Wabup PALI Akui Warisan Kepemimpinan Terdahulu Jadi Pondasi Kuat


PALI. SININEWS.COM – Setiap pemerintahan selalu mewarisi jejak dari kepemimpinan sebelumnya yang menjadi landasan penting dalam melanjutkan pembangunan daerah. Hal ini juga berlaku di Kabupaten PALI, di mana hasil kerja pimpinan terdahulu menjadi modal berharga bagi pemerintahan yang sedang berjalan.


Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menyatakan bahwa setiap masa kepemimpinan pasti meninggalkan berbagai warisan, baik yang positif maupun yang perlu diperbaiki. 


“Kami tidak pernah menilai masa lalu dengan kritik semata. Warisan itu adalah bekal. Ada yang sudah baik dan ada pula yang perlu kami sempurnakan. Bersama Bupati Asgianto, kami berkomitmen memperbaiki kekurangan tersebut demi kemajuan bersama,” ujarnya pada Senin (11/8/2025).


Iwan Tuaji juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pimpinan sebelumnya, seperti Pak Heri, Pak Sumarjono, dan tokoh-tokoh pendahulu lainnya, yang telah meletakkan pondasi kuat bagi Kabupaten PALI. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih atas kerja keras mereka dalam membangun daerah ini,” tambahnya.


Salah satu warisan yang diapresiasi adalah gedung DPR yang kini hampir rampung pembangunannya. 


“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Heri karena tinggal melanjutkan dan menyiapkan fasilitasnya,” kata Iwan Tuaji.


Selain itu, pembangunan rumah sakit juga sudah memasuki tahap finishing. “Alhamdulillah, rumah sakit sudah hampir selesai, tinggal mengejar tahap finishingnya. Pemerintah saat ini tidak perlu membangun dari awal,” ujarnya.


Di akhir pernyataannya, Iwan Tuaji memberikan penghormatan khusus kepada Pak Heri Amalindo atas peran besarnya dalam membangun fondasi pemerintahan saat ini. “Kami sangat menghormati dan berterima kasih kepada Pak Heri Amalindo atas pondasi yang kuat yang telah beliau letakkan untuk Kabupaten PALI, yang kini dipimpin oleh Pak Asgianto,” tutupnya. (sn/perry)

Share:

Musik Remix Masih Saja Dimainkan di Talang Ritam, Kades Tanding Marga Murka


Foto. Diduga warga yang menggelar hajatan yang meminta musik Remix diputar dipanggil kepolisian 


PALI. SININEWS.COM -- Meski telah disosialisasikan serta dipanggil sejumlah pemilik Orgen Tunggal agar tidak menyajikan musik Remix saat manggung di acara hajatan warga, namun baru-baru ini viral di media sosial adanya larangan itu dilanggar.


Musik Remix bergetar di Talang Ritam Desa Tanding Marga kecamatan Penukal Utara beberapa waktu lalu membuat Kepala Desa setempat, A Riva'i murka.


Kades merasa bahwa upaya pemerintah desa juga dari kabupaten PALI yang tanpa lelah mensosialisasikan larangan tersebut sepertinya tak digubris oleh pemilik Orgen Tunggal juga tuan hajatan.


"Warga yang menggelar hajatan juga pemilik Orgen Tunggal sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2025," ujar Kades A.Riva'i baru baru ini.


Kades juga menyayangkan hal itu terjadi, "Kami menyayangkan hal itu terjadi karena setelah Perda turun kami terus sosialisasi di desa pada saat menghadiri undangan hajatan dilarang memutar musik Remix, minuman keras dan obat serta minuman berbahaya lainnya," timpal Kades.


Atas kejadian itu, Kades menegaskan bahwa warga yang menggelar hajatan yang meminta musik Remix diputar akan mendapatkan sanksi tegas.


"Berdasarkan Perda kabupaten PALI tentang ketertiban umum tersebut ada sanksinya sudah jelas. Jadi bagi tuan rumahnya yang melanggarnya tanggung jawab sendiri " Jelas Kades.


Diakui Kades bahwa permasalahan tersebut saat ini sudah ditangani pihak kepolisian.


"Pemilik hajatan pada hari Sabtu tanggal 9 Agustus 2025 telah dipanggil pihak kepolisian," tandasnya.


Sementara itu, Hartoyo Ketua Persatuan Orgen Musik  PALI meminta pihak berwenang menegakan peraturan tersebut jangan pilih bulu.


" Jadi kami berharap kepada pihak berwenang kepolisian dan Pemerintah silahkan tegakan aturan yang baik dan sebenar-benarnya," pinta Hartoyo. (sn/perry)

Share:

Pamerkan Produk Mitra Binaan Unggulan KKKS SUMSEL, Stand Booth SKK Migas – KKKS Meriahkan Sriwijaya Expo 2025


Pamerkan Produk Mitra Binaan Unggulan KKKS SUMSEL, Stand Booth SKK Migas – KKKS Meriahkan Sriwijaya Expo 2025

 


Palembang. SININEWS.COM -- Dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Sumsel ke-79 kegiatan Sriwijaya Expo Tahun 2025 kembali digelar, event ini merupakan agenda rutin tahunan dari pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan digelar secara istimewa bersamaan dengan perhelatan perdana Swarna Songket Nusantara. Pameran Sriwijya Expo kali ini diikuti oleh 111 stand (71 indoor dan 40 outdoor), melibatkan instansi pemerintah, Dekranasda kabupaten/kota, BUMN/BUMD, sektor telekomunikasi, perbankan, serta pelaku UMKM/IKM. Jumlah pengunjung mencapai ±25.000 orang, dengan 1.800 transaksi yang meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya.


 

SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumsel ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dengan mendirikan Stand Booth hulu migas dan berhasil meraih juara 2 stand terbaik serta apresiasi sebagai sponsor dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 5 hari pada 1 hingga 5 Agustus 2025 di Pelataran Benteng Kuto Besak, Palembang tersebut, SKK Migas – KKKS Wilayah Sumsel juga aktif melaksanakan edukasi hulu migas kepada mahasiswa/I dari 3 perguruan tinggi negeri dan swasta di Provinsi Sumsel diantaranya adalah Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah dan Akamigas Palembang.


 

Pada rangkaian pembukaan yang dihadiri langsung oleh Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Ananda Gibran stand booth SKK Migas mendapatkan atensi khusus dan dikunjungi langsung oleh Ketua Dekranas tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas peran serta hulu migas dalam membangkitkan UMKM yang ada di daerah. Pada momen yang sama booth SKK Migas – KKKS Sumsel juga dikunjungi oleh Ibu Sri Suparni Bahlil istri dari Menteri ESDM RI. Dalam kunjungannya ia merasa bangga atas peran hulu migas yang membawa langsung produk-produk mitra binaan untuk dipromosikan dalam event berskala nasional ini. Ia juga turut serta mempromosikan dan memberikan testimoni atas produk-produk yang ada.

 


SKK Migas – KKKS wilayah Sumsel pada pelaksanaan Sriwijaya Expo kali ini menghadirkan produk-produk mitra binaan unggulan KKKS Seleraya Merangin Dua, Medco E&P Grissik Ltd, Medco E&P Indonesia, Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 dan Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 Jambi Merang. Para mitra binaan tersebut merupakan UMKM yang dijalankan oleh masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan KKKS.


 

Pada pelaksanaan hari ketiga yakni 3 Agustus 2025, Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Herman Deru mengunjungi langsung pula Booth SKK Migas – KKKS Wilayah Sumsel. ”luar biasa peran sertanya rekan-rekan SKK Migas beserta tim, kami mengucapkan terimakasih sudah berpartisipasi dan ikut mensupport kegiatan ini dengan membawa serta produk-produk UMKM mitra binaan perusahaan migas di daerah,” ungkap Feby. Ia merasa sangat senang melihat produk-produk yang ditawarkan dan dipromosikan untuk membantu UMKM berkembang dengan baik di daerah.


 

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Yunianto menyampaikan bahwa keikutsertaan ini adalah bentuk realisasi dari komitmen industri hulu migas dalam mendukung dan bekerja sama terhadap kegiatan pemerintah di daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sumsel. “Kami merasa kegiatan ini sangat baik dan penting untuk didukung dan diikuti, tidak hanya menjadi kesempatan bagi hulu migas untuk mendukung program pemerintah namun juga menjadi momen yang tepat untuk dimanfaatkan dalam upaya menyebarluaskan informasi kegiatan hulu migas sehingga diharapkan bisa menjadi kesempatan untuk meraih dukungan dari masyarakat,” ungkap Yunianto.


 

“kami juga merasa sangat bangga karna Ibu Wapres, Ibu Sri Bahlil, Ibu Gubernur menyempatkan hadir mengunjungi langsung stand booth SKK Migas – KKKS Wilayah Sumsel, tentu hal ini memberikan booster semangat tersendiri bagi kami,” lanjutnya. Ia juga mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel melalui pemberian penghargaan sebagai juara 2 stand terbaik. “Bisa menjadi pemenang juara 2 juga jadi suntikan semangat bagi kami SKK Migas – KKKS tentunya, untuk kedepan bisa lebih berinovasi dan berkreasi,” tutur Yunianto. Mewakili SKK Migas – KKKS, Yunianto juga mengharapkan dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat dan pemerintah terhadap kegiatan industri hulu migas, karena keberhasilan hulu migas adalah keberhasilan semua pihak.(sn)

Share:

Tunjuk Dr. Subroto Jadi Plt. Dirut PDAM Lematang Enim, Bupati Minta Kejar Target 5 Ribu Pelanggan


Tunjuk Dr. Subroto Jadi Plt. Dirut PDAM Lematang Enim, Bupati Minta Kejar Target 5 Ribu Pelanggan 


Muara Enim. SININEWS.COM -- Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., secara resmi menunjuk Dr. Ir. Subroto, S.T., M.T., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim @pdam_lematangenim bersamaan dengan berakhirnya masa kepemimpinan Sartono, S.H., sebagai Dirut di Aula PDAM Lematang Enim, Senin (11/08). Disela penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut,  Bupati meminta perusahaan milik Pemkab. Muara Enim ini terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mengejar target penambahan pelanggan hingga mencapai 5 ribu sambungan.

.


Didampingi sejumlah Kepala OPD, Bupati meminta seluruh pegawai untuk mendukung Plt. Dirut baru sehingga pendistribusian atau pelayanan air bersih kepada 45.150 pelanggan dapat lebih optimal. Dirinya menyebut penunjukan Dr. Subroto sebagai Plt Direktur PDAM tersebut berlaku paling lama enam bulan kedepan sambil Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan mempersiapkan proses lelang jabatan secara terbuka untuk mengisi posisi Direktur definitif PDAM. Bupati menyampaikan direktur utama PDAM yang baru nantinya diharapkan melakukan pembenahan manajemen secara komprehensif agar pelayanan lebih efektif, efisien dan berkelanjutan dalam menyediakan layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat serta mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD).

.

Sementara, Dr. Subroto yang juga selaku Direktur Teknik menyatakan siap menjalankan amanah yang dipercayakan dengan segera melakukan konsolidasi internal serta evaluasi terhadap sistem kerja. Adapun fokus pertamanya adalah peningkatan pelayanan kepada pelanggan guna mewujudkan penyaluran air bersih yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Muara Enim.[prokopim-me]

Share:

Ketua DPRD PALI Buka Suara Terkait Polemik Mobil Dinas Bupati

Ketua DPRD PALI H.Ubaidillah


PALI. SININEWS.COM – Dalam beberapa pekan terakhir, pemberitaan soal mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) jadi bahan perbincangan hangat. Tak hanya di media, topik ini juga ramai dibicarakan warga, mulai dari warung kopi sampai grup WhatsApp. 


Angka Rp12 miliar yang beredar di publik menimbulkan tanda tanya besar: apakah dana sebesar itu hanya untuk dua unit kendaraan?

Polemik ini mulai mencuat ketika pemberitaan di berbagai media menyoroti nilai pengadaan yang dianggap fantastis.


Menanggapi isu yang berkembang, Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H., akhirnya buka suara untuk meluruskan informasi. Ia menjelaskan, anggaran mobil dinas tersebut sebenarnya sudah masuk dalam APBD 2024 dan dibahas jauh sebelum Bupati dan Wakil Bupati yang sekarang menjabat.


“Kami sudah memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada saat itu untuk membicarakan ini. Jadi bukan mendadak, dan bukan pula dibahas diam-diam,” kata Ubaidillah, Senen (11/8/2025).


Ia menekankan, nominal Rp12 miliar tersebut tidak hanya untuk membeli mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati. Di dalamnya termasuk pembelian mobil tamu, kendaraan operasional, dan beberapa kebutuhan penunjang lainnya yang tercatat di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). “Kalau dibaca DPA-nya lengkap, akan kelihatan peruntukannya. Jadi, tidak bisa disimpulkan hanya untuk dua mobil,” tegasnya.


Pernyataan yang tak kalah penting disampaikan Ubaidillah adalah soal sumber usulan anggaran ini. “Anggaran tersebut muncul berdasarkan evaluasi dari Gubernur Sumatera Selatan. Bupati dan Wakil Bupati yang sekarang bahkan belum dilantik saat usulan ini diajukan. Jadi jelas, bukan mereka yang mengusulkan,” katanya.


Ia berharap, dengan penjelasan ini, masyarakat bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang proses anggaran. “Kita ingin informasi yang beredar itu utuh. Jangan sampai potong-potong sehingga menimbulkan salah paham,” pungkasnya.


Dengan penjelasan ini, ia berharap polemik di masyarakat dapat mereda dan informasi yang beredar bisa diluruskan sesuai fakta.(sn/perry/ril)

Share:

Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji Dinilai Mampu Pimpin PALI, Begini Kata Tokoh PALI



PALI. SININEWS.COM – Di tengah dinamika dan berbagai pro-kontra yang menyertai perjalanan pemerintahan daerah, kepemimpinan Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji dinilai sebagai titik awal penting dalam membangun fondasi menuju Kabupaten PALI yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.


Tokoh masyarakat Kabupaten PALI, H. Eftiyani, SH, menyampaikan keyakinannya bahwa duet pemimpin muda ini mampu menghadirkan perubahan nyata. Melalui sambungan telepon pada Minggu, 10 Agustus 2025, Eftiyani menyebutkan bahwa berbagai capaian positif mulai tampak, di antaranya meningkatnya minat investor dan dukungan anggaran dari berbagai pihak, yang secara langsung mendorong akselerasi pembangunan di Bumi Serepat Serasan. “Ini sinyal kuat bahwa kepemimpinan Asgianto–Iwan Tuaji berada di jalur yang tepat. Mereka tidak hanya menjalankan roda pemerintahan, tetapi membangun arah masa depan yang jelas,” ujarnya.


Menurut Eftiyani, kombinasi kecerdasan strategis, ketegasan, dan kemampuan komunikasi lintas sektor menjadikan keduanya bukan sekadar pemimpin administratif, tetapi sosok arsitek pembangunan daerah.


Ia menambahkan, keberanian Asgianto–Iwan dalam mengambil keputusan, didukung kepekaan terhadap aspirasi rakyat, menciptakan model kepemimpinan yang terbuka, responsif, dan fokus pada hasil. Ketenangan dan konsistensi dalam merespons dinamika publik turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan mereka.


Terkait berbagai isu negatif yang beredar, terutama di media sosial, Eftiyani mengakui bahwa kegaduhan tersebut mencerminkan aspirasi yang belum sepenuhnya terakomodir. Namun, menurutnya, hal itu menjadi tantangan yang direspons dengan solusi konkret, bukan reaksi emosional.


“Asgianto dan Iwan adalah pemimpin muda yang tidak hanya meredam kegaduhan, tapi justru menghadirkannya sebagai peluang untuk berbenah dan memperkuat arah pembangunan,” tegasnya.


Eftiyani juga menyebut Asgianto sebagai pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap keluh kesah warga, dan bertindak nyata tanpa retorika berlebih.

“Ia bukan pemimpin seremonial. Visi dan keberaniannya menjawab tantangan adalah bukti nyata bahwa PALI sedang bergerak menuju perubahan,” tambahnya.


Senada dengan itu, Supran Mastura, SH, mantan Kepala Desa Tanah Abang, mengapresiasi konsistensi Asgianto dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Beliau tidak terpengaruh oleh isu-isu miring. Justru itu menjadi pemicu untuk bekerja lebih giat dan berorientasi pada hasil,” ucapnya.


Sementara itu, Syarkasih, tokoh masyarakat dari Penukal Utara, menilai kepemimpinan Asgianto sangat memahami karakter daerah dan mampu mengambil keputusan strategis yang dibutuhkan masyarakat.

“Visi beliau sangat jelas: menjadikan PALI daerah yang kuat secara ekonomi dan sosial,” ujarnya.


Dari kalangan pemuda, dukungan pun mengalir. Jaelani, seorang aktivis muda, menyampaikan bahwa kepemimpinan Asgianto–Iwan telah membuka ruang partisipasi generasi muda.

“Kami tidak lagi hanya jadi penonton. Saat ini, kami dilibatkan, diberi ruang untuk berkarya, dan menjadi bagian dari perubahan. Ini penting untuk membangun PALI yang kreatif dan berdaya saing tinggi,” serunya penuh semangat.

Jaelani meyakini bahwa dengan fondasi yang telah dibangun, ditambah kepemimpinan yang visioner dan partisipatif, PALI akan melangkah mantap lima tahun ke depan menuju masa depan yang cerah.


“PALI sedang berada di momentum emas. Jika kolaborasi seluruh elemen masyarakat terus dijaga, masa depan yang sejahtera bukan sekadar mimpi, tetapi tujuan yang bisa kita capai bersama,” pungkasnya.


Dukungan lintas generasi ini membuktikan bahwa kepemimpinan Asgianto–Iwan Tuaji telah menumbuhkan kepercayaan dan optimisme bersama. Dengan fondasi kuat, visi terukur, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, PALI diyakini akan melangkah mantap lima tahun ke depan menuju masa depan yang lebih cerah.(sn/perry)

Share:

Pastikan Keamanan dan Ketertiban Warga Tetap Kondusif, Polsek Talang Ubi Gelar Kegiatan Rutin Ini



PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam (10/8/2025) untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Aiptu Sumaryono, S.H., bersama personel Polsek Talang Ubi sesuai Surat Perintah Kapolsek. Pelaksanaan KRYD diawali dengan apel di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan patroli dan himbauan kamtibmas kepada warga.


Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi sejumlah titik rawan, seperti area lapangan golf, Bank BRI Handayani Mulya, Bank BSI Handayani Mulya, Alfamart Simpang Airport, hingga Indomaret Handayani. Kepada para pemuda yang nongkrong di malam hari, polisi memberikan imbauan untuk menghindari tawuran dan segera pulang jika tidak ada kepentingan mendesak.


"Ini bagian dari langkah preventif agar masyarakat, khususnya anak muda, tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal," ungkap Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.


Kegiatan KRYD yang berakhir pukul 22.15 WIB itu berjalan aman dan kondusif. Usai patroli, dilakukan apel konsolidasi untuk evaluasi pelaksanaan.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli dan razia guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.


> “KRYD bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud komitmen Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk proaktif mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif,”pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Pemerintahan Asgianto-Iwan Tuaji Mendapat Dukungan Besar Pemerintah Pusat, Percepatan Pembangunan di Sejumlah Sektor Manfaatkan APBN

Bupati PALI 


PALI. SININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendapatkan dukungan besar dari pemerintah pusat dalam bentuk bantuan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik. Bupati PALI, Asgianto, ST, bersama Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, secara intensif mendorong percepatan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan dengan memanfaatkan dana pusat atau APBN.


Upaya ini dilakukan agar proses pembangunan berjalan lebih cepat tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Salah satu bantuan utama yang diterima Kabupaten PALI berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar khusus untuk pembangunan fisik sekolah rakyat yang akan dibangun tahun ini. Dana tersebut memang difokuskan hanya untuk pembangunan fisik, sementara sarana dan prasarana pendukung belum termasuk dalam alokasi ini dan diperkirakan memiliki nilai yang jauh lebih besar.


Selain itu, Kementerian Sosial turut memberikan bantuan berupa pakaian, perlengkapan sekolah, serta makanan bagi siswa-siswi yang akan menempuh pendidikan di sekolah rakyat tersebut. Bantuan ini menjadi paket lengkap yang mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten PALI.


Bupati Asgianto menjelaskan, “Jika menggunakan dana APBD, proses pembangunan dan penyediaan bantuan tersebut pasti akan berjalan lebih lama dan sangat membebani anggaran daerah. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami bisa mempercepat pembangunan sekaligus memberikan fasilitas yang memadai bagi anak-anak sekolah.”


Keberhasilan meraih bantuan ini menurut Bupati tidak lepas dari kerja keras dan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat. “Kami terus berkoordinasi dengan kementerian terkait agar program pembangunan di PALI terus berjalan dan bertambah,” ungkapnya.


Selain bantuan untuk sektor pendidikan, Kabupaten PALI juga telah menerima bantuan pembangunan rumah sakit tipe C beserta alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan senilai Rp170 miliar. Bantuan ini diharapkan semakin meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di daerah.


Dengan adanya dukungan besar dari pemerintah pusat ini, Bupati Asgianto optimis pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan di Kabupaten PALI akan semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(sn/perry)

Share:

Sukses Membuat Puluhan Warga PALI Melek Kembali, Bupati Asgianto Terima Penghargaan dari Mensos RI


PALI. SININEWS.COM – Setelah sukses menggelar Bakti Sosial (Baksos) katarak dan membuat puluhan warga melek kembali (melihat dengan jelas,red), rupanya Pemerintah pusat melalui Menteri Sosial (Mensos) RI menilai bahwa apa yang telah dilakukan Pemkab PALI dibawah kepemimpinan Bupati Asgianto telah berkontribusi membantu masyarakat yang alami gangguan penglihatan.


Apresiasi pun diberikan kepada Bupati Asgianto yang diberikan oleh Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf dengan memberikan piagam penghargaan atas dukungan penuh Bupati PALI dalam pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak di Kabupaten PALI.


Kegiatan operasi katarak tersebut telah dilaksanakan pada April 2025 lalu dan berhasil membantu puluhan warga, khususnya lansia dan masyarakat kurang mampu, mendapatkan kembali penglihatannya. Penghargaan dari Kementerian Sosial RI baru diterima Pemkab PALI pada hari ini, Minggu (10/8/2025).


Bagi sebagian warga, program ini seperti membuka lembaran baru dalam hidup mereka. Ada yang kembali bisa melihat wajah anak dan cucu, ada pula yang bisa kembali bekerja setelah bertahun-tahun penglihatannya kabur.


Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Metty Etika, SE., M.Si., mengaku bangga sekaligus terharu atas apresiasi yang diberikan pemerintah pusat.


“Kegiatan sudah kita laksanakan pada bulan April yang lalu, dan alhamdulillah berjalan sukses. Untuk penghargaannya, baru kami terima hari ini. Ini kerja kita bersama. Pak Bupati memberi dukungan penuh, tenaga medis bekerja keras, dan masyarakat pun antusias. Operasi katarak ini bukan cuma mengembalikan penglihatan, tapi juga mengembalikan semangat hidup,” ujarnya.


Metty memastikan Dinas Sosial PALI akan terus berupaya menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Ia berharap ke depan akan ada lebih banyak kegiatan sosial seperti ini, tak hanya di bidang kesehatan mata, tetapi juga di sektor kesehatan dan kesejahteraan lainnya.


Penghargaan dari Menteri Sosial RI ini menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya mampu membawa dampak positif, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten PALI di tingkat nasional.(sn/perry)

Share:

SMPN 4 Talang Ubi Diteror Kelelawar, Tiga Dinas di PALI Turun Tangan


PALI. SININEWS.COM - Proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Talang Ubi terganggu, dimana kawanan kelelawar meneror siswa-siswa serta tenaga pengajar di sekolah tersebut.


Kawanan kelelawar tersebut bersarang diatas beberapa ruang kelas SMPN 4 Talang Ubi membuat proses belajar mengajar terganggu dengan adanya bau menyengat dari kotoran hewan tersebut.


Atas ketidak nyamanan proses belajar mengajar di SMPN 4 Talang Ubi, Pemkab PALI melalui Dinas Pendidikan pun turun tangan bersama dua dinas lainnya yakni Dinas Pemadaman Kebakaran Damkar dan Penyelamatan serta Dinas Kesehatan.


Dikatakan Plt Kadin Pendidikan kabupaten PALI, Harun bahwa akibat kawanan kelelawar yang bersarang di atas ruang kelas memaksa siswa-siswi belajar diluar ruangan.


"Ada 5 ruang kelas yang rusak berat karena serangan kelelawar itu, plafon ruang kelas rusak serta bau menyengat memaksa siswa belajar diiluar ruangan," ungkap Harun, Minggu 10 Agustus 2025.


Dalam menanggulangi kejadian itu, Harun akui ada tiga Dinas bergotong royong mengusir kawanan kelelawar dari atas ruang kelas SMPN 4 Talang Ubi.


"Disini selain Dinas Pendidikan ada dua Dinas ikut bergotong royong, yakni dari Dinas Kesehatan melakukan Fogging, dan Dinas Damkar melakukan Penyemprotan untuk mengusir kelelawaran tersebut, " sebutnya.


Dari 5 ruangan kelas terkena  berdampak tersebut, dinas pendidikan sedang melakukan rehab sebanyak 3 ruangan yang sedang dalam proses pengerjaan.


"Rehab tersebut di targetkan bulan 10 Pekerjaan tersebut akan rampung, disini kami  mengucapkan terima kasih kepada Dinkes, dan Damkar yang respon cepat membantu nya, " tandasnya.


Ia berharap tidak ada lagi masalah serupa, sehingga Proses belajar dan mengajar  di SMPN 4 Talang Ubi, bisa berjalan dengan optimal.


"Kami dinas Pendidikan akan terus berupaya semaksimal mungkin, untuk mengutamakan Pelayanan khususnya di Pendidikan, sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten PALI, " tutupnya.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts