Dihadiri Camat, Polsek Penukal Utara Gelar Jum'at Curhat di Tempirai


PALI. SININEWS.COM - Kapolsek Penukal Utara, IPTU Fredy Franse Triwahyudi, SH., bersama anggota Polsek Penukal Utara dan Bhabinkamtibmas, melaksanakan kegiatan Jum'at Curhat di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, pada Jumat (09/09/2024). 


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Penukal Utara, Fahrudi, S.Psi, dan Kepala Puskesmas Tempirai Raya, Dr. Ronal Aprilandi.


Kegiatan Jum'at Curhat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara aparat kepolisian dan masyarakat, namun juga sebagai forum diskusi yang produktif dalam membahas berbagai permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Penukal Utara.


Dalam diskusi tersebut, Kapolsek IPTU Fredy mendengarkan langsung berbagai keluhan warga terkait situasi Kamtibmas di desa mereka, mulai dari keamanan lingkungan hingga potensi gangguan ketertiban lainnya. 


“Kami ingin mendengar langsung dari masyarakat apa saja yang menjadi kekhawatiran dan harapan mereka terkait keamanan. Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar IPTU Fredy.


Camat Penukal Utara, Fahrudi, juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kapolsek dalam menyelenggarakan kegiatan ini. 


Ia menilai, kegiatan semacam ini dapat memperkuat hubungan antara masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah kecamatan dalam menjaga stabilitas wilayah.


Jum'at Curhat ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang efektif dalam menjaring aspirasi masyarakat, sekaligus menciptakan hubungan yang lebih erat antara warga dan aparat penegak hukum. 


Dengan adanya komunikasi yang baik, segala permasalahan Kamtibmas bisa lebih cepat diatasi demi terciptanya keamanan di wilayah Penukal Utara.


Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama antara Polsek Penukal Utara, pemerintah kecamatan, dan masyarakat Desa Tempirai untuk terus menjaga kerjasama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.(sn/perry)

Share:

Pemuda Pancasila PALI Demo PT.MHP Minta Bertanggungjawab Dampak Lingkungan

massa PP demo PT MHP 

PALI. SININEWS.COM--PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI menggelar unjuk rasa di jalan Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya yang menjadi rute angkutan logging PT.MHP. 


Aksi damai tersebut berlangsung pada Jumat 6 September 2024 dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Aksi unjuk rasa tersebut dipimpin langsung ketua PAC PP Talang Ubi, Telly dengan jumlah massa ratusan.

Pada aksi unjuk rasa tersebut, ada 11 tuntutan yang disampaikan PAC PP Talang Ubi diantaranya meminta pihak MHP bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat mobilisasi perusahaan tersebut. 

"Kami menuntut kewajiban perusahaan dalam memperhatikan dampak lingkungan,  ada 11 poin yang kami minta sesuai keluhan masyarakat, diantaranya masalah debu," ujar Telly.

Apabila pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat yang disampaikan pada aksi unjuk rasa oleh PP, Telly menegaskan akan menutup jalan tersebut untuk aktivitas PT.MHP. 

"Kami akan berjuang untuk masyarakat, kalau tidak diindahkan unjuk rasa ini terus berlanjut," tandasnya. 

Sementara pihak PT.MHP yang datang ke lokasi dan mendengarkan tuntutan yang disampaikan PP, pihak perusahaan tersebut akan berkoordinasi dengan perusahaan lainnya berdalih pengguna jalan tersebut bukan hanya MHP.

"Yang melintasi jalan ini bukan hanya PT.MHP, namun ada beberapa perusahaan lainnya. Maka kami akan berkoordinasi dengan perusahaan lain untuk memecahkan permasalahan ini terutama dalam mengatasi debu saat musim kemarau," kata pihak MHP melalui Hernadi Panca Putra, Wakil Kepala Divisi Pengembangan Hutan dan Sosial.

Untuk penyiraman, perwakilan MHP menyatakan telah melakukan, namun diakui karena cuaca cukup terik terlihat belum maksimal. 

"Kita telah lakukan penyiraman, namun tetap kita akan berkoordinasi dengan perusahaan lainnya untuk memaksimalkan penanggulangan masalah debu," tukasnya. 

Pengecoran jalan pun diakui Hernadi telah dilakukan. 

"Pengecoran telah dilakukan, dan kedepan kami akan berkoordinasi lagi terkait perawatan jalan baik dengan perusahaan yang menggunakan jalan ini maupun dengan pemerintah setempat," imbuhnya lagi.

Setelah melakukan pertemuan antara perwakilan pengunjuk rasa dan pihak perusahaan serta mendengar kesanggupan pihak MHP, massa pun membubarkan diri dengan tertib dan aktivitas masyarakat serta perusahaan kembali berjalan.(sn/perry)
Share:

Kebakaran di Purun Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Ratusan Juta


PALI. SININEWS.COM--Kejadian kebakaran di Desa Purun Kecamatan Penukal kabupaten PALI menghanguskan sebuah rumah bentuk panggung milik Rosidi (60) pada Kamis 5 September 2024 sekitar pukul 18.30 Wib. 


Polisi menduga penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik atau korsleting listrik. 


Dari olah TKP serta keterangan saksi mata, dua orang warga yang hendak pergi melaksanakan salat Magrib melihat asap dan api di kamar belakang rumah korban. 


Mereka segera memanggil warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Masyarakat juga segera menghubungi pemadam kebakaran, yang tiba di lokasi satu jam kemudian.


Dengan cepatnya api menyebar, rumah berukuran 7x5 meter tersebut, yang merupakan rumah panggung, habis dilalap si jago merah. 


Berkat upaya tim pemadam kebakaran yang dibantu oleh warga, api berhasil dipadamkan pada pukul 19.50 WIB, dan kebakaran tidak merembet ke rumah-rumah lainnya di kawasan padat penduduk tersebut.


Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp200 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena pemilik rumah tengah berada di masjid untuk salat Magrib saat kebakaran terjadi.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin S.I.K., M.H., melalui Plh Kapolsek Penukal Abab, AKP Ardiansyah SH, mengonfirmasi bahwa dugaan awal kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik. 


"Kebakaran ini terjadi sangat cepat karena rumah terbuat dari kayu dan mudah terbakar," jelasnya.


Warga berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban korban yang kehilangan seluruh harta benda dalam kebakaran tersebut. 


Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya memeriksa instalasi listrik rumah secara berkala untuk menghindari risiko kebakaran serupa.(sn/perry)

Share:

Purun Membara, Sejumlah Rumah Dikabarkan Terbakar

Foto. Lokasi kebakaran di desa Purun 


PALI. SININEWS.COM--Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI membara pada Kamis malam 5 September 2024.


Dikabarkan ada beberapa rumah terbakar akibat api ngamuk di Desa Purun Kecamatan Penukal.


Hingga berita ini diturunkan, api masih mengamuk.


Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI tiba dengan peralatan lengkap. 


Damkar pun langsung berjibaku menaklukkan api.(sn/perry)



Share:

Devi Harianto-Ferdinan Miliki Program Setengah Miliar Per Desa Per Tahun

foto doc: Paslon Devi-Ferdinan saat datangi KPU untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati PALI 


PALI. SININEWS.COM--Kedepan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal memberikan bantuan setengah miliar per desa per tahun atau sebesar Rp500 juta diluar Alokasi Dana Desa (ADD).


Program tersebut merupakan program unggulan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati PALI, Devi Harianto-Ferdinan apabila terpilih pada kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 27 November 2024.

Hal itu terungkap saat Paslon dengan jargon De-Fe tersebut meresmikan posko pergerakan di Simpang Raja Kelurahan Talang Ubi kemarin, Rabu 4 September 2024.

Menurut Devi Harianto bahwa program tersebut bisa direalisasikan mengingat APBD Kabupaten PALI cukup besar dan memungkinkan program setengah milyar per desa per tahun.

"Anggaran tersebut diluar ADD, dan peruntukkannya khusus dipergunakan dalam memperingati HUT kemerdekaan RI, peringatan hari besar keagamaan serta lainnya," ujar Devi didampingi M. Ferdinan.

Dengan adanya program tersebut  nantinya disebutkan Devi masyarakat atau pemerintah desa tak lagi repot harus mengemis mengajukan proposal kesana-sini.

"Nanti kebiasaan menyebar proposal ke perusahaan maupun ke instansi tak ada lagi, karena sudah ada anggaran dari Pemda PALI setiap desa," imbuhnya. 

Anggaran setengah miliar per desa per tahun juga diharapkan Devi bisa menunjang pembangunan di Kabupaten PALI dalam menyejahterakan masyarakat. 

"Dengan adanya program bantuan untuk desa menambah amunisi untuk mendorong dan menunjang kemajuan desa sehingga desa-desa di PALI mampu mandiri," harapnya. (sn/perry)
Share:

Tiga Warga Diamankan, Diduga Sabotase Pipa Minyak


MUSI BANYUASIN. SININEWS.COM - Kasus pengerusakan terhadap pipa palep diareal rawa pertengahan pipa lokasi sumur terbakar di Sungai Dawas Dusun 5 Desa Srigunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba kembali terjadi pada Kamis malam (4/9/2024), mengakibatkan tumpahan minyak dan menambah rusaknya lingkungan.


Kapolsek Sungai Lilin Polres Musi Banyuasin Iptu Jon Kenedi yang menerima informasi tersebut mengajak serta Kanit Intelkam dan anggota pos penyekatan langsung meluncur kelokasi, mendapati adanya tiga lubang kebocoran pada posisi tengah antara kedua titik api, sehingga menyemburkan minyak mentah. Masyarakat mengabaikan keselamatan dan rusaknya lingkungan, berbondong bondong mengumpulkan tumoahan minyak dengan cara memeras dan menampungnya.


Kapolsek mengamankan tiga pelaku pemeras minyak didekat semburan api. Ketiga pelaku DI, SU dan AJ mengaku sebagai buruh yang sedang dipekerjakan untuk memasang pagar seng pembatas sekeliling pinggiran sungai Dawas di areal rawa lahan illegal drilling sumur yang terbakar.


“Ketiganya ini merupakan buruh yang dipekerjakan oleh EM untuk memasangkan pagar batas dengan sumur yang terbakar. Namun ketiganya memanfaatkannya untuk menambah penghasilan dengan cara memeras minyak tumpahan dan menjualnya ke pengepul. Mereka berenang menyeberangi sungai sambuk membawa jerigen isi minyak dan dijual seharga seratus ribu perjerigen,” ujar Iptu Jon Kenedi.


Kapolres Musi Banyuasin AKBP Listiyono mengatakan berdasar hasil pengecekan, lokasi tersebut masuk wilayah kerja SKK Migas.


“Ada dua K3S disitu, harusnya pihak SKK Migas bisa lebih berperan aktif untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan, mencegah terjadinya illegal drilling yang acap kali mengakibatkan kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa,” tandasnya.


Listiyono mengaku pihaknya telah meminta kepada pemerintah daerah Musi Banyuasin dan SKK Migas segera dilakukan pemagaran sehingga masyarakat tidak masuk ke lokasi, utamanya yang memanfaatkan jalur sungai.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto mengatakan, pimpinan Polda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo memberikan atensi untuk kejadian ini. 


“Pak Kapolda sudah memerintahkan Karo Ops untuk segera melakukan koordinasi dengan para Kasubsatgas, SKK Migas,  Pertamina serta pemerintah kabupaten Muba agar  menentukan langkah pencegahan dan penanganan,” ujarnya.


“Terkait temuan lokasi yang ternyata masuk wilayah kerja SKK Migas, Kasatgas Gakkum illegal drilling dan refinery akan segera meminta keterangan pihak perwakilan SKK Migas Sumsel,” sambungnya.


Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Kombes Sunarto mengaku pihaknya mendorong SKK Migas untuk bisa melokalisir dengan membuat perimeter sehingga masyarakat tidak lagi masuk kembali ke lokasi. Begitupun kepada pemerintah kabupaten Muba agar memasang pagar sekeliling lokasi. 


Kombes Sunarto mengatakan Satgas illegal drilling dan illegal refinery terus bergerak, upaya memberikan himbauan keselamatan kepada masyarakat hingga penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku.


Dirinya menghimbau kesadaran masyarakat untuk tidak mendekati ataupun melkukan aktifitas dilokasi yang membahayakan keselamatan tersebut.(sn/perry)

Share:

Patroli Samapta Polres PALI Sasar Simpang Lima


PALI. SININEWS.COM – Satsamapta Polres PALI kembali menggelar kegiatan patroli Perintis Presisi pada Rabu malam (04/09/2024) untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten PALI. 


Patroli ini dipimpin oleh tiga personel, yakni Bripda Riza Andrean Putra, Bripda Gibran Azhar, dan Bripda Eben Fernando S, dengan landasan Sprint Patroli Nomor: Sprin/41/VII/2024 yang berlaku mulai 1 September hingga 30 September 2024.


Kasat Satsamapta Polres PALI, AKP Hermanto, menyampaikan bahwa rute patroli mencakup wilayah rawan kerumunan dan gangguan kamtibmas, seperti di sekitar Simpang 5 Pendopo dan Komplek Pertamina Pendopo, Kabupaten PALI. 


Dalam patroli dialogis di sekitar Simpang 5 Pendopo, anggota patroli Satsamapta mendatangi sejumlah lokasi untuk memastikan keamanan wilayah. 


"Mereka juga berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang membuat kegaduhan, memastikan situasi tetap kondusif," ucapnya 


Selain itu, patroli dilanjutkan di Komplek Pertamina, di mana tengah berlangsung pasar malam. 


"Anggota patroli memberikan himbauan kepada warga terkait potensi gangguan kamtibmas serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan kondisi wilayah aman terkendali," ujarnya 


Melalui kegiatan patroli ini, Satsamapta Polres PALI berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi gangguan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat PALI.(sn/perry)

Share:

Solusi Ini Yang Ditawarkan Devi Harianto Saat Warga Tak Bakar Lahan Ketika Buka Ladang Baru


PALI. SININEWS.COM--Bakal Calon (Balon) Bupati PALI Devi Harianto memiliki program strategis dalam meminimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dimana saat ini warga dilarang membakar lahannya saat membuka ladang baru agar tidak menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan. 


Solusi yang ditawarkan Devi Harianto agar warga tak bakar lahan adalah program alat berat gratis untuk pembukaan lahan.


Hal itu terungkap saat Devi Harianto bersama pasangannya, Ferdinan meresmikan posko tim pergerakan relawan tingkat Kabupaten PALI  yang berlokasi di Desa Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi, Selasa 4 September 2024.


"Program yang menjadi solusi agar tidak membakar lahan adalah penyediaan alat berat gratis untuk pembukaan lahan, bantuan bibit unggul gratis, dan pupuk gratis yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian," ungkap Devi Harianto. 


Karena menurut Devi bahwa program tersebut untuk mendorong petani yang merupakan mata pencaharian mayoritas penduduk Kabupaten PALI.

"Sebagian besar masyarakat bergantung pada pertanian dan perkebunan, maka dari itu bisa petani PALI bangkit dan sejahtera," harapnya.

Dia juga menambahkan bahwa dengan adanya alat berat gratis untuk pembukaan lahan pertanian dan perkebunan nantinya, masyarakat tidak tersandung masalah hukum karena membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, Devi juga berkomitmen akan mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp 500 juta per tahun untuk setiap desa di luar anggaran pendapatan dan belanja desa (APBD) serta alokasi dana desa (ADD). Dana ini akan difokuskan untuk kegiatan Hari raya keagamaan, peringatan HUT Kemerdekaan RI,  dan kegiatan sosial lainnya di desa agar lebih mandiri.

"Program ini bertujuan, agar desa ketika mengadakan kegiatan peringatan HUT RI dan Hari Raya Keagamaan tidak lagi bergantung pada pengajuan proposal ke perusahaan,  yang terkadang bantuannya pun tidak sesuai," tegas Devi.(sn/bm)
Share:

Patroli Perintis Terus Dilakukan Polres PALI


PALI. SININEWS.COM – Pada Rabu (04/09/2024) pukul 08.00 WIB, Sat Samapta Polres PALI melaksanakan kegiatan patroli Perintis Presisi di wilayah Kabupaten PALI. 


Kegiatan ini dipimpin oleh tiga personel tangguh, yakni Bripda Riza Andrean Putra, Bripda Gibran Azhar, dan Bripda Eben Pernando Sigalingging, yang ditugaskan berdasarkan Surat Perintah Patroli Nomor: Sprin/41/VII/2024 tanggal 1 September hingga 30 September 2024.


Patroli dimulai dengan menyisir kawasan Kantor KPU Pendopo Kabupaten PALI. Anggota patroli Sat Samapta mendatangi lokasi tersebut dengan tujuan utama memastikan keamanan di sekitar wilayah tersebut serta mencegah potensi gangguan kamtibmas. 


Kehadiran mereka tidak hanya sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai upaya untuk memastikan bahwa situasi di wilayah tersebut tetap kondusif menjelang pemilu.


Selain itu, patroli dilanjutkan ke area SPBU Pendopo Kabupaten PALI. Di sini, personel patroli mengawasi situasi dan arus lalu lintas, guna memastikan ketertiban dan keamanan bagi masyarakat yang tengah melakukan aktivitas di SPBU. 


Patroli ini dilakukan untuk menjamin bahwa seluruh aktivitas berlangsung dengan aman dan tanpa hambatan.


Hingga akhir patroli, situasi di kedua lokasi yang menjadi fokus pengawasan, yakni Kantor KPU dan SPBU Pendopo, dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Arus lalu lintas pun berjalan lancar tanpa ada kendala berarti.


Kasat Satsamapta Polres PALI AKP Hermanto menyampaikan Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari komitmen Polres PALI untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi gangguan menjelang masa-masa krusial seperti pemilu. 


"Keberadaan personel Sat Samapta yang selalu sigap di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten PALI," pungkasnya(sn/perry)

Share:

Kasus Pembunuhan Remaja Bebaju Futsal Terungkap



PALEMBANG.  SININEWS.COM - Rabu malam (4/8/2024) Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono  bersama Direskrimum Polda Sumsel Kombes M Anwar Reksowidjojo meralease pengungkapan kasus pembunuhan dan rudapaksa korban perempuan usia 13 tahun yang sempat viral di media sosial. Dalam kurun waktu 2 hari Polisi berhasil melacak dan mengungkap kasus yang melibatkan empat pelaku di bawah umur dengan inisial IS, NSA, MZF, dan ASA. Mereka secara bersama sama melakukan tindak kejahatan terhadap seorang gadis berusia 13 tahun berinisial AA, yang mayatnya ditemukan di area kuburan Cina.


Menurut keterangan Kombes Pol Harryo Sugihhartono, korban dan salah satu pelaku, IS, baru mengenal selama dua minggu melalui ponsel dan menjalin hubungan asmara. 


“Pada 1 September 2024, mereka sempat bertemu di acara kuda kepang di kawasan Pipa Reja, di mana saat itu juga hadir pelaku lainnya, MZ, MS, dan AS. Setelah menyaksikan acara tersebut, kelimanya menuju ke lokasi kejadian, yaitu Krematorium Sampurana di kawasan Kuburan Cina,” paparnya.


“Di sana, korban dibekap oleh para pelaku hingga tewas. Setelah tewas, korban kemudian dirudapaksa secara bergiliran oleh para pelaku. Para pelaku kemudian menyeret tubuh korban selama 30 menit ke tempat penemuan jenazahnya dan kembali melakukan aksi keji tersebut sebelum meninggalkan korban di lokasi tersebut,” lanjutnya.


Haryo menerangkan , korban sengaja dipindahkan kelokasi terakhir agar tidak diketahui oleh orang lain. 


“Dari tempat keramasi ke TKP penemuan mayat, itu berjarak sekitar 30 menit, disana korban lagi-lagi dirudapaksa," tandasnya.


Polrestabes Palembang segera merespons laporan warga tentang penemuan mayat di TPU Talang Kerikil. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP. Korban ditemukan dengan  kondisi pendarahan di hidung dan mulut berbusa, serta posisi baju yang tidak sempurna digunakan, menandakan adanya kekerasan. 


“Visum luar menunjukkan adanya luka lebam ditubuh korban, yang menguatkan dugaan tindak pidana,” tegasnya.


Selain mengamankan pelaku sambung Harryo, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam korban, baju korban. 


"Untuk sandal korban hingga kini masih di cari yang katanya di bakar," ucap Kapolrestabes. 


Atas perbuatannya, keempat tersangka akan dijerat dengan pasal-pasal terkait perlindungan anak dan pembunuhan berencana, yang membawa ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda maksimal 3 miliar rupiah. 


Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga tersangka dan Dinas Sosial untuk memastikan tanggung jawab mereka, serta akan membawa para pelaku ke panti rehabilitasi Indralaya dengan waktu yang belum ditentukan.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts