Bobol Rumah Saat Pemilik Menyadap Karet, Remaja di Sungai Ibul Diamankan Polisi

                  Foto : Terduga Pelaku 



 PALI-SiniNews- – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Dusun II, Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Seorang pelaku berinisial R (16) berhasil diamankan petugas pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di kediamannya tanpa perlawanan.

Kasus tersebut berawal dari laporan polisi Nomor LP/B-115/IV/2026/SPKT/Polres PALI/Polda Sumsel tertanggal 12 April 2026. Korban dalam perkara ini adalah Surdiana (43), seorang petani dan pekebun warga Dusun II Desa Sungai Ibul.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat PS Reskrim Polres PALI IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., menjelaskan, pelaku diduga melakukan pencurian pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB saat rumah korban dalam keadaan kosong karena ditinggal bekerja menyadap karet.

“Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak papan dinding bagian belakang rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil satu unit handphone merk Vivo Y19 warna hitam milik korban yang berada di dalam tas di ruang tamu,” ujar Kasat Reskrim Polres PALI.

Menurut hasil penyelidikan, setelah mengambil barang tersebut, pelaku keluar melalui pintu belakang rumah dan meninggalkan lokasi. Saat korban pulang, ia mendapati rumahnya telah dibobol dan handphone miliknya hilang.

Petunjuk awal diperoleh dari seorang saksi yang memiliki rekaman video yang memperlihatkan pelaku berada di sekitar rumah korban sebelum kejadian. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan penyelidikan oleh Satreskrim Polres PALI.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, tim mengetahui keberadaan pelaku di kediamannya di Dusun II Desa Sungai Ibul. Selanjutnya Kanit Pidum bersama Tim Opsnal Satreskrim melakukan penangkapan dan pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y19 warna hitam beserta kotaknya yang merupakan milik korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres PALI masih melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut.(SN/Perry)

Share:

Lurah Talang Ubi Timur Langsung datangi Warga Lansia yang Sakit, Wujud Pelayanan Prima kepada Masyarakat

 

Foto : Lurah Timur Dan Staf Besuk Warga yang Sakit 



PALI-SiniNews.Com- Menindaklanjuti laporan dari Ketua RT 02 RW 02 Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Timur bergerak cepat memberikan perhatian kepada warga lanjut usia yang sedang mengalami sakit dan tidak lagi dapat beraktivitas seperti biasanya.


Sesuai arahan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Bapak Asgianto, ST, bahwa tugas pemerintah adalah hadir dan melayani masyarakat yang membutuhkan, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, SE., MM, didampingi Kasi Kesejahteraan Sosial Milin Herlina, SH, beserta staf kelurahan, langsung mendatangi rumah warga atas nama Ibu Asni (72 tahun) dan Ibu Zainab (88 tahun) untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan serta memberikan dukungan moril kepada keluarga.


Selain melakukan kunjungan ke kediaman warga, Lurah Talang Ubi Timur bersama jajaran juga mendatangi Rumah Sakit Daerah Kabupaten PALI guna memastikan kedua warga tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan penanganan yang diperlukan.


Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, SE., MM, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang.


“Sebagaimana arahan Bupati Kabupaten PALI, Bapak Asgianto, ST, pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat. Melayani masyarakat yang membutuhkan merupakan tugas dan tanggung jawab kami sebagai aparatur pemerintah. Semoga perhatian dan kepedulian ini dapat memberikan semangat serta meringankan beban keluarga yang sedang merawat,” ungkapnya.


Kehadiran Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Timur ini merupakan bukti nyata komitmen dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis, sehingga masyarakat dapat merasakan secara langsung kehadiran pemerintah sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Polisi Menyapa Masyarakat, Polsek Penukal Hadirkan Pelayanan Humanis di Desa Babat

Polisi Menyapa Masyarakat, Polsek Penukal Hadirkan Pelayanan Humanis di Desa Babat


PALI-SiniNews.Com – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polsek Penukal menggelar kegiatan Polisi Menyapa Masyarakat di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (9/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, S.H., dan dihadiri sejumlah personel Polsek Penukal. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Penukal IPTU Dayend Maretdiansyah, S.H., M.H., Kanit Reskrim IPDA Muhamad Jeki, S.H., M.H., Kanit Binmas AIPTU Zeni Irwanto, Kanit Intelkam AIPTU Rudi Hartono, S.H., Kasium AIPDA Oka Wiratama, serta para Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah hukum Polsek Penukal.

Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia mengatakan bahwa kegiatan Polisi Menyapa Masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus sarana memperkuat komunikasi dengan warga.

“Melalui kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan warga, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kegiatan Polisi Menyapa Masyarakat selaras dengan semangat Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi pedoman setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat, kami berharap tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Ini juga menjadi wujud nyata dari tagline Polri, yakni Polisi untuk Masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Babat. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga diharapkan dapat semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Penukal.(SN/Perry)

Share:

Pasca OTT KPK di Muara Enim: Muncul Dugaan Aliran Dana Korupsi untuk Pembelian Aset Rumah Rp1 Miliar oleh Oknum Sekdisdik


Foto Rumah Yang telah di Beli Abi Nurwardani Spd Mor sebelum terjaring OTT KPK


Muara Enim, Sumsel, sininews.com  –  Pengusutan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Muara Enim pada Senin lalu terus menggelinding bak bola salju. Memasuki hari Rabu (10/06/2026), informasi terbaru mengenai dugaan pencucian uang atau pengalihan aset oleh tersangka mulai terkuak ke publik.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun tim redaksi, tersangka oknum Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kabupaten Muara Enim, Abi Nurwardani, S.Pd., M.Or., diduga kuat sempat membeli aset berupa satu unit rumah bernilai fantastis di wilayah Muara Enim sesaat sebelum dirinya terjaring operasi senyap lembaga antirasuah tersebut.


Menindaklanjuti kabar tersebut, tim media ini langsung melakukan penelusuran mendalam di lapangan untuk memverifikasi kebenaran informasi itu.


Hasil Penelusuran Lapangan: Pembelian Properti Senilai Rp1 Miliar,Dari hasil investigasi dan pencarian fakta di lapangan, didapati bahwa informasi tersebut bukan sekadar rumor. Abi Nurwardani memang benar telah membeli aset properti tersebut dengan nilai transaksi mencapai Rp1 miliar (Satu Miliar Rupiah).

Muncul dugaan kuat bahwa dana jumbo yang digunakan untuk menebus aset itu bersumber dari aliran uang haram hasil tindak pidana korupsi. Pasalnya, proses transaksi dan pelunasan aset terjadi dalam kurun waktu yang sangat berdekatan sebelum sang oknum pejabat diciduk KPK.


Lokasi Aset:Rumah yang diduga dibeli menggunakan duit hasil korupsi senilai Rp1 miliar tersebut terletak di **Jalan Lintas Palembang**, tepatnya beberapa meter **sesudah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Muara Enim**, dan posisinya persis berada di **depan lorong Penginapan Puspa**.


Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa rumah tersebut saat ini masih ditempati oleh pemilik sebelumnya. Selain bangunan utama, terdapat beberapa bagian bangunan di dalam area aset tersebut yang saat ini masih disewa atau dikontrak oleh pihak lain. Sejumlah warga dan pihak di sekitar lokasi juga membenarkan bahwa status kepemilikan tanah dan bangunan itu kini telah beralih tangan.


Pengakuan Pemilik Lama: Transaksi Telah Selesai,dan Untuk memastikan legalitas dan validitas kepemilikan, media ini berhasil menemui dan mewawancarai pemilik asli rumah tersebut, yang akrab disapa Mang Jon. Saat dikonfirmasi, Mang Jon secara terbuka membenarkan bahwa properti miliknya kini telah sah dijual kepada Abi Nurwardani dengan nilai yang disepakati.

"Benar, rumah ini sudah saya jual kepada pemilik baru, Pak Abi Nurwardani," ungkap Mang Jon saat dimintai keterangan.


Meski status kepemilikan sudah berpindah ke tangan oknum Sekdisdik dengan mahar miliaran rupiah tersebut, Mang Jon mengaku dirinya dan keluarga masih diizinkan menetap di sana untuk sementara waktu berdasarkan kesepakatan bersama sebelum Abi ditangkap.


"Saya masih diberikan waktu (oleh pembeli) untuk menempati rumah ini, sampai proses pembangunan rumah baru saya yang sekarang sedang berjalan selesai," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, aset senilai 1 miliar rupiah tersebut disinyalir akan menjadi salah satu objek yang bakal dibidik oleh penyidik KPK untuk dilakukan penyitaan sebagai barang bukti guna memulihkan kerugian keuangan negara.(sn)

Share:

Wabup Hj Sumarni Terima SK Pengangkatan Sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muara Enim


Foto Gubernur Sumsel, Menyerahkan SK PLT Bupati Kepada Wabup Hj Sumarni


Muara Enim, Sumsel, sininews.com  --  Wakil Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., resmi ditunjuk Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.Hum., selaku wakil pemerintah pusat di daerah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim menyusul proses hukum yang sedang dijalani Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., sehingga berhalangan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai kepala daerah. Penunjukkan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 100.1.4.2./1418/I2026 seusai pengarahan bersama Forkopimda dan kepala perangkat daerah Kabupaten Muara Enim di Griya Agung Sumatera Selatan, Kota Palembang, Rabu (10/06/2026).


Gubernur didampingi Sekda Sumsel, Dr. Drs. H. Edward Chandra, M.H., menyampaikan bahwa penunjukkan oleh Mendagri ini didasarkan pada pertimbangan kondisi pemerintahan di Kabupaten Muara Enim yang sesuai ketentuan mengharuskan tidak boleh adanya kekosongan kepala daerah. Oleh karenanya dijelaskan gubernur, Wabup Sumarni sebagai wakil kepala daerah ditunjuk agar memperoleh legitimasi administratif menjalankan kewenangan, tugas dan fungsi bupati. Gubernur berharap Plt. Bupati Sumarni dapat memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Muara Enim berjalan dengan normal sebagaimana-mestinya.


Sementara itu Plt. Bupati menyampaikan komitmennya dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan program pembangunan tidak terganggu. Untuk itu dirinya akan segera menggelar rapat konsolidasi bersama Forkopimda dan jajaran Pemkab. Muara Enim guna memastikan semuanya berjalan dengan baik seraya tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.(sn)

Share:

Satlantas Polres PALI Gelar Patroli Siang, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan Jalanan

Satlantas Polres PALI Gelar Patroli Siang, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan Jalanan




PALI-SiniNews.Com– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI kembali melaksanakan patroli siang guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus mengantisipasi tindak kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres PALI, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dengan melibatkan personel Satlantas Polres PALI, yakni Brigpol Ridho Ramdani dan Briptu Ragil Barokah, SH. Patroli menyasar sejumlah ruas jalan strategis di Kecamatan Talang Ubi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Adapun rute patroli meliputi Jalan Merdeka Handayani, Jalan Raya Simpang Lima, serta Jalan Merdeka Simpang Golf. Selain memantau situasi arus lalu lintas, petugas juga melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, SH., SIK., MIK melalui Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina, S.Tr.K., MH mengatakan bahwa patroli rutin siang hari merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan kelancaran mobilitas pengguna jalan.

“Patroli siang ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar. Selain itu, kami juga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama kejahatan jalanan yang dapat meresahkan masyarakat,” ujar IPTU Selda Audina.

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas maupun tindak kriminalitas di ruang publik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.

Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran patroli terpantau lengang dan lancar. Tidak ditemukan adanya hambatan arus kendaraan maupun gangguan kamtibmas yang menonjol.

Kegiatan patroli siang tersebut merupakan agenda rutin Satlantas Polres PALI dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten PALI. Hingga patroli berakhir, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

100 Anggota Satkamling di PALI Ikuti Pelatihan Revitalisasi Satkamling Secara Daring

100 Anggota Satkamling di PALI Ikuti Pelatihan Revitalisasi Satkamling Secara Daring



PALI – Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, SH., SIK., MIK bersama jajaran Satbinmas Polres PALI mengikuti kegiatan Zoom Meeting Pelatihan Satkamling Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Aula Dalmas Polres PALI, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari program Revitalisasi Satkamling sebagai Garda Terdepan Deteksi Dini dan Respon Cepat Kamtibmas Berbasis Teknologi dan Partisipasi Masyarakat. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 100 anggota Satkamling dari wilayah hukum Polres PALI, serta dihadiri Kasat Binmas Polres PALI AKP Henrinadi, SH., MH, personel Satbinmas, Kanit Binmas Polsek jajaran, dan Bhabinkamtibmas.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Polda Sumatera Selatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni akademisi bidang hukum, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan, serta Direktur Binmas Polda Sumsel. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kapasitas anggota Satkamling dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan partisipasi warga.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait melalui Kasat Binmas Polres PALI AKP Henrinadi mengatakan bahwa revitalisasi Satkamling menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan yang berbasis partisipasi masyarakat.

“Satkamling merupakan ujung tombak pengamanan lingkungan. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh anggota Satkamling semakin memahami tugas dan perannya dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas serta mampu berkoordinasi dengan kepolisian secara cepat dan tepat,” ujar AKP Henrinadi.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung upaya menjaga keamanan lingkungan tanpa mengurangi semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

“Revitalisasi Satkamling bukan hanya mengaktifkan kembali pos ronda, tetapi juga membangun sistem keamanan lingkungan yang modern, responsif, dan melibatkan masyarakat secara aktif. Sinergi antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Dari hasil pelatihan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep revitalisasi Satkamling, teknik deteksi dini, mekanisme pelaporan cepat, serta strategi menjaga stabilitas kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas anggota Satkamling sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten PALI.(SN/Perry) 

Share:

Polsek Penukal Utara Gelar “Bebusik Masyarakat”, Pererat Kedekatan Polisi dan Warga

Polsek Penukal Utara Gelar “Bebusik Masyarakat”, Pererat Kedekatan Polisi dan Warga




PALI-SiniNews.Com – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Polsek Penukal Utara menggelar kegiatan “Bebusik Masyarakat” atau Polisi Menyapa Masyarakat di Desa Prabumenang, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH., M.Si., bersama personel Polsek Penukal Utara. Turut hadir dalam kegiatan itu Kanit Intelkam AIPTU Dodi Wisno, SH., Kanit Binmas AIPDA Dhana Syafriliano, Bhabinkamtibmas, serta anggota Polsek Penukal Utara lainnya.

Program Bebusik Masyarakat merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan komunikasi langsung dengan warga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menunjukkan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

“Kegiatan Bebusik Masyarakat ini merupakan salah satu upaya kami untuk mendekatkan diri dengan warga. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar IPTU Budi Anhar.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Penukal Utara.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara masyarakat dan kepolisian semakin baik sehingga berbagai persoalan yang ada di lingkungan dapat diselesaikan secara bersama-sama. Dukungan masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita,” katanya.

Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, serta membangun citra positif Polri sebagai institusi yang humanis dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan Bebusik Masyarakat berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta kondusif.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Gelar Rapat Internal Persiapan Operasi Senpi Musi 2026

Polres PALI Gelar Rapat Internal Persiapan Operasi Senpi Musi 2026




PALI-SiniNews.Com– Polres PALI menggelar rapat internal dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 di Ruang Policom Polres PALI, Selasa pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, didampingi Kabag Logistik, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolsek jajaran Polres PALI.

Rapat dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi, serta mematangkan kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 yang akan dilaksanakan di wilayah hukum Polres PALI.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK melalui Kabag Ops Polres PALI Kompol Andri Noviansyah, S.Kom menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar operasi dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

“Operasi Senpi Musi 2026 merupakan upaya kepolisian dalam menekan peredaran dan kepemilikan senjata api ilegal yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus memahami target operasi, pola bertindak, serta langkah-langkah yang akan dilakukan di lapangan,” ujar Kompol Andri Noviansyah.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penegakan hukum, tetapi juga koordinasi dan sinergi yang baik antara satuan fungsi maupun jajaran Polsek di wilayah hukum Polres PALI.

“Kami mengharapkan seluruh jajaran dapat meningkatkan koordinasi dan pertukaran informasi guna mendukung keberhasilan operasi. Setiap perkembangan yang ditemukan di lapangan harus segera dilaporkan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi secara cepat dan tepat,” katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai aspek pendukung pelaksanaan operasi, mulai dari kesiapan personel, sarana dan prasarana, administrasi operasi, hingga pola pengawasan selama kegiatan berlangsung.

Melalui rapat internal ini, Polres PALI berkomitmen untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta mencegah potensi tindak kriminal yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh personel, diharapkan Operasi Senpi Musi 2026 dapat berjalan maksimal serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Pujangga PEP Pendopo dan Petani Perempaun Talang Ubi Utara Dongrak Panen Lewat Pertanian Organik


Caption: PEP Pendopo Field memberi pendampingan kepada petani di Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten PALI untuk melakukan pertanian organik melalui program Pujangga.


PALI, sininews.com --- Hamparan sawah di Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi saksi bagaimana kegigihan seorang perempuan turut menggerakkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.


Sepuluh tahun lalu, Sutarni, petani perempuan tersebut berjuang di garis kemiskinan akibat panen yang sering gagal. Kala itu, sawah mereka rusak dipicu serangan jamur yang muncul akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan. Dua tahun setelahnya, serangan ulat grayak menggagalkan panen sawah tersebut.


Sutarni ingat betul bagaimana ia terpaksa berutang ke toko untuk mendapatkan pupuk. Di saat yang sama, ia harus menunggak tagihan listrik dan biaya sekolah anaknya hingga enam bulan.


Menurut Sutarni, hidup menjadi petani di Talang Ubi Utara begitu berat. Tanpa ada serangan hama pun, para petani hanya bisa untung tipis. Hasil panen biasanya mencapai 2,5 sampai 3 ton beras per hektare dengan harga jual Rp10 ribu per kilogram. Padahal modal yang dibutuhkan cukup besar, mulai dari pembelian bibit hingga pupuk. Sehingga, rata-rata pendapatan petani di daerah itu sekitar Rp2,5 juta per bulan. Biaya pupuk non-organik yang kian mahal makin menggerus dapurnya.


Sutarni mulai mencari solusi. Pertanian organik menjadi opsi. Namun, ia masih terkendala keterbatasan pengetahuan dan dana untuk mengubah pertanian yang sudah bergantung pada pupuk kimia selama bertahun-tahun.


Harapan muncul sekitar 2021. Saat itu, Pertamina EP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, membuat Program Pusat Jaringan Pertanian Organik Terintegrasi dan Sustainability (PUJANGGA). Sutarni bersama para petani yang tergabung di Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosela dan Kelompok Tani Rejomulyo ikut serta dalam program tersebut.


PEP Pendopo memberi pelatihan kepada para petani untuk memulihkan lahan pertanian menggunakan pupuk dari jerami dan kotoran hewan. Kemudian, Sutarni dan kawan-kawan diajari penanaman bibit yang baik. Mereka juga belajar untuk mengendalikan hama dengan bahan alami, seperti asap batok kelapa serta larutan susu, telur, dan madu.


Tak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, PEP Pendopo Field menyediakan sekretariat untuk dua kelompok petani tersebut beraktivitas. Perusahaan juga memberikan alat pertanian untuk mendukung pertanian organik di Talang Ubi Utara.


Hasil nyata langsung terlihat pada lahan seluas 15 hektar yang dikelola oleh Sutarni dan rekan petani lainnya. Sebelumnya mereka butuh 100 kg bibit per hektar, kini hanya butuh 5 kg per hektar. Ketergantungan terhadap pupuk kimia yang makin mahal bisa ditekan. Berkurangnya biaya produksi ini memperlebar margin petani. Ditambah lagi, panen beras pun meningkat 80%, dari semula sekitar 2,5 ton/hektar menjadi 4,5 ton/hektar dengan waktu tanam 3-4 bulan. Kualitas beras pun membaik, hingga bisa dijual dengan harga mencapai Rp20 ribu per kilogram.


Rata-rata pendapatan para petani di wilayah itu meningkat hingga Rp8 juta per bulan. Sutarni tak perlu lagi berutang ke toko untuk mendapatkan pupuk. Listrik dan biaya sekolah anak tak lagi menunggak.


"Dulu hasil panen tidak menentu, untuk memenuhi kebutuhan keluarga saja sering tidak cukup. Sekarang produksi beras meningkat berkat pertanian organik dan kami para petani bisa hidup lebih layak," ucap Sutarni.


Keberhasilan pertanian organik mendorong Sutarni memperluas dampak pemberdayaan bagi perempuan di desanya. Pada 2024, Sutarni mendirikan KWT Rosela yang tak hanya fokus dalam pertanian, tetapi juga membangun ruang belajar bagi perempuan.


Saat ini terdapat 20 anggota yang mengelola lahan setengah hektare di Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP) Pendopo Field. Mereka menanam toga, jahe, kunyit, kencur, bawang dayak, pegagan, kumis kucing, sambiloto, dan berbagai sayuran. Tanaman-tanaman herbal itu diolah menjadi produk seperti Teh Rosela, bandrek, peyek, dan stik ubi. Kelompok ini menghasilkan pendapatan kelompok Rp2 juta per bulan dari penjualan produk-produk tersebut.


KWT Rosela juga bergerak di bidang sosial. Kelompok ini memberi edukasi tentang tanaman obat keluarga bagi anak-anak sekolah atau masyarakat yang berkunjung ke lahan pertanian mereka.


Perjuangan Sutarni membuktikan kemandirian dan kesejahteraan petani bisa muncul dari inisiatif sederhana. Hal ini yang menginspirasi Pendopo Field dan PHR Zona 4 untuk terus mendorong masyarakat di sekitar wilayah operasi untuk tumbuh bersama.


"PHR Zona 4 ingin memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi bisa tumbuh bersama seiring kehadiran perusahaan. Ibu Sutarni menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang tepat dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Zona 4 Iwan Ridwan Faizal.


*Tentang PHR Regional Sumatra Zona 4*

‎PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. 

‎PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts