Sempat Adu Mulut, Warga Ini Pertanyakan Kejelasan Proyek Pelebaran Jalan Gunung Kemala

Foto : Jalan Gunung Kemala -Payuputat dilakukan pen
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Proyek pelebaran jalan disepanjang jalan Kelurahan Gunung Kemala hingga Payuputat menjadi polemik ditengah masyarakat, pasalnya waktu lalu sejumlah masyarakat mempertanyakan kejelasan perusahaan yang memenangkan tender, selasa (1/9)


Adi Aprison warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat ini mempertanyakan kejelasan perusahaan yang melakukan pelebaran jalan disisi kanan dan kiri jalan Keluraan Gunung Kemala, hal tersebut menurut Adi tidak adanya papan informasi dari pihak perusahaan

"Harusnya pihak perusahaan memasang papan proyek, jadi jelas informasi pekerjaan jalan itu siapa pemiliknya dan berapa panjangnya, semua harus diperjelas" ungkapnya
VIDEO LENGKAPNYA KLIK DIBAWAH: 
Adi Aprison yang merupakan tokoh masyarakat Gunung Kemala ini juga mempertanyakan tak adanya sosialisasi pihak perusahaan kepada masyarakat dan pemerintah setempat

"Pekerjaan ini harus ada sosialisasi lah tanah disepanjang jalan ini kan ada pemiliknya" sambungnya lagi

Sementara itu, Beno pengawas dilapangan saat dikonfirmasi belum memberikan informasi yang jelas kepada media ini

"Walaikumsalam, Cakmano,Aku lagi ngadep danramil ini" jelasnya singkat 

Informasi dilapangan sejumlah masyakat sempat tegang dan terjadi adu mulut antara pihak perusahaan dan warga yang mempertanyakan kejelasan perusahaan yang mendapatkan tender (tau/sn)
Share:

Dinas Perkim PALI Memulai Bangun Kantor Kejari

PALI -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebentar lagi bakal miliki kantor yang memadai. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Perkim telah memulai pembangunannya berlokasi di Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Dikatakan Ahmad Hidayat, Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten PALI bahwa pembangunan kantor Kejari PALI dilakukan secara bertahap. 

"Tahap awal ini kita buka lahan terlebih dahulu lalu pamatangan lahan. Adapun lahan seluas 1.600 meter persegi. Setelah lahan dibuka, langsung dilakukan pemasangan cerucup, tiang pancang dan pile cub," ungkap Ahmad Hidayat didampingi Sudirman, PPTK pembangunan kantor Kejari PALI, Selasa (1/9).

Ditambahkan Ahmad Hidayat bahwa target penyelesaian kantor Kejari tahun 2021."Tahun depan dilanjutkan lagi, tetapi tetap masih mengukur kemampuan keuangan daerah. Kalau tidak ada hambatan dan anggaran memadai, ditargetkan akhir tahun 2021 atau 2022 kantor Kejari rampung," tukasnya. 

Disamping pembangunan kantor Kejari, Ahmad Hidayat juga menyebut bahwa Pemkab PALI juga bakal membangun Mako Brimob.

"Itu bukti komitmen pemkab PALI yang ingin melengkapi fasilitas negara untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan rencana ini berjalan sesuai perencanaan dan kami minta dukungan dari semua lapisan masyarakat," harapnya. 

Sementara itu, Mulyadi STP, ketua Komisi II DPRD PALI memberi masukan agar setiap proyek pekerjaan untuk dilaksanakan sesuai perencanaan. 

"Dan yang terpenting pengawasan dari dinas terkait supaya hasilnya nanti tidak mengecewakan," saran Mulyadi. (sn/perry)





Share:

Golkar Resmi Usung Heri Amalindo-Soemarjono

PALI -- Partai Golongan Karya menjadi partai terakhir yang menyatakan sikap untuk mendukung dan mengusung pasangan calon Bupati petahana H. Heri Amalindo dan Calon Wakil Bupati Drs. H. Soemarjono pada Pilkada serentak di kabupaten PALI, 9 Desember 2020 mendatang. 

Hal itu diketahui saat surat rekomendasi yang diserahkan oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel II Bobby Adhityo Rizaldi ke calon wakil bupati Soemarjono yang didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel Ir. Herpanto. 

Kabar tersebut dibenarkan oleh M. Taufiq, salahsatu tim narahubung parpol pengusung Heri Amalindo dan Soemarjono, Senin (31/8/2020).

"Iya bener, sudah diserahkan rekomendasi B1 KWK dari partai Golkar ke paslon Heri Amalindo dan Soemarjono yang diwakilkan oleh calon wabup, Soemarjono. Hal itu dikarenakan kondisi kesehatan Pak Heri Amalindo sedang tidak fit," jelasnya. 

Dengan demikian, paslon Heri Amalindo dan Soemarjono telah mengumpulkan dukungan sebanyak 19 kursi dari 25 kursi di DPRD PALI yang terdiri dari PDIP 4 kursi, Golkar 4 kursi, PKS 3 kursi, Nasdem 2 kursi, Perindo 2 kursi, Gerindra 2 kursi, PPP 1 kursi, dan PBB 1 kursi. 

Sementara paslon penantang petahana Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi telah mengumpulkan dukungan dari tiga parpol, diantaranya Demokrat 3 kursi, PAN 2 kursi, dan HANURA 1 kursi. (sn/perry)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 31 Agustus 2020







Share:

Untuk Dapatkan Kuota Internet Gratis, Disdik PALI Data Nomor Hp Siswa

PALI --  Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini tengah melakukan pendataan terkait pembagian kuota internet gratis dari kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemdikbud) bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen yang menggelontorkan dana senilai Rp 7,2 triliun. Dimana program itu bakal diberikan selama empat bulan dari September sampai Desember 2020 untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19.

Pendataan sendiri menurut Plt kepala Disdik PALI, Kamriadi bahwa orang tua atau wali murid harus melapor ke pihak sekolah menyerahkan nomor handphone.

"Nantinya nomor handphone siswa diinput ke pusat. Untuk mekanisme pemberian bantuan kuota internet itu mutlak dari pemerintah pusat, kami hanya melakukan pendataan," ungkap Kamriadi, Senin (31/8).

Sementara itu, Irwansyah  kepala SMAN 2 Unggulan Talang Ubi akui bahwa data nomor handphone seluruh siswanya telah terkumpul, dan saat ini masih melakukan input data.

"Mudah-mudahan tidak lama lagi selesai. Hanya saja terdapat kendala dilapangan adanya siswa yang tidak memiliki handphone dan kendala jaringan," kata Irwansyah.

Menyiasati kendala siswa tidak miliki handphone, Irwansyah mengaku bahwa pihaknya telah membentuk kelompok atau grup kelas.

"Solusinya yang bersangkutan bisa  datang ke sekolah atau luring serta membentuk grup kelas. Juga telah kita bentuk sebelum corona ada yakni  paguyuban. Ada dua paguyuban, yaitu paguyuban orang tua dan paguyuban siswa, gunanya untuk koordinasi antara sekolah dan orang tua serta untuk mengetahui perkembangan siswa," jelasnya. (an/perri)
Share:

Masa Pemuda Pancasila Prabumulih Geruduk PT.GHEMMI


MUARA ENIM, SININEWS.COM – Ratusan masa dari Pemuda Pancasila melakukan unjuk rasa di Depan kantor PLTU PT.Guo Huo Enery Musi Makmur indonesia desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim, senin (31/8)

Dari pantauan dilapangan sekitar 300 an orang masa dari Pemuda Pancasila (PP) Kota Prabumulih geruduk Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Desa Gunung Raja 

Rifky Baday,SH.Mkn selaku Penanggungjawab aksi PP dalam orasinya menyampaikan pihak perusahaan harus transparan dalam perekrutan tenaga kerja dan mengutamakan tenaga kerja lokal (pribumi) 

Hingga berita ini diturunkan aksi masa masih terus berlanjut dan petugas kepolisian masih berjaga-jaga dilokasi unjuk rasa (sn/tau)     
Share:

Diduga Hendak Antar Sabu, Remaja Asal Penukal Utara Ini Disergap Satres Narkoba

PALI -- Peredaran narkoba di wilayah Bumi Serepat Serasan sepertinya tidak pernah habis meski polisi terus memburu dan menangkap para pelakunya. Terbukti pada Kamis (26/8) Satuan Reskrim Narkoba Polres PALI menangkap A, remaja yang baru berusia 16 tahun asal Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini harus berurusan dengan polisi lantaran kedapatan membawa satu paket serbuk putih diduga narkoba jenis sabu-sabu. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadhi melalui Kasatres Narkoba AKP Andri Noviansyah didampingi Kanit Satres Narkoba Ipda Thomson Angka Wibawa bahwa pelaku A ditangkap di Simpang Airport Kecamatan Talang Ubi saat hendak mengantar barang haram itu. 

"Berawal melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan, lalu saat di Simpang airport kita hentikan pelaku lalu dilakukan penggeledahan dan ditemukan satu paket bungkusan kecil berisikan serbuk putih diduga sabu-sabu dengan berat 2,28 gram. Pelaku ini merupakan kurir," ungkap Kasatres Narkoba, Senin (31/8).

Meski pelaku masih dibawah umur, tetapi ditegaskan Andri bahwa hukum harus tetap ditegakkan.

"Memang banyak bandar narkoba memanfaatkan anak untuk membantu memuluskan aksinya dalam menghindari jeratan hukum. Tetapi hal ini tetap kita tindak agar peredaran narkoba di wilayah hukum kita bisa ditekan. Dan pelaku ini kita jerat Pasal 114 pasal 1 jo 112 ayat 1 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun paling lama 20 tahun penjara," tandasnya. 

Dalam menghindari pelaku bawah umur terjerat hukum, Kasatres Narkoba mengimbau para orang tua untuk intensif mengawasi anak-anaknya. 

"Jangan sampai anak kita terjerumus pada lingkaran narkoba dan terjerat hukum. Untuk itu, awasi dan pantau perkembangan anak setiap harianya," ajaknya

Sementara dari pengakuan A, bahwa dirinya sudah dua kali mengantarkan narkoba jenis sabu-sabu. 

"Upahnya sebesar Rp 50.000 sekali antar. Dan hanya cukup untuk beli rokok. Selain itu, aku bisa makai narkoba gratis dari yang menyuruh aku," katanya dihadapan polisi. (sn/perry)
Share:

Bimtek SMSI Sumsel, Kadin Kominfo Kota Prabumulih: Ini Acara Besar dan Patut Diapresiasi untuk Kemajuan Media Online yang Lebih Profesional

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Sejak dikukuhannya organisasi SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) sebagai konsituen Dewan Pers, SMSI terus melakukan pengembangan dan peningkatan perporman dan kemajuan para media anggotanya salah satunya dengan melaksanakan kegiatan BIMTEK (Bimbingan Tehnik) yang digelar SMSI Sumsel, selama 2 hari, pada Sabtu – Minggu (29-30 Agustus 2020) di Hotel Swarna Dwipa, Palembang.

Kegiatan Bimtek siberindo.co, dengan tema : Kuasai Dunia Dengan Satu Sentuhan ini tak hanya diikuti sebanyak 56 peserta dari seluruh perwakilan SMSI Kabupaten/Kota se-Sumsel, namun juga diikuti beberapa perwakilan OPD dan Staf Ahli dari daerah di Sumsel.

“Kami dari Pemkot Prabumulih sangat bersyukur bisa hadir dan mengikuti langsung acara ini.

Apalagi ini merupakan acara yang besar dan patut untuk diapresiasi kegiatannya," ucap Kadin Kominfo Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa, saat dibincangi disela kegiatannya mengikuti Bimtek, yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Minggu (30/8).

Masih dikatakan Mulyadi Musa, dengan mengikuti acara ini, dia harapkan media online dapat meningkatkan performan dan pengetahuannya terutama dalam menghadapi persaingan media siber kedepan yang tentunya akan dituntut lebih professional baik dari pengelola medianya maupun awak media yang dinaunginya.

"Dengan Performan yang bagus, professional dan bisa memberikan edukasi yang baik, saya yakin media-media online khususnya yang ada di Prabumulih dapat meningkatkan pendapatannya secara maksimal," tandasnya.

Selanjutnya, Mulyadi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih telah diundang pada acara yang dihadiri langsung Wakil Ketua Dewan Pers sekaligus Direktur Utama siberindo.co, Hendri Ch Bangun dan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.

“Kami sangat apresiasi dan memberikan support atas kegiatan Bimtek ini, semoga kegiatan ini juga bisa menularkan ke kami terutama para media fatner kita di Prabumulih agar bisa lebih baik dan terus bersinergi dalam membangun Kota Prabumulih di tengah pandemic Covid-19 saat ini,” ungkap mantan Kadishub kota Prabumulih ini.

Sementara itu, Ketua SMSI Prabumulih Donni SH menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Pemkot Prabumulih, yang diwakili oleh Kadin Kominfo Kota Prabumulih.

“Ini bukti perhatian dan bentuk support dari pemerintah dalam hal ini Kadinkominfo Kota Prabumulih, yang sangat konsen terhadap kemajuan dan profesionalitas media online di Prabumulih. Semoga ini juga menjadi pemicu semangat bagi kami dan mudah mudahan kedepan Pemerintah kota Prabumulih dan SMSI Kota Prabumulih makin bersinergi dalam segala hal khususnya pembangunan," tandas Donni.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SSos mengatakan, acara ini dihadiri peserta yang merupakan perwakilan kabupaten/kota di Sumsel. 

"Dengan tujuan agar media anggota SMSI Sumsel memahami Siberindo.co," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru mengimbau, sebagai pengelola informasi dan komunikasi yang disebarkan melalui dunia siber dapat berperan mengedukasi pembaca dengan cara meningkatkan profesionalitas wartawan maupun perusahaan yang menaunginya.
“Produk yang disajikan menjadi ilmu. Nah ini peran edukatif media tentu harus ditumbuhkembangkan terus. Saya mengajak untuk wartawan memerhatikan betul kosakata itu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Good news dan tidak tendensius. Kemudian opini itu biar masyarakat yang membangunnya. Media hanya menyebarluaskan informasi,” ungkap Gubernur, pada sambutannya sebelum membuka acara Bimtek.

Selanjutnya acara Bimtek juga diisi dengan seminar tentang seputar masalah hukum dan UU ITE oleh para narasumber yakni, Ketua DPC Peradi Kota Palembang, Nurmala, dan Kasubdit V Polda Sumsel, Kompol Hadi Setiawan, serta penjelasan tentang siberindo.co oleh Direktur siberindo.co, Hendri Ch Bangun yang juga Wakil Ketua Dewan Pers, Direktur Pemberitaan Zakmi, serta penjelasan soal peningkatan performan dan platform Google Ads oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha siberindo.co, Ilona Juwita.(*)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 30 Agustus 2020







Share:

Rencana Sekolah Tatap Muka di Prabumulih Batal Digelar? Ini Alasannya

Foto : Ilustrasi
PRABUMULIH, SININEWS.COM - Rencana pembelajaran tatap muka di tengah pandemik Covid-19, khususnya bagi SMP hingga SMA/SMK sederajat pada Senin ini (31/8/2020) terpaksa ditunda dan dijadwalkan ulang oleh Pemerintah kota Prabumulih melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 

Hal tersebut setelah Pemerintah Kota Prabumulih berkoordinasi dengan DPRD dan Instansi terkait lainnya,dimana lembaga legislatif ternyata belum berkenan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di SMP hingga SMA/SMK sederajat. 

Karena, dikhawatirkan akan menambah cluster baru dan menambah jumlah kasus di tengah kondisi pandemik Covid-19 di Kota Nanas ini. Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM,menyampaikan bahwa, 

"Kalau keinginan kita (Pemkot, red), kita persilakan SMP hingga SMA/SMK menggelar pembelajaran tatap muka Senin ini. Tentunya, mengedepankan protokol kesehatan. Tetapi, nampaknya DPRD setelah dikonsultasikan belum berkenan,” 

Selanjutnya disampaikan kalau SMP memang menjadi kewenangan Disdik Kabupaten/Kota menentukan pembelajaran tatap muka di tengah pandemik ini dengan sarana prasarananya. 

"Kalau SMA/SMK memang kewenangan provinsi, tetapi Gubernur telah memberikan kewenangan kepada Kepala Daerah untuk menentukan pembelajaran tatap muka di tengah kondisi ini,” 

sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka ini. sarana prasarana untuk protokol kesehatan sudah kita siapkan. 

"Sekolah sudah melengkapi tetap cuci tangan, meja dan kursinya diatur jarak, siswa sekolah dibatasi, tengah medis juga telah kita siapkan untuk mengawasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka di protokol kesehatan ini,” bebernya. sn/realese).
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts