Ciptakan Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Penukal Abab Gelar KRYD


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang kondusif serta mencegah tindak kriminalitas, Polsek Penukal Abab menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Jumat malam (27/12). 


Kegiatan yang berlangsung didepan Mako Polsek Penukal Abab ini dipimpin oleh Kanit Binmas,Aiptu Zeni Irwanto dan melibatkan tujuh personel Polsek Penukal Abab.


Dalam razia tersebut, petugas memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas. 

Selain itu,himbauan diberikan kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas yang berpotensi mengundang tindak kriminalitas,seperti pulang larut malam tanpa kepentingan mendesak.


Petugas memberikan teguran kepada 25 pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas dan mengamankan dua unit kendaraan roda dua tanpa dokumen resmi. Tidak ditemukan barang berbahaya seperti minuman keras (miras) dan senjata tajam (sajam).


Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi tindak pidana, termasuk pencurian dengan pemberatan(curat),pencurian dengan kekerasan(curas) dan pencurian kendaraan bermotor(curanmor).


"Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum,terutama terkait kelengkapan berkendara dan pentingnya menjaga keamanan diri serta lingkungan," ujar AKP Ardiansyah kepada awak media ini pada Sabtu pagi (28/12/2024). 


Petugas juga mengingatkan pemuda yang nongkrong di sekitar lokasi untuk menghindari perjudian online dan segera pulang agar tidak menjadi sasaran tindak kriminal.


"Kami berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban lingkungan,sehingga situasi kamtibmas diwilayah hukum Polsek Penukal Abab tetap kondusif," tambahnya.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H., melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Ardiansyah,turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.


"Razia terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.Kami akan terus melaksanakan operasi serupa secara berkelanjutan untuk menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat," tegas AKBP Khairu Nasrudin.


Kegiatan KRYD ini berakhir pada pukul 21.10 WIB dengan situasi aman dan kondusif. 


"Polsek Penukal Abab berjanji untuk terus melaksanakan kegiatan preventif guna menjaga keamanan wilayah dan memberikan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat."pungkas AKP Ardiansyah.(sn/perry)

Share:

Jelang Pergantian Tahun, Kapolsek Tanah Abang Pimpin Razia Terpadu


PALI. SININEWS.COM – Menjelang perayaan Tahun Baru 2024, Polsek Tanah Abang kembali menggencarkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) demi menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.


Kegiatan ini dimulai pada pukul 21.00 WIB, malam (27/12/2024) dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH, bersama jajaran personel Polsek Tanah Abang.


KRYD yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Tanah Abang ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama menjelang malam pergantian tahun. 


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanah Abang aktif memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menjelang Pemilukada.


Menurut IPTU Arzuan, situasi lalu lintas di wilayah Tanah Abang terpantau ramai namun tetap terkendali. 


"Kami mengapresiasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban. Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang masih dalam kondisi aman dan terkendali," ujarnya.


Selain memastikan keamanan dan ketertiban, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan menjelang Tahun Baru. 


Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat yang beraktivitas, baik di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, maupun kawasan umum lainnya.


Kapolsek Tanah Abang juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan. 


"Mari kita sambut Tahun Baru dengan penuh kedamaian. Hindari tindakan yang dapat memicu konflik, terutama menjelang Pemilukada mendatang," tegasnya.


KRYD ini akan terus dilakukan secara intensif hingga malam pergantian tahun sebagai bentuk komitmen Polsek Tanah Abang dalam menciptakan situasi yang kondusif. 


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Dengan pelaksanaan KRYD ini, diharapkan perayaan Tahun Baru 2024 di wilayah hukum Polsek Tanah Abang dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.(sn/perry)

Share:

Demi Kelancaran Lalin dan Jamin Keamanan, Razia Terpadu Terus Dilakukan Polsek Talang Ubi


PALI. SININEWS.COM– Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) serta kelancaran dan keselamatan lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (27/12). 


Kegiatan ini dipusatkan di Mapolsek Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Pelaksanaan apel KRYD dimulai pukul 20.00 WIB dan dipimpin oleh Panit Opsnal Intelkam,IPDA Najamuddin Hadi.

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Talang Ubi yang tercantum dalam surat perintah. Razia terpadu ini bertujuan untuk mencegah tindak pidana,meningkatkan kesadaran berlalu lintas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Personel Polsek Talang Ubi memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas.


Himbauan disampaikan kepada masyarakat untuk segera pulang jika tidak memiliki kepentingan mendesak guna mencegah potensi tindak kriminalitas.


Petugas juga menegur pengendara yang menggunakan knalpot brong serta mengingatkan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas. 

Meski kegiatan berjalan lancar,masih ditemukan sejumlah pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si.,menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memberikan efek preventif sekaligus edukatif kepada masyarakat.


"Melalui razia terpadu ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan disiplin dalam berlalu lintas. Kami juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan peluang kepada pelaku kriminal dengan segera pulang ke rumah jika tidak memiliki kepentingan penting," ujar Kompol Robi Sugara kepada awak media ini pada Sabtu pagi (28/12/2024). 


Dukungan dari Kapolres PALI

Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Talang Ubi, turut memberikan pernyataan tegas terkait pentingnya kegiatan ini.


"KRYD adalah salah satu upaya konkret Polri untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif.Kami mendukung penuh langkah Polsek Talang Ubi dalam melaksanakan razia terpadu.Selain sebagai langkah preventif,kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.Polres PALI akan terus memantau dan mendukung kegiatan serupa di seluruh wilayah hukum Polres PALI,"ungkap AKBP Khairu Nasrudin.


Kegiatan KRYD ini berakhir pukul 21.00 WIB dalam situasi aman dan terkendali. 


"Polsek Talang Ubi berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan preventif guna menciptakan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Talang Ubi. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan dan aktif menjaga ketertiban lingkungan."pungkas Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Pastikan Arus Lalulintas Lancar, Polres PALI Razia Terpadu di Sp3


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif,Polres Pali melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Jumat malam (27/12/2024).


Kegiatan yang dipusatkan di Simpang Tiga (Sp3) Polres Pali, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, ini dimulai pukul 20.10 WIB. 

Razia terpadu ini melibatkan Tim UKL II Polres Pali dengan total 57 personel yang dikerahkan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Pali Nomor Sprin/1295/XII/OPS.1.3./2024.


Kabag SDM Polres Pali KOMPOL Al Busro,S.Sos.,dalam apel persiapan menyatakan bahwa,kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalu lintas serta meminimalkan potensi tindak kriminalitas diwilayah hukum Polres Pali.


“Pelaksanaan KRYD ini,menjadi salah satu upaya nyata Polres Pali untuk menciptakan rasa aman ditengah masyarakat,khususnya menjelang akhir tahun.Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan kendaraan,tetapi juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan untuk mematuhi peraturan,”ujarnya.


Tim UKL II dipimpin langsung oleh AKP Nurdin,S.Sos.,yang memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai prosedur. Dalam razia ini, tim melakukan pemeriksaan kendaraan, memberikan himbauan kepada masyarakat, serta menegur pengendara yang menggunakan knalpot brong.


“Masih ada masyarakat yang kurang peduli terhadap kelengkapan surat kendaraan. Oleh karena itu, kami terus memberikan edukasi kepada pengendara untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas. Kami juga menghimbau agar warga segera pulang ke rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak, untuk mencegah potensi menjadi korban kejahatan,” tegas AKP Nurdin.


Razia yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB ini dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Tidak ada penilangan yang dilakukan dalam kegiatan ini. 

Namun, catatan penting dari pelaksanaan KRYD menunjukkan bahwa masih ditemukan pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan.


Setelah kegiatan,tim melaksanakan apel konsolidasi di lokasi untuk mengevaluasi hasil razia. Polres Pali berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.


“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dengan mematuhi aturan yang berlaku. Hal ini penting demi keselamatan kita bersama,”pungkas Kompol Al Busro.(sn/perry)

Share:

Diskusi Permasalahan Lingkungan, Kasat Binmas Polres PALI Datang ke Desa Betung Pada Momen Jumat Curhat


PALI. SININEWS.COM – Kasat Binmas Polres PALI, AKP Romi F. AR, M.H., menggelar kegiatan Jumat Curhat di Desa Betung, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, pada Jumat, 27 Desember 2024. 


Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Sat Binmas Polres PALI dan masyarakat setempat. Diskusi hangat antara aparat kepolisian dan warga menjadi momen penting dalam menjembatani aspirasi masyarakat, terutama terkait masalah lingkungan.


Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah kurangnya fasilitas tempat pembuangan sampah permanen. 


Warga mengeluhkan banyaknya sampah yang dibuang sembarangan ke sungai dan di pinggir jalan. 


Permasalahan ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kesehatan dan kebersihan lingkungan.


Menanggapi hal tersebut, AKP Romi F. AR, M.H., menyampaikan komitmennya untuk membawa keluhan ini ke tingkat yang lebih tinggi. 


“Kami akan berkoordinasi secara berjenjang dengan Lurah dan Camat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kebutuhan tempat pembuangan sampah. Selain itu, kami juga akan menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.


Selain membahas permasalahan sampah, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. 


Kegiatan Jumat Curhat yang rutin dilaksanakan menjadi langkah konkret Polres PALI dalam mendengar dan menanggapi permasalahan masyarakat secara langsung.


Dengan adanya langkah-langkah strategis yang diambil oleh Polres PALI, diharapkan Desa Betung dapat segera memiliki solusi konkret untuk mengatasi permasalahan sampah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.(sn/perry)

Share:

Ciptakan Lingkungan Bebas Narkoba, Polsek Tanah Abang Sosialisasikan Desa Bersinar di Bumi Ayu


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba, Polsek Tanah Abang menggelar sosialisasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Jumat (27/12/2024).


Kegiatan yang berlangsung di kantor kepala desa ini dimulai pada pukul 14.30 WIB dan dihadiri berbagai elemen masyarakat setempat.


Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, S.H., kegiatan ini turut melibatkan Camat Tanah Abang yang diwakili Evitriani, Kabit PPA Kabupaten PALI Kasmiati, Kepala KUA Tanah Abang Almukminin, Kepala Desa Bumi Ayu Saprin, perangkat desa, para anggota Karang Taruna, dan sekitar 30 peserta lainnya.


Kapolsek IPTU Arzuan, S.H. dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat untuk memerangi peredaran narkoba. 


Ia mengimbau warga Desa Bumi Ayu agar menjauhi barang haram tersebut. 


Selain itu, ia meminta masyarakat segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


“Narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa. Kami berharap masyarakat Desa Bumi Ayu tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mitra aktif Polri dalam pemberantasan narkoba,” ujar IPTU Arzuan.


Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Antusiasme mereka terlihat dari diskusi interaktif dengan para narasumber, terutama terkait upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba. 


Kepala Desa Bumi Ayu, Saprin, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


“Kami berkomitmen menjadikan Desa Bumi Ayu sebagai contoh desa yang bebas narkoba, sekaligus mendukung penuh langkah Polsek Tanah Abang dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Saprin.



Desa Bumi Ayu Menuju Desa Bersinar

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program Desa Bersinar yang diinisiasi untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga. 


Harapannya, Desa Bumi Ayu dapat menjadi model desa bebas narkoba di Kecamatan Tanah Abang dan menginspirasi wilayah lainnya.


Dengan partisipasi aktif warga, Polsek Tanah Abang optimistis dapat memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, sekaligus menjaga generasi muda dari ancaman barang terlarang ini.

Share:

Penyelundupan BBM Ilegal Dibongkar, Polres PALI Tangkap Dua Tersangka Berikut Barang Bukti


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres PALI,berhasil mengungkap kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar olahan di wilayah hukum Polres PALI. 


Kasus ini terungkap pada Kamis, 26 Desember 2024, sekitar pukul 18.00 WIB, di Jalan Lintas PALI-Musi Banyuasin,Desa Kota Baru,Kecamatan Penukal Utara,Kabupaten PALI.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H menegaskan,bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari komitmen Kepolisian dalam mendukung program 100 hari Presiden ASTACITA,khususnya dalam memberantas penyelundupan dan kegiatan ilegal yang merugikan negara. 


"Penyelundupan BBM ilegal ini sangat merugikan negara,baik dari segi ekonomi maupun kelancaran distribusi energi.Kami berkomitmen untuk terus memberantas tindakan ini demi menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi nasional,"ujar Kapolres pada Jum'at petang (27/12/2024). 


Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi,S.H.,M.H., menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari kecurigaan anggota patroli terhadap sebuah kendaraan jenis Isuzu Traga berwarna putih dengan nomor polisi BG-8264-TG. Setelah dilakukan pemeriksaan,ditemukan BBM ilegal jenis solar olahan yang disimpan dalam berbagai wadah,seperti baby tank dan drum plastik.


Berdasarkan penyelidikan,tersangka Syamsul Bahri (39) dan Ardi Borden (44),diketahui membeli BBM ilegal tersebut dari tempat penyulingan di Desa Ulak Paceh,Kecamatan Lawang Wetan,Kabupaten Musi Banyuasin,untuk dijual kembali di Kecamatan Gelumbang,Kabupaten Muara Enim.


“Kami telah mengamankan dua tersangka berikut barang bukti berupa satu unit kendaraan,12 jerigen,empat drum plastik,dan dua baby tank berisi BBM ilegal. LTersangka telah mengakui perbuatannya,dan proses hukum sedang berjalan,"terang AKP Nasron.


Barang bukti yang diamankan meliputi:

1.Dua buah baby tank berisi BBM ilegal.

2.Empat drum plastik berisi BBM ilegal.

3.Dua belas jeriken berisi BBM ilegal.

4.Satu unit mobil Isuzu Traga dengan STNK atas nama HEPTA.


Menurut Pakar Energi dari Universitas Sriwijaya, Dr. Ir.Hendra Wijaya,aktivitas penyelundupan BBM ilegal ini memberikan dampak besar pada distribusi energi di Indonesia.


“Penyelundupan seperti ini merusak ekosistem distribusi BBM,menyebabkan kerugian pada Pertamina sebagai pemasok utama,dan berpotensi memengaruhi harga BBM di pasar,"jelasnya.


Sementara itu,Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri PALI menyatakan siap bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini. 


“Kami akan mendukung penuh proses hukum agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,”ujar salah satu perwakilan JPU.


Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan kasus ini, termasuk memeriksa saksi dan tersangka, menyita barang bukti, serta melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan.


"Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penyelundupan atau penjualan BBM ilegal.Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Tekad Kuat Kasatres Narkoba Berantas Peredaran Barang Haram di PALI



PALI. SININEWS.COM - Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel, AKP Aan Sriyanto, berharap pemberantasan narkoba yang dilakukannya bersama jajaran, dapat memberikan sumbangsih signifikan, terhadap hilangnya peredaran barang haram itu di Bumi Serepat Serasan.


Untuk itu, beberapa upaya pun dilakukannya. Dari tindakan penindakan secara refresif, maupun pencegahan dengan menghimbau dan sosialisasi guna menggugah kesadaran masyarakat, akan bahayanya mengedarkan dan mengkonsumsi narkoba.


Dari waktu ke waktu, tak sedikit para bandar yang telah disikat satuan Narkoba di bawah komandonya. Selain beberapa giat pencegahan dengan sosialisasi secara massif ke berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali menggelar patroli dan razia secara rutin di titik-titik yang dicurigai sebagai sarang peredaran narkotika.


"Kemarin kami sudah melakukan razia dan patroli ke Air Itam Kecamatan Penukal. Sebuah desa yang disebut-sebut sebagai pusatnya peredaran narkoba di PALI. Selain menghimbau warga di sana, kami juga melakukan razia dan upaya mengamankan para terduga pengedar," terang Aan Sriyanto, saat diskusi dengan media ini di Kedai Kopi Dari Hati (KDH), Talang Ubi, Rabu malam (26/12/2024).


Diungkapkan pria kelahiran Palembang 26 Maret 1983 itu, ia berusaha menggugah kesadaran masyarakat, agar memahami betapa berbahayanya narkoba bagi kehidupan kita. Tak kalah penting, nasib generasi muda yang akan mengisi masa depan bangsa ini, bisa hancur bila sudah terkontaminasi oleh zat berbahaya yang terkandung pada berbagai jenis narkotika.


"Saat ini tak hanya para pemuda saja, bahkan anak-anak pun telah banyak yang dicekoki narkoba oleh para pengedar. Ini cukup memprihatinkan bagi kita. Bagaimana masa depannya bisa cerah, bila sudah kecanduan zat adiktif tersebut," ujarnya penuh kekhawatiran.


Oleh karenanya, Aan Sriyanto berharap ada sebuah langkah sinergis antara pihaknya dengan pemerintah daerah, serta juga berbagai elemen masyarakat lainnya, untuk sama-sama memerangi narkoba di kabupaten PALI. Bila itu sudah terjalin dengan sebuah gerakan bersama, maka dapat dipastikan rantai distribusi narkoba di kabupaten ini akan terputus, yang berimbas bersihnya PALI dari peredaran gelap narkotika.


"Saya berharap mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun legislatif. Antara lain dengan pengesahan Perda tentang larangan hiburan hingga malam hari. Ini lebih banyak mudharotnya, dan diketahui kerap dijadikan ajang transaksi serta konsumsi narkoba."


Selain itu, polisi yang pernah mengungkap kasus 5 kg sabu, saat baru 3 bulan bertugas di PALI ini, juga berharap wacana pembentukan Satgas Anti Narkoba yang sempat didengungkan DPRD PALI dan pemerintah daerah beberapa waktu lalu, dapat segera terwujud. Dengan kolaborasi banyak pihak, langkah kongkret pemberantasan narkoba di Bumi Serepat Serasan dapat lebih mudah dilakukan.


"Semoga saja, apa yang kita lakukan ini selalu mendapat dukungan dari semua komponen masyarakat PALI. Informasi-informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran narkoba sangat kami butuhkan. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah jangan pernah terlibat atau melindungi para bandar narkoba. Karena kami pastikan akan menindak tegas!" pungkasnya.


Apresiasi Masyarakat


Tanggapan positif atas kerja Satuan Narkoba Polres PALI mendapat apresiasi dari banyak pihak. Salah satunya dari tokoh pemuda PALI, Yogi S Memet, SIP. Pria yang dikenal sebagai organisatoris ini salut atas upaya nyata satuan yang dipimpin AKP Aan Sriyanto SH, dalam memberantas narkoba di Kabupaten PALI.


Menurutnya, sangat diperlukan keseriusan semua pihak untuk membersihkan PALI dari peredaran narkotika. Sebab, ada banyak dampak buruk sebagai efek domino bisnis narkoba ini. Antara lain adalah merusak keharmonisan rumah tangga, merusak generasi muda, bahkan menimbulkan bermacam tindak pidana lainnya.


"Oleh karena itu, kami mengapresiasi Satnarkoba Polres PALI yang telah intens melakukan sosialisasi dan juga tindak refresif dengan merazia titik-titik yang dicurigai sebagai pusat peredaran narkoba di PALI. Kami siap mendukung untuk mewujudkan PALI agar segera bersih dari narkoba!" tukasnya.(sn/perry)

Share:

Manfaatkan Lahan Tidur Bukti Polsek Talang Ubi Dukung Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan,sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat,Kapolsek Talang Ubi melaksanakan peninjauan langsung ke kebun binaan di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesial Prabowo Subianto, dan instruksi Kapolri untuk memperkuat kemandirian pangan.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si., yang memimpin langsung kegiatan tersebut,didampingi oleh Kanit Binmas Aipda Ikrom Ardiansyah S.H.,dan Bhabinkamtibmas Desa Suka MajuAipda Afandi Bay, S.H.


Dalam keterangannya,Kompol Robi menyatakan bahwa kebun binaan ini diharapkan tidak hanya mendukung stabilitas pangan lokal, tetapi juga menjadi solusi dalam memperkuat solidaritas masyarakat.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat,agar mampu memanfaatkan potensi lahan tidur diwilayah mereka.Dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan,masyarakat dapat menciptakan ketahanan pangan secara mandiri sekaligus mendukung kesehatan mereka.Ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan," ujar Kompol Robi kepada awak media ini, pada Kamis (26/12/2024). 


Ia juga menambahkan,bahwa program ini adalah langkah konkret Polsek Talang Ubi dalam mendukung visi Pemerintah,untuk mewujudkan swasembada pangan. 


"Kita ingin menjadikan Kecamatan Talang Ubi sebagai wilayah percontohan 

dalam pengelolaan lingkungan berbasis ketahanan pangan. Ini sejalan dengan arahan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H., yang selalu menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah."pungkasnya


Menurut Kompol Robi, AKBP Khairu Nasrudin menyampaikan melalui dirinya bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat. "Kapolres menegaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga mampu memperkokoh sistem pertahanan negara melalui kemandirian pangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah besar ini demi kesejahteraan bersama," tegasnya.


Selain itu, kebun binaan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi desa-desa lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Dengan memanfaatkan lahan tidur, desa-desa di Kecamatan Talang Ubi dapat mewujudkan lingkungan yang lebih produktif, sehat, dan ramah lingkungan.


Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya Polsek Talang Ubi dalam menciptakan wilayah yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. Dengan inisiatif ini, Kecamatan Talang Ubi berpotensi menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan.Polsek Talang Ubi Dorong Ketahanan Pangan dan Hijaukan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Lahan Tidur


Talang Ubi,PALI – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan,sekaligus menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat,Kapolsek Talang Ubi melaksanakan peninjauan langsung ke kebun binaan di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 


Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesial Prabowo Subianto, dan instruksi Kapolri untuk memperkuat kemandirian pangan.


Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si., yang memimpin langsung kegiatan tersebut,didampingi oleh Kanit Binmas Aipda Ikrom Ardiansyah S.H.,dan Bhabinkamtibmas Desa Suka MajuAipda Afandi Bay, S.H.


Dalam keterangannya,Kompol Robi menyatakan bahwa kebun binaan ini diharapkan tidak hanya mendukung stabilitas pangan lokal, tetapi juga menjadi solusi dalam memperkuat solidaritas masyarakat.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat,agar mampu memanfaatkan potensi lahan tidur diwilayah mereka.Dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan,masyarakat dapat menciptakan ketahanan pangan secara mandiri sekaligus mendukung kesehatan mereka.Ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan," ujar Kompol Robi kepada awak media ini, pada Kamis (26/12/2024). 


Ia juga menambahkan,bahwa program ini adalah langkah konkret Polsek Talang Ubi dalam mendukung visi Pemerintah,untuk mewujudkan swasembada pangan. 


"Kita ingin menjadikan Kecamatan Talang Ubi sebagai wilayah percontohan 

dalam pengelolaan lingkungan berbasis ketahanan pangan. Ini sejalan dengan arahan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H., yang selalu menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah."harinya.


Menurut Kompol Robi, AKBP Khairu Nasrudin menyampaikan melalui dirinya bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat. 


"Kapolres menegaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada ekonomi lokal, tetapi juga mampu memperkokoh sistem pertahanan negara melalui kemandirian pangan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah besar ini demi kesejahteraan bersama," tegasnya.


Selain itu, kebun binaan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi desa-desa lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Dengan memanfaatkan lahan tidur, desa-desa di Kecamatan Talang Ubi dapat mewujudkan lingkungan yang lebih produktif, sehat, dan ramah lingkungan.


Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya Polsek Talang Ubi dalam menciptakan wilayah yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. 


"Dengan inisiatif ini, Kecamatan Talang Ubi berpotensi menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan." Pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Tumbang dan Tutup Jalan, Damkar Serta Satlantas Polres PALI Berjibaku Evakuasi Pohon Roboh


PALI. SININEWS.COM -- Jalan raya utama masuk kabupaten PALI tepatnya di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi pada Rabu malam 25 Desember 2024 tertutup pohon besar yang tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak sorenya.


Akibat kejadian itu, arus lalulintas pun tersendat karena pohon yang tumbang roboh ke badan jalan.


Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres PALI pun sigap mengevakuasi pohon tersebut agar arud lalulintas kembali lancar.


"Semalam ada laporan adanya pohon tumbang ke badan jalan raya Talang Bulang, kemudian kami langsung menuju TKP," ungkap Ibrahim Cik Ading Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten PALI.


Diakui Ibrahim bahwa setelah berjibaku selama lebih kurang setengah jam, akses jalan kembali lancar.


"Evakuasi pohon tumbang selesai sekitar setengah jam setelah kami bekerja dibantu Satlantas Polres PALI. Arus lalulintas pun kembali lancar," sebutnya.


Atas kejadian tersebut, Ibrahim kembali menghimbau masyarakat agar tetap waspada apabila tengah dalam perjalanan terjebak cuaca ekstrim.


"Lebih baik berteduh apabila turun hujan lebat disertai angin kencang. Karena banyak titik rawan pohon tumbang. Jadi kami himbau agar masyarakat lebih baik memilih berhenti dan jangan melanjutkan perjalanan terlebih dahulu serta mencari tempat aman untuk berteduh," himbaunya.(sn/perry)

Share:

Dukung Percepatan Swasembada Pangan, Polda Sumsel Lakukan Upaya Ini



PALEMBANG. SININEWS.COM - Dalam rangka koordinasi dan menyampaian petunjuk arahan penyelenggaraan akselerasi program dua yakni pemanfaatan lahan produktif mendukung percepatan swasembada pangan dijajaran Polda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel Kombes Feri Handoko memimpin rapat bersama stake holder terkait pada Selasa (24/12/2024) dimapolda Sumsel.


 Irwasda Polda Sumsel Kombes Feri Handoko mengatakan akselerasi program dua pemanfaatan lahan produktif mendukung percepatan swasembada pangan perlu dipersiapkan dengan menyamakan persepsi melalui rapat koordinasi bersama stake holder terkait.


Dirinya menjelaskan Sumsel mendapatkan target lahan tumpang sari dalam 1 tahun sebanyak 10.000 hektare, dan untuk saat ini baru tersedia 600 hektare saja.


“Perlu dilakukan koordinasi yang baik sehingga masing masing pihak bisa memahami tugas dengan baik. Kesiapan lahan, bibit dan pupuk serta pendukung lainnya untuk rencana penanaman jagung secara serentak dipertengahan bulan Januari 2025 nanti apakah bisa dilaksanakan, tentu kita perlu saran dan masukan dari dinas terkait agar tidak gagal tanam,” ujarnya.


Feri Handoko mengakui perlunya komitmen bersama dalam menjalankan program kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan.


Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Dr Riana Sopiana mengatakan sekarang ini banyak petani jagung yang menjual dalam bentuk tongkol, dengan harga relative lebih rendah, yang jika dijual dalam bentuk pipil akan memiliki harga jual yang lebih tinggi.


“Ini perlu pembimbingan kepada para petani agar mereka mendapatkan hasil/nilai penghasilan yang lebih baik lagi,” ujarnya.


“Ditahun 2025 pemerintah menargetkan hasil 70 juta ton padi dari luas lahan 2 juta hektare, sementara ini Sumsel menyiapkan 1,7 juta hektare yang akan dibagi dua yakni komoditas padi dan komoditas  jagung,” lanjutnya.


Dirinya menjelaskan bahwa lahan yang dialokasikan merupakan diluar lahan regular, sehingga dengan demikian diharapkan bisa menambah luasan lahan yang ada melalui kerjasama pihak terkait menggunakan metode tumpangsari.


Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Dian Eka Putra mengatakan sekitar 600 hektare lahan disiapkan untuk peremajaan karet dan 21.000 hektare untuk peremajaan sawit, tersebar di 17 kabupaten yang berpotensi bisa digunakan untuk mendukung program pemerintah. Sementara Dr Sulthani Aziz dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) mengatakan sekitar 400 hektare di Pali dan 250 hektare di Oku bisa digunakan untuk program penanaman jagung.


“Kami dari BPDAS siap mendukung program ini, termasuk penyediaan bibit dengan anggaran yang sudah ada dalam rencana kerja BPDAS,” tandasnya.


Kepala Balai Hutan Lestari menimpali, sekitar 250 hektare bisa digunakan untuk ketahanan pangan dengan peta sudah ada di BPHL.


Kepala Dinas Perhutanan Muzawir mengatakan program tersebut bisa dilaksanakan dikawasan hutan yang memiliki perizinan dan juga pada lahan kawasan industri atas izin masyarakat yang memungkinan untuk lahan ketahanan pangan dan bisa digunakan sesuai aturan.


“Segera kami hitung kembali luasan lahan perhutanan yang cocok digunakan untuk ditanami jagung dan akan dikirimkan data yang sudah dilakukan pengecekan,” tuturnya.


Sementara itu dari pihak Bulog mengaku sepanjang tahun 2024 telah menyalurkan 9000 ton lebih bibit agung kepada petani melalui koperasi.


Tak luput, Kepala Sub Bagian Keamanan PTPN 1 Regional 7 Arie Mulawarman menambahkan adanya lahan Karet seluas 100 hektare didaerah Banyuasin yang siap digunakan dengan pola pembiayaan berkerjasama dengan koperasi unit (daerah kebun musi randas), sedangkan untuk dilahan kelapa sawit dan gula akan berkoordinasi dengan pimpinan pusat.


“Kedepan, PTPN akan berkordinasi lebih lanjut dengan Polda Sumsel terkait pelaksanaan ketahanan pangan lahan jagung,” ujarnya.


Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meluncurkan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang ada dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Program dilaksanakan memanfaatkan lahan tidur dan menggerakkan masyarakat untuk bertanam dengan tanaman konsumtif dengan hasil panen yang aian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi sehat.


Untuk mensuksesjan program pemerintah tersebut, Polri akan terus menjalin sinergitas  dan kerjasama dengan seluruh stakeholder.(sn/perry)

Share:

Pelaku Perampasan Sepeda Motor di Beracung Ditangkap, Satreskrim Polres PALI Ungkap Kurang Dari 24 Jam


PALI. SININEWS.COM–  Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus tindak pidana perampasan yang terjadi diwilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Kasus ini berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah laporan diterima oleh pihak Kepolisian.


Kasus ini bermula pada Senin, 23 Desember 2024, sekitar pukul 14.00 WIB. 

Korban, DM (37) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat di kawasan Simpang Beracung. Tersangka berinisial EES(22), yang dikenal korban,menghentikannya dengan alasan meminta ditemani membeli nasi diwarung yang berada disekitar lokasi kejadian.


Setelah tiba diwarung,kemudian tersangka meminta korban turun untuk membeli nasi. Namun saat korban turun,tersangka mencoba meminjam sepeda motor korban. 


Ketika korban menolak,tersangka lalu mengintimidasi korban dan merampas kunci motor secara paksa,kemudian tersangka melarikan diri dengan kendaraan tersebut.


Setelah menerima laporan dari korban pada Selasa (24 Desember 2024),Polres PALI segera bertindak. Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K,M.H.,melalui Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi S. H.,M.H., memimpin langsung penyelidikan. Berbekal informasi dari masyarakat,keberadaan tersangka terdeteksi disekitar kediamannya,dikawasan Golf Permai,Kelurahan Handayani Mulya.


"Kami segera menginstruksikan Tim Opsnal Beruang Hitam yang dipimpin oleh Kanit 1 Unit Pidum IPDA Muhammad Fadli,untuk melakukan penangkapan.Dalam operasi ini,tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti tanpa perlawanan," ujar AKP Nasron Junaidi saat diwawancarai awak media ini. 


Dalam penangkapan tersebut,Polisi juga menyita sejumlah barang bukti,diantaranya:

-1 lembar STNK sepeda motor Honda Beat.

-1 buku BPKB sepeda motor Honda Beat.

-1 unit sepeda motor Honda Beat milik korban.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H menyampaikan apresiasi terhadap kinerja cepat jajarannya. 


"Kasus ini menunjukkan komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,Kepolisian tidak akan mentolerir tindak pidana yang merugikan warga,dan Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati,segera melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kriminal," ujarnya kepada awak media ini, pada Rabu petang (25/12/2024). 


Tersangka pelaku,EES kini mendekam ditahanan Polres PALI dan dijerat Pasal 368 KUHP,tentang perampasan dengan ancaman hukuman pidana maksimal sembilan tahun penjara.


Sukarni,salah satu warga Kelurahan Handayani Mulya, memberikan komentar,

"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polres PALI dalam menangani kasus ini. Semoga pelaku dihukum setimpal agar memberikan efek jera."harapnya.


Kasus ini menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di Kabupaten PALI.


"Sinergitas antara masyarakat dan Aparat sangatlah penting, dalam menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif." pungkas Kasat Reskrim Polres PALI.(sn/perry)

Share:

Pengunjung Paye Biru Membludak, Polsek Penukal Abab Laksanakan Pemantauan


PALI. SININEWS.COM – Personil Polsek Penukal Abab dipimpin oleh Plh Kapolsek Penukal Abab AKP Ardiansyah SH melalui Wakapolsek IPTU Maryono melaksanakan kegiatan monitoring di kawasan wisata Paye Biru, Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, pada Rabu, (25/12/2024).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB ini bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang memadati lokasi wisata tersebut.


Paye Biru, destinasi yang semakin populer di kalangan masyarakat lokal maupun luar Kabupaten PALI, dikenal karena keindahan alamnya. 


Air yang jernih dan berwarna kebiruan menjadi daya tarik utama yang menjadikan tempat ini favorit untuk liburan. 


Dalam satu tahun terakhir, jumlah kunjungan terus meningkat, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap destinasi wisata ini.


Pesan Himbauan Polsek untuk Wisatawan

Dalam giat ini, personil Polsek memberikan imbauan kepada pengunjung untuk selalu menjaga barang-barang pribadi dan memastikan keamanan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 


"Kami ingin memastikan bahwa para pengunjung dapat menikmati waktu mereka di Paye Biru dengan tenang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar IPTU Maryono.


Pentingnya Kolaborasi Pengelola dan Polsek

Polsek Penukal Abab juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara pihak pengelola Paye Biru dan aparat keamanan. 


Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pengelola diharapkan dapat melengkapi fasilitas dan infrastruktur yang memadai. 


Hal ini mencakup penambahan area parkir yang aman, penunjang keselamatan seperti papan peringatan, hingga posko informasi.


“Antusiasme masyarakat untuk berwisata ke Paye Biru sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pihak pengelola dan kami untuk menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan aman bagi semua,” tambah Wakapolsek.


Wisata Paye Biru: Potensi Besar Wisata Lokal

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Paye Biru memiliki potensi besar untuk terus berkembang. 


Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, diperlukan untuk menjadikan lokasi ini lebih menarik dan kompetitif, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.


Dengan pengelolaan yang tepat dan pengamanan yang memadai, Paye Biru diharapkan dapat menjadi ikon wisata di Kabupaten PALI yang mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung.(sn/perry)

Share:

Pelaku Begal di Simpang Y Juga Terlibat Kasus 'Nodong' di Komplek Pertamina



PALI. SININEWS.COM –Ternyata pelaku penusuk korbannya pake obeng yang sempat viral di berbagai plavon Media Sosial, juga terlibat dengan berbagai kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Ayat (1) Ke-2 KUHP. 


Kejahatan tersebut terjadi pada Jumat, 20 Desember 2024, di kawasan Komplek Pertamina, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Pali.


Korbannya,seorang pelajar bernama RA (15), bersama rekannya YL (15), sedang melintas di kawasan Simpang Lima Pendopo pada sore hari. 


Saat itu,korban merasa diikuti oleh dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Beat Street. Saat korban memasuki jalan dibawah Gereja Pertamina,pelaku langsung memepet korban dan merampas ponsel Vivo Y02 miliknya. Akibat kejadian tersebut,korban mengalami kerugian sekitar Rp 2.500.000 dan segera melaporkan peristiwa itu ke Polres Pali.


Kasat Reskrim Polres Pali AKP Nasron Junaidi, SH., M.H.,mengungkapkan bahwa tim segera bergerak setelah menerima laporan tersebut. 


"Kami langsung mengumpulkan informasi terkait identitas dan keberadaan para pelaku.


Berdasarkan laporan masyarakat, salah satu pelaku, Pernando Saputra (22), berada di Kota Jakarta, sementara pelaku lainnya berinisial MA(15), berada di rumah,"jelas AKP Nasron.


Tim Opsnal Beruang Hitam di bawah pimpinan Kanit 1 Unit Pidum, IPDA Muhammad Fadhli, melakukan penangkapan secara terpisah terhadap kedua pelaku. 


Operasi penangkapan berjalan lancar tanpa perlawanan dari pelaku.


Barang Bukti Diamankan

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit motor Honda Beat yang digunakan pelaku dan satu unit ponsel Vivo Y02 milik korban. Barang bukti tersebut kini diamankan di Mapolres Pali sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.


Kapolres Pali memberikan apresiasi atas kinerja cepat jajarannya.


 "Tindakan responsif ini menunjukkan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak kriminal di wilayah hukum Polres Pali," tegasnya.


Selain itu,Kepala Desa Talang Kemang, tempat tinggal korban, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polres Pali. 


"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dari pihak kepolisian.Ini memberikan rasa aman bagi masyarakat kami," ujarnya.


Polres Pali menghimbau masyarakat,untuk tetap waspada dan melaporkan segala bentuk tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar. 


“Kami mendorong masyarakat agar tidak segan melapor jika melihat atau menjadi korban tindak kejahatan. Polisi siap memberikan perlindungan dan penanganan terbaik,” pungkas Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi.(sn/perry)

Share:

Hadiri Hajatan Kepala Desa, Gubernur Sumsel Terpilih Datangi Lubuk Tampui


PALI. SININEWS COM -- Gubernur Sumsel terpilih periode 2024 -2029, Herman Deru hadiri syukuran khitanan Dimas Juliansyah putra ke 2 dari  pasangan Budiman Kepala Desa (Kades) Lubuk Tampui dan Alvi Wati.


Kegiatan yang dipusatkan dibalai Desa Lubuk Tampui Kecamatan Utara Kabupaten PALI ini, dihadiri Kadin PMD dan jajaran OPD PALI, TNI/Polri, DPRD dan Kepala Desa se Kabupaten PALI, sertan undangan lainnya, Rabu 25 Desember 2024.


Pada hajatan Syukuran ini  hidangan musik  OM.Muba asal Palembang dan biduanita pelantun dangdutnya sehingga menambah semarak pesta akhir tahun ini


Dijelaskan Budiman Kades Lubuk Tampui pemilik hajatan, merasa bangga atas kehadiran para tamu undangan berbagai lapisan masyarakat yang memberikan doa restu pada putranya.


Juga ketua pelaksana Edri jaya ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pesta syukuran khitanan ini dapat berjalan dengan baik.


Sementara kata sambutan tamu undangan H.Herman Deru Gubernur Sumsel terpilih merasa tersanjung dan terhormat atas sambutan hangat keluarga besar Budiman Kepala Desa Lubuk Tampui.t

"Kami turut mendoakan semoga Dimas Juliansyah Putra ke 2 dari pasangan Budiman dan Alvi Wati ini, menjadi anak yang berguna bagi Agama, Bangsa dan masyarakat," ucap Herman Deru.

Juga Gubernur Sumsel terpilih ini, ungkapan terimakasih atas partisipasi  masyarakat Kabupaten PALI memberikan dukungan pada dirinya sehingga mendapat amanah untuk memimpin Provinsi Sumatera selatan 5 tahun kedepan.


(SN/Bungharto)


Share:

Begal di Simpang Y Talang Akar Digulung, Satu Pelaku Masih Bocil


PALI. SININEWS COM – Tim Opsnal Satreskrim Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Simpang Y, Talang Akar,Kecamatan Talang Ubi,Kabupaten PALI, pada Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 18.00 WIB. 


Dua pelaku, yakni PS (22) dan FA (15) yang masih dibawah umur,berhasil ditangkap dalam waktu singkat setelah kejadian.


Kasus ini bermula ketika korban Rafa Rayanza (16),seorang pelajar, bersama temannya Rafiza Akbar (16) membantu dua orang tak dikenal,dengan menstut kendaraan mereka. 


Namun,ditengah perjalanan salah satu pelaku menikam korban,yang kemudian dilarikan kerumah sakit,akibat luka serius yang dideritanya.


Berdasarkan laporan LP/B-415/XII/2024/SPKT/POLRES PALI, Tim Opsnal "Beruang Hitam" yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi,S.H.,M.H., segera bergerak cepat. 

Setelah menerima informasi dari masyarakat, pelaku PS berhasil diamankan di Jakarta, sedangkan FA ditangkap di kediamannya di Talang Ojan, Talang Ubi Utara.


Dalam proses penangkapan,Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk:

-1 unit motor Yamaha NMAX,

-1 bilah senjata tajam jenis pisau,

-1 helai baju kaos hitam, dan

-1 helai celana pendek jeans.



Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, SH., MH.,menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminalitas di wilayah hukum Polres PALI. 


"Ini adalah bukti komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.Pelaku akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,dan kami harap ini menjadi pelajaran bagi siapa pun,untuk tidak melakukan tindakan kriminal diwilayah ini,"tegas AKP Nasron pada Rabu (25/12/2025). 


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, yang diwakili oleh AKP Nasron Junaidi, juga mengapresiasi kerja cepat tim dalam mengungkap kasus ini. 


"Polres PALI akan terus meningkatkan kinerja dalam memberantas kejahatan.Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dalam memberikan informasi terkait tindak pidana.Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,"pintanya.


Para pelaku kini telah diamankan di Polres PALI untuk proses hukum lebih lanjut. Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 365 Ayat (1) ke-2 dan ke-4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.(sn/perry)

Share:

Pengamanan Penuh Dilakukan Polsek Talang Ubi di Gereja Oikumene, Kegiatan Ibadah Berjalan Khidmat


PALI. SININEWS.COM– Polsek Talang Ubi dibawah komando Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara,SH.,MH.,M.Si.,memastikan pengamanan penuh untuk pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Oikumene, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 

Ibadah yang dihadiri oleh 70 jemaat berlangsung pada pukul 16.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan tema "Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem" (Lukas 2:15).


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H.,melalui Kapolsek Talang Ubi,menyampaikan pentingnya menjaga rasa aman dan damai selama perayaan Natal.


“Kami berkomitmen untuk memastikan semua kegiatan ibadah berlangsung tanpa hambatan,memberikan rasa aman bagi masyarakat,dan mendukung kerukunan umat beragama,”ujar Kompol Robi Sugara kepada awak media ini, pada Selasa malam  (24/12/2024). 


Pengamanan kegiatan ini didasari beberapa regulasi,termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Sprint Polres PALI Nomor Sprin/1290/XII/Ops 1.1/2024. 

Sebanyak 17 personel gabungan dikerahkan,terdiri dari:

-Polri: 11 personel

-TNI: 2 personel


Kapolsek Talang Ubi menjelaskan,bahwa tim pengamanan bertugas melakukan sterilisasi gereja, memeriksa ruang ibadah,serta menjaga keamanan jemaat dan harta benda selama ibadah berlangsung. 


“Sterilisasi dilakukan sebelum acara dimulai untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan.Selain itu,tim kami juga menjaga kendaraan R2 dan R4 milik jemaat,”tambahnya.


Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Matilda berlangsung khidmat dengan sejumlah agenda,seperti pembacaan Mazmur,renungan, doa syafaat,hingga pengucapan syukur. Selama acara,aparat Kepolisian dan tim gabungan tetap siaga,menjamin keamanan hingga ibadah selesai.


Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat. 

Salah satu jemaat mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran petugas. 


“Kami merasa sangat aman beribadah malam ini.Terima kasih kepada Polri, TNI, dan semua pihak yang menjaga kami,”ujarnya.


Kapolres PALI,melalui Kapolsek Talang Ubi,kembali menegaskan komitmen Kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah,terutama selama momen keagamaan seperti Natal. 


“Tugas kami adalah memastikan kedamaian dan keamanan terwujud bagi semua lapisan masyarakat,kami berharap momen Natal ini menjadi ajang mempererat persaudaraan dan toleransi di Kabupaten PALI."tutup Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Sri Meliyana Soroti Penolakan PPn 12%, Ini Penjelasannya


Jakarta. SININEWS COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Asal Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II, Sri Meliyana, menyoroti ikhwal penolakan PPN sebesar 12% di Era Pemerintahan Prabowo. Secara lugas ia menyampaikan kronologis dan dasar keberlakuan pengenaan tarif PPN 12%, bagi-nya kesemua itu ialah merupakan amanat UU No. 20 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), dan bukan merupakan keputusan sepihak dari pemerintahan Prabowo.    


“Tentu perlu dilihat sejatinya yang menjadi dasar hukum pengaturan tarif PPN dan kenaikan PPN saat ini adalah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 yang mulai diundangkan pada tanggal 29 Oktober 2021 dan mulai berlaku pada tahun pajak 2022. Sebelumnya, sejak tahun 1983 tarif PPN adalah 10%. Namun, sesuai aturan Pasal 4 angka 2 UU HPP No 7/2021 maka, tarif PPN per 1 April 2021 adalah 11% dan tarif PPN naik menjadi 12% per 1 Januari 2025 mendatang. Karenanya, kenaikan PPN menjadi 12% pada 1 januari 2025 mendatang adalah amanat UU  HPP No 7/2021, dan bukan keputusan sepihak dari Pemerintahan Presiden Prabowo” Ungkap Meli sapaan akrabnya melalui release yang diterima redaksi pada Senin (23/12/2024).


Kemudian ia juga turut menyanyangkan adanya suara penolakan dari sejumlah anggota PDIP, yang melihat kebijakan tersebut sebagai kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan mengalamatkan beban kesalahan kepada Pemerintahan Prabowo. 


“Bagi saya terkait suara penolakan ini menjadi suatu hal yang mengherankan, jikalau kemudian rencana kenaikan PPN menjadi 12% pada 1 Januari 2025 disuarakan oleh beberapa anggota PDIP sebagai suatu kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Sebab, dapat dilihat jelas bahwa UU HPP tersebut diinisiasi, dilahirkan dan diundangkan pada saat PDIP menjadi partai penguasa di parlemen pada saat itu, dimana pimpinan parlemen secara kelembagaan dan Ketua Panja UU HPP ini ialah berasal dari PDIP. Jadi, saya rasa jelas penolakan ini merupakan sikap yang ambivalen sekaligus tidak konsisten dari PDIP” tegas Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II ini.


Lebih lanjut, ia kembali menegaskan bahwa kebijakan PPN 12% ini merupakan amanat Undang – Undang yang harus dijalankan, sehingga siapapun Presiden terpilih pada saat ini tidak dapat untuk menghindari keberlakuan dari Undang – Undang tersebut. Namun, baginya dalam hal ini Pemerintahan Prabowo telah secara selektif dan hati – hati dalam menjalankan kebijakan tersebut.


“Tentunya dalam menjalankan amanat UU HPP No. 7/2021 tersebut, Pemerintahan Presiden Prabowo telah membuat kebijakan yang sangat berhati - hati. Kenaikan PPN 12% sebenarnya hanya dikenakan kepada barang mewah yang menyasar pada kebutuhan masyarakat kelas menengah ke atas. Sedangkan barang dan jasa yang menyangkut hajat hidup orang banyak, diberikan fasilitas tidak dipungut PPN dan PPN bagi  segala sesuatu yang berhubungan dengan hajat hidup masyarakat tidak akan dinaikkan, artinya pemberlakuan PPN 12% tidak ditujukan bagi klasifikasi barang dan jasa yang menyangkut hajat hidup orang banyak” Pungkasnya. (sn/perry)

Share:

BPR Gerbang Serasan Perluas Akses Layanan di Prabumulih, Dukung UMKM Setempat

MUARA ENIM, SUMSEL – PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gerbang Serasan, yang merupakan perusahaan milik daerah (Perseroda) Kabupaten Muara Enim, terus menunjukkan kemajuan yang pesat. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan predikat Bintang 4, BPR ini melanjutkan ekspansinya dengan membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) pertamanya di Kota Prabumulih.

Peresmian KCP baru ini dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2024, yang dihadiri oleh Pj. Bupati Muara Enim, H. Henky Putrawan, M.Si., M.M., bersama Walikota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M. Pembukaan cabang ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan BPR Gerbang Serasan, terutama untuk masyarakat di Kecamatan Gelumbang, Lubai, dan Kota Prabumulih.

Dalam pidatonya, Pj. Bupati yang juga menjabat sebagai pemegang saham pengendali, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.Si., menyampaikan bahwa Pemkab Muara Enim telah menyuntikkan modal sebesar Rp 30 miliar, dengan total aset BPR Gerbang Serasan mencapai Rp 106 miliar. Henky Putrawan juga memberikan apresiasi terhadap kinerja positif BPR ini yang turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muara Enim.

“Untuk tahun 2024, target laba yang ingin dicapai sebesar Rp 4,6 miliar, dengan proyeksi dividen sebesar Rp 2,5 miliar yang akan masuk ke kas daerah,” ungkap Henky Putrawan.

Di sisi lain, Pj. Walikota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M., menyatakan dukungannya terhadap pembukaan KCP BPR Gerbang Serasan di kota tersebut. Ia berharap cabang ini tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Muara Enim, tetapi juga bisa memberikan layanan kepada warga dan UMKM di Kota Prabumulih.

“Kami berharap BPR Gerbang Serasan dapat memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi warga dan pelaku usaha di Prabumulih,” kata Elman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.M., turut menambahkan bahwa Kota Prabumulih menawarkan peluang pasar yang besar bagi BPR Gerbang Serasan. Dengan demikian, pembukaan cabang di daerah ini diharapkan dapat memperluas jaringan nasabah dan meningkatkan prospek perkembangan bank tersebut.

“Melihat perkembangan yang positif dari BPR Gerbang Serasan, bukan tidak mungkin di masa depan akan dibuka cabang baru di Tanjung Enim atau Gelumbang,” tutup Yulius. (SN)

Share:

Lancarkan Ops Lilin Musi, Polres PALI Pantau Jalur Alternatif


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Musi 2024, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI secara proaktif menggelar sejumlah kegiatan strategis untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas di wilayahnya. 


Salah satu fokus utama adalah pemantauan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten PALI, yang menjadi akses vital bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.


Kasatlantas Polres PALI AKP Teguh Hidayat,S.H.,menyampaikan bahwa jajaran Satlantas telah mengambil langkah preventif dan responsif,untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan. 


“Operasi Lilin Musi 2024 bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.Kami telah melaksanakan pemantauan intensif,memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas,hingga memasang garis polisi diarea rawan banjir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Teguh dalam keterangannya,pada Selasa (24/12).


Menurutnya,kegiatan ini tidak hanya bertumpu pada pengawasan arus kendaraan,tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. 


“Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas,kami juga mengedepankan upaya edukasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara,sehingga kondisi jalan raya tetap kondusif selama periode liburan ini,”tambahnya.


Kapolres PALI, melalui pernyataannya menegaskan bahwa Operasi Lilin Musi 2024 merupakan manifestasi dari dedikasi Polri untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. 


“Polres PALI berkomitmen penuh untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam setiap aspek kehidupan,termasuk di jalan raya.Kami menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas,menjaga ketertiban,dan melaporkan kendala yang mungkin ditemui selama perjalanan,”tutur Kapolres ketika diwawancarai awak media ini, pada Selasa petang (24/12/2024). 


Tidak hanya itu,Kapolres juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektoral dalam menyukseskan operasi ini.

 

“Kolaborasi dengan Pemerintah daerah,relawan, serta elemen masyarakat lainnya menjadi kunci keberhasilan Operasi Lilin Musi 2024.Dengan sinergi yang baik,kita dapat mewujudkan situasi yang aman,nyaman, dan tertib di seluruh wilayah hukum Polres PALI,”lanjutnya.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, yang turut terlibat dalam kegiatan ini,menyampaikan apresiasinya terhadap upaya preventif yang dilakukan Satlantas Polres PALI. 


“Kehadiran aparat kepolisian di titik-titik rawan, seperti jalur alternatif dan area rawan banjir,sangat membantu masyarakat. Ini menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam merespons tantangan di lapangan dengan cepat dan tepat,”ujarnya.


Kegiatan Operasi Lilin Musi 2024 oleh Satlantas Polres PALI diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, baik dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas maupun dalam meningkatkan rasa aman masyarakat. 


"Satlantas Polres PALI juga mengingatkan kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati,mematuhi rambu lalu lintas,serta melaporkan apabila terjadi kondisi darurat agar segera mendapatkan penanganan yang cepat dan efektif."pungkas Kasat Lantas Polres PALI.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts