Pukul Istri Pakai Kayu, Meidi Tempati Sel

 

PALI. Seorang suami seharusnya menjadi pelindung bagi istrinya,tetapi tidak bagi Meidi Ciska (23) warga Dusun 3 Desa Tempirai Induk Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang telah melakukan kekerasan terhadap orang yang seharusnya dilindungi yakni istrinya bernama Damayanti (22).

Tentu saja,atas perbuatannya itu, Meidi dilaporkan ke Mapolsek Penukal Utara, karena sang istri luka memar akibat terkena pukulan benda tumpul dibagian badan dan keningnya.

Dan saat ini, pelaku Meidi terkurung di dalam sel tahanan Mapolsek Penukal Utara setelah unit Reskrim Polsek Penukal Utara menangkapnya pada Selasa (27/2) ketika pelaku tengah berada di rumahnya.

"Kita kenakan pasal 44 UU No.23 tahun 2004 tentang KDRT,dengan ancaman diatas 5 tahun kurungan penjara," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian, Rabu (28/2).

Dijelaskan Alpian bahwa penangkapan pelaku berdasarkan laporan korbannya dengan bukti LP / B / 06 / II / 2018 / SUMSEL / RES M.E / SEK P.UTARA, tanggal  26 FEBRUARI 2018.

"Kejadiannya pada hari Jumat (3/2/2018) sekira jam 15:30 WIB dengan TKP di dalam pondok korban di areal PT Proteksindo desa Tempirai Induk dengan cara tersangka memukul kening korban sebanyak 1 kali, lalu tersangka memukul korban dengan kayu pada bagian badan sebanyak 1 kali dan mengakibatkan korban mengalami luka memar pada bagian kening.Lalu korban melapor," jelasnya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban dan mengetahui keberadaan tersangka yang sedang berada di rumahnya di desa tempirai,dikatakan Alpian, kemudian dirinya bersama Kanit reskrim dan anggota Polsek langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka dan selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Polsek guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara dari pengakuan tersangka Meidi bahwa dirinya mengaku khilaf. "Saya khilaf pak, karena terbawa emosi, dan saya menyesal," akunya dihadapan polisi dengan wajah tertunduk.(admin)
Share:

DPRD Pali kunjungi SDN 08 Kepsek : ini yang pertama sejak 1987

PALI. Wakil ketua komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Aka Cholik Darlin S.Pdi MM memberi pencerahan kepada pelajar yang ada di SDN 08 Abab yang terletak di Desa Persiapan Batu Tugu Kecamatan Abab saat pria kelahiran Tanah Abang ini berkesempatan berkunjung ke sekolah tersebut pada Senin kemarin (26/2) di sekolah tersebut.

Wejangan ketua fraksi gabungan PPP dan PKS tersebut adalah agar semua pelajar tidak menggunakan handphone atau gadget saat bersekolah, karena dapat mengganggu konsentrasi belajar.

“Kemajuan jaman boleh diikuti, termasuk memiliki sebuah handphone atau gadget, namun perlu ada batasan untuk pelajar agar tidak menggunakan bahwa jangan membawa gadgetnya ke sekolah, karena bukan tempatnya bermain handphone di sekolah apalagi saat belajar,” ujar Aka Cholik.

Selain itu, pengetahuan bahaya narkoba serta ajakan untuk menjauhi narkoba perlu disampaikan sejak dini kepada pelajar agar generasi penerus bangsa ini terbebas dari cengkeraman racun narkoba.

“Narkoba adalah mesin perusak, karena apabila kita sudah jadi budak Narkoba, maka yang ada di pikirannya adalah keinginan untuk terus mencari sensasi kesenangan sesaat,tidak memikirkan lagi bagaimana menorehkan prestasi atau mengejar kesuksesan.Oleh sebab itu, jauhilah narkoba dan jangan sekali-kali mencobanya,” pesannya.

Serta Aka Cholik berharap Pemkab Pali melalui Diknas agar memberikan Tunjangan khusus untuk dewan Guru sebagaimana amanat undang-undang dan sebaiknya Kepsek SDN 08 diberi motor Dinas agar urusan sekolah tidak terlambat karena di Desa Batu Tuguh sinyal HP sulit di dapat," tutupnya

Sementara itu, Karjin, S.Pd kepala SDN 08 Abab mengapresiasi kedatangan anggota dewan tersebut.

“Kita bangga bisa dikunjungi DPRD karna Sejak berdiri 1987 sekolah ini baru kali ini di datangi DPRD, ini menjadi kebanggaan kami, dan kami melalui pak dewan untuk disampaikan kepada Pemkab PALI agar membangun perpustakaan agar anak di desa perbatasan ini bertambah pintar,” pintanya. (SN/Adv)
Share:

Rara LIDA Jatuh Sakit, Kapolres : Mohon Bantu Doa Kesembuhannya

PRABUMULIH – Tiara Ramadhani atau sering disebut Rara kontestan dangdut asal Prabumulih yang terpilih mewakili Sumatera Selatan dalam ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA) itu kini jatuh sakit, kondisi fisiknya yang menurun akibat padatnya jadwal diluar sekolah membuat wanita ini tak berdaya di rawat di rumah sakit

Tak hanya kesibukan disekolah pedangdut ini nyaris tak punya waktu untuk beristirahat, setiap minggu undangan dan jadwal manggung telah menanti dirinya

Aktivitas yang berlebihan dan pola makan yang tidak diperhatikan membuat Rara LIDA terpaksa dirawat di Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih

Karena keluarganya yang kurang mampu membuat Rara terpaksa dirawat dikamar umum kelas tiga untuk mengobati sakit Vertigo yang dideritanya

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE.MM bersama Wakapolres Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, SH. S.IK.,M.H yang menyempatkan diri menjenguk Rara yang terbaring lemah berharap warga Prabumulih mendo’akan Rara agar cepat sembuh dan beraktifitas kembali

“Kita doakan semoga cepat sembuh karena tanggal 4 Maret ini dia mau Jakarta untuk bersaing dengan kontestan lainnya dan memperjuangkan nama baik Prabumulih juga” ungkapnya

Saat ini juga Polres Prabumulih tengah melakukan pembangunan rumah sehat sederhana yang di huni oleh Rara dan keluarganya yang pembangunannya berasal dari infak personil Polres Prabumulih dan Polsek Jajaran (SN01)
Share:

Inilah Keceriaan Mancing Bareng Bupati PALI

PALI -- Peringati dua tahun kepemimpinan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM dan Ferdinan Andreas Lacony SKom MM sebagai wakil Bupati PALI, Heri Amalindo mengadakan mancing bareng dengan ratusan warga Bumi Serepat Serasan,kemarin Minggu (25/2) di kolam pemancingan Heri Amalindo jalan Merdeka lembah Golf, kelurahan Handayani mulia kecamatan Talang ubi.

Pada sambutannya, bupati PALI, mengucapkan rasa syukurnya dan terimakasih atas dukungan masyarakat selama dua tahun kepemimpinannya.

"Tetap meminta dukungan dari masyarakat untuk kedepannya, tanpa dukungan dan doa masyarakat, kami (pemerintah, red) tidak dapat menjalankan tugas untuk melayani masyarakat. Tanpa kesatuan dan persatuan kita tidak bisa membangun kabupaten yang kita cintai ini." ungkap bupati di hadapan pemancing mania pali ini, pada Minggu (25/02/2018)

Selain itu, Heri juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga sebagai silahturahmi untuk lebih mempererat kebersamaan. "Dengan kegiatan seperti ini, tidak ada perbedaan baik masyarakat dan pemimpinnya. Jadi kita bisa saling keterbukaan, mengetahui apa yang menjadi keluhan mazyarakat." imbuhnya.

Ditempat yang sama, ketua pelaksana, Dedek Apriadi mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang berada diwilayah Talang ubi.

"Peserta yang mengikuti mayoritas datang dari kecamatan Talang ubi, dan peserta diperbolehkan membawa pulang hasil tangkapannya. Selain itu peserta yang beruntung juga dapat membawa pulang paket sembako dari doorprize." jelasnya.

Sedangkan, lanjut dedek, peserta yang mendapatkan ikan terberat akan menerima hadiah uang tunai langsung dari bupati PALI.

"Untuk peserta yang mendapatkan ikan terberat juga akan mendapatkan hadiah uang tunai dari bupati, yang terberat pertama itu satu juta rupiah, juara kedua Rp 750.000, dan terakhir mendapatkan Rp 500.000. Tujuan dari kegiatan ini, agar pemimpin kita dapat menjalin kebersamaan dengan masyarakat, dan juga dapat berdiskusi langsung dengan masyarakat." pungkasnya.(admin)
Share:

Jalan Pal 6 Diportal, Puluhan Mobil Tak Bisa Lewat

PRABUMULIH - Puluhan mobil tak bisa melewati jalan Pal 6 pasalnya masyarakat Kelurahan Gunung Kemala kembali menutup akses jalan menuju PT.GHEMMI Desa Gunung Raja, jalan akses tersebut telah dipasang portal besi yang dijaga oleh puluhan masyarakat, Munggu (25/2/2018)

Sekitar tiga titik akses jalan menuju perusahaan Batubara dijaga ketat oleh sejumlah warga yakni sinpang empat SMP Negeri 9, Simpang 3 sumur GNK 05 dan Simpang 3 Puskesmas Gunung Kemala yang menjadi pusat penjagaan warga

Aksi penutupan jalan ini ujung dari tuntutan warga yang menutut pengerasan jalan Pal Enam, namun hingga kini pihak perusahaan belum bisa memenuhi permintaan warga

Solmidin, ketua LKM GK mengatakan aksi patroli yang dilakukan warga akan terus dilakukan sampai tuntutan dipenuhi

Hingga berita ini diturunkan warga masih terus berjaga-jaga mengawasi mobil pekerja yang akan melewati jalan tersebut (SN01)
Share:

Jambret Tas Pegawai Pemkot, Kak Ambar Nginap Di Sel

PRABUMULIH - Polsek Cambai Kota Prabumulih pimpinan Ipda Gharasa Zahra Zahira S. Trk berhasil melakukan ungkap kasus pencurian / jambret terhadap korban seorang perempuan yang bekerja sebagai honorer Pemkot Prabumulih yang bernama Apriliani Eka (25 tahun) warga jalan Gagak Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Pelaku bernama Ambar Jaya (19 tahun) warga Desa Danau Rata Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim diringkus oleh Tim Opsnal Polsek Cambai saat berada di Desanya, pelaku sendiri merupakan salah satu dari pelaku pencurian / jambret terhadap korban Apriliani Eka (25 tahun).

Kejadian pencurian / jambret tersebut sendiri terjadi pada tanggal 14  Desember 2017 di Jalan Raya Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, korban yang sedang mengendarai sepeda motornya dipepet oleh dua orang pelaku yang belakangan diketahui atas nama Ambar Jaya dan salah satu pelaku inisial DA (DPO) kemudian salah satu pelaku menarik tas milik korban yang berisi satu buah handphone xiaomi redmi 4A, satu lembar STNK dan 1 buah buku tabungan milik korban yang mengakibatkan korban terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka di pelipis wajah dan tangan.

Dari serangkaian proses penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan petugas Polsek Cambai Kota Prabumulih, petugas mendapatkan informasi keberadaan salah satu pelaku di Desa Danau Rata Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, kemudian pada hari Sabtu (24/2/2018) sekira pukul 23.30 Wib petugas berhasil mengamankan salah seorang pelaku bernama Ambar Jaya (19 tahun), dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti handphone dan STNK milik korban Apriliani Eka, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawah ke Polsek Cambai Kota Prabumulih guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwandi, SE.MM melalui Kapolsek Cambai Ipda Gharasa Zahra Zahira S.Trk saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku Ambar Jaya (19 tahun), saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Cambai Kota Prabumulih.

” Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Cambai saat ini juga terus melakukan pengejaran terhadap satu rekan pelaku inisial DA, semoga dalam waktu dekat rekan pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi dapat ditangkap ” Ujar Ipda Grarasa (bio/sn01)
Share:

DPP Aprindo Korwil Sumsel Lantik Ketua DPC Prabumulih Dan Lahat

PRABUMULIH – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) DPP Korwil Sumatera Selatan Drs. H.Hasanuri. AR melantik Ketua pengurus cabang DPC Kota Prabumulih dan Lahat, dikantor DPC Kota Prabumulih yakni Sulastri.S.Sos dan DPC Kabupaten Lahat Ruslan Zainudin, sabtu (24/2/2018)

Dalam pelantikan tersebut Ketua DPP Korwil Sumatera Selatan mengatakan pelantikan ketua DPC ini diharapkan dapat menjadi promotor dan mampu mengajak semua pengusaha muda yang ada di Kota Prabumulih dan Kabupaten Lahat untuk bergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) karena ada banyak keuntungan, dengan bergabung dalam asosiasi ini pengusaha yang bergerak dibidang ritel dapat saling mengenal dan membantu sesama anggota dalam setiap produk yang mereka jual

Tak hanya itu APRINDO yang secara resmi bermitra dengan Kementerian perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Pariwisata itu memberikan beberapa manfaat dengan bergabung ke Aprindo, pengusaha ritel modern akan mendapatkan berbagai manfaat dan kemudahan, misalnya bisa mendapat informasi mengenai barang dagangan yang lebih murah.

Selain itu, melalui Aprindo pemerintah juga akan lebih mudah memantau distribusi barang yang dibutuhkan oleh masyarakat, sebab datanya terpusat.

Sulastri, S.Sos selaku Ketua DPC Aprindo Kota Prabumulih mengatakan dirinya akan terus berusaha mensosialisasikan Aprindo kepada masyarakat khususnya pengusaha yang bergerak dibidang Ritel untuk bergabung

Disamping itu Ruslan Zainudin Ketua DPC Kabupaten Lahat berharap dengan terbentuknya Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) ini semua pengusaha ritel dapat bergabung karena anggota yang tergabung dalam Aprindo akan mendapatkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Pemerintah yang harganya sama dan mengikuti ketetapan dari pemerintah,bebernya (SN01)
Share:

TIMSUS TANTURA POLRES PRABUMULIH AMANKAN PEMUDA BAWA SAJAM

PRABUMULIH - Timsus Bhayangkara Tantura Patrol Sat Sabhara Polres Prabumulih melakukan giat rutin dalam rangka antisipasi Tindak Pidana 3C dibeberapa titik rawan tindakan kriminal, diantaranya wilayah Kota Prabumulih yang sering menjadi tempat nongkrong anak muda, jum’at (23/2/2018)

Dalam kegiatan tersebut tim Tantura Polres Prabumulih mengamankan seorang pemuda berinisial AP (25) warga Perumahan Palm Prabujaya Kelurahan Sungai Medang kedapatan membawa sajam jenis Golok di simpang empat Desa Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur sekitar pukul 15.20 Wib

Petugas yang merasa Curiga memberhentikan AP yang sedang berboncengan bersama temannya karena melihat motornya tidak memiliki Plat Nopol, petugas langsung menggledah dan mendapati Senjata tajam jenis golok terselip di pingggal AP

Untuk pemeriksaan lebih lanjut tim tantura membawa AP ke Mapolres guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut atas tindakannya membawa senjata tajam diwilayah hukum Polres Prabumulih

Demi menciptakan dan mengantisipasi keamanan masyarakat tim tantura Polres Prabumulih patroli rutin kesetiap daerah rawan kriminal

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Ipda Sardinata, SH Katimsus Tantura Bhayangkara Polres Prabumulih yang memimpin langsung giat patroli mengatakan pihaknya akan terus patroli kedaerah rawan kriminal dan menindak pemuda-pemuda yang nongkrong diwaktu malam hari

Lanjutnya hal ini bertujuan demi menciptakan keamanan lingkungan dari para pelaku kriminal, tegasnya (SN01)
Share:

Bhabinkamtibmas Prabumulih Pelototi Penggunaan Dana Desa

PRABUMULIH – Demi keterbukaan dalam penggunaan anggaran yang digunakan oleh setiap Kepala Desa (Kades) yang ada di wilayah hukum Kota Prabumulih Polres Prabumulih menggelar Sosialisasi tentang Penggunaan Dana Desa, jumat (23/2/2018) di Balai Serbaguna Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih.

Acara yang dihadiri 12 Perangkat Desa dari empat Kecamatan itu dibuka langsung oleh Camat Rambang Kapak Tengah (RKT) Toni Herlan, SH, dalam sambutanya mengatakan sangat berterima kasih Kepada Pihak Kepolisian atas sosialisasi yang diberikan kepada Kepala Desa beserta Perangkatnya yang bermanfaat bagi jalannya pembangunan Desa.

“kami sangat berterima kasih atas sosialisasinya guna mengawal pembangunan desa dengan adananya Dana Desa yang ada, semoga kepala desa bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar” ungkapnya

Sosialisasi yang digelar oleh Polres Prabumulih itu bertujuan untuk menekan tindakan Korupsi dana desa yang setiap tahunnya diberikan oleh pemerintah untuk pembangunan yang ada di desa-desa dan memberikan pembelajaran agar setiap anggaran dibuat dengan cara transparan

Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Kasat Binmas Polres Prabumulih AKP Dedi Rahmat Hidayat, SH menghimbau jika Kepala Desa dan perangkatnya terbukti adanya penyelewengan dalam penggunaan dana desa maka pihak kepolisian memberi tenggang waktu selama 60 hari untuk dikembalikan.

“sekecil apapun anggaran yang dibuat harus ada laporan adminitrasinya untuk dipertanggung jawabkan” tegasnya

Dalam penggunaan dana desa saat ini pihak kepolisian berwenang untuk mengawasi Jalannya penggunaan dana tersebut melalui anggota Bhabinkamtibmas yang ada di desa

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM yang diwakili Wakapolres Prabumulih ROCKY H MARPAUNG, S.H, S.IK, M.H dalam sambutanya juga mengatakan Agar Penggunaan Dana Desa harus hati-hati dan transparan karena dalam penggunaan dana desa diawasi terus oleh pihak Kepolisian berdasarkan kesepakatan yang ditelah disetujui oleh Menteri Dalam Negeri Tjajo Kumolo yang tertuang dalam MoU.

“Dana Desa yang ada tidak boleh disimpan dalam rekening pribadi dan harus membuat rekening khusus guna menghindari praktek korupsi” bebernya. (SN01)
Share:

Sambut Asian Games, Tim Sepak Bola Polres Prabumulih "Ngandon" ke Polda

PRABUMULIH - Guna menyambut dan memeriahkan pesta olahraga terbesar di Asia dengan Kota Palembang dan Jakarta sebagai tuan rumahnya, Asian Games 2018, Personil Polres Prabumulih yang tergabung dalam Bhayangkara Polres Prabumulih FC mengikuti pertandingan persahabatan di Lapangan Sepakbola Pakri Polda Sumsel, Jalan Bambang Utoyo Palembang, Rabu (21/2/2018).

Dalam kegiatan pertandingan persahabatan tersebut sendiri dilangsungkan dua pertandingan sepakbola, pada jam pertama saling berhadapan antara Tim Bhayangkara Polda Sumsel FC menghadapi Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih, sempat tertinggal terlebih dahulu melalui tendangan pinalti yang dilepaskan oleh pemain Tim Bhayangkara Polda Sumsel FC nomor punggung 11 atas nama Bripka Hendra, kedua kesebelasan harus puas bermain dengan Skor 1 – 1 setelah pemain Bhayangkara Muda Polres Prabumulih nomor punggung 2 atas nama Bripda Ridho menyamakan kedudukan pada babak kedua setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Tim Bhayangkara Polda Sumsel FC.

Pada pertandingan kedua saling berhadapan Tim Palembang Old Stars FC Sumsel berhadapan dengan Bhayangkara Old Stars Polres Prabumulih, Tim Palembang Old Stars FC sendiri merupakan gabungan mantan pemain PS Palembang, diantaranya Ketua Umum Palembang Old Stars FC Sumsel, AKBP H Syahril Musa, Karo Logistik Polda Sumsel Kombes Pol Nelson Pardamean Purba, S.IK., M.H, Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Arif Budiman, S.IK., M.SI, Bambang Supriyanto Asprov PSSI Sumsel, Robby Saud (mantan PS Polri, Indra Sustiono asal PS Pusri, Dr Erwin juga asal PS Pusri, dan beberapa mantan pemain PS Palembang.

Pada pertandingan kedua ini sendiri berjalan cukup seru, jual beli serangan terjadi antara kedua kesebelasan, Tim Palembang Old Stars FC Sumsel yang unggul tehnik dan pengalaman tidak mampu menembus pertahanan Bhayangkara Old Stars Polres Prabumulih yang dipimpin Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H.,S.IK., M.H (Wakapolres Prabumulih) yang bertindak sebagai Kapten Tim Bhayangkara Old Stars Polres Prabumulih, sehingga membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata.

Pada babak kedua pertandingan juga semakin seru, beberapa kali peluang Tim Palembang Old Stars FC Sumsel dapat dimentahkan oleh penjaga gawang Tim Bhayangkara Old Stars Polres Prabumulih yang tampil gemilang, sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan tidak ada juga gol yang tercipta yang memaksa kedua tim bermain imbang 0 – 0.

Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H.,S.IK., M.H saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan pertandingan persahabatan ini bertujuan guna memeriahkan pelaksanaan Asian Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang.

” Bukan soal menang atau kalah, pertandingan persahabatan ini juga kami laksanakan sebagai silaturahmi antara anggota Polri dan juga masyarakat yang gemar di bidang olahraga terutama sepakbola, saat ini Tim Bhayangkara Polres prabumulih FC yang berkesempatan bertanding di lapangan Pakri Palembang mungkin dalam waktu beberapa minggu kedepan Tim Palembang Old Stars FC Sumsel dan Tim Bhayangkara Polda Sumsel yang berkunjung ke Kota Prabumulih ” Ujar Kompol Rocky. (Bio/SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts