Lurah Talang Ubi Timur Gandeng Dinas Koperasi dan UMKM Dalam Memperkuat Program OVOP Kampung Jengkol



PALI.SININEWS.COM--Dalam rangka memperkuat program One Village One Product (OVOP) Kampung Jengkol, Lurah Talang Ubi Timur menjalin sinergi dan kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten PALI. 


Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, daya saing, serta keberlanjutan produk olahan jengkol yang menjadi unggulan Kelurahan Talang Ubi Timur.



Melalui pembinaan terpadu, Dinas Koperasi dan UMKM memberikan pendampingan mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan UMKM. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM Kampung Jengkol.



Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan Kampung Jengkol sebagai ikon produk lokal unggulan Kabupaten PALI.


 Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, OVOP Kampung Jengkol diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. 


Sementara itu, Ketua Pokja II PKK Kabupaten PALI, Emilya, S.Pd.SD, menekankan pentingnya peran PKK dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya dalam hal peningkatan keterampilan pengolahan produk, kebersihan dan keamanan pangan, serta pemberdayaan perempuan dalam mendorong ekonomi keluarga melalui usaha produktif berbasis rumah tangga.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD Malam Hari, Kapolres PALI Tekankan Kehadiran Polri Cegah Kejahatan



PALI.SiniNews.Com – Polsek Talang Ubi jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Selasa malam, 13 Januari 2026, sebagai upaya memperkuat pencegahan tindak kriminal dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan Kecamatan Talang Ubi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Paryanto dan melibatkan personel Polsek Talang Ubi sesuai surat perintah. 


Patroli difokuskan pada objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, seperti perbankan dan minimarket, yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada malam hari.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan KRYD merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kamtibmas melalui kehadiran personel di lapangan, khususnya pada jam rawan,” ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menekankan bahwa kegiatan preventif harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan humanis.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa KRYD adalah wujud kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat untuk mencegah kejahatan sejak dini serta membangun rasa aman dan kepercayaan publik,” jelasnya.


Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera pulang ke rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak. 


Masyarakat dan pengelola usaha turut diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan serta menjauhi praktik minuman keras, perjudian, dan narkotika.


Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dan ditutup dengan apel konsolidasi. 


"Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan kondusif, tanpa ditemukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi," tandasnya.(SN/PERRY)

Share:

Diduga Edarkan Sabu,Seorang Mahasiswi Diamankan Polisi



PALI.SiniNews.Com — Upaya Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam memberantas peredaran narkoba kembali membuahkan hasil. 


Satuan Reserse Narkoba Polres PALI mengamankan seorang mahasiswi berinisial AP (19) di sebuah rumah kontrakan di Desa Babat, Kecamatan Penukal.


Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.


Dari tangan tersangka, polisi menyita 17 paket sabu dengan berat bruto 3,42 gram, satu tas jinjing warna hitam, serta satu unit handphone. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, AP diduga berperan sebagai pengedar.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Dedy Suandy, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba di Kabupaten PALI.


“Kami berkomitmen memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan generasi muda. Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi,” ujarnya.


Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres PALI.


"Untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku,"pungkas Kasat Narkoba.(SN/PERRY)

Share:

BPJS tidak aktif ? Tenang ! Pemkab PALI ada Solusinya bukan omon--omon



PALI.SiniNews.Com — Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tidak mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Talang Ubi. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal tanpa adanya penolakan, termasuk pasien dengan status BPJS nonaktif. 

Ingat..! Sekali lagi ditegaskan "Termasuk BPJS Nonaktif bisa berobat."


Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Ronald Aprinaldi, menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keselamatan pasien. Menurutnya, persoalan administrasi kepesertaan BPJS tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan.


“Sejauh ini memang ada pasien yang datang ke RSUD, baik dari layanan poliklinik maupun melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan status BPJS nonaktif. Namun kami pastikan semuanya tetap dilayani dengan baik,” ujar dr. Ronald saat ditemui pada Selasa (13/1/2026).


Ia menjelaskan, khusus untuk pasien gawat darurat, pelayanan medis akan tetap diberikan sesuai standar yang berlaku tanpa melihat status kepesertaan BPJS. Setelah pasien mendapatkan penanganan, pihak rumah sakit akan membantu proses koordinasi dan administrasi agar kepesertaan BPJS pasien dapat segera diaktifkan kembali.


Lebih lanjut, dr. Ronald mengungkapkan bahwa saat ini tercatat ada 12 pasien rawat inap yang sebelumnya berstatus BPJS nonaktif. Melalui pendampingan dan pengurusan yang dilakukan pihak rumah sakit, kepesertaan BPJS para pasien tersebut kini telah aktif kembali.


“Alhamdulillah, BPJS mereka sekarang sudah aktif. Bahkan beberapa pasien sudah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya sudah membaik dan dinyatakan sehat oleh dokter,” jelasnya.


Manajemen RSUD Talang Ubi juga terus mengingatkan seluruh tenaga medis dan petugas pelayanan agar tetap memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan tidak diskriminatif kepada seluruh pasien. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.


Dengan adanya penegasan tersebut, RSUD Talang Ubi mengimbau masyarakat Kabupaten PALI untuk tidak ragu datang ke rumah sakit apabila membutuhkan pelayanan kesehatan. 


“Yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat. Soal administrasi akan kita bantu bersama,” pungkas dr. Ronald.(SN/PERRY)

Share:

Debit Sungai Lematang Mulai Surut, Polisi Pastikan Situasi Banjir di Tanah Abang Terkendali



PALI.SiniNews.Com– Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memastikan kondisi debit air Sungai Lematang di wilayah Kecamatan Tanah Abang mulai berangsur surut. 


Hal tersebut diketahui setelah jajaran Polsek Tanah Abang melakukan patroli dan monitoring langsung ke sejumlah desa yang berada di bantaran sungai, Selasa (13/1/2026).


Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., mengatakan patroli dilakukan untuk mengecek situasi terkini tinggi debit air sekaligus memastikan kondisi masyarakat pascaluapan Sungai Lematang akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.


“Personel kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya desa-desa yang berada di sepanjang aliran Sungai Lematang. Hasilnya, saat ini debit air mulai mengalami penurunan,” kata AKP Arzuan.


Berdasarkan hasil monitoring, terdapat dua desa yang terdampak, yakni Desa Curup dan Desa Sukaraja. Di Desa Curup, ketinggian air sebelumnya mencapai sekitar 40 hingga 70 sentimeter, sementara di Desa Sukaraja berkisar 2 hingga 6 sentimeter. 

Meski sempat meluap, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.


“Alhamdulillah, air di Desa Curup sudah turun sekitar 5 sampai 10 sentimeter, dan di Desa Sukaraja turun sekitar 2 sampai 5 sentimeter. Situasi saat ini relatif terkendali,” jelasnya.


AKP Arzuan menambahkan, mayoritas rumah warga di dua desa tersebut merupakan rumah panggung, sehingga dapat meminimalisir dampak genangan air terhadap pemukiman warga.


Lebih lanjut, AKP Arzuan menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah potensi bencana alam.


“Bapak Kapolres PALI menekankan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan, melakukan patroli rutin, serta monitoring intensif di wilayah rawan banjir. Kehadiran Polri di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat terlindungi,” ujar AKP Arzuan menyampaikan arahan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran Sungai Lematang, agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan tidak ragu berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun pemerintah setempat apabila debit air kembali meningkat.

Kegiatan patroli dan monitoring yang melibatkan personel Polsek Tanah Abang tersebut berlangsung aman dan kondusif. 


"Kami akan memastikan pemantauan debit air Sungai Lematang akan terus dilakukan secara berkelanjutan,dan setiap perkembangan akan segera dilaporkan kepada pimpinan," pungkas AKP Arzuan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Lakukan Monitoring Debit Air, Situasi Sungai Masih Normal



PALI.SiniNews.Com – Untuk mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya intensitas curah hujan, Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan monitoring debit atau kedalaman air di wilayah Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (13/1/2026).


Kegiatan monitoring tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Personel Polsek Talang Ubi turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi debit air sungai tetap dalam batas aman serta memantau kemungkinan dampak terhadap permukiman warga.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara, belum ditemukan adanya wilayah kelurahan yang terdampak banjir.


“Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi debit air sungai memang terpantau mulai mengalami kenaikan seiring meningkatnya intensitas hujan. Namun demikian, ketinggian air masih berada dalam batas normal dan belum berdampak pada permukiman warga,”ujar AKP Ardiansyah.


Monitoring tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Talang Ubi, yakni Panit Intelkam AIPDA Ronaldo dan Panit Binmas AIPDA Deni Irawan, dengan situasi kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


Lebih lanjut, AKP Ardiansyah menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya langkah preventif dan kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam menghadapi potensi bencana alam.


“Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Parulian Sirait menegaskan agar seluruh jajaran Polres dan Polsek terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah rawan banjir. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat,” ungkap Kapolsek Talang Ubi.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Talang Ubi akan terus melakukan monitoring secara rutin terhadap debit dan volume kedalaman air sungai di wilayah Kecamatan Talang Ubi serta menjalin koordinasi dengan pihak terkait dan pemerintah setempat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir,”pungkas AKP Ardiansyah.(SN/PERRY)

Share:

Panen Jagung Perdana Desa Tempirai Utara, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat Dukung Ketahanan Pangan



PALI.SiniNews.Com – Program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan hasil positif. 


Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen Jagung Perdana Ketahanan Pangan yang berlangsung di lahan jagung Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, pada Selasa (13/1/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan panen jagung ini merupakan bagian dari upaya konkret Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, namun juga sebagai bentuk pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada.


“Panen jagung perdana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” ujar IPTU Budi Anhar.


Lebih lanjut, IPTU Budi Anhar menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang memberikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut.

Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.


“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Panen jagung perdana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan lahan produktif secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Penukal Utara.


"Dengan terlaksananya panen jagung perdana ini, diharapkan Desa Tempirai Utara dapat menjadi contoh dalam pengelolaan pertanian berbasis ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Balita 3,5 Tahun Terpeleset dan Hanyut di Sungai Lematang, Kepala BPBD Muara Enim: Tim Masih Lakukan Penyisiran


Tim SAR melakukan pencarian 


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Upaya pencarian terhadap Ravael (3,5), bocah laki-laki yang hanyut di Sungai Lematang, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, terus diintensifkan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Roziq, mengonfirmasi bahwa personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian, Selasa (13/1/2026).


Dari Informasi yang didapat,Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di Dusun 3, Desa Muara Lawai. Korban yang sedang bermain bersama temannya, Al Amin (4), diduga terpeleset saat berada di tangga tempat pemandian sungai.


Kepala BPBD Muara Enim, Rozieq, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan penyelamatan.


"Benar, kami menerima laporan adanya anak tenggelam di Desa Muara Lawai. Saat ini tim reaksi cepat dari BPBD sebanyak 10 personel sudah bergabung dengan 8 personel Damkar di lapangan untuk melakukan pencarian," ujar Rozieq saat memberikan keterangan, Selasa sore.


Menurut Roziq, kronologi bermula saat korban bermain di tepian sungai yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter. "Keterangan dari saksi di lokasi, korban terpeleset di tangga pemandian dan terseret arus. Teman korban langsung melapor ke warga, dan laporan diteruskan ke kami," tambahnya.


Tim pencarian tiba di lokasi pada pukul 16.40 WIB dan langsung menyisir aliran Sungai Lematang di sekitar titik awal jatuhnya korban. Hingga pukul 17.47 WIB, keberadaan putra dari Bapak Yudi Ertika (30) tersebut belum ditemukan.


"Pencarian masih berlangsung hingga sore ini dengan bantuan warga setempat. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, kami memohon doa dari masyarakat agar korban segera ditemukan," tutup Rozieq.


Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai sebelum kondisi cahaya semakin gelap.(sn)

Share:

Polsek Penukal Abab Intensif Pantau Debit Sungai, Kapolres PALI Pastikan Situasi Masih Aman dan Terkendali



PALI.SiniNews.Com– Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) melalui Polsek Penukal Abab terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dengan melaksanakan monitoring debit dan volume kedalaman air di sejumlah sungai utama yang melintasi wilayah hukum setempat.


Monitoring dilakukan pada Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 16.00 WIB, menyasar Sungai Sebagut dan Sungai Penukal di Kecamatan Penukal, serta Sungai Abab di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut dengan menurunkan personel untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya pada desa-desa yang berada di bantaran sungai.


Adapun desa-desa yang menjadi fokus pemantauan meliputi empat desa di bantaran Sungai Sebagut, yakni Desa Purun, Desa Babat, Desa Gunung Raja, dan Desa Mangku Negara. Sementara di bantaran Sungai Penukal terdapat Desa Raja Jaya, Desa Air Itam, dan Desa Air Itam Timur. 


Sedangkan di bantaran Sungai Abab mencakup Desa Tanjung Kurung dan Desa Karang Agung.

Berdasarkan hasil monitoring terkini, belum ditemukan adanya desa maupun fasilitas pendidikan yang terdampak banjir akibat luapan sungai. 


Debit dan volume air pada ketiga sungai tersebut terpantau mengalami kenaikan secara bertahap seiring meningkatnya intensitas curah hujan, namun masih berada dalam batas normal dan aman.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.


“Monitoring ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan kondisi sungai tetap terpantau, sehingga apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan, langkah-langkah penanganan dapat segera dilakukan,”ujarnya.


Lebih lanjut, AKP Dedy Kurnia menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan komitmen Polres PALI dalam menjaga keselamatan masyarakat.


“Kapolres PALI menekankan kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana, khususnya banjir. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terkini,” ujar AKP Dedy Kurnia menyampaikan arahan Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa Polsek Penukal Abab akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memantau perkembangan situasi hidrologi di wilayah tersebut.


Kegiatan monitoring yang melibatkan Kapolsek Penukal Abab, Ka SPK Regu C AIPDA S. Jeki, Bhabinkamtibmas Brigpol Yayan P, serta anggota Reskrim Bripda Ramadhoni tersebut berakhir pada pukul 08.55 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta kondusif.


"Kami memastikan pemantauan debit dan volume air sungai akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mitigasi dini demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten PALI,"tandasnya.(SN/PERRY)

Share:

Bupati PALI Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Penukal Utara, Polri Pastikan Situasi Aman dan Kondusif



PALI.SiniNews.Com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir di Desa Tempirai Timur dan Talang Air Itam, Kecamatan Penukal Utara, Senin (12/1/2026) siang.


Penyaluran bantuan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang terdampak banjir akibat luapan air yang terjadi pada 11 Desember 2025 lalu. Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI Edy Irwan, S.E., Camat Penukal Utara Fahrudin, S.Psi., Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si yang diwakili Kanit Binmas AIPDA Dhana, para kepala desa setempat, unsur kecamatan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.


Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, dengan rincian 100 paket untuk warga Desa Tempirai Timur dan 31 paket untuk warga Talang Air Itam Desa Tanding Marga. Setiap paket berisi beras 10 kilogram, satu dus mi instan, minyak goreng 1 kilogram, gula 1 kilogram, susu satu kaleng, dan sarden satu kaleng.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh kegiatan kemanusiaan tersebut serta memastikan pengamanan dan kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat.


“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sempat terdampak banjir. Alhamdulillah, saat ini kondisi banjir di kedua lokasi sudah surut dan tidak ada lagi rumah warga yang terendam,” ujarnya.


Lebih lanjut, IPTU Budi Anhar menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K terkait kegiatan tersebut.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. 


Sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam penanganan dampak bencana, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan situasi kamtibmas tetap terjaga,” ungkap IPTU Budi Anhar menyampaikan pesan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.


Sementara itu, Polsek Penukal Utara memastikan akan terus melakukan monitoring terhadap debit air sungai dan perkembangan situasi di wilayah Kecamatan Penukal Utara sebagai langkah antisipasi dini. Setiap perkembangan akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan.


"Dengan adanya bantuan ini,kita harapkan dapat meringankan beban masyarakat,serta memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar unsur pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten PALI,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts