Kena Batunya! Diduga Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga Asal Betung Tertipu Polisi



PALI. SININEWS.COM -- Seorang ibu rumah tangga asal Desa Betung kecamatan Abab Kabupaten PALI diciduk Satres Narkoba Polres PALI kemarin malam 14 April 2023 sekitar pukul 21.30 WIB. 


Dialah Yumina, ibu rumah tangga berusia 43 tahun saat ini harus berurusan dengan hukum lantaran diduga menjadi pengedar barang haram berupa sabu-sabu. 


Yumina tertangkap akibat kena tipu anggota Satres Narkoba Polres PALI yang menyamar berpura-pura membeli sabu-sabu. 


Hal itu diungkapkan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Hamdani, Sabtu 15 April 2023.


Menurut Hamdani, Yumina tidak sendirian saat ditangkap, melainkan bersama rekannya yakni Syaparudin (55) warga desa yang sama. 


"Tersangka seorang ibu rumah tangga ditangkap bersama satu rekannya. Penangkapan itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/ 33 /IV/2023/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, tanggal 14 April 2023," ungkap Hamdani. 


Dijabarkan Hamdani bahwa saat ditangkap, diamankan juga barang bukti berupa 1 (satu) paket kecil yang di duga berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening dengan total berat Bruto : 0,60 (nol koma enam puluh) gram, 1 (satu) lembar uang pecahan lima puluh ribu rupiah dan 1 (satu) unit handphone. 


Penangkapan dua tersangka itu diungkapkan Hamdani berawal dari informasi masyarakat, bahwa  sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu dirumah Yumina. 


Berdasarkan informasi tersebut personil satresnarkoba Polres PALI melakukan penyelidikan. 


Dan mendekati kebenaran informasi tersebut, lalu salah satu personil satresnarkoba, melakukan undercover buy atau penyamaran dengan memesan narkotika jenis sabu yang langsung menemui Yumina. 


Transaksi pun terjadi, dimana anggota Satres Narkoba memberikan uang kepada Yumina. 


Tidak lama kemudian Yumina langsung menyuruh Syaparudin untuk mengambil paket narkotika jenis sabu.


Tidak lama kemudian Syaparudin langsung mengambil 1(satu) paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening dan langsung menyerahkan kepada personil satresnarkoba yang menyamar sebagai pembeli (undercover buy).


"Setelah kedapatan, kedua pelaku langsung diamankan dan barang bukti tersebut diakui kepemilikannya oleh kedua pelaku. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa  ke Satresnarkoba polres PALI guna dilakukan proses Penyidikan lebih lanjut," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Sempat Buang BB, Dua Pria Asal Talang Ubi Dibekuk Satres Narkoba Polres PALI

dua tersangka bersama barang buktinya (BB) 


PALI. SININEWS.COM -- Rafiq Syaputra (24) dan Reky Agustian (26) keduanya warga Talang Baru kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI dibekuk Satuan Res Narkoba Polres PALI. 


Kedua pria tersebut dibekuk Satres Narkoba Polres PALI karena diduga kerap melakukan transaksi barang haram berupa sabu-sabu. 


Dua pria yang kini menjadi tersangka tersebut diamankan kemarin 14 April 2023 sekitar pukul 13.30 WIB di wilayah Talang Nanas kelurahan Talang Ubi Timur. 


Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin SIK melalui Kasat res Narkoba Iptu Hamdani bahwa penangkapan kedua tersangka itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ A /32 /IV/2023/SPKT.SAT RES NARKOBA/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, tanggal 14 April 2023.


"Kedua tersangka ini diduga sebagai kurir dan pengguna. Saat penangkapan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik klip bening kecil  diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,20 gram, 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat warna hitam merah dan dua unit handphone," ungkap Kasat Res Narkoba Polres PALI, Sabtu 15 April 2023.


Dijelaskan Kasat Res Narkoba bahwa penangkapan kedua tersangka itu berawal dari informasi masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba dan kedua tersangka sering membawa narkotika jenis sabu.


Lalu personil satres narkoba  melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut dan ternyata informasi tersebut benar bahwa kedua tersangka dengan menggunakan sepeda motor melaju dengan kencang diduga baru transaksi narkotika jenis sabu. 


Tiba di jalan merdeka Talang Nanas personil satres narkoba memberhentikan kedua tersangka.


Melihat personil satres narkoba memberhentikan kedua tersangka, salah satunya membuang 1 (satu) paket plastik klip bening kecil yg diduga berisi narkotika jenis sabu ke tanah  yang tidak jauh dari lokasi diberhentikan.


Namun upaya membuang barang bukti yang dilakukan tersangka diketahui oleh personil satres narkoba.


Setelah dilakukan penggeledahan lalu personil satres narkoba  menyuruh tersangka untuk mengambil 1 (satu) paket plastik klip bening kecil yg diduga berisi narkotika jenis sabu.


"Selanjutnya kedua tersangka dan BB dibawa ke Satnarkoba Polres PALI untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Sekda Prabumulih Panggil Lurah Patih Galung


 PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Ramainya pemberita di media sosial (medsos) terkait adanya pungli di Kelurahan Patih Galung, membuat sekda Prabumulih berang.

Mendapatkan informasi itu, Sekda Prabumulih Elman ST MM selaku pembina kepegawaian langsung memanggil Lurah Patih Galung.

Bahkan, kejadian ini menjadi teguran keras dan contoh bagi kelurahan lainnya. Namanya, pelayanan publik tidak ada namanya pungli. Karena, sudah menjadi tanggung jawabnya melayani masyarakat.

“Iya Lurah Patih Galung, sudah kita panggil dan berikan teguran keras. Jika nantinya, hal itu terbukti jelas akan diberikan sanksi tegas. Dan, mengingatkan, tidak lagi namanya pelayanan publik pungli,” ujar suami Windriana kepada awak media di ruang kerjanya, Jumat (14/04).

Tegas ayah dua anak ini, mengharamkan, namanya pungli di pelayanan publik khususnya di lingkungan Pemkot Prabumulih. “Apalagi, selama ini Pemkot Prabumulih berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kejadian ini, jelas mencoreng nama baik Pemkot Prabumulih,” terang Mantan Kepala Bappeda Prabumulih ini.

Ditekankannya, Lurah Patih Galung diminta menjelaskan, soal pungli dilakukan pegawainya mengatasnamakan jabatan Lurah Patih Galung. “Ke depan, kejadian ini tidak terjadi lagi. Karena, hal itu merugikan masyarakat,” beber pria berdarah asli Prabumulih ini.

Sebelumnya, ada keluhan warga mengurus perubahan nama pada surat tanahnya meminta tanda tangan Lurah Patih Galung. Tetapi, dipinta oleh oknum pegawai di lingkungan kelurahan tersebut bertarit nilai tertentu. Hingga, jelas hal itu memberatkan dan merugikan warga.

Oleh warga kejadian itu, direkam dan selanjutnya diviralkan di medsos. Dan, tentunya mengundang kritik dari sejumlah nitizen.

Terpisah, Lurah Patih Galung, Sunardi SKep dikonfirmasi melalui pesan WA pribadinya hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapannya.

Share:

Ridho Yahya Surati Presiden, Kenapa?


 PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Terkait isu adanya rencana penghapusan Non ASN pada November mendatang, tentunya membuat seluruh kepala Daerah menjadi gusara.

Salah satunya yakni Walikota  Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM karena jika hal itu jelas dilakukan, akan manambah pengangguran di Kota Nanas.

Melalui data BPKPSDM Prabumulih, setidaknya ada 3 ribuan Non ASN mengabdi di lingkunhan Pemkot Prabumulih. Baik itu, TKS, PHL, dan Honorer. 

Maka dari itu, Ridho sapaan akrabnya dalam rangka memperjuangkan nasib para Non ASN tersebut mensurati Presiden RI, Jokowi agar para Non ASN ini bisa diangkat secara langsung tanpa tes melalui PPPK ataupun PNS. “Harapan kira, selaku Kepala Daerah jelas diharapkan tidak adanya penghapus Non ASN. Karena, sangat dibutuhkan,” terang ayah tiga anak ini.

Selain itu, sebutnya sesuai arahan Presiden RI, Jokowi penghapusan Non ASN ini jangan memicu kegaduhan. Sehingga itu, dirinya memberikan masukan dan saran. “Jika semuanya diangkat PPPK/PNS, jelas tidak akan menimbulkan kegaduhan. Karena, hal itulah diinginkan kabupaten/kota dalam menyiasati atau solusi Non ASN,” beber Adik Wagub Sumsel, Ir Mawardi Yahya ini.

Ungkapnya, diangkatnya Non ASN menjadi PPPK/PNS jelas akan memberikan penghidupan layak dan peningkatan kesejahteraan. “Juga membantu Pemda, memberikan peluang kerja dalam rangka menekan angka pengangguran di Kota Nanas ini,” tutupnya.

Share:

Perang Terhadap Narkoba, Polsek Talang Ubi Bekuk Diduga Pengedar

tersangka 

PALI. SININEWS.COM --Perang terhadap penyalahgunaan narkotikan dan obat-obatan terlarang atau narkoba  terus dilakukan Jajaran Polres PALI di wilayah hukumnya. 


Seperti pada Rabu 12 April 2023 kemarin, unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengamankan diduga narkoba jenis sabu sabu dengan berat brutto 0,42 gram.


Barang haram itu didapat dari tangan Seorang diduga pengedar bernama Wong Bietis Desik (27) warga Lorong Rambutan Kelurahan Handayani kecamatan Talang Ubi.


Selain kristal bening diduga Shabu Shabu itu, Polisi juga mengamankan satu set alat hisap  berupa bong yang diduga digunakan untuk mengonsumsi obat obatan terlarang itu.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K, MH, melalui Kapolsek Talang Ubi KOMPOL A. Darmawan SH, didampingi Kanit Reskrim IPTU Taufik Hidayat membenarkan penangkapan terhadap terduga Pengedar itu.


Dia menjelaskan berawal dari informasi masyarakat yang resah karena di Desa Talang Padang Kecamatan Talang Ubi, sering terjadi transaksi narkoba.


Mendapatkan informasi itu Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli, sekira pukul 23.50 WIB Di desa Talang Padang anggota melihat 3 ( tiga) orang laki-laki yang mencurigakan.


" Kemudian anggota langsung berhenti dan melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku ini, sedangkan dua orang temannya berhasil melarikan diri," kata Kapolsek.


Lanjutnya, dari penggeledahan tersebut polisi menemukan 1 ( satu) klip plastik bening yang berisikan kristal-kristal putih yang diduga sabu sabu dengan berat brutto 0,42 gram.


Selain itu pula polisi menemukan satu set alat hisap atau bong atas kejadian tersebut satu orang laki-laki pelaku dan barang bukti dibawa kepolsek talang ubi untuk ditindak lanjuti," tandasnya mewakili Kapolres PALI. (sn/perry)

Share:

Pemkab PALI Sidak Pasar Pastikan Pasokan Bahan Pangan Aman dan Terjangkau Harganya

Pemkab PALI Sidak Pasar


PALI. SININEWS.COM--Menjelang hari raya Idul Fitri  Pemerintah Kabupaten PALI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres Pendopo, kecamatan Talang Ubi, kabupaten PALI, Kamis 13 April 2023.


Hal itu dilakukan dalam rangka memastikan pasokan bahan pangan aman juga harganya terjangkau. 


Plt. Asisten 2 Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, AP MSi yang memimpin jalannya sidak menerangkan bahwa untuk saat ini ketersediaan barang kebutuhan pokok seperti sembako dan beberapa komoditas lainnya masih aman.


Sementara untuk harga, sejauh ini masih bisa terjangkau oleh masyarakat. Karena belum ada kenaikan harga yang signifikan.



"Untuk ketersediaan sembako masih normal, masih cukup. Begitu pula untuk harga masih bisa dijangkau oleh masyarakat," ujar Asisten 2 didampingi Kadisdagperin PALI, Brisvo Diansyah yang diwakili Sekretaris Haris Munandar.


Lebih lanjut pihaknya melalui Disdagperin kabupaten PALI, akan melakukan operasi pasar bilamana terjadi kelonjakan harga sembako di pasar.


"Kenaikan itu kemungkinan pasti terjadi karena memang hukum ekonomi, apabila permintaan meningkat maka harga akan naik. Apalagi menjelang Hari Idul Fitri, permintaan pasti akan meningkat. Untuk mengantisipasi itu, Pemkab akan menggelar operasi pasar," tambahnya.


"Terkait hasil sidak pasar hari ini, tidak ada temuan barang yang tidak layak di Pasar Pendopo. Namun kami menghimbau kepada para pedagang untuk terus memperhatikan barang dagangannya," tutupnya. (sn/adv)

Share:

Jelang Lebaran, Titan Group Sebar Bantuan di Empat Kabupaten

Titan Group saat sebar bantuan program CSR di empat kabupaten 


PALI. SININEWS.COM--PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ) dan PT Servo Lintas Raya (SLR) yang tergabung pada Titan Group kembali menyalurkan bantuan melalui program CSR.


Bantuan tersebut berupa 5.875 paket sembako yang disebar di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, Muara Enim dan Lahat.


Pemberian bantuan dilaksanakan serentak pada Kamis 13 April 2023 kemarin yang diterima langsung oleh masing-masing pemerintah desa setempat. 



Dikemukakan Comdev PT Titan Group Syahrul Naji bahwa program tersebut sudah rutinbseperti tahun-tahun sebelumnya menjelang hari raya Idul Fitri. 


"Pada tahun ini, program CSR berupa bantuan paket sembako lebih banyak dari tahun sebelumnya, yaitu 5.875 paket sembako, untuk 14 desa di empat kabupaten yang disebutkan sebelumnya," ujar Syahrul.


Ditambahkannya bahwa pemberian paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat.



"Bantuan sembako ini juga dapat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan pokok, ditambah saat ini sudah mendekati hari raya Idul Fitri. Dimana pengeluaran masyarakat lebih meningkat dari pada hari-hari sebelumnya. Dan juga program CSR ini dijalankan agar terjalin sinergitas antara perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah kabupaten,” tambahnya.


Atas program tersebut, Syahrul berharap dapat memberikan motivasi dan inspirasi untuk terus berbagi serta menumbuhkan rasa saling membantu dan berbagi.


“Karena sebagai makhluk sosial kita ditakdirkan untuk hidup bersama, sehingga kita membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya. (sn/perry)
Share:

Disebut Sebagai Kota Intoleran Ridho Yahya Angkat Bicara


 PRABUMULIH, SININEWS.COM-- Menanggapi ada survei, kalau Prabumulih disebut salah satu kota intoleran. Wako Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, kalau rumah ibadah. Tidak hanya, masjid saja dibangun dan direhab. Ada juga pembangunan rumah ibadah, selain masjid.

Selain itu, kata Ridho, disebut kota intoleran, karena di Prabumulih ini diakuinya memang banyak program keislamannya. Salah satunya, pembangunan RTLH berkolaborasi bersama BAZNAS Prabumulih. “Ada 7 program keislaman, selama menjabat kepala daerah atau memimpin Kota Nanas inj kita jalankan. Program bedah rumah, hanya salah satunya saja,” ujar suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Lalu, aku ayah tiga anak ini, juga program sholat dan BTA bagi anak atau siswa SD. Lalu, sunnat door to door, pemberian insentif bagi guru ngaji dan tradisional, pemandi jenazah, penjaga makam, dan lainnya.

“Bukan pencitraan soal sholat dan BTA, penting sekali membekali anak-anak sejak dini dalam menghadapi kemajuan zaman. Dan, alhamdulillah sholat dan BTA di seluruh SD sebanyak 186 sekolah umum. 120 sekolah, sholat dan BTA sudah 100 persen,” tukas Politisi Goklar.

Ucapnya, mengapa ngotot mengutamakan, program keislaman karena bagian dari menjalankan isi alquran. “Ini juga dalam memberikan hal terbaik bagi masyarakat Bumi Seinggok Sepemuyian inj,” pungkas pria asal OI ini.

Share:

Ketua Komisi I DPRD Prov. Sumsel Hadiri Musrembang RKPD Prov. Sumsel Tahun 2024

 

Palembang, Sininews.com – Ketua Komisi I DPRD Prov. Sumsel; Antoni Yuzar, SH, MH menghadiri Musrembang RKPD Prov Sumsel Tahun 2024 di Ballroom Novotel Palembang pada Kamis, (13/4/2023).

Acara tersebut dihadiri Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, Wakil Gubernur, Sekda Sumsel beserta para pimpinan OPD pemerintah Provinsi sumsel. (mhn/ril)

Share:

PWI Muara Enim Bersama SKK Migas Dan Medco E&P Berbagi Kasih Untuk Pesantren Darussa'adah


MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Menghiasi bulan suci Ramadan 1444 H, SKK Migas bersama KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) dan PWI Muara Enim menggelar Safari Ramadan dengan Program Berbagi. Bantuan berupa sembako disalurkan kepada Pondok Pesantren Darussa’adah di Muara Enim.

Bantuan diserahkan langsung oleh Perwakilan Medco E&P Indonesia, Yulianto Pawit selaku Lead Area Government Relation bersama Ketua PWI Muara Enim, Al Azhar kepada Pimpinan Pondok Pesantren Pardiansyah, Kamis (13/04/2023).

Ketua PWI Muara Enim, Al-Azhar, mengatakan, batuan ini sepenuhnya diberikan oleh PT Medco E&P. Falam kegiatan ini PWI hanya menjembatani untuk mencari sasaran bantuan.

Al-Azhar mengapresiasi PT Medco E&P yang terus peduli dengan masyarakat dan bersinergi dengan PWI dalam kegiatan sosial.

“Semoga bantuan ini bisa menjadi amal jariyah dan PT Medco E&P menjadi lebih maju dan lebih besar,” pungkasnya.

Mudir Ponpes Darussa’adah, Ust Pardiansyah, mengucapkan terima kasih kepada PT Medco E&P dan PWI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi pahala tak terhingga bagi PT Medco E&P yang menghapus kesalahan di masa lalu dan mendapat balasan surga,” tukasnya.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, pemberian sembako bulan suci Ramadan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Perusahaan kepada masyarakat di area operasi.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang sedang menunaikan ibadah puasa. Perusahaan juga berterima kasih kepada SKK Migas dan PWI Muara Enim yang turut menyukseskan Program Berbagi di bulan suci Ramadan ini dan terus mendukung operasi Medco E&P untuk memenuhi kebutuhan energi,” pungkasnya.

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts