Menjelang Natal Dan Tahun Baru Polres Kota Prabumulih Mengadakan Ops Lilin

 

PRABUMULIH, Menjelang perayaan Natal dan  tahun baru 2018 Menjadi 2019 Pores kota Prabumulih dan bekerja sama dengan TNI maupun BNN kota Prabumulih, pada hari Selasa (18/12/2018) ini. Sekira pukul 08.00 Wib bertemapt di aula Polres Prabumulih telah berlangsung Rapat koordinasi.

Rapat koordinasih ini diadakan dalam rangka Ops Lilin Musi 2018 dalam rangka kesiapan pengamanan Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019.



Dalam rapat tersebut di hadir Kapolres diwakili Kabag Sumda Kompol Rudi Isroni, S.H, Walikota diwakili Sekda M Kowi, Perwakilan DPRD, Pabung 0404 Muara Enim, Perwakilan Yon Zipur 2/SG, Kepala BNN, Dansub Denpo 11/4-1, Dan Ramil, Kadis Kesehatan, Kadis PUPR, Kadishub, Kadis Ketahanan Pangan, Perwakilan Pol PP PKP, Ketua FKUB, Ketua Senkom, pemilik karoke Diva, Pelangi serta perwira Polres Prabumulih.

Operasi Kepolisian dengan sandi Ops lilin Musi 2018 ini, dilaksanakan selam 10 hari dimulai tanggal 23 Desember 2018 s/d 1 januari 2019.

Polres Prabumulih menyiapkan 3 Pospam (Pos Pengamanan) yang berada di Simpang Tugu Kuda, Simpang 4 Bawah Kemang dan Tugu Tani Kel Tanjung Raman dan 1 Pos Yan ( Pos Pelayanan yang berada di depan PTM Kota Prabumulih
Share:

Raih Penghargaan Kejari Terbaik Se-sumsel, Ini Yang Dikatakan Kajari PALI

PALI - Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil meraih penghargaan sebagai Kejari terbaik se-Sumsel dalam Inovasi IT (Information Technology) dari Kejati Sumsel.

Penghargaan itu diraih berkat program unggulannya yang dinamakan SIMKPALI (sistem informasi Managemen kejaksaan Negeri kabupaten PALI) yang bertujuan untuk memberikan pelayanan publik khususnya untuk informasi yang cepat diserap oleh masyarakat di Bumi Serepat Serasan.

Yunitha Arifin SH MH, kepala Kejari PALI mengatakan bahwa program yang dibentuk sejak setahun lalu dan baru benar-benar diterapkan sejak enam bulan terakhir ini sangat membantu masyarakat di wilayah kerjanya.

"Kejari PALI menerapkan sistem aplikasi managemen SIMKPALI yang terdiri dari beberapa program, seperti penerapan pada administrasi berbasis IT pada bidang Datun, Pidum, Intel, Pidsus, dan Barang bukti.

Selanjutnya pelayanan satu pintu berbasis IT dengan sistem pelayanan tamu terpadu, dimana setiap tamu yang datang menyerahkan surat maupun dokumen ataupun berkonsultasi hukum atau informasi perkara terlayani dalam satu pintu pelayanan," jelas Yunitha.

Bukan hanya pelaporan maupun pemberkasan, Kepala Kejari PALI menjelaskan bahwa barang buktipun menggunakan keamanan yang berbasis IT.

"Penyimpanan daftar barang bukti berbasis IT , menggunakan *scan QR* (barcode) untuk menjaga keamanan barang bukti. Lalu untuk pelayanan hukum berbasis IT, dimana masyarakat dapat secara langsung berkomunikasi lewat pelayanan hukum yang dapat di akses melalui website kita yakni kejari-pali.go.id," jelasnya.

Lebih lanjut, Yunitha juga menjelaskan bahwa, website kejari-pali.go.id dapat mengakses informasi satatus barang bukti yang sedang dalam proses persidangan maupun yang sudah diputuskan Pengadilan Negeri (PN).

"Serta untuk pelayanan pendampingan TP4D dapat diakses oleh SKPD melalui website kejari-pali.go.id itu juga." tandasnya
Share:

Tiga Tahun Warga "Makan" Limbah GHEMMI Namun Tak Ada Penyelesaian

PRABUMULIH – Limbah yang dihasilkan dari aktivitas Penambangan Batubara PT.GHEMM Indonesia yang saat ini masih menjadi polemik ditengah masyarakat sekitar perusahaan kini kembali diperbincangkan

Perusahaan yang bergerak dengan memanfaatkan batubara untuk kemudian menjadi tenaga listrik itu kembali mengusik warga setempat


"Petugas mengecek Kondisi kebun karet warga yang tergenang limbah perusahaan"


M.Kosen,SH salah satu warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih yang mengaku kebun karet miliknya menjadi korban limbah perusahaan yang hingga kini belum diselesaikan oleh pihak perusahaan

“sekitar 24.000 Meter persegi kebun karet milik saya tercemar limbah perusahaan, hampir 3 tahun lebih kita menuntut perusahaan untuk menormalisasi sungai yang tercemar dan mengganti rugi lahan” ungkapnya

“Namun hingga kini PT.GHEMM Indonesia yang beroperasi di Desa Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim itu belum juga memberikan tanggapan yang memuaskan “tambahnya saat dibincangi dikediamannya



Sementara itu, Richard selaku General Manager PT.GHEMM Indonesia saat dihubungi melalui sambungan telepon mengungkapan pihaknya telah beberapa kali mengajak masyarakat setempat yang terkena dampak limbah perusahaan untuk duduk bersama

“kita sudah pernah merundingkan masalah ini namun tidak pernah ada kesepakatan antara kedua pihak. Yang saya tau perusahaan sudah memberikan tawaran kepada masyarakat namun belum ada kesepakatan” sambungnya

Sebelumnya warga Gunung Kemala menuntut perusahaan untuk segera menormalisasi sungai Penimur dan melakukan ganti rugi yang sesuai

Dari pantauan media ini terlihat sungai yang melewati tambang batubara itu terhubung langsung dengan pemukiman warga sehingga saat hujan turun limbah dari perusahaan itu mengalir langsung kesungai

Tak hanya itu sungai Lematang di Kelurahan Payuputat juga terkena dasyatnya limbah tersebut

Salah satu warga Payuputat yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan Sungai Kero juga terkena dampak dari air asam tambang yang dihasilkan perusahaan

“waktu hujan dan terjadi banjir sungai disini hitam pekat pak, dulu ikan disini banyak saat musim kemarau tapi kini sudah mulai berkurang ikannya pak” tuturnya

Sumarden, SKM selaku Lurah Gunung Kemala saat dipintai keterangan mengenai Aksi yang akan digelar warga besok pagi berharap warganya tidak melakukan aksi diluar jalur hukum

“untuk warga tidak perlu anarkis jika demo nanti, sampaikan aspirasi sesuai hukum saja, dan mudah mudah perusahaan bisa memberi solusi” tutupnya (Tau)
Share:

Sebanyak 2.844 Keping KTP El Yang Rusak Dimusnahkan



Prabumulih, Berhubungan dengan banyaknya Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP EL) yang rusak dan berita-berita di stasiun TV, yang banyak mengimpormasihkan banyaknya KTP tercecer di sebarang tempat makah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih musnahkan ribuan KTP El.

Pemusnahan ribuan KTP El ini dilakukan dihalaman gedung perkantoran Pemkot Prabumulih pada hari Senin (17/12) pagi sekitar pukul 10.00 wib.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengatakan pemusnahan KTP El rusak tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya KTP El yang tercecer seperti terjadi di daerah lain.

"Siapa tahu, takut dimanfaatkan untuk kegiatan lain apalagi ini mau pilpres dan pencalegan jadi sebagusnya kita bakar. Jadi jangan ada permasalahan," Ujarnya.

Sementara, Kepala Disdukcapil, Amilton menuturkan KTP El yang dimusnahkan sebanyak 2.844 keping. KTP El yang rusak tersebut terdiri KTP El yang valid saat pencetakkan dan KTP El pergantian kerusakkan seperti ganti nama maupun status.

"KTP yang dibakar itu KTP El yang rusak dari tahun 2012 lalu," ungkapnya didampingi Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan, Yudi Apriadi.

Ditambahkan Yudi, pemusnahan KTP El yang rusak sendiri sesuai surat edaran Kemendagri yang baru saja diterima oleh Disdukcapil Prabumulih pada 13 Desember lalu.

"Kalau sebelumnya KTP yang rusak dikirim ke pusat, sekarang pasca kejadian adanya KTP yang tercecer itu kita boleh memusnahkan sendiri," tambahnya.
Share:

Pemkot Kota Prabumulih, Merayakan Hari Ibu dengan Mengupas Nanas

Peringati Hari Ibu dengan Kocek Nanas

Prabumulih. Ibu adalah sosok wanita yang sangat di kagumi bagi seluruh umat manusia di dunia ini, bahkan baginda Nabi Muhammad Saw meningikan derajatnya 3 kali di bandingkan seorang Ayah, Oleh sebab itu Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini Pemerintah kota Prabumulih Mengadakan Acara untuk memperingati hari Ibu ini.Ada banyak cara yang di adakan di Pemkot Kota Nanas ini salah satunya yaitu, Usai melaksanakan apel pagi, Pemkot Prabumulih gelar lomba mengupas buah nanas.

Lomba mengupas buah nanas ini bukan hanya di ikuti oleh ASN,nya yang bekerja di Pemerintah kota sajah tetapi juga diikutiara pejabat pemerintahan seperti, Walikota, Wakil Walikota, Sekda Kota Prabumulih, Kedua DPRD Prabumulih, Kepala Kemenag serta seluruh Kepala Dinas. Sementara jurinya merupakan Ibu-Ibu.

Walaupun hanya mengupas buah Nanas saja, namun lomba tersebut sangat membuat pesertanya antusias, disaat berlangsungnya lombah tersebut Tampak seluruh pegawai memberikan suport kepada para pimpinan yang bertanding dalam acara tersebut.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengatakan peran ibu tak tergantikan. Selain melayani suami dan anak, para ibu juga berperan aktif dalam bekerja baik di masyarakat maupun pemerintahan.

"Pekerjaan seorang laki-laki bisa dikerjakan oleh para ibu-ibu dan membantu menghidupi beban rumah tangga seperti tukang parkir dan pemulung," ungkapnya, Senin (17/12).

Dari pantauan selain gelar perlombaan, dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan bagi figur ibu tangguh diantaranya tukang parkir, pemulung serta ASN yang disiplin
Share:

Menjaring bibit atlet, KONI Pali Gelar Lomba Lari

PALI - Gali potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang olahraga atletik, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melanjutkan lomba lari jarak pendek dan menengah tingkat pelajar se-kabupaten PALI, Senin (17/12) di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo.

Ada tujuh cabang yang dilombakan pada lomba lari tersebut, yakni 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1500 meter, 3000 meter dan 5000 meter putra maupun putri.

Ketua umum KONI Kabupaten PALI, Heri Amalindo melalui Ketua Harian KONI Hendrik Halim menyebutkan bahwa peserta lomba lari jarak pendek dan menengah berasal dari sekolah tingkat SD, SMP sampai SMA atau sederajat di Kabupaten PALI.

"Peserta semuanya lokal, kecuali pada lomba lari 10K yang digelar pada Minggu (16/12) kemarin. Sengaja kita lalukan untuk menjaring bibit atlet atletik sejak dini," ujar Hendrik Halim didampingi Agus Susanto, Ketua penyelenggara lomba tersebut, Senin (17/12).

Dari hasil lomba tersebut, diakui Hendrik banyak bakat yang dimiliki putra-putri asal Bumi Serepat Serasan dibidang atletik. "Ada beberapa atlet yang menjadi pemenang lomba akan kita siapkan untuk wakili PALI dalam mengikuti ajang atletik ditingkat yang lebih tinggi lagi," tukasnya.

Pada lomba tersebut, KONI PALI menyiapkan hadiah pembinaan juga medali dan piagam untuk pemenang disemua cabang yang dilombakan baik putra maupun putri.

"Sebagai penyemangat, kita berikan uang pembinaan sebesar Rp 750.000 untuk juara I putra dan putri, juara II uang pembinaan sebesar Rp 500.000 putra dan putri serta Rp 250.000 untuk juara III putra dan putri plus medali dan piagam," pungkasnya
Share:

Menjelang Hari Natal, Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik

PALI - Perayaan Natal dan pergantian tahun tinggal menunggu hitungan hari, seperti biasanya, apabila mendekati hari-hari besar atau liburan panjang harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Seperti terpantau di Pasar Inpres Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejumlah pedagang mengaku ada beberapa jenis bahan pangan merangkak naik.

"Harga telur ayam kini kami jual Rp 24.000/kg, dimana minggu lalu hanya Rp 21.000/kg. Kami naikan harga karena sudah dari pemasoknya yang naik," ujar Mista, salahsatu pedagang di pasar Pendopo, Senin (17/12).

Selain telur, diakui Mista bahwa cabe dan sayuran juga mengalami hal sama. "Kalau cabe naik mungkin akibat cuaca yang saat ini cukup ekstrem. Cabe merah kami jual Rp 35.000/kg, sebelumnya hanya Rp 28.000-30.000/kg. Sayuran juga sama harganya terus merangkak," imbuhnya.

Kenaikan sejumlah bahan pokok tentunya dikeluhkan warga PALI, karena saat ini warga Bumi Serepat Serasan yang sebagian besar petani karet penghasilannya belum juga meningkat.

"Harga karet malah turun, tapi harga pangan kembali naik, ini tentu menyulitkan kami," keluh Herna, warga yang mengaku sebagai petani karet asal Talang Ubi.

Sawiran, petani karet lainnya meminta pemerintah melalui instansi terkait agar berupaya menekan harga kebutuhan pokok agar bisa dikendalikan.

"Antisipasi sejak dini seharusnya dilakukan, jangan sudah melonjak baru sibuk mencari solusinya. Yang kasihan masyarakat terutama petani karet, harga yang saat ini kembali turun ditambah guyuran hujan setiap hari menghancurkan getah yang telah disadap petani, diperparah harga pangan yang merangkak," sarannya
Share:

Sejenis Bunga Bangkai Tumbuh di PALI

PALI-- Secara tidak sengaja, bunga mirip bunga bangkai atau bunga rafflesia ditemukan Krismantio (28), di pekarangan rumah yang baru saja dibelinya di wilayah RT 04/RW 01 Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (16/12) saat dirinya dan keluarganya membersihkan lahan tersebut.

Sontak saja, temuan Kris sapaan pria tersebut mengundang banyak warga lainnya untuk melihat secara langsung bunga yang tengah mekar tersebut. Meski baunya tak sedap, tetapi tak mengurungkan niat warga sekitar untuk melihatnya, bahkan tak sedikit menghirup baunya lebih dekat kearah bunga tersebut.

"Mekarnya kami tidak tahu pasti, soalnya tanah ini kami baru beli dan rencananya orang tua kami yang akan membangun di lahan ini. Dan pas kami temukan sudah seperti ini saat bersih-bersih," ucap Kris, Minggu (16/12).

Karena bunga tersebut terlihat aneh, dikatakan Kris, kemudian dirinya memberitahukan keluarganya yang ikut bersih-bersih disekitar halaman tersebut.

"Lalu adik ipar kami memposting temuan kami di sosial media, dan rupanya langsung direspon warga sekitar dengan mendatangi lokasi bunga itu ditemukan," tukasnya.

Sementara itu, Deci warga sekitar yang penasaran melihat bunga langka tersebut mengaku baru pertama kali dilingkungannya tumbuh bunga seperti itu.

"Kalau setahu aku baru kali ini tumbuh bunga seperti ini dilingkungan kami. Setelah aku tahu dari kawan-kawan, lalu datangi ke lokasi untuk melihat dan foto-foto disekitar bunga yang baunya memang tak sedap tapi langka ini," katanya.(red)
Share:

Polsek Penukal Utara berhasil ringkus Bandar shabu

PALI - Jajaran Unit Reskrim Polsek Penukal Utara, berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu-sabu diwilayah hukumnya. Pelakunya, Erwin (22), warga Desa Tanding Marga, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Penangkapan tersebut berlangsung, Sabtu (15/12) sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Raya Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Berawal, saat petugas mendapatkan informasi bahwa akan melintas pembawa sabu antar kabupaten dilokasi kejadian.

Dengan cepat petugas langsung melakukan penghadangan dilokasi kejadian. Benar saja tak butuh waktu lama, pelaku Erwin yang mengendarai sepeda motor Honda CBR 150 warna merah loreng hijau hitam tanpa nopol melintas.

Dengan sigap petugas langsung menghentikan lajunya, setelah berhenti pengeledahan langsung dilakukan. lalu dilakukan pemeriksaan, disaku celana pelaku petugas menemukan sekantong paket sabu-sabu terbungkus plastik klip dibalut lakban hitam.

Sehingga dirinya tak mampu mengelak lagi, kemudian petugas langsung mengiringnya ke Mapolsek Penukal Utara, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersamaan barang bukti (BB) yang ditemukan.

Kapolsek Penukal Utara, Iptu Roni Hermawan SH mengatakan, bahwa penangkapan pelaku ini merupakan kepedulian masyarakat yang ingin memberantas mata rantai peredaran narkoba ditengah masyarakat.

"Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman diatas tujuh tahun penjara. Saat ini kita terus lakukan pengembangan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara, pelaku Erwin mengakui, bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya yang hendak diedarkan. "Benar pak paket sabu itu punya saya dan hendak diedarkan di desa pak. Kalau narkoba ini saya ambil di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba,red)," katanya didepan petugas.
Share:

Lakukan Razia Pembawa Sajam Diamankan Polsek Talang Ubi dan Kendaraan Tak Bawa Surat Ditilang

PALI - Kedapatan membawa senjata tajam, Hermanto (43) warga Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diamankan jajaran Polsek Talang Ubi pada Sabtu malam (15/12) saat Polsek Talang Ubi menggelar razia Cipta Kondisi Kamtibmas.

Razia tersebut dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB didepan Markas Polsek Talang Ubi.

Selain mengamankan pembawa Sajam, Polsek Talang Ubi juga melakukan tilang STNK terhadap satu unit kendaraan roda empat serta tilang kendaraan terhadap 4 unit sepeda motor dan 2 unit kendaraan roda empat.

"Kita kerahkan 30 personil dan razia tersebut berdasarkan nomor Sprint/ 347 / XII / OPS / 1.3 / 2018," ujar Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan, Minggu (16/12).

Pada razia tersebut, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat menyurat dan memberikan teguran bagi pengendara yang tidak menaati aturan berlalu lintas.

"Kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, mobil pribadi dan mobil travel beserta memeriksa barang bawaan penumpang dan pengendara sepeda motor. Giat Razia/2-1 selesai dilaksanakan sekira pukul 22.00 Wib dan giat tersebut berjalan dengan keadaan aman dan lancar," tutupnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts