Bukan Kolak Atau Pempek, Tapi Makanan Ini Yang Diburu Warga PALI Untuk Takjil Berbuka Puasa

Sumber foto. cookpad.com


PALI. SININEWS.COM -- Makanan satu ini tidak asing lagi bagi masyarakat di Kabupaten PALI serta daerah lainnya di Sumatera Selatan, dimana saat bulan suci Ramadhan bukan kolak atau pempek yang diburu melainkan rujak mie sebagai menu untuk berbuka puasa.


Pasalnya, setiap ada pasar beduk maupun bazar takjil ketika bulan suci Ramadhan di kabupaten PALI, rujak mie selalu ludes terjual.


Makanan dengan bahan dasar mie kuning dipadukan cuka pempek dengan topping timun dan kerupuk merah menjadi favorit masyarakat PALI.


Sebab, selain rasanya khas dan enak, rujak mie harganya sangat bersahabat dengan kantong juga mengenyangkan.


Rujak mie ini biasa dihidangkan masyarakat PALI saat acara sedekah maupun saat hari besar, dan ketika banyak dijual saat bulan puasa saat ini.


Masyarakat pun bila ingin membuat langsung sangat mudah dan tidak perlu repot.


Dari sejumlah artikel, resep rujak mie khas Sumsel tak banyak rempah yang harus disiapkan.


Cukup siapkan mie kuning dan kerupuk merah serta sedikit timun dan tahu.


Berikut resep lengkap membuat rujak mie sumber Cookpad.


Bahan-bahan untuk 4 porsi:

100 gr mie telur instant / mie kuning basah

100 gr sohun

4 buah tahu putih

50 gr tauge

secukupnya kerupuk

secukupnya mentimun

secukupnya ebi (dihaluskan)

secukupnya bawang goreng

Bahan Pempek:

100 gr ikan tenggiri (dihaluskan)

100 gr tepung tapioka

100 ml air

1 sdt garam

1 sdt gula

secukupnya penyedap rasa

Bahan Saus Cuko:

200 gr gula merah

30 gr bawang putih

30 gr cabai rawit

2 sdm gula

2 sdm cuka makan

1 sdt garam

500 ml air.


1.CARA MEMBUAT PEMPEK: 

1) Dengan menggunakan tangan, aduk ikan yang sudah dihaluskan, campur dengan air dan garam + gula + penyedap rasa, lanjutkan mengaduk hingga kalis. 

2) Tambahkan tepung tapioka, aduk asal campur rata saja (jangan menguleni adonan ikan yang sudah bercampur tepung terlalu lama). 

3) Lumuri tangan dengan tepung, ambil adonan secukupnya, bentuk bulat kemudian panjangkan hingga berbentuk pempek lenjer. 

4) Rebus adonan pempek dengan air yang cukup banyak hingga matang, ciri pempek yang sudah matang adalah adonan pempek mengapung.


Tips apabila repot membuat pempek, bisa diganti dengan tahu goreng.


2.CARA MEMBUAT SAUS CUKO: 

1) Haluskan bawang putih dan cabai rawit, lalu campur dengan cuka dan garam, biarkan selama 1 jam. 

2) Masak gula merah dan air, kemudian saring air gula merah hingga bersih. 

3) Masak kembali air gula merah dan adonan cabai hingga mendidih, tambahkan gula pasir.


3.Rebus sebentar mie dan sohun. Siram tauge dengan air panas hingga sedikit layu. Goreng pempek dan tahu hingga berkulit.


4PENYELESAIAN: 

tata di dalam piring mie, sohun, tauge, tahu dan pempek goreng, tambahkan kerupuk, cacahan mentimun, taburan ebi halus dan bawang goreng, kemudian siram dengan saus cuko.(sn/perry)



Share:

Dinas Koperasi UKM PALI Gelar Bazar Takjil, Pedagang Yang Mau Gabung Dipersilahkan


PALI. SININEWS.COM -- Menyemarakkan bulan suci Ramadhan tahun ini, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI menggelar Bazar Takjil di halaman SMPN 1 Talang Ubi.


Dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Rohman bahwa bazar takjil digelar selama satu bulan penuh.


"Hari pertama sudah kami buka, hal ini kita laksanakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta menjadi wadah pelaku UKM untuk menjajakan dagangannya terutama takjil maupun menu berbuka puasa atau sahur," ungkap Rohman, Sabtu 1 Maret 2025.


Dengan adanya bazar takjil ini diharapkan Rohman bisa meningkatkan pendapatan pelaku UKM.


"Bazar ini sebagai wadah pelaku UKM berniaga, diharapkan mampu menggerakkan ekonomi di bulan penuh berkah ini," harapnya.


Rohman juga mempersilahkan bagi pedagang maupun pelaku UKM yang mau gabung untuk mengisi stand yang disiapkan.


"Bazar ini terbuka bagi siapa saja yang ingin gabung. Dengan semakin ramainya yang berjualan maka saya yakin pengunjung pun akan semakin banyak karena banyak pilihan menu yang akan mengundang pembeli," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Puluhan Anggota PAC Pemuda Pancasila Talang Ubi Turun ke Jalan, Kali Ini Bukan Demo Tapi Bagi-bagi Takjil


PALI. SININEWS.COM -- PAC Pemuda Pancasila (PP) Talang Ubi di hari pertama puasa turun ke jalan, tapi kali ini bukan menggelar aksi demo namun 
bagi-bagi takjil di Simpang Lima Pendopo kabupaten PALI pada Sabtu 1 Maret 2025.


Puluhan anggota PAC PP turun ke jalan membagikan takjil ke sejumlah masyarakat yang melintas di Simpang Lima.


Dari keterangan ketua PAC PP Talang Ubi, Telly bahwa pada kegiatan tersebut ada 500 paket takjil dibagikan.


"Alhamdulillah di awal bulan ramadhan tahun ini, kami dari PAC PEMUDA PANCASILA TALANG UBI masih diberi kesempatan lagi untuk berbagi sedikit rezeki dengan saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa berupa 500 takjil," sebut ketua PAC PP Talang Ubi.


Dengan kegiatan tersebut, ketua PAC PP Talang Ubi berharap bisa membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.


"Sedikitnya masyarakat yang kebetulan mendapat bantuan dari kami tidak lagi membeli takjil untuk berbuka," harapnya. 


Pantauan media ini dilapangan, kegiatan tersebut berjalan tertib,dimana sebagian anggota PAC PP membagikan takjil dan sebagian lagi mengatur lalulintas.(sn/perry)

Share:

Warga Sinar Dewa Ditemukan Tewas Tergantung, Tali Melilit Dileher

foto. Ilustrasi 


PALI. SININEWS.COM -- Warga Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mendadak gempar lantaran salah satu warga setempat ditemukan tewas tergantung didalam rumah dengan seutas tali masih terlilit.


Kejadian itu diketahui warga pada Sabtu 1 Maret 2025 sekitar pukul 16.00 Wib.


Dari keterangan Kepala Desa Sinar Dewa bahwa korban diketahui bernama Apit berusia sekitar 30 tahun warga Air Itam Kecamatan Penukal.


"Korban itu menunggu kebun orang, memang tempatnya di Sinar Dewa namun KTP korban masih warga Air Itam," ujar Kades.


Menurut Kades bahwa dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban sempat cek cok dengan istrinya.


"Info yang didapat, korban pagi-pagi sempat cek cok mulut dengan istrinya. Lalu masuk kamar, sementara istrinya menemani anaknya diluar rumah," imbuhnya.


Tetapi saat sang isteri masuk ke rumah, dia terkejut melihat suaminya sudah tergantung tak bernyawa.


"Korban diduga bunuh diri, dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit pendopo. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi pihak kepolisian," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Hari Pertama Puasa,Pasar Beduk di Terminal Pendopo Diserbu Warga


PALI. SININEWS.COM -- Hari pertama puasa Sabtu 1 Maret 2025, Pasar Beduk di Terminal Pendopo kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI diserbu warga .


Tampak di Pasar Beduk Terminal Pendopo pedagang sibuk melayani pembeli yang berburu takjil dan makanan untuk berbuka puasa.


Bahkan ada beberapa pedagang yang baru saja menggelar lapaknya langsung ludes terjual.


"Untuk kolak dan makanan ringan lainnya sudah habis," ujar Heni salah satu pedagang takjil di Pasar Beduk di Terminal Pendopo.


Keberadaan Pasar Beduk Pendopo diakui Heni menjadi berkah tersendiri bagi pedagang musiman selama bulan Ramadhan.


"Ini menjadi berkah bagi kami untuk mengais rezeki, dan Alhamdulillah setiap tahun ramai. Dan keramaian ini bertahan hingga pertengahan bulan puasa," imbuhnya.


Sementara itu, Winda salah satu pengunjung pasar Beduk Terminal Pendopo mengaku setiap tahun dirinya berbelanja takjil disana.


"Dari pada memasak lebih hemat membeli untuk berbuka puasa. Sebab di Pasar Beduk ini lengkap dan kami bisa memilih makanan sesuai selera," katanya.


Ditambahkannya bahwa Pasar Beduk juga menjadi ajang silaturahmi dengan warga Pendopo lainnya.


"Kita bisa bertemu dengan teman-teman yang jarang bersua, dan keramaian di pasar Beduk ini menjadi hiburan warga sembari menunggu waktu berbuka puasa," ucapnya.(sn/perry)

Share:

Masuki Bulan Puasa, Polsek Tanah Abang Cek Pasokan dan Harga Bahan Pokok di Pasar



PALI. SININEWS COM  – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan sembako di Pasar Sore Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (1/3) sekitar pukul 13.45 WIB, di bawah koordinasi Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, SH, yang menugaskan Ka. SPK "B" Polsek Tanah Abang Aipda Sarwoedi, SH bersama sejumlah personel untuk melakukan monitoring harga dan mengedukasi pedagang serta masyarakat terkait stabilitas pasar. Turut serta dalam kegiatan ini Kanit IK Polsek Tanah Abang, Aipda Roy P. Saragih, dan Kanit Provos Polsek Tanah Abang, Aipda Akipsah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pokok masih dalam batas wajar meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas. Berikut daftar harga beberapa kebutuhan pokok yang tercatat:


Beras: Rp14.000/kg


Daging Sapi: Rp150.000/kg


Tulang Sapi: Rp70.000/kg


Ayam Putih Potong: Rp38.000/kg


Ayam Merah: Rp45.000/kg


Cabe Merah: Rp80.000/kg


Cabe Rawit: Rp45.000/kg


Bawang Merah & Putih: Rp40.000/kg


Gula Pasir: Rp19.000/kg


Minyak Goreng Kemasan: Rp18.500/liter


Minyak Goreng Curah: Rp17.000/kg



Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH memastikan bahwa stok sembako di Pasar Sore Desa Tanah Abang Utara masih mencukupi.


"Kami terus berkoordinasi dengan pedagang dan instansi terkait untuk memantau pergerakan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan,"ujarnya.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengawasi perkembangan harga bahan pokok untuk menghindari potensi lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.


"Kami memastikan pemantauan harga ini akan terus dilakukan secara berkala agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap bijak dalam berbelanja," ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kepolisian akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, terutama di momen meningkatnya permintaan selama Ramadan.


Selain langkah pengawasan dari Kepolisian,Pemerintah Kabupaten PALI juga memastikan bahwa stok sembako tetap aman. 

Meskipun terdapat kekhawatiran akan kenaikan harga beras, harga beras Bulog saat ini masih berada di kisaran Rp15.000/kg, yang dinilai masih dalam batas wajar.


"Kami telah menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga pangan.Jika diperlukan,kami akan menggelar operasi pasar untuk menekan lonjakan harga,"kata seorang pejabat Dinas Perdagangan Kabupaten PALI.


Dengan adanya pengawasan ketat dari pihak kepolisian, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat tetap terjaga. Langkah-langkah preventif ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok.


Diharapkan masyarakat tetap mengikuti perkembangan harga dengan bijak dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat menyebabkan kepanikan di pasar. 


"Kepolisian dan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengawal distribusi bahan pokok agar tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri mendatang."pungkas Kapolres PALI. (sn/perry)

Share:

Sejumlah Pengendara Diperiksa, Polsek Tanah Abang Masih Temukan Pengemudi Tak Patuh Aturan


PALI. SININEWS.COM – Menjaga keamanan dan ketertiban di akhir pekan, Polsek Tanah Abang menggelar SOC (Strong Operation Control) atau razia malam pada Jumat (28/2/2025) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. 


Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Provos Polsek Tanah Abang, AIPDA Akipsah, bersama personel lainnya, dengan fokus mengantisipasi tindak pidana seperti Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan), Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), dan senjata api (senpi).


Sebelum razia dimulai, terlebih dahulu digelar apel malam yang dipimpin oleh PS. Ka. SPK Polsek Tanah Abang di depan Mako Polsek Tanah Abang. 


Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas serta memberikan arahan teknis di lapangan.


Dalam pelaksanaan razia, Polsek Tanah Abang mengerahkan empat personel, yakni AIPDA Akipsah, AIPDA Dedi Dahlin, BRIPKA Erian Martodi, dan BRIPKA Beni Arshal. 


Mereka melakukan pemeriksaan kendaraan serta menindak pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. 


Beberapa pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak membawa surat-surat kendaraan diberikan sanksi berupa teguran.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan SH menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya pada malam minggu yang kerap menjadi momentum meningkatnya aktivitas masyarakat.


Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau aman dan terkendali. 


Razia ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.(sn/perry)

Share:

Rutin Gelar Razia Terpadu, Polsek Penukal Abab Keluarkan 15 Teguran Terhadap Pengendara Membandel


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Penukal Abab melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Jumat malam, 28 Februari 2025. 


Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Penukal Abab, AIPTU Zeni Irwanto, ini melibatkan tujuh personel dari Tim UKL III.


KRYD kali ini berfokus pada pencegahan penyakit masyarakat (Pekat), kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya. 


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., melalui Kanit Binmas, AIPTU Zeni Irwanto menyampaikan Razia dilakukan dengan memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di depan Mako Polsek Penukal Abab. 


Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi untuk selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.


"Dalam operasi ini, Tim UKL III memberikan teguran kepada 15 pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan," Ungkapnya 


Lanjutnya, Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah tanpa kepentingan mendesak guna menghindari potensi menjadi korban kejahatan.


Tidak hanya itu, tim juga memberikan peringatan kepada para pemuda yang berkumpul di tempat umum agar tidak bermain judi online dan tidak pulang larut malam. 


"Mengingat bulan suci Ramadan, petugas juga menegaskan larangan bermain petasan serta aksi balap liar yang dapat mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah,"tuturnya 


Dengan adanya KRYD ini, AIPTU Zeni Irwanto berharap dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif di wilayah hukumnya. 


“Kami terus mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan,” ujar AIPTU Zeni Irwanto.


Kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin guna menekan angka kriminalitas dan menjaga ketertiban selama bulan Ramadan. 


Polisi mengajak seluruh warga untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.(sn/perry)

Share:

10 Personil Polsek Penukal Utara Gelar Razia, 12 Pengendara Kena Tegur


PALI. SININEWS.COM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh jajaran Polsek Penukal Utara melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). 


Pada Jumat malam, Tim UKL III menggelar razia terpadu di depan Mako Polsek Penukal Utara untuk mencegah penyakit masyarakat (pekat), kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor (3C), serta gangguan kamtibmas lainnya.


Dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., apel persiapan dilaksanakan pukul 20.00 WIB di halaman Mako Polsek, pada (28/02/2025).


Sebanyak 10 personel yang tergabung dalam Tim UKL III dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di wilayah tersebut.


Selama kegiatan berlangsung, petugas memberikan teguran kepada 12 pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan. 


Selain itu, patroli juga menemukan sejumlah remaja yang nongkrong hingga larut malam sambil bermain ponsel.


Untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, Tim UKL III mengimbau para pemuda agar tidak terlibat dalam aktivitas berisiko, seperti judi online dan begadang tanpa tujuan jelas. 


Mereka juga diingatkan untuk segera pulang jika tidak memiliki keperluan mendesak guna menghindari menjadi korban tindak kriminal.


Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si menegaskan bahwa KRYD akan terus ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Penukal Utara. 


"Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku," ujarnya 


Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Penukal Utara dalam menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi warga. 


Dukungan dan kesadaran dari masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi semua.(sn/perry)

Share:

Polres PALI Pantau Pasar, Hasilnya Daging Sapi Naik


PALI. SININEWS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Satuan Intelkam aktif melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok (Bapokting) di Pasar Talang Ubi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta mencegah potensi spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.


Kasat Intelkam Polres PALI, AKP Suandi, S.H., bersama Unit II Sat Intelkam turun langsung ke lapangan pada Jumat (28/2/2025) untuk melakukan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). 


Dari hasil pemantauan, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami fluktuasi harga, sementara sebagian besar bahan pokok masih dalam kondisi stabil dan tersedia dalam jumlah cukup.


Hasil monitoring mengindikasikan kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, terutama cabai rawit merah yang naik dari Rp78.000,- menjadi Rp85.000,- per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi segar mengalami kenaikan dari Rp130.000,- menjadi Rp150.000,- per kilogram. Komoditas lainnya, seperti telur ayam ras, juga mengalami sedikit kenaikan dari Rp26.000,- menjadi Rp28.000,- per kilogram.


Di sisi lain,harga beras premium (Rp14.500,-/kg), beras medium (Rp12.500,-/kg), gula pasir, dan minyak goreng masih terpantau stabil. Pasokan bahan pokok dari distributor juga dipastikan tetap lancar, tanpa indikasi kelangkaan di pasar.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara ketat untuk mengantisipasi adanya praktik spekulasi dan penimbunan bahan pokok oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


"Polres PALI berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kami akan menindak tegas pelaku yang sengaja menimbun barang demi keuntungan sepihak. Jangan ada yang mencoba mengambil kesempatan dalam momentum menjelang Ramadhan ini,"ujar Kapolres.


Lebih lanjut,beliau mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying yang dapat memperburuk kondisi pasar.


Polres PALI juga menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten PALI guna memastikan distribusi bahan pokok tetap terkendali. Kepala Disperindag, Rizal Pahlevi, A.P., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan bersama jajaran kepolisian.


"Kami sudah berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang besar untuk memastikan stok tetap tersedia. Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, kami siap menggelar operasi pasar guna menstabilkan harga," katanya.


Selain mengawasi harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan, Polres PALI juga memprediksi adanya lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.


"Dalam beberapa pekan ke depan, konsumsi masyarakat diprediksi meningkat, terutama pada komoditas seperti beras, daging, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Oleh karena itu, kami akan terus memonitor pasar agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan konsumen," tambah AKP Suandi.


Sebagai bentuk upaya preventif, Polres PALI telah mengambil langkah-langkah konkret, antara lain:


1. Monitoring dan Pulbaket terhadap harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar utama di Kabupaten PALI.



2. Koordinasi dengan Disperindag guna memastikan kelancaran distribusi barang.



3. Peningkatan pengawasan oleh Satreskrim untuk mendeteksi serta menindak praktik penimbunan bahan pokok.



4. Patroli rutin Sat Samapta di area pasar guna memastikan situasi tetap kondusif.



5. Imbauan kepada pedagang dan masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas pasar dan tidak melakukan praktik curang.


"Dengan langkah-langkah strategis ini,Polres PALI berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman,tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok."pungkas Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts