Lawan Polisi Gunakan Parang, Residivis Begal Ini Akhirnya Tekepor Kena Dor Polsek Penukal Abab

PALI,SININEWS.COM - Sepak terjang Yudi Hartono (30) tercacat sebagai warga Desa Raja Jaya Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berakhir dibalik jeruji besi lantaran pria tersebut saat ini ditangkap jajaran unit Reskrim Polsek Penukal Abab dan menjadi tersangka Pencurian dengan kekerasan atau Curas alias begal di beberapa tempat di Bumi Serepat Serasan dan Muara Enim.

Tersangka Yudi ditangkap pada Kamis (22/8) sekitar pukul 00.10 WIB oleh Unit Reskrim Polsek Penukal Abab dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo.

"Tersangka ini, juga buruan Polres Prabumulih karena kabur dari Rutan Prabumulih pada 2017 lalu dengan nomor DPO: B / 8 / VIII / 2019. tanggal, Agustus 2019," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian disampaikan Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo, Kamis (22/8).

Dijelaskan Agus Widodo bahwa tersangka bukan hanya sekali melakukan aksinya, karena tercatat sudah ada empat laporan (LP) yang masuk dikepolisian dengan TKP berbeda.

"TKP ada di jalan desa Purun - Muara
Dua Kecamatan Penukal PALI, ada juga di Wilkum Polsek Rambang Lubai (DPO). Selain itu ada juga pada Wilkum Polsek Rambang dangku (DPO) dan Wilkum Polsek Tanah Abang (DPO)," terang Agus.

Untuk barang bukti yang turut diamankan cukup fantastis, yakni disebutkan Agus berupa 1 (satu) unit R2 yamaha vixion warna hitam. Dan setelah dikembangkan, barang bukti bertambah yakni 1 (satu) unit R2 honda beat warna hitam, 1 (satu) unit R2 yamaha vixion warna kuning, 1 (satu) unit R2 honda blade warna hitam - orange, 1 (satu) unit R2 yamaha vega warna hitam, 1 (satu) unit R2 honda supra X warna hitam, 1 (satu) unit R2 yamaha vega warna hitam dengan  jumlah ada 7  unit sepeda motor.

"Disamping itu kita amankan juga 4 (empat) pucuk senjata api rakitan laras panjang, 8 (delapan) bilah senjata tajam jenis parang, 2 (dua) bilah celurit, 8 (delapan) lembar STNK, 6 (enam) buah handphone, 2 (dua) buah kunci T, 1 (satu) butir peluru jenis FN (ditemukan dikantong pelaku pada saat penangkapan dan 3 (tiga) butir selongsong peluru (ditemukan dikantomg pelaku juga saat ditangkap," urainya.

Sementara untuk ungkap kasus di wilayah hukum Polsek Penukal Abab, dijabarkan Agus berdasarkan laporan korbannya dimana kejadian yang dilakukan tersangka pada Sabtu tanggal 27 Juli 2019 sekira pukul 09.40 WIB.

Aksi begal yang dilakukan tersangka ini ketika korban hendak pergi ke Palembang. Namun saat di TKP, yakni di jalan desa Purun - Muara Dua, tiba-tiba muncul 2 (dua) orang pelaku dengan membawa senjata api rakitan laras panjang dan pendek dengan menodongkan kepada korban yang langsung memerintahkan agar korban yang saat itu mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vixion untuk segara turun.

Karena ketakutan, akhirnya korban turun, lalu dua pelaku merampas kendaraan itu dan membawa kabur sehingga korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah).

Selanjutnya setelah Laporan Polisi diterima, Kapolsek Penukal Abab Iptu  Alpian, SH memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo, S.H beserta anggota unit Reskrim Polsek Penukal Abab untuk melakukan penyelidikan.

Sejak diterimanya Laporan Polisi tersebut, unit Reskrim yang di pimpin kanit reskrim Ipda Agus Widodo, SH telah melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan pada hari kamis tanggal 22 Agustus 2019 sekira pukul 00.10 WIB keberadaan pelaku berhasil didapatkan dan langsung dilakukan penangkapan di Desa Purun Selatan.

"Pada saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan menghunuskan senjata tajam jenis parang ke petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur hingga tersangka ini kita tangkap dan langsung di bawa ke Mapolsek Penukal Abab," beber Agus.

Tersangka saat ini tengah diperiksa secara intensif guna pengembangan dan mengungkap keberadaan pelaku lainnya.

"Kita tetap buru teman tersangka yang kerap membantu setiap aksinya. Untuk tersangka Yudi, kita jerat pasal 365 ayat (2) ke-2 dengan ancaman kurungan penjara 12 tahun," tandasnya. (sn)
Share:

Pilkades Serentak di PALI Tetap Minggu Depan, Simak Penjelasannya

PALI,SININEWS.COM - Pasca adanya penolakan dari sejumlah calon Kepala Desa terhadap wacana gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) bakal diundur, pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluarkan keputusan untuk menghelat hajat demokrasi bagi 36 desa yang bakal ikuti Pikades serentak tetap pada rencana awal, yakni Kamis tanggal 29 Agustus 2019.

Hal itu diketahui adanya edaran surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten PALI nomor 141/427/DPMD-IIII/2019 yang disampaikan kepada Camat se-kabupaten PALI perihal pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019.

Yang isinya sebagai berikut, 'Berdasarkan hasil rapat tanggal 22 Agustus 2019 di ruang rapat pemerintah Kabupaten PALI tentang pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019, setelah mendengarkan laporan dari Camat se-kabupaten PALI disampaikan sebagai berikut.

1.Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 tetap dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2019.

2.Camat diminta segera memerintahkan panitia Pilkades serentak untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan Pilkades tersebut.'

Surat edaran tersebut ditandatangani Kepala DPMD PALI yang diwakili Sekretaris Mardiansyah SH. (sn)
Share:

Buat KIA, Ratusan masyarakat datangi Disdukcapil Muara Enim


MUARA ENIM, SINI NEWS.COM - Masyarakat Kabupaten Muara Enim mulai ramai membuat Kartu Indentitas Anak (KIA) untuk anaknya yang berusia 0-17 tahun di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Muara Enim. Terbukti  pada saat pembuatan kartu KIA tersebut dibuka mulai awal bulan Agustus lalu, jumlah masyarakat yang membuat kartu tersebut sudah tercatat lebih dari 500 orang.
                    “Sosialisasi pembuatan kartu KIA ini baru kita sampaikan kepada OPD dilingkungan Pemkab Muara Enim dan camat. Kita berencana akan melakukan jemput bola dalam pembuatan kartu KIA ini dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan,” jelas PLT Kepala Dinas Dukcapil Muara Enim, Untung Susilo, Kamis (22/8).
                  Menurutnya, setiap harinya masyarakat yang membuat kartu KIA sekitar 30 orang.. Pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat , karena kendala yang dihdapai selama ini sudah teratasi. “Waktu itu kendala yang jita hadapi belum ada oprator yang menangani pembuatan kartu KIA. Sekarang sudah kita siapkan sebanyak 2 orang operator,” jelasnya.
                  Pembuatan kartu KIA sistimnya berbeda dengan pembuatan KTP. Karetu KIA belangkonya dapat dikeluarkan sendiri oleh Dukcapil tidak menunggu dari pusat. Kemudian pembuatan kartu KIA berdasarkan usia. Bagi anak usia 0-5 tahun pada kartu KIA tersebut tidak dilengkapi poto. Sedangkan anak usia 5- 17 tahun pada kartu KIA akan dilengkapi dengan poto identitas diri. 
                Dijelaskannya, kartu KIA tersebut akan berlaku sampai sianak berusia 17 tahun 10 hari, Selanjutnya dia akan mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik,  dengan melakukan pendataan ulang  memperlihatkan kartu KIA tersebut kepada petugas dan melakukan perekaman. 
               “Saat ini  pembuat KIA baru masyarakat di seputaran kota Muara Enim, sementara untuk daerah lain masih belum. Untuk kecamatan diluar muara enim nanti kami yang jemput bola untuk pembuatan secara kolektif," jelasnya. 
              Pembuatan kolektif dilakukan untuk memudahkan masyarakat membuat KIA terutama yang berada jauh dari perkotaan. "Pembuatannya cepat karena kalau tidak ada gangguan sistem sehari bisa selesai.
Share:

32 Persen Untuk Pemkab Muara Enim Dari Hasil PT PGE


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Usai melakukan kunjungan ke PT Pertamina Gheotermal Energy (PT PGE) yang berada di Lumut Balai, Semendo, akhirnya Perjuangan Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM bersama DPRD Muara Enim agar manajemen  perusahaan memberikan kontribusi kepada Pemkab Muara Enim segera membuahkan hasil.
                Soalnya, jika pembangkit tersebut mulai beroperasi pada bulan September mendatang, perusahaan tersebut siap memberikan bagi hasil kepada Pemkab Muara Enim (ME) selaku daerah penghasil sebesar 32 persen.
               Penegasan itu terungkap dalam pertemuan manajemen PT PGE Lumut Balai dengan Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dan Ketua DPRD, Aries HB SE bersama anggota DPRD Muara Enim lainnya di kantor Pertamina Gheothermal Jakarta, Kamis (22/8).
              Pertemuan itu diikuti juga Kepala Bappeda Pemkab Muara Enim, H Ramlan Suryadi serta sejumlah pejabat Pemkab Muara Enim lainnya. Pada pertemuan itu, rombongan bupati melakukan dialok langsung dengan salah satu Direktur PT PGE Lumut Balai, Eko dan Sekretaris Perusahaan PT PGE Lumut Balai, Ryan Dwi Gustrianda serta sejumlah pejabat PT PGE Lumut Balai lainnya.
               “Pertemuan pak bupati bersama DPRD dengan PT PGE pusat hari ini di Jakarta, berbagai permasalah yang ada di Muara Enim terkait dengan keberadaan perusahaan tersebut, seolah olah mengabaikan Pemkab Muara Enim,” jelas Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB SE yang berhasil dihubungi melalui ponselnya, Kamis (22/8).
              Menurutnya, dalam pertemuan itu harapan dan keinginan mantan Bupati Muara Enim, H Kalamudin D SH MH terhadap keberadaan perusahaan itu, berhasil diperjuangkan.              “Dalam pertemuan itu, PT PGE bersedia memberikan bagi hasil produksi sebesar 32 persen  bukan dalam bentuk saham. Karena sesuai ketentuan yang berlaku tidak bisa dalam bentuk saham,” jelas Aries.
                Selain itu lanjutnya, masalah kepedulian lingkungan, agar PT PGE dalam beroperasi tetap melakukan kepedulian lingkungan kepada Pemkab Muara Enim, seperti yang dilakukan manajemen perusahaan pertambangan batubara PT BA selama ini.
                 Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Muara Enim, Faizal Anwar SE, yang ikut dalam pertemuan itu menambahkan, pertemuan yang dilakukan bupati bersama DPRD dengan PT PGE dalam rangka koordinasi karena perusahaan itu pada bulan September 2019 ini melakukan Comersial Operation Day (COD).
                “Kita meminta kontribusi perusahaan  kepada Pemkab Muara Enim selaku daerah penghasil dalam berntuk peranserta kepedulian lingkungan maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Alahamdulillah semuanya ditanggapi secara positif,” jelasnya.
               Dijelaskannya, hasil pertemuan tersebut akan ada tindak lanjuti dalam bentuk pembahasan berikutnya hingga penandatanganan nota kesepakatan atau MoU. Pertemuan lanjutan yang akan dilakukan termasuk pembasahan masalah desa wisata.
          Pembahasan lanjutan tersebut, termasuk masalah tapal batas adanya klaim dari pihak Pemkab lain terhadap keberadaan PLTG PT PGE Lumut Balai tersebut.
          Perlu diingat, lanjutnya,  masuknya PT PGE ke daerah itu atas perjuangan Pemkab Muara Enim semasa bupati Muara Enim almarhum H Kalamuddin D SH.
           Bahkan Pemkab Muara Enim  telah membangun jalan mulai dari simpang Imam sampai ke Desa Penindaian menuju lokasi pembangkit, guna memudahkan pelaksanaan pembangunan pembangkit listrik tersebut.
Share:

Karena Ini RSUD Talang Ubi Dipenuhi Pasien Diare

PALI,SININEWS.COM - musim kemarau bukan hanya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mengintai kesehatan masyarakat, namun juga penyakit-penyakit lainnya juga harus diwaspadai. Lantaran saat ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kebanjiran pasien yang alami diare.

Diakui dr Fadli, dokter umum RSUD Talang Ubi bahwa dari data yang dimiliki rumah sakit itu, dalam satu harinya ada 10 sampai 15 pasien diare berobat ke RSUD tersebut.

"Dalam dua minggu terakhir ini pasien diare meningkat didominasi anak-anak," ujar dr Fadli.

Alhasil, dari banyaknya pasien diare, dikatakan dr Fadli bahwa ruang inap anak penuh oleh pasien diare.

"Penyebabnya bervariasi, salah satu faktor akibat mengkonsumsi air yang kurang layak, kemudian akibat lalat juga atau makanan ditambah cuaca yang saat ini berada pada puncak musim kemarau," terang dr Fadli.

"Kita mengimbau agar warga untuk menjaga pola makannya, konsumsi air bersih layak minum dan apabila ada gejala diare segera datang ke klinik atau puskesmas maupun rumah sakit terdekat," saran dr Fasli. (sn) .
Share:

Aset PDAM Lematang Enim Segera Diserahkan ke PALI



foto : Wahyuningsih, Direktur Umum PDAM Lematang Enim


PALI,SININEWS.COM - Direktur Bagian Umum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim, Wahyuningsih menyebutkan bahwa pihaknya bakal menyerahkan aset perusahaan penyuplai air bersih bagi warga Bumi Serepat Serasan dalam waktu dekat ini.

Menurut Wahyuningsih, sudah ada jadwal penyerahan seluruh aset PDAM Lematang Enim ke Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yakni pada Selasa tanggal 27 Agustus 2019.

"Penyerahan dilakukan di Muara Enim, dan mudah-mudahan jadwal itu tidak berubah lagi," ungkap Wahyuningsih saat ditemui media ini usai lakukan rapat antara PDAM Lematang Enim, Pemkab PALI dan Perumdam Tirta PALI, Kamis (22/8).

Diakui Wahyuningsih bahwa keterlambatan penyerahan aset PDAM Lematang Enim ke Pemkab PALI akibat terkendala administrasi.

"Sebenarnya rencana awal penyerahan di tanggal 26 Agustus, namun setelah rapat, kita sepakati tanggal 27 Agustus, apabila ada perubahan lagi, nanti kita sampaikan lagi. Pada penyerahan aset, seluruhnya diserahkan, termasuk aset perusahaan, karyawan, piutang dan lainnya diserahkan semua," terang dia.

Sementara itu, Kabag Umum Perumdam Tirta PALI Anugerah, Idris SE menyatakan pihaknya telah siap mengelola penyaluran air bersih terhadap warga PALI yang sebelumnya dikelola PDAM Lematang Enim.

"Alhamdulillah apabila tidak ada halangan lagi, pengelolaan air bersih bakal segera dilakukan Perumdam Tirta PALI Anugerah. Yang mudah-mudahan kita siap dan kita bertekad akan terus memberikan pelayanan maksimal," ujar Idris. (sn) 
Share:

KPUD PALI Kembali Kumpulkan Parpol Peserta Pemilu, Ternyata Ini Tujuannya

PALI,SININEWS.COM - Bertujuan mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kualitas, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kumpulkan seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu, Bawaslu, unsur-unsur lainnya untuk berdiskusi mengevaluasi fasilitas kampanye pada Pemilu 2019 lalu, Kamis (22/8) di RM Sejahtera Handayani Mulya.

Dijelaskan Fikri Ardiansyah, Ketua KPUD PALI bahwa kegiatan tersebut intinya berdiskusi, meminta masukan, saran maupun usulan atas pelaksanaan Pemilu lalu terutama membahas tentang fasilitas kampanye.

"Misal terkait Alat Peraga Kampanye (APK) dan penempatan APK yang selama ini kita tempatkan disetiap tempat terbuka dan mudah dilihat, atau APK yang telah kita cetak sudah sesuai atau belum. Nanti kita minta pendapat masyarakat terutama kawan-kawan peserta Pemilu atau Parpol," ujar Fikri.

Sebab dijelaskan Fikri, Kampanye merupakan tindakan atau usaha untuk menarik dukungan pemilih, jadi setiap fasilitas kampanye bisa mempengaruhi perolehan suara.

"Fasilitas kampanye pada kegiatan ini  dievaluasi, kalau ada kekurangan bakal diperbaiki, agar perhelatan Pemilu maupun Pilkada kedepannya, baik itu memilih Gubernur atau Bupati lebih berkualitas," harapnya.

Sementara itu, Iwan Dedi, anggota Bawaslu PALI menilai KPU telah menyelenggarakan Pemilu dengan sukses, meski diakui Iwan Dedi ada beberapa masalah namun itu merupakan dinamika.

"Yang terpenting kita telah dapat menentukan hasil Pemilu, yang mudah-mudahan bisa membawa Kabupaten PALI ke arah yang lebih baik. Dan kita dihadapkan pada event selanjutnya, yakni Pilkada, kami dari Bawaslu tetap mengharapkan kerjasamanya, kami juga berharap bisa mengawal Pilkada mendatang dengan dibantu semua elemen, serta kita berdoa bersama agar gelaran Pikada bisa sukses seperti Pemilu yang telah dilaksanakan," terang Iwan Dedi. (sn)
Share:

Pilkada Akan Digelar Pada 23 September 2020 Serentak di 270 Daerah, Berikut Tahapannya

*Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.15/2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020*

Pilkada akan digelar pada 23 September 2020 secara serentak di 270 daerah.

Sementara itu, pengumuman hasil rekapitulasi tingkat kabupaten/kota untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) dijadwalkan tanggal 29 September-1 Oktober 2020, dan pengumuman hasil rekapitulasi tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) tanggal 2-4 Oktober 2020.

Di dalam PKPU disebutkan bahwa naskah perjanjian hibah daerah yang akan digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pilkada akan disusun dan ditandatangani pada 1 Oktober 2019.

Penyelenggara pemilu di tingkat bawah, yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dibentuk dalam rentang waktu 1-31 Januari 2020, Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada 16-29 April, Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada 21 Februari-21 Maret, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada 21 Juni- 21 Agustus 2020.

PPK akan bekerja selama sepuluh bulan, yaitu 1 Februari sampai 23 November 2020. PPS bekerja selama delapan bulan, 23 Maret-23 November 2020. PPDP bekerja untuk satu bulan, 17 April-16 Mei 2020. Dan KPPS satu bulan lebih tujuh hari, 23 Agustus-30 September 2020.

Bagi pemantau pemilihan, pelaksana survei dan pelaksana hitung cepat, pendaftaran dibuka sejak 1 November 2019. Pendaftaran untuk pelaksana survei dan hitung cepat ditutup pada 23 Agustus 2020, sementara untuk pemantau pemilihan ditutup pada 16 September 2020.

*Penyusunan data pemilih*

Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) direncanakan diterima KPU pada tanggal 20-23 Februari 2020. Data ini kemudian disinkorinisasi dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir dan akan diumumkan pada 27 Maret.

Data hasil sinkronisasi kemudian dicocokkan dan diteliti selama 17 April-16 Mei 2020. Daftar Pemilih Sementara (DPS) diumumkan kepada publik pada 19-28 Juni, dan publik dapat memberikan tanggapan. DPS yang diperbaiki berganti status menjadi DPT. DPT diumumkan oleh PPS pada 1 Agustus-22 September.

*Pendaftaran calon kepala daerah*

KPU Daerah (KPUD) akan mengumumkan syarat minimal dukungan yang harus dipenuhi oleh calon kepala daerah (cakada) pada 25 November-8 Desember 2019. Untuk Pilgub, syarat dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) kemudian diserahkan kepada KPU Provinsi pada 9 Desember 2019-3 Maret 2020. Untuk Piwalkot atau Pilbup, penyerahan syarat dukungan kepada KPU Kabupaten/Kota dilakukan pada 11 Desember 2019-5 Maret 2020. Bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan secara lengkap, diberikan kesempatan satu kali untuk melengkapi.

Pendaftaran menjadi paslon sendiri dibuka selama tiga hari, yakni 16-18 Juni 2020. Dokumen syarat bapaslon akan diteliti, lalu diumumkan di laman KPUD guna memperoleh tanggapan dan masukan dari masyarakat. KPU memberikan masyarakat untuk mengirimkan tanggapan selama lima hari, 16-20 Juni 2020. Setelahnya, bapaslon akan menjalani pemeriksaan kesehatan selama periode 16-23 Juni 2020. Pada tahap pendaftaran, bapaslon juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki syarat calon.

Penetapan paslon diumumkan pada 8 Juli 2020. Pengundian dan pengumuman nomor urut paslon dilakukan esok harinya, 9 Juli. Bapaslon yang kecewa dengan hasil penetapan KPUD dapat mengajukan sengketa ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) dan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) paling lama lima hari kerja sejakditerbitkannya putusan PT TUN.

*Kampanye dan penyerahan laporan dana kampanye Pilkada*

Masa kampanye berlangsung selama dua bulan lebih, dimulai pada 11 Juli 2020 dan berakhir pada 19 September. Untuk kampanye di media masa, cetak dan elektronik, hanya dapat dilakukan selama tanggal 6-19 September. Setelahnya, 20-22 September, berlaku masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye (APK).

Setiap peserta Pilkada wajib menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) kepada KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota pada 10 Juli 2020, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada 15 Agustus, dan  Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) pada 20 September. LPPDK akan diaudit selama lima belas hari di tanggal 21 September-5 Oktober. Hasil audit diumumkan pada 7-9 Oktober.(sumber KPUD PALI) 
Share:

Kapolda Sumsel kunjungi Polres Prabumulih. Kaolda : Bangga dengan Peraih Predikat WBK

  Foto : Penyerahan 5 unit sepeda motor secara simbolis oleh Kapolda sumsel kepada Polres Prabumulih dihalaman Kantor Polres Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Apel Kesatuan kunjungan kerja Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs. Firli Bahuri, M.Si di Polres Prabumulih mengawali tatap muka pertama dalam kunjungan kerja selama dirinya menjabat menjadi Kapolda Sumsel, rabu (21/8/19)

Pria yang lahir di Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu itu mengawali kunjungannya dengan Apel bersama anggota personil Polres Prabumulih yang didampingi Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM, DPRD Kota Prabumulih dan Pejabat lainnya serta ratusan tamu undangan

Dalam kunjungan kerja (kunker) Firli sapaan akrabnya itu mengungkapkan rasa terima kasih dan bangganya kepada Polres Prabumulih yang selama ini memberikan pelayanan maksimal kepada maayarakatnya

“ya berkat kerja keras Polres Prabumulih diganjar predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), ini harus dipertahankan” ucapnya saat menjadi inspektur upacara kunjungan kerja

Menurut pria dengan pangkat bintang dua itu Sumatera Selatan memiliki tiga Polres yang saat ini diakui Kemenpan RB dalam hal bebas korupsi dan pelayanan yang baik

“Tiga polres yang mendapatkan pengharagaan Polresta Palembang, Polres Prabumulih dan Polres Ogan Komering Ulu” lanjutnya

Tak hanya itu Irjen Pol Firli Bahuri juga menyerahkan secara simbolis enam unit sepeda motor NMax untuk menunjang kinerja personil Polres Prabumulih dan dilanjutkan dengan pengecekan kesehatan gratis bagi kaum masyarakat yang dihadiri oleh puluhan masyarakat yang saat ini telah dibantu pengobatannya oleh Polres Prabumulih

Kunjungan kerja Kapolda Sumsel dilanjutkan dengan peresmian Perpusatakaan Keliling dan rama tama dengan personil dan warga

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Sumsel berharap dapat memberikan manfaat dan makna bagi Polres Prabumulih

“kalau saya kunjungan kerja harus ada manfaatnya pak, kalau hanya kunjungan dan usai makan siang pulang, mending gak usah pak” tegasnya. Dirinya juga berharap prestasi yang didapat bisa dipertahankan dan dikembangkan dalam pelayanan publik (sn)


Share:

Asyik Berenang Saat Acara Bidar, Siswa SD Tewas Tenggelam

MUARA ENIM, SININEWS.COM --Warga yang tengah asik menonton lomba perahu bidar di Sungai Lematang, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Muara Enim, Selasa (20/8) sekitar pukul 16.00 WIB dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke 74,  mendadak heboh.

              Itu terjadi setelah seorang  siswa SD bernama Erpan (10), warga Kampung II, Desa Muara Niru, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Muara Enim, tiba tiba tenggelam dan hanyut dibawa arus sungai Lematang tak jauh dari lokasi perlombaan perahu bidar.

             Bocah tersebut tenggelam saat mandi bersama teman sebaya di alirasn Sungai Lematang tersebut.  Rupanya korban tidak bisa berenang, sehingga tenggelam terbawa arus sungai.

                  Kejadian itu bermula dari korban bersama teman sebanyaknya mandi di aliran Sungai Lematang tak jauh dari lokasi perlombaan perahu bidar. Semula korban mandi ditepian sungai yang airnya masih dangkal.

               Tiba tiba, korban berjalan ke bagian tengah sungai yang dalam. Sehingga korban tenggelam dibawa arus air sungai karena tidak bisa berenang.

             Saat itu, salah seorang yang tengah menonton perlombaan bidar melihat lambaian tangan teman teman korban meminta tolong memberitahuan bahwa korban tenggelam.         

            Sehingga warga yang tadinya menonton lomba perahu bidar, ramai ramai terjung ke sungai tersebut untuk mencari tubuh korban yang tenggelam. Hanya dalam hitungan sekitar 30 menit, warga bernama Usuf, berhasil menemukan tubuh korban yang sudah lemas dan tidak sadarkan diri.

                  Warga bersama petugas Kepolisian Polsek Rambang Niru, membawa korban ke rumahnya  dan langsung diperiksa oleh bidan desa setempat. Ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata naywa korban sudah tidak tertolong lagi.

                Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Rabu (21/8) membenarkan kejadian itu. “Pihak keluarga korban sudah ikhlas atas kejadian dialami korban dan tidak akan menuntut.” Jelasnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts