Bahan Pokok Serba Naik, UKM PALI Akui 'Telan Buah Simalakama

Caption. Aktivitas UKM di PALI 

PALI. SININEWS.COM -- Serba sulit saat ini dirasakan masyarakat kecil pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, yaitu pertalite dan solar termasuk pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). 


Pasalnya, sejak BBM harganya naik, hampir seluruh bahan pokok menyesuaikan harganya. Ini sangat berpengaruh pada penghasilan pelaku UKM.


Karena dengan melonjaknya harga bahan pokok, pelaku UKM dihadapkan pada permasalahan yang serba salah. 


Bahkan sejumlah pelaku UKM mengaku saat ini nasibnya ibarat makan buah Simalakama.


Menaikkan harga dagangannya dipastikan sepi karena daya beli masyarakat menurun, tidak dinaikkan akan merugi.


Sebab, dengan harga bahan pokok naik, otomatis modal untuk berniaga bertambah. 


Ada sejumlah pedagang makanan menyatakan bertahan dengan harga lama agar pelanggan tidak keberatan meski untung yang didapat sangat tipis, namun ada juga yang terpaksa menaikkan sedikit karena kalau tidak demikian, dipastikan merugi. 


Salah satu yang menyatakan terpaksa menaikkan harga adalah Ayu, penjual Miso yang cukup terkenal di kota Pendopo kecamatan Talang Ubi. 


Ayu mengatakan bahwa harga Miso ceker yang biasa dijual Rp5 ribu per porsi, sekarang naik menjadi Rp7 ribu. 


"Hanya Miso yang naik, sebab harga bahan pembuatan sudah hampir seluruhnya naik. Kalau untuk gorengan dan minuman masih tetap harga lama," ujar Ayu, Senin 12 September 2022.


Diakui Ayu bahwa hanya minyak goreng curah yang masih bertahan harganya, dikisaran Rp14 ribu per liter.


"Kalau bahan lain sudah naik semua. Seperti tepung, gula, telur dan sayuran. Hanya minyak goreng curah yang bertahan harganya," tukasnya. 


Seperti mengunyah pil pahit juga dirasakan Toni, penjual gorengan di pinggir jalan Merdeka Talang Ubi, pasalnya dia mencoba mengurangi volume dagangannya, namun yang didapat pelanggan banyak yang urung membeli dagangannya. 


"Serba salah kondisi saat ini, dinaikkan salah, bertahan rugi. Kami berharap, kenaikan BBM dan bahan pokok harus diimbangi peningkatan ekonomi masyarakat supaya ada penyesuaian," harapnya. 


Sebelumnya, ketua DPD PKS kabupaten PALI Kuyung Rizal menyampaikan penolakannya terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi karena imbasnya dapat mencekik masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah. 


"Kami minta turunkan kembali harga BBM karena saat ini masyarakat masih tertatih-tatih dari keterpurukan akibat pandemi. Kalau kebijakan ini tidak diimbangi, maka masyarakat kecil jadi korban," pintanya. (sn/perry)

Share:

Ridho Yahya Bersama Squad Persipra AllStar Hadir Di penandingan


PELITAPUBLIK.COM,MUARA ENIM. Walikota Prabumulih Ir.H. RIdho Yahya, MM Kembali memimpin kesebelasan Persipra All Star Kota Prabumulih, dalam tour sepak Bola melawan Kesebelasan Penandingan FC Muara Enim. Minggu (11/09/22).

Pertandingan persahabatan dilaksanakan di lapangan sepak bola Penandingan Muara Enim.

Disela-sela pertandingan H. Ridho Yahya menyampaikan, tujuan dilaksanakan pertandingan persahabatan dengan Penandingan FC adalah dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara kedua kesebelasan, sekaligus terus memberikan pembinaan kepada tim Persipra untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pertandingan.

Kehadiran Walikota Prabumulih disambut antusias masyarakat Desa. Dari pantauan awak media banyak sekali warga desa penandingan yang meminta berfoto bareng dengan walikota Prabumulih 2 periode tersebut. (ril/sn) 

Share:

Selamat Tinggal Jalan Rusak, Akses di Tempirai Mulus Tahun Ini

Caption. dok, salah satu titik jalan rusak di Tempirai 


PALI. SININEWS.COM -- Permasalahan kondisi akses jalan yang rusak disejumlah titik penghubung desa Tempirai Raya kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) segera teratasi. 


Akses jalan masuk Tempirai Raya baik dari desa PrabuMenang kecamatan Penukal Utara atau dari desa Air Itam kecamatan Penukal bakal mulus tahun ini. 


Pasalnya, pemerintah kabupaten PALI melalui BPBD kabupaten serta dari Bantuan Gubernur (BanGub) menggelontorkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk melakukan pengaspalan jalan masuk Tempirai dari arah PrabuMenang maupun dari arah Air Itam. 


Kabar itu disampaikan dua anggota DPRD kabupaten PALI dari Dapil 2, yaitu H Amran dan Edi Eka Puryadi. 


Kedua wakil rakyat itu menyampaikan kabar gembira saat hadiri undangan salah satu warga Tempirai yang melangsungkan hajatan pada Minggu 11 September 2022.


"Pada sidang Paripurna DPRD tahun 2022, telah dibahas dan di sahkan perbaikan Jalan Tempirai - Prabumenang (Peng aspalan) senilai  15 milyar dari  bantuan Gubernur sumatera Selatan dan APBD Kabupaten PALI," ujar Edi Eka Puryadi. 


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Air Itam tersebut menjelaskan bahwa perjuangan mendorong pemerintah membangun akses jalan di Tempirai sudah dilakukan DPRD sejak tahun 2019.


Menurut Edi Eka Puryadi bahwa akses utama yang membentang sepanjang 9 KM itu, sejak dua tahun terakhir mengalami kerusakan, ada yang retak, berlubang maupun sambungan cor beton tidak merata, sehingga kenyaman pengguna jalan terganggu.



"Setelah  berjuang keras sejak 2019 yang lalu untuk mendorong Pemda PALI merealisasikan perbaikan peningkatan jalan Tempirai - Prabumenang - Air Itam Kecamatan Penukal Utara dan Penukal, akhirnya tahun ini terealisasi," terangnya. 


Bukan hanya pengaspalan jalan, Edi Eka juga menyebutkan ada pembangunan peningkatan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Tempirai Utara.


"Sesuai usulan masyarakat, pagar TPU juga akan dikerjakan tahun ini," imbuhnya. 


Ungkapan sama disampaikan H.Amran dari Komisi II bidang pembangunan DPRD PALI bahwa kegundahan warga Tempirai segera terobati. 


"Insyaallah dalam waktu dekat ini pelaksanaan pengaspalan jalan di Tempirai dikerjakan," ucapnya.


Dengan berjalannya pembangunan nanti, H Amran meminta seluruh lapisan masyarakat mendukung berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemda PALI.


"Dukung penuh semua proses pembangunan, tetapi tetap kita awasi bersama agar hasilnya nanti bisa sesuai harapan," tandas ketua DPC PBB itu. (sn/bungharto)

Share:

Jalan Poros Sungai Ibul-Babat Perlu Perbaikan

Caption. Kondisi jalan Sungai Ibul - Babat pada titik yang rusak 



PALI. SININEWS.COM -- Akses jalan poros dari ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuju kecamatan Penukal melalui Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi kondisinya saat ini dibeberapa titik sudah alami kerusakan, padahal akses jalan itu sudah dilakukan pengecoran. 


Kenyamanan masyarakat pun dalam berkendara terganggu lantaran kondisi cor beton sudah banyak yang retak dan berlubang. 


Menurut Edi, salah satu warga Desa Sungai Ibul kecamatan Talang Ubi bahwa titik yang terparah adalah dari arah Sungai Ibul menuju Desa Spantan Jaya kecamatan Penukal. 


Pada titik itu, cor beton yang menurut Edi belum genap satu tahun dibangun tetapi kondisinya sudah rusak. 


"Mungkin cepat rusaknya pada titik itu akibat kontur tanah yang labil. Namun kami minta pemerintah segera melakukan perbaikan lantaran kondisinya membahayakan pengguna jalan," kata Edi, Minggu 11 September 2022.


Ditambahkan Edi bahwa jalan poros itu akses utama sejumlah desa dalam dua kecamatan dalam menggerakkan ekonominya. 


"Keluar masuk hasil kebun kami melalui jalur ini. Kalau jalur ini putus maka kami masyarakat akan kesulitan dalam beraktivitas. Saat ini saja, harga getah murah, akibat pembeli getah malas ke desa kami karena akses jalan jelek," tukasnya. 


Sama halnya disampaikan Rasimin warga lainnya bahwa saat berkendara malam hari, banyak warga terjebak dan tak jarang alami kecelakaan. 


"Bagi pengendara yang belum biasa melintas di jalur itu harap berhati-hati, lantaran ada beberapa titik alami kerusakan dan terdapat lubang jebakan. Sudah ada beberapa warga pengendara sepeda motor yang terjatuh karena terjebak lubang," katanya. 


Dia berharap pemerintah kabupaten PALI melalui dinas terkait agar secepatnya melakukan perbaikan supaya aktivitas masyarakat lancar. 


"Tolong dibantu agar secepatnya diperbaiki. Karena jalan ini jalan lintas, jalan yang paling banyak masyarakat melaluinya," harapnya. 


Terpisah, Ristanto Wahyudi kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kabupaten PALI hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasinya. (sn/perry)

Share:

Berkat Padi SRI, Pertamina Pendopo Raih Penghargaan Bergengsi


Caption. Foto bersama staff pertamina pendopo setelah meraih penghargaan platinum di Semarang 


PALI. SININEWS.COM -- Pertamina Pendopo Field berhasil memperoleh penghargaan Platinum kategori Inovasi Sosial dalam ajang Penganugerahan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2022 yang diselenggarakan oleh Sucofindo di Semarang, pada tanggal 7 September 2022 lalu. 


Prestasi tersebut merupakan penghargaan bergengsi bagi Pertamina Pendopo yang berkantor di supaya kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Keberhasilan PEP Pendopo Field ini berkat pemberdayaan masyarakat melalui program pertanian organik yang meliputi budidaya Padi SRI (Sustainable of Rice Insentification) Organik di Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. 


Program itu menerapkan inovasi berupa penggunaan pupuk kompos jerami padi yang ramah lingkungan dari yang sebelumnya menggunakan pupuk kimia, sehingga terjadi perubahan sistem dari inovasi yang sudah diterapkan dan berkonsep "zero waste".


Sr. Manager Pertamina Pendopo Field, I Wayan Sumerta mengucapkan terima kasih atas prestasi yang berhasil dicapai. 



"Penghargaan ini juga menjadi salah satu indikator keberhasilan dari program pengembangan masyarakat dalam bidang inovasi sosial yang berdampak positif terhadap lingkungan dan sosial," ungkap I Wayan, Minggu (11/9/22).


Selain itu kedepannya ditambahkan I Wayan bahwa Pertamina Pendopo Field akan terus melanjutkan upaya-upaya pengembangan masyarakat yang berorientasi terhadap inovasi baik yang bersifat lingkungan ataupun sosial.


“Kami Pertamina Pendopo Field mengucapkan terima kasih kepada SUCOFINDO atas penghargaan ENSIA 2022 kategori platinum ini. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi serta keberhasilan atas kerja keras dalam mengaplikasikan inovasi sosial dalam Program Pengembangan Masyarakat," tukas I Wayan. 


Disamping itu penghargaan tersebut diakui I Wayan menjadi motivasi Pertamina Pendopo untuk terus melaksanakan program yang dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar wilayah kerja perusahaan tersebut. 


"Kita akan terus melanjutkan dan mengembangkan program pengembangan masyarakat yang berintegrasi dengan inovasi sosial. Sehingga harapan kami adalah dapat berimplikasi positif terhadap sosial dan lingkungan” tutup I Wayan. (sn/wahari)

Share:

HD Harapakan Pengurus Baru MPW PP Sumsel Dapat Merangkul Seluruh Eleman Masyarakat


PALEMBANG, SININEWS.COM -- Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Musyawarah Wilayah (MUSWIL) Ke VIII 9-11 September 2022,yang sekaligus juga menggelar pemilihan ketua MPW baru masa jabatan 2022-2027,Sabtu (10/09/2022), bertempat di Grand Ballroom Hotel Aston Palembang.

Hadir dalam Muswil VIII MPW Sumsel selain peserta dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) 17 Kabupaten/Kota Se-sumsel turut hadir Wakil Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (WAKETUM MPN) sekaligus Plt katua MPW Sumsel H.Ahmad H.M,Ali,Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Sumsel kepengurusan sebelumnya H.Herman Deru (HD),Ketua MPW PP Sumsel Periode sebelumnya H.Yansuri serta Tamu Undangan lainnya.

Pantauan di lapangan pembukaan kegiatan Muswil VIII PP Sumsel Tahun 2022 berjalan tertib dan lancar,serta yang terpilih menduduki jabatan Ketua MPW Sumsel periode 2022-2027 dalam pemilihan tersebut yaitu H.Fauzi Amroh yang terlpilih secara Aklamasi pada Muswil VIII PP Sumsel.

Dalam sambutan, Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Ahmad Ali menyampaikan Muswil ini perintah kongres PP tahun 2019 di Jakarta dan yang pastinya tidak ada agenda politik pada Muswil tersebut.

“Konsolidasi di lakukan semata-mata mensolidkan PP untuk menunaikan tugas tugas sejarah pendiri bangsa,” ucapnya.

Ali berharap ketua terpilih nantinya bisa menyediakan kantor atau sekretariat untuk kedepan sebagai tempat membangun diskusi bagi kader kader PP.

“Pemuda Pancasila adalah organisasi yang tegak lurus dibawah komando,serta yang mana sebelumnya kantor PP Sumsel susah di jangkau, Insya Allah kedepan kantor PP tersebut terletak di dalam kota Palembang untuk digunakan tempat mendiskusikan untuk kepentingan rakyat,” harapnya.

Sebelum membuka kegiatan Muswil PP Sumsel Ke VIII Tahun 2022,Dalam sambutannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendoakan agar organisasi ini semakin eksis, update di segala bidang dan semakin solid,karena menurutnya organisasi Pemuda Pancasila dapat melakukan hal tersebut,mengingat soliditas organisasi ini telah teruji dari masa ke masa mulai dari orde lama, orde baru hingga zaman reformasi saat ini.

"Pahit manis bahkan guncangan keras telah dilalui bangsa ini namun patut disyukuri hingga kini Pancasila tetap menjadi ideologi bangsa. Hal itu menurutnya tak lepas peran dari Pemuda Pancasila yang ikut menjaga dan mempertahankannya,dan Diapun (red) menghimbau sebagai pemuda yang memiliki identitas hendaknya para anggota terus up update diri, baik itu di bidang IT dan lainnya karena kedepan tidak ada yang tahu bahaya dan musuh yang dapat mengganggu."ucap HD

Kita berharap lanjut HD,agar kedepannya pengurus baru terpilih nantinya dapat merangkul semua elemen masyarakat sehingga tidak ada perpecahan baik dalam internal organisasi maupun di luar organisasi.

"Dengan demikian kita dapat menciptakan Sumsel yang semakin kondusif dan tetap dapat mempertahankan statusnya sebagai daerah zero konflik."pungkasnya.

Share:

21 Tahun, DPC Demokrat Prabumulih Gelar Turnament Volly Gratis Berhadiah Fantastis

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Dalam rangka memeriahkan 21 Tahun Partai Demokrat, DPC Demokrat Kota Prabumulih gelar AHY Cup Volly Ball 2022, Jum'at (09/09/2022).

Tournament Volly Ball yang di selenggarakan oleh DPC Demokrat Kota Prabumulih itu, Sepenuhnya tidak memungut biaya sepeserpun kepada para peserta alias Gratis.

Namun untuk hadiah dari tournament itu sendiri cukup membuat para peserta menjadi semangat yang mana hadiah keseluruhannya mencapai 30 Juta Rupiah, juga termasuk tambahan dari Orang nomor satu di Kota Nanas. 

Dalam pembukaan tournament tersebut di hadiri langsung oleh ketua DPD Partai Demokrat Sumsel sekaligus Bupati Lahat Cik Ujang SH yang berdampingan dengan Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM serta Ketua DPC Demokrat Kota Prabumulih Deni Victoria SH MSi.

Tak hanya itu, turut hadir unsur Pemerintah Kota Prabumulih, Forkopimda Kota Prabumulih tamu undangan serta para peserta yang siap bertanding.

Ketua Pelaksana sekaligus Sekretaris Partai Demokrat Prabumulih, Wedi Saputra SE menjelaskan turnamen bola voli ” AHY Cup” ini diikuti oleh 64 klub voli kota Prabumulih yang terdiri dari 32 klub putra dan 32 klub putri.

” Untuk total hadiah uang pembinaan yang diperebutkan sebesar Rp. 20 juta ,” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Prabumulih, Deni Victoria SH ,MSi menuturkan Tournament Voli AHY Cup Sekota Prabumulih ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SBY ke – 73 tahun dan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT) Partai Demokrat ke 21.

” Selain itu tournament AHY Cup ini juga sebagai ajang silaturahmi pencinta bola voli sekota Prabumulih,” kata pria yang akrab disapa DV ini dalam sambutannya,

Ketua Partai Berlambang Mercy Prabumulih ini meminta agar para pemain dapat menjunjung tinggi sportivitas dan dapat menerima apapun hasil yang di dapat dengan lapang dada.

‘” Dan juga wasit dapat berlaku adil dan objektif dalam memimpin pertandingan. Semoga pertandingan dapat berjalan lancar dan sukses,” harap DV.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel ,Cik Ujang SH menyebut perayaan Hut Partai Demokrat digelar secara serentak diseluruh Indonesia,dan diusia ke-21 Ibarat orang Partai Demokrat lagi meranjak dewasa.

” Alhamdullilah tournament AHY Cup yang digelar DPC Partai Demokrat Prabumulih hari ini berlangsung meriah ,dan ini pertanda Demokrat makin besar dan jaya dan menang di Prabumulih,” kata pria yang juga menjabat Bupati Lahat ini penuh semangat.

Share:

MPPDT Catat 5 Kelemahan pada Proses Pelaksanaan Pembangunan Transmigrasi di Tempirai Selatan

Caption. Pertemuan antara Disnakertrans kabupaten PALI dan masyarakat 



MPPDT Mempertanyakan Tanggungjawab PemKab PALI Atas Pelaksanaan Transmigrasi Sungai Jelike Tempirai Selatan

Oleh: Tim Media MPPDT

Sedari awal MPPDT mendukung program Transmigrasi Sungai Jelike agar lahan tidur menjadi produktif untuk peningkatan kesejahteraan warga Desa Tempirai Raya dan Warga Pendatang Transmigran dengan banyak manfaat lainnya. 


Secara hukum sesuai Pasal 3 ayat (3) PP No.3 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan Transmigrasi, karena Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan skala Kabupaten maka Penyelenggara Transmigrasi ini PemKab PALI dalam hal ini Bupati


Menurut Subiyanto Pudin,S.Sos., SH., MKn, informasi yang didapatkan dari Dirjend PPK Transmigrasi Kemendes dan Transmigrasi, tugas dan tanggung jawab Pemkab menyediakan lahan untuk lokasi Transmigrasi yang Clear dan Clean dengan Penetapan Hak Penguasaan Lahan oleh BPN-ATR untuk dasar penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) guna mencegah dan minimalisasi konflik warga Transmigrasi dikemudian hari. 

Memperhatikan draft  diedarkan di masyarakat pada hasil rapat  Disnakertrans PALI yang di fasilitasi Camat Penukal Utara tanggal 07 September 2022, MPPDT memberikan catatan sebagai berikut : 

1).Surat Pernyataan Hibah secara hukum memposisi Warga Pemilik Lahan Lemah karena tidak ada ikatan hukum kewajiban penerima Hibah memenuhi Hak Pemberi Hibah;

2).Judul suratnya "Pernyataan Hibah (Hadiah) Pemilik Tanah ke Penerima Hibah (Kades Tempirai Selatan);

 3).Pihak penerima  Hibah Kades Tempirai Selatan, tidak mempunyai Legal Standing (Posisi Hukum) untuk menerima Hibah karena bukan penanggungjawab pelaksanaan Transmigrasi dan Kades Tempirai Selatan tidak ada kewenangan dalam Pelaksanaan Transmigrasi yang menurut UU itu Bupati PALI sesuai Pasal 3 ayat (3) PP No.3 th 2014; 

4).Tindakan Kades Tempirai Selatan menerima Hibah tersebut termasuk tindakan Abouse Of Power (Bertindak Melampaui Kewenangannya)

5).Dalam draft surat pernyataan tersebut Posisi Tanggung Jawab Pemkab PALI (oleh Bupati) tidak jelas, 

Berdasarkan telaah hukum dari MPPDT penyediaan lahan Transmigrasi Sungai Jelike ini rawan konflik antara sesama warga pemilik dan antara warga pemilik dengan PemDes Tempirai Selatan. 


Sesuai hukum yang berlaku PemKab PALI wajib bertanggungjawab tidak bisa berdalih ini keinginan warga, karena PemKab PALI wajib menjelaskan secara Transparan Proyek Transmigrasi ini mulai dari Persiapan, Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengembangan Transmigrasi Sungai Jelike guna memastikan dan mencegah terjadinya konflik antar warga pendatang sebagai TPA (Transmigran Penduduk Asal) dengan warga lokal sebagai TPS(Transmigran Penduduk Setempat). 


Dalam rangka memenuhi asas pemerintahan yang baik, MPPDT mengusulkan kepada Bupati PALI guna memenuhi Legalitas dan Perlindungan hukum untuk Kepastian Hukum bagi warga pemilik tanah di area Sungai Jelike dibuatkan Perjanjian Hibah antara Warga Pemilik Tanah dengan PemKab PALI diwakili oleh KaDisnakertran PALI, insyaa ALLAH bisa memberikan kebaikan dan kemanfaatan untuk semuanya.***

Share:

Disangka Tenggelam Ternyata Warga Sukaraja PALI Ini 'Terdampar'

Caption. Warga yang dilaporkan hilang ditemukan selamat 



PALI. SININEWS.COM -- Sempat menghebohkan warga Desa Sukaraja kecamatan Tanah Abang dan sekitarnya, karena hilang selama lebih 24 jam, Asmadi (37) akhirnya ditemukan selamat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Rabu (7/9/22) sekitar pukul 16.30 WIB. 


Asmadi disangka warga dan keluarganya hilang tenggelam di Sungai Lematang karena sejak Selasa malam tidak pulang ke rumahnya.


Warga sempat mencari Asmadi di tepian Sungai Lematang karena menurut informasi keluarganya, Asmadi berpamitan hendak buang air di sungai tersebut. 


Kecemasan warga pun bertambah saat menemukan sandal serta kartu tanda penduduk (KTP) Asmadi berada di pinggir sungai Lematang.


Warga pun mengira, Asmadi tenggelam dan segera melapor ke pemerintah desa, camat, kepolisian serta BPBD kabupaten PALI.


Dari keterangan Kepala BPBD kabupaten PALI melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kartieka Anwar, bahwa pihaknya menerima laporan pada Selasa malam kemudian pada Rabu pagi melakukan pencarian. 


"Pencarian menggunakan perahu karet, 15 orang petugas dibantu masyarakat dan pihak kepolisian dengan menyisir sungai Lematang, karena laporan yang diterima ada warga tenggelam," ujar Kartika, Kamis (8/9/22).

Caption. TRC BPBD PALI dibantu kepolisian dan warga saat melakukan pencarian 


Setelah hampir seharian menyisir Sungai Lematang  Kartika menyebut salah satu anggota tim pencarian dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD PALI melihat Asmadi berada di seberang sungai Lematang. 


"Setelah dipastikan ada seseorang berada di seberang sungai Lematang, lalu kami menuju lokasi itu. Dan benar saja, warga yang dilaporkan hilang tengah duduk termenung di pinggir sungai Lematang," tukasnya. 


Setelah ditemukan, Kartika dan tim pencarian menyerahkan Asmadi ke pihak keluarganya.


"Asmadi ditemukan sehat tak kurang satu apapun. Hanya saja terlihat linglung," imbuhnya. 


Kartika juga menyebutkan dari keterangan Asmadi bahwa dia menyeberang sungai Lematang menggunakan perahu dan berhalusinasi menemui seseorang. 


"Keterangannya tidak masuk akal, sepertinya berhalusinasi. Maka dari itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait Asmadi terdampar di seberang sungai kita serahkan ke kepolisian dan keluarganya. Sebab, Asmadi ini memiliki anak dan istri," terangnya. (sn/perry)

Share:

Makin Terjepit, Pedagang Kecil di PALI: Pak Jokowi Pikirkan Nasib Kami


Caption. Salah satu pedagang kecil di PALI 

PALI. SININEWS.COM -- Melonjaknya harga bahan pokok setelah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi dinaikkan pemerintah membuat kelabakan para pedagang yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terutama yang menggunakan bahan baku telur, minyak goreng dan tepung. 


Pasalnya, harga bahan baku sudah melambung tetapi pedagang belum berani menaikkan harga jualannya karena apabila dinaikkan, dikhawatirkan pembeli sepi. 


Sejumlah pedagang pun meratap dan berharap pemerintah melalui presiden RI untuk memikirkan nasib mereka, sebab meski mendapat Bantuan Langsung  Tunai (BLT), program itu tidak bisa menyelesaikan masalah.


"Pikirkan nasib kami pak Jokowi. Katanya akan bangkitkan ekonomi kami pasca pandemi, tapi kalau kebijakan seperti ini sama saja mencekik kami sebagai pedagang kecil," ujar Lela, pedagang jajanan pasar di kecamatan Talang Ubi, Kamis (8/9/22).


Diakuinya bahwa harga telur sebelum BBM naik saja sudah lebih dahulu melonjak hingga Rp30.000 per kilogram, belum lagi harga minyak goreng dan tepung yang tetap dinilainya terlalu tinggi harganya. 


"Kami jual kue hanya Rp1.000 per buah, tentu meski tidak rugi, untung kami sangat tipis dan kalau untuk menutupi kebutuhan hidup jauh masih kurang apabila mengandalkan keuntungan dari jualan kue," tambah Lela. 


Sama halnya dikeluhkan Ijah, pedagang martabak telur di terminal Pendopo kecamatan Talang Ubi yang menyebut bahwa dengan harga jualannya tidak dinaikkan saja pembeli sepi. 


"Bahan baku jualan kami adalah telur dan minyak goreng. Saat ini sudah tinggi harganya, jadi bagaimana kami mau menyisihkan keuntungan sementara keperluan keluarga bukan hanya makan, namun juga ada anak sekolah yang harus dibiayai," keluhnya. 


Sementara dari pantauan media ini dari akun instagram Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI yang diunggah terbaru, harga-harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar atau kalangan adalah:


1.Harga telur terendah Rp29.000 per kilogram, harga tertinggi Rp30.000 per kilogram. 


2.Harga beras terendah 10.000 per kilogram, harga tertinggi Rp12.000 per kilogram. 


3.Harga Gula terendah Rp14.000 per kilogram, harga tertinggi Rp14.000 per kilogram. 


4.Harga minyak goreng terendah Rp13.000 per kilogram, harga tertinggi Rp15.000 per kilogram. 


5.Harga daging sapi terendah Rp120.000 per kilogram, harga tertinggal Rp130.000 per kilogram. 


6.Harga daging ayam terendah Rp28.000 per kilogram, harga tertinggi Rp30.000 per kilogram. 


7.Harga cabai terendah Rp65.000 per kilir dan harga tertinggi Rp70.000 per kilogram. 


8.Harga bawang putih terendah Rp20.000 per kilogram, harga tertinggi Rp22.000 per kilogram. 


9.Harga bawang merah terendah Rp30.000 per kilogram, harga tertinggi Rp35.000.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts