Hujan Deras, Warga DAS Kelekar Harap-Harap Cemas

PRABUMULIH – Tingginya curah hujan di Kota Prabumulih Jumat (14/12)  malam, membuat sejumlah warga yang bermukim disepanjang aliran sungai kelekar harap-harap cemas.

Sejak dua hari terakhir air sungai kelekar naik hingga 1.5 meter. Puncaknya, tadi malam air sungai meluap dan sempat masuk kesejumlah rumah warga di kawasan Jalan Tebat Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan.

Ari (15) Warga sekitar mengatakan sejak tadi malam sejumlah warga sudah mulai mengangkut barang-barang rumah tangga ketempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakkan akibat banjir.

"La banyak yang angkut barang. Semalam sempat keliling, air sungai kelekar la meluap dan nyaris masuk rumah warga," ujarnya, Sabtu (15/12).

Menurut Ari, warga mengaku trauma dengan adanya banjir. Mengingat, selain sudah beraktifitas seperti memasak juga dapat merusak sejumlah peralatan rumah tangga.

"Makonyo warga banyak yang was-was. Sebab seperti sebelumnyo, itu dak biso beraktifitas," ungkapnya.

Sementara, Dian warga lainnya mengaku sempat berfikir untuk mengungsikan anak sewata wayangnya kerumah orang tua lantaran air sekitar 30 cm lagi masuk kerumahnya. (Ari)

"Setelah ditunggu sekitar setengah jam, air dak nsek lagi. Cuma semato kaki dari tanah, jadi kami pilih tetap betahan dirumah," terangnya.
Share:

Hadiri sedekah adat, Bupati : Lestarikan tradisi, jadikan jati diri suatu daerah

PALI - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo menganjurkan masyarakat Bumi Serepat Serasan agar menjaga budaya dan melestarikan tradisi yang diwariskan leluhur agar kearifan lokal tetap terjaga dan tidak hanya jadi cerita saja karena punah tergerus zaman.

Anjuran itu dikatakannya saat menghadiri dan membuka gelaran sedekah adat di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi, Kamis (13/12), berbarengan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H serta sunatan massal secara gratis dengan jumlah peserta 100 anak juga pembagian puluhan paket Sembako untuk Lansia.

"Dengan dilestarikannya adat istiadat lokal yang diturunkan dari nenek moyang kita, akan memperlihatkan jati diri suatu daerah. Sebab, saat ini selain objek wisata yang bisa menarik wisatawan, juga dengan adat yang dipertahankan dan dipegang teguh masyarakat juga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke suatu daerah. Untuk itu, kami mengapresiasi kegiatan seperti ini sebagai bentuk upaya pelestarian tradisi leluhur," ujar Bupati.



Pada acara sedekah adat, Maulid Nabi Muhammad SAW serta sunat massal, selain Bupati yang hadir, ketua TP.PKK PALI Ir Hj Sri Kustina juga tampak berada diantara ratusan masyarakat. Sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI juga tampak berbaur menyaksikan berbagai kegiatan yang disajikan masyarakat setempat.

Sakirwan, Kepala Desa Talang Bulang mengemukakan bahwa tujuan kegiatan yang digelar masyarakat adalah sebagai bentuk syukuran atas apa yang telah didapat masyarakat selama tahun 2018.

Dikatakan Kades bahwa Desa Talang Bulang mempunyai tradisi yang lain dari desa-desa lainnya, yakni tari Bubu yang merupakan warisan nenek moyang desa tersebut.

"Dimana tari Bubu ini mencerminkan bagaimana kehidupan masyarakat Talang Bulang dahulunya yang mengandalkan bubu dalam menangkap ikan untuk keperluan sehari-hari maupun untuk dijual apabila hasil yang didapat melimpah," ungkap Kades.

Tari tersebut diakui Kades tetap terjaga, dan yang menjadi ciri khasnya adalah bubu atau alat penangkap ikan yang dianyam terbuat dari bambu dipasang kain berbentuk jubah diangkat enam orang warga, kemudian bubu tersebut bergerak dengan sendirinya.

"Tarian itu menjadi menarik, karena bubu akan bergerak dengan sendirinya dimana sebelumnya tokoh adat setempat telah memberi mantera, jadi gerakan bubu tersebut seolah digerakan mahluk tak kasat mata yang kemudian harus dikendalikan enam orang warga yang memegangnya. Harapan kami, dengan acara sedekah adat yang kami gelar setiap tahun akan menjadikan desa kami lebih dikenal," harap Kades
Share:

Alokasikan Dana Desa, Puluhan anak Babat disunat gratis

PALI - Jerit tangis anak-anak pecah saat puluhan anak di Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikhitan sejumlah dokter yang sengaja diundang pemerintah desa tersebut untuk kegiatan sunat massal bagi warganya pada Rabu (12/12) di kantor Desa Babat.

Kegiatan tersebut dikatakan Kepala Desa Babat Arka merupakan pertama kalinya digelar pemerintah desa tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang kurang mampu.

Alhasil pada kegiatan itu, ada 80 anak dikhitan serta diberi bingkisan agar anak-anak peserta sunatan massal bersemangat.

"Anggarannya berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018 tahap dua, dan alhamdulillah setelah kita programkan dan kita sampaikan ke masyarakat, antusiasnya cukup tinggi," ujar Kades, Kamis (13/12).

Dikatakan Kades, bahwa kegiatan tersebut bakal dilakukan rutin untuk membantu masyarakatnya. "Terbukti dukungan masyarakat cukup tinggi, dengan peserta 80 anak. Ini akan kita laksanakan berkesinambungan menggunakan ADD," tukasnya.

Selain melakukan sunat massal, Kades juga menjelaskan bahwa ADD digunakan untuk keperluan pemberdayaan dan sejumlah kegiatan sosialisasi.

"Kita undang narasumber berkompeten untuk membuka wawasan masyarakat tentang kesehatan, narkoba serta wawasan lainnya yang kita lakukan melalui program pemberdayaan. Dan kami berharap, dengan ADD yang diterima bisa menyejahterakan masyarakat," harapnya
Share:

Nekat Bobol Rumah Tetangga, Pemuda Ini Digelandang Polsek Penukal Abab

PALI -  Dengan alasan butuh beli rokok dan untuk minum-minum, Nardi (19) warga Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nekad bobol rumah Arham (38) yang merupakan tetangganya sendiri. Tentu saja, akibat perbuatannya itu, Nardi jadi tersangka dan harus mendekam di sel Polsek Penukal Abab setelah jajaran Reskrim Polsek tersebut meringkusnya.

"Rumah yang aku bobol itu sedang kosong, aku ketahui kosong ketika pemilik rumah berpapasan di jalan. Kemudian dengan menggunakan obeng, pintu depan dan pintu kamar aku congkel. Setelah itu aku ambil barang-barang yang ada didalam rumah, seperti speaker, kalung emas putih dan sebuah tas, lalu aku jual di Desa Karang Agung, uangnya untuk beli rokok dan minum-minum," aku tersangka Nardi, Kamis (13/12).

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian didampingi Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo menjelaskan kronologi penangkapan tersangka Nardi. Dimana tersangka ini ditangkap pada Rabu (12/12) sekitar pukul 16.00 WIB berdasarkan laporan korban dengan bukti LP/B/ 221 /XII/2018/Sumsel/Res.Muara Enim/Sek. penukal abab Tgl 12 Desember 2018.

"Tindak kriminal itu dilakukan tersangka pada Jum'at (7/12), dan sekitar pukul 21.30 WIB istri korban pulang dari pasar malam serta diketahui isi rumah dalam keadaan berantakan dan kunci pintu kamar sudah dalam keadaan rusak. Kemudian istri korban menelepon suaminya memberitahukan bahwa rumah mereka telah dibongkar dan setelah di periksa di ketahui sebagian barang-barang miliknya hilang," ungkap Alpian.

Setelah itu korban melapor ke Mapolsek Penukal Abab, dan atas dasar laporan korban dikatakan Alpian, jajarannya langsung melakukan penyelidikan.

"Setelah diselidiki mengarah kepada tersangka Nardi. Kemudian kita lakukan penggrebekan di rumah tersangka. Dan benar saja, saat digrebek, didapati barang bukti salon atau speaker berada di rumahnya, untuk barang bukti lainnya diduga sudah dijual tersangka. Kemudian, tersangka kita bawa ke Mapolsek Penukal Abab dan kita jerat pasal 363 KUHP dengan ganjarannya 9 tahun penjara," tandas Alpian. (sn)
Share:

Resmikan Sekolah Madrasa Bupati Pali Janji bangun..

PALI – Peresmian Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTSN) Kabupaten Pali diresmikan langsung oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Heri Amalindo, MM selasa (11/12/18)

Dalam acara itu turut hadir unsur muspida Kabupaten Pali dan beberapa tamu undangan, Bupati Pali Heri Amalindo, MM dalam sumbutannya mengatakan dirinya melalui Pemkab Pali berjanji akan membantu pembangunan sekolah MTSN 1 Madrasah Syanawiyah sebanyak 10 ruang kelas

“insyallah kita akan anggarkan bantuan pembangunan gedung sekolah sebanyak 10 kelas ditahun 2019 nanti” ucapnya

Selain itu Bupati Pali juga akan memperbaiki fasilatas lainnya seperti lapangan sekolah yang saat ini rusak bahkan berlumpur saat terjadi hujan

“kita juga akan bantu perbaiki lapangan sekolah ini agar para siswa menjadi semangat belajarnya”

Sementara itu H.Hasanudin mewakili Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumateta Selatan sangat berterima kasih atas bantuan Pemerintah Kabupaten Pali yang memperhatikan pendidikan di Pali dengan pembangunan sekolah-sekolah yang layak huni

Disamping itu Sekolah yang memiliki 108 siswa-siswi dan belasan tenaga pengajar diharapkan untuk tetap semangat dalam mendidik penerus bangsa
Share:

Pelayanan publik optimal, Polres Prabumulih Terima predikat WBK dari Menpan-RB

PRABUMULIH - Bertepatan dengan hari Anti Korupsi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemenpan RB-RI) memberikan  penghargaan kepada 205 unit kerja di seluruh


Kementerian/Lembaga yang telah berhasil melakukan pembangunan Zona Integritas sebagai wujud  terhadap unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.



Pada tahun 2018 ini, dari 205 unit kerja yang berhasil melakukan pembangunan zona integritas, 5 unit kerja diantaranya mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sementara 200 unit kerja lainnya mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Khusus untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia sendiri sebanyak 60 Satker yang menerima predikat ini termasuk Polres Prabumulih.

Dalam sambutannya Wakil Presiden Republik Indonesia H.M Jusuf Kalla mengharapkan agar pelayanan yang baik bukan hanya dilakukan tingkat pusat akan tetapi dilaksanakan sampai unit kerja daerah, bukan melihat predikat WBK /WBBM akan tapi peningkatkan kecepatan dan mutu pelayanan yang harus selalu menjadi tujuan, maka dari itu diperlukan integritas di masing-masing Lembaga / Kementerian untuk mengembangkan pelayanan publik agar semakin efektif.


Setelah itu penghargaan diserahkan oleh Menpan RB-RI Drs Syafruddin kepada Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H. beserta 204 penerima lainnya, bertempat di Hotel Sultan Jakarta, Senin (10/12/18)

“Terima kasih kepada rekan-rekan Personel Polres Prabumulih yang telah berjuang untuk membangun  Zona Integritas di Polres Prabumulih diantaranya melalui perubahan mind-set dan culture-set terutama pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat dan transparan tanpa ada unsur KKN, juga kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih yang telah mendukung Polres Prabumulih menjadi Wilayah Bebas Korupsi,” ujar Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H. usai menerima predikat dalam acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla, Menpan-RB Drs Syafruddin, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono S, pejabat Kementerian serta para pejabat dari lembaga lainnya.

Selain itu, AKBP Tito juga menuturkan jika penghargaan serta penganugerahan yang diterima Polres Prabumulih ini adalah merupakan sebagai kelanjutan dari perjuangan yang telah dilakukan selama ini diantaranya memeliharan dan bahkan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga predikat WBK meningkat menjadi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan sebuah keniscayaan, apalagi di era kecepatan teknologi dan informasi yang mendunia didukung oleh era revolusi industri 4.0,  masyarakat secara cepat dapat melaporkan setiap peristiwa yang terjadi dan merupakan kewajiban Polri untuk menindaklanjutinya secara pro aktif.

Seperti diketahui, Polres Prabumulih pada bulan Februari 2018 telah ditunjuk untuk membangun  Zona Integritas dengan melakukan 6 program perubahan yaitu : Manajemen Perubahan, Penguatan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Setelah itu secara stimultan Polres Prabumulih berjuang melakukan transformasi melalui Komitmen Pemimpin dan Seluruh Personel, Pemahaman Pengisian Lembar Kerja Evaluasi Pembangunan Zona Integritas, Sarana dan Prasarana Pelayanan Aman dan Nyaman, Inovasi Pelayanan Publik, Manajemen Media, dan Aksi Nyata (Survei Eksternal).

Untuk itu Polres Prabumulih tetap berupaya dan memelihara integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mendukung Reformasi Birokrasi Polri sehingga terwujudnya Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya. (Bio/sn)
Share:

Curah Hujan Tinggi, 10 Desa di PALI Terendam Banjir

PALI - Tingginya curah hujan di wilayah Bumi Serepat Serasan beberapa hari terakhir ini, membuat aliran sungai Lematang yang membentang di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap hingga kepermukiman warga.

Akibatnya, sebagian rumah di 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI mengalami banjir seperti, Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan dan Modong.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE mengatakan, bahwa kedalaman air di desa ini hanya sekitar 30 centimeter, dan hanya di Desa Curup yang mencapai 1,5 meter.

"Hanya Desa Curup yang paling dalam. Jadi untuk keseluruhanya mencapai ratusan rumah warga yang tergenang dari 10 desa ini. Dan kita lakukan patroli rutin untuk melakukan pemantauan," ujarnya.

Dijelaskanya, patroli yang dilakukanya bersama TNI ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita lakukan patroli melalui jalur air, agar melihat kondisi terakhir luapan aliran sungai Lematang," jelasnya.

Sementara, John (38), salah satu warga Desa Pandan mengatakan, bahwa luapan air ini sudah rutin terjadi di desanya sejak dahulu, karena meski di desanya tidak hujan namun di bagian hulu hujan maka air akan meluap.

"Sebenarnya sudah biasa pak meluap seperti ini dan setiap tahun pasti akan terjadi pak. Kami Harap pemerinta ada solusi atas kejadian ini, meskipun kami sudah terbiasa," katanya.
Share:

Curah Hujan Tinggi, 10 Desa di PALI Terendam Banjir

PALI -- Tingginya curah hujan di wilayah Bumi Serepat Serasan beberapa hari terakhir ini, membuat aliran sungai Lematang yang membentang di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap hingga kepermukiman warga.

Akibatnya, sebagian rumah di 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI mengalami banjir seperti, Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan dan Modong.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE mengatakan, bahwa kedalaman air di desa ini hanya sekitar 30 centimeter, dan hanya di Desa Curup yang mencapai 1,5 meter.

"Hanya Desa Curup yang paling dalam. Jadi untuk keseluruhanya mencapai ratusan rumah warga yang tergenang dari 10 desa ini. Dan kita lakukan patroli rutin untuk melakukan pemantauan," ujarnya.

Dijelaskanya, patroli yang dilakukanya bersama TNI ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita lakukan patroli melalui jalur air, agar melihat kondisi terakhir luapan aliran sungai Lematang," jelasnya.

Sementara, John (38), salah satu warga Desa Pandan mengatakan, bahwa luapan air ini sudah rutin terjadi di desanya sejak dahulu, karena meski di desanya tidak hujan namun di bagian hulu hujan maka air akan meluap.

"Sebenarnya sudah biasa pak meluap seperti ini dan setiap tahun pasti akan terjadi pak. Kami Harap pemerinta ada solusi atas kejadian ini, meskipun kami sudah terbiasa," katanya.
Share:

3 Warga Prabumulih Tewas ditembak Diduga Anggota TNI

PRABUMULIH – Diduga seorang oknum anggota TNI melakukan pembunuhan sadis terhadap tiga orang warga, hal itu terungkap ditempat kejadian perkara (TKP) Jalan Arui RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat sekitar pukul 13.00 wib, kamis (6/12)

Kejadian itu sontak membuat warga setempat heboh karena jeritan penghuni rumah meminta tolong setelah bunyi letusan senjata api dirumah salah satu korban

Diketahui tiga warga tersebut ditemukan tewas dengan posisi terlengkup yakni Deni Faisal (45) selaku pemilik rumah dan Zainal Imron alias Zainal (45) dan Luken (35) tewas dirumah sakit

Zainal dan Luken diketahui warga Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur. Ketiga korban ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala belakang

Dari informasi yang didapat menurut keterangan istri korban Faisal didatangi tiga orang tamu dengan menggunakan mobil, sesampai dirumah korban (faisal.red) ketiganya mengetok pintu rumah

Setelah beberapa menit terjadi adu mulut dengan korban dan ketiga tamu yang merupakan teman korban, hingga saat ini belum diketahui penyebab masalah antara korban dan pelaku

Tak lama kemudian terdengar suara senjata api yang diduga ditembakan Pelaku Inisial C” yang diketahui juga merupakan anggota TNI menembakan senjatanya ke kepala faisal dan korban pun langsung tersungkur

Melihat kejadian naas itu dua temannya Zainal dan Luken panik dan mencoba lari dari TKP namun pelaku dengan beringas menembakan dua peluru kearah kepala zainal dan Luken, seketika kedua korban jatuh

Merasa panik pelaku yang diduga TNI itu melarikan diri dengan menggunakan mobil kearah jalan lingkar dan mencoba bunuh diri dengan cara menembakan ke kepalanya sendiri (sn)
Share:

Ceo Pertamina EP: Masjid Jangan Hanya Megah Tapi Harus Dimakmurkan

PALI. Presiden Direktur PT Pertamina Nanang Abdul Manaf menyampaikan pesan agar memakmurkan Masjid Al.Mukhlisin yang telah dibangun PT Pertamina EP Asset 2 Pertamina Pendopo Field yang letaknya dalam komplek perusahaan Migas plat merah tersebut, sebab sebuah masjid jangan hanya kemegahan luarnya saja, tetapi yang lebih penting adalah harus diramaikan dan dimakmurkan dengan Kegiatan-kegiatan keagamaan.

Pesan itu disampaikan saat Ceo Pertamina EP tersebut meresmikan Masjid yang dibangun sejak tahun 2015 tersebut pada Kamis malam (6/12).

"Masjid ini begitu megah dan menjadi salahsatu kebanggaan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tetapi jangan hanya tampilannya saja yang megah, namun harus dimakmurkan serta harus mampu mencetak insan yang religi," ucap Nanang.

Sebagai perusahaan BUMN, dijelaskan Nanang bahwa Pertamina EP membawa misi negara. Dimana selain meningkatkan produksi Migas juga berperan membangun masyarakat.

"Kami ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salahsatu bukti adalah membangun Masjid ini. Jadi masjid ini bukan hanya milik Pertamina, tetapi juga milik masyarakat yang menggunakan masjid ini bersama-sama untuk melaksanakan ibadah," terangnya.

Disamping menyampaikan pesan memakmurkan Masjid serta menjelaskan misi Pertamina EP, Nanang juga menekankan terhadap seluruh pekerja serta karyawan Pertamina Pendopo agar menjaga hubungan baik yang selama ini terjanlin dengan masyarakat, pemerintah daerah serta stakeholder.

"Kita dapat laporan bahwa semakin baiknya komunikasi serta hubungan antara Pertamina EP dengan masyarakat serta pemerintah daerah, itu harus tetap kita jaga. Hubungan baik dengan Pemda PALI terbukti beberapa waktu lalu telah diserahkannya sebagian aset Pertamina untuk kepentingan Pemda. Kita juga meminta dukungan masyarakat, karena tidak mungkin kita meningkatkan produksi Migas apabila tidak didukung masyarakat," harapnya.

Nanang juga menyebutkan bahwa Field Pendopo merupakan penghasil Migas 18 sampai 19 persen dari PT Pertamina EP yang ada. "Dan saat ini peluang untuk meningkatkan produksi masih terbuka, jadi kita terus berkarya agar Field Pendopo terus berkontribusi untuk Pertamina EP," ajaknya.Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field
Munir Yunus menerangkan proses pembangunan Masjid Al-Mukhlisin.

"Masjid ini dirintis sejak tahun 2014 dan 2015 mulai dilakukan pembangunannya, dan diakhir 2018, masjid ini sudah bisa digunakan. Masjid ini dirintis saat pak Ekareza menjadi FM di Pertamina Pendopo," terangnya.

Munir Yunus juga mengatakan bahwa selain masjid tersebut diperuntukkan untuk tempat ibadah, juga bakal didirikan TPA dan perpustakaan agar masjid yang telah dibangun hidup."Sebab sangat disayangkan apabila masjid semegah ini hanya jadi penghias," tandasnya.

Saat peresmian Masjid Al-Mukhlisin hadir juga Ekareza, mantan FM Pertamina Pendopo, ketua MUI PALI H.Mughni Zein serta sejumlah petinggi Pertamina EP Asset 2. Peresmian masjid itu juga diisi ceramah agama dengan mendatangkan Ustadz Aji Syaputra, juga memberikan santunan terhadap dua panti asuhan yang ada di kota Pendopo.(red/mrsnd)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts