Tuntutan Disepakati, Warga Benuang Akhirnya Setujui PT.PEB Buka Tambang Batubara


Tuntutan Disepakati, Warga Benuang Akhirnya Setujui PT.PEB Buka Tambang Batubara


PALI. SININEWS.COM -- Warga Desa Benuang dan Beruge Darat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya menyetujui rencana PT. Pendopo Energi Batubara (PEB) untuk membuka tambang batubara di wilyah desa tersebut.


Kesepakatan tersebut diketahui saat PT.PEB mensosialisasikan rencana pembukaan tambang batubara dihadapan puluhan perwakilan warga Desa Benuang dan Beruge Darat, Senin 27 Oktober 2025 di Balai Desa Benuang.


Sosialisasi tersebut dihadiri management PT.PEB dan pihak PT.MULI, Kepala Desa Benuang dan Beruge Darat serta anggota DPRD PALI Herdianto yang juga asli kelahiran Desa Benuang.


Pada sosialisasi tersebut, pihak PT.PEB menjelaskan sejumlah tuntutan masyarakat yang sebagian besar memang disetujui pihak perusahaan karena itu sesuai perundang-undangan.


Seperti izin perusahaan yang sudah lengkap bahkan izin tersebut sampai tahun 2039, dari izin kelayakan, izin operasional, izin AMDAL, izin lokasi, izin keselamatan dan izin lingkungan.


Kemudian penerimaan tenaga kerja, pihak perusahaan saat ini membutuhkan untuk 14 orang terbagi 7 orang skill dan 7 orang non skill. Pada penerimaan tenaga kerja ini masyarakat meminta 80 persen dari putra lokal, dan pihak perusahaan menyerahkan permintaan masyarakat ini ke pihak desa.


Selanjutnya kontraktor lokal harus dilibatkan, perusahaan setuju tetapi harus sesuai kemampuan dan perlu diketahui bahwa industri pertambangan memiliki resiko besar dan memerlukan biaya komplek.


Penerimaan tenaga kerja yang berasal dari putra daerah, perusahaan menerima rekomendasi dari kades dan forum.


Tuntutan lain yang harus ada bertanggungjawab terhadap keuangan perusahaan, pihak perusahaan menjawab bahwa secara peraturan adalah jelas tanggungjawab direksi.


Sedangkan tuntutan lainnya dijawab pihak perusahaan sebagian besar telah dilakukan perusahaan karena memang sesuai peraturan yang berlaku.


"Memang ada resiko dan dampak dengan adanya aktivitas tambang, namun kami sudah menyiapkan upaya penanggulangan dan penanganan sesuai perundang-undangan. Dan setiap adanya dampak, pasti perusahaan yang bertanggungjawab," ucap Kepala Teknik Tambang PT.PEB Gais Mukti.


Sebelumnya diketahui bahwa rencana PT.PEB membuka tambang batubara di desa Benuang mendapat penolakan dari warga sekitar.


Tetapi setelah melakukan beberapa kali pertemuan, salah satunya di fasilitasi Wakil Bupati Iwan Tuaji serta sempat ke DPRD kabupaten PALI, akhirnya warga setuju dengan opsi kedua yakni menyampaikan 19 permintaan yang sebagian besar permintaan itu disepakati pihak perusahaan.(sn/perry)

Share:

Diduga Cacat Formil, Nelayan Bangka Ajukan Praperadilan ke PN Palembang


Diduga Cacat Formil, Nelayan Bangka Ajukan Praperadilan ke PN Palembang


Banyuasin. SININEWS COM - Pengadilan Negeri Palembang menjadwalkan sidang praperadilan antara Indra bin Said dkk melawan Dirpolairud Polda Sumsel Cq Kasubdit Gakkum, pada Jumat, 31 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB. Pemohon diwakili oleh Kantor Hukum Rijen Kadin Hasibuan, S.H. & Partners.


Permohonan ini berkaitan dengan dugaan penangkapan kapal trawl nelayan asal Bangka oleh aparat kepolisian. Pihak pemohon menduga adanya cacat formil dalam proses hukum, karena keluarga tersangka belum menerima surat penangkapan maupun surat penahanan secara resmi. Para tersangka mengaku tidak memahami kesalahan yang dituduhkan, karena penangkapan berawal dari kapal lain terlebih dahulu, kemudian baru menyusul kapal mereka. Mereka juga menilai saat kejadian banyak kapal lain yang beroperasi seperti biasa, namun hanya dua kapal yang diamankan oleh petugas.


Dari keterangan para tersangka, kapal yang mereka gunakan berukuran kecil, dengan panjang sekitar 9 meter, tinggi 1 meter, dan lebar 2,8 meter. Mereka menegaskan bahwa alat tangkap yang digunakan tidak merusak terumbu karang, serta tidak memusnahkan ikan-ikan kecil, karena jaring mereka tidak mampu menangkap ikan berukuran kecil. “Kami hanya nelayan kecil yang mencari nafkah di laut. Kami berharap mendapat keadilan yang nyata,” ungkap salah satu tersangka saat ditemui kuasa hukumnya.


Kuasa hukum pemohon, Rijen Kadin Hasibuan, S.H dan Partner's ., menegaskan bahwa langkah praperadilan ini merupakan bentuk upaya hukum yang sah.


“Kami menghormati proses hukum, namun setiap tindakan penegakan hukum harus sesuai ketentuan KUHAP agar hak-hak warga negara terlindungi,” ujarnya, Minggu (26/10).(sn)

Share:

Tidak Disiplin, Dua Anggota Polres PALI Dipecat


Dua Anggota Polres PALI Dipecat Tidak Hormat, Kapolres: “Disiplin dan Integritas Adalah Harga Mati”


PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) menggelar Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personelnya yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri. Upacara berlangsung di lapangan Mapolres PALI, Senin (27/10/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K.


Pelaksanaan upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu berlangsung khidmat dan penuh keharuan. Bertindak sebagai Perwira Upacara AKP Asri Basyarudin, S.H. dan Komandan Upacara IPDA Hendri Kurniawan, S.H., M.Si. Sementara jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres PALI, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel dari berbagai satuan fungsi turut hadir dalam formasi upacara.


Dua anggota yang diberhentikan tidak dengan hormat masing-masing adalah Briptu IV  dan Briptu HH,keduanya diberhentikan berdasarkan Keputusan Kapolda Sumatera Selatan Nomor: Kep/228/IX/2025 dan Kep/229/IX/2025, terhitung mulai tanggal 30 September 2025, karena melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri serta PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.


Dalam prosesi upacara, petugas Provos membawa foto kedua personel yang di-PTDH-kan ke hadapan Inspektur Upacara sebagai simbol pelepasan kedinasan. Momentum ini disaksikan langsung oleh seluruh peserta upacara sebagai pengingat pentingnya menjaga kehormatan seragam Polri.


Dalam amanatnya, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait,S.H.,S.I.K.,M.I.K menegaskan bahwa pelaksanaan upacara PTDH merupakan bukti komitmen institusi Polri dalam menegakkan disiplin, keadilan, dan integritas di lingkungan kepolisian.


> “Upacara PTDH ini bukan sekadar bentuk hukuman, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dan institusional Polri untuk menjaga kehormatan organisasi. Tidak ada ruang bagi anggota yang mencederai nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan kejujuran,” tegas Kapolres di hadapan seluruh peserta upacara.



Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian ini menekankan, setiap anggota Polri harus menyadari bahwa integritas dan profesionalitas adalah harga mati dalam menjalankan tugas kepolisian.


> “Saya berharap momen ini menjadi bahan introspeksi bagi seluruh personel Polres PALI. Jadilah polisi yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan bekerja dengan hati nurani. Ingat, seragam yang kita kenakan adalah simbol kehormatan negara. Jangan nodai dengan perbuatan yang tidak sesuai dengan sumpah dan janji kita,” ujarnya.


Ditambahkan oleh Kasi HumasbPolres PALI AKP Sijabat, kegiatan upacara PTDH merupakan realisasi nyata dari komitmen pimpinan Polri untuk menegakkan aturan dan menindak tegas setiap pelanggaran, baik yang bersifat disiplin maupun kode etik.


“Langkah tegas ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh personel agar tidak mengulangi kesalahan serupa, serta semakin memperkuat semangat untuk bekerja secara profesional dan berintegritas,”pugkasnya.


Upacara yang berlangsung hingga pukul 07.30 WIB itu berjalan tertib, aman, dan lancar, serta ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk memohon agar seluruh anggota Polres PALI senantiasa diberi kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.(sn/perry)

Share:

Ketum DePA-RI Ingatkan Komitmen Presiden Kepada Para Hakim


Ketum DePA-RI Ingatkan Komitmen Presiden Kepada Para Hakim


Jakarta. SININEWS.COM - Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia ( DePA-RI) Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M mengingatkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan gaji pada hakim.


Siaran pers Ketua Umum DePA-RI, Senin (27/10), menyebutkan, Presiden Prabowo pada 19 Februari 2025 pada acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) di Gedung MA berjanji akan memperhatikan kesejahteraan para hakim.


Menurut Luthfi, ketika itu Presiden menyatakan tekadnya untuk bekerjasama dengan legislatif dengan memperbaiki kualitas hidup para hakim. Presiden, lanjutnya, telah mendapat laporan banyak hakim tidak memiliki rumah dinas dan masih menempati rumah kos.


Presiden juga mengemukakan, gaji hakim di tingkat yang paling rendah akan dinaikkan 280 persen agar mereka bisa hidup layak, terhormat, dan tidak bisa disogok. Janji Presiden diulang kembali dalam pidatonya di hadapan ribuah calon hakim di gedung MA pada 12 Juni 2025.


Faktanya, menurut survei Komisi Yudisial, sebanyak 50,57 persen hakim di Indonesia menyatakan penghasilan mereka tidak mencukupi untuk biaya hidup yang layak.


Saat ramainya hakim akan mogok massal, Ketua Umum DePA-RI sudah mengingatkan melalui media massa agar tuntutan para hakim dipertimbangkan oleh pemerintah, sebab jika mereka melakukan mogok massal akan terjadi “malapetaka hukum” serta merugikan para pencari keadilan.


Kemudian, melalui Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI), Presiden Prabowo menyampaikan janji bahwa pemerintah berkomitmen untuk menaikkan gaji para hakim, termasuk hakim ad hoc.


Dengan menaikkan kesejahteraan seperti itu diharapkan tidak ada lagi main “pat gulipat sogok” dan tak ada hakim yang ditangkap KPK atau Kejaksaan. Artinya, jika tingkat kesejahteraan hakim sudah dinaikkan, mereka diharapkan  berprestasi secara profesional dan tidak lagi transaksional.


Di sisi lain, tekad Presiden untuk memberantas mafia di banyak sektor, dan komitmennya untuk menegakkan hukum harus didukung oleh semua kalangan, termasuk advokat.


“Waktu setahun sudah cukup bagi Presiden untuk melakukan ‘monitoring’ dan kajian terhadap semua pembantunya, termasuk pembantunya di bidang hukum,” kata Ketua Umum DePA-RI yang pernah menjadi anggota Kelompok Kerja Perma Mediasi di Mahkamah Agung itu.


Ia juga menegaskan, saat ini sudah saatnya untuk melakukan langkah konkret dalam hal pembenahan serta penggantian pembantunya yang dinilai tidak perform, apalagi publik sudah meminta pejabat-pejabat tersebut untuk segera diganti.


“Presiden tak boleh ragu! Saya percaya dalam waktu dekat Presiden akan mengambil langkah konkret,” kata Luthfi Yazid yang pernah menjadi pengacara Prabowo Subianto dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi itu, sambil mengemukakan harapan agar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa segera merealisasikan komitmen Presiden.


Pada bagian lain, Ketua Umum DePA-RI menilai keliru pernyataan anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman yang menyatakan di media nasional pada 24 Oktober 2025 bahwa RUU Jabatan Hakim harus disahkan dulu, baru kemudian hakim secara otomatis mendapatkan hak-haknya sebagai pejabat negara.


Dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kehakiman memang dinyatakan bahwa hakim merupakan pejabat negara yang menjalankan kekuasaan kehakiman, namun faktanya, dan praktiknya, hakim masih menyerupai aparatur sipil negara termasuk hak gaji yang diterimanya.  


“Mengapa cara berpikir Benny Harman keliru? Karena kalau diteruskan akan membuat ketidakpastian serta akan menciptakan tekanan psikologis para hakim yang sudah terlanjur mendapatkan janji. Apa jaminannya RUU Jabatan Hakim akan segera digolkan? Bukankah di masa sebelumnya RUU Jabatan Hakim sudah pernah dibahas?,” kata Ketua Umum DePA-RI.


Status hakim sebagai pejabat negara dengan janji Presiden Prabowo adalah dua hal yang berbeda. Saran Luthfi Yazid, realisasikan janji dan komitmen Presiden. Setelah itu, segera RUU Jabatan Hakim diselesaikan menjadi undang-undang.(sn)

Share:

Kontingen Muara Enim Pesta Emas di Biliar Porprov XV Muba:Nyimas Khavalera dan Intan Asmara Raih Dua Medali Emas Sekaligus


*Kontingen Muara Enim Pesta Emas di Biliar Porprov XV Muba:Nyimas Khavalera dan Intan Asmara Raih Dua Medali Emas Sekaligus*


Sekayu, MUBA. SININEWS.COM  - Kabar gembira kembali datang dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan di Musi Banyuasin (Muba). Kontingen Kabupaten Muara Enim mencatatkan hasil spektakuler pada Minggu (26/10/2025), dengan meraih tambahan Dua Medali Emas sekaligus dari Cabang Olahraga (Cabor) Biliar.

Dua pahlawan olahraga Muara Enim yang berhasil menorehkan prestasi gemilang ini adalah:


 * Nyimas Khavalera Zikra Azhara, yang sukses menjadi juara dan meraih Medali Emas di nomor 10 Ball Single Putri U-22.


 * Intan Asmara Putri, yang tak kalah memukau dengan menyabet Medali Emas dari nomor 9 Ball Single Putri.

Raihan fantastis ini melengkapi perolehan medali biliar Muara Enim yang sebelumnya telah mengumpulkan Satu Medali Emas dan Satu Medali Perak, menjadikan Cabor Biliar sebagai salah satu lumbung medali utama bagi kontingen Bumi Serasan Sekundang.

Ketua Cabor Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Muara Enim, Ibnu Hajar, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi cemerlang tersebut.


"Alhamdulillah, ini adalah hari yang sangat membanggakan. Kerja keras, disiplin, dan mental juara atlet kita terbukti membuahkan hasil. Selamat kepada Ananda Nyimas Khavalera dan Intan Asmara atas dua medali emas yang sangat berharga ini," ungkap Ibnu Hajar penuh rasa syukur.


Ia menegaskan, keberhasilan ini harus menjadi pelecut semangat untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.


"Pesan saya, tetap konsisten dengan performa terbaik dan junjung tinggi sportifitas dalam mengikuti laga Porprov XV Muba hingga akhir,Kita buktikan Muara Enim mampu bersaing di level tertinggi olahraga provinsi," tutupnya dengan optimis.(sn)

Share:

Muara Enim Berhasil Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Sementara Porprov XV Muba


Muara Enim Berhasil Naik ke Posisi Ketiga Klasemen Sementara Porprov XV Muba


Sekayu, Muba. SININEWS.COM- Setelah tiga hari bertahan di posisi keempat klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Musi Banyuasin (Muba), kontingen Kabupaten Muara Enim akhirnya berhasil menyalip Kabupaten Musi Rawas dan menduduki posisi ketiga.


Berdasarkan hasil klasemen sementara per hari ini, Minggu (26/10/2025), Kabupaten Muara Enim berhasil mengumpulkan total 114 medali. Rincian perolehan medali tersebut adalah 25 Medali Emas, 25 Medali Perak, dan 64 Medali Perunggu.


Perolehan ini membuat Muara Enim unggul atas Kabupaten Musi Rawas yang kini berada di posisi keempat dengan total 76 medali, yang terdiri dari 24 Medali Emas, 27 Medali Perak, dan 25 Medali Perunggu.


Ketua KONI Kabupaten Muara Enim, M. Zen Sukri, menyampaikan rasa syukur dan gembira atas pencapaian ini. Ia berharap posisi ketiga ini dapat dipertahankan hingga perhelatan Porprov XV Muba berakhir.


"Kepada semua kontingen yang masih berlaga, tetap semangat dan senantiasa jaga kesehatan dan kekompakan," pesan M. Zen Sukri, memberikan motivasi kepada para atlet Muara Enim.(sn)

Share:

Cabor Biliar Muara Enim Panaskan Porprov XV Muba: Sabet Emas dan Perak, Siap Rebut Gelar di Final Hari Kedua


*Cabor Biliar Muara Enim Panaskan Porprov XV Muba: Sabet Emas dan Perak, Siap Rebut Gelar di Final Hari Kedua*


SEKAYU, MUBA. SININEWS.COM – Kontingen Kabupaten Muara Enim kembali menunjukkan taringnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan 2025 di Musi Banyuasin (Muba). Kali ini, giliran Cabang Olahraga (Cabor) Biliar yang berhasil menyumbangkan medali, sekaligus memastikan tempat di laga puncak.

Di hari pertama pertandingan, atlet-atlet biliar Muara Enim sukses meraih dua medali dari kategori pelajar Bola 9. Medali Emas berhasil direbut oleh atlet putra berbakat, M. Alfatih Fabrizio, sementara atlet putri, Nyimas Khavalera Zikra Azhara, tampil memukau dengan meraih Medali Perak.

Tak berhenti sampai di situ, semangat juang kontingen biliar Muara Enim berlanjut di hari kedua. Kedua atlet andalan ini akan kembali bertanding di laga final untuk memperebutkan medali emas. M. Alfatih Fabrizio di kategori Pelajar Putra akan menghadapi perlawanan dari Kabupaten Banyuasin, sedangkan Nyimas Khavalera Zikra Azhara di kategori Pelajar Putri akan bertarung melawan wakil dari Ogan Ilir.



Pelatih sekaligus pendamping para atlet, Andika, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas capaian tersebut.


"Kami sangat bersyukur dengan perolehan medali di hari pertama. Tentunya ini tidak lepas dari dukungan maksimal dari semua jajaran, terutama KONI Kabupaten Muara Enim," ujar Andika.


Andika juga menegaskan komitmen timnya untuk memberikan hasil terbaik di laga final yang akan datang.


"Kami akan senantiasa semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim, khususnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim," tambahnya.


Dukungan penuh juga datang dari Ketua KONI Kabupaten Muara Enim, M Zen Sukri,melalui Hendi Wakil Sekretaris KONI yang secara langsung memberikan ucapan selamat dan motivasi kepada para atlet yang akan berlaga di final. Kehadiran dan dukungan moral dari Ketua KONI ini diharapkan dapat memacu semangat atlet biliar Muara Enim untuk membawa pulang gelar juara umum di Cabor Biliar Porprov XV Muba 2025.


Perjuangan Muara Enim di Cabor Biliar ini menambah pundi-pundi medali bagi Bumi Serasan Sekundang, sekaligus membuktikan bahwa Kabupaten Muara Enim siap bersaing dan meraih prestasi tertinggi di kancah olahraga provinsi.(sn)

Share:

Tanah Abang Selatan PALI Terima Kucuran BanGub, Ekonomi Diprediksi Semakin Menggeliat


Tanah Abang Selatan PALI Terima Kucuran BanGub, Ekonomi Diprediksi Semakin Menggeliat 



PALI. SININEWS.COM - Desa Tanah Abang Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendapatkan kucuran anggaran dari Bantuan Gubernur (BanGub) untuk menopang kelancaran aktivitas warga sekitar dalam menjalankan roda perekonomiannya.


Nilai BanGub yang digelontorkan ke Desa Tanah Abang Selatan pun tak sedikit, hampir mencapai Rp 500 juta yang diperuntukkan membangun jalan rabat beton dengan panjang 320 meter lebar 3 meter dan ketebalan 20 centimeter.


Lokasi yang dipilih untuk membangun jalan rabat beton di Desa Tanah Abang Selatan yaitu di Dusun 1 dan Dusun 6 yang merupakan akses urat nadi warga setempat.


Saat ini pembangunan jalan rabat beton di Dusun 1 dan Dusun 6 tengah dalam proses pengerjaan yang melibatkan sejumlah warga setempat yang diberdayakan.


Itu artinya, dengan adanya pembangunan BanGub untuk jalan rabat beton di Dusun 1 dan Dusun 6 membawa manfaat bagi warga sekitar.


Belum lagi dampak kedepan apabila jalan tersebut sudah rampung dikerjakan, geliat ekonomi warga sekitar diprediksi akan terus meningkat karena akses lebih mudah.


Dikemukakan Kepala Desa (Kades) Tanah Abang Selatan, Ahmad Sartono bahwa masyarakat memberikan apresiasi terhadap kepedulian Pemerintah Kabupaten PALI yang telah menempatkan BanGub di desanya.


"BanGub ini tak lepas dari peran pemimpin PALI, yakni Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji yang telah menempatkan bantuan tersebut di desa kami. Untuk itu kami sampaikan ucapan terimakasih kepada beliau juga kepada Gubernur Sumatera Selatan," ungkap Kades, Minggu 26 Oktober 2025.


Diakuinya bahwa masih banyak yang perlu dibangun di Desa Tanah Abang Selatan agar masyarakat lebih lancar dalam menjalankan roda perekonomiannya.


"Masih banyak yang harus dibangun di desa kami terutama infrastruktur jalan produksi, kemudian sarana umum lainnya. Untuk itu, apabila kedepan masih ada bantuan baik dari APBD kabupaten atau provinsi maupun pemerintah pusat, kami berharap desa kami jadi prioritas penerima agar desa kami bisa lebih maju," pinta Kades.(sn/perry)

Share:

Ikuti Jejak Misz Rita, Lurah Talang Ubi Barat Gerakan Warganya Bergotong-royong


Warga Talang Ubi Barat Bergotong-royong memperbaiki jalan dan membersihkan lingkungan yang dipelopori Lurah Mutia 


PALI. SININEWS.COM -- Lurah Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rita Mutia.SE membuat gebrakan dengan menggerakan warganya untuk bergotong royong meski di hari libur.


Langkah itu rupanya dilakukan Lurah Talang Ubi Barat Rita Mutia atau akrab disapa Mutia mengikuti jejak Plt Lurah sebelumnya yakni Ritawati Anwar atau dikenal dengan sebutan Misz Rita yang telah membawa perubahan dilingkungan tersebut.


Warga pun antusias mendatangi lokasi gotong royong tepatnya di lingkungan Talang Jawa untuk memperbaiki jalan berlubang dengan sumber dana berasal dari sumbangan warga dan donatur.


Dikatakan RT 010 Eduar Harianto bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas dorongan lurah Mutia untuk tidak meninggalkan jejak mantan Lurah Misz Rita dengan memperbaiki fasilitas umum seperti jalan agar tidak dikeluhkan masyarakat.


"Kali ini kami bergotong royong memperbaiki jalan di wilayah Talang Jawa. Kegiatan ini langsung dipimpin Lurah Mutia diikuti staf kelurahan dan RT juga RW dan warga sekitar," ujar Eduar.


Senada disampaikan RT 005 Supriatin bahwa kegiatan gotong royong sudah melekat pada warga Talang Ubi Barat saat akhir pekan untuk mengisi waktu bersih-bersih.


"Gotong royong ini bukan hanya sebagai upaya memperbaiki fasilitas umum namun juga menjadi momen kebersamaan antar warga untuk berkumpul dan bercengkrama manambah keakraban sesama. Dan manfaatnya bisa dirasakan bersama, dimana pekerjaan berat menjadi ringan dan hasilnya fasilitas umum rusak menjadi layak kembali. Harapan kami kegiatan ini terus dilakukan sebagai sarana memupuk kebersamaan antar warga," jelasnya.(sn/perry)

Share:

Muara Enim Optimis Raih Peringkat 3 Porprov XV Muba


*Muara Enim Optimis Raih Peringkat 3 Porprov XV Muba*


Sekayu, MUBA. SININEWS.COM - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muara Enim, M. Zen Sukri, menyatakan optimisme tinggi bahwa kontingen Kabupaten Muara Enim akan menduduki peringkat ketiga dalam perolehan Juara Umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke XV MUBA. Paling tidak, ia yakin Muara Enim akan mampu mempertahankan posisi di peringkat keempat.

Keyakinan tersebut disampaikan oleh M. Zen Sukri saat mengunjungi atlet Wushu dan Sepakbola di Kecamatan Sungai Lilin pada hari Jumat (24/10/2025).


"Saya sangat optimis kontingen Muara Enim akan menduduki posisi juara umum 3, atau paling tidak bertahan di posisi nomor 4," ujarnya.


Menurut Sukri, dukungan dan support yang luar biasa dari Bupati Muara Enim menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk berjuang meraih medali.


Hingga Jumat (24/10/2025), dari total 27 cabang olahraga (cabor) yang diikuti, 16 cabor telah selesai melaksanakan pertandingan, sementara 11 cabor unggulan Muara Enim masih akan bertanding.


Kabupaten Muara Enim pada hari itu berhasil mengumpulkan total 103 medali, dengan rincian 22 Medali Emas, 24 Medali Perak, dan 57 Medali Perunggu. Perolehan ini secara sementara berhasil menggeser posisi Kabupaten Lahat dan menempatkan Muara Enim di urutan ketiga.

Di akhir pernyataannya, Sukri menyampaikan terima kasih kepada Bapak Edison (Bupati) Muara Enim atas dukungan penuh kepada atlet-atlet. Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Muara Enim, serta dinas dan perusahaan pendamping cabor yang telah ditunjuk oleh Bupati Muara Enim.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts