Hadiri Hajatan Kepala Desa, Gubernur Sumsel Terpilih Datangi Lubuk Tampui


PALI. SININEWS COM -- Gubernur Sumsel terpilih periode 2024 -2029, Herman Deru hadiri syukuran khitanan Dimas Juliansyah putra ke 2 dari  pasangan Budiman Kepala Desa (Kades) Lubuk Tampui dan Alvi Wati.


Kegiatan yang dipusatkan dibalai Desa Lubuk Tampui Kecamatan Utara Kabupaten PALI ini, dihadiri Kadin PMD dan jajaran OPD PALI, TNI/Polri, DPRD dan Kepala Desa se Kabupaten PALI, sertan undangan lainnya, Rabu 25 Desember 2024.


Pada hajatan Syukuran ini  hidangan musik  OM.Muba asal Palembang dan biduanita pelantun dangdutnya sehingga menambah semarak pesta akhir tahun ini


Dijelaskan Budiman Kades Lubuk Tampui pemilik hajatan, merasa bangga atas kehadiran para tamu undangan berbagai lapisan masyarakat yang memberikan doa restu pada putranya.


Juga ketua pelaksana Edri jaya ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pesta syukuran khitanan ini dapat berjalan dengan baik.


Sementara kata sambutan tamu undangan H.Herman Deru Gubernur Sumsel terpilih merasa tersanjung dan terhormat atas sambutan hangat keluarga besar Budiman Kepala Desa Lubuk Tampui.t

"Kami turut mendoakan semoga Dimas Juliansyah Putra ke 2 dari pasangan Budiman dan Alvi Wati ini, menjadi anak yang berguna bagi Agama, Bangsa dan masyarakat," ucap Herman Deru.

Juga Gubernur Sumsel terpilih ini, ungkapan terimakasih atas partisipasi  masyarakat Kabupaten PALI memberikan dukungan pada dirinya sehingga mendapat amanah untuk memimpin Provinsi Sumatera selatan 5 tahun kedepan.


(SN/Bungharto)


Share:

Begal di Simpang Y Talang Akar Digulung, Satu Pelaku Masih Bocil


PALI. SININEWS COM – Tim Opsnal Satreskrim Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Simpang Y, Talang Akar,Kecamatan Talang Ubi,Kabupaten PALI, pada Sabtu (21/12/2024) sekitar pukul 18.00 WIB. 


Dua pelaku, yakni PS (22) dan FA (15) yang masih dibawah umur,berhasil ditangkap dalam waktu singkat setelah kejadian.


Kasus ini bermula ketika korban Rafa Rayanza (16),seorang pelajar, bersama temannya Rafiza Akbar (16) membantu dua orang tak dikenal,dengan menstut kendaraan mereka. 


Namun,ditengah perjalanan salah satu pelaku menikam korban,yang kemudian dilarikan kerumah sakit,akibat luka serius yang dideritanya.


Berdasarkan laporan LP/B-415/XII/2024/SPKT/POLRES PALI, Tim Opsnal "Beruang Hitam" yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi,S.H.,M.H., segera bergerak cepat. 

Setelah menerima informasi dari masyarakat, pelaku PS berhasil diamankan di Jakarta, sedangkan FA ditangkap di kediamannya di Talang Ojan, Talang Ubi Utara.


Dalam proses penangkapan,Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk:

-1 unit motor Yamaha NMAX,

-1 bilah senjata tajam jenis pisau,

-1 helai baju kaos hitam, dan

-1 helai celana pendek jeans.



Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, SH., MH.,menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminalitas di wilayah hukum Polres PALI. 


"Ini adalah bukti komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.Pelaku akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,dan kami harap ini menjadi pelajaran bagi siapa pun,untuk tidak melakukan tindakan kriminal diwilayah ini,"tegas AKP Nasron pada Rabu (25/12/2025). 


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, yang diwakili oleh AKP Nasron Junaidi, juga mengapresiasi kerja cepat tim dalam mengungkap kasus ini. 


"Polres PALI akan terus meningkatkan kinerja dalam memberantas kejahatan.Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dalam memberikan informasi terkait tindak pidana.Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,"pintanya.


Para pelaku kini telah diamankan di Polres PALI untuk proses hukum lebih lanjut. Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 365 Ayat (1) ke-2 dan ke-4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.(sn/perry)

Share:

Pengamanan Penuh Dilakukan Polsek Talang Ubi di Gereja Oikumene, Kegiatan Ibadah Berjalan Khidmat


PALI. SININEWS.COM– Polsek Talang Ubi dibawah komando Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara,SH.,MH.,M.Si.,memastikan pengamanan penuh untuk pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Oikumene, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 

Ibadah yang dihadiri oleh 70 jemaat berlangsung pada pukul 16.30 WIB hingga 21.00 WIB dengan tema "Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem" (Lukas 2:15).


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K., M.H.,melalui Kapolsek Talang Ubi,menyampaikan pentingnya menjaga rasa aman dan damai selama perayaan Natal.


“Kami berkomitmen untuk memastikan semua kegiatan ibadah berlangsung tanpa hambatan,memberikan rasa aman bagi masyarakat,dan mendukung kerukunan umat beragama,”ujar Kompol Robi Sugara kepada awak media ini, pada Selasa malam  (24/12/2024). 


Pengamanan kegiatan ini didasari beberapa regulasi,termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Sprint Polres PALI Nomor Sprin/1290/XII/Ops 1.1/2024. 

Sebanyak 17 personel gabungan dikerahkan,terdiri dari:

-Polri: 11 personel

-TNI: 2 personel


Kapolsek Talang Ubi menjelaskan,bahwa tim pengamanan bertugas melakukan sterilisasi gereja, memeriksa ruang ibadah,serta menjaga keamanan jemaat dan harta benda selama ibadah berlangsung. 


“Sterilisasi dilakukan sebelum acara dimulai untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan.Selain itu,tim kami juga menjaga kendaraan R2 dan R4 milik jemaat,”tambahnya.


Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Matilda berlangsung khidmat dengan sejumlah agenda,seperti pembacaan Mazmur,renungan, doa syafaat,hingga pengucapan syukur. Selama acara,aparat Kepolisian dan tim gabungan tetap siaga,menjamin keamanan hingga ibadah selesai.


Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat. 

Salah satu jemaat mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran petugas. 


“Kami merasa sangat aman beribadah malam ini.Terima kasih kepada Polri, TNI, dan semua pihak yang menjaga kami,”ujarnya.


Kapolres PALI,melalui Kapolsek Talang Ubi,kembali menegaskan komitmen Kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah,terutama selama momen keagamaan seperti Natal. 


“Tugas kami adalah memastikan kedamaian dan keamanan terwujud bagi semua lapisan masyarakat,kami berharap momen Natal ini menjadi ajang mempererat persaudaraan dan toleransi di Kabupaten PALI."tutup Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Sri Meliyana Soroti Penolakan PPn 12%, Ini Penjelasannya


Jakarta. SININEWS COM – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Asal Daerah Pemilihan Sumatera Selatan II, Sri Meliyana, menyoroti ikhwal penolakan PPN sebesar 12% di Era Pemerintahan Prabowo. Secara lugas ia menyampaikan kronologis dan dasar keberlakuan pengenaan tarif PPN 12%, bagi-nya kesemua itu ialah merupakan amanat UU No. 20 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), dan bukan merupakan keputusan sepihak dari pemerintahan Prabowo.    


“Tentu perlu dilihat sejatinya yang menjadi dasar hukum pengaturan tarif PPN dan kenaikan PPN saat ini adalah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), yaitu Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 yang mulai diundangkan pada tanggal 29 Oktober 2021 dan mulai berlaku pada tahun pajak 2022. Sebelumnya, sejak tahun 1983 tarif PPN adalah 10%. Namun, sesuai aturan Pasal 4 angka 2 UU HPP No 7/2021 maka, tarif PPN per 1 April 2021 adalah 11% dan tarif PPN naik menjadi 12% per 1 Januari 2025 mendatang. Karenanya, kenaikan PPN menjadi 12% pada 1 januari 2025 mendatang adalah amanat UU  HPP No 7/2021, dan bukan keputusan sepihak dari Pemerintahan Presiden Prabowo” Ungkap Meli sapaan akrabnya melalui release yang diterima redaksi pada Senin (23/12/2024).


Kemudian ia juga turut menyanyangkan adanya suara penolakan dari sejumlah anggota PDIP, yang melihat kebijakan tersebut sebagai kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan mengalamatkan beban kesalahan kepada Pemerintahan Prabowo. 


“Bagi saya terkait suara penolakan ini menjadi suatu hal yang mengherankan, jikalau kemudian rencana kenaikan PPN menjadi 12% pada 1 Januari 2025 disuarakan oleh beberapa anggota PDIP sebagai suatu kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Sebab, dapat dilihat jelas bahwa UU HPP tersebut diinisiasi, dilahirkan dan diundangkan pada saat PDIP menjadi partai penguasa di parlemen pada saat itu, dimana pimpinan parlemen secara kelembagaan dan Ketua Panja UU HPP ini ialah berasal dari PDIP. Jadi, saya rasa jelas penolakan ini merupakan sikap yang ambivalen sekaligus tidak konsisten dari PDIP” tegas Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Selatan II ini.


Lebih lanjut, ia kembali menegaskan bahwa kebijakan PPN 12% ini merupakan amanat Undang – Undang yang harus dijalankan, sehingga siapapun Presiden terpilih pada saat ini tidak dapat untuk menghindari keberlakuan dari Undang – Undang tersebut. Namun, baginya dalam hal ini Pemerintahan Prabowo telah secara selektif dan hati – hati dalam menjalankan kebijakan tersebut.


“Tentunya dalam menjalankan amanat UU HPP No. 7/2021 tersebut, Pemerintahan Presiden Prabowo telah membuat kebijakan yang sangat berhati - hati. Kenaikan PPN 12% sebenarnya hanya dikenakan kepada barang mewah yang menyasar pada kebutuhan masyarakat kelas menengah ke atas. Sedangkan barang dan jasa yang menyangkut hajat hidup orang banyak, diberikan fasilitas tidak dipungut PPN dan PPN bagi  segala sesuatu yang berhubungan dengan hajat hidup masyarakat tidak akan dinaikkan, artinya pemberlakuan PPN 12% tidak ditujukan bagi klasifikasi barang dan jasa yang menyangkut hajat hidup orang banyak” Pungkasnya. (sn/perry)

Share:

BPR Gerbang Serasan Perluas Akses Layanan di Prabumulih, Dukung UMKM Setempat

MUARA ENIM, SUMSEL – PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gerbang Serasan, yang merupakan perusahaan milik daerah (Perseroda) Kabupaten Muara Enim, terus menunjukkan kemajuan yang pesat. Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan predikat Bintang 4, BPR ini melanjutkan ekspansinya dengan membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) pertamanya di Kota Prabumulih.

Peresmian KCP baru ini dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2024, yang dihadiri oleh Pj. Bupati Muara Enim, H. Henky Putrawan, M.Si., M.M., bersama Walikota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M. Pembukaan cabang ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan BPR Gerbang Serasan, terutama untuk masyarakat di Kecamatan Gelumbang, Lubai, dan Kota Prabumulih.

Dalam pidatonya, Pj. Bupati yang juga menjabat sebagai pemegang saham pengendali, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.Si., menyampaikan bahwa Pemkab Muara Enim telah menyuntikkan modal sebesar Rp 30 miliar, dengan total aset BPR Gerbang Serasan mencapai Rp 106 miliar. Henky Putrawan juga memberikan apresiasi terhadap kinerja positif BPR ini yang turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muara Enim.

“Untuk tahun 2024, target laba yang ingin dicapai sebesar Rp 4,6 miliar, dengan proyeksi dividen sebesar Rp 2,5 miliar yang akan masuk ke kas daerah,” ungkap Henky Putrawan.

Di sisi lain, Pj. Walikota Prabumulih, H. Elman, S.T., M.M., menyatakan dukungannya terhadap pembukaan KCP BPR Gerbang Serasan di kota tersebut. Ia berharap cabang ini tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Muara Enim, tetapi juga bisa memberikan layanan kepada warga dan UMKM di Kota Prabumulih.

“Kami berharap BPR Gerbang Serasan dapat memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi warga dan pelaku usaha di Prabumulih,” kata Elman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, M.M., turut menambahkan bahwa Kota Prabumulih menawarkan peluang pasar yang besar bagi BPR Gerbang Serasan. Dengan demikian, pembukaan cabang di daerah ini diharapkan dapat memperluas jaringan nasabah dan meningkatkan prospek perkembangan bank tersebut.

“Melihat perkembangan yang positif dari BPR Gerbang Serasan, bukan tidak mungkin di masa depan akan dibuka cabang baru di Tanjung Enim atau Gelumbang,” tutup Yulius. (SN)

Share:

Lancarkan Ops Lilin Musi, Polres PALI Pantau Jalur Alternatif


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Musi 2024, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI secara proaktif menggelar sejumlah kegiatan strategis untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas di wilayahnya. 


Salah satu fokus utama adalah pemantauan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten PALI, yang menjadi akses vital bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.


Kasatlantas Polres PALI AKP Teguh Hidayat,S.H.,menyampaikan bahwa jajaran Satlantas telah mengambil langkah preventif dan responsif,untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan. 


“Operasi Lilin Musi 2024 bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.Kami telah melaksanakan pemantauan intensif,memberikan himbauan keselamatan berlalu lintas,hingga memasang garis polisi diarea rawan banjir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Teguh dalam keterangannya,pada Selasa (24/12).


Menurutnya,kegiatan ini tidak hanya bertumpu pada pengawasan arus kendaraan,tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. 


“Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas,kami juga mengedepankan upaya edukasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara,sehingga kondisi jalan raya tetap kondusif selama periode liburan ini,”tambahnya.


Kapolres PALI, melalui pernyataannya menegaskan bahwa Operasi Lilin Musi 2024 merupakan manifestasi dari dedikasi Polri untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. 


“Polres PALI berkomitmen penuh untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam setiap aspek kehidupan,termasuk di jalan raya.Kami menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas,menjaga ketertiban,dan melaporkan kendala yang mungkin ditemui selama perjalanan,”tutur Kapolres ketika diwawancarai awak media ini, pada Selasa petang (24/12/2024). 


Tidak hanya itu,Kapolres juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektoral dalam menyukseskan operasi ini.

 

“Kolaborasi dengan Pemerintah daerah,relawan, serta elemen masyarakat lainnya menjadi kunci keberhasilan Operasi Lilin Musi 2024.Dengan sinergi yang baik,kita dapat mewujudkan situasi yang aman,nyaman, dan tertib di seluruh wilayah hukum Polres PALI,”lanjutnya.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, yang turut terlibat dalam kegiatan ini,menyampaikan apresiasinya terhadap upaya preventif yang dilakukan Satlantas Polres PALI. 


“Kehadiran aparat kepolisian di titik-titik rawan, seperti jalur alternatif dan area rawan banjir,sangat membantu masyarakat. Ini menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam merespons tantangan di lapangan dengan cepat dan tepat,”ujarnya.


Kegiatan Operasi Lilin Musi 2024 oleh Satlantas Polres PALI diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, baik dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas maupun dalam meningkatkan rasa aman masyarakat. 


"Satlantas Polres PALI juga mengingatkan kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati,mematuhi rambu lalu lintas,serta melaporkan apabila terjadi kondisi darurat agar segera mendapatkan penanganan yang cepat dan efektif."pungkas Kasat Lantas Polres PALI.(sn/perry)

Share:

Polres PALI Gencar Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba, Polsek Talang Ubi Sosialisasikan Desa Bersinar di Sungai Ibul


PALI. SININEWS COM – Sebagai upaya mendukung terbentuknya lingkungan masyarakat yang bebas dari bahaya narkoba, Polsek Talang Ubi menggelar Sosialisasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. 


Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Sungai Ibul ini berlangsung lancar, aman, dan kondusif.


Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, perwakilan Camat Talang Ubi Tris Marsandi, Kepala DPMD Kabupaten PALI Eri Budyman, serta para perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan insan pers.


Kapolsek Talang Ubi dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memerangi bahaya narkoba. 


“Narkoba adalah ancaman besar bagi masa depan generasi muda. Kita semua harus berperan aktif, baik itu orang tua, guru, maupun masyarakat, untuk melindungi anak-anak dari ancaman ini. Narkoba adalah musuh bersama, dan kita harus berjuang bersama melawan peredaran dan penyalahgunaannya,”ujar Kompol Robi Sugara.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H., melalui pernyataan yang disampaikan oleh Kapolsek Talang Ubi,mendukung penuh inisiatif Desa Bersinar. 


“Program Desa Bersinar adalah langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.Polres PALI berkomitmen untuk terus mendukung program ini,sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,"katanya.


Kapolres juga menghimbau agar masyarakat aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba.


“Kami tidak bisa bekerja sendiri,dukungan dari masyarakat secara aktif sangatlah diperlukan untuk memutus rantai peredaran narkoba,khususnya di wilayah Kabupaten PALI,”tambahnya, saat dibincangi awak media ini melalui telpon pada Selasa (24/11/2024).


Dalam pemaparannya,Kapolsek Talang Ubi menjelaskan jenis-jenis narkoba, efek sampingnya terhadap kesehatan, serta dampak negatifnya bagi masa depan remaja. Tak hanya itu, ia juga memberikan edukasi tentang cara melindungi diri dari pergaulan bebas serta pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman.


“Narkoba tidak hanya ilegal,tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental. Peran keluarga sangat penting dalam mengawasi generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif narkoba,” jelasnya.


Selain itu,Kapolsek Talang Ubi menghimbau masyarakat untuk tidak memainkan musik remix atau DJ dalam hajatan. 


“Hal ini dilakukan demi menjaga ketentraman masyarakat dan mencegah peluang peredaran narkoba serta minuman keras yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,”imbuhnya.


Kepala Desa Sungai Ibul, Wahyudinia, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala di desa-desa lain. 


“Kami sangat mendukung sosialisasi seperti ini karena memberikan edukasi penting bagi masyarakat, khususnya para remaja,” ujarnya.


Perwakilan DPMD Kabupaten PALI, Eri Budyman, menambahkan,akan selalu mendorong kolaborasi lintas sektor ini,untuk memperluas program Desa Bersinar di seluruh kecamatan-kecamatan. 


"Sinergitas adalah kunci untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.”ungkapnya.


Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini ,ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dalam melawan bahaya narkoba. 

Kapolsek Talang Ubi menegaskan,Ini adalah awal dari langkah besar. 


"Semoga Desa Sungai Ibul menjadi contoh bagi desa lain di PALI untuk menjadi Desa Bersinar yang bebas narkoba.”harapan pejabat nomor satu dijajaran Polsek Talang Ubi ini. 


"Dengan adanya kegiatan ini,Polsek Talang Ubi berharap kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba semakin meningkat,dan upaya pencegahan dapat dilakukan lebih efektif di masa mendatang."pungkas Kompol Robi Sugara. (sn/perry)

Share:

PALI Miliki Sekolah Unik, Seluruh Siswa Sudah Uzur



PALI. SININEWS.COM -- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memiliki sekolah unik dan menarik, pasalnya dibawah naungan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) sekolah tersebut mempunyai siswa yang semuanya berusia sudah uzur alias Lanjut Usia (Lansia).

Ada lima sekolah Lansia yang telah berdiri di lima kecamatan dalam wilayah kabupaten PALI, salah satunya telah mewisuda puluhan lansia dari sekolah Lansia di Kecamatan Talang Ubi.

Dan pada Selasa 24 Desember 2024, DPPKBPPPA kembali menggembleng puluhan siswa Lansia di Kecamatan Penukal.

Sekolah Lansia yang diberi nama Smart itu mendidik 27 siswa yang selalu antusias mengikuti pertemuan rutin.

Menurut Kepala DPPKBPPA PALI Mariono SE bahwa pertemuan rutin digelar untuk menggembleng siswa di sekolah Lansia Smart.


"Sekolah lansia merupakan program pendidikan nonformal yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia," ungkap Mariono.


Ada beberapa manfaat dan kegiatan yang dapat dilakukan pada sekolah Lansia, dijelaskan Mariono salah satunya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa.

"Tujuan utamanya adalah meningkatkan kepercayaan diri bagi lansia yang menjadi siswa di sekolah itu," imbuhnya.

Adapun manfaat lengkap dari sekolah Lansia adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
2. Mengembangkan potensi dan kreativitas.
3. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi sosial.
4. Mengurangi stres dan kecemasan.
5. Meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
6. Membangun jaringan sosial dan persahabatan.
7. Meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri.

Sementara jenis kegiatan yang dilakukan pada sekolah Lansia adalah:

1. Pendidikan kesehatan dan gizi.
2. Olahraga ringan 
3. Keterampilan hidup (memasak, kerajinan tangan).
4. Seni dan budaya (musik, tarian, lukis).
5. Pendidikan karakter (etiket, kesabaran)
6. Diskusi dan sharing pengalaman.
7. Kunjungan wisata dan rekreasi.
8. Pelatihan kewirausahaan.
9. Pelayanan kesehatan dasar.

Tujuan sekolah Lansia adalah:

1. Meningkatkan kualitas hidup lansia.
2. Mengembangkan potensi dan kreativitas.
3. Meningkatkan kesadaran sosial dan partisipasi.
4. Mengurangi kesepian dan isolasi.
5. Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan.(sn/perry)


Share:

PNS di PALI Bisa Dicopot Apabila Lakukan Larangan Ini

foto. Nur Nengsih, Kabid Pengembangan Penilaian Aparatur Penghargaan BKPSDM PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siap-siap kena pecat alias dicopot atau diberhentikan secara tidak hormat apabila tidak memenuhi kewajiban sebagai pegawai atau sebagai pelayan masyarakat.



Ancaman itu ditegaskan Kepala BKPSDM Kabupaten PALI Haris Munandar melalui Kabid Pengembangan Penilaian Aparatur dan Penghargaan, Nur Nengsih saat OPD tersebut menggelar sosialisasi Manajemen Talenta dan Sosialisasi PP 94 Tahun 2021 Tentang disiplin PNS, Selasa 24 Desember 2024.

"Ada tiga kategori sanksi yang diberikan kepada ASN atau PNS melanggar larangan dan tidak memenuhi kewajiban sebagai pegawai," ujar Nur Nengsih.

Ditegaskan Nur Nengsih bahwa sanksi terberat adalah pemecatan atau pemberhentian tidak hormat.

"Apabila pegawai bersangkutan tidak mematuhi aturan kerja atau tidak masuk kantor selama tiga hari berturut-turut maka akan diberikan teguran tertulis. Serta apabila mengabaikan kewajiban sebagai pegawai maka pemberhentian secara tidak hormat akan diterima yang pegawai bersangkutan," tandasnya.

Terkait sosialisasi yang digelar BKPSDM, Nur Nengsih menyebut agar seluruh ASN atau PNS yang bekerja di wilayah kabupaten PALI mengetahui kewajiban dan larangan yang harus dilakukan pegawai.

"Seluruh PNS harus mengetahui kewajiban dan larangan, maka dari itu sosialisasi ini digelar dengan mengundang narasumber yang berkompeten," terangnya.

Dengan digelarnya sosialisasi tersebut diharapkan meningkatkan disiplin PNS dan meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.

"Pegawai yang berstatus ASN bisa lebih disiplin dan meningkatkan kinerjanya agar daerah kita ini lebih maju lagi," harap Nur Nengsih.(sn/perry)



Share:

Senpi Dinas Diperiksa, Wakapolda Sumsel Pastikan Senjata Api Anggota Tidak Disalahgunakan



PALEMBANG. SININEWS.COM - Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen M Zulkarnain terjun langsung memimpin kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) bersama Irwasda Kombes Feri Handoko serta para Pejabat Utama (PJU) dilapangan apel mapolda pada Senin (23/12/2024).


Pemeriksaan yang diikuti oleh 2.229 personel Polda pemegang ijin ini dilakukan untuk memastikan kelayakan, kepatuhan, dan kedisiplinan dalam penggunaan senpi di kalangan personel kepolisian sehingga mampu meniadakan kesalahan atau pelanggaran terkait penggunaan senjata api oleh personel. 


Brigjen Zulkarnain menegaskan pentingnya menjaga tanggung jawab dalam kepemilikan dan penggunaan senpi sebagai alat pendukung dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.


“Kegiatan ini dilatar belakangi beberapa kejadian menyangkut penggunaan senjata api, kita dijajaran Polda Sumsel perlu melakukan antisipasi agar tidak terjadi. Senjata api merupakan amanah yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan ini merupakan upaya untuk memastikan senjata api digunakan secara tepat dan profesional serta tidak disalah gunakan,” ujar Brigjen Zulkarnain.


Pantauan media, kegiatan pemeriksaan dilakukan meliputi kelengkapan administrasi kepemilikan senjata api dinas, kondisi fisik senjata, amunisi serta kebersihan dan kesiapan senjata api untuk mendukung tugas. Pemeriksaan juga bertujuan untuk mencegah potensi penyalahgunaan senpi dan memastikan setiap personel memahami kode etik, cakap memegang barang inventaris senjata api serta menguasai peraturan yang berlaku dalam penggunaan senjata.


“Pemeriksaan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri khususnya di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. 


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto mengatakan, kegiatan pemeriksaan senjata api dinas dilaksanakan secara serentak diseluruh jajaran Polda Sumsel.


“Hari ini dilaksanakan pemeriksaan senjata api baik di Polda (Mapolda, Brimob dan Polairud) serta di Polres jajaran,” ujarnya.


Di Polda sendiri, sebanyak 2.229 pucuk senpi di cek fisik dan administrasinya oleh petugas Propam dipimpin langsung Wakapolda bersama Irwasda dan Kabid Propam serta para pejabat utama Polda. 


“Alhamdulillah tidak ditemukan penyimpangan, kegiatan berlangsung dengan tertib,” tutupnya.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts