan II DPRD Kabupaten PALI mengambil tempat di Balai Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI, pada Selasa18 Februari 2025.


Pada kegiatan reses tersebut, anggota DPRD dipimpin H.Amran,SH dari Partai Bulan Bintang didamping Maulani,SM dari Partai Golkar dan Ragil Saputra,SH dari PDI Perjuangan.


Reses sendiri disambut antusias masyarakat untuk menyampaikan berbagai usulan untuk pembangunan tahun 2026.


Dijelaskan H.Amran, Komisi II bidang Pembangunan DPRD Kabupaten PALI bahwa reses merupakan kewajiban DPRD yang harus dilaksanakan bertatap muka langsung bersama masyarakat.


"Aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik, dan akan di usulankan ke Pemda PALI untuk direalisasikan pada pembangunan tahun mendatang," ujar H.Amran.


Ditambahkannya bahwa usulan yang menjadi skala prioritas adalah yang menjadi akses vital masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian.


"Yang lebih mendesak dan dibutuhkan masyarakat yaitu pembangunan Jalan lingkar di sepanjang pesisir danau padang Tempirai yang mencapai 2 KM dengan lebar sekitar 4 meter," sebutnya.


Diakui H.Amran bahwa rencana pembangunan Jalan lingkar tersebut, telah disepakati oleh para Kepala Desa dan  masyarakatnya, yaitu Desa Tempirai Timur, Desa Tempirai utara dan Desa Tempirai.


"Yang terpenting ada usulan dan sepakati lalu akan kita ajukan sebagai skala prioritas," imbuhnya.


Alasan memprioritaskan pembangunan jalan lingkar tersebut  adalah sebagai akses Jalan alternatif jalan umum, dimana Jalan protokol yang ada saat ini sudah mengalami kepadatan lalu lintas masyarakat Tempirai Raya.


Manfaat bagi masyarakat lainnya yaitu sebagai turap penahan tanah sekaligus menjadi bendungan dampak banjir yang rentan dialami masyarakat yang bersentuhan langsung wilayah pesisir danau Padang Tempirai.


Juga nantinya secara perlahan Jalan lingkar tersebut akan terbentuk pesona wisata alam yang membentang disepanjang danau Padang Tempirai.


Maka untuk itu H.Amran, SH dan Legislator Dapil 3 Penukal Utara serta  didukung Kepala Desa se Tempirai Raya mengajak masyarakat untuk berpartisifasi memberikan dukungan moral sehingga pelaksanaannya pada tahun 2026 dapat terealisasi dengan baik.


Demikian juga Fahrudin Lamsil Camat Penukal utara, dalam sambutanya mengapreasiasi atas berbagai kepedulian pada  anggota DPRD PALI Dapil 3 selama ini yang selalu merespon aspirasi masyarakat Penukal Utara,


Juga Camat yang lulusan ilmu Psikologi ini, mendorong wakil rakyat itu ikut berpartisifasi membangun prasarana umum   diantaranya dibidang seni, budaya dan olahraga serta lainya.


"Kedepan generasi muda Penukal utara mendapat ruang dan Tempat untuk mengekspresikan hobi dan bakatnya, tentunya hal ini akan berdampak positif yang akan menjadi aset yang bernilai bagi masyarakat Penukal Utara," harapnya.


Sementara M.Teguh Jaya Kepala Desa Tempirai Timur sebagai tuan rumah ucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan Reses I masa persidangan II DPRD Kabupaten PALI tahun 2025 ini, terlaksana dengan baik.


(sn/bungharto)


Share:

Tanamkan Kesadaran Berlalulintas Sejak Dini, Polres PALI Sambangi TK Bhayangkari

 Polres PALI Tanamkan KesadaALI.


SININEWS.COM – Satlantas Polres PALI melaksanakan kegiatan edukasi berlalu lintas yang bertajuk "Polsanak" (Polisi Sahabat Anak) di TK Bhayangkari Kabupaten PALI pada Selasa (18/2/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini kepada generasi muda.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres PALI, AKP Teguh Hidayat, S.H., bersama jajarannya, yaitu Kanit Kamsel Aipda Syafarudin, serta dua personel Satlantas, Bripda Jhon Pratama Putra dan Bripda I Made. Selain itu, para guru dan murid TK Bhayangkari juga turut berpartisipasi aktif dalam acara ini.


Dalam keterangannya, Kasat Lantas Polres PALI, AKP Teguh Hidayat, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif untuk menciptakan generasi yang disiplin dan memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.


“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dapat memahami aturan berlalu lintas sejak dini. Kesadaran ini sangat penting untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan,” ujar AKP Teguh.


Kegiatan ini meliputi sejumlah aktivitas menarik, seperti seleksi Polisi Cilik (Pocil), pelatihan baris-berbaris, dan pemberian edukasi mengenai aturan berlalu lintas. Dalam suasana yang santai dan humanis, para petugas Satlantas menjelaskan cara aman berkendara serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.


Kanit Kamsel, Aipda Syafarudin, juga menambahkan, “Melalui pendekatan seperti ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga pelajaran penting mengenai keselamatan di jalan raya.”ujarnya kepada awak media. 


Para guru TK Bhayangkari menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.Salah satu guru mengatakan. 


“Kami sangat mengapresiasi perhatian Polres PALI terhadap edukasi anak-anak.Hal ini sangat bermanfaat untuk membangun karakter disiplin sejak dini,"ujarnya.


"Satlantas Polres PALI berharap dapat mencetak generasi penerus yang lebih disiplin, aman dalam berkendara, dan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masa depan." pungkas Kasat Lantas Polres PALI.(sn/perry)

Share:

Sapi Masuk Sumur, Damkar PALI Sibuk


PALI. SININEWS.COM -- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten PALI disibukan dengan adanya seekor sapi masuk sumur di wilayah Kampung Rambutan Kelurahan Pasar Bhayangkara pada Senin 17 Februari 2025 kemarin.


Evakuasi sapi itupun cukup dramatis, dimana personil Damkar harus terjun ke dalam sumur dan terpaksa menurunkan alat derek untuk mengeluarkan sapi tersebut.


Dikemukakan Kepala Dinas Damkar, Ibrahim Cik Ading bahwa pihaknya mendapat laporan warga adanya kejadian itu.


"Kami langsung menuju lokasi kejadian, dan menang benar ada seekor sapi masuk sumur warga," ujar Ibrahim.


Ditambahkannya bahwa pihaknya mengutus tim terlatih untuk melakukan evakuasi.


"Peralatan lengkap pun kita bawa termasuk alat kotrek alat derek untuk mengangkat sapi itu dari dalam sumur," imbuhnya.


Disebutkan Ibrahim bahwa setelah berjibaku selama lebih satu jam, akhirnya sapi tersebut bisa dievaluasi dengan selamat.


"Penyelamatan sapi tersebut cukup memakan energi, sebab bobot sapi cukup besar dan berat sehingga pada saat evakuasi harus ekstra hati-hati. Namun alhmdulillah penyelamatan selesai meski memakan waktu dan energi," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Dua Hari Lagi Menjabat, Bupati PALI Heri Amalindo Pamitan Serta Sebut Gaya Kepemimpinan Pasti Beda


PALI. SININEWS.COM -- Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati PALI terpilih periode 2025-2030 hanya tinggal menghitung hari, dan saat ini jabatan PALI satu masih dipegang H.Heri Amalindo.


Pada sisa jabatan yang hanya tinggal dua hari lagi, Bupati Heri Amalindo menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat kabupaten PALI yang telah mempercayakan amanah memimpin PALI dua periode.


Pada kesempatan itu juga Bupati Heri Amalindo pamitan kepada seluruh masyarakat PALI serta meminta mendukung kepemimpinan baru setelah dilantik.


Hal itu disampaikan Bupati Heri Amalindo saat menghadiri acara peluncuran program Jabat Tani yang diinisiasi Kejari PALI pada Selasa 18 Februari 2025 sekaligus penanaman jagung di lahan lingkungan kantor Kejari.



"Sebentar lagi Bupati dan Wakil Bupati baru akan dilantik, tentunya masa jabatan kami berakhir. Untuk itu kami meminta maaf apabila selama memimpin kabupaten PALI ada kekurangan dan kesalahan," ucap Heri Amalindo.


Heri Amalindo juga menyebut bahwa pada kepemimpinan baru nanti pasti ada perbedaan cara serta polanya.


"Pasti ada perbedaan cara memimpinnya, karena latar belakang dan pengalaman antara kami dan pemimpin baru berbeda, sekolah kali juga beda. Tetapi pada intinya semua pemimpin menginginkan daerah ini maju dan masyarakatnya sejahtera," imbuhnya.


Meski ada pergantian pemimpin, Bupati Heri Amalindo meminta masyarakat kabupaten PALI mendukung program-program pemerintah.


"Dukung penuh program pemerintah, kemudian jangan banding-bandingkan gaya kepemimpinan karena pasti beda, serta bagi pegawai pemerintah agar bekerja maksimal supaya daerah ini bisa lebih maju," pesannya.(sn/perry)
Share:

Turut Resmikan Jabat Tani, Kapolres PALI Nyatakan Dukungan Penuh


PALI. SININEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara resmi meluncurkan program “Jabat Tani” atau “Jaksa Sahabat Tani” pada Selasa (18/2/2025). Bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri PALI, program ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan hukum dan sosial kepada para petani di wilayah PALI.


Hadir dalam peresmian tersebut Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo, M.M.,Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,Kajari PALI Farriman Isandi Siregar, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat daerah lainnya,termasuk perwakilan dari DPRD,TNI,Dinas Pertanian dan kelompok tani dari berbagai wilayah.


Dalam sambutannya,Kajari PALI Farriman Isandi Siregar,L S.H.,M.H.menjelaskan tujuan utama dari program ini.

“Program Jabat Tani adalah bentuk sinergi antara Kejaksaan dan para petani untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan perlindungan hukum dan sosial kepada petani. Salah satunya adalah melalui pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.000 petani dengan total nilai bantuan sebesar Rp201.600.000,”ungkapnya.


Lebih lanjut,Kejari PALI juga akan memberikan pendampingan hukum dalam penyaluran bantuan bibit dan pupuk kepada petani. Bantuan tersebut meliputi 75.000 batang bibit karet, 26.923 karung pupuk TSP, 70.000 karung pupuk organik tepung, 147.150 karung pupuk organik granular, serta 80.416 liter pupuk organik cair.


Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo,M.M. turut menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.


“Program ini tidak hanya meningkatkan koordinasi dan sinergi di bidang ketahanan pangan, tetapi juga membuka ruang untuk evaluasi dan perbaikan kebijakan yang telah dijalankan. Ketahanan pangan adalah pilar utama pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memastikan akses terhadap pangan bergizi yang menjadi hak dasar masyarakat,”ujar Heri Amalindo.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H.,menegaskan dukungan penuh dari jajaran kepolisian terhadap keberhasilan program ini.


“Kami sangat mendukung inisiatif Kejari PALI melalui program Jabat Tani ini. Upaya seperti ini sangat strategis untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Polres PALI akan selalu siap bersinergi dengan seluruh pihak, termasuk dalam memberikan pendampingan keamanan jika diperlukan,”kata Khairu Nasrudin.


Dalam acara tersebut,perwakilan kelompok tani menerima bantuan secara simbolis. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten PALI, seperti Kelompok Tani Karya Bersama Desa Raja dan Kelompok Tani Berkah Makmur Desa Tanah Abang Jaya. Bantuan yang diterima mencakup bibit karet, pupuk, hingga kartu BPJS Ketenagakerjaan.


Program Jabat Tani juga diwarnai dengan kegiatan penanaman bibit jagung oleh para pejabat daerah, simbolisasi komitmen terhadap peningkatan produktivitas pertanian.


Melalui program ini, Kejaksaan Negeri PALI berharap dapat memberikan dampak signifikan bagi pembangunan sektor pertanian di Kabupaten PALI. Selain memberikan bantuan fisik, program ini juga akan melibatkan kegiatan penyuluhan hukum dan pendampingan bagi petani untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai peraturan.


Dengan berakhirnya acara peresmian sekitar pukul 11.30 WIB, program ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong kemandirian pangan di Kabupaten PALI. 


“Kami optimis program ini tidak hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kokoh untuk pertanian yang berkelanjutan,”tutup Kajari PALI Farriman Isandi Siregar.(sn/perry) 

Share:

Demi Selamatkan Anak Bangsa Dari Narkoba, Polres PALI Masuk Pondok Pesantren


PALI. SININEWS.COM - Dalam rangka memberikan pemahaman akan bahaya penyalahgunaan narkotika dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penerimaan Polri, Satuan Reserse Narkoba dan Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar sosialisasi di Pondok Pesantren Qolbun Salim, Selasa (18/02/2025).


Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan melibatkan beberapa personel Polres PALI, antara lain Waka Polres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., Plh. Kasat Narkoba Polres PALI, Iptu Fredy Franse Triwahyudi, S.H., Kanit Idik I Satres Narkoba, Ipda Eduwar Fahlepi, S.H., M.Si., Bripda Fatur dari Bag SDM, dan personel dari Sat Intelkam.


Peningkatan Pemahaman Bahaya Narkoba

Dalam sosialisasi tersebut, para santri dan santriwati Pondok Pesantren Qolbun Salim diberikan pemahaman mendalam terkait dampak buruk penyalahgunaan narkotika. Plh. Kasat Narkoba Polres PALI, Iptu Fredy Franse Triwahyudi, menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya para santri, memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penyebaran narkoba.


"Kami berharap, melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya memahami bahaya narkoba tetapi juga menjadi agen perubahan dalam mencegah peredaran narkotika di lingkungan mereka," ujar Iptu Fredy.


Hal senada juga disampaikan oleh Waka Polres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., yang mengapresiasi dukungan dari pihak Pondok Pesantren dalam kegiatan ini. "Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia. Dengan sosialisasi ini, kami berharap kerjasama berkelanjutan antara kepolisian dan pesantren dapat terus terjalin," ungkapnya.


Sosialisasi Penerimaan Polri

Selain penyuluhan bahaya narkoba, tim dari Polres PALI juga menyosialisasikan program penerimaan anggota Polri kepada para santri. Bripda Fatur dari Bag SDM Polres PALI menjelaskan berbagai persyaratan dan mekanisme rekrutmen Polri.


"Kami ingin membuka wawasan para santri bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota Polri. Proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional, sehingga santri yang memiliki potensi dapat berkontribusi untuk bangsa melalui institusi Polri," jelasnya.


Dukungan dari Pimpinan Pesantren

Pimpinan Pondok Pesantren Qolbun Salim, Ustaz Ahmad Hidayat, menyambut baik kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pesantren dan aparat kepolisian dalam membangun kesadaran generasi muda. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Polres PALI. Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi para santri untuk menjaga diri dari bahaya narkoba dan juga membuka peluang karir di Polri,"ujarnya.


Kegiatan yang berlangsung kondusif ini berhasil meningkatkan pemahaman para santri mengenai bahaya narkoba serta memberi motivasi mereka untuk ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang bebas dari narkoba sekaligus menciptakan kader-kader berkualitas yang siap bergabung dengan Polri.


Polres PALI berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa sebagai langkah preventif dan edukatif dalam menjaga masa depan generasi muda Indonesia.(sn/perry)

Share:

Tinggalkan Gaji Puluhan Juta, Ferry Pilih Jadi Petani Cabe

Ferry menunjukkan kebun cabenya 


PALI. SININEWS.COM -- Ferry pria kelahiran tahun 1973 yang berdomisili di lingkungan perumahan Flamboyan Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI memilih menjadi petani cabe dan harus banting setir meninggalkan pekerjaannya dibidang pertambangan Migas dengan gaji puluhan juta.


Pria asli kelahiran Bandung Jawa Barat itu  kini menggarap lahan dibelakang SMK Migas dengan luas sekitar 2.300 meter persegi yang ditanami cabe meski lahan itu sebagian bukan miliknya.


Dari pengakuan Ferry bahwa jadi petani cabe sudah digelutinya hampir tiga tahun.


Ia mengaku keputusan untuk meninggalkan pekerjaannya di perusahaan Migas karena ingin memiliki usaha sendiri tanpa ada tekanan.


"Gaji saya waktu kerja di RIG perusahaan Migas sekitar Rp12 jutaan, tetapi kalau kerja di perusahaan kita harus patuh aturan dan jam kerja sudah di atur. Seiring waktu saya jenuh dan memutuskan untuk keluar dan  pilih bertani," ungkap Ferry saat disambangi tim media ini di kebunnya, Selasa 18 Februari 2025.


Tidak ada latar belakang pertanian yang ia miliki, menurut Ferry bahwa modal keyakinan dirinya terjun ke dunia pertanian.


"Hanya otodidak dan belajar di sosial media sembari praktek menanam cabe, dan alhmdulillah dengan modal yakin tanaman cabe bisa tumbuh subur dan bisa menghasilkan," imbuhnya.


Disebutkan Ferry bahwa saat ini, kebun yang ditanami cabe sudah bisa panen sekitar 10 kilogram setiap hari.


"Setiap hari dipanen, hasilnya rata-rata 10 kilogram dengan harga saat ini Rp60 ribu per kilogram. Pola tanam yang saya pakai berkala atau bertingkat, ada yang sudah beberapa kali panen, ada yang baru berbuah ada juga yang baru nanam, tujuannya agar bisa panen setiap hari tanpa terputus," terangnya.


Keberhasilan Ferry saat ini bukan diperoleh mudah, namun penuh tantangan dan beberapa kali alami kerugian akibat tanaman cabe tidak tumbuh sesuai keinginan.


"Beberapa kali gagal dan rugi akibat diserang penyakit, hama maupun kurang matangnya pengolahan media tanam, tetapi kegagalan itu tidak membuat saya menyerah. Saya coba dan coba lagi dan akhirnya saat ini tanaman cabe saya tumbuh subur dan berbuah banyak," katanya.


Buah manis yang kini dirasakan Ferry telah mampu memenuhi kebutuhan keluarganya dan meskipun setiap hari harus mandi keringat dan kotor tetapi mampu memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi dirinya yang sebelumnya bekerja penuh tekanan.


"Meski memiliki gaji besar tapi kalau tertekan tidak akan nyaman, namun apabila memiliki usaha sendiri walaupun hasilnya pas-pasan tapi ada kepuasan tersendiri karena dengan cara ini kita bisa bebas menentukan waktu kerja karena kita adalah bosnya," terangnya. (sn/perry)

Share:

KPU Gelar FGD, Ketua PWI PALI Berikan Sejumlah Masukan


PALI. SININEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka evaluasi pelaksanaan Pilkada PALI 2024 lalu, pada Senin (17/2/2025).


Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat KPU PALI itu, menghadirkan beberapa narasumber yakni Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) PALI J. Sadewo, S.H.,M.H., Ketua Bawaslu PALI Lestrianti, Am.Kep., Pemantau Pemilu Iwan Dedi, S.Kom., S.H., dan Pemerhati Politik dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang diwakili Anasrullah, S.Pd.I.


Pada FGD yang juga dihadiri oleh anggota KPU Provinsi Sumatera Selatan, Prahara Andri Kusuma itu, Ketua KPU PALI Sunario, S.E., mengatakan bahwa FGD tentang evaluasi tersebut merupakan amanat UU Pemilu yang bertujuan untuk mendapatkan koreksi, usul saran dan rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan Pilkada pada masa akan datang.


"Kami ucapkan terima kasih atas kesediaan para narasumber menghadiri kegiatan inj. Semoga dari masukan yang diberikan, baik mengenai tahapan maupun non tahapan Pilkada 2024 lalu, kita akan mendapat evaluasi yang komprehensif untuk perbaikan di masa depan," ujarnya.


Sementara itu, Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, S.H.,M.H. pada sesi penyampaiannya memberikan masukan antara lain soal sosialisasi atau pendidikan politik yang berkesinambungan tentang bahaya politik uang (money politic). Bila pihak penyelenggara maupun pengawas pemilu intens melakukan edukasi politik pada publik, diharapkan isu tentang politik uang bisa diminimalisir.


"Kemudian juga, kami insan pers siap berkolaborasi dan bersinergi dengan KPU dan Bawaslu untuk membantu menyukseskan pelaksanaan kontestasi politik. Dan itu sudah dilakukan pada Pilkada 2024 lalu," ujarnya.


Ia juga menyoroti soal sosialisasi melalui Medsos, sebab di PALI setidaknya masih 70% wilayah yang belum tercover sinyal internet, sehingga harus juga ditopang melalui media massa, terutama media cetak.


"Akhirnya, secara kesimpulan meski ada beberapa saran perbaikan, kita harus akui Pilkada di PALI berjalan dengan sukses, kondusif bahkan tanpa ada sengketa. Ini perlu diapresiasi. Artinya semua tahapan berjalan dengan lancar sesuai aturan yang berlaku," tutupnya.[red]

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts