Cici Ariska Warga Pali Korban Lion Air JT610 Akhirnya Teridentifikasi

PALI - Cici Ariska (27), korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Mengetahui kabar tersebut, Marsudi (50) ayah dari Ciri Ariska hanya bisa pasrah dan bersyukur karena jenazah anaknya berhasil diketahui.

Informasi tersebut diterima oleh Marsudi dari Bayu yang tidak lain merupakan adik kandung dari Candra Kirana (alm) yang juga merupakan korban tragedi Lion Air JT 610 tersebut.

"Alhamdulillah sudah diketahui jenazah Cici. Kami pihak keluarga menerima dengan ikhlas bagaimanapun kondisi anak kami. Kami sudah pasrah," ungkap pria yang berdomisili di Desa Talang Mandung Kecamatan Jirak Jaya kabupaten Muba tersebut, Jumat (23/11) di rumah duka Anang Urip di Kelurahan Pasar Bhayangkara kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Dijelaskan Marsudi bahwa Bayu mendapat telpon dari Tim DVI Mabes Polri sekitar pukul 11.00 WIB. "Setelah itu, Bayu langsung hubungi kami dan Eka, kakaknya Bayu yang saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengurus administrasi kepulangan jenazah Cici Ariska," terangnya.

Marsudi mengatakan bahwa pihak keluarga saat ini tengah menyiapkan untuk tahlilan doa bersama, baik di rumah duka Anang Urip ayah Candra Kirana, maupun di rumahnya di Desa Talang Mandung dan di rumah duka adiknya Reka Andeska (almh).
"Kami juga beberapa hari yang lalu mendapat musibah. Reka Andeska (25) yang merupakan adik kandung Cici Ariska sekitar empat hari yang lalu meninggal dunia. Reka tidak pernah mengidap penyakit apapun, hanya saja setelah mendapat kabar tentang ayuknya (Cici, red) yang tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 beberapa waktu lalu membuat kondisi Reka yang baru habis melahirkan drop jatuh sakit. Diketahui Reka terlalu memikirkan kondisi ayuknya tersebut. Sehingga, jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia," cerita Marsudi yang tampak terlihat tabah.
Share:

Jembatan Ini Roboh, Warga Tuduh Alat Berat Penyebabnya

PALI -  Jembatan yang menjadi akses warga Desa Persiapan Gunung Menang Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk beraktivitas sehari-hari menuju kebun karetnya runtuh sejak Selasa malam (20/11) karena menurut warga sekitar diduga akibat dilalui alat berat yang hendak mengevakuasi alat berat lain yang rusak ketika mengerjakan normalisasi sungai Sebagut.

Imbasnya, ratusan warga urung melakukan aktivitasnya karena tidak bisa menyeberang sungai tersebut.

"Setelah alat itu lewat, jembatan rusak parah. Warga sudah coba perbaiki jembatan tersebut, tetapi karena jembatan terbuat dari pipa besi, jembatan tersebut sulit untuk kembali semula. Warga yang biasa beraktivitas melalui jembatan tersebut, sudah dua hari ini lumpuh," ujar Musiwan, Kepala desa Persiapan Gunung Menang, Kamis (22/11).

Untuk itu, Kades meminta pihak pelaksana pekerjaan normalisasi sungai Sebagut yang dikerjakan dari APBD Provinsi untuk bertanggung jawab dan memperbaiki jembatan tersebut.

"Sebenarnya kalau koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah desa, tidak akan terjadi seperti ini, karena jembatan itu dibangun Pertamina pada tahun 1980an, dan sudah banyak pipa besi yang kropos serta tidak layak dilalui kendaraan berat. Tetapi, pelaksana sepertinya tidak butuh pemerintah desa dan memaksakan untuk menyeberang diatas jembatan itu. Untuk itu, Kami minta secepatnya diperbaiki, karena jembatan itu menjadi urat nadi perekonomian sebagian besar warga desa ini," pintanya.

Terpisah, Darmadi Suhaimi wakil ketua DPRD PALI menegaskan bahwa pihak pelaksana atau pemilik alat berat tersebut wajib memperbaiki jembatan itu.

"Kalau memang benar akibat alat berat itu, maka wajib pihak pelaksana atau tekait lainnya memperbaiki. Dari laporan yang saya terima, sudah dua hari warga sudah tidak bisa ke kebun, otomatis penghasilannya terputus," tandasnya.
Share:

Dua Pelajar Kena Tusuk, Polsek Tanah Abang Buru Pelakunya

"Foto : Ilustrasi"


PALI - Edo (17) dan Krismon (17) pelajar SMAN 2 Tanah Abang asal Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bunda kota Prabumulih lantaran mengalami luka tusukan yang dilakukan oleh pelaku yang saat ini tengah dikejar polisi ketika menyaksikan hiburan orgen tunggal (OT) yang digelar salahsatu warga di Desa Sedupi untuk merayakan resepsi pernikahan pada Selasa malam (20/11).

Amran, kepala desa setempat mengatakan bahwa menurut beberapa warga yang melihat kejadian itu bermula saat kedua korban menonton hiburan OT, kemudian dihampiri pelaku yang langsung meminta sejumlah uang kepada korban, tetapi korban tidak memberikannya dengan alasan tidak punya uang.

"Pelaku malah marah dan langsung menusuk kedua korban lalu kabur. Mengetahui kejadian itu, sebagian warga ada yang mengejar, namun pelaku berhasil lolos. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit, karena korban Edo mengalami luka tusuk di bagian perut dan Krismon mengalami luka tusuk dibagian dada," terang Kades.

Terpisah, AKP Sofyan Ardeni Kapolsek Tanah Abang mengakui kejadian tersebut, dan pihaknya tengah memburu pelaku.

"Saksi telah kita ambil keterangannya, dan berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga satu orang yang melakukan penusukan. Kita tengah kejar pelakunya, karena identitasnya sudah kita kantongi," tandasnya.
Share:

Satu Balita Asal PALI Meninggal Akibat DBD

PALI - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBB) kembali terjadi di wilayah Bumi Serepat Serasan, bahkan pasien atas nama Yulia Puspisa (4) bocah yang masih duduk di bangku TK asal Desa Tempirai Utara Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu tidak tertolong nyawanya.

Hal itu diakui dr Fitri, direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi. Menurutnya bahwa pasien tersebut merupakan rujukan dari Puskesmas Tempirai Penukal Utara, dan kondisi saat datang ke RSUD sudah shock dan jumlah trombosit dalam darahnya hanya mencapai 2.000.

"Saat masuk saja sudah shock, mungkin akibat keterlambatan pihak keluarga untuk membawanya ke Puskesmas atau rumah sakit. Dan Pada hari Senin malam (18/11) lalu , pasien meninggal," terang dr Fitri, Rabu (21/11).

Terpisah, Lydwirawan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam mengeliminasi DBD, tetapi akibat cuaca saat ini memasuki musim pancaroba mengakibatkan banyak air tergenang, membuat nyamuk cepat berkembang biak.

"Fogging sudah kita lakukan, terutama fokus di daerah endemis, seperti di wilayah Desa Tempirai juga Kecamatan Talang Ubi. Namun, menindaklanjuti kasus ini, kita akan segera lakukan pencegahan," ungkapnya.

Dia juga mengimbau agar warga PALI menjaga lingkungannya tetap bersih, dan rutin membersihkan bak air mandi serta mengubur sampah yang disinyalir bakal menjadi tempat genangan air.

"Cegah DDB dengan 3D, yakni menguras, mengubur dan menutup. Apabila lingkungan bersih, semoga kasus DBD yang menelan korban tidak menjadi wabah dan tidak terulang lagi di Kabupaten PALI. Kami juga mengimbau, apabila ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi, untuk segera datang ke Puskesmas atau minimal secepatnya menghubungi bidan desa," sarannya
Share:

Linmas Pali Mulai digembleng, Komandan Pusdikkav Pesankan Ini..

PADALARANG - Komandan Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang Bandung, Kolonel Rayen Obersyl berikan pesan terhadap 560 anggota Linmas yang ikuti Diklat Mental disiplin bagi anggota Linmas Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) agar menyiapkan diri untuk dapat menyesuaikan situasi dan kondisi di lembaga pendidikan tersebut.

Pesan itu disampaikan Komandan Pusdikkav saat membuka kegiatan Diklat Mental Disiplin anggota Linmas Kabupaten PALI, Rabu (21/11). Dimana pelaksanaan Diklat sendiri direncanakan bakal berakhir pada Senin (26/11).

"Diketahui bahwa kegiatan ini diikuti anggota Linmas hampir semua desa yang ada di Kabupaten PALI. Untuk itu, ikutilah kesempatan baik ini, tetapi jangan lupa jaga kesehatan, persiapkan diri dan mental untuk hadapi pelatihan ini, jalin kerjasama sesama rekan pelihara tata tertib dan jaga nama baik institusi," pesan Kolonel Rayen.

Diklat tersebut dijelaskan Kolonel Rayen bertujuan menanamkan kesadaran bela negara terhadap personil Linmas, karena dirasa sangat penting sebagai upaya ditengah arus perubahan lingkungan akibat globalisasi yang cenderung mengakibatkan melemahnya wawasan kebangsaan dan bela negara.

"Dengan melalui kegiatan ini, saya berharap mental dan disiplin peserta dapat terbentuk serta kesadaran sebagai warga negara dalam bela negara dan wawasan kebangsaan dapat dimantapkan kembali," harapnya.

Sementara itu, Yuhairuddin, kelala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten PALI mewakili PALI mengingatkan seluruh peserta agar tetap jaga nama baik Kabupaten PALI serta menjaga kesehatan serta mengikuti seluruh kegiatan dengan baik.

"Peserta nantinya akan menjadi motor di lingkungan masing-masing sebagai penggerak kesadaran bela negara sekaligus dapat melindungi masyarakat dan sebagai contoh bagi masyarakat di Kabupaten PALI. Pesan pak Bupati harus dipegang teguh dan tetap jaga kekompakan," ucapnya
Share:

Tingkatkan Seni dan Budaya, Pemkab PALI Gandeng Institut Seni Indonesia

PALI - Tingkatkan kesenian dan budaya, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tanda tangan MOU Dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Suwakarta Solo, Sabtu 17 Nopember 2018 lalu, bertempat di Gedung Orkes Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam Penandatangan tesebut Ir H Heri Amalindo MM Bupati Kabupaten PALI diampingi Sumarjono Ketua DPRD Kabupaten PALI dan Ir Hj Sri Kustina Ketu TP.PKK Kabupaten PALI disaksikan langsung Wakil Rektor III ISI Suwakarta-Solo beserta Syaharon Nazir Seketaris Daerah, tokoh masyarakat dan beberapa kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI.

Bupati PALI mengatakan kerja sama dengan Institut Seni Indonesia dari Suwakarta Solo tesebut bertujuan untuk meningkatkan kesenian dan budaya di Kabupaten PALI agar bisa tumbuh dan berkembang.

"Dengan adanya kerja sama dengan Institut Seni Indonisa Surakarta Solo, semoga dapat meningkatkan seni dan budaya yang ada di kabupaten PALI kedepanya dan bisa membawa harum nama Kabupaten PALI melalui seni," ucapnya.

Selain itu, Bupati juga berharap agar kesenian dan budaya yang ada di Kabupaten PALI dapat terus digali dan dikembangkan agar punah dan hanya menjadi cerita bagi generasi mendatang.

"Kami selaku Pemerintah Kabupaten PALI, sangat menyambut baik kegiatan ini,  kami juga mengharapkan masyarakat PALI untuk bersatu padu tanpa adanya perbedaan dan selalu mengedepankan peradaban untuk persatuan dan kesatuan demi memajukan Kabupaten PALI," tambah Bupati PALI

Kegitan tesebut diawali dengan Pentas Seni wayang kulit semalam suntuk, kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 Nopember 2018 yang lalu.

Terpisah, Drs Soemarjono yang juga menjabat sebagai ketua DPRD kabupaten PALI, mengatakan, kegiatan tersebut sengaja di adakan untuk mengajak warga Kabupaten PALI agar berhibur dengan seni wayang kulit bersama ISI dari Surakarta Solo.

"Dengan adanya seni wayang kulit yang tampil di kabupaten PALI  kami mengharapkan semoga warga Kabupaten PALI dapat terhibur sebab di Bumi Serepat Serasan merupakan perpaduan dari bermacan ras dan budaya, seperti jawa dan sumatera. Tetapi selain itu, budaya asli PALI juga sangat beragam yang perlu digali kembali sebagai ciri khas kabupaten yang baru berumur lima tahun ini," tandasnya.
Share:

Untuk Kedua Kalinya, Irwan ST Dipercaya Pimpin IPSI PALI

PALI --Setelah melakukan musyawarah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2018, pada Selasa (21/8/2018) lalu yang mengaklamasikan Irwan ST sebagai ketua IPSI kabupaten PALI dengan masa bakti 2018-2022.

Bertempat di gedung Pesos Komperta Pendopo kecamatan Talang Ubi, Irwan ST resmi dilantik ketua umum IPSI H Ishak Mekki melalui Sekretaris nya Drs Darlis, dan disaksikan langsung Sekda PALI Syahron Nazil, Danki Brimob Iptu Adi Cahyadi, pengurus perguruan yang ada di kabupaten PALI. Serta juga disaksikan ketua harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI.

Dalam sambutannya, Sekretaris IPSI Sumsel Drs Darlis, menegaskan bahwa perlunya penataan yang lebih lagi pada kepengurusan PALI, sebab kabupaten PALI merupakan kabupaten yang baru namun telah menunjukkan eksitensinya dikancah Provinsi.

"Dengan lebih memantapkan lagi, pesilat-pesilat di kabupaten PALI kedepannya dapat menunjukkan potensi di tingkat nasional, bahkan internasional. Sebab IPSI dalam perhelatan akbar Asian Games tercatat sebagi salahsatu cabang olagraga yang diperlombakan." ucapnya, kemarin (19/11).

Dikesempatan yang sama, ketua IPSI kabupaten PALI yang barusaja dilantik, Irwan ST, berjanji dengan membawa nama IPSI dan atlit-atlit pencak silat asli putra daerah pihaknya dapat mengharumkan nama kabupaten PALI.

"Suatu kebanggaan kita (IPSI, red) dipercaya sebagai cabor yang di unggulkan di kabupaten PALI ini oleh kabupaten PALI. Kedepan tentunya kita akan terus mendulang prestasi, yang membagakan tentunya dengan dukungan dari Pemerintah. Kita juga akan terus melibatkan atlit-atlit muda agar kesinambungan juara harus di tangan kita." jelas pria yang juga menjabat sebagai ketua komisi III DPRD kabupaten PALI ini.

Dengan bermodalkan pendekar-pendekar yang kita miliki, lanjut Irwan, di setiap perguruan yang ada, dirinya akan lebih memfokuskan giat latihan bukan hanya akan mengikuti kejuaraan ataupun event saja.

"Latihan dan disiplin akan lebih membuat seorang pendekar memiliki mental yang kuat. Dan kita harapkan PALI memiliki atlite nasional dan kita harap juga di kanca Internasional sebagai kita ketahui Pencak Silat barusaja masuk sebagai cabor di Asian Games." pungkas ketua DPD Golkar PALI ini.
Share:

Alif, Korban yang hanyut Ditemukan sudah tak Bernyawa

Petugas membawa mayat Alif korban yang hanyut disungai rambang


Foto : dok.sman 2 pbm


PRABUMULIH – Pencarian remaja yang diduga terseret air di Desa Baru Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim membuahkan hasil

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR dibantu masyarakat melakukan pencarian dengan menyisir tepian sungai Rambang yang cukup deras

Ratusan warga sekitar terlihat memadati lokasi tempat kejadian terseretnya korban Alif Alamanda Rosa (16) warga Kelurahan Prabumulih (Tikungan Padi Kota Prabumulih)

Alif yang dikabarkan terseret arus derasnya sungai rambang sekitar pukul 15.00 kemarin minggu saat sedang mandi bersama 13 temannya yang bersekolah di SMA Negeri 2 Prabumulih

Korban yang kelelahan saat berenang tidak sanggup menahan derasnya air, sekitar pukul 14.00 wib petugas kepolisian, tim Sar dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban tidak jauh dari jembatan besi tempat alif dan teman teman berenang

Sekitar empat meter dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP) terseretnya alif oleh air ditemukan dipinggiran sungai dengan keadaan sudah tidak bernyawa

Korban yang mengenakan celana pendek warna merah itu ditemukan dengan tubuhnya yang sudah mulai membengkak



Saat ditemukan ratusan warga yang ikut menyaksikan pencarian korban menangis histeris yang tak tega melihatnya sudah tak bernyawa

Petugas mengangkat mayat korban dan dilarikan kerumah sakit untuk dilakukan visum, dan segera dibawa kerumah duka dijalan jendral sudirman dekat tikungan padi Kelurahan Prabumulih

Dalam proses pencarian korban terlihat Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri, SH turut menyaksikan pencarian korban dan dirinya berharap keluarga korban diberikan ketabahan (sn)
Share:

Resmi Dilantik, Ini Pesan PWI Sumsel dan Walikota untuk PWI Prabumulih

PRABUMULIH -- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Mulwadi bersama seluruh pengurus masa bakti 2018-2021 resmi dilantik.

Pelantikkan yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sumsel H Oktaf Priyadi yang diwakili oleh Sekretaris Firdaus Komar.

Dalam sambutannya, Mulwadi atau kerap disapa Kemong ini mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama menjalankan amanat yang telah diberikan oleh para anggota. "Tanpa dukungan teman-teman amanat ini tidak bisa terlaksana," Ujarnya, Senin (19/11).



Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PWI Sumsel, Firdaus Komar mengingatkan agar Ketua terpilih dapat menjalankan amanat dengan baik. "Jadi jabatan bukan suatu hal untuk dibanggakan tapi harus dijalankan," ungkapnya.

Selain itu, kata Firdaus, pengurus juga harus bisa menjalankan program yang telah disepakati dengan kemampuan yang dimiliki sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak). "Bidang yang ditunjuk kiranya bisa melaksanakan tugas dengan kemampuan sesuai juklak," terangnya.

Firdaus juga menambahkan PWI juga harus bersinergi dengan Pemerintah Kota Prabumulih dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Prabumulih. "Program pak Ridho harus didukung untuk mensukseskan pembangunan di Kota Prabumulih," tambahnya.



Sementara, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya menghimbau agar ketua terpilih dapat memberika  teladan yang baik dan dapat menjadikan PWI Kota Prabumulih terbaik di Sumsel. "Buat program kita backup kinerja PWI, sepanjang kontribusi baik untuk masyarakat Kota Prabumulih," tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Prabumulih ini juga menegaskan Pemerintah Kota Prabumulih siap untuk di kritik, dikoreksi dan di evaluasi sepanjang berdampal positif terhadap pembangunan di Kota Prabumulih.

"Hindarkan konflik suku, ras dan agamaan. Karena itu tidak menyelesaikan permasalahan," jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur muspida, Ketua PWI Pali, Pengurus PWI Lahat dan pengurus PWI Sumsel.
Share:

Rangsang Kaum Muda Peduli Sesama, KNPI Bagi-bagi Sembako

PALI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bagikan 300 paket sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian pemuda pada sesama.

M Anasrul, ketua KNPI PALI menjelaskan bahwa, kegiatan yang bertemakan 'Semangat Berbagi Untuk Masyarakat Dalam Gelora Pemuda PALI' itu bertujuan agar kaum muda di kabupaten PALI peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. "Ketika pola pikir pemuda terbuka untuk berbagi, maka akan timbul ide-ide kreatif seorang pemuda untuk berbagi dan peduli untuk sesama," jelas Anasrul, Senin (19/11).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa kegiatan ini juga disuport langsung oleh Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM dan ketua Tim Penggerak PKK kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina Amalindo.

"Dalam kegiatan ini kita bagi disetiap kecamatan agar merata pembagiannya, dan kita langsung mengkroscek kelapangan untuk kelayakan penerima sembako ini," imbuhnya

Kedepannya, lanjut Anas, pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan, dan bukan hanya dari komunitas pemuda atau KNPI saja, namun dari pemudan dan komunitas lainnya.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian pada kegiatan peringatan Maulid Nabi, dan bimtek guru ngaji di Kabupaten PALI" pungkasnya
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts