Asgianto Ikuti Retreat di Magelang, Tugas Seminggu Kedepan Didelegasikan Kepada Wabup Iwan Tuaji


Jakarta. SININEWS.COM -- Setelah usai dilantik, seluruh Kepala Daerah (Bupati, Walikota, Gubernur) akan mengikuti retreat di Magelang Jawa Tengah, tak terkecuali Bupati PALI Asgianto ST.


Diwawancarai usai pelantikan, Kamis 20 Februari 2025, Asgianto ST akui telah siap menuju Magelang dan selama ikuti retreat, dirinya mendelegasikan tugas-tugas sebagai kepala daerah ke Wakil Bupati Iwan Tuaji selama seminggu kedepan.


"Seminggu kedepan kami mendelegasikan tugas-tugas saya kepada Wabup. Karena malam nanti saya menuju Magelang untuk mengikuti retreat bersama kepala daerah lainnya," ujar Asgianto.


Sementara itu, Wabup Iwan Tuaji menyatakan kesiapan menerima amanah tersebut.


"Yang jelas atas perintah pak bupati akan mensinkronisasikan program dari pak bupati terhadap kawan-kawan OPD dan mungkin masih dalam tahapan pengenalan sambil kita mempersiapkan diri menyambut pak Bupati pulang dari Magelang, yang insyaallah tanggal 1 Maret beliau sudah pulang dari retreat di Magelang," kata Wabup. (sn/perry)





Share:

Terkait Efisiensi Anggaran, Bupati PALI : Langsung Membreakdown APBD


Jakarta. SININEWS.COM - Menyikapi perintah presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi anggaran, Bupati PALI yang baru saja dilantik di Jakarta hari ini, Asgianto ST menyatakan bahwa akan membreakdown APBD dan melakukan efisiensi terhadap apa yang dianggap tidak tepat guna menjadi program yang tepat guna.


Pernyataan itu disampaikan Asgianto setelah mengikuti prosesi pelantikan serentak di Istana Negara Kamis 20 Februari 2025 kepada sejumlah awak media.


"Tugas Saya sebagai kepala daerah langsung membreakdown APBD dan melakukan efisiensi terhadap apa yang dianggap tidak tepat guna menjadi program yang tepat guna," ujar Asgianto didampingi Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji.


Ditambahkannya bahwa efisiensi anggaran yang dicanangkan Prabowo Subianto tersebut bertujuan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.


"Yakinlah apa yang diinstruksikan pak Presiden demi kesejahteraan rakyat. Jadi jangan diplintir efisiensi anggaran ini karena semata-mata hanya untuk kemajuan masyarakat," imbuhnya.(sn/perry)



Share:

Setelah Dilantik Jadi Bupati, Ini Yang Akan Dilakukan Asgianto dan Iwan Tuaji


Jakarta. SININEWS.COM -- Asgianto ST-Iwan Tuaji kini resmi menjadi Bupati dan wakil Bupati PALI periode 2025-2030 setelah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025.


Kepada sejumlah awak media, Asgianto didampingi Iwan Tuaji menyatakan langkah awal yang akan dilakukannya adalah apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan menjadi skala prioritas.


"Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita lakukan, dimana apabila ada kekurangan di PALI kita benahi, tetapi apa yang sudah menjadi baik kita pertahankan," ujar Asgianto.


Ditegaskannya bahwa pasca dirinya dilantik tidak ada lagi dendam politik dan akan fokus membangun kabupaten PALI serta menjalankan visi misi.


"Kita akan jalankan vidi misi kita yakni PALI Maju Indonesia Emas. Intinya tidak ada lagi dendam politik apapun itu," tandasnya.


Untuk program 100 hari kedepan, Asgianto mengaku akan ada sinkronisasi, perapian dan menjalankan visi misi sesuai visi misi Presiden Prabowo - Gibran.


"Mulai hari ini besok dan seterusnya kita akan melakukan sinkronisasi perapian dan menjalankan visi misi presiden, yang sinergi serta selaras dengan daerah. Ada 100 hari program kerja kita, tunggu saja mudah-mudahan saya bisa bergerak cepat," jelasnya.


Untuk menjalankan visi misi tersebut, Asgianto meminta dukungan semua elemen masyarakat serta media baik cetak maupun elektronik.


"Kita butuh dukungan semua pihak termasuk media untuk bersinergi dalam mewujudkan kemajuan kabupaten PALI," pintanya.


Diujung wawancara, Asgianto menegaskan bahwa haram baginya untuk tidak mewujudkan PALI lebih maju lagi.


"Saya lahir dan besar di Kabupaten PALI, untuk itu haram hukumnya kalau saya tidak bisa mewujudkan PALI lebih maju lagi," tegasnya. (sn/perry)




Share:

Dua Tersangka Diringkus Polres PALI Beserta Narkoba Jenis Sabu, Warga Simpang Tais Lega



PALI. SININEWS.COM - Satresnarkoba Polres PALI berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dalam Operasi Pekat 1 Musi, Rabu (19/2/2025) pukul 15.30 WIB. 


Dua tersangka, Hendi Saputra alias Ndit (30) dan Ledi Anto (28), diringkus di rumah Ledi Anto di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Penangkapan ini menjadi salah satu keberhasilan Polres PALI dalam memberantas peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat.


Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 4,01 gram serbuk putih yang diduga sabu,5 butir pil ekstasi dengan berat 2,24 gram,1 kotak rokok berisi perlengkapan narkotika,1 timbangan digital,1 bal plastik klip bening kecil, dan 2 unit ponsel milik tersangka.


Barang bukti tersebut ditemukan di lantai sekitar satu meter dari posisi kedua tersangka saat dilakukan penggeledahan.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K,M.H,menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di rumah Ledi Anto. 


"Informasi dari warga menyebutkan bahwa lokasi ini sering dijadikan tempat transaksi narkoba oleh kedua tersangka.Anggota kami segera melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan kebenarannya,"ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Dipimpin langsung oleh Kanit Idik Satresnarkoba, IPDA Eduwar Fahlefi, S.H, M.Si, tim berhasil melakukan penggerebekan dan menemukan kedua tersangka di dalam rumah. 


"Kami temukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan bahwa keduanya adalah pengedar narkoba. Mereka kini telah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,"tambahnya.


Warga Desa Simpang Tais mengaku lega atas penangkapan ini,salah satu tokoh masyarakat Suryadi,menyampaikan apresiasinya kepada Polres PALI.


 "Kami sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian yang sigap menanggapi keluhan warga. Semoga ke depannya desa kami semakin aman dari pengaruh narkoba,"ucapnya.


AKBP Khairu Nasrudin menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan operasi pemberantasan narkoba, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi target operasi. 


"Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres PALI. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,"tegasnya.


Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres PALI untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan keduanya terancam hukuman berat atas perbuatannya.


Polres PALI mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi terkait peredaran narkotika di wilayah mereka. 


"Tanpa dukungan masyarakat,tugas kami tentu akan lebih berat.Kami berharap warga tidak ragu untuk melaporkan segala hal yang mencurigakan,"tutup Kapolres.(sn/perry)

Share:

Mewujudkan Pali Maju Menuju Indonesia Emas melaluiImplementasi Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah


PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR
-- Pada pertengahan tahun 2024Pemerintah Kabupaten PALImelaluiBadan Perencanaandan pembangunan daerah (BAPPEDA)melakukan MoU dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sumatera Selatan dalam penyusunan dokumen masterplan ekonomi dan keuangan syariah 2025 –2029. MoU ini dilatarbelakangi oleh perencanaan pembangunan daerah Kabupaten PALIyang menitikberatkan salah satunya pada pengenalan dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,sebagaimana tercantum dalam misi pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025 –2045 poin 2 yaitu mewujudkan transformasi ekonomi daerah yang maju berbasis komoditas unggulan daerah melalui pemerataan ekonomi dan pengembangan potensiunggulan daerah yang memiliki nilai tambah tinggi seperti sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, industri pengolahan, ekonomi hijau, ekonomi kreatif, ekonomi dan keuangan syariah.Kebijakaninijugaselaras denganamanat arah kebijakan ekonomi syariah dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Asta Cita yang diturunkan menjadi arah kebijakan jangka menengah ekonomi syariah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 –2029, yang berbunyi penguatan ekonomi syariah dilakukan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah global dan domestik dengan tujuan menjadikan indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Namun demikian terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten PALI, diantaranya yaitu literasi dan pemahaman masyarakat terhadap ekonomi masih kurang, belum adanya infrastruktur pendukung ekonomi dan keuangan syariah, serta belum adanya regulasi terkait penerapan ekonomi dan keuangan syariah.Untuk itu melalui masterplan ekonomi dan keuangan syariah yang telah disusun diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut dan menjadi referensi mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dalam lima tahun kedepan agar dapat memberikan kontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakatdan mewujudkan bumi serepat serasan menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur. 


 

Beberapa intisari yang dapat ditariksebagai rekomendasi kebijakandalam masterplan tersebut adalah:

1. Pengembangan sekolah pelopor ekonomi syariah berbasis outcome

Penguatan ekonomi syariah di ruang lingkup sekolah, dapat dilakukan dengan beberapa konsep, diantaraya pengembangan kurikulum ekonomi syariah, kantin halal, koperasi syariah, dan unit pengelola zakat (UPZ)

2. Mendorong aksesibilitas Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM)dan Industri Kecil Menengah (IKM)terhadap lembaga keuangan syariah

3. Pendirian inkubasi bisnis syariah dan halal export center

Pendirian inkubasi bisnis berbasis syariah dapat mengatasi permasalahan bisnis khususnya bagi pelaku usaha pertanian, seperti memberikan penyuluhan kepada pelaku utamauntuk mengembangkan keterampilannya, memberikan akses ke modal bagi para pelaku usaha. Solusi tersebut tentunya diberikan dalam balutan konsep syariah yang bukan hanya terfokus pada keunutungan finansial semata. Sedangkan untuk pendirian halal export center memberikan pengembangan ekspor hasil produksi bisnis, salah satunya hasil pertanian dan UMKM. Pendirian dua lembaga ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar atas permasalahan pelaku usaha di Kabupaten PALI

4. Pembentukan zona khas (Kuliner Halal, Aman dan Sehat)

Program pembentukan zona KHAS (Kuliner Halal, Aman dan Sehat) merupakan program yang mendukung implementasi undang-undang no.33 tahun 2014 yang mewajibkan sertifikat halal bagi semua produk pangan, selain itu zona khas mendukung perlindungan konsumen dan gaya hidup halal.

5. Pembentukan klaster pengembangan ekonomi syariah

Pembentukan klaster pengembangan ekonomi syariah untuk Kabupaten PALIterbagi menjadi beberapa indikator yaitu a)Penguatan rantai nilai halal yang meliputi klaster makanan dan minuman halal, klaster pariwisata halal, media dan rekreasi halal, klsater fashion muslim, dan klaster energi terbarukan, b) Penguatan keuangan syariah meliputi klaster perbankan syariahseperti pengelolaan gaji payroll Aparatur Sipil Negara (ASN), penghimpunandana zakat ASN, mendorong penghimpunandanamasjid dan pesantren melaluibank syariah, c) Penguatan ekonomi masyarakat yang mencakup klaster pengembangan UMKM, klaster pengembangan industri halal, klaster pengembangan ekonomi pesantren,klaster pengembangan ekonomi digital, dan klaster ekosistem pendukung Melalui rekomendasi kebijakan yang telah dituangkan dalam masterplan tersebut tentunya besar harapan ditanganBupati dan Wakil Bupati PALIyang baru yaituBapak Asgianto, ST dan Bapak Iwan Tuaji dapat memberikan porsi tersendiridalam pengembangan ekonomi dan keuansan syariah demi terwujudnya pali maju menuju indonesia emas.

Share:

Bupati Asgianto dan 480 Kepala Daerah Lainnya Terima Petuah Dari Presiden RI, Ini Yang Disampaikan

 

Jakarta. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2025-2030 Asgianto ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji menerima petuah dari Presiden RI Prabowo Subianto.


Petuah itu disampaikan Presiden RI kepada Bupati dan Wakil Bupati serta 480 Kepala Daerah lainnya di Indonesia saat prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Istana Negara pada Kamis 20 Februari 2025.


"Saudara dipilih oleh rakyat, saudara adalah pelayan rakyat, saudara abdi rakyat, saudara harus membela kepentingan rakyat, harus berjuang perbaikan hidup rakyat dan itu adalah tugas kita," pesan Prabowo.


Pada kesempatan itu juga, Presiden RI menyebut bahwa pelatikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala daerah serentak di Indonesia adalah momen bersejarah bagi negara Indonesia.


"Momen ini menjadi momen bersejarah, dimana baru pertama kali diadakan di negara kita ini. Ada 33 gubernur, 33 Wakil Gubernur kemudian 363 Bupati dan 363 Wakil Bupati serta 85 Walikota juga 85 Wakil Walikota yang dilantik serentak dari 481 daerah," sebut Prabowo.


Prabowo juga berpesan agar semua kepala daerah untuk tidak melihat perbedaan.


"Kita mungkin berasal dari partai berbeda, agama berbeda serta suku suku berbeda, tapi kita adalah keluarga merah putih," tandasnya.


Prosesi pelantikan pun berjalan khidmat, pada penyampaian pidato Presiden RI tidak panjang lebar memberikan wejangan karena menurutnya seluruh Kepala Daerah akan bertemu lagi pada kegiatan retreat di Magelang usai pelantikan.(sn/perry)



Share:

481 Kepala Daerah Termasuk Asgianto-Iwan Tuaji Diambil Sumpah Jabatannya


Jakarta. SININEWS.COM -- Sebanyak 481 Kepala Daerah terpilih pada Pilkada serentak lalu hari ini 20 Februari 2025 diambil sumpah jabatannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta termasuk Bupati dan wakil Bupati PALI Asgianto ST-Iwan Tuaji.(sn/perry)





Share:

Sisir Daerah Rawan Kamtibmas, Satsamapta Polres PALI Patroli di Simpang Lima dan Komperta


PALI. SININEWS.COM – Guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres PALI melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada Rabu malam (19/02/2025). 


Kegiatan ini dilakukan dengan menyisir daerah-daerah rawan gangguan kamtibmas, terutama di sekitar Jalan Arah Simpang 5 Pendopo dan kawasan Komperta, Kabupaten PALI.


Patroli ini dipimpin oleh Bripda Riza Andrean Putra, Bripda Muhammad Haidar Kurniawan, Bripda Aqil Julian Fadhil, dan Bripda M. Fariz, berdasarkan Sprint Patroli Nomor: Sprin / 04 / I / 2025 / SAMAPTA.


Kasat Samapta Polres PALI, AKP Hermanto, Amd, menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.


"Kami melakukan patroli untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya tindakan kriminal di wilayah rawan, khususnya di Simpang 5 Pendopo dan Komperta," ujar AKP Hermanto, Kamis pagi (20/02/2025).


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H, memberikan apresiasi kepada personel yang telah menjalankan tugas dengan baik. 


Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli seperti ini sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten PALI.


Dengan adanya Patroli Perintis Presisi, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah PALI semakin terjaga, serta potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.(sn/perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Getol Patroli Malam, Jamin Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif


PALI. SININEWS.COM – Polsek Talang Ubi kembali melaksanakan patroli rutin,demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diwilayah hukumnya pada Rabu malam (19/2). 


Kegiatan ini berlangsung dari pukul 21.00 hingga 23.00 WIB dengan melibatkan empat personel, dipimpin oleh AIPDA Ikrom Ardiansyah selaku Perwira Pengawas (Pawas).


Patroli ini dilakukan disepanjang jalan lintas Kabupaten PALI, mulai dari Simpang Lima Talang Ubi hingga Desa Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, serta hingga perbatasan Kabupaten Muara Enim. 

Adapun fokus utama patroli,adalah memastikan arus lalu lintas lancar dan situasi Kamtibmas tetap aman serta kondusif.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara S.H.,M.H.,M.Si.,menyampaikan kepada awak Media ini bahwa,kegiatan patroli rutin ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan. 


“Kami meningkatkan kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman,dan dari hasil patroli malam ini,situasi disepanjang jalan lintas PALI hingga perbatasan Muara Enim terpantau aman,arus lalu lintas lancar, dan tidak ada kejadian menonjol,”ungkapnya seusai melaksanakan giat Patroli. 


Hal senada disampaikan Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H.,yang mendukung penuh kegiatan patroli rutin ini,sebagai bagian dari komitmen Polri untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres PALI. 


“Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran Polsek Talang Ubi dalam memastikan wilayah tetap kondusif,kehadiran Polisi dilapangan tidak hanya mencegah kejahatan,tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri,”ujarnya saat dibincangi awak Media ini diruang kerjanya,pada Kamis pagi (20/2/2025) didampingi juga oleh Kasi Humas Polres PALI AKP Ardiansyah S.H,dan Koordinator Media Mitra Humas Polres PALI Akbar S.Pd,M.Pd yang akrab disapa Bang Akbar. 


Kegiatan patroli ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat positif bagi masyarakat,terutama dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman. 


"Kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,salah satunya melalui berbagai langkah preventif dan penegakan hukum yang humanis."pungkas Kompol Robi Sugara. (sn/perry)

Share:

Hasan Ditangkap Polres PALI Setelah Tipu Ibu Rumah Tangga, Modus Beli Beras SPHP


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan total kerugian mencapai Rp 27,5 juta. Pelaku, yang diketahui bernama Isnadi bin Hasan (39), ditangkap di Terminal Lembayung pada Selasa, 14 Januari 2025, tanpa perlawanan.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H.,yang didampingi juga oleh Kasi Humas Polres PALI AKP Ardiansyah,S.H dan Koordinator Media Mitra Humas Polres PALI Akbar S.Pd,M.Pd menyatakan apresiasinya,atas kinerja cepat jajarannya dalam menangani kasus ini. 


“Kami akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan menindak tegas pelaku kejahatan. Penangkapan ini adalah hasil kerja keras Tim Beruang Hitam Satreskrim Polres PALI yang selalu mengedepankan profesionalisme,”ujar AKBP Khairu Nasrudin saat diwawancarai diruang kerjanya. 


Kasus ini bermula pada 10 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, di Jalan Kresna Cakra Talang Jepit RT 003 RW 003, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban, Suliah binti Kartono (31), melaporkan bahwa dirinya menjadi korban penipuan setelah menyerahkan uang sebesar Rp 27,5 juta kepada pelaku untuk membeli beras SPHP sebanyak 2,5 ton. Namun, hingga waktu yang dijanjikan, beras tersebut tak kunjung diterima korban.


Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres PALI untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B-18/I/2025/SPKT/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, Satreskrim Polres PALI langsung bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini.


Kasat Reskrim Polres PALI, AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H., menjelaskan proses penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum IPDA La Ode Ananta Yudhistira, S.Tr.K., beserta tim Beruang Hitam Satreskrim Polres PALI.


“Setelah menerima laporan,kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan pelaku di Terminal Lembayung. Saat kami tangkap, pelaku mengakui perbuatannya dan kini telah kami amankan beserta barang bukti berupa HP, kartu ATM, dan rekening koran,”ungkap AKP Nasron Junaidi.


Pelaku yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini mengaku menggunakan uang korban untuk kepentingan pribadinya. 

Atas tindakannya, ia dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.


Dalam penanganan kasus ini, Kasat Reskrim menambahkan bahwa pihaknya sedang melengkapi berkas perkara untuk segera diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). 


"Kami memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan kami juga terus berkoordinasi dengan JPU untuk mempercepat penyelesaian kasus ini,"tandasnya kepada awak media ini pada Kamis (20/2/2025). 


AKBP Khairu Nasrudin juga berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam bertransaksi, terutama yang melibatkan jumlah uang besar. 


“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan keuntungan instan,jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak Kepolisian,”tegasnya.


Dengan terungkapnya kasus ini, Polres PALI berharap dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.


 "Semoga ini menjadi pembelajaran bersama agar kejahatan serupa tidak terulang,"tutup AKBP Khairu Nasrudin.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts