Heboh.!! Sesosok mayat tewas tergantung di atap dapur

Foto : ist


PRABUMULIH – Warga Jalan Angkatan 45 Rt.04 Rw.02 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih mendadak geger, pasal seorang pria ditemukan tewas gantung diri, rabu (28/11/18)

Mat Nuri (60) Warga Gunung Ibul Barat yang tinggal dijalan angkatan 45 itu tewas mengenaskan menggantung di dapur rumah miliknya

Kejadian itu diketahui berawal saat kerabat korban Syahrial (38) yang merupakan warga Desa Siku Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim ingin mengambil sendok makan didapur, saat didapur dirinya terkejut melihat sesosok orang yang menggantung dikayu atap dapur rumah korban

Dengan rasa cemas dan takut kerabat korban meminta bantuan kepada warga setempat dan segera menghubungi petugas kepolisian untuk mengevakuasi mayat Mat Nuri

Terlihat tali bekas pengaman mobil yang digunakan korban untuk melilit lehernya menjadi saksi bisu atas tewasnya Mat Nuri

Syahrial menuturkan jika korban selama ini merasa depresi setelah empat tahun lebih mengidap penyakit komplikasi yang dialaminya tak kunjung sembuh

Saat ini korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk dilakukan visum. (sn)
Share:

Dansat Brimob Polda Sumsel pantau kesiapan kantor Brimob Pali

PALI – Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan melakukan kunjungan ke Kompi 3 Batalyon C POR Kabupaten Pali, rabu (28/11/18)

Agenda kunjangan kerja Dansat Brimob Polda Sumsel kali ini digelar di Aula Kantor Brimob Komplek PT.Pertamina guna memantau fasilitas dan kesiapan kantor dan anggota Brimob Kabupaten Pali yang saat ini terus melakukan pembenahan

Dansat Brimob Polda Sumsel Komisaris Besar Polisi Yuri Karsono S.I.K saat kunjungannya mengungkapkan kondisi kantor dan fasilitas Brimob Kompi C POR Pali masih aman dan terkendali

“saat ini kesiapan kantor Brimob Pali masih 40% dilihat dari Fasilitas maupun jumlah personil” tuturnya diselah kunjangan

Pemerintah Kabupaten Pali saat ini telah menyiapkan tanah sekitar 10 hektare untuk dibangun kantor dan fasilitas penunjang lainnya

Kombes Yuri Karsono juga mengatakan tanah yang bertempat di KM 10 Kabupaten Pali itu telah memiliki sertifikat hak milik yang legal

“ditanah 10 hektare ini akan kita bangun kantor Brimob Kompi C POR Pali dan fasilitas kantor lainnya untuk menunjang kerja para personel” tutupnya (sn)
Share:

Gelar seminar anti korupsi, Kejari Pali : Bekerja harus Profesional

PALI - Kejakasaan Negri (KEJARI) Kabupaten PALI Menggelar acara Seminar Pengutan Jaringan Masyrakat Anti Korupsi dengan mengangkat Tema "Sehatkan Negri Dengan Bebas Pungli". Acara berlangsung Di Gedung Serbaguna Simpang Lima.(28/11)

Melalui Seminar, Kejari Pali menghimbau agar Masyrakat  bisa menghindari Pungli dan harus profesional dalam melakukan pekerjaan,  karna pungli sangat mengganggu masyrakat

Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten PALI juga mengatakan "sebagai pekerja profesional tidak ada yang nama nya pungli karna kita kerja harus profesional ,dalam bekerja jangan ada namanya pungutan liar, jelasnya

Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi telah menyampaikan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia dalam rapat koordinasi di Istana Negara.

Presiden menginginkan pemberantasan pungli dilakukan diseluruh lapisan dan Jokowi juga menegaskan kepada seluruh kepala daerah untuk menggerakan saber pungli,tambahnya

Yunita arifin juga mengajak seluruh lapisan untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam memberantas seluruh pungli yang selama ini terjadi di Kabupaten PALI. tutupnya

Dalam acara Seminar itu turut hadir Peserta Seminar dari OPD kabupaten PALI, Kepala Desa, Hingga Dewan guru.
Tampak hadir dalam kegiatan itu Kejari Hj Yunita Arifin SH, Kadin Pendidikan Kamriadi, kapolsek talang Ubi Okto Iwan
Share:

Lomba Foto Dimulai, Ini Hadiah yang bakal diterima pemenang

PALI - Setelah dibuka pendaftaran lomba foto bersejarah, manusia dan peristiwa beberapa waktu lalu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten PALI mulai Rabu (28/11) hasil jepretan peserta dinilai tim juri yang jumlahnya 45 peserta dengan jumlah foto yang dilombakan berjumlah 174 lembar.


Dikatakan kepala DPAD PALI, Kusmayadi bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk menggali serta menyelamatkan arsip Kabupaten PALI.

"Karena siapa tahu, ada yang pernah berkunjung ke PALI, kemudian ada yang mengabadikannya lewat foto. Nah, ini yang ingin kita angkat. Tentu, foto yang memiliki nilai sejarah dan ada unsur nilai artistiknya. Dari kegiatan inilah, nantinya akan kita gali lagi nilai historis kabupaten PALI," jelasnya.

Untuk unsur foto yang diperlombakan yakni aktivitas manusia, peristiwa dan lingkungan. "Syarat foto sendiri harus orisinil karya fotografer itu sendiri, serta keabsahan dan kelengkapan foto, angle foto, dan caption atau deskripsi foto," ungkapnya.

Penilaian sendiri diakui Kusmayadi dilakukan oleh tim penilai yang independen, yang tentunya mempunyai jiwa seni tinggi dan mengetahui banyak tentang sejarah Kabupaten PALI.

"Pemenang akan diumumkan setelah tim penilai menentukan karya foto yang terbaik melalui media masa juga pemenang akan kita hubungi," tukasnya.

Untuk hadiah sendiri, panitia menyediakan uang pembinaan sebagai penyemangat bagi peserta. "Nantinya kita ambil juara I, II, III, harapan I, harapan II dan harapan III. Dimana juara I akan mendapatkan uang pembinaan sejumlah Rp 7 juta, juara II Rp 5,5 juta, juara III Rp 4 juta dan harapan I sampai III masing-masing mendapatkan uang pembinaan Rp 2,5 juta. Hadiah itu termasuk pajak," jelasnya.

Pada pembukaan penilaian lomba foto tersebut dilakukan Sekda PALI Syahron Nazil dihadiri sejumlah kepala OPD di Aula Kantor Bupati PALI, Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.
Share:

Gali Ilmu, Peserta Wawasan Nusantara Datangi Dinas Wisata Bali

PALI -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memberangkatkan 90 finanlis Bujang Gadis PALI (BGP) dari pemilihan tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 ke Pulau Dewata Bali dalam rangka wawasan nusantara.

Peserta program wawasan nusantara dilepas Sekda PALI, Syahron Nazil pada Senin malam (26/11) di Rumah dinas Bupati PALI. "Silahkan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, galilah ilmu di pulau Bali dan kembangkan di daerah kita. Tetapi ingat, jaga nama baik PALI ketika berada di pulau dewata," pesan Sekda saat melepas peserta.

Rangkaian kegiatan bakal dilaksanakan peserta wawasan nusantara selama di pulau Bali, salahsatunya mengunjungi kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Rabu (28/11). Saat di Dinas Pariwisata Bali, seluruh peserta menggali wawasan bagaimana pemerintah provinsi Bali mengembangkan potensi wisatanya hingga dikenal di Manca Negara.

Yunimawati, Plt Kepala Disbudpar PALI menjelaskan tujuan program wawasan nusantara yakni sebagai upaya pemerintah Kabupaten PALI untuk menambah wawasan terhadap BGP sebagai duta wisata.

"Kami bangga memiliki pemimpin yakni Bupati yang selalu mensupport setiap kegiatan yang sifatnya untuk menunjang percepatan Kabupaten PALI, salahsatunya kegiatan ini. Sebab, Kabupaten PALI merupakan DOB yang baru berumur lima tahun yang saat ini telah menjadi Daerah Otonomi Mandiri, tentunya butuh promosi untuk mengembangkan potensi yang ada agar bisa seperti di pulau Bali," jelas Yunimawati, dihadapan pegawai Dinas Pariwisata Bali yang menyambut peserta wawasan nusantara.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Pariwisata Provinsi Bali,  I Nyoman Andriani mengatakan bahwa pihaknya bangga dikunjungi rombongan dari Kabupaten PALI. Menanggapi tujuan peserta wawasan nusantara, I Nyoman Andriani memaparkan program pemerintah Bali dalam mengembangkan wisatanya.

"Kami di Bali memiliki potensi wisata berbasis budaya. Kalau di PALI ada pemilihan BGP, nah kalau di Bali ada pemilihan Jegeg Bagus Bali yang dilaksanakan setiap tahun, dengan tugasnya sama dengan BGP, yakni sebagai duta wina dan duta budaya," terangnya.

Diakuinya bahwa Bali memang terkenal, tetapi masyarakat dan pemerintah tetap menjaga kondisi agar tetap kondusif. Dalam pengembangan wisata, pemerintah Bali menerapkan 4 program unggulan, yakni program Destinasi.

Dimana pada program destinasi ada destinasi alam, budaya dan buatan. Selanjutnya program Pemasaran, yakni setelah ada destinasi harus ada promosi dan pemasaran guna menarik wisatawan unik datang ke Bali.

"Program selanjutnya adalah program Industri Pariwisata, ada 13 jenis usaha sebagai pendukung pariwisata yang ada di Bali dan terakhir adalah program Sumber daya pariwisata, dimana didalamnya ada pemilihan Jeged Bagus melalui SDM guna mempromosikan Bali. Dan kami harapkan, sharing ini bisa bermanfaat untuk seluruh peserta serta bisa dikembangkan di daerah PALI," tutupnya. (Sn)
Share:

Ingin Menang Pemilu 2019? Ini Tips dari Alex Noerdin

PALI -- Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Alex Noerdin membagi tipsnya kepada seluruh kader Golkar di Bumi Serepat Serasan agar bisa menjadi partai pemenang di Pemilu 2019 mendatang.

"Fokus dan Kompak. Inilah yang harus dilakukan agar bisa menjadi partai pemenang pada Pemilu 2019 mendatang. Selain itu, jangan beradu antar Calon Legislatif dari partai sendiri. Memang, dalam partai juga berebut kursi, namun hal itu jangan sampai menghilangkan kekompakan kita lantas kemudian berimbas pada partai Golkar," terang Alex Noerdin dalam sambutannya ketika bersilahturahmi dengan ratusan kader Golkar di Kabupaten PALI, Selasa (27/11/2018) bertempat di aula hotel Grand Charlee Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Satu-satunya Gubernur yang mendapat penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden RI itu juga memberi target kepada Golkar PALI agar bisa menggandakan keterwakilan di DPRD PALI menjadi dua kali lipat.

"Kalau periode 2014-2019 ada tiga kursi, kalau bisa 2019-2024 menjadi dua kali lipat, jadi enam kursi. Sanggup ?," tanya Alex Noerdin yang langsung dijawab Sanggup oleh ratusan kader Golkar yang hadir.

"Partai Golkar bukan partai kemarin sore, partai Golkar bukan partai bau kencur. Jadi seluruh kader Golkar harus tetap semangat, fokus dan kompak," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Golkar PALI Irwan, ST mengatakan bahwa dirinya selalu menjalin komunikasi dengan komisariat tingkat kecamatan dan tingkat desa dalam kegiatan rutin setiap dua bulan sekali.

"Tentu harapan kita, melalui kegiatan silahturahmi dengan ketua Golkar Provinsi Sumsel, semoga bisa semakin memperkokoh semangat kita untuk memenangkan Partai Golkar di Kabupaten PALI," ujar ketua komisi III DPRD PALI itu
Share:

Alex Noerdin Lantik Pengurus KONI Pali

PALI -- Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin mengukuhkan serta melantik pengurus KONI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  masa bakti 2018-2022 tahun 2018, di Gedung Prssos, Selasa (27/11).

Dalam sambutanya mantan Gubernur Sumatera Selatan ini mengungkapkan meskipun digelar sederhana, namun pelantikan ini mempunyai makna dan arti yang luar biasa. Asian Games sudah terlaksana, ribuan atlet, ribuan media masa dan tamu dari berbagai negara datang ke Sumsel. Apa lagi Sumsel telah dinobatkan menjadi Provinsi Olahraga di Indonesia bahkan di Asia.

“Sumsel adalah Provinsi pecinta olahraga karena kita satu-satunya yang memiliki kawasan olahraga terintegrasi di satu tempat yaitu Jakabaring Sport City (JSC), kita juga punya sarana olahraga berstandar internasional bahkan venuenya ada yang terbaik di Asia Pacific bakan terbaik.

mengakui kemajuan Kabupaten PALI baik di bidang infrastukur maupun bidang olarga dibawah kepemimpinan Bupati Heri Amalindo apa lagi Kabupaten satu satunya Kabupaten di Sumsel yang ada lapangan golf hanya di Kabupaten. Selain itu Alex juga melakukan sosialisasi event bola kaki  terbesar di Sumsel merebutkan Piala Alex Noerdin yang sudah tinggal hitungan bulan lagi.

"Piala Alex Noerdin tinggal hitungan bulan dan akan kedatangan pesepakbola asal Brazil, untuk bermain Coaching Clinic kepada 34 pesepakbola muda, yang akan dijaring dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan.” Tuturnya.

Dengan adanya Asian Games juga mendulang pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia yang diresmikan langsung tanggal 15 Juli oleh Presiden Jokowi, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional.

"Untuk itu kami mengundang seluruh Anggota KONI Kabupaten PALI yang baru di lantik untuk  melihat langdung

Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. Menginap di Jakabaring Sport City (JSC), dan naik LRT. " Pungkasnya

Sementara itu, Bupati Kabupaten PALI Ir Heri Amalindo MM mengucapkan banyak terimakasih kepada Alex Noerdin atas peran sertanya selama ini dalam mendukung kemajuan PALI, apa lagi telah banyak membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten PALI, dan telah bersediah hadir untuk melantik pengurus KONI Kabupaten PALI 2018-2022.

“Kami mengucapakan terimah kasih banyak kepada Ketua Umum KONI Sumsel Ir H Alex Noerdin Gubernur Sumsel 2014-2018 yang telah banyak membantu pembangunan infrastruktur

di Kabupaten PALI, apa lagi sudah bersedia hadir kembali ke Kabupaten PALI, untuk melantik Pengurus KONI Kabupaten PALI masa bakti 2018-2022," Ujar Heri.
Share:

Nyambi Jual Sabu, Mariana Beserta Kurirnya Digelandang Polsek Talang Ubi

PALI -- Mariana (37) janda anak satu warga Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diringkus jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi pada Senin (26/11) lantaran diduga selain menjual kopi di Jalan PT Servo KM 61 juga nyambi jual narkoba jenis sabu-sabu.

Selain Mariana, polisi juga menangkap Roni (33) yang diduga menjadi kurirnya. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Talang Ubi beserta barang buktinya.

"Berawal ada informasi dari masyarakat yang resah akan adanya sebuah warung kopi milik tersangka Mariana yang diduga sering menjadi tempat transaksi narkoba. Kemudian, kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah adanya kecurigaan, lalu anggota kita lakukan penggrebekan dan langsung digeledah di warung kopi tersebut," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto didampingi Kanit Reskrim Ipda Arafah, Selasa (27/11).

Saat digeledah, ditambahkan Okto didapati 5 paket narkoba diduga jenis sabu-sabu, timbangan digital, uang tunai Rp 600 ribu dan satu biar handphone.

"Saat penggrebekan, di TKP ada tersangka Roni yang juga kita geledah. Dari tangan Roni, kita temukan satu paket kecil diduga sabu-sabu yang disimpan pada bekas bungkus rokok. Selain itu, Roni juga kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau," tukasnya.

Dari pengakuan tersangka Roni, dikatakan Okto bahwa dirinya hanya kepanjangan tangan atau kurir dari tersangka Mariana.

"Tersangka Roni berdalih bahwa dirinya hanya kurir, dengan iming-iming jika bisa menjual 5 paket kecil sabu-sabu akan di beri imbalan uang Rp 85 ribu. Barang haram itu rata-rata di jual di kalangan supir batu bara yang melintas di jalan tersebut. Selanjutnya, kedua tersangka akan kita limpahkan ke Kasat Reskrim Polres Muara Enim untuk pengembangan," tandas Okto.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI -- Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan  penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI - Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts