Didemo AP3, Wabup PALI Nyatakan Segera Panggil Pengelola MBG


PALI. SININEWS.COM -- Aliansi Pemuda Peduli PALI (AP3) menggelar aksi demontrasi untuk mendesak diusutnya penyebab dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan korban ratusan siswa yang dilarikan ke rumah sakit beberapa hari lalu.


AP3 menggelar demo pertama di depan kantor DPRD PALI kemudian dilanjutkan ke halaman kantor Bupati PALI di kawasan Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi pada Rabu 14 Mei 2025.


Saat aksi demo di halaman kantor Bupati PALI, koodinator aksi mendesak Bupati Asgianto untuk mengevaluasi secara menyeluruh progam MBG di kabupaten PALI.


Saat demo di depan kantor bupati, Wabup Iwan Tuaji menemui puluhan masa dan menyatakan akan segera memanggil pihak pengelola program MBG.


"Kita akan coba panggil pengelola MBG di kabupaten PALI ini, karena ada beberapa perizinan yang masih belum lengkap secara aturan. Kemudian ingin mengetahui distribusi program MBG sudah tepat sasaran atau belum," ungkap Wabup.


Wabup menyatakan bahwa Pemda PALI akan mengeluarkan rekomendasi kepada BGN terkait layak tidaknya dapur tersebut sebagai mitra penyediaan MBG.


"Karena itu adalah wilayah BGN, maka kita akan mengeluarkan rekomendasi ke BGN layak tidaknya dapur tersebut," imbuhnya.


Terkait program MBG, Wabup akui bahwa pada umumnya masyarakat kabupaten PALI menginginkan program tersebut terus dilanjutkan.


"Semua masyarakat kabupaten PALI ingin program yang digagas presiden Prabowo terus dilanjutkan," tutupnya. (sn/perry)

Share:

AP3 Bangunkan DPRD PALI 'Jangan Hanya Tidur' Usut Dugaan Keracunan MBG

AP3 saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan warga yang tergabung pada Aliansi Pemuda Peduli PALI (AP3) menggeruduk kantor legislatif dan membangunkan anggota DPRD PALI untuk mengusut tuntas dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa hari lalu terhadap ratusan siswa dari tingkat TK sampai SMA.

Tuntutan agar DPRD bangun dari tidurnya disampaikan melalui spanduk AP3 saat menyampaikan aksi unjuk rasa di depan Kantor dewan PALI pada Rabu 14 Mei 2025.

Pada spanduk itu tertera bahwa DPRD segera bentuk Pansus, lihat dan turun ke lapangan.

Kurang responnya anggota DPRD PALI terhadap kejadian yang dinilai luar biasa itu juga disampaikan koordinator aksi unjuk rasa saat orasi di depan kantor dewan.

"Empat hari lalu kami menyampaikan pemberitahuan akan digelarnya aksi damai ini, tetapi hanya satu anggota dewan yang menemui, 29 sisanya kemana, apakah mereka mati hati nuraninya?," ungkap koordinator aksi.

Koordinator aksi AP3 pun menyatakan ketidakpercayaannya terhadap lembaga legislatif PALI yang kurang peka terhadap insiden dugaan keracunan MBG.

"Ketika rakyat membutuhkan, mereka (anggota DPRD PALI) tidak ada, apakah patut kita percaya kepada dewan PALI? Saya tidak percaya pada lembaga ini," katanya dengan suara lantang.

Dengan adanya insiden dugaan keracunan MBG, AP3 melalui koodinator aksi mendesak DPRD PALI membuka seterang-terangnya kejadian yang memakan korban ratusan siswa yang dilarikan ke rumah sakit.

"Segera bentuk Pansus untuk bahas kasus ini," tandasnya. 

Pada aksi unjuk rasa yang digelar AP3, puluhan masa juga menuntut Bupati PALI segera evaluasi secara menyeluruh program MBG agar tidak ada korban lagi.

Juga kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas serta segera menetapkan tersangka terhadap penanggung jawab MBG di kabupaten PALI yang diduga telah menyebabkan ratusan peserta didik keracunan.

Aksi unjuk rasa AP3 pun dilanjutkan di halaman kantor Bupati PALI dengan tuntutan sama. (sn/perry)
Share:

Balap Liar Marak, Polsek Penukal Abab Ambil Langkah Tegas


PALI. SININEWS.COM -- Menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi balap liar yang sering terjadi pada sore hari, Polsek Penukal Abab mengambil langkah tegas dengan menggelar patroli rutin pada Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. 


Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Penukal Abab, terutama di sekitar Jembatan arah Desa Spantan Jaya dan Simpang 4 Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.


Patroli dipimpin langsung oleh Ka SPK B Bripka Mahmudin S bersama sejumlah anggota, dengan fokus utama mengantisipasi aksi balap liar dan potensi keributan antar remaja yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. 


“Tujuan utama patroli ini bukan hanya untuk mencegah balap liar, tetapi juga memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di sore hari yang kerap dimanfaatkan untuk kegiatan negatif,” ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian bila menemukan indikasi aksi balap liar maupun potensi tawuran antar remaja. 


Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran hukum di wilayah tersebut.


Polsek memastikan, bila terdapat kejadian menonjol, pihaknya akan segera melaporkan ke pimpinan guna penanganan cepat dan tepat.


Dengan patroli yang lebih intensif dan sinergi bersama masyarakat, Polsek Penukal Abab berharap wilayahnya dapat terbebas dari aksi balap liar dan segala bentuk gangguan kamtibmas lainnya.(sn/perry)

Share:

Bupati Apresiasi Bantuan Gubernur Bangun Jalan Penghubung Muara Enim-PALI Seniai Rp35 Miliar

MUARA ENIM, SININEWS - Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., mendampingi Gubernur Sumsel, H. Herman Deru meninjau ruas jalan penghubung Muara Enim-Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta Prabumulih tepatnya tepatnya dari Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim menuju Desa Pandan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Selasa (13/05). Adapun pada peninjauan yang turut dihadiri Bupati Pali, Asgianto, S.T., ini,  Bupati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel yang ingin mempercepat konektivitas antardaerah dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan melalui bantuan khusus Gubernur Sumsel.

Didampingi sejumlah OPD, Bupati menyampaikan sejumlah rencana pembangunan yang akan direalisasikan oleh Gubernur diantaranya peningkatan jalan tanah menjadi cor beton sepanjang lebih kurang 5,5 kilometer dan Jembatan Beton Sungai Lubuk Malampari dengan bentang 30 M sebagai konektivitas dua kabupaten tepatnya dari Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim menuju Desa Pandan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Menurutnya proyek ini akan dikerjakan tahun 2025 ini dengan menggunakan anggaran bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) atau bantuan Gubernur Sumsel sebesar Rp. 35 miliar.

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Herman Deru karena usulan kegiatan yang diajukan akan segera direalisasikan dalam rangka peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, dirinya berpesan kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut yang diharapkan selain mempermudah akses masyarakat juga menjadi sarana mempercepat distribusi hasil tani dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi pertanian antar daerah.(RIL/SN)

Share:

Didampingi Bupati PALI dan Bupati Muara Enim, Gubernur Sumsel Tinjau Proyek Strategis Penghubung Dua Kabupaten


Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Peningkatan Jalan dan Jembatan Sungai Lematang: Proyek Strategis untuk Konektivitas Muara Enim–PALI


Tanah Abang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, S.H., M.M., melakukan kunjungan kerja penting pada Selasa (13/5) ke lokasi rencana pembangunan peningkatan jalan dan jembatan di atas Sungai Lematang, yang menghubungkan Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim dengan Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Gubernur tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB setelah sebelumnya menempuh perjalanan udara dari Palembang dan mendarat di helipad sementara di Lapangan Bola Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati PALI H.Asgianto, S.T., Bupati Muara Enim H.Edison,S.H.,M.H., serta unsur Muspika dan perangkat desa dari dua kabupaten. Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait,S.H.,S.I.K.,M.I.K., diwakili oleh Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, lS.H., memimpin langsung pengamanan dan pengawalan jalannya kegiatan.


Menurut IPTU Arzuan, kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan awal dari kerja nyata. Ia menyampaikan pesan Kapolres PALI kepada masyarakat dan pihak terkait.


> “Kapolres PALI, AKBP Yunar H.P. Sirait, menitipkan pesan agar seluruh elemen masyarakat, baik dari Kabupaten Muara Enim maupun PALI, mendukung penuh rencana pembangunan ini. Beliau menekankan pentingnya stabilitas kamtibmas dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat akan menjadi kunci sukses pembangunan ini,” ujar IPTU Arzuan saat ditemui di lokasi peninjauan.




Rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 13.00 WIB. Gubernur Herman Deru menegaskan komitmen pemerintah untuk merealisasikan proyek ini pada tahun 2025.


> “Peningkatan akses jalan dan jembatan ini akan berdampak besar terhadap mobilitas warga, distribusi logistik, dan percepatan ekonomi kawasan Muara Enim dan PALI,” kata Gubernur dalam sambutannya.




Ia juga mengimbau masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga lingkungan proyek dan ikut serta dalam semangat gotong royong saat pelaksanaan pembangunan berlangsung.


"Proyek ini diharapkan menjadi simbol integrasi antardaerah sekaligus solusi permanen terhadap persoalan akses yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat dua kabupaten bertetangga tersebut." Pungkas Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Akses Jalan Penghubung PALI-Muara Enim Segera Dibuka, Gubernur Sumsel: Gunakan APBD Provinsi

Gubernur Sumsel Nyatakan Segera Rampungkan Akses Penghubung PALI-Muara Enim 


PALI. SININEWS.COM --  Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru menyatakan akan segera merampungkan akses penghubung antara Kabupaten PALI dan Muara Enim tepatnya antara Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang dan Desa Talang Nangka Kabupaten Muara Enim.

Pernyataan itu disampaikan orang nomor satu di Provinsi Sumatra Selatan saat menyambangi dua desa tersebut pada Selasa 13 Mei 2025 untuk mengecek pembagunan jembatan penghubung Pandan dan Talang Nangka.

Dimana menurut Gubernur Sumsel bahwa pembangunan jembatan penghubung antara PALI dan Muara Enim tinggal membuka akses jalan, yang mana akses jalan itu bukan hanya menghubungkan dua daerah tetapi tiga daerah sekaligus yakni Prabumulih.

"Akses jalan kita buka tahun ini menggunakan APBD Provinsi," ujar Gubernur.

Diakui Gubernur bahwa akses tersebut akan membuka peluang meningkatkan perekonomian masyarakat di tiga daerah di provinsi Sumatera Selatan.

"Kalau akses ini sudah beroperasi, maka pergerakan ekonomi semakin mudah dan memangkas waktu serta biaya. Sebab warga PALI, Muara Enim dan Prabumulih tidak lagi harus menempuh jarak yang jauh untuk berinteraksi atau bertransaksi," sebutnya.

Ditambahkan Gubernur bahwa pembangunan akses jalan harus didukung oleh semua masyarakat agar cepat selesai dan bisa segera beroperasi.

"Kepada kepala desa Pandan dan Talang Nangka, pastikan tidak ada lagi permasalahan dan jangan ada sengketa," pesannya.

Menyikapi pesan Gubernur yang meminta tidak ada permasalahan terkait lahan yang akan dibuka untuk akses jalan, Kedua Kades kompak menyatakan bahwa lahan sudah dipersiapkan sejak lama dan tidak ada lagi kendala dengan masyarakat.

Terpisah, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan menyampaikan bahwa kunjungan Herman Deru ke Desa Pandan dan Talang Nangka merupakan bentuk perhatian Gubernur terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.

"Kami telah melakukan koordinasi lintas wilayah dan siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan lancar dan aman,” tandas Arzuan.

Pada kunjungan ke Pandan PALI dan Talang Nangka Muara Enim, hadir  Bupati PALI Asgianto ST serta sejumlah pejabat tinggi di dua kabupaten tersebut.(sn/perry)
Share:

Hari Ini Herman Deru Sambangi PALI, Tinjau Jembatan Perbatasan Muara Enim



PALI. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, H.Herman Deru,SH,MM,dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hari ini,Selasa (13/5/2025),dalam rangka meninjau lokasi rencana pembangunan peningkatan jalan dan jembatan Sungai Lematang. 


Infrastruktur ini nantinya akan menghubungkan Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim dengan Desa Pandan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Informasi dihimpun dari jajaran Polsek Tanah Abang, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mempercepat konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah-daerah penyangga yang memiliki potensi ekonomi tinggi namun masih minim infrastruktur memadai.


Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan ,S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan langkah pengamanan terpadu guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja Gubernur berjalan aman dan kondusif.


> “Kunjungan ini adalah bentuk perhatian Gubernur terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan. Kami telah melakukan koordinasi lintas wilayah dan siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan lancar dan aman,”ujar AKP Arzuan. 


Kunjungan Gubernur dijadwalkan dimulai pukul 10.30 WIB. Beliau akan berangkat dari Palembang menggunakan helikopter dan mendarat di lapangan bola kaki Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Dari lokasi tersebut, perjalanan darat dilanjutkan sejauh kurang lebih 6 km menuju Jembatan Sungai Lematang di Desa Pandan, Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Dalam rangkaian kegiatan yang diperkirakan berakhir pada pukul 12.10 WIB, Gubernur Herman Deru juga akan didampingi oleh Bupati Muara Enim, H.Edison, serta Bupati PALI, Asgianto, ST. Pulbaket dan pemantauan awal telah dilakukan oleh jajaran Polsek Tanah Abang pada malam sebelumnya, Senin (12/5), di kediaman Kepala Desa Pandan.


Polsek Tanah Abang juga telah mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan kamtibmas mengingat kemungkinan besar masyarakat akan antusias menyambut kedatangan Gubernur.

Himbauan Kamtibmas pun telah disampaikan kepada warga melalui Bhabinkamtibmas,guna menghindari potensi tindak kriminalitas seperti pencurian, penipuan, atau perkelahian (3C).


Dalam analisa intelijen,salah satu rekomendasi penting adalah penyediaan helipad yang sesuai SOP mengingat rute udara menjadi opsi utama dalam kunjungan kerja ini. Polsek Tanah Abang dan Polres PALI juga telah berkoordinasi dengan jajaran Polres Muara Enim untuk deteksi dini serta pengamanan lintas wilayah.


> “Kami mengedepankan langkah preventif dan kolaboratif. Ini adalah momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah, dan Kepolisian akan hadir untuk memastikan semuanya berjalan tertib dan aman,”tambah AKP Arzuan.


Dengan rencana pembangunan ini,masyarakat di kedua kabupaten berharap konektivitas wilayah dan roda perekonomian dapat meningkat secara signifikan.


"Khususnya dikawasan yang sebelumnya sulit diakses."pungkas Kapolres melalui Kapolsek Tanah Abang.(sn/perry)

Share:

Petani Karet di PALI Makin Kusut, Harga Getah Kian Merosot


Petani Karet di PALI Makin Kusut, Harga Getah Kian Merosot 


PALI. SININEWS.COM --  Petani karet di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) makin kusut setelah harga getah yang kian merosot.

Terpantau di Pasar Getah Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI pada Senin 12 Mei 2025 yang kembali turun, harga getah diangka Rp10 ribuan.

Hal itu membuat petani karet mengeluh karena selain harga terus merosot juga produksi getah juga menurun akibat cuaca tidak menentu.

Dikatakan Amrin, petani karet asal Karta Dewa bahwa dirinya hanya bisa pasrah menghadapi kondisi saat ini.

"Bagaimana lagi, kami hanya petani yang bisa pasrah dengan harga yang makin turun serta produksi getah makin sedikit," ujar Amrin.

Karena harga getah tak bisa diintervensi pemerintah, Amrin pun mengaku dengan kondisi saat ini dirinya harus mencari jalan lain untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari.

"Saat ini kami membuka kebun ditanami kelapa sawit karena karet sudah tidak menjanjikan lagi. Sembari menunggu kelapa sawit belum panen, kami tanami berbagai tanaman sayuran hasilnya untuk menopang kebutuhan keluarga sehari-hari," terang Amrin.

Begitu juga diutarakan Sahrul, warga lainnya yang mengaku dirinya hanya buruh sadap yang mengandalkan hasil getah karet.

"Pencaharian kami hanya buruh sadap yang harus dibagi dengan pemilik kebun. Apabila harga murah seperti ini, terpaksa kami harus berhemat serta mencari pekerjaan lain," tuturnya.(sn/perry)


Share:

Viral, Pengantin Pria Dibacok OTK Saat Turun Dari Mobil


Palembang. SININEWS.COM -- Palembang gempar pada Minggu siang 11 Mei 2025, pasalnya ada kejadian yang tidak terduga mengejutkan semua pihak.


Dimana Pengantin pria di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Ahmad Anda (31), dibacok dan diancam ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi sebelum korban melangsungkan akad dan resepsi pernikahannya dengan Parida.


Peristiwa itu terjadi di Jalan Panca Usaha, Palembang. Kejadian berawal saat Ahmad bersama keluarga tiba di lokasi akad resepsi pernikahannya dengan menggunakan mobil.


Setelah korban turun dari kendaraannya, empat orang pria yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba muncul dan langsung menyerang Ahmad menggunakan senjata tajam dan senjata api.


Serangan mendadak tersebut membuat suasana di lokasi menjadi panik. Para tamu dan keluarga yang sudah hadir sontak berteriak dan berhamburan menyelamatkan diri.


Saat kejadian, Ahmad tidak sempat memberikan perlawanan. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki akibat sabetan senjata tajam, korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.


Usai kejadian, Ahmad masih dirawat di ruang intensif dan belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, resepsi pernikahan yang sedianya menjadi momen bahagia dalam hidupnya, terpaksa dibatalkan akibat insiden tersebut.


Ibu korban Ningcik yang ditemui di rumah sakit mengaku masih syok dan tak kuasa menahan kesedihan atas apa yang dialami anaknya. Dia mengaku tidak mengetahui motif di balik serangan brutal tersebut.


"Kami kaget, kami tidak tahu siapa pelakunya dan apa motifnya begitu kami turun kami diserang," ujar Ningcik.


Kepolisian dari Polrestabes Palembang telah menerima laporan atas kejadian ini dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif.


"Kami masih mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. Kami akan kejar para pelaku dan ungkap motif di balik penyerangan ini," kata Kapolsek Seberang Ulu I Palembang AKP Herri. (sn/perry)

Share:

Dua Pelaku Curanmor di Talang Akar Dibekuk Polisi


SATRESKRIM POLRES PALI BERHASIL UNGKAP KASUS CURANMOR DI TALANG AKAR, DUA PELAKU DIBEKUK


PALI. SININEWS.COM  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan di wilayah hukumnya. Pada Minggu (11/5), tim Opsnal "Beruang Hitam" berhasil meringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Peristiwa pencurian terjadi pada Jumat dini hari, 18 April 2025, sekira pukul 04.00 WIB di rumah korban, Purwo Suwito (52), seorang petani warga Dusun II Desa Talang Akar. Korban mendapati jendela dapur rumahnya telah terbuka dan sebuah sepeda motor Honda Revo, satu unit handphone VIVO Y20, serta dua set alat pancing telah raib dari tempat penyimpanannya.


Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp7.000.000. Kejadian ini segera dilaporkan ke pihak berwajib, dan ditindaklanjuti dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B-115/I/2025/SPKT/Polres PALI/Polda Sumsel.


Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi dua pelaku yaitu Arman Saleh (29), warga Simpang Bandara, dan Suyadi (24), warga Dusun VI Kelurahan Padang Bindu, Muara Enim.


Kasat Reskrim Polres PALI, AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H., mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi keberadaan pelaku di Jalan Lintas PALI–Belimbing.


"Setelah melakukan briefing, Tim Opsnal yang dipimpin Aipda Paryanto segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan. Dalam interogasi awal, keduanya mengakui telah melakukan pencurian tersebut," ungkap AKP Nasron.


Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, mengapresiasi kerja keras jajaran Satreskrim dalam mengungkap kasus ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres PALI.


> “Saya mengapresiasi kinerja cepat dan terukur dari Satreskrim Polres PALI. Ini adalah bukti nyata bahwa kami serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepada seluruh masyarakat, kami imbau untuk terus waspada dan segera melaporkan bila ada tindakan mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tegas AKBP Yunar.


Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Honda Revo merah hitam beserta STNK dan BPKB asli. 

Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres PALI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


"Keduanya akan dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun."pungkas AKP Nusron Junaidi.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts