Sekda Edward Candra Lepas Gerak Jalan Indah, 43 Tim OPD Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Nuansa Merah Putih dan Wastra Sumsel


Sekda Edward Candra Lepas Gerak Jalan Indah, 43 Tim OPD Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Nuansa Merah Putih dan Wastra Sumsel


Palembang. SININEWS.COM — Semangat kemerdekaan terasa kental di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., secara resmi melepas kegiatan Gerak Jalan Indah yang diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel.


Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut berlangsung meriah dan penuh warna. Turut hadir Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru dan Ketua DWP Sumsel Desy Edward.


Sebanyak 43 tim dari berbagai OPD turut ambil bagian dengan menampilkan performa terbaik mereka. Para peserta tampil memukau dengan kostum bernuansa merah putih yang dipadukan dengan sentuhan wastra khas Sumatera Selatan.


"Gerak jalan indah dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun semangat, kekompakan, dan menumbuhkan kebersamaan di lingkup OPD Pemprov Sumsel," ujar Sekda saat melepas peserta.


Tidak hanya menampilkan kostum yang menarik, setiap tim juga menyuguhkan yel-yel penyemangat dan gerakan atraktif sepanjang rute. Peserta memulai perjalanan dari halaman Griya Agung, kemudian melintasi Jalan Demang Lebar Daun, berbalik arah di depan SMKN 2, dan kembali finis di halaman Griya Agung.


Kombinasi semangat nasionalisme dan kekayaan budaya lokal membuat Gerak Jalan Indah tahun ini berlangsung berbeda dan berkesan. Sorak-sorai penonton serta tepuk tangan turut memeriahkan acara dan menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di lingkungan Pemprov Sumsel.


Menurut Edward, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat silaturahmi antarsesama OPD sekaligus menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan kebanggaan terhadap budaya Sumatera Selatan.


"Ini bukan hanya soal jalan, tetapi juga tentang kekompakan, kreativitas, dan bagaimana kita menunjukkan semangat kemerdekaan bersama-sama," pungkasnya.


Dengan dilepasnya 43 tim tersebut, Gerak Jalan Indah Pemprov Sumsel resmi dimulai dan menjadi salah satu agenda yang dinanti dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Wagub Cik Ujang Dorong Alumni Universitas Tridinanti Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Wagub Cik Ujang Dorong Alumni Universitas Tridinanti Jadi Pencipta Lapangan Kerja


Palembang. SININEWS.COM – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang mendorong para lulusan Universitas Tridinanti Palembang untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi mampu bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).


Pesan tersebut disampaikan Wagub Cik Ujang saat menghadiri acara wisuda Universitas Tridinanti Palembang yang berlangsung khidmat di Ballroom Universitas Tridinanti Palembang, Sabtu (22/8/2026).


Dalam arahannya, Cik Ujang mengatakan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan, baik dari sisi sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM). Potensi tersebut, menurutnya, perlu dimanfaatkan secara kreatif dan inovatif oleh generasi muda, khususnya para lulusan perguruan tinggi.


“Kami berharap setelah lulus, para alumni bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar H. Cik Ujang.


Menurutnya, para sarjana memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para alumni diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi serta membuka peluang usaha yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.


Selain mendorong para lulusan untuk berani menciptakan peluang usaha, Wagub Cik Ujang juga berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Tridinanti Palembang di mana pun berada.


“Jaga nama baik almamater dan terus berkontribusi untuk masyarakat serta daerah. Jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat dan ikut mendorong kemajuan Sumatera Selatan,” pesannya.


Cik Ujang juga mengajak para lulusan untuk tidak takut mengambil peluang dan menciptakan terobosan baru. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa cepat seseorang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.


Ia berharap para alumni Universitas Tridinanti Palembang dapat menjadi sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing, berinovasi, serta turut mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan dan civitas akademika Universitas Tridinanti Palembang, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.(sn)

Share:

Semarak HUT Ke-81 RI, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ajak ASN Sumsel Tebar Semangat dan Manfaat bagi Masyarakat


Semarak HUT Ke-81 RI, Gubernur Herman Deru dan Wagub Cik Ujang Ajak ASN Sumsel Tebar Semangat dan Manfaat bagi Masyarakat


Palembang. SININEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berlangsung meriah. Rangkaian kegiatan berupa jalan santai, senam bersama, dan lomba gembira digelar di halaman Kantor Gubernur Sumsel dan diikuti ribuan ASN serta masyarakat sekitar, Minggu (23/8/2026).


Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang. Start dan finis dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumsel. Selain jalan santai dan senam bersama, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai lomba gembira serta pameran perumahan bersubsidi di lingkungan Pemprov Sumsel.


Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya mengatakan, berbagai perlombaan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.


"Tantangan kita berbeda dengan para pendahulu kita. Saat ini kita tetap butuh berjuang, namun berbeda dengan para pejuang terdahulu. Perlu menebar semangat dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, minimal di lingkungan kita," ujar Herman Deru.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut. Kepada para pemenang lomba, Gubernur berpesan agar terus menjaga dan meningkatkan semangat untuk menjadi yang terbaik.


"Selamat kepada para pemenang lomba. Pupuklah diri kita agar selalu menjadi pemenang," pesannya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumsel, Novian, melaporkan bahwa rangkaian peringatan HUT ke-81 RI diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, turut diumumkan para pemenang Gerak Jalan Indah dan Jalan Santai. Hadiah bagi para pemenang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.


Berikut daftar pemenang Gerak Jalan Indah:


- Partisipasi Terbaik: Bappeda Sumsel

- Juara Yel-Yel Terbaik: DWP Biro Umper Sumsel

- Juara Kostum Terbaik: DWP Dinas PU BMTR Sumsel

- Juara Favorit: TP PKK Sumsel

- Juara 3: DWP Dinas PSDA Sumsel

- Juara 2: DWP BPKAD Sumsel

- Juara 1 sekaligus Juara Umum: Dinsos Sumsel


Suasana ceria dan penuh semangat kebangsaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Pemprov Sumsel untuk terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kebersamaan, serta memberikan pelayanan terbaik dan manfaat nyata bagi masyarakat.(sn)

Share:

Kualitas Udara Muara Enim Memburuk Tipis, Beberapa Wilayah Tetangga Sumsel Capai Status 'Sangat Tidak Sehat


*Kualitas Udara Muara Enim Memburuk Tipis, Beberapa Wilayah Tetangga Sumsel Capai Status 'Sangat Tidak Sehat*



​Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM –  Memasuki awal pekan, kualitas udara di Kabupaten Muara Enim mencatatkan peningkatan angka pencemaran. Berdasarkan Laporan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) BPBD Provinsi Sumatera Selatan per Senin, 24 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, kualitas udara Muara Enim masih bertahan di kategori Sedang.


​Meski masih berstatus Sedang, parameter partikulat halus PM2,5 di Muara Enim meningkat ke angka 80 (sebelumnya 65 pada 22 Agustus). Angka PM10 juga naik menjadi 55, dengan Sulfur Dioksida (SO_2) berada di level 56.


​Peta Pencemaran Udara Sumatera Selatan

​Secara keseluruhan di Sumatera Selatan, dari 9 kabupaten/kota yang terpantau, kondisi udara menunjukkan pemburukan signifikan di beberapa wilayah:


​Sangat Tidak Sehat (Merah): Palembang (PM2,5: 219), Ogan Ilir (PM2,5: 245), dan PALI (PM2,5: 226). Status ini menandakan level yang dapat merugikan kesehatan serius pada sejumlah segmen populasi terpapar.

​Tidak Sehat (Kuning): Musi Banyuasin (PM2,5: 130).

​Sedang (Biru): Muara Enim (PM2,5: 80), Lahat (PM2,5: 98), dan Prabumulih.

​Baik (Hijau): OKU Selatan (PM2,5: 43) dan Musi Rawas (PM2,5: 4).


​Rekomendasi Resmi BPBD untuk Masyarakat

​Guna mengantisipasi dampak buruk peningkatan polusi udara bagi kesehatan, BPBD Sumsel menerbitkan serangkaian panduan resmi untuk masyarakat:

​Gunakan Masker: Wajib dipakai saat beraktivitas di luar ruangan.

​Batasi Aktivitas Luar: Hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan.

​Kelola Sirkulasi Udara: Tutup jendela rumah untuk mengurangi masuknya udara kotor ke dalam ruangan.

​Lingkungan Sehat: Perbanyak tanaman di sekitar lingkungan rumah.

​Kurangi Emisi: Kurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum.

​Larangan Menggegas Karhutla: Dilarang keras membakar sampah atau lahan demi mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).(sn)

Share:

Patroli Malam Polsek Talang Ubi Sambangi SPBU hingga Perbankan, Kamtibmas Jadi Fokus

Patroli Malam Polsek Talang Ubi Sambangi SPBU hingga Perbankan, Kamtibmas Jadi Fokus



PALI-- SiniNews.Com— Polsek Talang Ubi, Polres PALI, melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu (23/8/2026) malam. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian keamanan, mulai dari SPBU, perbankan hingga minimarket di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


KRYD dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan dipimpin Aipda Ronaldo bersama personel Polsek Talang Ubi yang telah mendapat surat perintah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi potensi tindak pidana serta gangguan keamanan lainnya.


Sebelum melakukan patroli, personel terlebih dahulu melaksanakan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi. Selanjutnya, petugas bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik, yakni SPBU Beracung, Bank BRI, Bank BSI dan Indomaret.


Selain melakukan pemantauan keamanan, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara yang ditemukan belum melengkapi surat-surat kendaraan. Dalam pelaksanaan kegiatan, polisi masih menemukan sejumlah pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat yang dinilai kurang memperhatikan ketentuan berlalu lintas.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.


“Kegiatan KRYD dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di Kecamatan Talang Ubi,” kata Ardiansyah dalam laporan pelaksanaan kegiatan.


Petugas juga menyampaikan imbauan kepada anak-anak dan masyarakat yang masih nongkrong hingga malam hari. Mereka diminta segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting sebagai langkah pencegahan agar tidak menjadi korban maupun terlibat dalam tindak kriminal.


“Kami memberikan imbauan dan teguran kepada anak-anak yang nongkrong agar apabila tidak ada keperluan yang penting segera pulang ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya korban maupun pelaku kriminal,” ujarnya.


Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Setelah patroli selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.(SN/Perry)

Share:

Bekerjasama Dengan TP.PKK, Pemkab Muara Enim Gelar GPM


Plt Bupati Muara Enim meninjau GPM di Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul

Muara Enim. SININEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim bekerjasama dengan Tim Penggerak (TP) PKK menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul pada Kamis lalu 20 Agustus 2026.


Kegiatan dalam rangka menekan harga bahan pangan dan membantunya masyarakat dalam pemenuhan bahan pokok dengan harga terjangkau dihadiri Plt Bupati Muara Enim Sumarni serta Plt Ketua TP PKK Muara Enim Ahmad Yani yang dilaksanakan di sela agenda Kunjungan Kerja TP PKK Provinsi Sumsel dalam rangka pembinaan dan evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Dalam kegiatan tersebut, antusias masyarakat cukup tinggi terutama kaum ibu rumah tangga, yang menyerbu berbagai komoditas bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga cabai dan bawang merah ludes terjual dalam waktu singkat. 

Tak hanya pasar murah, kemeriahan acara juga dilengkapi dengan hadirnya layanan Cek Kesehatan Keliling (Cekling) secara gratis bagi warga serta fasilitas Perpustakaan Keliling untuk anak-anak.


Plt Bupati Sumarni menyampaikan pelaksanaan Operasi Pasar Murah merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap dinamika kebutuhan ekonomi warga guna menjaga pasokan bahan pokok tetap aman, sekaligus menahan gejolak inflasi daerah di tengah momentum HUT RI.


Di hadapan tim evaluator, Plt Bupati memaparkan sekilas implementasi 10 Program Pokok PKK di Kabupaten Muara Enim.


Mulai dari penghayatan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, tata laksana rumah tangga, pendidikan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, hingga kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.


Ia memberikan apresiasi mendalam atas komitmen kader TP PKK sebagai mitra strategis Pemkab dan mengimbau agar jajaran PKK terus menggalakkan gerakan pemanfaatan pekarangan rumah demi mendukung ketahanan pangan keluarga.


Plt Bupati juga memuji deretan prestasi dan inovasi unggulan Desa Tegal Rejo yang dinilai layak menjadi role model daerah.


Desa Tegal Rejo sukses menyabet Juara 1 Lomba PHBS tingkat Provinsi, menjadi percontohan Desa Digital Membara dengan penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE), serta mempelopori pengelolaan data berbasis digital melalui program Desa Cinta Statistik (Cantik).(sn)

Share:

Kualitas Udara Muara Enim Masuk Kategori 'Sedang', Warga Diimbau Tetap Waspada


Sumber Data: Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan (Update 22 Agustus 2026, 15.00 WIB)


​Muara Enim,Sumsel. SININEWS.COM  – Kualitas udara di Kabupaten Muara Enim berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumatera Selatan berada dalam kategori Sedang.

​Berdasarkan data update per Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, angka partikulat halus (PM2,5) di Muara Enim tercatat sebesar 65, sementara PM10 berada di angka 48. Selain itu, kandungan Sulfur Dioksida (SO_2) tercatat sebesar 66, Karbon Monoksida (CO) sebesar 50, Ozon (O_3) sebesar 3, dan Nitrogen Dioksida (NO_2) sebesar 2.

​Kategori Sedang ini menunjukkan bahwa tingkat kualitas udara di Muara Enim tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan, tetapi dapat berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif serta nilai estetika/visibilitas.

​Perbandingan dengan Daerah Sekitar

​Jika dibandingkan dengan beberapa daerah tetangga di Sumatera Selatan, kondisi udara di Muara Enim relatif lebih aman dari bahaya polusi berat.

​Beberapa daerah tetangga justru telah masuk dalam kategori Tidak Sehat (zona kuning/merah), di antaranya:

​Palembang (PM2,5: 171 – Tidak Sehat)

​Ogan Ilir (PM2,5: 171, PM10: 141 – Tidak Sehat)

​Prabumulih (PM2,5: 111 – Tidak Sehat)

​PALI (PM2,5: 121, PM10: 108 – Tidak Sehat)

​Sementara itu, wilayah tetangga lainnya seperti Lahat dan Musi Banyuasin juga berada pada kategori Sedang masing-masing dengan indikator PM2,5 sebesar 91 dan 92. Hanya OKU Selatan (PM2,5: 44) dan Musi Rawas (PM2,5: 4) yang saat ini tercatat memiliki kualitas udara dalam kategori Baik.

​Himbauan untuk Masyarakat Muara Enim

​Meskipun status ISPU Muara Enim masih tergolong Sedang, masyarakat khususnya kelompok rentan—seperti penderita ISPA, lansia, anak-anak, dan ibu hamil—diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan.

​Berikut beberapa langkah yang disarankan saat beraktivitas di luar ruangan:

​Gunakan Masker: Saat beraktivitas di luar rumah, terutama di area jalan raya atau lokasi berdebu/berasap.

​Kurangi Pembakaran Terbuka: Diharapkan masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan yang dapat memperburuk kualitas udara lokal.

​Jaga Imunitas: Perbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh. (sn)

Share:

Polsek Talang Ubi Ungkap Pencurian Tiga Ponsel, Terduga Pelaku Diamankan

 

Polsek Talang Ubi Ungkap Pencurian Tiga Ponsel, Terduga Pelaku Diamankan


PALI--SiniNews.Com— Unit Reskrim Polsek Talang Ubi, Polres PALI, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah bedeng di Jalan Pahlawan, RT 005/RW 006, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial HS (38), warga Kelurahan Talang Ubi Selatan. Pelaku diduga mencuri tiga unit telepon seluler (ponsel) milik korban dengan total kerugian sekitar Rp8,3 juta.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan pengungkapan kasus dilakukan setelah pihaknya menerima laporan polisi pada 11 Agustus 2026.


“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengetahui siapa dan di mana keberadaan pelaku pencurian tersebut,” kata Ardiansyah dalam laporannya.


Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang tidur di dalam bedeng milik saksi Arsat. Pelaku diduga masuk dengan cara menaiki plafon bedeng, kemudian mengambil tiga unit ponsel milik korban.


Adapun ponsel yang dicuri yakni Samsung Galaxy A14 warna Dark Red, Samsung Galaxy A55 5G warna Awesome Navy, serta OPPO A9 2020 warna Ungu Antariksa.


Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi keberadaan pelaku. Kapolsek Talang Ubi selanjutnya memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si., untuk melakukan penangkapan.


“Pelaku berhasil diamankan. Dari keterangan pelaku, bahwa benar dia yang telah melakukan pencurian tersebut dengan cara masuk melalui plafon bedeng, kemudian mengambil handphone milik korban,” ujar Ardiansyah.


Dalam pengungkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel dan tiga kotak ponsel beserta data IMEI masing-masing.


Pelaku kini diamankan di Polsek Talang Ubi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menyangkakan pelaku dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.


“Selanjutnya kami melengkapi mindik dan berkas perkara serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum,” kata Ardiansyah.


Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp8,3 juta. Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan kepada jaksa.(SN/Perry)

Share:

Sekda Edward Candra Buka Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah Sumsel


Sekda Edward Candra Buka Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H. membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan di Auditorium Bina Praja, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M.


Dalam sambutannya, Sekda Sumsel  Edward Candra. mengatakan, pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu aspek strategis dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, keuangan daerah bukan semata-mata berkaitan dengan bagaimana anggaran disusun dan direalisasikan, tetapi juga bagaimana setiap rupiah yang dikelola pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen, integritas, ketelitian, dan sinergi dari seluruh pihak yang terlibat dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan daerah.


Berdasarkan target pendapatan daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026, struktur pendapatan daerah didominasi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan kontribusi sebesar 53,24 persen terhadap total pendapatan daerah.


Selanjutnya, pendapatan transfer dari pemerintah pusat memberikan kontribusi sebesar 46,71 persen, sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah berkontribusi sebesar 0,04 persen terhadap total pendapatan daerah.


Dari komposisi PAD, pajak daerah memberikan kontribusi sebesar 79,33 persen. Retribusi daerah berkontribusi sebesar 0,11 persen, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar 7,84 persen, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar 12,72 persen.


Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mengupayakan peningkatan kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi PAD, dengan tetap didukung pendapatan transfer dari pemerintah pusat sebagai salah satu sumber pendanaan pembangunan daerah.


Dana transfer pusat merupakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah. Dana tersebut terdiri atas Dana Transfer Umum dan Dana Transfer Khusus.


Dana Transfer Umum terdiri atas Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Sementara itu, Dana Transfer Khusus terdiri atas Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan DAK Nonfisik.


Melalui rapat koordinasi tersebut, Sekda berharap dapat terbangun pemahaman dan persepsi yang sama dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan daerah. Forum tersebut juga diharapkan menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.


“Koordinasi yang baik antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan pemerintah kabupaten/kota, serta antarperangkat daerah, menjadi kunci penting agar perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan daerah dapat berjalan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.


Selain itu, lanjut Edward, kualitas pengelolaan keuangan daerah harus terus ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi informasi, penguatan pengawasan internal, peningkatan kompetensi aparatur, serta pembangunan budaya kerja yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.


“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi, dan menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di masing-masing perangkat daerah maupun pemerintah kabupaten/kota,” jelasnya.


Sekda berharap hasil rapat koordinasi tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sumatera Selatan, sehingga APBD benar-benar dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri RI, Teguh Narutomo, menyampaikan bahwa pembahasan yang dilakukan dalam rapat tersebut berangkat dari sejumlah kondisi faktual yang dihadapi daerah, khususnya terkait tekanan fiskal dan kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan anggaran.


Menurut Teguh, aspirasi dari berbagai daerah terkait kondisi tersebut telah dibawa dan disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) bagi daerah tertentu, termasuk daerah dengan kebutuhan fiskal khusus dan daerah yang mengalami kurang salur.


Selain itu, Teguh menilai masih terdapat berbagai persoalan tata kelola yang perlu dibenahi di daerah. Karena itu, ia mendapat mandat untuk turut mengawal upaya penguatan dan peningkatan pendapatan daerah agar kapasitas fiskal daerah semakin baik.


Ia menambahkan, momentum saat ini perlu dimanfaatkan untuk memperkuat pendataan sebagai salah satu fondasi peningkatan pendapatan daerah. Upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar potensi penerimaan yang ada dapat diidentifikasi dan dioptimalkan secara lebih terukur.


“Soliditas dan sinergi antara pusat dan daerah harus terus dikawal, termasuk dengan memperkuat peran serta teman-teman di daerah. Kita tidak hanya berbicara mengenai peningkatan pajak dan retribusi daerah, tetapi juga mendorong optimalisasi berbagai sumber pendapatan lainnya,” katanya.


Teguh juga menekankan pentingnya memaksimalkan peran badan usaha milik daerah (BUMD) maupun badan layanan umum daerah (BLUD) sesuai dengan potensi dan kapasitas masing-masing. Menurutnya, optimalisasi berbagai sumber tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat pendapatan daerah.(sn)

Share:

Semarak HUT RI ke-81: Warga RW 08 Talang Puyang Gelar Perlombaan dan Hiburan Rakyat

Semarak HUT RI ke-81: Warga RW 08 Talang Puyang Gelar Perlombaan dan Hiburan Rakyat



PALI –SiniNews.Com-- Antusiasme tinggi ditunjukkan masyarakat Talang Puyang, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Berlokasi di wilayah RW 08 Talang Puyang, warga menyelenggarakan rangkaian perlombaan meriah yang dimulai pada Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan peringatan kemerdekaan ini lahir atas inisiatif dan gotong royong penuh masyarakat dari empat lingkungan RT, yakni RT 01, RT 02, RT 03, dan RT 04.


Ketua RW 08, Purwanto, menyampaikan bahwa acara ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Berbagai lomba tradisional digelar untuk anak-anak hingga dewasa, mulai dari lomba makan kerupuk, makan biskuit, hingga beragam permainan seru lainnya.


Keberhasilan penyelenggaraan pesta rakyat ini tak lepas dari kerja sama solid para pengurus lingkungan dan panitia pelaksana:


Ketua Pelaksana: Sumarji


Ketua RT 01: Hasan


Ketua RT 02: Agus


Ketua RT 03: Adi


Ketua RT 04: Tuti


Melalui dana swadaya yang dikumpulkan dari dan oleh warga, keempat Ketua RT tersebut berkolaborasi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan berkesan bagi masyarakat.


Puncak kemeriahan akan dilanjutkan pada Minggu (23/8/2026) esok hari. Panitia menyajikan pertunjukan hiburan seni Barongan yang terbuka untuk masyarakat Talang Puyang dan sekitarnya.


Pentas hiburan rakyat tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 WIB berlokasi di Lapangan Voli Talang Puyang. Seluruh warga diundang untuk hadir menyaksikan kemeriahan pesta kemerdekaan ini.(SN/Perry).

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts