Matangkan Strategi Operasi Keselamatan Musi 2025, Polres PALI Fokus pada Edukasi dan Penegakan Hukum


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H, Polres PALI menggelar Rapat Lintas Sektoral pada Kamis (6/2) di Ruang Vicon Polres PALI. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan Operasi Keselamatan Musi 2025, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025.


Rapat dipimpin oleh Wakapolres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., dan dihadiri oleh Asisten I Pemkab PALI, H. Andre Fajar Wijaya, S.Si., M.Si.; Danramil 404-03 PALI, Kapten Inf Narco; Kadishub Kabupaten PALI, Kartika Anwar; Kasat Pol PP Kabupaten PALI, Syahruludin, S.T., M.Si.; para pejabat utama Polres PALI, serta anggota yang terlibat dalam operasi.


Sinergi Multi-Sektor dalam Mewujudkan Keselamatan Lalu Lintas


Dalam sambutannya, Wakapolres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., menekankan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.


"Kami mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dalam rapat ini. Keberhasilan Operasi Keselamatan Musi 2025 tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan sinergi dengan instansi terkait serta dukungan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan kondusif menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," ungkapnya.


Selain itu, beliau juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga profesionalisme dan citra institusi, mengingat sorotan publik terhadap kinerja kepolisian semakin tinggi.


Strategi Operasi: Pendekatan Edukasi dan Penegakan Hukum


Dalam paparan strategisnya, Kabag Ops Polres PALI, Kompol Biladi Ostin, S.Kom., S.H., M.H., menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Musi 2025 akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif masing-masing sebesar 40%, sedangkan penegakan hukum akan dilakukan sebesar 20% melalui tilang elektronik (ETLE) statis dan mobile serta teguran humanis.


"Tujuan utama operasi ini adalah untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib, menekan angka kecelakaan fatalitas, serta mengurai titik-titik kemacetan, khususnya di jalur-jalur rawan di Kabupaten PALI. Dengan pendekatan yang lebih humanis, kami berharap kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat secara signifikan," jelasnya.


Fokus Penindakan: Sasaran Pelanggaran Prioritas


Sementara itu, Kasat Intelkam Polres PALI, AKP Suandi, S.H., dalam pemaparannya menyoroti lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, serta potensi ancaman selama pelaksanaan operasi.


Beberapa sasaran utama operasi ini meliputi:

✔ Pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara

✔ Pengemudi di bawah umur

✔ Berboncengan lebih dari satu orang

✔ Tidak memakai helm atau sabuk pengaman

✔ Melawan arus lalu lintas

✔ Kendaraan melebihi kapasitas muatan

✔ Penggunaan knalpot tidak sesuai standar

✔ Ketidaklengkapan surat-surat kendaraan


Selain tindakan represif, Polres PALI juga akan mengintensifkan kegiatan deteksi dini, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Kapolres PALI: "Keselamatan di Jalan adalah Tanggung Jawab Bersama"


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya sekadar tindakan penegakan hukum, tetapi juga merupakan upaya kolektif dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Musi 2025. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga kewajiban kita semua. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat mengurangi angka kecelakaan dan memastikan perjalanan yang aman serta nyaman bagi seluruh pengguna jalan," tegasnya.


Kesimpulan: Mewujudkan Ketertiban Berlalu Lintas Menuju PALI yang Lebih Aman


Dengan terselenggaranya Rapat Lintas Sektoral ini, Polres PALI bersama unsur pemerintah daerah dan instansi terkait semakin siap dalam menghadapi tantangan keselamatan lalu lintas. Operasi Keselamatan Musi 2025 diharapkan tidak hanya memberikan efek jangka pendek, tetapi juga mampu menanamkan kesadaran kolektif akan pentingnya etika dan disiplin berkendara di masyarakat.


Seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk bekerja sama, mengedukasi, serta menegakkan aturan dengan pendekatan yang lebih persuasif dan humanis, guna mewujudkan Kabupaten PALI yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.(sn/perry)

Share:

Sebanyak 32 KK Desa Prabumenang Ditetapkan KPM BLT Dana Desa 2025



PALI. SININEWS.COM -- Sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2025.


Hal itu terungkap saat Pemdes Prabumenang menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang diselenggarakan pada Kamis 6 Februari 2025.


Musdesus digelar di Aula Kantor Kades Prabumenang yang dihadiri Dinas PMD, Camat Penukal utara, pendamping Desa, Pendamping lokal Desa, Babinsa/Babhinkamtibmas, Perangkat Desa, BPD,dan  berbagai tokoh masyarakat lainya.


Dijelaskan Eko Purwanto Kepala Desa Prabumenang bahwa musyawarah itu bertujuan untuk menetapkan Calon Penerima BLT melalui Dana Desa 2025 dengan berpedoman Permendes nomor 02 tahun 2024  dan Menteri Keuangan  PMK 102 tahun 2024 sebesar 15 prozen dari Pagu anggaran Dana Desa tahun 2025.


"Melalui Musdesus ini ditetapkan Calon  KPM BLT Desa Prabumenang  sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) masyarakat kurang mampu, dan diharapkan dengan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik," ungkap Kades.


Sementara Camat Penukal Utara diwakili Kasie PMD Tedy Fulanto, setelah membuka Musdesus Desa Prabumenang secara resmi, mengapreasiasi atas percepatan menggelar Musdesus untuk menetapkan calon Penerima BLT tahun 2025,


Lebih jauh Kasie PMD ini, mengedukasi masyarakat untuk tidak selalu tergantung pada bantuan, sebab bantuan itu sipatnya stimulan (Pancingan) dalam upaya menopang ekonomi untuk meningkatkan pendapatan Ekonomi Keluarga.


"Tentunnya bantuan ini sangat membantu perekonomian masyarakat kurang mampu,  berharap Kepala Desa dan Perangkatnya,  terus bekerja dengan semangat dan melayani Masyarakat dengan baik, serta menjadi pioner atau pendorong pergerakan ekonomi kreatif ditengah masyarakat," pesannya.


Juga takkalah pentingnya memberikan pemahaman pada masyarakat terkait adanya pengurangan kuota penyaluran Bantuan KPM BLT, sehingga diharapkan dapat terciptanya kondusifitas dan kerukunan ditengah masyarakat.


Demikian juga Kadin PMD Kabupaten PALI Edy Irwan melalui Kabid Teknologi Tepat Guna (TTG) Alfidldlota Dama, S.Sos. 


Lebih rinci memaparkan Pagu Dana Desa (DD) tahun 2025 mengalami penurunan dari tahun lalu mencapai 10 persen.

dikarenakan Indek Desa Membanguan (IDM) di Kabupaten PALI meningkat, maka kebijakan Kemendes  menurunkan pagu Anggaran Dana Desa (DD).


Tentunya yang mendapat KPM BLT yang betul masyarakat miskin (Miskin Ektrem),  diantaranya, Lansia Miskin, warga Miskin Sakit Menahun,  warga Cacat (Disabilitas) tidak bisa bekerja ataupun warga miskin kehilangan mata pencaharian, dan lainnya.


Secara spesifik, sasaran Dana Desa diperioritaskan dibidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif ditambah peningkatkan Pembangunan dibidang Peningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).


Sementara Jaal Rustoni  Ketua BPD Prabumenang,  melalui anggotanya Agusti, ucapkan terima kasih atas capaian Kepala Desa dan Perangkatnya telah banyak memberikan dukungan pada Masyarakat kurang mampu, terkhusus penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).


(SN/bungharto)

Share:

Pemdes Karang Tanding Tetapkan KPM BLT Dana Desa 2025



PALI. SININEWS.COM -- Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu (miskin ekstrim), Pemdes Karang Tanding Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di aula Kantor Kades Karang Tanding untuk menetapkan Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai (KPM BLT) Dana Desa tahun Anggaran 2025.


Kegiatan Musdessus ini di hadiri Dinas PMD, Camat Penukal utara, pendamping Desa, Pendamping lokal Desa, Babinsa/Babhinkamtibmas, Perangkat Desa, BPD,dan  berbagai tokoh masyarakat lainya, Kamis 6 Februari 2025.


Dijelaskan Asnawai Hasan, SH Kepala Desa Karang Tanding Musyawarah ini bertujuan untuk menetapkan Calon Penerima BLT melalui Dana Desa 2025 dengan berpedoman Permendes nomor 02 tahun 2024  dan Menteri Keuangan  PMK 102 tahun 2024 sebesar 15 prozen dari Pagu anggaran Dana Desa.


"Melalui Musdesus ini ditetapkan Calon  KPM BLT Desa Karang Tanding  sebanyak 37 Kepala Keluarga (KK) Masyarakat Kurang mampu tersebar di  6 wilayah Dusun, dan diharapkan dengan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik," ujar Kades.


Sementara Camat Penukal Utara Pahrudin Lamsil, Setelah membuka Musdesus Desa Karang Tanding secara resmi memberikan apreasiasi atas percepatan menggelar Musdesus untuk menetapkan calon Penerima BLT tahun 2025,


Lebih jauh Camat Penukal Utara mengedukasi masyarakat untuk tidak selalu bertergantungan pada bantuan, sebab bantuan itu stimulan (Pancingan) dalam upaya menopang ekonomi untuk meningkatkan pendapatan Ekonomi Keluarga.


"Tentunnya bantuan ini sangat membantu perekonomian masyarakat kurang mampu, kami berharap Kepala Desa dan perangkatnya,  terus bekerja dengan semangat dan melayani masyarakat dengan baik, serta menjadi pioner atau pendorong pergerakan ekonomi kreatif ditengah masyarakat," pesan Camat.


Camat juga memberikan pemahaman pada masyarakat terkait adanya pengurangan kuota penyaluran bantuan KPM BLT, "Sehingga diharapkan dapat terciptanya kondusifitas dan kerukunan ditengah masyarakat," haarapnya.


Demikian juga Kadin PMD Kabupaten PALI Edy Irwan melalui Kabid Teknologi Tepat Guna (TTG) Alfidldlota Dama, S.Sos. 


Lebih rinci Ia memaparkan pagu Dana Desa (DD) tahun 2025 mengalami penurunan dari tahun lalu mencapai 10 persen.

dikarenakan Indek Desa Membanguan (IDM) di Kabupaten PALI meningkat, maka Kebijakan Kemendes  menurunkan pagu anggaran Dana Desa (DD).


Tentunya yang mendapat KPM BLT yang betul masyarakat miskin (Miskin Ektrem),  diantaranya, Lansia miskin, warga miskin sakit menahun,  warga cacat (Disabilitas) tidak bisa bekerja ataupun warga miskin kehilangan mata pencaharian, dan lainnya.


"Secara spesifik, Sasaran Dana Desa diprioritaskan dibidang pemberdayaan ekonomi kreatif ditambah peningkatan pembangunan dibidang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)," jelas Edo sapaan akrabnya.


Sementara Dina Mariana Ketua BPD Karang Tanding,  ucapkan terima kasih atas capaian Kepala Desa dan Perangkatnya telah banyak memberikan dukungan pada masyarakat kurang mampu, terkhusus penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).


"Kami sangat mendukung pemberian BLT DD tahun ini dan berharap bisa bermanfaat bagi penerima," tuupnya.


(SN/bungharto)


Share:

RS Karunia Indah Medika Muara Enim Rayakan Anniversary ke-9, Penuh Ucapan dan Apresiasi

MUARA ENIM, SUMSEL – Rumah Sakit (RS) Karunia Indah Medika (KIM) merayakan hari jadinya yang ke-9 dengan penuh suka cita,Kamis (06/02/2025), bertempat di RS KIM,Perayaan ini terlihat semakin meriah dengan banyaknya papan ucapan selamat dari berbagai kalangan yang menghiasi area rumah sakit.  

Direktur RS KIM, dr. Ayu Aryani, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan rumah sakit yang telah mencapai usia sembilan tahun. Dalam keterangannya kepada media, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi serta tenaga medis yang telah bekerja keras dalam menjaga dan membesarkan RS KIM hingga berkembang seperti saat ini.  

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada seluruh jajaran direksi, tenaga medis, dan karyawan yang telah berkontribusi dalam perjalanan RS KIM. Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Ayu.  

Selain itu, dr. Ayu juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung RS KIM dalam perkembangannya di Kabupaten Muara Enim, khususnya jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat, karena dukungan tersebut dinilai sangat berarti dalam mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.  

Sebagai salah satu fasilitas kesehatan di Muara Enim, RS KIM lanjut dr Ayu,akan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien.

"Anniversary ke-9 ini menjadi momentum bagi rumah sakit untuk terus berinovasi dan berkembang demi pelayanan kesehatan yang lebih baik."Pungkasnya. (SN)

Share:

Peringati Isra Mi'raj, Kapolres PALI Sampaikan Pesan Ini


PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M di Masjid Assaidiyyah Handayani Mulya, Kamis (6/2). Momentum sakral ini tidak sekadar menjadi peringatan seremonial, melainkan juga refleksi spiritual guna memperkuat integritas dan profesionalisme anggota kepolisian 


Dengan mengusung tema “Hikmat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kita Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Kinerja guna Menjadi Polri Presisi Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan Polres PALI, di antaranya Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., Waka Polres PALI Kompol Kusyanto, S.H., Ketua Bhayangkari Cabang PALI Ny. Ratna Khairu, serta jajaran pejabat utama Polres PALI, para Kapolsek, personel kepolisian, dan pengurus Bhayangkari.


Dalam sambutannya, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna filosofis yang mendalam bagi setiap insan kepolisian. Ia menegaskan bahwa esensi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ini harus menjadi inspirasi dalam membangun karakter anggota Polri yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.


"Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi juga manifestasi dari ketaatan, keteguhan, dan kedisiplinan dalam menjalankan amanah Allah SWT. Nilai-nilai inilah yang harus kita internalisasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh keikhlasan serta profesionalisme," ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Menurutnya, kepolisian yang unggul bukan hanya diukur dari aspek teknis dan operasional semata, melainkan juga dari dimensi moral dan spiritual yang kokoh.


"Seorang anggota Polri yang memiliki ketakwaan dan integritas tinggi akan mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kemanusiaan," tambahnya.


PEMBINAAN SPIRITUAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA POLRI


Peringatan Isra Mi’raj kali ini juga menghadirkan Ustaz Fadri, S.Pd.I, M.Si., yang menyampaikan tausiah bertajuk "Implementasi Nilai-nilai Isra Mi'raj dalam Kehidupan Sehari-hari." Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya salat sebagai pilar utama keimanan dan karakter individu.


"Isra Mi’raj adalah peristiwa monumental di mana Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Ini menunjukkan bahwa salat bukan sekadar ritual, tetapi merupakan pilar utama dalam membangun kedisiplinan, kesabaran, serta keimanan yang kokoh," ungkapnya.


Ia juga mengajak seluruh personel Polres PALI untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum introspeksi diri.


"Menjadi seorang anggota kepolisian bukan hanya tentang menegakkan hukum, tetapi juga menjaga amanah dan tanggung jawab yang diberikan oleh negara dan masyarakat. Dengan meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW—jujur, adil, dan penuh kasih sayang—insyaAllah kita akan mampu menjalankan tugas dengan penuh keberkahan," tuturnya.


KAPOLRES PALI SALURKAN BANTUAN UNTUK MARBOT DAN PENGURUS MASJID


Sebagai wujud kepedulian sosial, Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin menyerahkan tali asih kepada marbot dan pengurus Masjid Assaidiyyah Handayani Mulya. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka dalam mengelola dan merawat rumah ibadah.


"Kepedulian sosial merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud apresiasi atas dedikasi para marbot dan pengurus masjid yang telah menjaga tempat ibadah ini tetap bersih dan nyaman bagi jamaah," ujar Kapolres.


POLRI PRESISI: MEMBANGUN KUALITAS IBADAH DAN ETOS KERJA


Waka Polres PALI, Kompol Kusyanto, S.H., turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi personel kepolisian. Menurutnya, keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai religius sangat penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang humanis dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


"Menjadi Polri yang Presisi tidak hanya berbicara soal kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga tentang bagaimana membangun integritas, moralitas, dan spiritualitas yang kuat. Dengan memiliki landasan agama yang kokoh, kita akan mampu menjalankan tugas dengan lebih baik, penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan," tegasnya.


Acara yang berlangsung sejak pukul 07.40 WIB hingga 08.40 WIB ini berjalan dengan khidmat, aman, dan kondusif. Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas ibadah dan etos kerja bagi seluruh jajaran Polres PALI.


"Semoga momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas kepolisian adalah amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, keteguhan hati, serta pengabdian yang tulus kepada masyarakat dan negara,"tutup AKBP Khairu Nasrudin.(sn/perry)

Share:

Patroli Malam, Polsek Talang Ubi Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Talang Ubi melaksanakan patroli malam pada Rabu (5/2/2025) pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Patroli ini menyasar wilayah perbatasan antara Desa Talang Bulang, Kabupaten PALI, dengan Desa Teluk Lubuk, Kabupaten Muara Enim.


Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Irwansyah selaku Perwira Pengawas (Pawas), didampingi Aipda Candra F dan Brigadir Armawan. Mereka menyusuri sepanjang jalan lintas PALI-Muara Enim guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.


Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari upaya preventif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.


"Kami terus meningkatkan kegiatan patroli untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah tindakan kriminal serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan lintas PALI-Muara Enim," ujar Kompol Robi Sugara.


Dari hasil patroli, situasi di sepanjang jalan lintas PALI dan perbatasan Kabupaten Muara Enim terpantau aman, lancar, serta kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Polsek Talang Ubi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. Dengan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Talang Ubi tetap terjaga.(sn/perry)

Share:

Cegah Dini Penyakit Kanker dan Tumor, YPKN Nusantara Datangi Tempirai Timur



PALI. SININEWS.COM -- Cegah penyakit kanker dan tumor agar tidak menyerang tubuh, Yayasan Pencegah Kanker (YPKN) Nusantara Cabang Padang dan Palembang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Sumatera Selatan mengumpulkan warga sekitar.


Kegiatan itu tak lain mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana cara agar penyakit mematikan tersebut bisa dihindari dan tidak menyerang pada tubuh anggota keluarga.


Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Desa Tempirai Timur dengan dihadiri unsur pemerintahan desa setempat, serta puluhan tokoh masyarakat.


Dalam pemaparan secara rinci oleh Tim Penyuluhan YPKN, Wilda Sasmita terkait apa itu Kanker dan Tumor, narasumber menjelaskan bahwa Kanker merupakan penyakit berbahaya yang menakutkan karena bisa  menyerang siapa saja.


Menurutnya terdapat banyak sekali jenis Kanker, diantaranya Kanker Paru paru, Kanker Otak, Kanker Payudara, Kanker Rahim, Kanker Vagina dan lainya.


"Adapun pemicu terjadi Kanker bisa terjadi faktor genetik bisa diturunkan ke genetik selanjutnya," ungkapnya.


Ditambahkannya bahwa penyebab lainnya bisa disebabkan faktor kimia atau fisika seperti asap rokok, makanan  dan minuman yang mengadung Carsinogen (zat Pengawet) serta pengelolaan dan penyajian makanan yang salah.


"Untuk menghindari dua penyakit tersebut, kita harus menetapkan pola hidup sehat dan rajin berolah raga," sarannya.


Pada kesempatan yang sama, Tim Penyuluhan ini memperkenalkan beberapa obat herbal penyakit kanker yang khasiatnnya sudah teruji dan mampu menghambat serta menumpas perkembangan sel kanker  diantaranya adalah herbal berbahan baku temu putih.


"Sosialisasi atau edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap gejala atau penyakit kanker pada  masyarakat luas, dengan motto lebih baik mencegah dari pada mengobati," tutupnya seraya mengucapkan salam sehat.


Sementara M.Teguh Jaya Kades Tempirai Timur melalui Sekretarisnya Akian Sampurna yang hadir diacara itu menyambut baik adanya sosialisasi pencegahan kanker dan tumor, sehingga warga Desa Tempirai Timur  mendapat asupan pemahaman cara pencegahan penyakit itu secara dini.


"Harapan kami usai sosialisasi ini warga kami tidak ada lagi yang terkena penyakit kanker dan tumor," harapnya.

(sn/bungharto)


Share:

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Polres PALI Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas

PALI. SININEWS.COM  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas bagi masyarakat tidak terorganisir di dua lokasi strategis, yakni Simpang 5 Talang Ubi dan Handayani Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada Rabu (5/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas demi menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.


Kegiatan ini dipimpin oleh Ps Kanit Kamsel Aipda Syafarudin, didampingi oleh Bripda Jhon Pratama Putra, yang secara langsung memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan berlalu lintas, pentingnya penggunaan helm, serta bahaya berkendara tanpa mematuhi rambu-rambu jalan.


Kasat Lantas Polres PALI, AKP Teguh Hidayat, S.H., menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.


"Keselamatan dalam berkendara bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah kebutuhan yang harus dipahami oleh setiap pengguna jalan. Kami berupaya menanamkan kesadaran bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," ujar AKP Teguh Hidayat.


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Satlantas dalam menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ini. Menurutnya, kesadaran masyarakat merupakan elemen fundamental dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.


"Salah satu faktor utama dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas adalah kesadaran individu. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga menjadi komitmen bersama," tegas AKBP Khairu Nasrudin.


Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa Polres PALI akan terus berupaya meningkatkan kualitas edukasi dan pendekatan persuasif guna menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih disiplin dan berkeselamatan di wilayahnya.


Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten PALI semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara serta menjadikan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.(sn/perry)

Share:

Perkuat Kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Gencar Dilakukan Polres PALI



PALI. SININEWS.COM -- 5 Februari 2025 – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres PALI melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada Rabu (5/2). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif di area publik serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres PALI.


Patroli yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini menyasar titik-titik strategis yang memiliki potensi kerawanan, yakni kawasan Simpang 5 Pendopo dan Pasar Pendopo, Kabupaten PALI. Tim patroli yang terdiri dari Bripda Riza Andrean Putra, Bripda Muhammad Haidar Kurniawan, Bripda Aqil Julian Fadhil, dan Bripda M. Fariz, melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan.


Upaya Preventif dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas


Kasat Samapta Polres PALI, AKP Hermanto, A.Md., menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah strategis dalam upaya preventif guna mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan.


"Kami secara aktif melakukan patroli untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk nyata dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Dengan adanya patroli ini, kami ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian serta menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten PALI," ujar AKP Hermanto.


Lebih lanjut, pihak kepolisian juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar pasar guna mendengarkan aspirasi serta memberikan edukasi mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.


Kapolres PALI: Polisi Hadir untuk Masyarakat


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme anggotanya dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya preventif yang berorientasi pada pelayanan publik.


"Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan hadirnya personel di lapangan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan terlindungi. Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian dari strategi kepolisian modern yang mengedepankan tindakan preventif serta pendekatan humanis," tegas AKBP Khairu Nasrudin.


Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dioptimalkan dan dievaluasi secara berkala untuk meningkatkan efektivitasnya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten PALI.


Situasi Aman dan Respons Positif dari Masyarakat


Selama pelaksanaan patroli, situasi di sekitar Simpang 5 Pendopo dan Pasar Pendopo terpantau dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang terus berupaya menjaga ketertiban di wilayah tersebut.


Seorang pedagang di Pasar Pendopo, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan patroli ini. "Kami merasa lebih aman dengan adanya polisi yang rutin berpatroli. Kehadiran mereka membuat kami lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.


Dengan adanya patroli yang rutin dan terstruktur, Polres PALI berharap dapat terus membangun sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat.(sn/perry)

Share:

Desak Kepastian Hukum Atas Hak Tanah di Desa Raja dan Raja Barat, Dewan PALI Sambangi Kementerian ATR/BPN


Jakarta. SININEWS.COM – Mendesak kepastian hukum atas hak tanah yang telah ditempati oleh 900 kepala keluarga (KK) selama lebih dari 20 tahun di Desa Raja dan Raja Barat Kecamatan Tanah Abang, Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah bersama anggota dewan lain mendatangi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Rabu 5 Februari 2025.


Dimana tanah yang secara legal masih berstatus milik Pertamina tersebut hingga kini belum dilepas meskipun sudah lama tidak difungsikan oleh perusahaan.


Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD PALI diterima oleh Direktur Pendaftaran Tanah Pemerintah, Suwito, yang didampingi oleh Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN, Hendri Teja, serta Kepala BPN PALI, Yohanes Rusyanto.


Firdaus Hasbullah menjelaskan bahwa permasalahan ini sebelumnya telah disampaikan langsung kepada Wakil Menteri ATR/BPN. 


Ia menekankan bahwa dua desa di Kecamatan Tanah Abang, yakni Desa Raja Barat dan Raja Induk, menjadi lokasi utama sengketa ini.


"900 kepala keluarga telah menempati tanah ini kurang lebih 20 tahun. Tanah ini sudah lama tidak difungsikan oleh Pertamina, tetapi sampai saat ini belum juga dilepas. Kami ingin masyarakat mendapatkan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah ini," ujar politisi dari Partai Demokrat tersebut dengan penuh harapan.


Desakan Pengesahan Hak Milik


Upaya memperjuangkan hak rakyat ini bukan tanpa dasar hukum. Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa langkah DPRD PALI didasarkan pada Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Tahun 1960, TAP MPR Tahun 2001, serta Peraturan Presiden (Perpres) Tahun 2023.


"Kami ingin masyarakat mendapatkan kepastian hukum dengan penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM). Ini penting agar mereka bisa hidup dengan tenang dan memiliki hak legal atas tanah yang telah mereka tempati bertahun-tahun," tegasnya.


Selama ini, pemerintah daerah sebenarnya telah mencoba mengurus status tanah tersebut, namun belum juga ada keputusan resmi dari pihak Pertamina. Oleh karena itu, konsultasi dengan Kementerian ATR/BPN menjadi langkah strategis agar ada kejelasan hukum bagi warga.


BPN PALI Siap Bertindak!


Menanggapi permasalahan ini, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten PALI, Yohanes Rusyanto, menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan tugasnya dalam menyelesaikan persoalan ini.


"Kami dari Kantor Pertanahan PALI siap melaksanakan tugas terkait penyelesaian masalah ini. Saat ini kami masih menunggu komunikasi dengan pihak Pertamina untuk melakukan identifikasi subjek dan objek tanah yang disengketakan. Jika nantinya diperlukan, kami siap turun langsung," jelasnya.


Dengan adanya dorongan kuat dari DPRD PALI dan komitmen dari BPN, harapan masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanah semakin besar. Kini, keputusan ada di tangan pemerintah pusat dan Pertamina. Akankah tanah ini segera dilepas untuk kesejahteraan warga? Masyarakat PALI menanti kepastian. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts