Koordinir Aset, Inspektorat PALI Periksa Ratusan mobil Dinas

PALI -- Menindak lanjuti instruksi Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Inspektorat mengkoordinir pemeriksaan ratusan kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat milik Pemerintah PALI, di halaman Kantor Bupati PALI, Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Senin (14/1).

Junaidi, SE Plt. Kepala Inspektorat kabupaten PALI menerangkan bahwa tujuan pemeriksaan kendaraan dinas tersebut untuk pengamanan aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah kabupaten PALI, baik kendaraan dinas dari tahun 2013 s.d tahun 2018.

"Ini dilakukan atas instruksi Bupati PALI. Tujuannya untuk pendataan serta pengamanan aset milik Pemkab PALI. Selain itu, kendaraan dinas tersebut diperiksa apakah sudah sesuai peruntukannya atau belum," ungkap Junaidi.

Dikatakannya bahwa pemeriksaan dilakukan sejak tanggal 11 Januari s.d 18 Januari 2019.

"Seluruh instansi yang menggunakan kendaraan dinas akan kita periksa, termasuk ormas yang berada di kabupaten yang menggunakan kendaraan dinas, baik kendaraan dinas bantuan hibah pemerintah pusat maupun kendaraan dinas belanja sendiri," tambahnya.

Pemeriksaan ini juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Kabupaten PALI.

"Tercatat aset Pemkab PALI berupa kendaraan dinas sudah banyak, bahkan sudah ratusan. Makanya, bagi kendaraan dinas yang masih menggunakan plat nopol DZ untuk segera diurusi, diubah menjadi plat nopol PZ. Serta bagi yang belum bayar pajak, untuk segera dibayar pajaknya. Kalau pun ada kendaraan yang berubah warna atau body, agar segera dilaporkan kepada kami," jelasnya.
Share:

Sepi Pendaftar, 3 Peserta Tes CPNS Formasi Dokter Gigi di PALI Melenggang Mulus

PALI -- Satu formasi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kosong pasca seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 lalu, yakni formasi dokter gigi. Kekosongan formasi tersebut dikarenakan kurangnya pelamar saat pendaftaran tes CPNS dibuka.

Hal itu dikatakan Yuhairuddin, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Menurutnya, dari empat formasi dokter gigi hanya ada tiga pelamar.

"Semua pelamar di farmasi dokter gigi yang ikut tes alhamdulillah lulus, namun karena kurangnya pelamar, maka satu formasi kosong," ungkap Yuhok, panggilan Kepala BKPSDM PALI, Senin (14/1).

Namun diakui Yuhok, bahwa untuk formasi lainnya sudah terisi dan saat ini seluruh CPNS yang lulus tengah melakukan pemberkasan.

"Dari formasi yang ada, yakni 337 formasi, terisi 336 formasi. Saat ini kita lakukan pemberkasan, kemudian kita laporkan ke BKN untuk meminta NIP, kalau sudah keluar kita buatkan SK Bupati," tukasnya.

Diperkirakan, Maret 2019 mendatang, seluruh CPNS yang lulus sudah bisa bekerja di Kabupaten PALI sesuai formasinya.

"Kalau semuanya lengkap, diperkirakan pada bulan Maret atau April seluruh CPNS sudah bisa dilantik dan mulai bekerja," tutupnya.
Share:
 

Sungguh malang nasib yang dialami Risol (33), warga Talang Subur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban tewas tenggelam di aliran Sungai Lematang saat hendak membuang hajat air besar di pinggir aliran Sungai Lematang yang berada di Desa Rami Pasai i, Kecamatan Benakat, Muara Enim.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/1) sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban bersilaturahmi kerumah keluarganya yang ada di Desa Rami Pasai , Benakat. Namun mayat korban baru ditemukan pada Sabtu (12/1) sekitar pukul 11.45 WIB, oleh Timsar gabungan bersama anggota Polsek Gunung Megang dan masyarakat maupun keluarga korban.

Kejadian itu bermula dari, korban silahturahmi kerumah keluarganya bernama Mat Rudin di Desa Rami Pasai Kecamatan Benakat. Lalu korban hendak membuang air besar di pinggir Sungai Lematang desa tersebut. Namun korban tidak kunjung kembali dari membuang air besar. Kemudian keluargo korban menjadi curiga dan melihatnya ke pinggir sungai tempat korban membuang air besar. Ternyata korban sudah tidak ada di tempat tersebut.

Korban diduga telah jatuh ke dalam sungai dan hanyut terseret air sungai. Lantas keluarga bersama beserta perangkat desa dan juga tim basarnas provinsi, tim resque pt.ba dan tim DPKP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim melakukan pencarian.

Upaya pencarian membuahkan jasil pada Sabtu(12/1), sekira pukul 11.45 Wib Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi telungkup dan tubuhnya mengembung. Mayat korban dievakuasi dan langsung dibawa kerumah Duka di Pendopo menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Benakat.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (13/1) membenarkan kejadian itu. “Korban murni tenggelam dan pihak keluarga juga membuat surat pernyataan,” jelasnya.
Share:

95% Warga Muara Enim Tercover, BPJS terima penghargaan UHC

MUARA ENIM - Suatu prestasi yang luar biasa ditorehkan oleh Provinsi Sumatera Selatan dalam meberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program yang dicanangkan oleh Gubernur Herman Deru ini menular ke hampir seluruh Kabupaten Kota.

Salah satunya adalah Kabupaten Muara Enim. Sejalan dengan program Gubernur, Program merakyat Bupati Muara Enim dengan salah satu misinya berobat mudah dan gratis yang telah dilaksanakan srjak 1 januari lalu membuahkan penghargaan.

Dalam program itu, masyarakat muara enim yang belum menjadi peserta bpjs secara langsung menjadi anggota bpjs dengan manfaat perawatan di kelas 3. Dan Program ini mendapat apresiasi dari BPJS pusat sebagai Kabupaten UHC ( universal Health Coverage).

Apresiasi berupa penghargaan ini diserahkan oleh Prof.DR.dr. Fachmi indris, MKes Direktur utama BPJS pada saat peresmian kantor BPJS Kesehatan kedeputian Wilayah Sumatera Selatan , Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, palembang tanggal 11 januari 2019 lalu.

Bupati Muara Enim, Ahmad Yani yang dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris Daerah Hasanuddin, menerima penghargaan oleh Fachmi Indris yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Hasanuddin mengatakan, ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah dalam meberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara menyeluruh sesuai dengan visi dan misi Bupati.

“Kita harapkan, program ini benar benar bisa bermanfaat dan tepat sasaran sehingga tidak ada lagi warga Muara Enim yang kesulitan dalam menerima pelayanan kesehatan,” ujar Hasanuddin.

Selain itu, lanjut Hasanuddin, ini satu lagi hal yang membanggakan bagi Myara Enim. Karena, saat ini baru dua daerah di Sumsel yang dinilai BPJS masuk dalam kategori UHC.

“Selain Muara Enim, satu daerah lagi yang menerima penghargaan yakni Kabupaten Lahat. Semiga selanjutnya program program kita kedepan terus sejalan dengan program provinsi maupun pusat,” pungkasnya.
Share:

Hendak BAB Di Sungai, Risol Malah Hanyut

MUARA ENIM - Sungguh malang nasib yang dialami Risol (33), warga Talang Subur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban tewas tenggelam di aliran Sungai Lematang saat hendak membuang hajat air besar di pinggir aliran Sungai Lematang yang berada di Desa Rami Pasai i, Kecamatan Benakat, Muara Enim.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/1) sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban bersilaturahmi kerumah keluarganya yang ada di Desa Rami Pasai , Benakat. Namun mayat korban baru ditemukan pada Sabtu (12/1) sekitar pukul 11.45 WIB, oleh Timsar gabungan bersama anggota Polsek Gunung Megang dan masyarakat maupun keluarga korban.

Kejadian itu bermula dari, korban silahturahmi kerumah keluarganya bernama Mat Rudin di Desa Rami Pasai Kecamatan Benakat. Lalu korban hendak membuang air besar di pinggir Sungai Lematang desa tersebut. Namun korban tidak kunjung kembali dari membuang air besar. Kemudian keluargo korban menjadi curiga dan melihatnya ke pinggir sungai tempat korban membuang air besar. Ternyata korban sudah tidak ada di tempat tersebut.

Korban diduga telah jatuh ke dalam sungai dan hanyut terseret air sungai. Lantas keluarga bersama beserta perangkat desa dan juga tim basarnas provinsi, tim resque pt.ba dan tim DPKP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim melakukan pencarian.

Upaya pencarian membuahkan jasil pada Sabtu(12/1), sekira pukul 11.45 Wib Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi telungkup dan tubuhnya mengembung. Mayat korban dievakuasi dan langsung dibawa kerumah Duka di Pendopo menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Benakat.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (13/1) membenarkan kejadian itu. “Korban murni tenggelam dan pihak keluarga juga membuat surat pernyataan,” jelasnya.
Share:

Buruan Daftar, KPUD PALI Buka Peluang

PALI - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten PALI membuka penerimaan Relawan Demokrasi (Relasi) di Bumi Serepat Serasan melalui surat pengumuman yang disampaikan KPUD PALI dengan nomor 02/pp.08-pu/1612/KPU-kab/1/2019.

Ketua KPUD PALI Fikri Ardiyansyah menerangkan bahwa tujuan dibentuknya Relasi di Kabupaten PALI yaitu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang.

"Tentunya ini semua bermuara pada suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019 di Bumi Serepat Serasan. Selain bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih, serta juga untuk meningkatkan kualitas penggunaan hak pilih," ungkap Fikri.

Untuk persyaratan, mantan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten PALI itu mengatakan bahwa harus bersih dari keterlibatan di Partai Politik sekurang-kurangnya lima tahun.
"Untuk syarat yang lain, seperti pada umumnya yaitu minimal usia 17 tahun, menyerahkan fotocopy KTP, pas photo 4x6 dan lainnya. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di website KPUD PALI di www.kpu.palikab.go.id, sementara untuk pendaftaran dimulai sejak tanggal 10 - 16 Januari 2019," tambahnya.

Ia juga menerangkan bahwa Relawan Demokrasi ini terbagi menjadi empat kategori, yaitu relawan basis pemilih warga net, relawan basis komunitas berkedudukan sebagai ketua, relawan basis disabilitas berkedudukan sebagai ketua, dan relawan basis keagamaan berkedudukan sebagai penyuluh keagamaan (non PNS).

"Ayo warga PALI, jangan sampai ketinggalan. Jadilah Relawan Demokrasi, dan ajak semua warga untuk menggunakan hak pilihnya. Karena Golput bukan pilihan," tutupnya
Share:

Lagi! Uang Infaq Masjid di Prabumulih Dicuri, Kotaknya Dibuang Dipinggir Jalan

PRABUMULIH -- Pencurian uang infaq kembali terjadi di Masjid Sirojul Huda, Jalan Bangau Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sabtu (12/1).

Tak tanggung-tanggung, aksi pencurian diduga dilakukan pada siang bolong disaat aktifitas masyarakat dikawasan tersebut tengah ramai. Tak hanya uang, pelaku juga membawa kabur bersama kotak infaqnya.

Juli Virnando, salah satu jamaah masjid, menduga aksi pencurian dilakukan disaat masyarakat tengah melaksanakan sholat. Hal ini karena tidak ada bekas kerusakkan pada pintu maupun jendela masjid.

"mungkin saat orang lagi sholat, pelaku masuk," ujar Juli.

Namun, kata Juli, baik jamaah masjid maupun warga sekitar tidak mengetahui pasti kapan aksi pencurian tersebut dilakukan. "Kalau kejadian tidak tahu pasti apakah saat sholat zuhur atau Ashar," ungkapnya.

Diterangkan Juli, pencurian uang infaq terungkap setelah salah satu warga sekitar menemukan kotak infaq tergeletak dipinggir jalan sekitar 100 meter dari masjid.



Warga kemudian langsung memberitahu pengurus masjid perihal kejadian tersebut.

"kotak infaq itu ditemukan warga di samping king futsal sore tadi," terangnya.

Mengenai uang infaq yang dicuri, Juli mengaku tidak mengetahui pasti, namun uang yang berhasil dicuri diperkirakan jumlahnya banyak. "karna kotak infaq itu jarang dibuka," jelasnya.

Menurut Juli, pencurian uang infaq di Masjid tersebut sudah yang kesekian kali, namun hingga kini belum juga terungkap siapa pelaku pencurian yang dimaksud. "lebih dari dua kali. Bahkan dulu kotak infaq dibukanya di tempat wudhu," tuturnya.

Dengan kejadian tersebut, Juli berharap petugas kepolisian dapat segera menangkap pelaku pencurian karena sudah sangat meresahkan. "mungkin sudah dilaporkan karena Bhabinkamtibmas sore tadi datang. Kita juga menyarankan agar masjid dipasang cctv," tambahnya.(SN)

 

SIMAK VIDEONYA :

 

https://m.youtube.com/watch?v=AibVO87Aljk
Share:

Tim Relawan Pasangan Calon Presiden, Prabowo Sandi Di Bentuk



PRABUMULIH - Dalam rangka Pestarakyat di tanggal 17 April 2019 nanti, Tim Relawan Nasional Prabowo-Sandi (PAS) di wilaya kota Prabumulih mengadakan silaturahmi dan pembentukan pengurus Tim PAS pada hari Sabtu 01/12/2019.

 

Silaturahmi ini diadakan di Posko Pemenangan  Relawan Nasional Prabowo Sandi yang berada di Jalan Jendral Sudirman No.022 Rt.02 Rw.02 kota Prabumulih.


Selain relawan Prabowo Sandi yang mendatangi acara silaturahmi ini ada juga kerua NU H.Rasit Hambalibersama ke empat partai koalisi Gerindera, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya.




Ibrahin Hamid sebagai ketua RN PAS Kota Prabumulih mengatakan, Untuk mengajak para relawan dan semua pengurus Relawan PAS ini membuat pasangan pilihan kita Bapak Prabowo Subianto dan Salahuddin Sandiaga Uno agar kelak menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden baru di tahun 2019 nanti.







Hamid juga menjelaskan, Saya pun mohon keikhlasan teman-teman pejuang terutama teman-teman dari relawan nasional Prabowo-Sandi RN PAS Kota Prabumulih agar tetap eksis menjadi relawan yang ikhlas berjuang karena Allah SWT, maka dengan ini Saya menyampaikan dari lubuk hati yang sedalam-dalamnya pada seluruh relawan agar tetap berjuang dan berbuat menjadi orang yang ikhlas berjuang, berjihad

karena Allah SWT.






 "Marilah kita berusaha dan bekerja sedikit berpuasa dalam arti meluangkan waktu, tenaga, dan harta untuk tujuan kemenangan Prabowo-Sandi sesuai kemampuan kita yang tentu dalam semua tindakan kita juga menjalankan hasil ijtima' ulama dan mengharap ridho dari Allah SWT".






Hamid mengatakan dalam kesempatan ini ia mengajak untuk kita mengawal PILPRES dan Pemilihan Angegota Dewan berjalan lancar, aman dan tidak

terjadi kecurangan.





"Kamipun mengajak dari partai koalisi Gerindera, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya ayo kita menangkan Pemilu dan Pilpres ini dengan menyatukan barisan, menyatukan tekad, dan menyatukan persepsi untuk kemenangan Prabowo-Sandi dan Partai-partai pendukung koalisi yang sejalan dengan ijtima' ulama" Akhir Hamid.

Share:

Warga Sukaraja Keluhkan Sumur Berbau. Warga : Ini ulah Pertamina!



PRABUMULIH – Sejumlah warga di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih mengeluhkan air sumur miliknya berbau menyengat dan berwarna kekuningan, hal tersebut membuat sebagian warga Jl. Patra TB Dalam RT.01 Rw.03 Kelurahan Sukaraja resah, sabtu (12/1/19)

Kejadian tersebut diduga karena adanya aktifitas Pemboran Sumur minyak PMB P23 milik PT.Pertamina EP Asset 2 Prabumulih yang jaraknya tak jauh dari lingkungan tempat tinggal masyarakat

“jarak dari Pemboran sekitar 10 meter pak dari rumah kami, sudah beberapa minggu yang lalu sudah kami laporkan ke perusahaan tapi sampai sekarang belum ado tanggapan” ucap Srike Idian Utama pemilik sumur yang tercemar



Srike Idian mengatakan 3 Desember tahun lalu sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Pertamina Field Prabumulih karena keberatan dengan aktifitas pemboran minyak yang diduga telah mencemari sumur milik warga, namun hingga kini belum ada kabar dari pihak perusahaan

Senada dengan yang disampaikan Yosi Safitri yang tinggal di Jalan Raya Baturaja Rt.01 Rw.03 warga Sukaraja itu mengalami hal yang sama, sumur miliknya tidak bisa dikonsumsi untuk minum karena berbau dan berwarna kekuningan

“Kami dak sanggup minum air sumurnyo pak, bau nyo menyengat nian takut jadi penyakit kalu di minum” tuturnya menunjukan sumur miliknya

Sementara itu, Legal Relation Ast Man PT.Pertamina Setyo Pujihartono saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan dirinya belum ada laporan dari warga yang masuk kekantornya dan direncakan senin depan dirinya bersama tim akan kelapangan

“belum ada laporan yang masuk dimeja saya, mungkin belum sampai saja pak, nanti insyaallah senin kita kroscek untuk meninjau ke lapangan” jelasnya
Share:

Sekarang Penyaluran Bansos Didampingi Polisi

MUARA ENIM,----Mulai tahun 2019 ini berbagai jenis bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah untuk masyarakat kurang beruntung akan didampingi oleh petugas Kepolisian. Itu dilakukan menindak lanjuti kerjasama yang dilakukan Kapolri dengan Menteri Sosial.

Tujuannya, agar penyaluran berbagai bantuan sosial untuk keluarga kurang beruntung benar benar tetap sasaran dan tidak disalah gunakan.

Tindak lanjuti itu terungkap dalam rapat yang dilakukan Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono dengan Asisten I Pemkab Muara Enim, M Teguh Jaya dan Kepala Dinas Sosial Muara Enim, Drs Ali Rahman serta Kepala Dinas Sosial PALI di Mapolres Muara Enim, usai mengikuti telekomprenc Kapolri dan Menteri Sosial, Jumat (11/1).

“Kerjasama yang dilakukan Polri dengan Kementerian Sosial, intinya bagaimana kita mengawal niat baik pemerintah agar bantuan sosial yang disampaikan kepada masyarakat kurang beruntung benar benar tepat sasaran,” jelas Asisten I, M Teguh Jaya pada rapat tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Muara Enim salah satu kabupaten di Sumsel dalam penyaluran bansos yang dilakukan selama ini tidak ada masalah. Bansos yang disaluran tetap sasaran. Dia berharap, agar pada tingkat Polsek juga dilakukan kerjasama dengan unsur terkait dalam menangani penyaluran bantuan sosial tersebut.

Dengan demikian, kerjasama yang dilakukan tidak saja di tingkat kabupaten, tetapi ditingkat kecamatan juga dilakukan. Masalah penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (Rasta), lanjutnya, yang selama ini sempat dialihkan ke Badan Ketahanan Pangan, sekarang telah dikembalikan lagi ke Dinas Sosial.

“Saya berharap setiap tahapan pihak kepolisian melakukan pendampingan dalam penyaluran bansos tersebut. Keterlibatan Kepolisian mulai dari pendataan hingga sampai penyampaian bantuan,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres AKBP Afner Juwono mengatakan, siap melakukan pendampingan sebagaimana yang diitruksikan Kapolri dalam penyaluran Bansos tersebut. Pihaknya dalam waktu secepatnya akan membuat kesepakatan dengan pihak terkait yang menangani masalah penyaluran Bansos.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts