Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 22 Agustus 2020







Share:

TRAGEDI JURNALIS SULBAR, IMO-Indonesia ; Tangkap dan Segera Ungkap


JAKARTA, SININEWS.COM -  Segenap pengurus dan anggota ikatan media online (IMO -red ) Indonesia di seluruh tanah air mengucapkan turut berdukacita atas musibah mengenaskan yang menimpa rekan jurnalis indonesia Demas Laira, kabardaerah.com di sulawesi barat. 

Publik begitu terkejut dan merasa geram atas perbuatan keji pelaku terhadap jurnalis, perbuatan pelaku telah menciderai demokrasi serta kebebasan pers di Indonesia, ujar ketua umum IMO-Indonesia yakub ismail, jumat 21/08/20 di jakarta. 

Untuk itu, IMO-Indonesia mendesak Kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap dan mengungkap pelaku yang atas perbuatannya telah menggilangkan nyawa seorang jurnalis, apapun motifnya perbuatan tersebut jelas-jelas telah melanggar hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia Tangkap dan Segera Ungkap !!! UU No. 40 Tahun 1999 telah memberikan perlindungan kepada jurnalis dalam menjalankan profesinya, adapun terkait pemberitaan telah ada mekanisme yang dapat ditempuh, baik dengan hak jawab dan atau pengaduan kepada Dewan Pers di Jakarta. 

Perbutan keji dan terkutuk itu harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya agar dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat pers dan warga negara Indonesia, pinta ketua umum IMO-Indonesia 

Tragedi ini tentunya menjadi renungan bagi kita semua masyarakat pers, dan menjadi pekerjaan besar bersama untuk dapat memberikan perlindungan yang lebih bagi Jurnalis dan masyarakat pers dalam menjalankan profesinya di Indonesia. 

IMO-Indonesia turut mendoakan, Semoga ALLAH SWT menerima seluruh Amal Ibadah Almarhum Demas Laira serta diampuni Kehilafannya. Dan kiranya Kepada keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan serta ketabahan...Aamiin Yra Tutup. (sn/imo)
Share:

Lagi, Tim Tantura Polres Prabumulih Amankan Pemakai Ganja


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Lagi-lagi tim Tantura Dua Polres Prabumulih berhasil mengamankan satu tersangka penyalagunaan narkoba disekitaran Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, tersangka dimaksud yakni Rafiel (25) warga Jalan Anggrek No.66 Rt.03 Rw.03 Kelurahan Prabumulih, jumat (21/8)

Saat ditangkap pelaku penyalagunaan narkoba jenis Ganja ini diberhentikan tim Tantura Polres Prabumulih yang sedang melakukan patroli rutin 

Melihat dua orang pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 mencurigakan petugas langsung melakukan pemeriksaan, sebelumnya petugas sempat kewalahan karena pelaku berupaya kabur hingga terjadi aksi kejar-kejaran

"Satu orang pelaku AR (DPO) berhasil kabur dari kejaran petugas" ungkap salah satu petugas yang sedang melakukan patroli

Hasil penggeledahan petugas berhasil menemukan satu paket ganja kering yang dibungkus dengan koran yang disimpan  didalam saku celana depan

"pelaku sudah diamankan di Polres Prabumulih guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut" ucap Kapolres Prabumulih I Wayan Sudharmaya, Sik,MH (ril/sn)
Share:

Petani Harus Terus Pacu Produktivitas

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Guna meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya dari bidang perkebunan berupa hasil yang maksimal dan berlimpah, persiapan dan perencanaan pada setiap awal penanaman sangatlah diperlukan.
“Saya berharap, melalui peremajaan kelapa sawit ini dapat meningkatkan kualitas maupun produktivitas panen. Saya juga berpesan kepada para petani dan Gapoktan agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan terencana, mulai dari pekerjaan pembukaan lahan dan tumbang pangkas pohon agar hasil yang diperoleh menjadi lebih optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan,”.

Hal diatas dikatakan Plt Bupati Juarsah saat menghadiri syukuran pelaksanaan program peremajaan kelapa sawit rakyat tahap I Tahun 2019 dan peluncuran tumbang pangkas perdana pohon kelapa sawit tahun tanam 2020 di Desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Jumat (21/08/2020).

Plt. Bupati juga menyampaikan, bahwa dari total luas lahan pertanian di Kabupaten Muara Enim, sekitar 35% atau seluas 200 ribu hektar merupakan lahan perkebunan yang didominasi olen 3 komoditas unggulan yaitu karet, kelapa sawit dan kopi.

“Oleh karena sebab itu Pemerintah Kabupaten Muara Enim sangat fokus melaksanakan program-program pemberdayaan, baik dari kegiatan hulu maupun hilir di sektor perkebunan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Sumaja Makmur, Parimin mengucapkan terima kasihnya atas perhatian Plt. Bupati dalam membantu para petani kelapa sawit, khususnya yang berada di Kecamatan Gunung Megang.

Bersama warga masyarakat dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Kecamatan Gunung Megang, Jumat pagi (21/08) Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Hasanudin, M.Si melangsungkan Syukuran dengan ditandai pemotongan tumpeng dan pemotongan pita menandakan dimulainya pelaksanaan tumbang pangkas tahun 2020.
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 21 Agustus 2020






Share:

8 Tuntutan KAMI, Aziz Syamsuddin: Wajar Negara Demokrasi

SININEWS.COM - Delapan tuntutan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendapat respon dari beberapa kalangan. Tak terkecuali Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Kehadiran KAMI yang diinisiasi oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan menuntut 8 poin kepada pemerintah dinilai Azis Syamsuddin wajar.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara demokrasi yang berlandaskan Pancasila tentunya setiap pendapat yang berkembang dapat dihargai.

"Kritik yang membangun merupakan hal wajar di setiap negara demokrasi," kata Aziz  di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Azis pun menekankan, kinerja DPR RI selama ini selalu berpedoman pada aturan dan tegak lurus terhadap nilai-nilai Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

"Dalam proses pembuatan dan pengesahan Rancangan Undang- Undang (RUU) menjadi Undang-Undang, DPR selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Termasuk dari kalangan masyarakat yang menjadi stakeholder hingga akademisi," imbuhnya.

Menurut Aziz, masukan dari berbagai elemen masyarakat itu kemudian ditampung dan diakomodiir oleh DPR.

Soal paham komunis, Aziz juga menegaskan lembaga yang dipimpinnya secara tegas menolak. 
"Saya menjamin, Indonesia akan berdiri tegak pada nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," tegas Aziz dalam keterangan tertulisnya.

Pada kesempatan itu, Aziz juga memastikan, pemerintah, DPR, dan masyarakat sepakat untuk saling gotong royong dalam menghadapi persoalan pandemi Covid-19.

"Tentu seluruh pihak berharap, Covid-19 dapat segera diselesaikan agar roda perekonomian nasional kembali normal, di tengah krisis global," tegas Azis.

Diketahui sebelumnya Din Syamsudin bersama para tokoh lain menjadi inisiator pembentukan KAMI. Mereka kemudian mengeluarkan delapan tuntutan yang harus ditujukan kepada pemerintah, DPR, MPR, DPD dan penyelenggara negara lainnya.

Berikut delapan tuntutan itu: 

1. Mendesak penyelenggara negara, khususnya pemerintah, DPR, DPD, dan MPR untuk menegakkan penyelenggaraan dan pengelolaan negara sesuai dengan (tidak menyimpang dari) jiwa, semangat dan nilai Pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya terdapat Pancasila yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945, dan diberlakukan kembali melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

2. Menuntut pemerintah agar bersungguh-sungguh menanggulangi pandemi COVID-19 untuk menyelamatkan rakyat Indonesia dengan tidak membiarkan rakyat menyelamatkan diri sendiri, sehingga menimbulkan banyak korban dengan mengalokasikan anggaran yang memadai, termasuk untuk membantu langsung rakyat miskin yang terdampak secara ekonomi.

3. Menuntut pemerintah bertanggung jawab mengatasi resesi ekonomi untuk menyelamatkan rakyat miskin, petani dan nelayan, guru/dosen, tenaga kerja bangsa sendiri, pelaku UMKM dan koperasi, serta pedagang informal daripada membela kepentingan pengusaha besar dan asing.

4. Menuntut penyelenggara negara, khususnya pemerintah dan DPR untuk memperbaiki praktik pembentukan hukum yang menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945. Kepada pemerintah dituntut untuk menghentikan penegakan hukum yang karut marut dan diskriminatif, memberantas mafia hukum, menghentikan kriminalisasi lawan-lawan politik, menangkap dan menghukum berat para penjarah kekayaan negara.

5. Menuntut penyelenggaraan negara untuk menghentikan sistem dan praktik korupsi, kolusi dam nepotisme (KKN), serta sistem dan praktik oligarki, kleptokrasi, politik dinasti dan penyelewengan/ penyalahgunaan kekuasaan.

6. Menuntut penyelenggara negara, khususnya pemerintah, DPR, DPD dan MPR untuk tidak memberi peluang bangkitnya komunisme, ideologi anti Pancasila lainnya, dan separatisme serta menghentikan stigmatisasi kelompok keagamaan dengan isu intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme serta upaya memecah belah masyarakat. Begitu pula mendesak pemerintah agar menegakkan kebijakan ekonomi dan politik luar negeri bebas aktif, dengan tidak condong bertekuk lutut kepada negara tertentu.

7. Menuntut pemerintah untuk mengusut secara sungguh-sungguh dan tuntas terhadap pihak yang berupaya melalui jalur konstitusi, mengubah Dasar Negara Pancasila, sebagai upaya nyata untuk meruntuhkan NKRI hasil Proklamasi 17 Agustus 1945, aga tidak terulang upaya sejenis di masa yang akan datang.

8. Menuntut presiden untuk bertanggung jawab sesuai sumpah dan janji jabatannya serta mendesak lembaga-lembaga negara (MPR, DPR, DPD dan MK) untuk melaksanakan fungsi dan kewenangan konstitusionalnya demi menyelamatkan rakyat, bangsa dan negara Indonesia. (Ril)
Share:

Tak Patuhi Himbauan, Personil Polres Prabumulih Yang Lepas Masker Dihukum

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Serius dalam pendisiplinan protokol kesehatan covid 19 beberapa personil Polri yg melepaskan masker di dalam ruangan dikenakan tindakan disiplin 

Jajaran Polres Prabumulih terus gencar gencarnya melakukan upaya pendisiplinan protokol kesehatan di kota Prabumulih, tidak hanya eksternal kepada masyarakat tetapi pendisiplinan protokol kesehatan ini dilakukan ke internal Polres Prabumulih. 

Seperti halnya yang dilakukan Wakapolres Prabumulih Kompol Agung Adhitya Prananta, S.H., M.H bersama Kasat Intel AKP Aan Sumardi S.E., M.M pada Jumat 21 Agustus 2020 siang. 

Wakapolres Prabumulih Melakukan sidak ke ruangan-ruangan yang ada di Polres Prabumulih dan amsih menemukan anggota yang melepaskan masker saat berdinas. 

Melihat hal tersebut Wakapolres Prabumulih Kompol Agung Adhitya Prananta, S.H., M.H melaksanakan tindakan disiplin kepada anggota yang melanggar tersebut. 

Seusai memberikan tindakan disiplin kepada anggota tersebut, Wakapolres Prabumulih memberikan himbauan agar anggota tersebut tetap memakai masker saat bekerja , tetap patuhi protokol kesehatan yang ada lainnya seperti menjaga jarak dan rajin cuci tangan. Seperti diketahui perkantoran sendiri dapan menimbulkan kerawanan sebagai salah satu cluster penularan covid 19.

"Semoga wabah covid ini segera berakhir dan kita semua terhindar dari penyebaran covid 19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada " Tungkas Wakapolres (ril/sn)
Share:

Juarsah: Kehadiran Gubernur Jadi Motivasi Besar Petani

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Meningkatkan perekonomian masyarakat menjadi hal yang harus diperhatikan, untuk itu, peran pemerintah sangatlah penting dalam peningkatan perekonomian. Mengetahui potensi daerah menjadi kunci kesuksesan tersebut.

“Selain mengetahui potensi apa yang dimiliki daerah kita, pengelaolaan yang baik dan benar juga menjadi kunci mendapatkan hasil yang maksimal. Jadi, turun ke lapangan untuk mengetahuinya harus dilakukan,” hal ini dikatakan Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam sambutannya pada Panen Raya di Desa Pinang Belarik Kecamatan Ujan Mas, Kamis (20/08/2020).
Jika potensi yang dimiliki daerah tidak terkelola dengan baik, lanjut HD, maka pemimpinnya menjadi salah. Dan bila tidak dikelola, maka kita menapika pemberian dari tuhan. Ini jadi tanggung jawab kita. “Pembangunan tidak cukup hanya dengan selogan dan bicara, tapi masyarakat ingin bukti. Jadi mengelola potensi menjadi penting,” tegas HD.

HD mera senang bisa datang langsung ke Desa. “Ini menjadi sebuah kekuatan. tidak ada alasan bahwa pembangunan atau meningkatkan perekonomian masyrakat tertunda karena permasalahan keuangan,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah dalam sambutanya mengatakan, Gubernur yang datang langsung ke petani adalah sebagai bentuk penyemangat kepada petani menghadapi masa - masa sulit di tengah pandemi Covid-19.
“Hal yang luar biasa dirasakan langsung oleh para petani. Selain bantuan materil, dukungan moril dengan kedatangan ini juga merupakan hal yang dibutuhkan para petani,” ujarnya.

Plt. Bupati berharap, dari Panen Raya Padi Sawah IP200 (Ume Sele) ini menjadi modal Kabupaten Muara Enim untuk menjadi Kabupaten yang mampu menjadi lumbung nasional swasembada padi. “Ini salah satu potensi yang harus juga kami berikan perhatian besar sebagai pemerintah,” pungkasnya.

Tahun 2019 Sumatera Selatan merupakan Provinsi 5 Besar Provinsi Penghasil Pangan Nasional, kedepan diharapkan Provinsi Sumatera Selatan dapat menjadi 3 Besar Penghasil Pangan Nasional dari kepada para petani di Desa Pinang Belarik berupa 2 unit Corn Sheller, 4 unit Power Thresher, dan 2 unit Power Threser Multiguna.
Nantinya Gubernur akan memberikan bantuan mesin panen padi untuk Desa Pinang Belarik apabila dapat meningkatkan produksi padinya 4,9 ton gabah kering/hektar menjadi 6 ton/ hektar. Saat ini Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujan Mas memiliki sawah tadah hujan seluas 83 hektar dengan target produksi nasional di tahun 2020 ini sebesar 59,15 juta ton gabah.(Adv)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 20 Agustus 2020







Share:

Kapolres Prabumulih Tinjau Kepasar Himbau Warga Pakai Masker

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Polres Prabumulih dan jajarannya terus melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus covid 19 di Kota Prabumulih, seperti halnya yang dilakukan pada Kamis ( 20 Agustus 2020) pukul 09.00 Wib. 

Polres Prabumulih yang dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih melaksanakan apel bersama kampanye protokol kesehatan pencegahan covid 19 di Halaman Polres Prabumulih. 

Dalam apel bersama kampanye protokol kesehatan pencegahan covid 19 di wilayah Kota Prabumulih yang melibatkan lebih kurang 2/3 kekuatan Polres Prabumulih dan Polsek jajaran Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarama, S.H.,S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dari tindak lanjut Intruksi Presiden ( Inpres ) No 6 tahun 2020. 

Dimana dalam Inpres tersebut memuat empat poin yang diarahkan khusus kepada Polri.“Pertama, Presiden Jokowi memerintahkan Polri untuk turut mendukung dengan mengawasi penerapan protokol kesehatan,” ujar Kapolres. 

Kedua, Polri diminta bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan patroli.

"Lalu yang ketiga, Polri diarahkan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia,” lanjut Kapolres. 

Kemudian yang keempat adalah efektivitas penegakkan hukum terkait pelanggaran protokol kesehatan. Selanjutnya ditambahkan Kapolres, mengingat hari ini didapati rawan libur panjang dan masyarakat lupa dengan protokol kesehatan yang ada maka dari kami Polri khususnya Polres Prabumulih dan Polsek jajaran melaksanakan kegiatan ini serentak di wilayah Kota Prabumulih. 

Pada hari ini kami bagi beberapa personel di beberapa titik rawan keramaian masyaralkat, mulai dari PTM 1, PTM 2, Tugu Kecik, Lapangan Prabujaya, Tugu Air Macur, Tugu Kuda serta polsek jajaran yang melaksanakan masing-masing di wilayahnya. 

Kegiatan himbauan tersebut sendiri dilaksanakan jaran Polres Prabumlih baik menggunakan pengeras suara yang ada di mobil-mobil dinas Kepolisian, melalui papan bicara, spanduk , selebaran , serta dengan langsung mendatangi masyarakat. Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarma, S.H., S.I.k.,M.H didampingi Wakapolres Prabumulih Kompol Agung Prananta, S.H., M.Hsendiri terlihat memberikan himbauan kepada pedagang dan pengunjung Pasar Kota Prabumulih. 

“ Disini kita mengingatkan warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada seperti wajib pakai masker, rajin cuci tangan, tetap menjaga jarak serta menghindari kerumanan, guna mencegah penyebaran wabah covid 19 di Kota Prabumulih, “ ujar Kapolres. 

Ditambahkan Kapolres Prabumulih ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama-sama, jangan sampai kita dan keluarga kita menjadi korban covid 19 ini, diperlukan kesadaran dan kemauan dari semua lapisan masyarakat untuk tetap patuh dengan prookol kesehatan pencegahan covid 19. (Ril/sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts