Sejumlah Jurnalis PALI Sambangi Polres, Ini Tujuannya


PALI. SININEWS.COM-- Pada Selasa (06/12/2022) sekira pukul 09.00 WIB, sejumlah awak media atau jurnalis dari berbagai organisasi pers yang bertugas di wilayah Kabupaten PALI menyambangi Mapolres PALI. 


Sejumlah organisasi jurnalis tersebut diantaranya PWI, IWO, AWDI, PWRI dan SMSI. 


Kedatangan mereka diterima Kapolres Pali AKBP Efrannedy S.I.K., M.A.P., melalui KBO Polres PALI IPTU MUH.Arafah,S.H.,didampingi oleh Kanit Pidsus Polres PALI IPDA Bambang dan sejumlah personil unit Pidana Khusus,diruang rapat Satreskrim lantai dua Gedung Mapolres PALI.


Tujuan kedatangan sejumah jurnalis  untuk berkoordinasi dan bersilaturahmi mengenai undangan klarifikasi terhadap tiga orang wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI dan membahas tentang MoU Dewan Pers dan Kapolri Tahun 2022.


"Terima Kasih rekan-rekan Jurnalis atas kehadirannya di Polres PALI, tentunya dengan adanya momentum ini kita dapat saling sharing dengan mitra kita pihak institusi Kepolisian, dalam rangka memenuhi undangan klarifikasi kepada tiga rekan kita, terkait produk jurnalistik,tentunya kita bersama-sama tidak akan mengenyampingkan MoU antara Dewan Pers dan Kapolri Nomor : 03/DP/Mou/III/2022 tentang Koordinasi Dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers Dan Peneggakkan Hukum Terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan,"buka Herman ST selaku salah seorang anggota PWI PALI yang membidangi Pembelaan Wartawan. 


Seperti diketahui tiga orang jurnalis, Yupantri, Kunci Alam dan Harmoko wartawan dari Media Online dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik oleh salah seorang oknum tenaga kesehatan di Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara berita yang ditulis awak media. 


"Namun menurut kode etik wartawan dan Undang-Undang Pers, berita yang ditulis oleh rekan kita wartawan itu sudah memenuhi standarisasi secara berimbang," tambah Efran selaku Ketua IWO PALI.


Sementara itu,Kapolres PALI AKBP.Efrannedy,S.I.K.,M.A.P., melalui KBO Polres PALI memberikan apresiasi atas sinegritas yang dijalin oleh awak media PALI.


"Saya mewakili Kapolres sangat mengapresiasi atas sinegritas dari kawan-kawan, tentunya kami selaku institusi Kepolisian akan menjunjung tinggi dengan apa yang telah menjadi MoU antara Dewan Pers dan Kapolri,namun dikarenakan ini adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran nama baik, sudah tentu kami selaku pihak kepolisian untuk menindak lanjutinya, dengan mengundang terlapor untuk dimintai keterangan agar ada titik terang,namun dalam hal penentuan kelanjutannya sudah pasti kami akan berkoordinasi dengan Dewan Pers selaku induk dari organisasi jurnalis," jelas KBO Polres. (sn/bungharto)

Share:

Kemegahan Fly Over Kota Prabumulih, Hentikan Laju pengendara


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Megahnya konstruksi Fly Over Kota Prabumulih yang terletak di Kelurahan Patih Galung Kota Prabumulih membuat para pengendara yang melintas menjadi terhenti sejenak.

Hal tersebut di lakukan pengendara roda dua maupun roda empat untuk mengabadikan moment saat melintasi Fly Over yang baru saja di resmikan dan di buka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru pada, Senin (05/12) lalu.

"sengajo kesini emang untuk befoto bae sekalian nyari angin samo keluargo,"ujar wijaya yang tengah asik berfoto dengan keluarganya.

Walaupun masih dalam tahap finishing, masyarakat tak hirau meski dalam posisi matahari di atas kepala untuk berpose dengan background Ikon Kota Prabumulih (Nanas-red) yang terletak di dua tiang pada konstruksi Fly Over Patih Galung.

Di bukanya Fly Over tersebut sangat di nantikan masyarakat Kota Prabumulih khususnya pengendara roda empat.

"Allhamdullilah lah biso di lewati, karena pada proses Pembangunan ini kemaren (Fly Over-red) kita di alihkan ke jalan lingkar, mana jauh dan juga jalannya tidak mendukung dan kemarin pada sebelumnya di sini juga sering macet karena doubel trak kereta api, pastinyo pembangunan Fly Over ini sangat membantu masyarakat," jelas Heriyanto yang hendak melintas, Selasa (06/12).

Sementara pengendara roda dua, kini tak lagi khawatir akan doubel trak Perlintasan Kereta Api saat hendak melintas dari arah Pasar menuju ke tuguh nanas dan begitu sebaliknya.

"ini sangat luar biasa ini, tentunya kita sangat amanlah saat nak balek pegi dari Prabu nak ke Muara Enim, tentunya dak lagi was was dengan adanya Fly Over ini,"beber nanang pengendara roda dua. (ari/sn)

Share:

Sederet dampak negatif sekolah Online

Beberapa waktu lalu kita dihadapkan dengan pandemi covid-19 yang membuat pemerintah memutuskan agar segala kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah secara online. Dalam penyelenggaraannya, pendidikan selama pandemi memegang prinsip mengutamakan kesehatan dan keselamatan, serta mempertimbangkan tumbuh kembang dan hak anak. Karena itu, pemerintah selalu mengkaji kebijakan pembelajaran sesuai dengan konteks perkembangan pandemi dan kebutuhan pembelajaran.

Sejak awal pandemi menyebar di Indonesia, tepatnya di bulan Maret 2020, pemerintah menerapkan Belajar dari Rumah atau yang lebih kita kenal dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Tak sampai di situ, untuk menekan penyebaran COVID-19, Ujian Nasional pun menjadi tidak ada. Perlahan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai berlaku bagi wilayah berzona hijau atau kuning, dengan mengikuti berbagai persyaratan.

Namun demikian, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi covid-19 ternyata banyak membawa dampak negatif bagi peserta didik. Hal ini berdasarkan temuan-temuan oleh para bapak ibu guru disekolah saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dilaksanakan. Temuan-temuan tersebut diantaranya sebagai berikut.

1. Peserta didik kurang memahami pelajaran

Tidak semua daerah di Indonesia memiliki jaringan internet yang bagus. Pembelajaran secara daring mungkin kurang tepat dilaksanakan didaerah-daerah yang jauh dari perkotaan. Selain itu, permasalahan kesanggupan para orang tua untuk membeli kuota internet tentu juga tidak bisa disamakan disetiap daerah. Hal ini tentu  menjadi permasalahan tersendiri bagi proses pembelajaran. 

Dengan permasalahan-permasalahan tersebut membuat interaksi antara guru dengan peserta didik sangat terbatas. Diawal pembelajaran jarak jauh (PJJ) media yang digunakan sangat sederhana yaitu melalui aplikasi What’sapp group yang tentu sangat tidak maksimal. Barulah dibeberapa bulan selanjutnya anak dikenalkan dengan aplikasi google classroom yang dianggap bisa memberikan ruang yang lebih baik untuk anak belajar.

Namun demikian, pelajaran yang dapat dipahami peserta didik sangat kurang maksimal. Hal tersebut dapat disimpulkan dari hasil belajar peserta didik setelah pembelajaran tatap muka berlangsung. Materi-materi pelajaran yang seharusnya mereka tuntaskan di SD ternyata belum sepenuhnya mereka pahami saat memasuki jenjang SMP.


  1. Motivasi belajar rendah dan ketergantungan dengan orang tua

Menghabiskan waktu dengan keluarga adalah hal yang sangat penting. Seorang anak akan merasa lebih berharga ketika mendapat perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya. Begitupun bagi orang tua, mendampingi tumbuh kembang anak adalah hal yang sangat penting karena semua proses itu tidak akan bisa diulang lagi. Namun, jika ini diberikan secara berlebihan bisa membuat anak menjadi cenderung malas, kurang mandiri, dan tergantung pada orang tua.

Bagi sebagian anak, belajar online dianggap lebih sulit dan kurang menarik dibandingkan dengan belajar secara langsung disekolah. Hal ini bisa membuat anak untuk enggan mengerjakan tugas yang telah diberikan. Terkadang orang tua ingin membantu anak menyelesaikan tugas-tugas tersebut agar anak bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan memperoleh nilai maksimal. Namun, jika ini terlalu sering terjadi, anak bisa mengandalkan orang tua dan lepas tangan akan tugas-tugasnya. Bahkan beberapa temuan oleh bapak ibu guru disekolah didapati beberapa anak SMP yang belum lancar baca tulis dikarenakan selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) sewaktu SD hampir semua tugas yang diberikan oleh guru dikerjakan oleh orang tua bukan siswa yang bersangkutan.


3. Menurunnya etika berperilaku dan etika berkomunikasi peserta didik

Bagi sebagian besar bapak ibu guru tentu sudah memahami bahwa tugas seorang guru bukan hanya mengajar tetapi juga mendidik. Keterbatasn interaksi antara guru dengan peserta didik yang terjadi selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung membuat para guru tidak bisa mendampingi perkembangan anak secara langsung.

Salah satu dampak yang terlihat saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) berganti menjadi pembelajaran tatap muka yaitu menurunnya etika peserta didik baik etika berperilaku maupun etika berbicara. Sebelum pandemi anak-anak biasanya lebih disiplin, sopan terhadap guru, bisa membedakan bagaimana berkomunikasi dengan guru maupun dengan teman, dan lebih mudah untuk diarahkan ketika berbuat kesalahan.

Namun, beberapa temuan setelah pembelajaran tatap muka saat ini yaitu anak-anak cenderung terlihat lebih agresif, menurunnya sopan santun ketika bertemu atau berinteraksi dengan guru, dan cenderung sering berkata-kata kasar.

Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh aktivitas pembelajaran daring yang selama ini kurang bisa terpantau dan salah satu dampak penggunaan gadget / media sosial yang kurang terpantau oleh guru maupun orang tua.


4. Ketergantungan terhadap Gadget

Berawal dari tahun 2020-2021 siswa belajar secara daring, dari perubahan cara belajar ini ternyata sangat mempengaruhi perilaku siswa. Sekarang pandemi sudah berakhir, tetapi sangat disayangkan perilaku siswa belum berubah. Mereka masih terbawa gaya belajar ketika masih dalam pandemi. Bukan kearah yang positif yang diambil, tetapi mereka lebih memilih yang nyaman-nyaman saja. Mereka masih sibuk dengan gadged nya. Bukan untuk belajar, melainkan untuk bermain game, atau sekedar berselancar di dunia maya.

    Bererapa temuan di sekolah juga menunjukkan minat baca peserta didik cenderung menurun dilihat dari data pengunjung perpustakaan di sekolah. Anak-anak lebih senang mencari sumber belajar dari internet dari pada membaca buku dikarenakan pencarian di internet lebih mudah dan menarik. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bagi bapak ibu guru disekolah maupun orang tua untuk mengarahkan anak dalam penggunaan gadget ataupun internet.(Ril)

Share:

Perlancar Pemkab PALI Genjot Produksi Pangan, PT SLR Serahkan Traktor


PALI. SININEWS.COM -- Mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan serta memelihara ketersediaan pangan di wilayah kerja perusahaan, PT Servo Lintas Raya (SLR) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menyalurkan bantuan berupa satu unit traktor. 



Bantuan tersebut diserahkan ke pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, beberapa waktu lalu.




"Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik," ucap Yayan Suhendri perwakilan PT SLR, Selasa (6/12/22).




Diakuinya bahwa penyerahan bantuan itu, berdasarkan hasil rapat forum CSR Kabupaten PALI pada tanggal 26 Oktober 2022.




"Forum CSR mengadakan rapat dalam rangka menyikapi ancaman krisis pangan global. Dalam menyikapi ancaman krisis pangan ini pada hari Selasa tanggal 29 November 2022 PT Servo Lintas Raya memberikan bantuan CSR berupa 1 (satu) unit traktor yang diberikan lansung oleh Bapak Julkarnain selaku Direktur Operasional PT SLR didampingi tim CSR PT SLR," terangnya.




Adapun tujuan pemberian bantuan tersebut dijelaskan Yayan untuk membantu pemerintah Kabupaten PALI dalam upaya penanganan ancaman krisis pangan dengan cara mempermudah atau memperlancar kegiatan pertanian/perkebunan masyarakat Penukal Abab Lematang Ilir.




"Bantuan ini akan diutamakan untuk desa-desa ring 1 dan ring 2 yang berdekatan lansung dengan kegiatan operasional PT. Servo Lintas Raya dan PT. Swarnadwipa Dermaga Jaya," jabarnya. 




Ditambahkannya program CSR tersebut merupakan bentuk kepedulian PT Servo Lintas Raya terhadap masyarakat dengan alasan bahwasanya masyarakat juga merupakan elemen yang menyatu dengan perusahaan sehingga perlu diberikan apresiasi yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan taraf kesejahteraan hidup di lingkungan sekitar.



"Melalui kegiatan CSR dari PT Servo Lintas Raya kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi kondisi lingkungan dan sosial ekonomi disekitar PT Servo Lintas Raya," harapnya.(sn/perry)

Share:

Reses Ke-3 DPRD PALI 2022, Suarno Serap Aspirasi Warga Penukal Utara


PALI. SININEWS.COM-- Menyerap asaspirasi masyarakat,  Suarno, SE anggota DPRD Kabupaten PALI, hadir ditengah warga Desa Sukarami dan Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI kemarin 5 Desember 2022.


Pada Reses ke 3 tahun 2022 ini,  Suarno,SE wakil rakyat dari fraksi Partai Golkar ini, banyak menyerap aspirasi masyarakat  berbagai kebutuhan warga pelosok pedesaan.


Baik kebutuhan infrastruktur maupun kebutuhan peningkatan ekonomi termasuk kebutuhan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).


Dengan adanya reses tersebut, Sarlison Kades Sukarami mengungkapkan bahwa kehadiran anggota DPRD ini disambut gembira, masyarakat dan jajajaran Pemdes Sukarami.


"Dimana warga Desa dapat menyampaikan secara langsung keinginannya baik secara berkelompok maupun perorangan," ungkapnya.


Sementara Ahmad Rivai kades Tanding Marga mengapresiasi atas kepedulian wakil rakyat  partai Golkar ini yang telah banyak membantu kebutuhan infrastruktur Jalan warga Tanding Marga.


Tentunya keinginan warga Dapil 2 ini, disambut baik oleh Suarno, SE sebagai wilayah konstituennya. 


Dalam ungkapannya, legislator menjabat 2 periode, yang dibesut partai berlambang pohon beringin ini.


"Semua aspirasi masyarakat tentunya akan diperjuangkan semaksimal mungkin,  sebagai konsistensi wakil rakyat penyambung lidah masyarakat pada pemerintah daerah Kabupaten PALI maupun provinsi dan pusat," kata legislator yang merakyat ini. (SN/bungharto)

Share:

Yang Di Nantikan Masyarakat, FlyOver Megah Kota Prabumulih Resmi Di Buka


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Jembatan Flyover Patih Galung kota Prabumulih yang sudah di nantikan masyarakat Kota Prabumulih, resmi dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Senin (05/11).

Tak hanya itu, lokasi spot foto terbaru di Kota Nanas yang megah ini sudah bisa di lalui oleh kendaraan roda empat (mobil). 

Peresmian fungsionalisasi Jembatan Flyover Patih Galung dalam rangka Peringatan Hari Jalan Nasional Tahun 2022 sekaligus Soft Launching jembatan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru ini juga didampingi oleh Wali kota Prabumulih, H Ridho Yahya bersama Wakil Wali kota H Andriansyah Fikri, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional provinsi Sumsel, DR Budiamin ST MT.

Dikatakan Wali kota Prabumulih, Ridho Yahya dalam sambutannya, bahwa acara peresmian jembatan Flyover yang dilakukan di atas jembatan tersebut dimulai dengan pembacaan yasin bersama dan doa.

Menurutnya, hal itu dilakukan karena kota Prabumulih memang agak beda. Di mana setiap acara besar selalu diadakan pembacaan yasin. “Karena kami memadukan antara doa dan usaha,” ungkapnya

Lebih lanjut Wali kota dua periode ini mengatakan, bahwa perjuangan pembangunan Flyover Patih Galung ini, bukan suatu perjuangan yang baru. Dan sudah dilakukan sejak di tahun 2014, di mana statusnya masih jalan Negara.

“Kenapa ini menjadi prioritas, karena di sini ada turunan, tiga rel dan sungai,” sebutnya.

Ridho menjelaskan sejarah jalan Patih Galung yang dulunya adalah jalan Negara, sementara jalan Lingkar masih jalan kota, tapi belum terlaksana karena pembebasan juga belum.

“Sudah berapa kali, yang datang kenapa ini menjadi prioritas, alasan pertama turunan, kemudian kedua ada tiga rel dan ada juga sungai.

Itulah yang menjadi alasan kami pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih memprioritaskan jalan Pati Galung untuk djadikan Flyover,” ungkapnya.

Ia kembali mengatakan, dengan kondisi itulah, akhirnya pihaknya mengajukan rencana pembangunannya kepada pihak Kementerian PUPR melalui Balai

“Kepada Bapak Gubernur yang kami hormati, dari situ kemudian kami mengajukan lagi kepada pak Mentri melalui balai.

Kami usulkan desain perencanaannya, penganggaran langsung dari APBD berikut pembebasan lahan, tapi belum juga dikabulkan.

Alhamdulillah, tanpa diduga pada hari ini, kita sama sama ada di sini dalam rangka peresmian Flyover yang berada di kelurahan Patih Galung, kecamatan Prabumulih Barat, kota Prabumulih, Sumatera Selatan ( Sumsel),” urainya.

Selanjutnya, orang nomor satu di kota nanas ini pun menyebutkan, dirinya selalu berupaya untuk melaksanakan pemerataan pembangunan di kota Prabumulih.

“Di tengah aturan APBD kami yang kecil, kami terus melakukan upaya pembangunan di antaranya dengan melobi dana ke pusat dan provinsi,” ungkap Wali kota Prabumulih ini.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, usai meninjau langsung bangunan Flyover mengatakan, bahwa kehadiran Flyover saat ini sangat dibutuhkan warga kota Prabumulih.

“Jembatan Flyover ini sangat memenuhi kebutuhan di wilayah kota Prabumulih dengan penduduk lokal yang sudah cukup fantastis dari gabungan berbagai wilayah.

Hari ini kita sudah menyelesaikan pengetesan kelayakan jalan di Flyover Patih Galung, dengan panjang proyeknya 21,20 meter,” terang Herman Deru kepada wartawan.

Seperti diketahui, pembangunan Jembatan Flyover tersebut menghabiskan dana sebanyak Rp86 miliar lebih.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut di antaranya Bupati OKU, Kapolres Prabumulih, Kajari Prabumulih, Kepala OPD, para Camat, Lurah dan masyarakat kota Prabumulih.

Share:

Sertijab di Polres PALI Banjir Karangan Bunga

Sertijab di Polres PALI tampak puluhan karangan bunga berderet 



PALI. SININEWS.COM-- Ada yang beda pada hari ini Senin (05/12/2022) di Mapolres PALI Polda Sumatera Selatan.


Pasalnya begitu banyak karangan bunga yang terpasang diseputaran Mapolres PALI dari berbagai elemen masyarakat yang mengucapkan selamat atas setijab sejumlah pejabat JPU yang pindah tugas dari Mapolres PALI dan yang baru bertugas di Mapolres PALI Polda Sumsel. 


"Berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan nomor KEP/499/SEBELAS ROMAWI/2022/TANGGAL 25 NOVEMBER 22, AKP.Roni Hermawan jabatan lama selaku Kasat Binmas Polres Pali (Dalam rangka Pensiun) digantikan oleh mantan Kapolsek Rambang Dangku AKP.Faizal Kamil,S.H selaku Kasat Binmas Polres Pali yang baru,selanjutnya Kasat Reskrim Polres Pali saat ini dijabat oleh IPTU.Yudhistira,STrk.,S.I.K.,yang sebelumnya menjabat PS DANKI DALMAS 2 SIPASDAL SUBDITDALMAS DITSAPTA  POLDA SUMSEL menggantikan AKP.Marwan,S.H.,M.H.,yang mendapat kepercayaan selaku Kapolsek Rambang Dangku Polres Muara Enim Polda Sumsel,"papar Kapolres PALI AKBP.Efrannedy, S.I.K.,M.A.P.,saat diwawancarai awak media se-usai acara Sertijab. 


Lebih lanjut,Pejabat nomor satu di jajaran Polres PALI menjelaskan, formasi jabatan Kasikum yang baru dijabat oleh AKP.Tuswan, S.H.,M.H.,mantan Kapolsek Pedamaran Polres Ogan Komering Ilir,menggantikan Kasikum yang lama AKP.Rusdi,S.H dalam rangka pensiun. 


"Saya Ucapkan Terima Kasih kepada Kasat Reskrim AKP.Marwan yang sekarang mendapatkan jabatan baru selaku Kapolsek Rambang Dangku Polres Muara Enim,atas sinergitasnya yang baik selama bergabung di Polres Pali selama ini,dan Selamat Datang Selamat Bergabung di Polres Pali ini buat Pak Yudistira selaku Kasat Reskrim Polres Pali, AKP.Faizal Kamil,S.H selaku Kasat Binmas Polres Pali yang baru dan juga kepada Kasikum yang baru AKP.Tuswan,semoga kedepannya bisa bersinergi dengan baik lagi dalam menjalankan tugasnya di Bumi Serepat Serasan ini,"jelas Bang Efran sapaan akrab sang Kapolres. (sn/bungharto)

Share:

Jati Diri Guru BK


Oleh Dwi Santoso, S.Pd.

Mahasiswa PPG Daljab BK Universitas Ahmad Dahlan


Peran guru sangat penting dalam pendidikan karena ia harus menjadi sosok yang mencerahkan, membimbing, membuka alam dan fikiran serta jiwa, menanamkan nilai-nilai kasih sayang, nilai-nilai keteladanan, nilai-nilai moral dan kebhinekaan. Sebagaimana ajaran Ki Hajar Dewantara, “ing ngarso sung tuladho, ing madya mbangun karso, tut wuri handayani”.

Maka dari itu seorang guru harusnya memiliki kedekatan dengan anak didiknya, tanpa jarak maupun tanpa sekat yang memisahkan antara keduanya. Hal ini bertujuan untuk dapat lebih mengetahui perkembangan anak didiknya, tidak hanya dari segi kognitif, afektif maupun psikomotorik tetapi juga lebih dalam mengetahui kepribadian setiap anak didiknya. 

Seorang guru juga harus mampu berperan sebagai penghubung anak didiknya dengan berbagai sumber-sumber belajar yang tidak hanya ada di buku tetapi juga memainkan peran untuk menggunakan sumber-sumber belajar yang relevan dengan apa yang diajarkan, agar kegiatan pembelajaran tidak monoton dan menghasilkan pembelajaran yang kaya akan pengetahuan.

tidak hanya sebagai pengajar yang mentrasfer ilmu kepada anak didiknya, namun seorang guru harus mampu untuk berperan lebih dari itu, salah satunya adalah menjadi seorang fasilitator untuk anak didiknya, yang membantu anak didiknya mencapai potensi diri yang optimal dan mampu memandirikan anak didiknya dalam menghadapi tantangan maupun masalah yang mungkin akan di hadapinya di masa depan.

Selain itu guru juga harus mampu bertindak sebagai penjaga gawang terdepan yang bertindak membantu anak didiknya menyaring pengaruh-pengaruh negatif di era yang sudah serba digitalisasi ini, yang mana segala informasi mudah sekali di dapat dan di akses tanpa ada batasan waktu dan ruang yang dapat berdampak tidak baik bagi perkembangannnya. 

Berbicara tentang peran guru yang ada di sekolah, tidak akan terlepas juga terhadap peran guru bimbingan dan konseling, hal ini karena guru bimbingan dan konseling merupakan salah satu bagian terpenting dalam institusi pendidikan, sebab guru bimbingan dan konseling merupakan sebuah profesi yang tidak bisa di samakan dengan guru mata pelajaran, hal ini bisa dilihat dari domain kerja dari guru bimbingan dan konseling itu sendiri.

Jika guru mata pelajaran lebih menekankan pada pelajaran materi-materi pokoknya, berbeda dengan guru bimbingan dan konseling yang lebih condong kepada tindakan preventif dan kuratif serta pengentasan masalah yang dialami oleh anak didiknya.

Dalam pelaksanaan pemberian layanan kepada anak didiknya terdapat berbagai layanan yang begitu banyak yang tidaklah sama dengan guru mata pelajaran, seperti contohnya layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok dan konseling individual bahkan diluar keempat layanan tersebut ada layanan-layanan lain seperti layanan konsultasi, layanan advokasi, layanan referal dan kunjungan rumah atau home visit bagi anak didiknya yang mengalami masalah dalam proses belajarnya di sekolah.

Jadi selain  peran guru mata pelajaran untuk memberikan pengajaran terhadap anak didiknya ada juga peran guru bimbingan dan konseling yang mendukung untuk proses tumbuh kembang anak didiknya dalam memenuhi tugas-tugas perkembangannya yang harus di penuhi pada setiap fase kehidupan mereka.(ril/Dwi)

Share:

Kaji Banding DPPKBPPPA PALI ke UPTD PPA Bangka Belitung


PALI. SININEWS.COM-- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ( DPPKBPPPA) kabupaten PALI melakukan kunjungan kerja ke dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana ( DP3ACSKB) Propinsi kepulauan Bangka Belitung.


Kegiatan itu  dalam rangka kaji banding UPTD PPA.

Kegiatan itu di laksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 lalu.

Dikatakan Kepala DPPKBPPPA PALI A Gani Akhmad bahwa kegiatan itu dalam rangka meningkatkan pelayanan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak.


"Dinas PPKBPPPA Kab PALI mengadakan kaji banding ke UPTD PPA dinas DP3ACSKB Propinsi kepulauan Bangka Belitung," ujarnya, Senin 5 Desember 2022.


Dijelaskanbya bahwa tugas penting UPTD PPA adalah melaksanakan kegiatan teknis operasional di wilayah kerjanya dalam memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus.

Adapun fungsi UPTD PPA antara lain menyelenggarakan layanan:

- pengaduan masyarakat. 

- penjangkauan korban. 

- pengelolaan kasus .

- penampungan sementara/ rumah perlindungan. 

- mediasi. 

- pendampingan korban .

Kasus kasus yang di tangani UPTD PPA yaitu:

- KDRT .

- KTA 

- KTP 

- K E .

- Pelecehan seksual. 

- pemerkosaan 

- pencabulan 

- traficking .dll.

Mitra kerja UPTD PPA:

- Kementerian PPPA. 

- KEPOLISIAN. 

- KEJAKSAAN. 

- PENGADILAN 

- OPD terkait. 

- kab / kota .

- Asosiasi profesi. 

- LSM / ORMAS .

Ada beberapa sistem pengaduan kasus di UPTD PPA:

- Pengaduan secara langsung .

- pengaduan melalui hot line.

- pengaduan masyarakat dan media.

(sn/perry)

Share:

Cegah Stunting, Telur dan Susu Dibagikan PAUD di PALI Ini


PALI. SININEWS.COM-- Stunting menjadi momok menakutkan bagi masyarakat karena akibat kasus itu tumbuh kembang anak terganggu. 


Dimana penyebab utama terjadinya kasus Stunting adalah kurangnya asupan gizi terhadap anak sejak kehamilan hingga lahir. 


Selain penyebab kurang asupan gizi, Stunting juga terjadi akibat minimnya pengetahuan orang tua dalam menanggulangi kasus tersebut. 


Dalam pencegahan kasus Stunting, pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan berbagai upaya.


Salah satunya menggalakkan pemberian makanan tambahan terhadap anak.


Dalam mendukung program pemberian makanan tambahan, salah satu PAUD yang ada di Desa Tempirai Utara kecamatan Penukal Utara melakukan pembagian telur dan susu secara rutin setiap akhir pekan.


PAUD itu adalah PAUD Kaltira Jaya.


Setelah senam pagi, siswa dan gurunya ini, dilanjutkan pemberian makanan tambahan pada 20 anak asuhnya berupa telor rebus dan susu, Sabtu 3 Desember 2022.

 

Dijelaskan Haninawati lubis Kepala PAUD Kaltira jaya Tempirai Utara bahwa pemberian makanan tambahan ini bagian upaya  pencegahan terjadinya gizi buruk pada anak asuhnya.


Serta mendukung pencanangan Pemda PALI mencapai target zero Stunting  di Bumi Serepat Serasan.


"Meskipun pemberian makanan tambahan ini sangat terbatas, namun pihak pengelola PAUD tetap optimis pemberian telur rebus dan susu sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak anak," terangnya. (sn/bungharto)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts