Gelar Razia Akhir Pekan, Polsek Tanah Abang Cegah Curanmor dan Premanisme


PALI. SININEWS.COM--Pada Sabtu malam, 20 Juli 2024, Kapolsek Tanah Abang IPTU ARZUAN, SH bersama personil Polsek Tanah Abang melaksanakan kegiatan SOC (Sistem Operasi Kepolisian) atau razia akhir pekan di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.


Kegiatan ini dimulai pukul 20.10 WIB hingga selesai dengan tujuan mengantisipasi tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), dan senjata api (senpi).


Sebelum pelaksanaan SOC, terlebih dahulu dilakukan apel malam yang dipimpin oleh Ps. Kanit IK Aipda Roy P. Saragih, SH di depan mako Polsek Tanah Abang. Dalam apel tersebut, hadir sejumlah personil yang terlibat antara lain AIPDA MGS. JUNAIDI, SH, AIPDA DEDI DAHLIN, BRIPKA WAHYU KURNIAWAN (Bhabinkamtibmas), BRIGPOL M. JAIM, SH, BRIPTU MARNO, dan BRIPTU DIAR ANGGERI.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan SH menyampaikan Melalui kegiatan ini, Polsek Tanah Abang berupaya mewujudkan situasi yang aman dan damai pada malam akhir pekan di wilayah hukumnya. 


"Dalam razia tersebut, pengendara kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2) yang tidak lengkap dan tidak membawa surat-surat kendaraan dikenakan sanksi berupa teguran," ucapnya 


Kegiatan ini mencerminkan komitmen Polsek Tanah Abang dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terutama pada malam Minggu yang kerap menjadi waktu rawan tindak kejahatan. 


Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Tanah Abang masih dalam keadaan aman dan terkendali.(sn/perry)

Share:

Dukung Pelestarian Lingkungan Hidup, SKK Migas Bersama Medco E&P dan PHE Jambi Merang Tanam Mangrove di Sungsang


PALEMBANG, SININEWS.COM 
 – KKKS Medco E & P Indonesia dan Medco E&P Grissik Ltd (keduanya disebut Medco E&P – red), berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup di sekitar wilayah operasi. Melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Bidang Lingkungan, dua anak perusahaan Medco Energi tersebut bersama dengan SKK Migas dan KKKS Pertamina Hulu Energi Jambi Merang melaksanakan penanaman Mangrove di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Program Penghijauan Hulu Migas tersebut dilaksanakan melalui Lembaga Desa Pengelola Hutan Desa (LDPHD) selaku Lembaga Desa yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan Hutan Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan tersebut diawali dengan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Program Penghijauan Hulu Migas berupa Penanaman Mangrove di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (19/07/2024). Selanjutnya, Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Grissik Ltd. akan menanam sebanyak 30.000 batang mangrove dan PHE Jambi Merang sebanyak 1.000 batang mangrove di Sungsang.

Hadir dalam acara tersebut  Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Koimudin, SH, MM, Kepala Desa Sungsang IV, Romi Adi Candra, Ketua Lembaga Desa Pengelola Hutan Desa Sungsang IV, Abdullah, Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Safe’i, Manager Field Relations & Community Enhancement Medco E&P Indonesia, Hirmawan Eko Prabowo dan Pjs. Head Comrel & CID Zona 1 Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, Budi Ariyanto. ”Perusahaan terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan, terutama di sekitar wilayah operasi. Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga Perusahaan dapat terus memenuhi kebutuhan energi nasional dengan aman dan lancar,’’ ujar Arif Rinaldi, VP Relations & Security Medco E&P.

Safei menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan masyarakat di bidang lingkungan diluar kewajiban PPKH yang dilakukan SKK Migas bersama Medco E&P dan Pertamina Hulu Energi Jambi Merang. ”Kami beroperasi tidak hanya mencari minyak dan gas bumi tapi juga diamanahkan pemerintah untuk terus menjaga lingkungan dengan ikut serta memperbaiki kerusakan lingkungan seperti penanaman mangrove yang kali ini dilakukan dengan sinergi bersama masyarakat desa dengan harapan besar dapat dilakukan dengan segera, baik dan lancar.” jelasnya.

Sementara itu, Drs. H. Koimudin, SH, MM. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya yang dilakukan SKK Migas – KKKS Sumsel dengan komitmen atas kepeduliannya untuk melakukan penanaman pohon mangrove di Provinsi Sumatera Selatan diluar kewajibannya. ”Tanpa kerjasama dengan perusahaan dan masyarakat tentunya tugas ini tidak dapat dilaksanakan. Penanaman pohon Mangrove ini juga menjadi komitmen dari Kepala Desa untuk melakukan pengawasan di kawasannya yang ditanami dan saya titipkan kepada KPH III Wilayah Palembang dan Banyuasin untuk memonitor apa yang diusahakan dari SKKK Migas - KKKS Sumsel ini. Hal ini dirasa sangat positif dan akan disampaikan kepada para pemegang kewajiban PPKH untuk menjadi contoh bagi mereka agar dapat melakukan hal yang sama diluar kewajibannya.” jelasnya. (aSN)

Share:

Pimpin Apel Siaga Karhutlah, Menko Perekonomian Tekankan Sinergi Semua Elemen


PALEMBANG. SININEWS.COM - Bertempat di lapangan Griya Agung Palembang pada Sabtu (20:7/2024), Menteri Koordinasi (Menko) Perekonomian Republik Indonesia Dr (HC) Ir Airlangga Hartarto MBA MMT memimpin apel dan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024.


Dalam amanatnya, menteri Airlangga mengatakan wilayah Sumatra Selatan memiliki wilayah tofografi yang beragam dengan dataran tinggi dibarat (Bukit Barisan) dan dataran rendah di timur. 


“Lahan gambut yang luas diwilayah ini menjadikan lahan menjadi subur untuk produk perkebunan, pertanian, perikanan serta pertambangan yang perlu dikelola secara baik untuk kemajuan daerah dan kemakmuran masyarakat,” ujarnya.


“Kondisi geografis ini juga membawa tantangan alam seperti ancaman banjir, tanah longsor saat musim hujan, kering dan potensi kebakaran hutan saat musim kemarau terutama dilahan gambut yang mudah terbakar,” lanjutnya.


Menurutnya, kebakaran besar dilahan gambut dapat menyebabkan kabut asap yang merugikan diberbagai sektor seperti halnya kesehatan, perhubungan, sosial, ekonomi yang harus ditangani dengan aksi nyata.


“Kerugian ekonomi yang timbul akibat karhutla di tahun di tahun 2022 mencapai 42,7 miliar rupiah,  dengan kerugian terbesar di kabupaten Ogan Komering Ilir yang mencapai Rp 11,4 miliar, ini menunjukan bahwa perlu dilakukan langkah-langkah urgensi agar penanganan secara efektif dan berkelanjutan, tandasnya.


Menteri Airlangga juga memberikan beberapa hal penekanan dalam rakornas pengendalian kebakaran hutan dan lahan diantaranya perlunya memprioritaskan pencegahan, management lapangan yang harus terkonsolidasikan dan terorganisasi, deteksi titik api secara dini, update informasi menggunakan tehnologi informasi, pemanfaatan tehnologi AI dengan penerapan ‘bussines continuity managment system’ agar pemulihan bisa cepat untuk pelayanan publik. 


Disamping itu juga perlunys pelibatan semua pihak, pemerintahan termasuk TNI dan Polri, adanya solusi yang permanen serta penataan ekosistem gambut, termasuk tata air, kanal blocking serta langkah penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi.


“Apel ini adalah wujud kepedulian dan kesiapan kita untuk mengantisipasi  kebakaran hutan dan lahan dan saya berharap apel ini bukan cuma ‘show of force’ saja, tetapi betul-betul menunjukan kesiapan dari seluruh unsur kemampuan yang ada di Sumatra Selatan dan saya berterimakasih kepada semua pihak yang mendukun pencegahan pengendalian kebakaran hutan,” tutupnya.


Pada kegiatan apel tersebut,  Menteri Airlangga Hartarto berkesempatan menyerahkan CSR berupa APD kepada kelompok Masyarakat, CSR berupa alat pendukung pemadam kepada pemerintah provinsi dan bersama Forkopimda mengecek alat-alat pemadam kebakaran.


Hadir pada acara apel tersebut Deputi I Bidang Koordinasi Ekonomi Makro Dan Keuangan Dr. Ferry Irawan, Deputi II Bidang Koordinasi Pangan Dan Agribisnis Dida Gardera ST Msc, Dirut Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit Eddy Abdurrachman, Kaban Restorasi Gambut Dan Mangrov Ir. Hartono M.Sc, 

PJ Gubernur Sumsel Elen Setiyadi, Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo, segenap Forkopimda provinsi Sumsel, Bupati dan Walikota serta Forkopimda tingkat II, pimpinan BUMN dan undangan lainnya.(sn/perry)

Share:

Ini Sosok Kapolsek Peraih Nominasi 10 Besar Terbaik Kompolnas Award 2024


PALEMBANG. SININEWS.COM - Sosoknya amat familiar dimasyarakat utamanya di daerah Air Sugihan Ogan Komering Ilir, tempat dirinya mengabdi sebagai Kapolsek yang telah dijalani sejak 2,5 tahun lalu.


Kurun waktu tersebut, banyak yang sudah diperbuat untuk membantu kesulitan masyarakatnya. Diantaranya yang fenomenal adalah inovasinya membuat Speedboat Ambulance Polsek Air Sugihan yang kemudian mengantarkannya dua kali meraih nominasi tingkat nasional. Tahun 2023 lalu menjadi meraih peringkat 3 besar Hoegeng Corner Award dan tahun 2024 ini masuk 10 besar nominasi Kompolnas Award. 


Rio Putra muda memiliki hasrat dan obsesi yang kuat untuk menjadi Polisi setelah apa yang dilihatnya waktu sekolah SMA. 


“Saat saya sedang berjalan di pasar sekitar jalan kolonel Atmo kala itu, saya melihat ada sekelompok Polisi patroli bermotor sedang mengejar penjahat yang baru saja menjambret tas seorang ibu ibu, dan dengan sigapnya Polisi tersebut berhasil menangkap penjahat tersebut,” ujarnya kagum.


“Dilain waktu, saya melihat ada seorang Polisi sedang mengangkat korban kecelakaan. Polisi tersebut dengan sigap dan cekatan menggendong orang tersebut. Dibantu kendaraan yang kebetulan lewat disitu, Polisi tersebut langsung membawanya kerumah sakit hingga akhirnya nyawa orang tersebut terselamatkan,” imbuhnya.


Ayah 3 anak dan suami dari seorang istri yang bekerja sebagai ASN di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Taman Nasional Berbak Sembilang) tersebut memaknai keluarga sebagai tonggak tiang yang selalu mensuport dan selalu mengajak berbuat kebaikan, membantu kesulitan orang lain dimanapun berada.


“Saya dan keluarga berprinsip, rejeki yang kita dapatkan sejatinya adalah titipan yang diberikan oleh Tuhan melalui kita agar bisa membantu orang lain, apapun profesinya. Saya berusaha untuk selalu bisa memberikan manfaat bagi sesama,” ujarnya bersahaja.


Kapolsek dengan segudang prestasi tersebut ternyata juga mereprentasikan sebagai seorang perwira Polri yang  bertanggung jawab terhadap setiap amanah yang diberikan pimpinan kepadanya.


“Saya memaknai tanggung jawab amanah yang diberikan pimpinan sebagai satu kepercayaan dan saya selalu berusaha menjalankannya dengan sebaik baiknya, tidak mengecewakan pimpinan dan masyarakat. Harus saya laksanakan dengan sepenuh hati dan patuh dengan tidak membuat pelanggaran ataupun penyimpangan didalam pelaksanaan tugas. Saya selalu berusaha agar menjadi contoh teladan bagi tim saya. Kerjasama tim menjadi kunci keberhasilan setiap tugas.


Disinggung tentang harapannya kedepan, lulusan pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Palembang tersebut mengatakan keinginannya agar setiap insan Bhayangkara selalu setia kepada negara dan pimpinannya memberikan pengabdian yang tulus kepada masyarakat.


“Saya berharap kedepan, agar segenap Bhayangkara Polri ini selalu setia kepada negara dan pimpinan, patuh dan menjalankan tugas dengan tidak melakukan penyimpangan dan melakukan tugas tanpa pamrih dan ikhlas. Mampu menjadi pengayom, pelindung dan pelayan bagi masyarakat,” harapnya.


Segudang prestasi yang direngkuhnya, perwira yang hobby beladiri tersebut mengaku, dirinya hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya.


“Bukan prestasi yang saya kejar, tapi pimpinan telah memberikan kepercayaan. Pimpinan selalu memberikan tauladan agar Polisi memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Saya memaknai sebagai sesuatu yang harus mampu dijabarkan untuk membantu kesulitan masyarakat dilingkungan saya berada. Dari situ kemudian muncul ide dan gagasan yang bisa diimplementasikan dalam wujud pelayanan,” ulasnya seraya menyampaikan terimakasihnya semua pihak yang telah mendukung dan bekerjasama.


“Kepada bapak Kapolda Sumsel Irjen Rachmad Wibowo dan para pimpinan Polda dan Polres OKI, Tim Polsek Air Sugihan serta seluruh masyarakat dan keluarga. Terimakasih, mohon maaf belum bisa memberikan yang terbaik,”tuturnya.(sn/perry)

Share:

MUSEUM MIGAS 3D TERLENGKAP DI INDONESIA

 

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Penjabat Walikota Prabumulih Bpk. H. Elman, S.T, MM melaksanakan Kunjungan Kerja ke 3D Museum Migas PT. Pertamina EP Asset 2 Prabumulih. Dalam kunjungan ini bersama Kapolres Prabumulih Bpk. AKBP. Endro Aribowo, S.Ik, Kajari Kota Prabumulih Bpk. Krishtya Lutfiasandy, SH., MH, dan Pj. Sekretaris Daerah Drs. Aris Priadi, S.H, M.Si. Prabumulih, 19 Juli 2024.

Dalam kunjungan ini pihak Pertamina Bpk Erwin Endra Putra Officer Comrel dan CID Zona 4 memberikan penjelasan mengenai museum 3D Pertamina EP Asset 2.

Turut hadir Bpk. Arwan Kholid (SCM Manager), Bpk. Willem KOMPERI (Super I Tendent HSSE Prabu), Bpk. Saroha Gultom (PJS SM Prabumulih), Bpk. Riza Perwakilan HSSE Zona 4, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Bpk. Joko firdaus S.Pd, dan Kepala Dinas Kominfo Drs. Mulyadi Musa, M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Bpk. Pedro Santoso, AB, S.Pd. (ril/SN)

Share:

Opini : Momentum Pilkada Tahun 2024 Masyarakat Membutuhkan Bupati Mampu Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Oleh : Endang Saputra, S.Pd (Kader Angkatan Muda Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim)

Pasca satu periode bupati dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim terjerat kasus korupsi, hingga terjadi enam kali pergantian penjabat bupati, Kabupaten Muara Enim memerlukan pemimpin yang mampu memulihkan kepercayaan publik dan membawa perubahan nyata, terkait hal ini menjelang Pilkada tahun 2024 khususnya Kabupaten Muara Enim kriteria bupati yang layak untuk memimpin Bumi Serasan Sekundang hendaknya :

Pertama seorang pemimpin yang memiliki komitmen terhadap Transparansi dan Akuntabilitas. Hal ini mesti dimiliki Bupati yang baru hasil Pilkada tahun 2024, setelah berkaca dari pengalaman buruk dengan korupsi menimpa Bupati dan wakil Bupati Muara Enim periode sebelumnya yakni 2019-2024 dilakukan oleh Mantan Bupati Muara Enim H Ahmad Yani serta wakil Bupati Muara Enim H Juarsah hingga menggeret sejumlah pejabat di lingkup Dinas PUPR kabupaten Muara Enim serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. Maka dari itu bupati yang baru harus menunjukkan komitmen yang kuat terhadap transparansi dan akuntabilitas. Kebijakan anti-korupsi yang tegas, penerapan sistem pengawasan yang ketat, dan keterbukaan informasi kepada publik akan sangat penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

Kedua Bupati dan wakil Bupati Muara Enim periode 2024-2029 hendaknya Bersih dari Catatan Korupsi. Calon bupati harus memiliki rekam jejak yang bersih dari segala bentuk korupsi dan pelanggaran hukum lainnya. Integritas dan moralitas tinggi sangat diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang di masa depan.

Ketiga hendaknya Bupati Muara Enim kedepan memiliki Kemampuan Manajerial yang Kuat, Mengingat adanya perubahan kepemimpinan yang sering, pemimpin baru harus memiliki kemampuan manajerial yang kuat untuk membawa stabilitas dan kontinuitas dalam pemerintahan. Pengalaman dalam mengelola organisasi besar dan kompleks akan sangat membantu dalam hal ini.

Keempat seorang Bupati Muara Enim juga harus memiliki kedekatan dengan masyarakat. Dimana, pemimpin yang memahami aspirasi dan kebutuhan masyarakat akan lebih efektif dalam menjalankan program-program yang relevan. Mengadakan dialog rutin dengan warga dan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan akan menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan partisipatif.

Selanjutnya, berdasarkan pengalaman yang ada hendaknya Bupati Muara Enim seperti Almarhum H Kalamudin Djinab yang berlatar belakangkan seorang Birokrat murni. Dimana, Bupai Muara Enim mendatang hendaknya Berorientasi pada Reformasi Birokrasi. Dimana, reformasi birokrasi harus menjadi agenda utama. Pemimpin harus mampu merampingkan birokrasi, meningkatkan efisiensi pelayanan publik, dan memastikan bahwa setiap pejabat pemerintah bekerja secara profesional dan sesuai dengan standar etika yang tinggi agar apa yang terjadi dalam kurun waktu 5 tahun lalu tidak terulang lagi.

Keenam Bupati Muara Enim mendatang hendaknya seorang pemimpin yang memiliki Visi Pembangunan yang Jelas dan Berkelanjutan untuk pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan. Mengingat di tahun 2024 ini Legeslatif dan eksekutif telah menyusun draft Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Muara Enim 2025-2045. Maka dri itu hendaknya Bupati yang baru nanti dapat Fokus pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal akan menjadi kunci untuk memajukan Kabupaten Muara Enim.

Selanjutnya, Kabupaten Muara Enim hendaknya dipimpin oleh Bupati yang memiliki Kemampuan Membangun Kolaborasi dan Jaringan. Diamana, kemampuan untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, sektor swasta, dan lembaga internasional sangat penting untuk menarik investasi dan bantuan teknis. Pemimpin yang dapat membangun jaringan yang kuat akan mampu membawa lebih banyak sumber daya dan peluang untuk daerah.

Terakhir, masyarakat kabupaten Muara Enim membutuhkan seorang pemimpin yang tanggap terhadap Isu Lingkungan. Mengingat pentingnya pelestarian lingkungan, bupati yang baru harus berkomitmen untuk mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Program-program yang mendukung konservasi dan penggunaan energi terbarukan harus diutamakan.

Dengan kriteria-kriteria tersebut, diharapkan Kabupaten Muara Enim dapat bangkit dari masa-masa sulit dan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera di bawah kepemimpinan yang baru. Pemimpin yang memenuhi kriteria ini akan mampu memulihkan kepercayaan masyarakat dan mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (SN)

Share:

Penjabat Gubernur Lampung Dukung Eksplorasi Pertamina EP


BANDAR LAMPUNG
-- Rencana kegiatan eksplorasi PT Pertamina EP di Wilayah Kerja Lampung III yang sempat tertahan selama 12 tahun sejak tahun 2012 karena ada perubahan rekomendasi dari Gubernur Lampung saat ini, kini mendapatkan dukungan penuh dari Pj. Gubernur Lampung untuk dapat dilaksanakan guna mendukung Penerimaan Negara dan Ketahanan Energi Nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj. Gubernur Lampung Dr. Drs. Samsudin, SH, MH., M.Pd dari hasil pertemuannya dengan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, dan VP Eksplorasi Pertamina EP Regional 1, di Kantor Gubernur Lampung pada Kamis 18 Juli 2024.

Dalam Pertemuan tersebut Penjabat Gubernur Lampung didampingi oleh Dinas ESDM Provinsi Lampung yang diwakili oleh Plt. Sekdis Sofian Atik, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Ir. Budhi, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung Rinvayanti dan Staf Ahli Bid. Ekubang Provinsi Lampung, Ir. Zainal Abidin.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan hadir didampingi oleh Kepala Departemen Operasi, Bambang Dwi Djanuarto beserta Tim Operasi dan Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel. Turut hadir pula tim Pertamina Subholding Upstream - Regional Manajemen yaitu VP Exploration Regional 1 Suprayitno Adhi Nugroho, Senior Manager Relations Regional 1 Yudi Nugraha, Manager Exploration Planning and Operation Regional 1 Dina Novi Susanti beserta Tim PEP Regional.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel menyampaikan ucapan terimakasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Pj. Gubernur Lampung dan memperkenalkan kegiatan industri hulu Migas secara umum, sekaligus menyampaikan rencana kerja seismik 2D yang akan dilaksanakan oleh KKKS PT. Pertamina EP (WK Sumbagsel Area 1) yang akan melintasi 4 Kabupaten di Provinsi Lampung yaitu Kabupaten Way Kanan, Lampung Tengah, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Melengkapi penjelasan Kepala Perwakilan, VP Exploration Regional 1 Pertamina EP menambahkan bahwa pada tahun 2012 pernah direncanakan melakukan seismik yang sama pada 35 kecamatan namun kegiatan tidak dapat dilanjutkan karena izin yang didapatkan hanya pada 31 kecamatan, sementara untuk melengkapi data survey seismik harus dilakukan di 35 kecamatan tersebut.

“Alhamdulillah pada tahun 2023 kami menerima informasi terkait surat Bapak Gubernur Lampung yang menyatakan bahwa Pemprov Lampung siap mendukung upaya percepatan eksplorasi dan pengembangan lapangan di Wilayah Lampung. Untuk itu sebagai langkah awal kami memohon dukungan Bapak beserta jajaran Pemprov Lampung untuk kelancaran kegiatan seismik 2D di Lampung ini,” kata Anggono.

Menyambut baik kunjungan ini, Pj Gubernur Lampung menyatakan siap mendukung rencana eksplorasi di Provinsi Lampung khususnya karena akan memberikan kontribusi positif khususnya pada Penerimaan Negara dan Ketahanan Energi Nasional. Untuk itu ia berharap agar semua proses dapat dilaksanakan sesuai dengan semua aturan dan prosedur yang berlaku serta berdampak positif dan membawa kesejahteraan terhadap masyarakat. SKK Migas dan KKKS juga diminta untuk melaksanakan sosialisasi sebelum kegiatan seismik dilaksanakan dengan melibatkan semua pihak terkait.

“Pada prinsipnya kami mendukung kegiatan baik ini, namun demikian akan lebih baik bila kegiatan dilaksanakan setelah Pilkada dengan tetap menjaga keharmonisan yang sudah berjalan baik dan tetap menjaga stabilitas kondisi yang ada khususnya di masyarakat dan pemerintahan,” ujar Samsudin.

Pertemuan ini ditutup dengan penyerahan momento dan foto bersama. (SN)

Share:

Komitmen Jaga Kamtibmas, Polsek Penukal Abab Tetap Rutin Gelar Razia


PALI. SININEWS.COM- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Penukal Abab menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam, 19 Juli 2024.


Kegiatan ini dimulai pukul 21.40 WIB dan bertujuan utama untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Dharmawansyah,S.H, M.H, menjelaskan bahwa KRYD ini juga berfokus pada edukasi kepada pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tentang pentingnya mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.


"Kegiatan ini bukan hanya untuk mencegah gangguan kamtibmas, tetapi juga untuk memberikan edukasi kepada pengendara mengenai pentingnya mematuhi semua peraturan dan rambu-rambu lalu lintas," ujar AKP Dharmawangsah saat diwawancarai media pada Sabtu pagi, (20/07/2024) sekitar pukul 09.00 Wib.


Lebih lanjut, AKP Dharmawansyah juga menghimbau masyarakat agar tidak keluar rumah atau bepergian menggunakan kendaraan pada malam hari jika tidak ada keperluan mendesak,langkah ini diambil untuk mengurangi risiko menjadi korban tindak pidana seperti penodongan, begal, atau perampokan.


"Jika tidak ada keperluan mendesak, lebih baik tetap berada di rumah dan berkumpul bersama keluarga. Berkendara sendirian pada malam hari bisa menjadi sasaran empuk bagi pelaku tindak pidana, yang bisa merenggut harta dan keselamatan kita," tegas AKP Dharmawansyah.


Pelaksanaan KRYD ini melibatkan razia dan patroli oleh anggota Polsek Penukal Abab, yang bertujuan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat serta menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif.


Hasil dari kegiatan KRYD ini menunjukkan bahwa terdapat 1 unit kendaraan roda dua yang diamankan, serta 26 teguran diberikan kepada pengendara yang tidak memakai helm dan sabuk pengaman.


Dengan dilaksanakannya KRYD ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keamanan dan ketertiban, serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. 


Polsek Penukal Abab berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan edukasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.



Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Dharmawansyah, S.H, M.H., menyatakan Razia terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Penukal Abab. 


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu patuh terhadap peraturan lalu lintas dan waspada terhadap tindak kriminalitas,dan Kami juga sangat mengapresiasi kerjasama masyarakat yang telah membantu terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman.”pungkas Kapolsek Penukal Abab ini. 


Dengan kegiatan KRYD ini, Polsek Penukal Abab berharap dapat menekan angka kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, melaporkan setiap tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan sekitar, dan tetap waspada dalam setiap aktivitas sehari-hari.(sn/perry)

Share:

Puluhan Massa Demo di Depan Kantor Kejari PALI, Ini Tuntutannya


PALI. SININEWS.COM--Aksi demo kembali terjadi dihalaman kantor Kejari PALI pada Jum'at 19 Juli 2024.


Kali ini aksi unjuk rasa dilakukan LSM Serampuh.


Ketua LSM Serampuh, Soni Tornado menerangkan bahwa aksi unjuk rasa ke Kejari PALI bertujuan untuk meminta dan menuntut pihak Kejari PALI, agar segera mengambil tindakan tegas terhadap  perkara dugaan korupsi yang ada di OPD lingkup Pemerintah kabupaten PALI.


"Kemudian kami meminta agar Kejari PALI menunjukkan komitmen dan kesungguhannya dalam memberantas tindak pidana korupsi di kabupaten PALI," tegas Soni.


Sementara itu, Kepala Kejari PALI, Farriman Isandi Siregar, SH MH melalui Kasi Intel, Rido DH, SH MH menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan yang telah dilayangkan oleh LSM Serampuh. 


"Dimana ada salah satu OPD dilaporkannya. Tentu kita akan memproses laporan itu," ungkapnya.


"Kemudian untuk perkara dugaan korupsi pada instansi OPD di lingkungan Pemkab PALI, masih tahap penyelidikan. Belum ada yang naik ke tahap penyidikan," jelasnya.


Pihaknya memastikan akan menindak tegas perkara korupsi di kabupaten PALI. 


"Saat ini Kejari PALI sedang menangani perkara dugaan korupsi salahsatu bank pemerintah. Untuk perkara ini, tidak lama lagi akan dilimpahkan ke Pengadilan," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Pengakuan Bikin Geram, Pria di PALI Ini Rudapaksa Anak Tiri 30 Kali Hingga Hamil 8 Bulan


PALI. SININEWS.COM--Pengakuan Rd (34) pria asal Simpang Bandara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI membuat geram yang mendengarnya, lantaran pria tersebut tega merudapaksa anak tirinya yang masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD) lebih dari 30 kali hingga hamil 8 bulan.


Dihadapan unit PPA Polres PALI, Rd mengakui perbuatan bejatnya hingga dirinya saat ini mendekam di sel tahanan. 

Rd menceritakan bahwa awal mula melakukan nafsu setannya terhadap anak tirinya itu berawal saat sang istri tengah mencuci di sungai. 

Saat itulah, niat bejatnya timbul ketika dirinya dan anak tirinya berada di rumah berdua.

Awalnya anak tirinya itu menolak ajakan Rd, namun setelah dibujuk dan diyakikan agar tidak menceritakan aib itu kepada ibunya, akhirnya korban pasrah. 

"Saya tidak mengancam, hanya meyakinkan kalau tidak ada yang mengetahui perbuatan itu kalau tidak bercerita kepada siapapun," akunya.

Sekali aksi bejatnya berjalan mulus  ternyata membuat ketagihan Rd, terlebih sang istri menurut Rd kerap menolak ajakannya untuk melayani hasratnya.

"Istri saya sering menolak ajakan saya, dan anak tiri saya jadi sasaran saat ada kesempatan. Dan perbuatan itu saya lakukan sampai 20 atau 30 kali hingga anak tiri saya hamil," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin SIK Kanit PPA IPTU Dayend bahwa saat ini pihaknya sudah mengamankan tersangka.

Tersangka diamankan berawal dari laporan ibu korban didampingi pemerintah desa yang melaporkan kejadian persetubuhan anak dibawah umur.

"Tersangka kita jerat Pasal 81 Jo 76D UU NO 35.TAHUN 2014 Tentang Perlindungan Anak Dibawah Umur dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun," ungkap Dayen.

Untuk korban disebutkan Dayen masih berusia 14 tahun dan kondisinya tengah hamil 8 bulan.

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas PPPA untuk dilakukan pendampingan, karena korban masih berusia 14 tahun yang tentunya belum siap untuk mengandung atau melahirkan. Saat ini korban kita titipkan di Rumah Cinta untuk pendampingan dan pengawasan bersama Dinas PPPA serta Dinas Kesehatan," terangnya. (sn/perry)


Share:

Bawa Pil Ekstasi, Dua Mahasiswa di PALI Digelandang Polisi


PALI. SININEWS.COM - Miris,Dua mahasiswa yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa kini harus berhadapan dengan hukum. RA Bin FZ (17) dan FS Bin LK (20), keduanya warga Dusun I, Desa Babat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, diamankan oleh polisi karena kedapatan membawa pil ekstasi.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim IPTU Aan Sriyanto, S.H, M.H, membenarkan penangkapan ini. "Benar, keduanya diamankan berdasarkan laporan pada hari Rabu, sekitar pukul 18.30 WIB di sebuah pondok di Desa Babat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI," ujar IPTU Aan kepada media, Jumat pagi (19/07/2024).


Penangkapan ini berawal dari operasi yang dipimpin oleh Kanit I IPDA Hartoyo, S.H. Saat operasi berlangsung, polisi mencurigai tiga laki-laki yang berada di sekitar sebuah pondok di pinggir jalan Desa Babat. Tempat tersebut dalam keadaan gelap dan jauh dari permukiman warga.


Ketika polisi menghampiri, ketiga laki-laki tersebut mencoba melarikan diri. Namun, dua di antaranya berhasil diamankan, sedangkan satu orang lainnya berhasil melarikan diri. Dua yang berhasil ditangkap mengaku bernama Rido Akbar Bin Fauzianto dan Findian Saputra Bin Ledi Kaswan. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu plastik klip bening kecil berisi pil ekstasi di tangan Rido Akbar.


**Barang Bukti yang Diamankan:**

- Satu plastik klip bening kecil berisi 8 butir pil tablet coklat berlogo singa yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat bruto 2,22 gram.

- Tiga lembar uang pecahan Rp. 100.000.

- Satu unit HP merk Vivo Y15s.

- Satu unit HP merk Oppo A18 warna hitam.

- Satu unit sepeda motor merk Honda Beat.


"Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri," tambah IPTU Aan.


Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat, khususnya para generasi muda, bisa lebih berhati-hati dan menjauhi narkoba yang bisa merusak masa depan mereka. Polisi akan terus mengintensifkan operasi dan pengawasan untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah PALI.(sn/perry)

Share:

Biadab! Pria di PALI Rudapaksa Anak Tiri Hingga Hamil 8 Bulan



PALI. SININEWS.COM- Sungguh biadab kelakuan dari Rudi Bin Hardi (34)seorang ayah tiri yang tinggal di Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Sumsel ini tega Radupaksa anak tirinya berulang kali hingga hamil 8 (depalan) bulan.


Kejadian Persetubuhan Anak Dibawah Umur Sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 81 Jo 76D UU NO 35.TAHUN 2014 Tentang Perlindungan Anak Dibawah Umur ini,terungkap berawal dari Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K, M.H, melalui Kasat Reskrim IPTU Yudhistira,S.Tr.K, S.I.K mendapat laporan dari pelapor dan keterangan Para saksi, bahwa telah terjadi Tindak Pidana Persetubuhan Anak berada di sebuah pondok yang berada disimpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi  Kabupaten PALI. 



Kemudian Kasat Reskrim memerintahkan Kanit PPA IPTU Dayend M,S.H untuk melakukan penyelidikan dan  Penangkapan terhadap Tersangka dengan diawali dengan dilakukan Briefing / APP,setelah itu Tersangka berhasil diamankan kemudian Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Penukal Abab Lematang Ilir selanjutnya dilakukan Pemeriksaan terhadap Tersangka. 




"Betul,tersangka pelaku Radupaksa ini kita amankan berdasarkan Laporan Polisi LP / B- 217 / VII / 2024 / SPKT / POLRES PALI / POLDA SUMSEL,Tanggal 17 Juli 2024,sekira pukul 15.30 Wib didepan tangga rumah pelaku," ujar Kapolres melalui Kasat Reskrim yang disampaikan oleh Kanit PPA Polres PALI IPTU Dayend,S.H kepada awak media pada Jumat pagi (19/08/2024) sekira pukul 10.00 Wib. 


Dijelaskan Kanit PPA bahwa kejadian terjadi pada Bulan November 2024 lalu,sekira pukul 15.30 Wib di depan tangga rumah pelaku di Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 


"Knologis kejadian berawal saat Korban berinisial LYS (14) sedang duduk dipondok kebun karet mereka,lalu korban didekati pelaku Rudi yang merupakan ayah tiri dari korban,kemudian pada saat itu pelaku membujuk dan merayu korban untuk melakukan persetubuhan dengan pelaku,tetapi korban berusaha menolak namun pelaku tetap memaksa korban,hingga pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh,korban berusaha memberontak tetapi korban tidak mampu untuk melawannya,dan pelaku langsung menyetubuhi korban di pondok tersebut,"urai Kanit PPA. 


Mirisnya,tambah IPTU Dayend peristiwa tersebut berlanjut hingga sekarang Juli 2024,dan mengakibatkan korban yang masih dibawah umur ini hamil berusia 8 bulan,Atas peristiwa tersebut ibu korban melaporkan suaminya (Pelaku.red) ke Polres PALI. 


 "Saat ini,tersangka dan barang bukti berupa 1 Stell pakaian korban dan 1 lembar Surat Hasil Vidum,sudah kita amankan dan dibawa ke Polres Penukal Abab Lematang Ilir,selanjutnya dilakukan Pemeriksaan terhadap Tersangka,dan hasil dari pemeriksaan tersangka mengakui semua perbuatannya dan dilakukan Proses lebih lanjut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,"pungkas Kanit PPA.(sn/perry)

Share:

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari PALI Gelar Donor Darah


PALI. SININEWS.COM - Dalam Rangka
memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT XXIV Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Tahun 2024,  Kejaksaan Negeri PALI bersama IAD Daerah PALI melaksanakan kegiatan Bahkti Sosial berupa Donor Darah.


Kegiatan donor darah tersebut digelar di aula Kejari PALI itu diikuti seluruh civitas pegawai Kejari PALI, Jumat 19 Juli 2024.


Dalam keterangannya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) PALI, Farriman Isandi Siregar, SH MH didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari PALI menerangkan bahwa ada sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh Kejari PALI dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun 2024 ini.


"Diantaranya yaitu donor darah, bakti sosial ke panti asuhan serta anjangsana ke pensiunan pegawai jaksa yang berdomisili di kabupaten PALI," jelasnya.


Dengan mengusung tema Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas, Kajari PALI menilai kegiatan donor darah yang dilakukan sangat penting.


"Karena satu tetes darah sangat berarti. Tentunya melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten PALI, darah yang telah didonorkan tadi akan dipergunakan sebagaimana mestinya, untuk masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya seraya berharap agar kegiatan donor darah dan bakti sosial bisa bermanfaat bagi masyarakat kabupaten PALI.


Sementara itu, Eka perwakilan dari PMI Kabupaten PALI menerangkan bahwa saat ini stok darah di PMI PALI berjumlah 21 kantong.


"Saat ini jumlah darah di PMI PALI sebanyak 21 kantong. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mau dan sadar mendonorkan darah untuk membantu sesama," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Beredar Foto Diduga Oknum Kepala Desa di Kecamatan Kelekar Ditahan Pihak Tipikor Polres Muara Enim


MUARA ENIM, SININEWS.COM
 -- Foto yang diduga menampilkan seorang oknum Kepala Desa (KADES) di Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim, berinisial SDK, yang ditahan oleh pihak Tipikor Polres Muara Enim, beredar luas.

SDK dilakukan penahanan diduga terlibat dalam penyalahgunaan anggaran Dana Desa (ADD/DD) Tahun 2022-2023.

SDK telah ditahan oleh pihak kepolisian sejak Kamis lalu (11/07/2024). Hal ini dikonfirmasi oleh Ketua Forum Kades Kabupaten Muara Enim, Maman Purba, pada Kamis (18/07/2024) saat dihubungi oleh media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.

Penahanan SDK diduga kuat berkaitan dengan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (ADD/DD) Tahun 2022-2023, namun detail lebih rinci mengenai bukti atau kronologi kejadian masih belum dipublikasikan oleh pihak kepolisian.

Ketua Forum Kades Kabupaten Muara Enim, Maman Purba, saat di konfirmasi media ini hanya membenarkan adanya penahanan tersebut namun tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.

"Iya benar informasinya beliau telah di tahan, terkait dugaan penyalah gunaan anggaran ADD/DD 2022 -2023 sejak Pj Bupati masih Haji Nasrun Umar,"Tutup Maman.

Camat Kelekar Budi Purwanto ketika di hubungi media ini juga membenarkan terkait adanya penahanan Oknum Kades di Wilayahnya.

"Iya memang benar oknum Kades Tanjung Medang telah di tahan pihak Tipikor Polres Muara Enim."tendasnya. (SN)

Share:

Pertamina EP Prabumulih Field Berikan Sosialisasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran ke Persatuan Wanita Patra Zona 4


PRABUMULIH, SININEWS.COM
  -– Dalam komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field menyelenggarakan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran menggunakan alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) yang diselenggarakan oleh fungsi HSSE Prabumulih Field, di lapangan Ria Jaya Komperta Prabumulih, pada Selasa (09/07/2024). Kegiatan ini diikuti oleh anggota Persatuan Wanita Patra (PWP) Zona 4. 

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya sebatas pemaparan materi seputar pencegahan serta penanggulangan kebakaran, namun juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk dapat menggunakan APAR dengan benar dan mempraktikkan secara langsung cara memadamkan api. 

Dalam hal ini, PWP andil dalam peran komunitas untuk mitigasi risiko. Menekankan bahwa mitigasi risiko kebakaran bukan hanya tanggung jawab individu atau perusahaan, tetapi juga komunitas secara keseluruhan.

Ketua PWP Zona 4, Titik Djudjuwanto, dalam sambutannya mengapresiasi atas program yang telah diadakan oleh fungsi HSSE Prabumulih Field. “Saya berharap dengan adanya sosialisasi dan simulasi ini dapat mengutamakan keselamatan di lingkungan Komplek Pertamina Prabumulih dan juga dapat menambah respon serta kesiapan para ibu-ibu dalam menghadapi situasi keadaan darurat. Mari sama sama berupaya untuk menjaga keselamatan di wilayah komplek Pertamina Prabumulih,” tutur Titi Djudjuwanto.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan menjadi kolaborasi bersama. Sosialisasi ini tidak hanya dilaksanakan satu kali, tetapi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung lingkungan komperta dalam menghadapi risiko kebakaran. PEP Prabumulih Field dan PWP berkolaborasi untuk menyediakan sumber daya, pelatihan, dan dukungan berkelanjutan guna memastikan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di rumah. (SN)

Share:

Dukung Pengembangan UMKM, Bukit Asam (PTBA) Raih Penghargaan dari Kadin Sumsel


MUARA ENIM, SININEWS.COM
  -- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memperoleh penghargaan Kadin UMKM Award 2024 dalam gelaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel Expo 2024 di Palembang, Kamis lalu (11/07/2024). Tak hanya PTBA, penghargaan juga diberikan kepada SIBA Rosella yang merupakan UMKM binaan PTBA.

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi terhadap usaha dan inovasi yang telah dilakukan. Harapannya, penghargaan ini dapat memotivasi pelaku UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Hartono dalam siaran pers yang di sampaikan bagian Humas PTBA Kamis (18/07/2024),mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM di Sumatera Selatan melalui berbagai program dan kemitraan strategis.

"Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa usaha dan kerja keras para pelaku UMKM di bawah binaan kami membuahkan hasil. Kami berharap acara seperti Kadin Sumsel Expo dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan peluang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang," ujar Hartono. 

Pada kesempatan yang sama, CEO Muda Rumah BUMN Sumsel Weny Yuliastuti mengatakan, penghargaan untuk UMKM binaan PTBA merupakan apresiasi yang sangat berarti. Hal itu semakin memacu UMKM binaan lainnya untuk meningkatkan daya saing.

"Kami sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk untuk dapat bersaing di pasar nasional dan internasional," kata Weny.

Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu upaya PTBA untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. PTBA melakukan berbagai upaya pendampingan dan pembinaan untuk UMKM. Untuk meningkatkan akses keuangan misalnya, PTBA menyediakan peminjaman dana sejak 1992 hingga 2022. Peminjaman dana kini dialihkan melalui BRI dengan kerja sama antara PTBA dan BRI.

Upaya-upaya lain yang dilakukan PTBA untuk pembinaan dan pelatihan UMKM, di antaranya kegiatan pengawasan dan pelaporan, pelatihan dan pembinaan dalam rangka peningkatan kapasitas UMKM Binaan, fasilitasi dalam promosi produk, serta studi banding ke UMKM yang telah sukses.

Sepanjang 2023, PTBA telah menggelar 42 pelatihan, mengikutsertakan UMKM binaan ke 20 pameran dan bazar, 3 kali magang dan site visit, serta memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk 10 UMKM binaan. Hasilnya, sebanyak 240 UMKM binaan berhasil naik kelas pada 2023. (SN)

Share:

Dukung Pemerintah Pusat Tuntaskan Buta Aksara, Pemdes Simpang Tais Salurkan Bantuan Terhadap Pelajar Berprestasi


PALI.SININEWS.COM--Pemerintah Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI menyalurkan bantuan peralatan sekolah kepada 75 siswa berprestasi di desanya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah pusat dalam menuntaskan buta aksara serta pendidikan dasar wajib 9 tahun.


Pembagian bantuan peralatan sekolah tersebut dilaksanakan pada Kamis 18 Juli 2024 di Balai Desa Simpang Tais dengan disaksikan BPD, perangkat desa,  TP.PKK, tokoh masyarakat serta orang tua siswa penerima bantuan. 

Dikemukakan Kades Simpang Tais, Erika Peru bahwa bantuan perlengkapan sekolah tersebut bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2024.

"Sumber dana dari DD dan ADD dengan sasaran siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu," ungkap Kades.

Disebutkan Kades bahwa ada 75 siswa penerima manfaat bantuan tersebut dengan jumlah keseluruhan anggaran sebesar Rp18.750.000,-

"Bantuan tersebut berupa tas, buku, kotak pena dan perlengkapan sekolah lainnya. Anggaran tersebut kami sisihkan 3 persen dari DD dan ADD," sebutnya. 

Dengan adanya bantuan tersebut, Kades berharap tidak ada lagi kendala bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk tidak bersekolah. 

"Kami ingin tidak ada anak di desa kami yang tidak sekolah. Dan harapan kami kedepan akan lahir generasi penerus dari desa kami yang handal dan bisa membanggakan keluarga serta nama desa ini," harapnya. (sn/perry)


Share:

Terkepung Api Pada Lahan Sendiri, Kakek di Muratara Meninggal Dunia


MURATARA. SININEWS.COM--Nasib miris dialami H Muhadi bin Imam Kosmit (72 tahun) warga desa Bumi Makmur kecamatan Nibung Muratara yang harus meregang nyawa akibat membakar lahan dikebun sawitnya sendiri dan kemudian terkepung api yang tak mampu dikendalikannya. 


Korban diketahui tewas setelah saksi Warsito (57) dan saksi Yusup (37) yang bersebelahan kebun sawit dengan korban curiga keberadaan korban.


“Saya curiga, biasanya korban mengajak pulang bersama untuk sholat dzuhur. Saya lihat asap di kebun korban, perasaan saya jadi tidak enak. Saya datangi kebunnya bersama saksi Yusup. Disitu saya temukan korban sudah tergeletak ditengah tengah kebun yang terbakar dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya


Warsito mengisahkan dihari Rabu (17/7/2024) tersebut sekitar jam 07.00 pagi, korban berangkat kekebunnya di desa Bumi Makmur, Nibung kabupaten Muratara dengan menggunakan sepeda motor sambil membawa bibit kelapa sawit. Siang harinya sekitar jam 12, kebiasaan saksi Warsito menunggu korban yang selalu mengajaknya pulang untuk sholat dzuhur.


“Kebiasaan korban membersihkan kebun dengan cara membakar sedikit demi sedikit kemudian. Akibat terpaan angin, kemudian api meluas dan melebar. Korban sudah sering sering mengalami sakit sesak nafas, diduga terkepung api dan kekurangan oksigen saat melakukan pemadaman api sendirian,” imbuhnya.


Hasil pengecekan petugas Polres Muratara, Ipda Hermansyah dan tim yang mendatangi lokasi diperkirakan luas lahan terbakar 1/2 hektar sudah kondisi api padam, petugas mengamankan barang bukti celana korban kondisi terbakar, sepasang sepatu bot warna kuning dan sepeda motor yang digunakan korban.


Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani Sik MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menghimbau masyarakat memiliki kesadaran agar tidak memanfaatkan musim kemarau untuk membuka lahan/kebun dengan cara membakar. 


“Lahan yang kering, udara panas dan angin kencang menjadikan kebakaran sulit dikendalikan sehingga berpotensi meluas dan ini membahayakan, merugikan banyak pihak. Kita sangat sayangkan kejiadian ini, semoga menjadi pelajaran bagi kita semua,” ucapnya.


AKBP Koko mengaku jajaran Polda Sumsel dibawah kendai Kapolda Irjen A Rachmad Wibowo gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, melalui Maklumat Kapolda, menyebaran pamflet dan informasi melalui berbagai media.(sn/perry)

Share:

Berikan Wawasan Kepada Masyarakat Supaya Sadar Hukum, Polsek Tanah Abang Sambangi Desa Modong


PALI. SININEWS.COM--Polsek Tanah Abang kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masyarakat yang sadar hukum dengan menggelar penyuluhan hukum dan narkoba di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/07/2024). dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini berjalan lancar dan kondusif, dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH memimpin langsung kegiatan ini bersama timnya, yang terdiri dari Kanit Propam AIPDA Akipsah, Kanit Intelkam AIPDA Roy P. Saragih, SH, Anggota Intelkam BRIPKA Ali Sadikin, dan Bhabinkamtibmas BRIGPOL M. Zaim, SH. Hadir pula Kepala Desa Modong Mustakim beserta perangkat desa, Ketua BPD Desa Modong Fuadi, Kepala Puskesmas Tanah Abang dr. Almustazirin, M.Kes beserta staf, serta peserta pemuda dan perwakilan masyarakat Desa Modong.


Kapolsek Arzuan bertindak sebagai narasumber utama, memberikan penjelasan mendalam tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pemahaman hukum di kalangan masyarakat. 


Tidak hanya sekadar ceramah, kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi tanya jawab yang interaktif. 


Peserta penyuluhan, terutama kalangan pemuda, menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait dampak negatif narkoba dan isu-isu hukum lainnya.


Kegiatan ini terselenggara atas undangan dari Pemerintah Desa Modong dan didanai oleh Dana Desa (DD) serta Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Modong Tahun 2024. 


Kepala Desa Modong, Mustakim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Tanah Abang dan seluruh personel yang terlibat atas terlaksananya kegiatan penyuluhan yang bermanfaat ini.


"Penyuluhan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya mematuhi hukum. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat," ujar Mustakim.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Modong semakin sadar akan bahaya narkoba dan lebih memahami hukum, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.(sn/perry)

Share:

Sempat Viral, Polres PALI Amankan Wanita Asal Tanding Marga Yang Aniaya Lansia


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reskrim Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga dan penganiayaan, sesuai Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, serta Subs Pasal 351 KUHP. 


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Yudhistira, S.Tr.K., S.I.K., mengkonfirmasi penangkapan terduga pelaku.


"Benar, terduga pelaku telah kami amankan berdasarkan Laporan Kepolisian LP/B-/VII/2024/SPKT/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, tanggal 17 Juli 2024," kata Kapolres melalui Kasat Reskrim, yang disampaikan oleh Kanit PPA Polres PALI, IPTU Dayen, pada Kamis (18/07/2024).


Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu, 14 Juli 2024, sekitar pukul 09.00 WIB, di depan rumah pelaku di Dusun V Desa Tanding Marga, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Korban, Sahaya binti Jasar (Alm), berusia 88 tahun, merupakan warga setempat.


Tersangka, PS (44), yang lahir di Desa Tanding Marga pada 3 Mei 1980, berprofesi sebagai petani dan tinggal di Dusun V Desa Karang Tanding, Kecamatan Penukal Utara.


"Peristiwa bermula ketika korban, yang sudah lanjut usia, membuat tersangka kesal.Dalam kemarahannya, tersangka menyeret korban turun dari rumah, mengambil sebatang kayu sepanjang 80 cm, dan memukul paha korban sambil mengeluarkan kata-kata kasar.Warga sekitar segera mengamankan tersangka dan membawanya ke Mapolres PALI,"ungkap Kapolres PALI sembari menambahkan bahwa informasi mengenai penganiayaan ini muncul setelah video kejadian viral di media sosial. 



Kasat Reskrim IPTU Yudhistira,S.Tr.K,S.I.K langsung memerintahkan Kanit Pidum IPTU Dayen, SH MH, dan Unit PPA untuk menyelidiki peristiwa tersebut dengan berkoordinasi bersama Polsek Penukal Utara.


"Terduga pelaku berhasil kita amankan dirumahnya, bersama barang bukti dan selanjutnya langsung  kita bawa ke Polres Penukal Abab Lematang Ilir untuk diperiksa lebih lanjut,hasilnya terduga pelaku mengakui perbuatannya," papar Kanit PPA Polres PALI. 


Polres PALI juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu potong kayu sepanjang sekitar 80 cm, satu surat visum et repertum dari Puskesmas Tebing Bulang, dan video peristiwa kejadian.


Kasus ini menambah catatan serius mengenai kekerasan dalam rumah tangga di wilayah ini. Polres PALI berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kekerasan demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. 


Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan hak-hak perempuan dan perlindungan terhadap lansia dalam keluarga.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts