DPD PAN Koordinasi Demi Kemenangan

MUARA ENIM -- Selain menjalin komunikasi dan silaturahmi, Dewan pimpinan daerah Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Muara Enim menggelar Rapat Koordinasi dan Pembekalan Calon Anggota Legeslatif.

Rapat koordinasi yang digelar ini merupakan sebagai wadah konsolidasi para Caleg didalam memenangkan PAN dalam Pileg dan Pilpres mendatang. Hal ini disampaikan oleh ketua DPD PAN Muara Enim Nazuri, Senin (4/2) di Ballroom hotel Griya Serasan Sekundang.

"Kegiatan ini merupakan koordinasi seluruh caleg, sama seperti bulan saat koordinasi caleg DPRD provinsi, hanya saja hari ini koordinasi dilakukan dengan seluruh caleg baik DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota serta seluruh DPC PAN se-Kabupaten Muara Enim,” ujar Nazuri.

Diharapkan, lanjut Nazuri, kepada seluruh caleg untuk semangat kerja, dan pihaknya mengintruksikan semua caleg harus kerja. Selain itu pihaknya juga akan melakukan bimbingan kepada seluruh caleg, dan ini akan dilakukan secara terus menerus mengingat waktu pemilihan yang tinggal kurang lebih tiga bulan.

"Kita ada bimbingannya setiap ca|eg, ada konsultannya. Ini kan tinggal kurang lebih tiga bulan, di waktu terakhir ini kita akan kerja keras, secara masif kita akan kerja di seluruh kecamatan untuk saksi-saksi juga kita sudah siap, orangnya juga sudah ada tinggal pelatihannya saja. Nanti setiap TPS akan kita siapkan satu saksi, terangnya.

Sementara itu Pengurus hariaan DPW PAN Sumatera Selatan Faizal Anwar, SE didalam sambutannya menyampaikan bahwa Pertarungan sesungguhnya tinggal menunggu hari mengingat hanya berselang kurang lebih 72 hari lagi.

"Waktu pemilihan tinggal 72 hari lagi maka dari itu kita mengingatkan kepada swluruh Caleg bahwa Perang politik tidak menggunakan senjata namun yang dilakukan adalah menggunakan strategi, pemikiran, hingga materi guna mencapai kemenangan," kata Faizal.

Masih kata Faizal tidak semua Caleg akan menjadi anggota dewan, maka dari itu dia berharap agar semua Caleg agar mampu menerima hasil yang didapat pada Pileg mendatang.

"Apapun hasilnya itulah hasil yang terbaik dan kita semua berharap PAN akan mampu mendapatkan kursi disetiap dapilnya," lanjut Calon anggota legislatif DPRD Propinsi Sumsel dari Dapil VI ini.

Tegas Faizal jika ada caleg ataupun Kader yang berhianat pada Partai maka DPW akan bertindak tegas kepada para Caleg maupun kader yang tidak loyal kepada Partai.

"Jika ada Caleg yang bermain kepada Partai lain walaupun dia menang dan mendapatkan suara terbanyak dijamin Caleg tersebut tidak akan dilantik," pungkasnya.(SN)
Share:

Sambut Imlek, warga keturunan Tionghoa Prabumulih Ramaikan Vihara

PRABUMULIH – Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 5 Februari merupakan hal yang sangat penting yang ditunggu bagi masyarakat keturunan Tionghoa, perayaan yang digelar dengan melakukan ritual sembahyang dan dilanjutkan dengan silatuhrami dengan masyarakat rutin digelar tiap tahun

Hal tersebut juga tampak dilakukan oleh warga keturunan china di Kota Prabumulih yang jauh hari telah mempersiapkan acara tersebut dan akan melakukan ritual keagamaan di Vihara Prajna Maitreya di Kelurahan Pasar I Kota Prabumulih, senin (4/1/19)

Rifin selaku Humas Komunitas IVS keturunan Tionghoa saat dibincangi mengatakan ada beberapa ritual keagamaan akan digelar untuk menyambut tahun baru imlek

“nanti malam kita ada ritual sembahyang terus dilanjutkan rama tama sampai nanti malam puncak jam 12 malam” ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon

Dari pantauan sininews.com Vihara Prajna Maitreya Dikelurahan Pasar 1 Kota Prabumulih  sudah mulai ramai dikunjungi jemaat yang ingin sembahyang, namun terlihat warga yang datang tidak beramai ramai melainkan secara bergantian

“kita tadi kesini tadi sekitar jam 12 selesai makan siang baru disempatin untuk sembahyang “ terang Santoso warga keturunan Tionghoa yang juga merupakan pengusaha Elektonik itu

Sementara itu, sejumlah warga keturunan china yang berada di PT.GHEMMI di Desa Gunung Raja tak tampak adanya acara perayaan Imlek

“kalau disini kita hanya merayakan seadanya saja, biasanya kita beri bingkisan parcel kepada pegawai dan beberapa angpao” jelas Richard GM PT.GHMMI saat ditemui di kantornya di Desa Gunung Raja

Kata richard Pekerja asal China dihari imlek banyak yang pulang kampung untuk merayakan Imlek bersama keluarganya disana

“mereka biasanya pulang ke negaranya, tapi sebagian tetap dikantor dan hanya menikmati libur dengan jalan jalan di daerah tambang” tambah Robel perusahaan Security saat dibincangi.
Share:

Jalan Berlobang Dan Tergenang Air Meresahkan Warga

PRABUMULIH -- Jalan Jendral Sudirman kota Prabumulih merupakan jalan lintas yang menghubungkan kota Palembang dan kabupaten Muara Enim, keadaan jalan lintas ini sangat memprihatinkan

Jalan yang berlobang dan tergenang air dikarenakan hujan, dalam keadaan ini rawan terjadi kecelakaan dan kemacetan.

Doni (46) pengendara sepeda motor ini mengatakan bahwa banyaknya terjadi kecelakaan dikarenakan pengendara sepeda motor yang terjebak kedalam lobang yang tergenang air.

"Disini sering nian kak terjadi kecelakaan, dulu ada yang masuk lobang sampai sekarang belum pernah diperbaiki" ucap Doni

Doni yang juga bekerja sebagai tukang ojek ini mengatakan, kalau ada yang kecelakaan pada saat dirinya lagi mangkal (ojek.red) di jalan jenderal Sudirman tiba tiba ada motor masuk lobang dengan cepat dirinya menolong dan membawa korban kerumah sakit

“Kami meminta kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan, tutupnya

Tak hanya dijalan Sudirman sejumlah jalan yang rusak parah jugaa terjadi di Jalan bukit barisan Kelurahan Tugu kecil Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Hairudin,(50) pemilik warung nasi di pinggir Jalan bukit barisan Kelurahan Tugu kecil Prabumulih Timur ini juga mengeluhkan banyaknya lobang yang hingga kini masih rusak dan disaat hujan sering kebanjiran dan menjebak para pengendara motor yang lewat
Share:

Terlalu! Pencuri Ini Nekat Sikat Pagar Masjid Hanya untuk Foya Foya

MUARA ENIM -- Nekat yang dilakukan oleh Wakil (18) seorang pemuda warga desa Pajar Bulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU) dengan mencuri tiga unit pagar masjid yang ada di desanya.

Hanya untuk berfoya foya, pemuda ini nekat melakukan aksinya hingga dua kali. Dan pada aksinya yang kedua, pencurian yang dilakukan pelaku disaksikan langsung oleh kepala desa dan pengurus masjid.

Akibat tindakannya tersebut, Jumat (1/2) pelaku yang dilaporkan dan sempat akan dipukuli oleh warga diamankan oleh petugas Polsek SDU untuk diamankan dan dimintai keterangan.

Penangkapan pelaku sendiri disaksikan langsung oleh ketua RT dan orang tua pelaku. Karena saat diamankan oleh petugas, pelaku sedang berada dirumahnya dan tidak melakukan perlawanan saat diamankan.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono didampingi Kabagops Kompol Irwan Andesta membenarkan petugasnya telah mengamankan pelaku yang melakukan pencurian di Masjid Jamiul Insan di desa Pajar Bulan SDU pada 13 Januari yang lalu.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan untuk dilakukan proses hukum. Pelaku mengaku melakukan tindakannya sendiri dan akan menjual hasil curiannya yang akan digunakan untuk foya foya. Barang bukti juga sudah kita amankan,” pubgkas Kapolres.(SN)
Share:

Biar Aman, Umar Jual Narkoba Di Kebun

MUARA ENIM -- Berbagai cara dan tempat dijadikan para pelaku pengedar narkoba untuk menjual dan mengedarkan barang haram dagangannya kepada para pengguna dan pelanggan lainnya.

Seperti yang dilakukan Umar (42) pengedar narkoba di Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku. Pelaku berjualan narkoba di kebun yang berada di desa tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Penangkapan pelaku oleh petugas berawal pada hari Sabtu (2/2) sekira pukul 13.00 wib petugas mengamankan seorang laki-laki karena memiliki, menyimpan dan menguasai yang di duga narkotika jenis sabu dan barang yang diduga pil ekstasi.

Penangkapan bermula dari adanya informasi yang di terima dari masyarakat bahwa di Kebun Dusun III, Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku yang resah dengan adanya aktifitas transkasi narkoba yang kerap dilakukan oleh tersangka.

Berdasarkan info tersebut, petugas Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut yang mana hasil penyelidikan benar bahwa tersangka Dedi melakukan jual beli Narkoba di Kebun tersebut.

Selanjutnya petugas melakukan pemantauan di sekitar tkp, setelah di dapat informasi bahwa sasaran ada di Kebun tersebut, personil langsung mengamankan dan melakukan pemeriksaan pada rongga badan dan pakaian yang dikenakan tersangka dan di temukan barang bukti narkoba yang diduga shabu dan ekstasy yang kemudian oetugas membawa tersangka ke kantor Polsek.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono saat dikonfirmasi, Minggu (3/2) membenarkan telah mengamankan pelaku dan barang bukti yakni 3 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,22 gram, 8 butir pil ekstasi warna pink berat bruto 3,28 gram dan satu unit hp merk Nokia warna putih.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti yang ditemukan. Sepanjutnya pelaku akan kita mintai keterangan dan mempertanggung jawabkan tindakannya di mata hukum,” pungkasnya.(SN)
Share:

Tabrakan Ertiga vs Jupiter, Dua Orang tewas ditempat

MUARA ENIM – Kecelakaan naas yang menimpa Dedi (40) yang berboncengan dengan saudaranya Syarkowi (30) Dusun I Desa Paya Angus Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan sekitar pukul 07.00 wib pagi tadi menghebohkan warga sekitar Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, minggu (3/1/19)

Sepeda motor jenis Yamaha Jupiter bernopol BG 5648 QN yang dikemudikan korban bertabrakan dengan mobil Suzuki Ertiga warna silver bernopol B 1712 EGS yang melaju dari arah Prabumulih menuju Palembang

Dari keterangan beberapa warga sekitar korban diketahui hendak pulang menuju desa Paya Angus, saat diperjalanan sekitar Talang Taling terlihat minibus Suzuki Ertiga melaju kencang

Saat di tempat kejadian perkara (TKP) kedua kendaraan tak bisa menghindar hingga terjadi kecelakaan maut, motor yang ditumpangi Syarkowi terpental ke pinggiran jalan hingga puluhan meter



Warga yang mendengar dentuman benda keras kaget dan berhamburan keluar rumah, warga yang melihat motor dan mobil yang bertabrakan rusak berat dan sebagian hancur

Kondisi pemotor yakni Dedi dan Syarkowi diketahui tewas ditempat karena hantaman benda keras Bumper depan mobil, tubuh korban mengalami patah tulang bagian kaki, tangan hingga kepala

Dari keterangan Amran (60) salah seorang keluarga korban dibincangi wartawan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Gelumbang, Minggu siang (3/2/19) menuturkan, kedua korban baru saja pulang dari tempat kerabatnya yang ada di Palembang.

“Memang mereka ini (korban, red) sudah biasa pulang dari Palembang pakai motornya. Karena karena keluarganya memang banyak juga di Palembang,”



Sementara itu, dari lokasi TKP kejadian, petugas BKO Sat Lantas di Polsek Gelumbang, Brigadir Zudis dan Briptu Heru Willis langsung meluncur ke lokasi kejadian dan dibantu warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Gelumbang.

“untuk sementata motor dan mobil korban kita amankan guna penyelidikan lebih lanjut” ucapnya. (Sn)
Share:

6 pencuri pipa Pertamina berhasil ditangkap Polisi

PRABUMULIH – Polres Prabumulih berhasil mengamankan 6 ( enam ) orang pelaku pencurian pipa besi di jalan Nigata Talang Mutung Kp 17 Kel.Prabujaya Kec.Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Adapun identitas keenam pelaku yaitu Joni Pirmansyah (30 tahun),Dani Mediantoni (30 tahun), Abdul Sidik (34 tahun),Eryadi (34 tahun),Nepriansyah (30 tahun), kelimanya tinggal di jalan Talang mutung Kel.Prabujaya Kec.Prabumulih Timur Kota Prabumulih serta Rudi Irawan (29 tahun) yang tinggal di jalan Mayor Iskandar Kel.Prabujaya Kec.Prabumulih Timur Kota Prabumulih

Keenam pelaku tersebut itu berhasil diamankan oleh Tim Gurita Polres Prabumulih dan Tim Gurita Polsek Prabumulih Timur, Minggu dinihari (3/2/2019), sekitar pukul 03.00 WIB.

Keenam pelaku tersebut berhasi ditangkap setelah Timsus Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur melakukan penyelidikan laporan polisi dengan korban PT Pertamina dan dilaporkan oleh Septian Ilham Dani (security PT Pertamina).

Dalam laporannya di Polres Prabumulih pada hari Selasa tanggal 29 Januari 2019 Sekira jam 10:00 WIB telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan cara pada saat pelapor ke TKP, para pelaku mengambil pipa ukuran 6 Inch Eks jalur trunk line dari simpang lembak ke P3 Prabumulih sepanjang 50 Meter, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 4.000.000 dan melapor ke Polres Prabumulih.

Setelah menerima laporan tersebut Timsus Gurita Polres Prabumulih melakukan penyelidikan di lapangan kemudian bersama dengan Timsus Gurita Polsek Prabumulih Timur berhasil mengamankan keenam pelaku tanpa perlawanan, dari intrograsi yang dilakukan kepada para pelaku kejadian pencurian pipa tersebut dilakukan dengan cara memotong pipa tersebut dengan menggunakan lampu potong dan gergaji besi, setelah berhasil memotong pipa tersebut kemudian ke 6 pelaku tersebut mengangkutnya dengan menggunakan mobil Grand Max milik pelaku Dani dan ada pula dengan menggunakan sepeda motor viar roda tiga milik pelaku PP ( DPO ), setelah itu para pelaku menjualkan pipa tersebut ke pelaku AN ( DPO ), selanjutnya ke 6 pelaku tersebut kemudian selanjutnya dibawa ke Polres Prabumulih untuk penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman, S.H, keenam pelaku itu bersama barang bukti 14 Batang Pipa ukuran 6 inci sudah kita amankan.

Kita juga masih melakukan pengejaran terhadap 9 pelaku lainnya masing-masing inisial TJ, IW, JU, WA. HE, AA, JO, BR, PP, semoga dalam waktu dekat dapat tertangkap” jelasnya.

Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman, S.H menambahkan pihaknya akan mengenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman selama 5 tahun kurungan penjara atas perbuatan dari para pelaku yang melakukan pencurian pipa besi tersebut.(bio/ril)
Share:

Terbaring lemah, Petani ini dapat bantuan dari Polres Prabumulih

PRABUMULIH- Romini (60) warga Talang Anyar Dusun satu Desa Sinar Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengan (RKT) Kota Prabumulih terbaring lemah ditempat tidurnya, sabtu (1/2/19)

Prolapse Of Vagina Vault After atau sering disebut Pelvic Organ Prolapse adalah kondisi dimana otot dan ligament yang menyokong organ-organ disekitar daerah panggul melemah. Kondisi ini semakin lama akan menyebabkan gejalah yang berbahaya jika tidak diobati pada waktunya

Begitulah yang saat ini dirasakan Romini, yang kesehariannya bekerja sebagai petani penyadap karet di desa Sinar Rambang ini mengalami penyakit setelah beberapa bulan terakhir, dirinya tak mampu berdiri dan hanya bisa berbaring ditempat tidur

Hal tersebut ditambah dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan yang membuat parah penyakitnya yang tak mampu berobat kerumah sakit karena jarak yang jauh dan kekurangan pengetahuan keluarga tentang penyakit tersebut


"Romini saat dikunjungi Kapolres Prabumulih beserta rombongan sebelum di rujuk ke IGD RS.Umum Prabumulih"


Giat Anjangsana yang digelar Kapolres Prabumulih yang menindak lanjuti program kepolisian Door To Door System dengan pendekatan dari rumah kerumah menjadi titik terang bagi penyakit Romini

Bhabinkamtibmas Desa Sinar Rambang yang ditugaskan didesa tersebut menemukan warganya yang mengalami penyakit Pelvic Organ Prolapse namun belum mendapat penanganan yang maksimal karena terkendala keterbatasan ekonomi

Saat itu Romini dirujuk dan dirawat di Puskesmas Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan mendapatkan penanganan medis, dari hasil tersebut dr. Wita Sastri Jerno mengatakan diagnosa sementara Romini mengalami penyakit Prolapse Of Vagina Vault After dan dianjurkan untuk dirujuk kerumah sakit yang memiliki alat yang cukup, kamis (31/1/19)

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK, MH yang terjun langsung melihat kondisi Romini, Tito sapaan akrabnya itu memberikan fasilitas ambulance untuk menghantar langsung kerumah sakit Umum Daerah Prabumulih (RSUD)

“sebagai wujud kepedulian kepolisian kepada masyarakat Polres Prabumulih memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka” ucap Tito saat hendak menuju ruang IGD RS.UD Kota Prabumulih (sn)
Share:

Pura-Pura BAB, Joko Sikat Barang Masjid

MUARA ENIM -- Entah apa yang ada dalam fikiran Joko (24), awalnya dirinya menumpang Buang Air Besar (BAB) di Masjid Al-Mukhsin karena dirumahnya tidak ada WC, namun malah meninggalkan Masjid dengan membawa barang milik Masjid.

Warga Desa Dewa Sebane, Dusun I,Kecamatan Talang Ubi ini melakukan aksinya, Rabu (16/1) sendiri pada saat kondisi lingkungan sepi yakni sekitar tengah malam dengan mendobrak pintu masjid.

Usai merusak pintu masjid dengan menendangnya sebanyak dua kali, kemudian Joko mengambil kipas angin yang berada didalam masjid tepat diletakan di samping posisi imam.

Setelah berhasil membawa kipas angin dan kemudian di taruh di rumahnya, tersangka kemudian kembali mendatangi TKP Masjid Almukhsin yang berad tidak jauh dari rumahnya untuk kembali mengambil genset masjid yang berada di luar masjid.

Petugas masjid yang mengetahui kejadian pada saat subuh, yakni Zailani (34) yang melihat pintu yang didobrak paksa dan melihat kipas angin serta genset sudah tidak ditempatnya kemudian melaporkan kejadian ke puhak kepolisian.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas kemudian melakukan lidik terlebih dahulu. dan berdasarkan hasil pemeriksaan baik keterangan serta ciri-ciri dari pelaku dan setelah penyidik dapat mengidentifikasi pelaku berada di Desa Purun Kecamatan Penukal Abab kemudian langsung melakukan penagkapan.

Saat dilakukan penangkapan, Pelaku tidak melakukan perlawanan dan setelah dilakukan interogasi serta pengembangan, Pelaku mengakui perbuatan dan mengakui bahwa barang yang diambil tersebut disimpan dirumahnya dan kemudian dilakukan penyitaan terhadap barang yang diduga hasil curian tersebut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono melalui Kapolsek Talang Ubi, Iptu Alpian membenarkan telah melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti serta tersangka yang diduga melakukan pencurian.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan. Selanjuthya saat ini tersangka masih kami mintai ketrangan prihal tindakan yang telah dilakukannya,” pungkasnya.(SN)
Share:

Kesal Warganya Jadi Korban Pembunuhan dan Pemerkosaan, Warga Desa Menanti Hancurkan Rumah Pelaku

MUARA ENIM -- Aksi mencekam terjadi di Desa Suban Baru Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim. Pasca terungkapnya pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan, sejumlah massa dari Desa menanti mendatangi rumah Murza alias Sirun (32).

Warga yang kesal akibat pembunuhan disertai pemerkosaan yang menimpa Fatmi Rohanayanti, Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang kemudian meluapkan amarahnya dengan menghancurkam rumah pelaku.

Setelah puas menghancurkan rumah, ratusan massa kemudian langsung bergerak menuju Polsek Gelumbang. Kepada aparat penegak hukum warga menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

Kedatangan massa ke Polsek Gelumbang membuat sejumlah petugas berjaga-jaga. Bahkan sejumlah anggota dari Yonkav 5 DPC Karang Endah dan Koramil Gelumbang, anggota TNI turun untuk membackup pengamanan polsek antisipasi aksi anarki warga.

Beruntung, setelah perwakilan massa diberikan arahan oleh Kapolsek Gelumbang dan menyakinkan warga bahwa pelaku akan di proses sesuai hukum yang berlaku.

"pelaku sudah ditangkap dan ditembak sekarang sudah dibawa ke Polres Muara Enim," Ujar Kapolsek, Jumat (1/2).

Mendapat arahan Kapolsek, massa akhirnya bergerak pulang ke rumah masing-masing. Sementara sejumlah petugas kepolisian dibantu TNI tetap disiagakan untuk berjaga-jaga menghindari hal yang tak diinginkan.(SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts