Berulang Tahun ke-3, GOW PALI Terus Berkiprah Bantu Pemerintah


PALI. SININEWS.COM --  Gabungan Organisasi Wanita (GOW) merupakan organisasi wanita yang harus bermitra dengan pemerintah dan turut berkiprah dalam mensukseskan pembangunan untuk masyarakat belum lama ini berulang tahun yang ke-3.


Tak terkecuali GOW kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang melaksanakan peringatan HUT GOW ke-3 di Aula kantor bupati PALI, Senin lalu. 


Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat di kabupaten PALI juga ikuti seluruh pengurus GOW kabupaten PALI. 


Dijelaskan Rusnah SE, MM ketua GOW kabupaten PALI bahwa GOW PALI terus berkiprah membantu pemerintah.


"Karena pemerintah tidak mungkin membangun masyarakat secara sendirian, akan tetapi harus bersinergi dan bermitra dengan organisasi diluar pemerintah termasuk GOW," ujar Rusnah. 


Dengan semangat hot GOW ini, Rusnah menghimbau kepada seluruh organisasi wanita agar ikut aktif dan ikut ambil bagian selalu terlibat untuk mensukseskan peringatan HUT GOW selanjutnya. 


"GOW PALI telah melaksanakan beberapa kegiatan tahun 2022 ini, yaitu pertemuan rutin yang dilakukan setiap dua kali dengan tujuan membahas persiapan program GOW yang akan dilakukan tahun ini dan rencana kerja GOW tahun depan," tambahnya. 


Selanjutnyanya dijelaskan Rusnah kegiatan yang telah dilakukan GOW PALI adalah  perlombaan kreatifitas anak disabitias di SLB kabupaten PALI. 


"Saat memperingati hari pendidikan nasional tahun 2022 ini, kita laksanakan lomba kreatifitas anak disabitias. Implementasi bidang pendidikan, Iptek, seni dan budaya dengan tema perempuan berdaya dalam pemenuhan hak anak melalui pendidikan ramah anak tanpa diskriminasi yang telah dilaksanakan pada bulan Mei lalu," paparnya. 


Kegiatan lainnya disebutkan Rusnah meliputi sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di pesantren menuju pesantren ramah anak. 


"Dalam rangka implementasi program kerja bidang moral dan agama kita laksanakan sosialisasi di pesantren," imbuhnya. 


Dalam peringatan HUT GOW ke-3 di kabupaten PALI implementasi bidang organisasi dan keanggotaan dengan tema hak dan kedudukan perempuan korban kekerasan secara hukum. 


"Ada kegiatan sosialisasi pendewasaan usia perkawinan dengan sasaran peserta adalah seluruh anggota GOW. Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kita semua dampak dan bahaya pernikahan usia anak," jelasnya. 


Rusnah berharap kiprah wanita yang ada di kabupaten PALI dalam konteks mewujudkan wanita mandiri, kuat dan mampu berkontribusi dalam pembangunan semakin nyata dan dirasakan oleh masyarakat banyak. 


"Kami harapkan tujuan berdirinya GOW bisa terwujud," harapnya. (sn/perry)

Share:

Dinas Damkar PALI Bentuk Redkar di Seluruh Kecamatan

foto bersama Wabup dan Kepala Dinas Damkar PALI bersama beberapa anggota Redkar


PALI. SININEWS.COM --  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) diseluruh kecamatan yang ada di kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan. 


Pada Rabu (2/11/22), Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI membentuk Redkar di kecamatan Talang Ubi sebanyak 48 relawan. 


Pembentukan Redkar kecamatan Talang Ubi dilaksanakan di salah satu rumah makan di kawasan Beracung kelurahan Talang Ubi Selatan dihadiri Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono. 


Dijelaskan Ibrahim Cik Ading, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI bahwa Redkar sendiri merupakan suatu organisasi sosial berbasis masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mewujudkan ketahanan lingkungan dari bahaya kebakaran. 


"Redkar dibentuk secara nasional dari oleh dan untuk warga masyarakat di lingkungan desa atau kelurahan," ujar Ibrahim. 


Dijabarkan Ibrahim bahwa tujuan dibentuk Redkar adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan. 


Kemudian untuk membantu pencapaian mutu layanan SPM sub urusan kebakaran.


Lalu menciptakan sinergi antara dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan dengan masyarakat serta meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bahaya kebakaran. 


"Selaian dari tujuan tertentu, Redkar juga harus memiliki prinsip, yakni cepat, tepat, partisipatif, koordinatif dan berdayaan," tukasnya. 


Adapun tugas Redkar antisipasi kebakaran dijelaskan Ibrahim adalah memantau kondisi lingkungan yang dapat menyebabkan kebakaran. 


Mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran dilingkugannya, melalukan pemetaan sederhana daerah rawan kebakaran di lingkungannya, membantu melaksanakan piket jaga di pos pemadam kebakaran dan pos terpadu dilingkugannya. 


Membantu petugas pemadam kebakaran dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. 


Edukasi masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Menyebarluaskan informasi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan dini kebakaran serta melaksanakan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran. 


"Adapun tugas Redkar saat terjadi kebakaran adalah segera melaporkan kejadian kebakaran kepada dinas Damkar, melakukan upaya pemadaman dini sebelum petugas Damkar tiba di lokasi, melakukan evakuasi dan penyelamatan dini korban kebakaran," urai Ibrahim. 


Sementara itu, Wakil Bupati mengapresiasi pembentukan Redkar di kabupaten PALI dan berpesan agar seluruh Redkar ikuti pelatihan atau pembinaan dengan seksama. 



"Bekerjalah sesuai dengan tugas dan fungsinya, jaga kekompakan jaga kabupaten PALI ini serta isi dengan kegiatan yang positif supaya PALI yang kita dambakan ini lebih maju lagi. Kami juga mengajak seluruh peserta untuk ikuti dengan seksama pelatihan ini agar bisa menambah pengetahuan supaya bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain," pesan Wabup. 


Pelaksanaan pembentukan Redkar akan dilanjutkan ke kecamatan lain, dengan agenda tanggal 4 November 2022 di kecamatan Tanah Abang, 7 November di  Penukal,  9 November di Penukal Utara dan tanggal 11 November di kecamatan Abab. (sn/perry)

Share:

Tempirai Timur Susun RKT, Ini Hasilnya


Musdes Tempirai Timur bahas RKT


PALI. SININEWS.COM -- Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT). 


Penyusunan Rencana Kerja Tahunan RKT) itu sebagaimana amanat Permendes Nomor 20 tahun 2021 tentang Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Pemerintahan Desa.


Kegiatan penyusunan RKT itu dilaksanakan Senin 31 oktober 2022 lalu dengan menggelar musyawarah desa, membahas  persiapan Rencana kerja Pembangunan Desa tahun 2023,


Kegiatan yang dipusatkan dikantor desa itu,  dihadiri berbagai elemen masyarakat,  dan unsur Muspika Kecamatan Penukal Utara.


Musdes yang dimotori BPD ini, dibuka Camat Penukal Utara yang isinya banyak menyerap aspirasi warganya.


Dalam arahan camat Penukal utara Maka Giansar, SH lebih banyak mendorong jajaran perangkat Desa mengikuti regulasi musdus, Musdes dan Musrenbangdes yang nantinya tertuang dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)


"Serta percepatan tapal batas desa yang akan di SK kan Bupati PALI dalam waktu dekat ini," ujar Camat. 


Sementara M. Teguh Jaya Kades Tempirai Timur setelah memaparkan secara rinci kegiatan desa tahun APBDes 2022 menjelaskan disamping kegiatan skala perioritas Dana Desa yang harus dilaksanakan,  seperti pencegahan stunting,  25 % BLT miskin Ekstrem, SDGs IDM Desa,  dan lainnya juga akan siap melaksanakan keputusan Musdes RKP 2023 sesuai kondisi keuangan Desa. 


"Kita juga akan akomodir setiap usulan, apabila tidak bisa dari Dana Desa/ ADD akan diupayakan ke APBD Kabupaten PALI," kata Kades. 

 

Kades juga mengajak BPD dan Perangkat Desa serta para tokoh masyarakat, secara bersama sama mendukung pelaksanaan legalitas Tapal batas Desa Tempirai Timur.


SN/bungharto)

Share:

Pj Bupati Muara Enim Hadiri Langsung Malam Pisah Sambut Kapolres Muara Enim


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menggelar Ramah Tamah dan Kenal Pamit Kapolres Muara Enim dengan Pergantian Jabatan Kapolres Muara Enim dari AKBP Aris Rusdyanto menjadi AKBP Andi Supriadi, Senin (31/10) di Balai Agung Serasan Sekundang, Kota Muara Enim.

AKBP Andi Supriadi mendaftarkan Kapolres Muara Enim Polri sejak awal AKBP Aris Rusdyanto yang dimutasi ke Satuan Yanma Mabes. Profil Kapolres Muara Enim yang baru AKBP Andi Supriadi yang sebelumnya menempati posisi Koordinator Sekretaris Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polda Sumsel, AKBP Andi Supriadi merupakan perwira polisi yang lahir dan dibesarkan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Lulusan Akpol Tahun 2003 ini dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya siap bersinergi dengan Pemkab. Muara Enim guna menjalankan tugas Polri sebagai penegak hukum dimasyarakat dan membangun Bumi Serasan Sekundang.

"Mohon dukungan dan bimbingannya dari para Pj. Bupati serta rekan unsur Forkopimda dan khususnya masyarakat Kabupaten Muara Enim guna mewujudkan Kamtibmas kondusif di Bumi Serasan Sekundang,"ujar Kapolres Muara Enim Andi Supriadi

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muara Enim Nurmala Sari Kurniawan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Muara Enim mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aris yang telah bersinergi dan bekerja sama untuk mewujudkannya di Kabupaten Muara Enim. Di sisi lain Pj.Bupati juga mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Muara Enim yang baru AKBP Andi Supriadi, dirinya mengharapkan semangat juang baru dari sosok Kapolres lulusan Akpol Tahun 2003 tersebut.

"Selamat Datang untuk AKBP Supriadi, selamat simpan di Bumi Serasan Sekundang sebagai Kapolres Muara Enim. Semoga beta berada di Bumi Serasan Sekundang," ujar Pj. Bupati.

Lebih lanjut dirinya menuturkan, kekuatan sekecil apapun yang dimiliki, akan menjadi kekuatan yang besar jika saling bersinergi. yakin bahwa di tengah kondisi dan kemampuan yang berbeda-beda ini, tentunya semangat kebersamaan yang tinggi, kepedulian yang besar, dan keikhlasan yang tulus untuk terus berbuat bagi Kabupaten Muara Enim.

"Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk Bapak Kapolres yang baru untuk silaturahmi, koordinasi dan komunikasi guna menyelaraskan arah kebijakan dalam membangun Kabupaten Muara Enim,"tegas Pj. Bupati.

Di akhir sambutannya Pj Bupati selaku Kepala Daerah juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Aris Rusdiyanto atas sinergi dan kerjasamanya selama kurang lebih 10 bulan yang luar biasa ini bersama kami sebagai Kapolres Muara Enim dengan membangun koordinasi dan komunikasi yang sangat baik, termasuk juga dengan para anggota Forkopimda Kabupaten Muara Enim lainnya.

"Kami berdoa agar selalu menyertai bapak di tempat yang baru. Semoga Tuhan Yang Maha Esa, semoga bermanfaat dan memberi kemudahan kepada bapak melaksanakan tugas selanjutnya," Pj. Bupati.

Nampak hadir dalam pisah sambut Kapolres siang itu, Pj. Sekda, Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Instansi Vertikal, serta para Pimpinan BUMN/BUMD/BUMS dilingkup Kabupaten Muara Enim. (Tim News Room Diskominfo Muara Enim)

Share:

PJ Bupati Muara Enim Turut Menghadiri Rakor Di Lubuk linggau


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan dan kabupaten/kota se-Sumatera Selatan Tahun 2022, digelar di Ballroom Hotel Dewinda, Kota Lubuklinggau, Selasa ( 01/11).

Pj. Bupati Muara Enim Kurniawan, AP., M.Si., turut hadir dalam Rakor tersebut, dengan tema Sinergisitas Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan kabupaten/kota dalam menghadapi Pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 tersebut dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo yang hadir pula secara virtual mengapresiasi langkah Sumsel yang ikut berkontribusi bagi negara. 

Syahrul berharap dalam pelaksanaan akselerasinya, Pemprov Sumsel dapat melibatkan masyarakat sehingga kepercayaan publik dapat terjaga.

“Saya apresiasi rakor yang Bapak Gubernur Sumsel buat hari ini. Saat ini kita sudah berupaya bersama untuk mengendalikan inflasi serta swasembada Indonesia, dimana Sumatera Selatan saat ini menjadi Provinsi tertinggi dalam kekuatan pangan di Indonesia,” ujarnya 

Dalam sambutannya, Herman Deru melibatkan seluruh pihak yang terlibat secara proaktif terutama jajaran Forkopimda kabupaten/kota di Sumsel untuk terus bersinergi menghadapi pemilu dan pilkada serentak 2024 mendatang.

"Mari kita tingkatkan sinergi demi terwujudnya suasana yang kondusif pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 serta dapat mengendalikan inflasi dan mengatasi kerawanan pangan dengan menggencarkan Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,".

"Melalui dialog bersama para narasumber, seluruh peserta rakor saya minta untuk mencatat seluruh permasahan yang ada di masing-masing daerah untuk disampaikan dan kita diskusikan bersama pada rakor ini. Saya ingin bukan rapat menghasilkan tetapi rapat yang menghasilkan," tambahnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap menjalin sinergi bersama Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Muara Enim dalam upaya pengendalian inflasi dan penanggulangan kerawanan pangan dengan menggencarkan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sesuai dengan instruksi Gubernur.

“Pemkab Muara Enim juga akan terus berkoordinasi dengan lembaga penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu, untuk mendukung suksesnya pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak 2024 di Kabupaten Muara Enim,” pungkasnya.

Hadir pula pada kesempatan itu, Forkopimda Provinsi Sumsel, Ketua KPU Sumsel dan Ketua Bawaslu Sumsel, Bupati/Walikota, Forkopimda kabupaten/kota se-Sumsel serta para pimpinan BUMN/BUMD yang ada di Sumsel. 

Share:

PALI Resmi Miliki Gerai Oleh-oleh, Produk Pertanian Pun Tersedia


PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini resmi miliki Gerai Oleh-oleh khas kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan yang nantinya selain menjadi wadah pelaku UKM dalam pemasaran produknya juga sebagai ikon kabupaten yang baru memasuki usia ke-9 tahun itu. 


Gerai oleh-oleh khas PALI diinisiasi Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI diberi nama Sagarurung, nama itu mengambil dari makanan olahan khas kabupaten PALI berbahan dasar ikan yang diasap. 


Pada Gerai oleh-oleh khas kabupaten PALI Sagarurung, selain menyediakan olahan, juga hasil pertanian segar berasal dari petani lokal dipajangkan serta kerajinan dari berbagai bentuk.


Launching Gerai oleh-oleh khas PALI dibuka Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM melalui Wakil Bupati PALI Drs H Soemarjono dihadiri sejumlah kepala OPD dan Forkopinda dilingkup Pemkab PALI, Selasa (1/11/22).


Launching sendiri dilaksanakan di lokasi Gerai oleh-oleh khas PALI Sagarurung, di depan lapangan Golf kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 


Raden Abdurrohman, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI menjelaskan bahwa selama ini belum ada tempat pelaku UKM untuk memasarkan hasil produknya. 


"Alhamdulillah kita sudah ada Gerai Sagarurung yang merupakan satu tempat yang nantinya akan menjual produk-produk UMKM Kabupaten PALI, seperti ikan asap Sagarurung, kripik ubi, kripik jengkol, sayur mayur, hingga beraneka ragam kopi," ujar Raden Abdurrohman. 


Bahkan, di Gerai Sagarurung disebutkan Rohman  juga sudah tersedia kopi beraneka ragam, yang disajikan oleh barista yang telah dilatih melalui pelatihan yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI. 


"Pada launching ini juga kita laksanakan pelatihan bagi UKM serta calon Barista yang dilaksanakan ditempat berbeda," sebutnya. 


Selain itu, dalam kesempatan itu Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI  menyerahkan bantuan alat peningkatan mutu kepada pelaku UMKM di kabupaten PALI. 


Ia berharap, hadirnya Gerai Sagarurung  bisa meningkatkan perekonomian bagi pelaku UMKM di kabupaten PALI. 


"Menjadi harapan kita bersama, UMKM di kabupaten PALI berkembang dan menjadi penunjang majunya ekonomi di Bumi Serepat Serasan," pungkasnya. 


Sementara itu, Wakil Bupati PALI, Soemarjono mengapresiasi telah dibuka secara resmi Gerai Sagarurung. 


Namun, mantan ketua DPRD Kabupaten PALI itu meminta agar launching Gerai Sagarurung tidak hanya kegiatan ceremonial semata. 


"Tetapi juga harus berkelanjutan dari launching hari ini. Tentu kepada Dinas Koperasi dan UKM harus memikirkan langkah selanjutnya, seperti bahan baku, manajemen pengelola serta hal lainnya. Sehingga, kegiatan ini tidak hanya seremonial saja," ulasnya. 


Wabup menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi kini tidak hanya didukung dari sektor teknologi tetapi juga dari sektor niaga seperti UMKM. 


"Kita berharap hadirnya Gerai Sagarurung yang menjual oleh-oleh khas kabupaten PALI, bisa menjadi pemacu dan pemicu bagi perkembangan UMKM dan pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat kabupaten PALI," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Masih di Bahas DPRD, Segini Besaran APBD PALI Tahun Depan


PALI. SININEWS.COM --  Membahas Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun anggaran 2023, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Rapat Paripurna ke-14, Senin (31/10/22).


Rapat paripurna dengan agenda penyerahan nota rancangan Peraturan Daerah APBD tahun anggaran 2023 dari Bupati PALI ke DPRD dihadiri Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM, Wakil Bupati PALI  Drs H Soemarjono, sejumlah kepala OPD dan Forkopinda dilingkugan Pemkab PALI. 


Rapat paripurna sendiri dipimpin langsung ketua DPRD PALI H Asri AG diikuti 18 anggota dewan dari 25 anggota DPRD PALI yang ada. 


Setelah penyerahan dokumen, nota Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun 2023 dibacakan Wakil Bupati PALI. 


Pada penyampaian nota Rancangan Peraturan Daerah APBD tahun 2023, Wabup menyebut bahwa Pemkab PALI mengusung tema Peningkatan Daya saing ekonomi dan penyelenggaraan tata pemerintahan yang profesional dalam pelayanan kepada masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah. 


Adapun prioritas pembangunan daerah dijabarkan Wabup adalah pemilihan ekonomi dan peningkatan daya saing daerah. 


Kemudian peningkatan infrastruktur dasar, kualitas lingkungan hidup dan stabilitas Trantibunlinmas. 


Lalu peningkatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan inovasi daerah. 


Prioritas selanjutnya adalah percepatan penanganan kemiskinan dan stunting.


Wabup juga menjelaskan Rancangan APBD tahun 2023. Dimana pendapatan diproyeksikan sebesar Rp1.193.590.354.148,-.


Pendapatan itu berasal dari PAD diperoleh dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Pendapatan dari PAD diproyeksikan sebesar Rp73.811.071.148,-


Pendapatan lainnya berasal dari transfer yang merupakan pendapatan dari transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah yang diproyeksikan sebesar Rp1.119.779.283.000,-


Sementara untuk belanja daerah pada APBD tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp1.302.556.759.411,-.


Usai Wabup memaparkan Rancangan APBD tahun 2023, rapat paripurna pun ditutup ketua DPRD PALI. 


"Rapat paripurna diskor, dan dilanjutkan pada tanggal 7 november 2022 dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi yang ada di DPRD PALI," tutup Ketua DPRD PALI. (sn/perry)

Share:

Penguatan Lima Tujuan Germas, Dinkes PALI Gelar Sosialisasi


PALI, SININEWS.COM -- Mensosialisasikan pembentukan forum komunikasi (Forkom) Germas,Dinas Kesehatan Kabupaten PALI menggelar Pertemuan Koordinasi Forkom Germas Advokasi dan Pendampingan dalam rangka Penerapan Germas tingkat kabupaten PALI, Jumat (28/10/2022) bertempat di Ruang pertemuan RM Sejahtera, Simpang Bandara, kelurahan Handayani Mulya, kecamatan Talang Ubi. 


"Kegiatan ini untuk penguatan lima tujuan Germas tingkat kabupaten PALI. Serta untuk mendukung program prioritas nasional, meningkatkan aktivitas fisik, edukasi perilaku hidup sehat, pencegahan penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat," ungkap Mudakir mewakili Plt kepala dinas kesehatan kabupaten PALI. 


Dijelaskannya juga bahwa peserta dari kegiatan ini berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-kabupaten PALI. 



"Kemudian narasumber berasal dari Dinkes Provinsi Sumsel dan Bappeda Kabupaten PALI," pungkasnya. 


Sementara itu Bupati PALI, DR. Ir. H. Heri Amalindo, MM yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten PALI, H. Andre Fajar Wijaya, MSi berharap kegiatan Germas bukan menjadi rutinitas semata, tetapi menjadi budaya di masyarakat. 


"Dengan menjadi budaya, maka secara sadar akan berdampak pada perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Sehingga, harapan bersama Germas merupakan gerakan yang masif untuk mewujudkan masyarakat PALI yang sehat," ungkapnya. 


Dalam kesempatan itu, Asisten 1 juga mengingatkan semua peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius. 


"Terkait stunting, mari bersama-sama kita mencegah stunting sejak dini sebelum genting. Karena, salah satu tujuan Germas yaitu untuk mencegah stunting," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Belum Temukan Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak di PALI, Dinkes Awasi Peredaran Obat Sirup

Plt Kepala Dinkes PALI 

PALI. SININEWS.COM -- Mencuatnya kasus gagal ginjal akut pada anak yang diduga diakibatkan oleh mengkonsumsi obat sirup yang mengandung Etilen Glikol di luar ambang batas, hingga saat ini belum ditemukan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Hal itu diungkapkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten PALI, dr. Zamir Alvi, SH MHKes saat dihubungi media ini, Rabu (26/10/22).


"Untuk saat ini, tidak ada kasus gagal ginjal akut pada anak di PALI akibat obat sirup," ujarnya. 


Lebih lanjut, Ia memastikan pihaknya terus melakukan monitoring ke toko obat dan apotek yang berada di kabupaten PALI. 


"Selain itu, Dinkes juga secara berkala berkoordinasi dengan puskesmas, rumah sakit hingga pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran obat sirup yang dilarang oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM," pungkasnya.


Sementara itu, Plt Kepala Satpol-PP kabupaten PALI, Harun SH menyatakan pihaknya siap melakukan razia terhadap apotek atau minimarket yang menjual obat sirup anak. 


"Kalau diminta Dinkes, kami siap kawal dan siap melakukan pemantauan dengan melakukan razia ke toko, minimarket atau apotek memastikan tidak lagi menjual obat sirup yang telah masuk daftar yang dilarang pemerintah," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Anggota DPR-RI Ir Hj Sri Kustina Kembali Turun ke Masyarakat, Dorong Pemerintah Desa dan Masyarakat Maksimalkan Potensi Lokal

Ir Hj Sri Kustina, anggota DPR-RI dari fraksi partai Nasdem menyerahkan bantuan kepada Kelompok usaha masyarakat 


Ogan Ilir. SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari fraksi partai Nasdem, Ir Hj Sri Kustina kembali turun ke tengah-tengah masyarakat dalam menyerap aspirasi. 


Kegiatan itu merupakan wujud Hj Sri Kustina dalam melaksanakan fungsi yang dimiliki oleh anggota DPR-RI yaitu fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran. 


Kali ini, kegiatan reses anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan II meliputi 11 kabupaten/kota itu dilaksanakan di Desa Pemulutan Ulu kecamatan Pemulutan kabupaten Ogan Ilir (OI) pada Senin 24 oktober 2022.


Seperti biasa, anggota DPR-RI yang juga istri dari Bupati Penukal Abab Lematang Ilir provinsi Sumatera Selatan Dr Ir H Heri Amalindo MM itu mengunjungi beberapa tempat. 



Yakni, Kantor Desa Pemulutan Ulu,  Kelompok Tani Kelapa, Kelompok tani mangga, Kelompok tani Padi, Kelompok tani cabe, Kelompok olahan kerupuk ikan. Kelompok budidaya ikan terpal, Kelompok Nelayan, Kelompok ternak ayam petelur dan Kelompok tani pisang.


Pada kesempatan itu, Hj Sri Kustina memberikan bantuan berupa sembako dan dana untuk penambahan modal usaha terhadap kelompok usaha masyarakat. 


Anggota DPR-RI yang saat ini duduk di komisi 4 dengan ruang lingkup kerjanya membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan  serta Kelautan itu  juga mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi lokal untuk mendorong perekonomian masyarakat. 


"Kita ketahui bahwa saat pandemi covid-19 banyak sektor usaha terdampak termasuk perekonomian masyarakat. Untuk itu, dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan mendapatkan solusi untuk masyarakat di desa ini yang terdampak pandemi. Salah satunya saya mengajak Lurah atau kepala desa dan seluruh lapisan masyarakat bersatu padu membangun daerah ini lebih makmur, maju dan sejahtera dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang dikembangkan secara bersama," papar Hj Sri Kustina. 



Anggota DPR-RI yang rajin berbaur bersama masyarakat itu juga menyinggung pentingnya ketahanan pangan.


"Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling utama, karena pemenuhan pangan merupakan bagian dari hak warga dan kewajiban bagi negara untuk mencukupinya," tambah Hj Sri Kustina. 


Mengingat pentingnya kecukupan pangan, Hj Sri Kustina menyebut bahwa pemerintah harus hadir dan menempatkan pangan sebagai komponen dasar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.


"Untuk itu saya mengajak masyarakat agar sektor pertanian jangan dilupakan bahkan sangat perlu perhatian dan fokus agar sektor pertanian menjadi lebih kuat dan tangguh," ajaknya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts