Malam Festival Budaya Meriahkan HUT PALI Ke-5

PALI--Sedikitnya 7 kesenian khas kabupaten PALI dari lima kecamatan yang ada meramaikan Malam Festival Budaya dalam rangka memeriahkan HUT PALI ke-5 tahun 2018, Minggu (22/4) malam sekitar pukul 20.00

Tujuh kesenian itu antara lain berupa gitar tunggal, tari bekarang, tari hageria, tari lading, tari burung putih, yoki (penyanyi tunggal perempuan tua), tari ngusir hama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten PALI Drs. Supriyatno mengatakan bahwa digelarnya malam festival budaya ini sebagai bentuk kegembiraan warga PALI dalam rangka HUT PALI kelima tahun 2018 ini.

"Ada 7 kesenian dari lima kecamatan tampil pada malam hari ini (Minggu malam,red). Semua ini masih dalam rangkaian HUT PALI ke-5 tahun," ungkapnya didampingi Kabid Kebudayaan kabupaten PALI.

Ia juga mengatakan bahwa budaya bisa dijual sebagai dalam sektor pariwisata sehingga bisa menambah Pendapatan  Asli Daerah (PAD) Kabupaten PALI.

"Kalau hanya membangun gedung, negara barat jauh lebih hebat. Namun, yang tidak dimiliki oleh bangsa barat adalah budaya kita, budaya timur. Untuk itu, kami harap dengan festival budaya ini bisa meningkatkan kecintaan kita terhadap budaya asli bangsa kita terutama kabupaten PALI, dengan begitu secara sendirinya akan kita  lestarikan budaya tersebut hingga anak cucu kita," imbuhnya.

Dari pariwisata juga, sambung Suprihyatno bisa menekan angka kemiskinan.

"Saya menghimbau agar adat istiadat daerah kita junjung tinggi. Maraknya musik remik melanggar adat istiadat nenek moyang kita dulu. Jangan sampai budaya kita budaya timur kalah dengan budaya asing," tutupnya.

Ditempat yang sama, Bupati PALI dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Setda Kabupaten PALI H. Ruswandi, SH mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terutama para pelaku seni yang turut melestarikan kebudayaan khas kabupaten PALI.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dapat meningkatkan kecintaan terhadap budaya. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para pelaku seni yang turut melestarikannya. Kami berharap bisa digelar kegiatan serupa namun dalam skala yang lebih besar," ungkapnya seraya membuka malam festival budaya secara resmi. (red)
Share:

Begini Cara KPUD PALI Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilgub Sumsel

PALI--Berbagai cara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mengajak masyarakat menyongsong Pilkada dan Pilgub yang bakal digelar secara serentak di Indonesia pada 27 Juni 2018 mendatang. Dari sosialisasi, gelar seni budaya, penyampaian road show ke sekolah-sekolah sampai melalukan konvoi,KPU menghimbau dan mengajak masyarakat agar datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.

Begitu juga yang dilakukan KPUD Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  pada Rabu (25/4), puluhan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat berkeliling di wilayah Kecamatan Talang Ubi.

Konvoi kendaraan dari KPUD PALI dan PPK Talang Ubi mampu menarik perhatian ratusan warga yang berada dipinggir jalan. Warga langsung menuju sumber suara dan menonton iring-iringan puluhan kendaraan dari KPUD PALI.

"Kali ini kita lakukan karnaval, untuk mengajak masyarakat PALI agar datang ke TPS pada 27 Juni nanti," ujar Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat.

Sebelumnya diakui Adella bahwa KPUD melalukan pengenalan Pilgub Sumsel ke pelajar pemilih pemula di Kecamatan Penukal.

"Kita lakukan sosialisasi juga ke pemilih pemula agar sama-sama mensukseskan Pilgub dengan mendatangi sekolah-sekolah tingkat menengah atas," jelas Adella.

Karena dikatakannya bahwa masa depan bangsa ini tergantung pada pilihan masyarakat. "Partisipasi masyarakat dengan mendatangi TPS untuk menyampaikan hak pilihnya sangat penting, untuk itu kami gencar sosialsaikan jelang Pilgub, agar pesta demokrasi berjalan sukses," harapnya.(red)
Share:

Pjs Wako Prabumulih Tinjau UNBK Tingkat SMP Sederajat

PRABUMULIH - Pjs Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi pantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTS) di kota Prabumulih, Selasa (24/4).

Adapun sekolah yang di datangi Pjs Walikota Prabumulih ini, mulai dari MTS Negeri 1 Prabumulih, SMK Negeri 1 yang merupakan lokasi tes SMP Negeri 8, 9 dan 10 serta SMP Negeri 1 Prabumulih.



"Hasil pantauan dari tiga lokasi untuk tempat sangat nyaman, memadai dan anak-anak dinilai cukup enjoy," ujar Richard.

Dirinya pun mengaku masih ada nya sekolah di Prabumulih tingkat SMP yang tidak memiliki fasilitas ujian dan harus ditingkatkan.



"Terutama fasilitas IT (Informasi dan Teknologi) ujian akhir dan ini merupakan persoalan kepala daerah," lanjutnya.

Pihaknya pun mengaku harus mampu memahami karena tidak semua wali murid mampu membelikan fasilitas seperti laptop dan lainnya.

"Dengan adanya fasilitas itu di sekolah anaknya mampu memahami karena sekarang tidak bisa lagi ujian tertulis karena sudah pakai teknologi semua," ungkapnya.



Richard menegaskan masih ada nya sekolah yang menumpang persoalannya cuma satu yakni keterbatasan anggaran di prabumulih.

"Karena tidak hanya dunia pendidikan yang difikirkan, makanya kedepan setiap tahun harus dianggarkan," terangnya.



Sementara berdasarkan pantauan kemarin pelaksanaan UNBK tingkat SMP berjalan lancar dan tidak ada gangguan. Pihaknya pun menargetkan kelulusan tertinggi dan nilai tertinggi.

"Hari ini lancar dan tidak ada gangguan tapi kemarin soal sempat offline," tuturnya.(SN01/Adv)
Share:

Pagelaran Seni Budaya Ajang KPU Sosialisasikan Pemilu Serentak 2019

PALI-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan pagelaran seni budaya, yang dikemas dengan kearifan lokal Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan. Kegiatan tersebut, dimaksudkan untuk mensosialisasikan Pemihan Umum (Pemilu), yaitu Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang akan dilaksanakan secara serentak oleh KPU kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten PALI, H Hasyim  saat membuka pagelaran seni budaya guna sosialisasi Pemilu tahun 2019, Sabtu (21/4) di lapangan Gelora November Komplek Pertamina Pendopo.

"Kegiatan pagelaran seni budaya ini merupakan agenda KPU pusat yang digelar secara serentak pada 21 April 2018 di seluruh Indonesia," ucap H Hasyim.

Tujuannya dijelaskan H Hasyim adalah selain mensosilisasikan Pemilu 2019, juga mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam pesta demokrasi mendatang.

"Jangan Golput, silahkan datang ke TPS pada waktunya, dan bagi masyarakat yang telah berusia 17 tahun yang belum mempunyai KTP, silahkan urus, agar bisa menyampaikan haknya untuk memilih saat Pemilu," ajak Ketua KPU.

Sementara, Adella Rosita SE, Divisi SDM dan Partisipasi masyarakat KPUD PALI menyebut bahwa kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan kearifan lokal agar lebih menyentuh.

"Kita adakan pertunjukan barongan dan tari-tarian agar masyarakat berminat datang di acara sosialisasi tersebut. Dan alhamdulillah, acara itu sukses dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi," terang Adella.

Selain mengajak berpartisipasi saat Pemilu 2019 mendatang, Kabupaten PALI juga dikatakan Adella bakal menggelar Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan pada 27 Juni 2018 mendatang. Untuk itu, KPUD PALI juga berpesan agar seluruh warga yang telah masuk pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk menyalurkan haknya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Tugas kami menyampaikan informasi, dan Kabupaten PALI juga bakal ikuti Pilgub. Jadi pada pagelaran Seni budaya, kami juga ingatkan masyarakat untuk datangi TPS yang berjumlah 311 yang tersebar di wilayah PALI untuk menyalurkan haknya," tukas Adella.


Adella juga mengajak masyarakat agar bersama-sama mensukseskan Pilgub 27 Juni 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

"Suara kita menentukan nasib bangsa ini, untuk itu, ayo datang ke TPS, gunakan hak suara kita dan mari bersama-sama ciptakan iklim kondusif agar Pilgub dan Pemilu sukses, karena Pilgub dan Pemilu adalah pesta demokrasi," pungkas Adella. (red)
Share:

Sedekah Dusun Gunung Kemala, Puluhan Siswa Dari 3 Provinsi Ikut Hanyutkan Rakit

PRABUMULIH – Tradisi Sedekah Dusun merupakan warisan leluhur dari nenek moyang terdahulu yang mesti dilestarikan. Kelurahan Gunung Kemala salah satu daerah di Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih yang sampai saat ini masih melestarikan adat istiadat Sedekah Dusun, sabtu (21/4/18)

Sedekah Dusun yang digelar di Balai Adat Kelurahan Gunung Kemala itu diikuti oleh masyarakat dan puluhan pelajar dari tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan



Warga bersama pemangku adat membawa rakit sesajen sedekah untuk hanyutkan kesungai


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat mengunjungi Kelurahan Gunung Kemala dalam Gebyar Seni Budaya Multikultural Se Indonesia berpetualang dalam kegiatan Jejak Tradisi Daerah (Jetrada) 2018

Kegiatan tersebut mengekplorasi tradisi-tradisi daerah guna melestarikan nilai budaya yang mulai tinggal oleh zaman

Puluhan pelajar yang mewakili Provinsi masing-masing yakni Provinsi Bengkulu diwakili oleh SMA Xaverius Curup dan SMAN 1 Rejang Lebong, Provinsi Sumatera Barat SMAN 15 dan 16 Padang dan Provinsi Sumatera Selatan diikuti oleh SMA Negeri 2, 4, 5 dan 18 Palembang dan juga diikuti oleh SMA Negeri 1,5,6 dan 7 Prabumulih



Warga gunung kemala menunggu siraman air suci (belanger) untuk mensucikan diri


Mereka diberikan pendidikan tentang pentingnya dalam melestarikan nilai budaya sekaligus Observasi tentang adat yang ada di Gunung Kemala

Tak hanya itu, puluhan siswa juga menampilkan tarian adat dan drama cerita lokal dari masing-masing provinsi yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Gunung Kemala, kamis (19/4/18) seperti cerita Malin Kundang yang diperankan oleh siswa SMAN 15 Padang yang mengisi acara Sedekah Dusun yang menarik perhatian masyarakat setempat

Sedekah Dusun yang diakhiri dengan belangir atau mensucikan diri dengan cara menyiramkan air langir yang terbuat dari berbagai macam tumbuhan seperti buah kundu dan jeruk nipis, kemudian air suci itu disemburkan menggunakan sapu yang terbuat dari batang belidang emas, daun beringin dan kayu salah yang didapat dihutan dan disiram kewarga yang telah duduk rapi menunggu belangir

Tradisi dilanjutkan dengan penghanyutan Rakit yang terbuat dari bambu dan batang pisang yang berisikan sesajen berupa apam serabi, ayam, buah pinang dan sesajen lainnya

Rakit yang dibuat dan sudah diberi mantra oleh Cik Alim Pemangku adat Gunung Kemala lengkap dengan sesajen dihanyutkan keilir sungai, hal tersebut diyakini agar seluruh penyakit dan dosa-dosa yang diperbuat masyarakat akan hilang terbawah arus sungai sedupi


warga bersama siswa menghantarkan sesajen untuk dihanyutkan

“Rakit sesajen kita arak menuju sungai untuk kemudian kita hanyutkan ke sungai sedupi, dengan demikian warga gunung kemala harus berpantang, tidak boleh membakar hutan, menyapu dihalaman dan aktifitas yang menggangu sedekah” tutur Cik Alim

Tradisi yang masih dijalankan oleh masyarakat Gunung Kemala menjadi kebanggaan dan bahan pembelajaran siswa yang ikut dalam jejak tradisi daerah 2018

Kadril, SH selaku ketua Jetrada 2018 Sumatera Barat saat dibincangi wartawan media ini mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan leluhur yang hingga saat ini masih dijalankan

“hal seperti inilah yang kami cari, kami memberikan pemahan kepada anak didik kami pentingnya melestarikan adat daerah, karena adat juga merupakan hukum yang tak pernah bisa dilawan oleh masyarakat dan harus dipatuhi masyarakat setempat” tukasnya


Keseruan sedekah dusun yang turut di abadikan masyarakat setempat

“kepatuhan inilah yang menjadi motivasi bagi kita, karena hukum negara masih ada yang bisa melawan namun hukum adat yang melekat membuat mereka patuh dengan perintah adat” tambahnya

Setelah sedekah dusun dilaksanakan warga Gunung Kemala diwajibkan berpantang diri dari aktifitas yang akan mengganggu sedekah selama tiga hari (Taufik)
Share:

Usai Dilantik, Perbakin PALI Langsung Latihan Nembak

PALI-- Dipimpin Ketua umum Perbakin Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Darmadi Suhaimi didampingi Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM, seluruh pengurus Perbakin PALI diajak latihan menembak di lapangan Tembak Brimob, di KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Talang Ubi, Sabtu (21/4).

Sebelum dilatih menembak, seluruh pengurus Perbakin diberikan instruksi cara menembak oleh salahsatu instruktur dari anggota TNI.


Latihan didahului Bupati PALI, Kapolres Muara Enim, Ketua Perbakin PALI, Kejaksaan Negeri Muara Enim dan Perbakin Provinsi Sumsel. Dan latihan berjalan lancar.


Sebelumnya, pengurus Cabang Perbakin PALI resmi dilantik oleh ketua umum Perbakin provinsi Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin.



"Menembak adalah salahsatu cabang olahraga yang paling elit," ucap Alex yang juga Gubernur, saat menyampaikan sambutannya usai pelantikan yang dilanjutkan sosialisasi Asean Games.



Gubernur juga berpesan agar pengurus Perbakin PALI tidak boleh sembarangan menggunakan senjata.



"Menembak harus pakai aturan, tidak boleh petantang petenteng dengan senjata, menebak harus fokus, dan olahraga menembak mengajari kita untuk disiplin memegang aturan," pesan Alex Noerdin. (red)

Share:

Perbakin PALI Dilantik, Ini Pesan Gubernur Sumsel

PALI-- Pengurus Cabang Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara resmi dilantik Gubernur Sumatera Selatan sekaligus ketua umum Perbakin Provinsi Sumsel, Ir H Alex Noerdin, disaksikan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono, sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkugan Pemkab PALI dan ribuan masyarakat PALI, Sabtu (21/4) di gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo.

Dimana ketua umum Perbakin PALI dipercayakan kepada wakil ketua DPRD PALI, Darmadi Suhaimi.

"Menembak adalah salahsatu cabang olahraga yang paling elit," ucap Gubernur, saat menyampaikan sambutannya usai pelantikan yang dilanjutkan sosialisasi Asean Games.

Gubernur juga berpesan agar pengurus Perbakin PALI tidak boleh sembarangan menggunakan senjata.

"Menembak harus pakai aturan, tidak boleh petantang petenteng dengan senjata, menebak harus fokus, dan olahraga menembak mengajari kita untuk disiplin memegang aturan," pesan Alex Noerdin.

Dan provinsi Sumatera Selatan dijelaskan Gubernur bahwa telah membangun lapangan tembak di Jakabaring.

"Lapangan tembak di Sumsel adalah terbaik di Asia, nantinya kejuaran menembak Asia Pasifik akan digelar di lapangan tembak kita. Banggalah kita menjadi warga Sumsel, karena selain itu, kita mampu merebut jadi tuan rumah event olah raga terbesar kedua setelah Olympiade,,yakni Asean Games," jelas Alex.

Pidato Alex Noerdin, saat mensosilisasikan Asean Games membuat melongo ribuan warga yang hadir. Karena apa yang telah dicapai Pemprov yang dua periode dipimpin Alex Noerdin mampu menjadi tuan rumah event akbar dan bergengsi Asean Games.

Karena tidak mudah merebut jadi tuan rumah, dan sejak ditunjuk Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah Asean Games, logo Asean Games sudah dipromosikan diseluruh dunia, dengan sendirinya, Palembang dan Sumsel bisa terkenal dikancah internasional. 

Dengan adanya Asean Games juga,  pembangunan yang diperoleh melalui APBN, diantaranya LRT, jalan tol serta pembangunan infrastruktur lainnya.

"Jadi tuan rumah tidak mudah, melalui pertimbangan yang signifikan, salahsatunya Zero konflik. Sebab diketahui, selama ini Sumsel mampu menjaga iklim kondusif," tukas Alex.

Untuk sukseskan Asean Games, Alex Noerdin mengajak masyarakat agar menciptakan Zero hotspot di provinsi Sumsel.

"Jangan sampai terjadi lagi kejadian beberapa tahun lalu, dimana bencana asap terjadi di Indonesia. Mari bersama jaga lingkungan, saya minta semuanya berpartisipasi dan jangan bakar lahan saat membuka ladang, atau jangan bakar sampah besar-besaran. Semoga tidak ada lagi bencana kebakaran dimasa-masa yang akan datang.Kalau kita mau, pasti bisa," ajak Alex. (red)
Share:

Peringati Hari Jadi Ke-5, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Rapat Paripurna Istimewa I dalam rangka hari jadi Kabupaten PALI ke-5 tahun 2018, Sabtu (21/4) di gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo.

Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dan seluruh anggota Dewan yang berjumlah 25 orang, serta ratusan tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat baik dari dalam Kabupaten PALI maupun dari luar wilayah PALI.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono yang menyatakan bahwa rapat paripurna tersebut dibuka dan terbuka untuk umum.

Pada kata pembukaan, pimpinan rapat paripurna meyebutkan bahwa Kabupaten PALI mempunyai luas kurang lebih 1.840 meter persegi, kenapa kabupaten ini dibentuk karena berharap bisa memanfaatkan SDA dan SDM yang ada untuk kesejahteraan masyarakat PALI dan agar lebih baik.

Ketua Dewan juga memaparkan perjalanan PALI sejak dibentuk, dimana awalnya hanya mengandalkan bantuan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten Muara Enim sebagai kabupaten induk, tetapi setiap tahun terus menunjukan peningkatan yang hingga saat ini, APBD PALI bisa mencapai 1,5 Triliun.

"Kemajuan juga menunjukan pada pembangunan infrastruktur serta tata kelola pemerintahan, dan DPRD PALI bertekad membangun PALI untuk lebih maju dan bisa sejajar bahkan yang terdepan di provinsi Sumsel, untuk itu, kami mengajak seluruh anggota DPRD dan jajaran pemerintahan untuk meningkatkan kinerjanya guna percepatan pembangunan," ajak Ketua DPRD.

Sementara Bupati PALI mengatakan bahwa telah banyak yang dicapai namun juga tentunya masih banyak lagi yang harus dilakukan. Karena diusia ke-5 ini masih banyak kekurangan disana-sini.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyampaikan terimakasihnya kepada Gubernur yang telah banyak membantu pembangunan PALI. Sebab pada awal dibentuk PALI, hanya mengandalkan bantuan Kabupaten induk sebesar Rp 5 Miliar dan dar provinsi sebesar Rp 10 Miliar, dengan jumlah itu, tentunya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya cukup bayar gaji pegawai.

"Tetapi karena kita punya orang tua, alhamdulillah banyak dibantu oleh pak Gubernur, hingga saat itu bisa memulai membangun infrastruktur," jelas Bupati.


Bupati juga menginginkan Gubernur Sumsel untuk tetap memberi saran serta masukan agar PALI bisa lebih baik lagi.

"Tentunya kami tetap butuh arahan dan masukan dari Gubernur, karena PALI masih Balita, baru menginjak usia lima tahun yang tentunya masih butuh perhatian orang tua dalam hal ini pak Gubernur," ucap Bupati.

Gubernur H.Alex Noerdin mengemukakan bahwa kunci utama membangun daerah adalah kompak antara legislatif dan eksekutif. Dan itu diperlihatkan di kabupaten PALI, dimana awlnya hanya mengandalkan bantuan sebesar Rp 15 M, namun kini mencapai Rp 1,5 T.


"Ini menunjukan bahwa antara Dewan dan pemerintah kompak," kata Alex.

Gubernur juga berpamitan karena tidak lama lagi masa bakti jabatannya akan berakhir, karena dirinya telah menjabat dua periode. Gubernur juga mengucapkan terimakasihnya kepada masyarakat PALI yang telah memilihnya menjadi gubernur.

"Insyaallah diakhir masa jabatan, saya tidak akan mengecewakan masyarakat yang telah memilih saya," ujar Gubernur.

 

Gubernur juga mensosilisasikan Asean Games yang bakal digelar di Jakarta dan Palembang pada 18-8-2018. Kemudian rapat ditutup ketua DPRD PALI, namun sebelum menutup, ketua Dewan menyampaikan keinginan masyarakat yang menginginkan provinsi membantu fasilitasi pembangunan jalan dari SP-9 Desa Semangus menuju Simpang Raja, Sinar Dewa menuju Payu Putat untuk tujuan kota Prabumulih maupun Palembang, agar aktivitas warga tambah lancar.

Selain itu, ketua DPRD juga menginginkan provinsi memfasiltasi pembangunan lapangan terbang eks stanvack juga pembangunan pelabuhan di Desa Prambatan kecamatan Abab, untuk mengurangi kemacetan di jalan raya. (SN/Adv)
Share:

Peringati HUT PALI Ke-5, Kwaran Talang Ubi Gelar Perjusami

PALI-- Meski diguyur hujan, tetapi tak menyurutkan peserta Perjusami atau Perkemahan Jumat Sabtu Minggu ikuti upacara pembukaan kegiatan itu yang digelar Kwaran Talang Ubi  dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-5 di Bumi Perkemahan PT Surya Bumi Agro Langgeng (SAL) di Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi, Jumat (20/4).

Kegiatan tersebut di hadiri seluruh SMA dan SMK se-kabupaten PALI, dengan jumlah peserta putra 72 dan putri 72 orang, serta panitia 60 orang juga Pembimbing dan Pendamping (Bindam) 18 orang tak ketinggalan juga Dewan  Kerja Ranting (DKR) 30 orang.

Dibawah guyuran hujan, Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM, selaku pembina upacara berpesan agar pemuda terutama yang tergabung pada Pramuka agar menjadi contoh baik bagi pemuda lainnya.

"Jadilah garda terdepan menularkan kebiasaan baik, jangan malah sebaliknya. Tunjukan bahwa pramuka adalah sebagai organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan dengan mengedepankan kedisiplinan," pesan Bupati.

Bupati juga mengingatkan sebagai anggota Pramuka harus patuh dan melaksanakan Dasa Darma. Dimana Pramuka itu harus Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan kesatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin, terampil dan gembira, hemat, cermat dan bersahaja, disiplin, berani dan setia, bertanggung jawab dan dapat dipercaya juga suci dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan.

"Isi Dasa Darma itulah yang harus kita jadikan pedoman sebagai pemuda. Jangan lupa amalkan dengan cara menyampaikan pesan kepada pemuda lainnya untuk bersama-sama membangun kabupaten kita ini," tukas Bupati.

Apalagi dijaman globalisasi saat ini, lanjut Bupati, pemuda harus mampu bersaing jangan sampai pemuda PALI jauh tertinggal pengetahuannya dengan pemuda lain di luar wilayah PALI.

Serta ditekankan Bupati, agar pemuda PALI harus berani mengambil sikap untuk berperang melawan Narkoba. Karena Narkoba, selain merusak akal pikiran generasi muda, juga bisa menghancurkan kehidupan dan masa depan bangsa ini.

"Apabila terjerumus ke dalam pengaruh narkoba, sulit kita akan maju. Jangankan untuk memajukan daerah, untuk menata kehidupan sendiri saja akan susah. Untuk itu, dengan momen seperti ini, ayo kita jauhi dan nyatakan perang terhadap narkoba agar kabupaten PALI yang baru menginjak usia ke-5 ini bisa cepat mengejar ketertinggalan dan bisa cepat sejajar dengan kabupaten/kota lainnya," ajak Heri Amalindo. (red)
Share:

Bersama TP-PKK, Dewan PALI Ikut Bersih-bersih

PALI--Sebuah pemandangan beda pada, Kamis (19/4) di jalan lingkungan Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dimana pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI diwakili wakil ketuanya Darmadi Suhaimi yang berbaur bersama masyarakat sekitar yang digagas TP-PKK PALI menyapu bersih sampah yang ada disepanjang jalan lingkungan tersebut.

Ini menujukan bahwa peran wakil rakyat benar-benar dilaksanakan, sebab fungsi anggota legislatif tak hanya sebagai pengawas kebijakan pemerintah saja yang hanya duduk dibelakang meja, tetapi mampu berbaur bersama warga untuk terjun kelapangan melakukan bakti sosial.

Selain lakukan pembersihan, wakil ketua DPRD ini turut membagikan paket sembako untuk puluhan warga pra sejahtera, serta ikut meninjau pelayanan kesehatan gratis, donor darah serta melihat bersama-sama ketua TP-PKK, Ir Hj Sri Kustina dan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM berkeliling berjalan kaki  meskipun lokasi berbeda.

Usai menyapu dan berkeliling, wakil ketua DPRD ini turut larut menikmati sarapan bersama warga yang sengaja disajikan langsung dengan menghadirkan para pedagang jajanan pasar,seperti es tebu, bakso, es oyen, mie ayam dan jajanan pasar lannya.
"Kegiatan ini sangat positif dan manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat," ucap Darmadi.

Karena itu, Darmadi mendukung kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin dengan pemilihan lokasi berbeda. Sebab, dengan cara seperti itu, secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk giat memperhatikan lingkungan tetap bersih.

"Budaya gotong royong akan terpelihara, serta apabila kesadaran masyarakat tinggi akan lingkungan bersih, maka program pemerintah menjadikan PALI bersih, indah dan nyaman bisa terwujud," tukasnya.

Sementara, ketua TP-PKK menyebutkan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut memang sudah program rutin Pokja 1, dan Baksos kali ini berbarengan dengan peringatan HUT Kabupaten PALI ke-5.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin Pokja 1, tujuannya meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan rasa gotong royong dalam membersihkan lingkungan," Ungkap Ketua TP-PKK PALI.

Dijelaskannya bahwa kegiatan tersebut akan dilakukan tiap tahun, dengan pemilihan lokasi yang berbeda terutama tempat kumuh.

Pada kegiatan Baksos juga, TP-PKK PALI mengajak wanita usia subur yang sudah menikah untuk melakukan IVA test, yaitu pemeriksaan kanker payudara. Karena penyakit ini pembunuh nomor satu didunia.

"Alhamdulillah,selain banyak ibu-ibu ikuti IVA test, kali ini pendonor darah juga cukup banyak, dan yang terdaftar ada 71 orang. Kedepan kita akan lakukan juga kegiatan pemeriksaan kanker payudara dan TB paru," tukas Istri Bupati.

Bupati PALI juga mengapresiasi kegiatan yang digagas TP-PKK tersebut, dan berharap kegiatan ini didukung semua elemen masyarakat. (SN/Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts