Ajak Pemilih Jangan Golput, KPUD PALI Gunakan Acara Forum Warga

PALI-- Demi mengajak warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang telah berhak untuk menjadi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang bakal digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada 27 Juni 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI terus lakukan sosialisasi diberbagai kesempatan.

Dari kegiatan mendatangi sekolah-sekolah untuk menggaet pemilih pemula yang dinamakan kegiatan Goes to School sampai memanfaatkan forum warga agar saat Pilgub digelar, partisipasi pemilih tinggi.

Seperti terlihat pada Jumat sore (11/5), KPUD PALI melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga di Masjid Jami, Komplek Pertamina Pendopo, saat ibu-ibu pengajian melalukan kegiatan rutinnya.

Dijelaskan H. Hasyim ketua KPUD PALI melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga dilaksanakan dengan menggunakan dua metode,yaitu menemui langsung pemilih dari pintu ke pintu dan memanfaatkan forum warga. Metode menemui langsung pemilih dari pintu ke pintu dengan memanfaatkan anggota Pantarlih saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih, dan anggota KPPS saat membagikan surat pemberitahuan untuk memilih ke TPS atau formulir C6.

Sedangkan metode forum warga dilakukan dengan cara menumpang pada kegiatan-kegiatan forum warga, seperti forum Dasa Wisma, kegiatan Posyandu, acara PKK dan forum-forum lainnya tingkat RT/RW, Desa/Kelurahaan atau Kecamatan.

Forum warga adalah forum pertemuan warga dari tingkat RT sampai tingkat terbesar yakni tingkat kecamatan. Pertemuan warga banyak jenisnya, mulai dari rembuk warga, acara keagamaan, kebudayaan /adat, kesenian, dan lain sebagainya. KPU provinsi dan Kabupaten perlu mengidentifikasi bentuk forum warga dan jadwal kegiatan di daerahnya  masing-masing dengan pengurus forum warga untuk menggunakan forum warga tersebut sebagai ruang untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih.


"Atas dasar itu, kami lakukan sosialisasi dengan cara menumpang kegiatan pengajian rutin di Masjid," terang Adella.

Karena memanfaatkan kegiatan forum masyarakat, dikatakan Adella sangat efektif, mengingat dikegiatan tersebut adalah momen warga berkumpul.

"Contohnya pada kegiatan kali ini, ibu-ibu ramai datang ke acara pengajian. Dan kebetulan juga ada kegiatan bagi-bagi paket Sembako dari Majelis Ta'lim pengajian Anisa untuk warga sekitar yang membutuhkan dalam menyambut bulan Puasa, jadi acaranya ramai. Disitulah kita menumpang kegiatan dengan mengajak masyarakat agar datang ke TPS untuk tidak Golput," tukasnya.

KPUD PALI ditambahkan Adella bakal terus melakukan sosialisasi serupa agar tingkat partisipasi pemilih pada Pilgub Sumsel di Kabupaten PALI tinggi.

"Akan terus dilakukan baik itu Goes to School atau memanfaatkan forum warga, agar gelaran Pilgub bisa sukses," pungkasnya. (red)
Share:

Duka Mendalam Dirasakan Rekan Dekat Sang Legenda Sepakbola

PALI-- Duka mendalam dirasakan anak didik, rekan dan orang dekat sang legenda sepakbola Indonesia, yakni Zulkarnain Lubis, yang tutup usia di Rumah Sakit (RS) Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Jumat pagi (11/5) sekitar pukul 07:30 WIB karena diduga akibat serangan jantung.

Sebab, sebelumnya Zulkarnain Lubis yang dahulu dijuluki Maradonanya Indonesia itu tidak pernah mengeluh sakit maupun terlihat lelah. Bahkan Kamis sore kemarin (10/5) masih sempat melatih pemain sepakbola Kabupaten PALI di lapangan Gelora komplek Pertamina Pendopo.

"Kami tidak menyangka Bang Zul (Zulkarnain Lubis) harus meninggalkan kami selamanya, padahal kemarin kami masih latihan bersama. Bahkan tadi malam pun kami masih ngobrol-ngobrol," ungkap Darmawi, kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten PALI, Jumat (11/5).

Diakui Darmawi bahwa Zulkarnain Lubis telah dikontrak PSSI Kabupaten PALI sejak 2015 lalu.

"Hanya 2016 Bang Zul tidak diperpanjang kontrak, tetapi pada 2017 dan tahun 2018 ini, kontrak beliau disambung kembali in mempersiapkan Porprov Sumsel selanjutnya," tukasnya.

Sementara itu, Budi, salahsatu rekan sang legenda sepakbola Indonesia menyebutkan bahwa Zulkarnain Lubis sebelum meninggal berencana pergi ke Palembang. Tetapi membatalkannya karena mengeluh sakit dada.

Kemudian, Almarhum Zulkarnain Lubis memanggil Budi, yang juga satu mes dengan Almarhum.

"Beliau (Zulkarnain Lubis) sempat naik travel untuk berangkat ke Palembang, namun turun kembali dan menguntungkan niatnya. Setelah itu, Beliau memanggil saya dan meminta tolong untuk dibawa ke Rumah sakit," terang Budi.

Dijelaskan Budi, saat diperjalanan ke Rumah Sakit, Almarhum mengalami kejang-kejang. Dan sesampainya ke ruang UGD, sang legenda sepakbola sudah meninggal.

"Kemungkinan Beliau meninggal ditengah perjalanan. Dan dari keterangan dokter, bahwa dugaan meninggalnya almarhum karena serangan jantung," jelas Budi.

Kemudian, jenazah Zulkarnain Lubis disemayamkan di mes KONI, di Talang Tumbur, Kelurahan Talang Ubi Barat.

"Setelah dihubungi pihak keluarganya, jenasah Bang Zul dibawa ke tanah kelahirannya  di Binjai Sumut," ujarnya.

Zulkarnain adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia di era 1980-an. Berjuluk Maradona Indonesia, Zulkarnaen mampu mencatatkan berbagai prestasi bersama klub maupun Timnas Indonesia.

Kramayudha Tiga Berlian pernah merasakan magis Zulkarnaen. Kehadirannya di Kramayudha pada era 1985 hingga 1989, menghadirkan dua gelar juara di pentas Galatama.

Dua gelar tersebut diraih Zulkarnaen bersama Kramayudha secara back to back pada 1987 dan 1988.

Lalu, bersama Timnas, Zulkarnaen menembus semifinal di Asian Games 1986. Prestasi yang hingga kini belum bisa disamai oleh generasi mana pun. (red)
Share:

Maradona Indonesia Tutup Usia



foto: Zulkarnain Lubis semasa hidup

PALI-- Zulkarnain Lubis mantan pemain tim nasional era 80-an tutup usia pada Jumat pagi (11/5) sekitar pukul 07:30 WIB di Rumah Sakit Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) karena serangan jantung.

Dari informasi yang didapat media ini, Pria kelahiran Binjai, Sumatera Utara itu sebelum tutup usia, sempat mendapat mendapatkan pertolongan di RS Pertamina Pendopo, tetapi Tuhan berkehendak lain, setengah jam berada di RS, Zulkarnain Lubis yang dahulu dijuluki Maradona Indonesia menghembuskan nafas terakhirnya.

"Masuk rumah sakit sekitar pukul 07:00 pagi, diantar pengurus KONI PALI. Namun,sekitar pukul 07:30 WIB, beliau (Zulkarnain Lubis) meninggal,"  terang M Taufik, salahsatu rekan Zulkarnain Lubis, Jumat (9/5).

Dikatakan M Taufik, jenazah Zulkarnain Lubis yang saat ini menjadi Head Coach PS PALI disemayamkan di Mess KONI, Talang Baru Kecamatan Talang Ubi.

"Pemakaman masih menunggu pihak keluarga, apakah nanti dimakamkan di Bandung atau di Medan," tukasnya.

Diketahui bahwa selain sebagai mantan pemain tim nasional sepakbola era 80-an, Zulkarnain Lubis juga telah menghantarkan tim sepakbola Kabupaten PALI memboyong medali Emas Sepakbola pada Porprov X Lubuk Linggau 2015.(red)

 
Share:

Antisipasi Kebakaran, Dewan PALI Usulkan Setiap Kecamatan Satu Damkar

PALI-- Hadapi musim kemarau tahun 2018 dan seringnya terjadi kebakaran akhir-akhir ini, membuat kekhawatiran masyarakat Bumi Serepat Serasan akan terulangnya kejadian serupa, terlebih bagi warga yang jauh dari jangkauan mobil pemadam kebakaran, seperti di Kecamatan Tanah Abang, Abab, Penukal dan Penukal Utara.

Untuk itu, pentingnya pemerintah daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyiapkan unit mobil pemadam kebakaran disetiap kecamatan disuarakan berbagai kalangan, seperti diusulkan anggota Dewan asli Tanah Abang, Aka Cholik Darlin S.Pdi, MM.

Menurut Aka Cholik yang saat ini menjabat ketua fraksi gabungan PPP dan PKS DPRD Pali meminta Pemkab segera anggarkan satu kecamatan satu Damkar.

"Ini adalah solusi tepat menjawab kehawatiran warga PALI akan terjadinya kebakaran," ungkap Aka Cholik, Kamis (10/5).

Selain itu juga, Aka Cholik mengusulkan pembentukan Satgas penanggulangan kebakaran, baik kebakaran lahan maupun kebakaran dilingkungan.

"Jika APBD memadai, saya harap pada APBD perubahan 2018 ini, mobil Damkar untuk dianggarkan serta bisa membentuk Satgas disetiap kecamatan," ujar politisi muda Lematang ini.

Usulan serupa diutarakan beberapa kepala desa, salahsatunya Kepala Desa Tanah Abang Utara, Korian Agus. Dirinya mengharapkan usulan beberapa kalangan termasuk dari anggota Dewan Aka Cholik untuk direalisasikan segera. Karena usulan yang disampaikan Aka Cholik merupakan suara masyarakat.

"Belum lama ini terjadi kebakaran di wilayah desa kami. Akibat jauhnya jangkauan mobil Damkar, satu rumah hangus. Padahal saat itu, masyarakat banyak yang menolong, tetapi karena kurang alat, kebakaran tak bisa dibendung," ucap Korian.

Kades juga menyatakan desanya siap menjadi Posko kebakaran. "Hadapi kemarau tahun ini serta antisipasi kebakaran serupa, desa kami siap dijadikan posko kebakaran, mengingat desa kami berada ditengah kecamatan Tanah Abang," tukasnya. (SN/Adv)
Share:

Disdukcapil PALI Bakal Gelar Razia KTP

PALI-- Pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi setiap warga negara Indonesia sebagai identitas seseorang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini tengah gencar-gencarnya melalukan sosialisasi kebijakan kependudukan.

Dimana sasarannya semua kalangan masyarakat, dari masyarakat umum, sampai operator perekaman KTP elektronik tingkat kecamatan.

Usai sosialisasi, Disdukcapil PALI berencana bakal menggelar razia Yustisi di seluruh wilayah Kabupaten PALI dengan mengajak Satuan Polisi Pamong Praja (Sarpol-PP), agar masyarakat lebih sadar mempunyai identitas diri dan selalu membawa KTPnya saat bepergian.

Hal itu diutarakan Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI melalui Sekretarisnya Husni Zailani, Rabu (9/5).

"Tujuan razia Yustisi adalah  untuk memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar selalu membawa KTPnya ketika bepergian. Dan yang belum mempunyai KTP elektronik, akan kita arahkan untuk mengurus administrasi kependidukannya," ucap Husni Zailani.

Waktu razia Yustisi dijelaskan Husni Zailani pada minggu ke-tiga bulan Mei ini.

"Kita ajak Satpol-PP untuk gelar razia yustisi, dan akan kita tembuskan ke pihak kepolisian," imbuhnya.

Bagi warga yang belum memiliki KTP dan terjaring razia Yustisi, maka dikatakan Husni Zailani bakal dibantu pengurusan administrasi kependidukannya.

"Kita akan usahakan razia Yustisi di depan kantor kita, jadi apabila ada masyarakat yang belum memiki KTP langsung kita cek iris mata dan kita sarankan mengambil KKnya untuk  melakukan perekaman," tukasnya seraya menyatakan bahwa rencana razia yustisi dilakukan agar seluruh warga PALI mempunyai data diri kependudukan. (red)
Share:

Usai Olah TKP, Polisi Buru Komplotan Begal

PALI-- Pasca terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) atau pembegalan terhadap dua orang guru SDN 07 Penukal Utara pada Rabu (9/5) sekitar pukul 10:30 WIB. Jajaran Polsek Penukal Abab langsung olah TKP di jalan raya antara Desa Raja Jaya-Simpang Empat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Polisi menyatakan bahwa setelah dilakukan olah TKP dan menghimpun keterangan korban dan para saksi, langsung memburu para pelaku.

"Kita langsung melakukan pengejaran terhadap komplotan begal yang korbannya dua orang guru SD," ungkap Iptu Acep YS, Kapolsek Penukal Abab, Rabu (9/5).

Diakuinya, ketika mendapat informasi ada kejadian tindak pidana Curas, pihaknya langsung menuju TKP.

"Kita tunggu saja, sebab saat ini kita tengah melakukan pengejaran.Dan mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini, para pelaku bisa kita gulung," tukas Acep.

Dikabarkan sebelumnya, bahwa Ernawati, seorang guru SDN 07 Penukal Utara menjadi korban pembegalan saat dirinya mengendarai sepeda motor jenis matik berboncengan dengan seorang rekan seprofesinya yang hendak mengajar.

Namun, ditengah jalan dihadang tiga pelaku yang mengendarai satu buah sepeda motor dan langsung menghentikan korban dan menodongkan senjata api rakitan jenis laras pendek dan satu bilah pisau kearah korban.

Korban pun kehilangan sepeda motornya, karena korban takut ancaman para pelaku.(red)
Share:

Lagi-lagi, Dua Guru di PALI Jadi Korban Pembegalan

PALI-- Dua orang tenaga pengajar SDN 07 Penukal Utara, menjadi korban pembegalan pada Rabu (9/5) sekitar pukul 10:30 WIB saat kedua orang guru tersebut menuju sekolahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, bahwa Ernawati, seorang guru SDN 07 Penukal Utara yang berboncengan dengan seorang rekan seprofesinya menggunakan sepeda motor matik,  tetapi ditengah jalan, tiba-tiba dihadang tiga orang pelaku dengan mengendarai satu unit sepeda motor yang langsung menodongkan senjata api rakitan jenis laras pendek dan satu bilah pisau kearah kedua guru tersebut.

Karena takut, Ernawati merelakan sepeda motor yang dikendarainya dibawa kabur ketiga pelaku tersebut.

"Lokasi kejadian di antara jalan Desa Raja Jaya dan Simpang Empat kecamatan Penukal. Saat itu, keduanya tengah berjalan kaki, dan ketemu saya, lalu memberitahukan bahwa keduanya baru saja di begal kawanan perampok," ungkap Darmansyah salahsatu warga kepada media ini, Rabu (9/5).

Sementara itu, Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep YS membenarkan kejadian tersebut. "Saat ini kami masih di TKP," singkatnya. (red)
Share:

Akhirnya Pembobol Toko Retail Diamankan Polisi

PRABUMULIH – Tak Butuh Waktu Lama Bagi Pihak Kepolisian Polsek Prabumulih Timur Kota Prabumulih Untuk Mengungkap Kasus Pembobolan Toko Retail Indomaret Yang Berada Di Jalan R.A Kartini Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih

Dari Laporan Nicorolus Andre Pamungkas (22) Warga Jalan Semeru No.20 RT.003 RW.003 Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Yang Mewakili Pihak PT.Indomarco Pratama (Indomart Red) Telah Terjadi Pembobolan Toko. Kejadian Yang Terekam Kamera Pengawas (CCTV) Itu Terlihat Pelaku Masuk Dengan Cara Menaik Atap Dan Masuk Dengan Menjebol Plafon

“Berangkas Uangnya Dirusak Pak, DVR CCTV Nya Juga Dirusak Dengan Cara Direndam Ke Bak Mandi” Ungkap Pelapor Kepada Petugas

Dari Dasar Laporan No : Lp/B-139/V/2018 /Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, Tgl 07 Mei 2018 Petugas Dengan Pasukan Team Gurita Polsek Prabumulih Timur Dan Timsus Gurita Polres Prabumulih Melakukan Pengejaran Terhadap Pelaku

Pelaku Alamsyah (24) Warga Gunung Ibul Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Yang Saat Itu Melarikan Diri Ke Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali Berhasil Diringkus Dikediamannya, Senin (7/5/18)

Saat Dilakukan Penangkapan Pelaku Alamsyah Sempat Melawan Petugas, Dengan Dilakukannya Tindakan Tegas Dan Terukur

Saat Diintrogasi Pelaku Merupakan Residivis Yang Baru Pulang Sekitar Bulan April 2018 Lalu Dengan Kasus Pencurian Dengan Pemberatan Bersama Rekannya DV Yang Saat Ini Masih Buron

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK,MH Melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Hernando, SH, MS.I Mengatakan Pelaku Berhasil Menggasal Puluhan Bungkus Rokok Berbagai Merk Untuk Kemudian Pelaku Jual

Dari kejadian tersebut pihak toko mengalami kerugian yang ditafsir sekitar Rp.15.000.000 (sn01)
Share:

Warga Keluhkan Armada Berat Sering Lintasi Jalan Kabupaten

PALI--Keberadaan perusahaan seharusnya membawa banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, tetapi akibat adanya perusahaan yang berlalu-lalang di jalan Kabupaten, membuat warga mengeluh. Sebab, armada yang melintas di jalan kabupaten, banyak yang melebihi kapasitas atau overload.

Seperti terlihat belum lama ini, iring-iringan kendaraan berat melintas di jalan Desa Purun Selatan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengakibatkan aktivitas warga terhambat, karena hampir seluruh badan jalan yang sempit tertutup kendaraan berat tersebut.

Selain itu, armada angkutan bertonase melebihi kapasitas yang sering melintas menyebabkan jalan kabupaten cepat rusak.

"Kami mau lewat saja susah, karena angkutan alat rig yang menutup badan jalan. Juga akibat sering melintas, jalan aspal yang dibangun Pemkab PALI, banyak yang mengelupas dan menimbulkan lubang disana-sini," keluh  Ashar, salahsatu pengguna jalan.

Dijelaskan Ashar, bahwa pemilik kendaraan berat tersebut diduga milik perusahaan Migas swasta.

"Dari pakaian seragam yang dikenakan sopir dan pegawai yang mengawal kendaraan tersebut tertera nama PT Ginting. Kami berharap, pemerintah kabupaten PALI melalui instansi terkait agar menindak perusahaan tersebut," pinta Ashar.

Sementara, Afrizal Muslim ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten PALI dan ketua Sekretariat Nasional (Seknas) ) Jaringan Organisasi Komunitas Warga Indonesia (Jokowi) Kabupaten PALI mengancam organisasinya akan menuntut perusahaan yang mengabaikan kepentingan masyarakat.


Karena, armada berat milik perusahaan tersebut telah mengabaikan peraturan pemerintah yang harus memperhatikan kondisi dan kekuatan jalan.

"Jelas salah, karena kendaraan itu sudah overload. Dimana jalan kabupaten berkapasitas hanya kurang dari 8 ton, sementara armada tersebut lebih dari 30 ton. Keadaan ini jangan dibiarkan, dan Dinas Perhubungan harus segera bertindak  sebelum jalan Kabupaten hancur luluh," ungkap Afrizal.

Dirinya juga telah menyampaikan kejadian tersebut ke Bupati PALI. "Secara lisan, kami telah sampaikan ke pak Bupati melalui pesawat seluler, namun akan kami tindaklanjuti melalui surat resmi ke pemerintah, serta bukan hanya ke Bupati, namun akan diteruskan ke presiden, agar kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak terutama bagi perusahaan," tukas Afrizal.

Terpisah, Sunardin SH, kepala Dishub PALI menyesalkan kejadian tersebut, dan pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila perusahaan bersangkutan tidak memiliki izin melintas.

"Kami akan kandangkan armada yang melintas di jalan kabupaten yang tak berizin," tandas Sunardin. (red)
Share:

Normalisasi Sungai Kelekar Diprioritaskan, Wako Prabumulih Temui Menteri PUPR

PRABUMULIH - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan proyek normalisasi Sungai Kelekar Prabumulih dianggarkan tahun ini.

Kepastian ini diperoleh saat Pjs Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi saat bertemu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta Kamis 3 Mei 2018.



Pada kesempatan itu Pjs Walikota Prabumulih didampingi tokoh Sumsel.di Jakarta Dr Agung Sampurna SE MSi; Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo; serta Kepala Bappeda Kota Prabumulih Elman.

Richard Chahyadi menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Kelekar sangat mendesak dilakukan mengingat potensi banjir di sepanjang Sungai Kelekar sangat besar.

 



"Maka itu kita usulkan kepada bapak menteri PUPR agar pekerjaan normalisasi ini dapat terlaksana tahun ini," ujar Richard.

Dengan normalisasi Sungai Kelekar tahun ini diharapkan masyarakat Kota Prabumulih. terutama yang bermukim di sepanjang Sungai Kelekar terkena luapan air Sungai Kelekar.



Tokoh masyarakat Sumsel.Dr Agung Firman Sampurna mendukung upaya Pemerintah Kota Prabumulih menormalisasi Sungai Kelekar.

Menurutnya, proyek ini sangat menyentuh masyarakat Kota Prabumulih terkhusus bagi yang bermukim di sepanjang Sungai Kelekar. (Advertorial Humas Prabumulih)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts