Kadinkes PALI Tetap Ingatkan Warga Untuk Patuhi Prokes


PALI. SININEWS.COM -- Warga Bumi Serepat Serasan dihimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19, kendati saat ini kabupaten PALI dinyatakan menjadi zona orange dalam penyebaran covid-19.


Himbauan itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI, Muhamad Mudakir, SKm MKes belum lama ini.


"Meski sudah kembali zona orange, namun saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten PALI harus selalu menerapkan Prokes dalam kehidupan sehari-hari, baik kegiatan di luar rumah maupun kegiatan yang sifatnya di lingkungan. Selalu Mencuci tangan dengam sabun, Menggunakan masker dan Menjauhi kerumunan dengan jaga jarak," ungkap Mudakir. 


Apalagi saat libur panjang di akhir pekan ini, Ia kembali mengingatkan agar warga PALI sebaiknya di rumah saja.  


"Saat hari libur panjang, sedapat mungkin untuk tidak dulu pergi ke tempat wisata yang menimbulkan kerumunan yang tidak menjaga jarak. Lebih baik di rumah saja. Karena, hampir seluruh wilayah di Sumsel kategori zona orange," tambahnya. 


Sebelumnya, Ia mengatakan bahwa sudah satu pekan terakhir, kabupaten PALI dinyatakan menjadi zona orange. 


"Alhamdulillah, seminggu yang lalu sudah berubah menjadi zona orange. Hal itu disebabkan karena sudah ada penurunan, baik dari penurunan angka kematian akibat covid-19 maupun penurunan penyebaran pasien terpapar positif covid-19. Untuk kluster pilkada di kabupaten PALI sejauh ini belum ada. Namun, kluster perkantoran sudah ada di kabupaten PALI. Untuk itu tetap waspada, patuhi proses dengan disiplin," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 30 Oktober 2020

 



Share:

Pencuri Hp Ini Tertipu Tim Kelambit Hitam


PALI. SININEWS.COM -- Tim Kelambit Hitam Polres PALI berhasil mengelabui Miko Kristian (30) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI yang saat ini menjadi tersangka atas kasus pencurian handphone milik korbannya warga Desa Prambatan Kecamatan Abab pada Rabu tanggal 07 Oktober 2020 lalu. 


Tersangka Miko tertipu Kanit Pidum Reskrim Polres PALI yang berpura-pura membeli handphone hasil curian Miko. Akibatnya, Miko bukan hanya gagal menikmati hasil curiannya, tetapi juga harus mendekam di sel tahanan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.



Dikatakan Kapolres PALI melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedy bahwa penyamaran kanit Pidum sengaja dilakukan saat adanya laporan korban yang telah kehilangan handphonenya serta adanya info adanya tersangka yang hendak menjual handphone. 

"Kita perintahkan Kanit Pidum untuk berpura-pura jadi pembeli. Dan setelah dicocokan dengan ciri-ciri handphone korban rupanya sama. Lalu pelaku kita amankan di Polsek Penukal Abab dan diproses karena adanya kasus lain," terang Rahmad Kusnedy, Jumat (30/10).

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres PALI bahwa aksi pelaku ini dilakukan siang hari sekitar pukul 11.00 WIB saat korban yang memiliki sebuah toko tengah berada di belakang tokonya dan meninggalkan handphonenya didepan karena tengah mengisi baterai. 

Tetapi saat korban kembali untuk mengambil handphonenya ternyata sudah raib dan melihat tiga handphone lainnya juga hilang dicuri orang. Atas kejadian itu, korban alami kerugian sebesar Rp 5 juta kemudian melapor ke polisi.

"Selain tersangka, kita juga amankan barang bukti berupa 1 (satu ) Unit Hand phone merk OPPO A.371, 1 (satu) Unit Hand phone merk VIVO. Pelaku masih diinterogasi guna pengembangan," tandas Rahmad Kusnedy. (sn/perry)
Share:

Rampas Handphone di Hari Sumpah Pemuda, Dua Pria Asal Tempirai Masuk Bui


PALI. SININEWS.COM. Sanjaya alias Sanjai (20) warga Desa Tempirai Selatan dan Sudirman alias Sudir ((30) warga Desa Tempirai Induk Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polsek Penukal Abab lantaran nekat merampas handphone milik seorang anak tepat di hari peringatan sumpah pemuda, 28 oktober 2020. 


Dimana saat kejadian, anak tersebut tengah asik main game di teras depan rumah milik warga Desa Mangku Negara Timur Kecamatan Penukal. 

Dijelaskan Kapolres PALI melalui Kasat Reskrim Polres PALI AKP Rahmad Kusnedy didampingi Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian bahwa dua pelaku ini beraksi disiang bolong, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Pada saat kejadian, korban yang seorang anak tengah bermain game, tapi tiba-tiba datang dua pelaku menggunakan sepeda motor

dan merampas paksa handphone korban. 

Tetapi korban berteriak dan diketahui beberapa warga setempat. Lalu warga berusaha mengejar dua pelaku tapi pelaku berhasil kabur dengan membawa handphone milik korban. Atas kejadian itu, korban alami kerugian ditaksir sebesar Rp 2,5 juta lalu melapor ke Polsek Penukal Abab. 

Setelah menerima laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berawal dari info warga masyarakat bahwa kedua orang pelaku sedang berada di jalan desa Air Itam sedang mengendarai sepeda, kemudian Kapolsek Penukal Abab memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Penukal Abab IPDA TAUFIK HIDAYAT dan Team Srigala untuk meluncur ke TKP.

"Selanjutnya setiba di TKP Team Srigala berhasil menangkap ke dua orang pelaku beserta barang bukti, kemudian kedua orang Pelaku dibawa ke Polsek Penukal Abab untuk diproses. Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu ) buah kotak handphone merek VIVO, 1 ( satu ) buah handphone Y12 warna hitam dan 1 ( satu ) unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat jalankan aksinya," terang Kasat Reskrim Polres PALI, Jumat (30/10). (sn/perry)

Share:

Nanan : Pemkab Mura Jangan Berlebihan Sikapi Sakitnya Ratna


LUBUKLINGGAU-Respon berlebihan Pemkab Musi Rawas terhadap informasi  Calon Bupati Musi Rawas penantang petahana nomor urut 1, Hj Ratna Machmud terjangkit Covid dinilai bermuatan politis oleh pihak keluarga.

"Yang bersangkutan itu  (Ratna) adalah warga Lubuklinggau jadi saya minta untuk pemkab Mura juga jangan berlebihan menyikapi hal seperti ini,"tegas H SN Prana Putra Sohe keponakan Hj Ratna Machmud.

Prana Sohe yang saat ini menjabat Walikota Lubuklinggau meminta agar pihak-pihak tertentu agar tidak mempolitisir keadaan,karena Covid 19 bukanlah aib bahkan siapapun bisa terpapar termasuk kepala daerah.

"Tante saya itu sedang di rawat dan butuh istirahat total jadi  jangan sekali lagi dipolitisir walaupun beliau sebagai salah satu kandidat saat ini,"tegas Prana Sohe.

"Yang berusaha mempolitisir keadaan maka nanti akan beradapan dengan kami pihak keluarga,"pungkasnya.

Share:

Data Privasi Pasien RSMH Menyebar, Keluarga Ancam Ambil Langkah Hukum


MUSI RAWAS--Dzolim dan biadab! Mungkin kalimat diatas pantas disematkan kepada orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu dengan menyebarkan foto calon Bupati Musi Rawas nomor urut 1, Hj Ratna Machmud yang sedang menjalani perawatan di RSMH Palembang,hal ini diungkapkan salah seorang keluarga Ratna Machmud, Rabu (28/10) di kediamannya.

Ruang perawatan yang seharusnya menjadi ranah privasi pasien, kini menjadi konsumsi publik, lantaran adanya foto Ratna yang diambil dari layar monitor CCTV rumah sakit kemudian disebar di media sosial yang tentu tujuannya mengarah kepada kepentingan politik, jelasnya.

Bocornya foto pasien didalam ruang perawatan diduga kuat berasal dari internal RSMH Palembang karena foto yang disebar oleh akun facebook Ahmad Fadili tampak foto yang diambil dari layar monitor CCTV RS.

Hal ini tentunya menyalahi aturan rumah sakit karena tidak melindungi privasi pasien, pelakunya harus ditindak tegas termasuk akun facebook yang menyebarkannnya ke media sosial,tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, Humas RSMH Palembang, Suhaimi saat dikonfirmasi, Rabu (28/10) mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku jika yang menyebarkan foto itu dari internal RSMH Palembang.

Dikatakan Suhaimi, terkait beredarnya foto pasien RSMH yang tersebar di media sosial, pihaknya sangat menyesalkan hingga menjadi konsumsi publik.

"Kami segera menyelidiki mengapa itu bisa beredar. Seharusnya menjadi  privasi pasein dan RS  yang tentu harus kami jaga. Apabila  foto tersebut disebarkan oleh karyawan RSMH maka yang bersangkutan  akan menerima konsekuensi sesuai ketentuan berlaku,"tegasnya.

Dia juga meminta  maaf kepada pihak keluarga atas kejadian yang tidak diharapkan itu.

Sementara itu, H SN Prana Putra Sohe salah seorang keluarga, Hj Ratna Machmud, mengecam perbuatan oknum yang menyebarkan foto bibinya tersebut. "Ini perbuatan biadab dan jangan main-main kalau ini pun ada undang-undang yang mengatur privasi" tegas Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe.

Nanan juga menyayangkan dengan berita-berita  yang beredar kemudian dipolitisir oleh beberapa orang, itu perbuatan tak bertanggungjawab.


"Ingat kejadian ini bisa menimpa siapa saja. Jadi janganlah dibuat permainan politik, apalagi sampai harus mencari-cari  tahu melalui data-data medis IGD dari rumah sakit dan malah mencari foto-foto tentang pasien melalui CCTV. "Yang berusaha mempolitisir keadaan maka nanti akan beradapan dengan kami pihak keluarga," tegasnya lagi.

Intinya sambung Nanan, terpapar corona itu suatu hal yang biasa. Siapapun bisa terpapar. "Saya sendiri pernah terpapar walaupun walikota, bupati dan masyarakat umum juga bisa terpapar. Kalau dilihat riwayat terpaparnya tante saya Ratna Mahmud, itu memang diawali dengan sakit demam kemudian diambil dan cek darahnya. Saat itu masih terdeteksi tipus tapi setelah beberapa hari beliau terus demam. Karena khawatir maka dibawalah ke Palembang dan kemudian di swab. Ternyata hasilnya positif. Sekarang sedang dirawat di RSMH Palembang. Yang paling penting saat ini adalah mensupport dan berdoa supaya beliau cepet sembuh.(*)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 29 Oktober 2020

 



Share:

KADES TEMPIRAI KUKUHKAN PENGURUS KARANG TARUNA TEMPIRAI BERSATU


Tempirai, SININEWS.COM -- Karang Taruna, adalah Lembaga Kemasyarakatan yang merupakan wadah pengembangan Generasi Muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk Masyarkat, terutama para generasi muda Desa yang bertujuan untuk kesejahteraan sosial.(Pasal 6 Permendagri Nomor 77/2010)


Hari ini ( 28/10/2020), bertepatan hari ulang tahun Sumpah Pemuda ke 92. Pemerintah Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI ), menggelar Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Tempirai Bersatu untuk masa Bhakti 2020 - 2025.

Acara yang dipusatkan Kantor Kepala Desa Tempirai ini, dihadiri Kadispora PALI yang diwakili Kabid Pemuda dan Prasarana M.Tanggang Jaya, Spd, Babinsa Tempirai T.Mulyadi, PLD Awek Bayumi, Tim Inovasi Desa bidang SDM Suharto.BA  dan para Perangkat Desa, BPD,  serta Tokoh Masyarakat /Pemuda lainya.

Dalam Pengukuhan Pengurus Karang Taruna ini, Penting Hariyanto sebagai Ketua, Suryadi Sebagai Sekretaris, Fery Irwanto sebagai Bendahara dan Kepala Seksi dibidangnya masing masing. Sebagai mana yang tertuang dalam Keputusan Kepala Desa Tempirai Nomor 28/SKKDT/X/2020 Tanggal 25 Oktober 2020.

Dalam sambutannya Kepala Desa Tempirai Muhamad Jonot Syamsudin, mengajak para Pengurus dan pemuda bersenergi dengan Pemerintah Desa, serta dapat menggiatkan Karang Taruna Tempirai Bersatu dengan bersungguh sungguh dan tanggung jawab, sebagai Komitmen dari Pemerintah Desa Operasional Kegiatan akan di Anggarkan dalam APBDES Tempirai. 

Namun lebih jauh kedepan, Kepala Desa mendorong Pengurus dapat membuka akses ke berbagai pihak luar. "Sehingga dapat mengembangkan Karang Taruna Tempirai Bersatu menjadi Karang Taruna berdaya guna bagi Masyarakat dan menjadi Karang Taruna terbaik di Kabupaten PALI," ujar Kades. 

Demikian  M Tanggam Jaya sebagai laoding sektor Pemuda Dispora Kabupaten PALI, menghimbau pada Pengurus agar dapat menggerakkan semangat para pemuda untuk menciptakan usaha  bersama secara bergotong royong, "Sehingga dapat melahirkan generasi muda yang kreatif dan Inovatif untuk Kemajuan Desa Tempirai maupun Kabupaten PALI," kata M Tanggam.

Juga T. Mulyadi sebagai Babinsa Tempirai, mengajak para Pemuda tetap semangat untuk membantu kemajuan Desa dan tetap menjaga ketertiban umum serta selalu menghindari berbagai benturan hukum, 

"Namun tak kalah pentingnya para pemuda bersama masyarakat agar tetap konsisten dengan protokol Kesehatan terkait Pademi Covid 19 saat ini, mudah mudahan musibah Pademi Covid ini cepat berakhir," harapnya. 

Penulis : Suharto.
Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 28 Oktober 2020

 



Share:

Deny Saputra Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke ditangkap di Jawa Barat

PRABUMULIH, SININEWS – Sempat Buron selama Delapan Bulan kasus pembunuhan Citra Yetri Yeni alias Sella yang sehari-hari bekerja sebagai LC akhirnya berhasil diungkap oleh Satuan Reskrim Polres Prabumulih. Pelaku Deni Saputra alis cecep (28) warga Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan akunya berhasil ditangkap.

Dari pengakuan tersangka, ia sempat melarikan diri ke  Pandegelang, dan Serpong, namun tertangkap di Tirta Mulya kecamatan Cikampek.

Dirinya nekat membunuh korban lantaran cemburu saat dapat kiriman foto sella Tampa busana bersama pria lain, di tempat dia sering menginap.

“Kalau minum dan narkoba tidak ada, namun karena Emosi saya gelap mata, hingga akhirnya menghabisi nyawa Sella,” ucap tersangka yang merasa menyesal karena telah menghabisi nyawa Sella. 

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, SIK, SH, MH, didampingi Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Abdurrahman SH menyebutkan, kasus ini kasus lama, yg berhasil diungkapkan, kejadiannya sendiri terjadi pada bulan Februari 2020.

Dia tertangkap di  rumah kontrakan Tirta Sari, kecamatan Cikampek, kabupaten Cirawang, Jawa Barat. Pelaku jelas  melakukan pembunuhan berencana.

Tersangka dan korban punya hubungan khusus, namun ada pihak ketiga yang menyebabkan tersangka Deni cemburu dan menyebabkan korban dibunuh, ucap Kapolres saat pres rilis di halaman utama polres Prabumulih, Rabu (28/10/2020).

” Cukup panjang untuk berhasil mengungkap kasus Pembunuhan LC ini, kurang lebih delapan bulan,” untuk tersangka sendiri kita kenakan pasal, 340. 338, dan 365 dengan ancaman hukiman lebih dari lima tahun penjara. (sn/tau)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts