Jalan Poros Sungai Ibul-Babat Perlu Perbaikan

Caption. Kondisi jalan Sungai Ibul - Babat pada titik yang rusak 



PALI. SININEWS.COM -- Akses jalan poros dari ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuju kecamatan Penukal melalui Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi kondisinya saat ini dibeberapa titik sudah alami kerusakan, padahal akses jalan itu sudah dilakukan pengecoran. 


Kenyamanan masyarakat pun dalam berkendara terganggu lantaran kondisi cor beton sudah banyak yang retak dan berlubang. 


Menurut Edi, salah satu warga Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi bahwa titik yang terparah adalah dari arah Sungai Ibul menuju Desa Spantan Jaya kecamatan Penukal. 


Pada titik itu, cor beton yang menurut Edi belum genap satu tahun dibangun tetapi kondisinya sudah rusak. 


"Mungkin cepat rusaknya pada titik itu akibat kontur tanah yang labil. Namun kami minta pemerintah segera melakukan perbaikan lantaran kondisinya membahayakan pengguna jalan," kata Edi, Minggu 11 September 2022.


Ditambahkan Edi bahwa jalan poros itu akses utama sejumlah desa dalam dua kecamatan dalam menggerakkan ekonominya. 


"Keluar masuk hasil kebun kami melalui jalur ini. Kalau jalur ini putus maka kami masyarakat akan kesulitan dalam beraktivitas. Saat ini saja, harga getah murah, akibat pembeli getah malas ke desa kami karena akses jalan jelek," tukasnya. 


Sama halnya disampaikan Rasimin warga lainnya bahwa saat berkendara malam hari, banyak warga terjebak dan tak jarang alami kecelakaan. 


"Bagi pengendara yang belum biasa melintas di jalur itu harap berhati-hati, lantaran ada beberapa titik alami kerusakan dan terdapat lubang jebakan. Sudah ada beberapa warga pengendara sepeda motor yang terjatuh karena terjebak lubang," katanya. 


Dia berharap pemerintah kabupaten PALI melalui dinas terkait agar secepatnya melakukan perbaikan supaya aktivitas masyarakat lancar. 


"Tolong dibantu agar secepatnya diperbaiki. Karena jalan ini jalan lintas, jalan yang paling banyak masyarakat melaluinya," harapnya. 


Terpisah, Ristanto Wahyudi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten PALI hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasinya. (sn/perry)

Share:

Berkat Padi SRI, Pertamina Pendopo Raih Penghargaan Bergengsi


Caption. Foto bersama staff pertamina pendopo setelah meraih penghargaan platinum di Semarang 


PALI. SININEWS.COM -- Pertamina Pendopo Field berhasil memperoleh penghargaan Platinum kategori Inovasi Sosial dalam ajang Penganugerahan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2022 yang diselenggarakan oleh Sucofindo di Semarang, pada tanggal 7 September 2022 lalu. 


Prestasi tersebut merupakan penghargaan bergengsi bagi Pertamina Pendopo yang berkantor di supaya kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Keberhasilan PEP Pendopo Field ini berkat pemberdayaan masyarakat melalui program pertanian organik yang meliputi budidaya Padi SRI (Sustainable of Rice Insentification) Organik di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. 


Program itu menerapkan inovasi berupa penggunaan pupuk kompos jerami padi yang ramah lingkungan dari yang sebelumnya menggunakan pupuk kimia, sehingga terjadi perubahan sistem dari inovasi yang sudah diterapkan dan berkonsep "zero waste".


Sr. Manager Pertamina Pendopo Field, I Wayan Sumerta mengucapkan terima kasih atas prestasi yang berhasil dicapai. 



"Penghargaan ini juga menjadi salah satu indikator keberhasilan dari program pengembangan masyarakat dalam bidang inovasi sosial yang berdampak positif terhadap lingkungan dan sosial," ungkap I Wayan, Minggu (11/9/22).


Selain itu kedepannya ditambahkan I Wayan bahwa Pertamina Pendopo Field akan terus melanjutkan upaya-upaya pengembangan masyarakat yang berorientasi terhadap inovasi baik yang bersifat lingkungan ataupun sosial.


“Kami Pertamina Pendopo Field mengucapkan terima kasih kepada SUCOFINDO atas penghargaan ENSIA 2022 kategori platinum ini. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi serta keberhasilan atas kerja keras dalam mengaplikasikan inovasi sosial dalam Program Pengembangan Masyarakat," tukas I Wayan. 


Disamping itu penghargaan tersebut diakui I Wayan menjadi motivasi Pertamina Pendopo untuk terus melaksanakan program yang dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar wilayah kerja perusahaan tersebut. 


"Kita akan terus melanjutkan dan mengembangkan program pengembangan masyarakat yang berintegrasi dengan inovasi sosial. Sehingga harapan kami adalah dapat berimplikasi positif terhadap sosial dan lingkungan” tutup I Wayan. (sn/wahari)

Share:

HD Harapakan Pengurus Baru MPW PP Sumsel Dapat Merangkul Seluruh Eleman Masyarakat


PALEMBANG, SININEWS.COM -- Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Musyawarah Wilayah (MUSWIL) Ke VIII 9-11 September 2022,yang sekaligus juga menggelar pemilihan ketua MPW baru masa jabatan 2022-2027,Sabtu (10/09/2022), bertempat di Grand Ballroom Hotel Aston Palembang.

Hadir dalam Muswil VIII MPW Sumsel selain peserta dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) 17 Kabupaten/Kota Se-sumsel turut hadir Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (WAKETUM MPN) sekaligus Plt katua MPW Sumsel H.Ahmad H.M,Ali,Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Sumsel kepengurusan sebelumnya H.Herman Deru (HD),Ketua MPW PP Sumsel Periode sebelumnya H.Yansuri serta Tamu Undangan lainnya.

Pantauan di lapangan pembukaan kegiatan Muswil VIII PP Sumsel Tahun 2022 berjalan tertib dan lancar,serta yang terpilih menduduki jabatan Ketua MPW Sumsel periode 2022-2027 dalam pemilihan tersebut yaitu H.Fauzi Amroh yang terlpilih secara Aklamasi pada Muswil VIII PP Sumsel.

Dalam sambutan, Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Ahmad Ali menyampaikan Muswil ini perintah kongres PP tahun 2019 di Jakarta dan yang pastinya tidak ada agenda politik pada Muswil tersebut.

“Konsolidasi di lakukan semata-mata mensolidkan PP untuk menunaikan tugas tugas sejarah pendiri bangsa,” ucapnya.

Ali berharap ketua terpilih nantinya bisa menyediakan kantor atau sekretariat untuk kedepan sebagai tempat membangun diskusi bagi kader kader PP.

“Pemuda Pancasila adalah organisasi yang tegak lurus dibawah komando,serta yang mana sebelumnya kantor PP Sumsel susah di jangkau, Insya Allah kedepan kantor PP tersebut terletak di dalam kota Palembang untuk digunakan tempat mendiskusikan untuk kepentingan rakyat,” harapnya.

Sebelum membuka kegiatan Muswil PP Sumsel Ke VIII Tahun 2022,Dalam sambutannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendoakan agar organisasi ini semakin eksis, update di segala bidang dan semakin solid,karena menurutnya organisasi Pemuda Pancasila dapat melakukan hal tersebut,mengingat soliditas organisasi ini telah teruji dari masa ke masa mulai dari orde lama, orde baru hingga zaman reformasi saat ini.

"Pahit manis bahkan guncangan keras telah dilalui bangsa ini namun patut disyukuri hingga kini Pancasila tetap menjadi ideologi bangsa. Hal itu menurutnya tak lepas peran dari Pemuda Pancasila yang ikut menjaga dan mempertahankannya,dan Diapun (red) menghimbau sebagai pemuda yang memiliki identitas hendaknya para anggota terus up update diri, baik itu di bidang IT dan lainnya karena kedepan tidak ada yang tahu bahaya dan musuh yang dapat mengganggu."ucap HD

Kita berharap lanjut HD,agar kedepannya pengurus baru terpilih nantinya dapat merangkul semua elemen masyarakat sehingga tidak ada perpecahan baik dalam internal organisasi maupun di luar organisasi.

"Dengan demikian kita dapat menciptakan Sumsel yang semakin kondusif dan tetap dapat mempertahankan statusnya sebagai daerah zero konflik."pungkasnya.

Share:

21 Tahun, DPC Demokrat Prabumulih Gelar Turnament Volly Gratis Berhadiah Fantastis

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Dalam rangka memeriahkan 21 Tahun Partai Demokrat, DPC Demokrat Kota Prabumulih gelar AHY Cup Volly Ball 2022, Jum'at (09/09/2022).

Tournament Volly Ball yang di selenggarakan oleh DPC Demokrat Kota Prabumulih itu, Sepenuhnya tidak memungut biaya sepeserpun kepada para peserta alias Gratis.

Namun untuk hadiah dari tournament itu sendiri cukup membuat para peserta menjadi semangat yang mana hadiah keseluruhannya mencapai 30 Juta Rupiah, juga termasuk tambahan dari Orang nomor satu di Kota Nanas. 

Dalam pembukaan tournament tersebut di hadiri langsung oleh ketua DPD Partai Demokrat Sumsel sekaligus Bupati Lahat Cik Ujang SH yang berdampingan dengan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM serta Ketua DPC Demokrat Kota Prabumulih Deni Victoria SH MSi.

Tak hanya itu, turut hadir unsur Pemerintah Kota Prabumulih, Forkopimda Kota Prabumulih tamu undangan serta para peserta yang siap bertanding.

Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris Partai Demokrat Prabumulih, Wedi Saputra SE menjelaskan turnamen bola voli ” AHY Cup” ini diikuti oleh 64 klub voli kota Prabumulih yang terdiri dari 32 klub putra dan 32 klub putri.

” Untuk total hadiah uang pembinaan yang diperebutkan sebesar Rp. 20 juta ,” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih, Deni Victoria SH ,MSi menuturkan Tournament Voli AHY Cup Sekota Prabumulih ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SBY ke – 73 tahun dan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT) Partai Demokrat ke 21.

” Selain itu tournament AHY Cup ini juga sebagai ajang silaturahmi pencinta bola voli sekota Prabumulih,” kata pria yang akrab disapa DV ini dalam sambutannya,

Ketua Partai Berlambang Mercy Prabumulih ini meminta agar para pemain dapat menjunjung tinggi sportivitas dan dapat menerima apapun hasil yang di dapat dengan lapang dada.

‘” Dan juga wasit dapat berlaku adil dan objektif dalam memimpin pertandingan. Semoga pertandingan dapat berjalan lancar dan sukses,” harap DV.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel ,Cik Ujang SH menyebut perayaan Hut Partai Demokrat digelar secara serentak diseluruh Indonesia,dan diusia ke-21 Ibarat orang Partai Demokrat lagi meranjak dewasa.

” Alhamdullilah tournament AHY Cup yang digelar DPC Partai Demokrat Prabumulih hari ini berlangsung meriah ,dan ini pertanda Demokrat makin besar dan jaya dan menang di Prabumulih,” kata pria yang juga menjabat Bupati Lahat ini penuh semangat.

Share:

MPPDT Catat 5 Kelemahan pada Proses Pelaksanaan Pembangunan Transmigrasi di Tempirai Selatan

Caption. Pertemuan antara Disnakertrans kabupaten PALI dan masyarakat 



MPPDT Mempertanyakan Tanggungjawab PemKab PALI Atas Pelaksanaan Transmigrasi Sungai Jelike Tempirai Selatan

Oleh: Tim Media MPPDT

Sedari awal MPPDT mendukung program Transmigrasi Sungai Jelike agar lahan tidur menjadi produktif untuk peningkatan kesejahteraan warga Desa Tempirai Raya dan Warga Pendatang Transmigran dengan banyak manfaat lainnya. 


Secara hukum sesuai Pasal 3 ayat (3) PP No.3 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan Transmigrasi, karena Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan skala Kabupaten maka Penyelenggara Transmigrasi ini PemKab PALI dalam hal ini Bupati


Menurut Subiyanto Pudin,S.Sos., SH., MKn, informasi yang didapatkan dari Dirjend PPK Transmigrasi Kemendes dan Transmigrasi, tugas dan tanggung jawab Pemkab menyediakan lahan untuk lokasi Transmigrasi yang Clear dan Clean dengan Penetapan Hak Penguasaan Lahan oleh BPN-ATR untuk dasar penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) guna mencegah dan minimalisasi konflik warga Transmigrasi dikemudian hari. 

Memperhatikan draft  diedarkan di masyarakat pada hasil rapat  Disnakertrans PALI yang di fasilitasi Camat Penukal Utara tanggal 07 September 2022, MPPDT memberikan catatan sebagai berikut : 

1).Surat Pernyataan Hibah secara hukum memposisi Warga Pemilik Lahan Lemah karena tidak ada ikatan hukum kewajiban penerima Hibah memenuhi Hak Pemberi Hibah;

2).Judul suratnya "Pernyataan Hibah (Hadiah) Pemilik Tanah ke Penerima Hibah (Kades Tempirai Selatan);

 3).Pihak penerima  Hibah Kades Tempirai Selatan, tidak mempunyai Legal Standing (Posisi Hukum) untuk menerima Hibah karena bukan penanggungjawab pelaksanaan Transmigrasi dan Kades Tempirai Selatan tidak ada kewenangan dalam Pelaksanaan Transmigrasi yang menurut UU itu Bupati PALI sesuai Pasal 3 ayat (3) PP No.3 th 2014; 

4).Tindakan Kades Tempirai Selatan menerima Hibah tersebut termasuk tindakan Abouse Of Power (Bertindak Melampaui Kewenangannya)

5).Dalam draft surat pernyataan tersebut Posisi Tanggung Jawab Pemkab PALI (oleh Bupati) tidak jelas, 

Berdasarkan telaah hukum dari MPPDT penyediaan lahan Transmigrasi Sungai Jelike ini rawan konflik antara sesama warga pemilik dan antara warga pemilik dengan PemDes Tempirai Selatan. 


Sesuai hukum yang berlaku PemKab PALI wajib bertanggungjawab tidak bisa berdalih ini keinginan warga, karena PemKab PALI wajib menjelaskan secara Transparan Proyek Transmigrasi ini mulai dari Persiapan, Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengembangan Transmigrasi Sungai Jelike guna memastikan dan mencegah terjadinya konflik antar warga pendatang sebagai TPA (Transmigran Penduduk Asal) dengan warga lokal sebagai TPS(Transmigran Penduduk Setempat). 


Dalam rangka memenuhi asas pemerintahan yang baik, MPPDT mengusulkan kepada Bupati PALI guna memenuhi Legalitas dan Perlindungan hukum untuk Kepastian Hukum bagi warga pemilik tanah di area Sungai Jelike dibuatkan Perjanjian Hibah antara Warga Pemilik Tanah dengan PemKab PALI diwakili oleh KaDisnakertran PALI, insyaa ALLAH bisa memberikan kebaikan dan kemanfaatan untuk semuanya.***

Share:

Disangka Tenggelam Ternyata Warga Sukaraja PALI Ini 'Terdampar'

Caption. Warga yang dilaporkan hilang ditemukan selamat 



PALI. SININEWS.COM -- Sempat menghebohkan warga Desa Sukaraja kecamatan Tanah Abang dan sekitarnya, karena hilang selama lebih 24 jam, Asmadi (37) akhirnya ditemukan selamat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rabu (7/9/22) sekitar pukul 16.30 WIB. 


Asmadi disangka warga dan keluarganya hilang tenggelam di Sungai Lematang karena sejak Selasa malam tidak pulang ke rumahnya.


Warga sempat mencari Asmadi di tepian Sungai Lematang karena menurut informasi keluarganya, Asmadi berpamitan hendak buang air di sungai tersebut. 


Kecemasan warga pun bertambah saat menemukan sandal serta kartu tanda penduduk (KTP) Asmadi berada di pinggir sungai Lematang.


Warga pun mengira, Asmadi tenggelam dan segera melapor ke pemerintah desa, camat, kepolisian serta BPBD kabupaten PALI.


Dari keterangan Kepala BPBD kabupaten PALI melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kartieka Anwar, bahwa pihaknya menerima laporan pada Selasa malam kemudian pada Rabu pagi melakukan pencarian. 


"Pencarian menggunakan perahu karet, 15 orang petugas dibantu masyarakat dan pihak kepolisian dengan menyisir sungai Lematang, karena laporan yang diterima ada warga tenggelam," ujar Kartika, Kamis (8/9/22).

Caption. TRC BPBD PALI dibantu kepolisian dan warga saat melakukan pencarian 


Setelah hampir seharian menyisir Sungai Lematang  Kartika menyebut salah satu anggota tim pencarian dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD PALI melihat Asmadi berada di seberang sungai Lematang. 


"Setelah dipastikan ada seseorang berada di seberang sungai Lematang, lalu kami menuju lokasi itu. Dan benar saja, warga yang dilaporkan hilang tengah duduk termenung di pinggir sungai Lematang," tukasnya. 


Setelah ditemukan, Kartika dan tim pencarian menyerahkan Asmadi ke pihak keluarganya.


"Asmadi ditemukan sehat tak kurang satu apapun. Hanya saja terlihat linglung," imbuhnya. 


Kartika juga menyebutkan dari keterangan Asmadi bahwa dia menyeberang sungai Lematang menggunakan perahu dan berhalusinasi menemui seseorang. 


"Keterangannya tidak masuk akal, sepertinya berhalusinasi. Maka dari itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait Asmadi terdampar di seberang sungai kita serahkan ke kepolisian dan keluarganya. Sebab, Asmadi ini memiliki anak dan istri," terangnya. (sn/perry)

Share:

Makin Terjepit, Pedagang Kecil di PALI: Pak Jokowi Pikirkan Nasib Kami


Caption. Salah satu pedagang kecil di PALI 

PALI. SININEWS.COM -- Melonjaknya harga bahan pokok setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi dinaikkan pemerintah membuat kelabakan para pedagang yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terutama yang menggunakan bahan baku telur, minyak goreng dan tepung. 


Pasalnya, harga bahan baku sudah melambung tetapi pedagang belum berani menaikkan harga jualannya karena apabila dinaikkan, dikhawatirkan pembeli sepi. 


Sejumlah pedagang pun meratap dan berharap pemerintah melalui presiden RI untuk memikirkan nasib mereka, sebab meski mendapat Bantuan Langsung  Tunai (BLT), program itu tidak bisa menyelesaikan masalah.


"Pikirkan nasib kami pak Jokowi. Katanya akan bangkitkan ekonomi kami pasca pandemi, tapi kalau kebijakan seperti ini sama saja mencekik kami sebagai pedagang kecil," ujar Lela, pedagang jajanan pasar di kecamatan Talang Ubi, Kamis (8/9/22).


Diakuinya bahwa harga telur sebelum BBM naik saja sudah lebih dahulu melonjak hingga Rp30.000 per kilogram, belum lagi harga minyak goreng dan tepung yang tetap dinilainya terlalu tinggi harganya. 


"Kami jual kue hanya Rp1.000 per buah, tentu meski tidak rugi, untung kami sangat tipis dan kalau untuk menutupi kebutuhan hidup jauh masih kurang apabila mengandalkan keuntungan dari jualan kue," tambah Lela. 


Sama halnya dikeluhkan Ijah, pedagang martabak telur di terminal Pendopo kecamatan Talang Ubi yang menyebut bahwa dengan harga jualannya tidak dinaikkan saja pembeli sepi. 


"Bahan baku jualan kami adalah telur dan minyak goreng. Saat ini sudah tinggi harganya, jadi bagaimana kami mau menyisihkan keuntungan sementara keperluan keluarga bukan hanya makan, namun juga ada anak sekolah yang harus dibiayai," keluhnya. 


Sementara dari pantauan media ini dari akun instagram Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI yang diunggah terbaru, harga-harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar atau kalangan adalah:


1.Harga telur terendah Rp29.000 per kilogram, harga tertinggi Rp30.000 per kilogram. 


2.Harga beras terendah 10.000 per kilogram, harga tertinggi Rp12.000 per kilogram. 


3.Harga Gula terendah Rp14.000 per kilogram, harga tertinggi Rp14.000 per kilogram. 


4.Harga minyak goreng terendah Rp13.000 per kilogram, harga tertinggi Rp15.000 per kilogram. 


5.Harga daging sapi terendah Rp120.000 per kilogram, harga tertinggal Rp130.000 per kilogram. 


6.Harga daging ayam terendah Rp28.000 per kilogram, harga tertinggi Rp30.000 per kilogram. 


7.Harga cabai terendah Rp65.000 per kilir dan harga tertinggi Rp70.000 per kilogram. 


8.Harga bawang putih terendah Rp20.000 per kilogram, harga tertinggi Rp22.000 per kilogram. 


9.Harga bawang merah terendah Rp30.000 per kilogram, harga tertinggi Rp35.000.(sn/perry)

Share:

Kostum Indah Ini Rupanya dari Sampah, DLH PALI: Tidak Selamanya Barang Bekas jadi Masalah

Caption. Salah satu peserta dari SDN 39 Talang Ubi mengenakan gaun terbuat dari koran bekas 



PALI. SININEWS.COM -- Lenggak-lenggok puluhan pelajar dari SD hingga SMA mengenakan kostum yang indah memukau ratusan penonton yang ada di Gedung Pesos Komplek Pertamina. 


Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis (8/9/22) itu digelar Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam acara lomba fashion 3R tingkat kabupaten PALI dalam rangka hari lingkungan hidup se-dunia tahun 2022.


Ada yang menarik pada lomba fashion show tersebut  dimana puluhan kostum indah yang dipakai peserta rupanya terbuat dari sampah atau barang bekas berbagai macam dari sampah plastik higgga kertas.


Dikatakan Kepala DLH kabupaten PALI Bakrin bahwa lomba fashion yang terbuat dari sampah bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam memperlakukan sampah supaya tidak dibuang sembarangan. 


"Tidak selamanya sampah jadi masalah bagi kita kalau kita bijak memperlakukannya. Buktinya saat ini, sampah bisa jadi kreasi yang didesain menjadi gaun atau kostum indah," ujar Bakrin. 


Ditambahkan kepala DLH PALI bahwa dalam memperingati hari lingkungan hidup se-dunia, DLH PALI rutin mengadakan lomba fashion. 


"Dua tahun kegiatan ini sempat vakum karena pandemi. Tahun 2019 lalu kita dapat juara di provinsi. Tahun ini kita gelar untuk mencari perwakilan yang akan berkompetisi di tingkat provinsi Sumatera Selatan," tambah Bakrin. 


Sementara itu, Madsudi, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten PALI mewakili Bupati PALI yang membuka acara tersebut memberikan apresiasi digelarnya lomba fashion 3R. 


"Hal ini sangat positif karena makna dibalik acara ini adalah menggali serta memacu kreatifitas anak-anak agar lebih kreatif," ujar Madsudi. 


Selain itu disampaikan Madsudi bahwa lomba fashion 3R juga sebagai media sosialisi kepada masyarakat bahwa tidak selamanya sampah harus dibuang. 


"Sampah bisa diolah dan bisa mendatangkan uang. Seperti sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos, sampah plastik bisa dijadikan kerajinan dan banyak lagi produk yang jadi tambahan ekonomi terbuat dari sampah. Kami berharap pada lomba ini membawa pesan positif bagi masyarakat, minimal bisa mengurangi sampah dilingkungannya," tandas Kepala Dinas Pendidikan kabupaten PALI. 


Dalam kegiatan tersebut, DLH kabupaten PALI juga menggelar lomba puisi tentang lingkungan, dari tingkat SD hingga SMA yang diikuti puluhan sekolah dari seluruh kecamatan yang ada di kabupaten PALI. 


Perlu diketahui bahwa 3R merupakan kepanjangan dari Reduce, Reuse dan Recycle (3R) 


Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. 


Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.


Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.(sn/perry)

Share:

PAKEM Barokah Selalu Hadir Saat Ada Musibah

Caption. PAKEM Barokah saat santuni ahli musibah 



PALI. SININEWS.COM -- Kebersamaan Persatuan Amal Kematian (PAKEM)  Tempirai Raya kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terlihat saat ada salah satu anggotanya meninggal dunia. 

Terlihat saat Sarijidah binti Bahalam tutup usia pada usia 65 tahun.

Dalam musibah ini Persatuan Amal Kematian (PAKEM) Tempirai Raya Barokah hadir  memberikan santunan sebesar Rp3,5 juta.

Pada penyerahan santunan ini dilaksanakan dirumah duka Desa Tempirai dihadapan keluarga besar ahli musibah Almarhum Selasa 6 September 2022.

Menurut Ketua PAKEM Tempirai Raya Apri bin H.Sobri H.Mahadam didampingi sekretaris Aruji Kartawinata dan bendahara Aswan Sadil menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan wujud kepedulian dan kekompakan sesama anggota PAKEM ketika adanya musibah kematian.

"PAKEM anggotanya mencapai 350 peserta, maka para peserta dianjurkan dengan berdonasi secara ikhlas," ujar Apri. 

PAKEM Barokah sendiri baru berumur seusia jagung dan telah  beberapa kali memberikan santunan pada ahli keluarga musibah.

"Kali ini Burni Zainuri anggota PAKEM yang merupakan anak menantu almarhumah Sarijidah binti Bahalam telah menerima santunan," tukasnya. 

Ketua PAKEM berharap kedepan anggotanya tetap kompak dan peduli berbagai musibah yang terjadi ditengah masyarakat.

"Juga dapat menjadi pelopor gerakan kemanusiaan sehingga melahirkan emberio semangat persatuan dan kesatuan dalam kekerabatan di Tempirai Raya," ajaknya.

Sementara keluarga musibah menyampaikan terimakasihnya atas kepedulian PAKEM yang telah membantu keluarganya.

"Kami sekeluarga besar mengucapkan terimakasih atas santunan dan kepedulian PAKEM Barokah, semoga dapat meng edukasi masyarakat lainnya," ucapnya. (sn/bungharto)

Share:

Tiga Warga Diserang DBD, Lingkungan Ini 'Mandi Asap'

Caption. Petugas dari Puskesmas Karta Dewa melakukan fogging di Jerambah Besi 



PALI. SININEWS.COM -- Demam Berdarah Dengue (DBD) akhir-akhir ini kembali mencuat seiring peralihan musim dari kemarau ke penghujan. 


Baru-baru ini ada tiga warga Jerambah Besi Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI terserang penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.


Tentu saja, mengantisipasi merebaknya penyakit DBD agar tidak menjadi wabah, Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten PALI melalui Puskesmas Karta Dewa melakukan fogging di lingkungan yang terdapat warganya terkena DBD. 


"Memang saat ini adalah musim pancaroba, dimana pada setiap akhir bulan Agustus hingga awal September merupakan peralihan musim dari kemarau ke penghujan," ujar dr Zamir Alvi, Plt Kepala Dinas kesehatan kabupaten PALI, Selasa (6/8/22).


Diakuinya bahwa sudah ada laporan terkait kasus DBD, tetapi pasien yang terjangkit bisa ditangani medis, baik di Puskesmas atau pun yang dirujuk ke rumah sakit. 


"Tidak ada kasus yang kronis, hanya diambil tindakan medis ringan karena yang masuk laporan kasus DBD baru gejala. Rata-rata terkena DBD adalah anak-anak dan remaja," imbuhnya. 


Menekan pertumbuhan nyamuk penyebar virus DBD, dr Zamir mengerahkan petugas untuk melakukan fogging di wilayah endemis. 


"Selain melakukan fogging, kita juga membagikan bubuk abate untuk menghilangkan jentik nyamuk di bak mandi atau aliran air," terangnya. 


Kepala Dinkes PALI juga menghimbau warga PALI agar menjaga lingkungan terutama memperhatikan aliran air atau tempat-tempat yang disinyalir menjadi genangan air.


"Nyamuk penyebar virus DBD berkembang biak pada genangan air bersih, seperti pada bekas botol, bekas kaleng, bekas ban atau tempat yang bisa menampung air dan menggenang. Untuk hindari nyamuk bersarang pada benda itu, sebaiknya dikubur," pesan dr Zamir. 


Selain mengubur benda yang dapat menampung air, dr Zamir juga menekankan warga PALI agar menguras bak mandi secara teratur. 


"Jangan sampai bak mandi kita jadi sarang nyamuk, kuras minimal satu minggu sekali dan taburkan bubuk abate. Lalu tutup bak mandi setelah dipakai agar nyamuk tidak bisa berkembang biak," sarannya lagi. 


Dengan lingkungan yang bersih, dr Zamir memastikan penyakit DBD bisa dihindari. 


"Aliran air lancar dan lingkungan bersih, nyamuk tidak akan bersarang dan kita juga bisa tenang karena selain nyamuk menjauh penyakit DBD tidak akan hinggap pada keluarga kita," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts