Nyaris Setiap Jelang Puasa Polsek Penukal Utara Bagi-bagi Takjil, Sasaran Pengguna Jalan



PALI. SININEWS.COM  – Dalam semangat berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Polsek Penukal Utara menggelar kegiatan pembagian takjil bagi pengguna jalan di Jalan Lintas Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Senin (10/3).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara, IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., bersama jajaran personel Polsek Penukal Utara. Ratusan paket takjil dibagikan kepada warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.


Menurut Kapolsek Penukal Utara, IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat.


"Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi sedikit kebahagiaan dengan masyarakat serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah mereka, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat," ujar IPDA Budi Anhar.


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polsek Penukal Utara yang terus aktif dalam kegiatan kemanusiaan.


"Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat positif dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan warga. Saya harap kegiatan serupa terus dilakukan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat," ungkap AKBP Khairu Nasrudin.


Tradisi berbagi takjil telah menjadi bagian dari budaya Ramadan di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Polsek Penukal Utara berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga selama bulan suci ini.(sn/perry)

Share:

Bagikan Takjil, Satbinmas Polres PALI Datangi Panti Asuhan



PALI. SININEWS.COM – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1446 H, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres PALI menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil di Panti Asuhan Jaya Murni, Desa Handayani Mulya,pada Senin (10/3).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres PALI, AKP Romi F. AR, M.H., beserta seluruh jajaran Sat Binmas Polres PALI. Puluhan anak-anak panti asuhan tampak antusias menerima takjil yang dibagikan oleh para personel kepolisian.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H.,menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.


"Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mempererat hubungan serta memberikan rasa aman dan nyaman," ujarnya.


Sementara itu,Kasat Binmas Polres PALI, AKP Romi F. AR, M.H., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial.


"Kami berharap aksi kecil ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak di panti asuhan. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Polri dan masyarakat,"katanya.


Kegiatan pembagian takjil ini mendapat apresiasi dari pihak panti asuhan. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polres PALI.


"Dengan adanya kegiatan seperti ini,diharapkan kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum,tetapi juga sebagai pengayom dan sahabat bagi masyarakat,terutama di bulan suci Ramadan."pungkas AKP Romi.(sn/perry)

Share:

Disperindag PALI Mendadak Ambil Sampel Minyakita di Sejumlah Toko Dan Hasilnya?


PALI. SININEWS.COM -- Adanya temuan Menteri Pertanian (Mentan) RI terkait isi Minyakita kemasan kantong plastik yang tertera isi 1 liter ternyata 750 ml, langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten PALI dengan mengambil sampel ke sejumlah toko di Pasar Pendopo pada Senin 10 Maret 2025.


Dari keterangan Plt Kepala Disperindag PALI, Brisvo Diansyah ST. MM bahwa kegiatan pengambilan sampel minyak goreng merek Minyakita bedasarkan surat Direktorat Jenderal perlindungan konsumen dan tertib niaga, Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan nomor MR.03.01/1093/PKTN.4/3/2025 hal pelaksanaan pengawasan pengamatan dan pemantauan BDKT produk minyak goreng merek Minyakita.

"Kami mengambil sampel di toko Sahabat, dan hasilnya sebagian besar akurat, yakni 1.000 ml atau satu liter pada kesamaan bantalan atau kemasan kantong plastik. Untuk kemasan botol, masih susah ditemui," ujar Brisvo.

Untuk harga, disebutkan Brisvo Diansyah bahwa di toko yang diambil sampel produk minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp17.250 per liter lebih tinggi dari harga yang tertera dikemasan yakni Rp15.700 per liter..


"Alasan pemilik toko menjual harga diatas HET karena minyak goreng merek Minyakita diperoleh  menganvas dari Prabumulih, bukan didapat dari agen resmi," sebutnya.


Brisvo berharap masyarakat di kabupaten PALI tidak khawatir terhadap temuan kurangnya volume Minyakita.


"Hasil dari sampel yang diambil, Minyakita yang beredar di PALI akurat, hanya saja harga yang lebih tinggi karena didapat bukan dari distributor resmi," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Gapoktan Maju Bersama Panen Raya Padi Gogo, Polres PALI Turut 'Ngarit'


PALI. SININEWS.COM – Polres PALI turut serta dalam kegiatan Panen Bersama Padi Gogo yang digelar oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Bersama di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Senin (10/03/2025).


Acara ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Bupati PALI Asgianto ST yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Kusmayadi, Wakapolres PALI Kompol Kusyanto S.H., Kepala Dinas Pertanian Drs. Ahmad Joni, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, TNI, dan unsur pemerintahan setempat.


Panen dilakukan di lahan seluas 4 hektare milik Muhammad Olet, warga Desa Tempirai. Prosesi panen diawali oleh Drs. Kusmayadi, Kompol Kusyanto, Drs. Ahmad Joni, Camat Penukal Utara Fahrudin S.Psi, Wakapolres PALI Kompol Kusyanto S.H serta Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar S.H., M.Si. 


Setelah padi dipanen secara manual dengan arit, dilakukan proses perontokan menggunakan mesin triser untuk memisahkan biji padi dari jeraminya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap petani, Dinas Pertanian Kabupaten PALI memberikan bantuan berupa dua unit alat penyemprot (sprayer) dan 100 sak pupuk kimia untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.


Wakapolres PALI Kompol Kusyanto S.H., mewakili Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen bersama ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


"Kami dari Polres PALI sangat mendukung kegiatan ini, karena ketahanan pangan adalah kunci utama dalam kesejahteraan masyarakat. Selain meningkatkan produksi beras, kegiatan ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi petani serta berkontribusi pada swasembada pangan nasional," ujar Kompol Kusyanto.


Staf ahli Bupati Drs. Kusmayadi mengatakan bahwa keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja sama yang erat antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan. 


"Kami berharap panen padi gogo ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Tempirai dan sekitarnya," ujarnya.


Panen bersama ini menjadi simbol keberhasilan petani lokal dalam mengelola lahan pertanian mereka dengan baik. 


Dengan dukungan pemerintah dan kepolisian, petani di PALI diharapkan semakin berdaya dan mampu meningkatkan hasil pertaniannya demi ketahanan pangan daerah dan nasional.(sn/perry)

Share:

Monitor Wilayah Rawan Banjir, Polsek Talang Ubi Himbau Warga Waspada Banjir Susulan


PALI. SININEWS.COM – Personel Polsek Talang Ubi, yang terdiri dari Unit Intelkam dan Bhabinkamtibmas, melaksanakan monitoring terhadap daerah rawan banjir di wilayah hukum mereka pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. 


Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan genangan di beberapa titik.


Dari hasil pemantauan, dua wilayah di Kecamatan Talang Ubi, yakni Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat dan Jalan Raya Dusun VI, Desa Semangus, yang sebelumnya sempat terendam, kini terpantau telah surut. 


Namun, potensi banjir susulan masih mengancam, terutama jika curah hujan terus meningkat dan aliran air dari hulu Sungai Lematang terus bertambah.


Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, melalui Panit Yanmin Intelkam, AIPDA Ronaldo, mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan menjaga koordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan. 


Selain itu, warga juga diminta berhati-hati saat berkendara di jalanan yang masih licin akibat genangan air.


"Banjir yang terjadi di beberapa titik ini disebabkan oleh meningkatnya debit air akibat hujan deras dan kiriman air dari aliran Sungai Penukal dan Abab.," ujarnya 


Di Desa Semangus, kondisi diperparah dengan rusaknya gorong-gorong yang menyebabkan aliran air tersumbat dan meluap ke jalan raya.


Hingga pukul 12.00 WIB, monitoring yang dilakukan oleh Polsek Talang Ubi berlangsung aman dan kondusif. Meski saat ini tidak ada wilayah yang masih terendam, potensi banjir tetap ada jika curah hujan terus meningkat. 


Jika debit air bertambah signifikan, jalan lintas di Desa Semangus berisiko terisolasi.


Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polsek Talang Ubi telah berkoordinasi dengan Pemkab PALI, Kecamatan Talang Ubi, serta BPBD Kabupaten PALI untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut. 


Mereka juga mengimbau Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI untuk segera menyalurkan bantuan sembako, air bersih, serta obat-obatan guna mencegah penyakit yang bisa timbul akibat banjir.


Pemantauan volume air akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap terkendali. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan setiap perkembangan terkait kondisi banjir kepada pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar.(sn/perry)

Share:

Bongkar Jendela dan Gasak Sepeda Motor, Bandit Kampung Ini Diringkus Tim Serigala Polsek Penukal Abab


PALI. SININEWS.COM – Aksi pencurian dengan pemberatan yang meresahkan warga Dusun II Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI akhirnya terungkap. Tim Srigala Unit Reskrim Polsek Penukal Abab bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku utama, Sugeng Andira bin Sulkabul (30), dalam sebuah operasi penangkapan di Desa Purun, Kecamatan Abab, pada Minggu (9/3) sekitar pukul 19.30 WIB.


Kronologi Kejadian: Motor Raib, Jendela Dibongkar


Peristiwa ini terjadi pada Minggu (16/2) sekitar pukul 04.15 WIB. Korban, Supriawan bin Muis (45), terbangun oleh teriakan istrinya yang kaget melihat motor mereka sudah tidak ada di tempatnya. Saat berlari ke luar kamar, Supriawan melihat sepeda motor Honda Beat magenta hitam miliknya, dengan nomor polisi BG 3948 PAB, telah hilang.


Setelah memeriksa rumah, ia menemukan jendela samping telah dicongkel dan sebuah celurit kecil tertinggal di lokasi. Dugaan kuat, pelaku masuk ke rumah melalui jendela yang dirusak sebelum membawa kabur motor korban. Akibat kejadian ini, Supriawan mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab.


Penyelidikan dan Penangkapan Dramatis


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Hartoyo, S.H., dan Tim Srigala untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan bukti dan informasi, tim mendapatkan petunjuk kuat bahwa tersangka berada di Desa Purun, Kecamatan Abab.


Tanpa membuang waktu, Tim Srigala melancarkan operasi penangkapan. Berbekal informasi akurat, mereka mengepung lokasi persembunyian Sugeng Andira dan berhasil menangkapnya tanpa perlawanan. Dalam interogasi awal, tersangka mengakui keterlibatannya dalam pencurian tersebut.


Pernyataan Kapolsek Penukal Abab: Kejahatan Tak Akan Dibiarkan


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., mengapresiasi keberhasilan Tim Srigala dalam menangkap pelaku pencurian yang meresahkan masyarakat.


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polsek Penukal Abab. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan tuntas. Keberhasilan ini adalah bukti bahwa Polri hadir untuk melindungi warga," tegas AKP Dedy.


Kapolres PALI: Komitmen Polri Memberantas Kejahatan


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., juga memberikan apresiasi atas kerja keras jajarannya.


"Saya bangga dengan kinerja Tim Srigala Polsek Penukal Abab. Kecepatan dan ketepatan dalam menangani kasus ini menunjukkan profesionalisme mereka dalam menegakkan hukum. Kami akan terus berupaya meningkatkan keamanan di Kabupaten PALI agar masyarakat merasa aman dan nyaman," ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Barang Bukti yang Diamankan


Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:


✔ 1 unit sepeda motor Honda Beat warna magenta hitam dengan nomor polisi BG 3948 PAB, nomor mesin JM11E-2057938, dan nomor rangka MH1JM1125KK075762.

✔ 1 buah celurit kecil yang diduga digunakan saat aksi pencurian.


Rencana Tindak Lanjut


Saat ini, tersangka telah diamankan di Polsek Penukal Abab untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi akan melakukan:


✅ Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka.

✅ Melengkapi administrasi penyidikan.

✅ Berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

✅ Memastikan kondisi kesehatan tersangka selama proses hukum.


Imbauan Kepolisian: Waspada dan Laporkan Kejahatan


Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi pencurian. Kapolsek Penukal Abab mengimbau warga agar selalu memastikan keamanan rumah, terutama saat malam hari. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.


Dengan pengungkapan kasus ini, Polsek Penukal Abab kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberhasilan ini juga menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa polisi akan selalu hadir untuk menindak tegas segala bentuk kriminalitas.(sn/perry)

Share:

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Prabumulih Tarawih Bersama di Masjid Al Hidayah


Prabumulih, SININEWS.COM - Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, dan Wakil Wali Kota, Franky Nasril, S.Kom., M.M., melaksanakan salat isya dan tarawih bersama masyarakat di Masjid Al Hidayah, Kota Prabumulih, pada Minggu malam (9/3/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus momentum untuk menyampaikan harapan dan komitmen dalam menjalankan pemerintahan yang amanah.

Dalam sambutannya, H. Arlan mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan sebagai Wali Kota Prabumulih. la juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama proses pemilihan hingga pelantikan dirinya bersama Franky Nasril sebagai pasangan pemimpin Kota Prabumulih.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan. Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, membawa perubahan positif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Prabumulih," ujar H. Arlan.

Kegiatan tarawih bersama ini juga diisi dengan tausiah keagamaan yang memberikan pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan, memperkuat iman, serta meningkatkan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap program dan kebijakan yang diimplementasikan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi seluruh warga Kota Prabumulih.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan berupa vacuum cleaner kepada pengurus Masjid Al Hidayah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan masjid, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.(RIL/SN)

Share:

Banjir di PALI, Kepala BPBD PALI: 11 Desa di Tanah Abang Sudah Mulai Surut


PALI. SININEWS.COM -- Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terutama di wilayah Kecamatan Tanah Abang saat ini sudah mulai surut.


Dimana ada 11 desa yang terdampak banjir di kecamatan Tanah Abang akibat intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan air Sungai Lematang meluap.


Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ahmad Hidayat kabupaten PALI bahwa banjir di 11 desa di Tanah Abang sudah mulai surut.


"11 desa di Tanah Abang sudah mulai surut," ungkap Ahmad Hidayat, Senin 10 Maret 2025.



Dijelaskan Ahmad Hidayat bahwa saat ini BPBD fokus penanganan pasca banjir dan mengevaluasi langkah kedepan mengatasi banjir.


"Pasca banjir ada tanah longsor, kami akan evaluasi dan mengusulkan ke. Dinas PUTR untuk membangun tanggul penahan agar longsor," imbuhnya. 


Diketahui bahwa 11 desa di Tanah Abang sudah hampir sepekan terendam banjir akibat sungai Lematang meluap.(sn/perry)

Share:

Panen Raya Padi Gogo, Kadin Pertanian Sebut Hasil Panen Topang Ketahanan Pangan

panen raya padi Gogo di Tempirai 


PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan panen raya padi Gogo di lahan sawah darat milik anggota Gapoktan Maju Bersama Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara pada Senin 10 Maret 2025.


Kegiatan panen raya padi Gogo dihadiri Bupati PALI melalui Staff Ahli Kusmayadi didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian, Ahmad Jhoni serta sejumlah tokoh masyarakat setempat dan anggota Gapoktan Maju Bersama.

Saat panen raya padi Gogo, Plt Kepala Dinas Pertanian menyebut bahwa hasil panen maksimal mencapai 3,1 ton per hektar.

"Lahan yang dipanen saat ini seluas 4 hektar, dari cek ubinan hasilnya 3,1 ton per hektar," ujar Ahmad Jhoni.

Ditambahkan Ahmad Jhoni bahwa hasil panen di Tempirai sudah mampu menunjang ketahanan pangan di wilayah tersebut.

"Kedepan akan dikembangkan lagi untuk padi Gogo ini untuk meningkatkan produksi padi di kabupaten PALI," imbuhnya.

Selain di Tempirai, Ahmad Jhoni juga menyebut ada wilayah lain yang menjadi pengembangan padi Gogo.

"Kita juga tengah mengamati di Mangku Negara, yang telah menanam padi Gogo di lahan darat. Dan harapan kami, hasil yang didapat bisa sama dengan yang di Tempirai," harapnya.

Sementara itu, Staff Ahli Kusmayadi menyatakan bahwa penanaman padi Gogo harus ditingkatkan dan  dikembangkan.

"Ini sudah terbukti, hasil panen cukup melimpah yang tentunya selain menopang ketahanan pangan juga meningkatkan pendapatan petani. Untuk itu pengembangan padi Gogo harus ditingkatkan," ucap Staff Ahli.(sn/perry)
Share:

Minyak Kita di PALI Tak Sesuai HET, Warga Pilih Minyak Curah


PALI. SININEWS.COM - Carut marut Minyakita bukan hanya ditemukannya isi yang tertera 1 liter yang ternyata hanya 750 ml oleh Menteri Pertanian baru-baru ini, namun juga harga yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tertera dikemasan dengan tulisan besar Rp15.700 per liter yang faktanya dilapangan lebih dari harga itu.


Seperti di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), harga Minyakita di sejumlah kalangan Rp19.000 per liter, melebihi HET yang tertera dikemasan.


Warga PALI pun mengeluh karena harga Minyakita tak sesuai anjuran pemerintah, malah dijual oleh pedagang diatas HET. Warga pun memilih minyak curah karena dinilai harga lebih murah dan kualitas tidak kalah dengan Minyakita.


"Minyak curah lebih murah, hanya Rp15 ribu per kilo dan rasa serta kualitas sama Minyakita," ungkap Anah, salah satu ibu rumahtangga asal Talang Ubi.


Sama halnya disampaikan Imron, petani asal Simpang Raja yang menginginkan pemerintah turun tangan mengecek ke pasar menstabilkan harga Minyakita juga harga kebutuhan pokok lainnya.


"Kalau memang harga 15.700 per liter harusnya dijual sesuai harga itu, jangan melebihi anjuran pemerintah. Kami berharap pemerintah turun mengecek langsung supaya harga Minyakita sesuai HET," pintanya.


Sementara Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten PALI Brisvo menyebabkan bahwa Minyakita menjadi isu nasional.


"Sudah isu nasional permasalahan Minyakita, dan rencana kita akan sidak harga di minggu terahir puasa," singkatnya.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts