PALI. SININEWS.COM -- Untuk pertama kalinya, Bupati PALI Asgianto ST menyampaikan pidato resminya di hadapan rapat paripurna DPRD PALI pada Senin 3 Maret 2025 dengan menjabarkan visi misi untuk menuju PALI maju Indonesia Emas.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Bupati Asgianto Jabarkan Visi Misi Dihadapan Paripurna, Simak Rinciannya
PALI. SININEWS.COM -- Untuk pertama kalinya, Bupati PALI Asgianto ST menyampaikan pidato resminya di hadapan rapat paripurna DPRD PALI pada Senin 3 Maret 2025 dengan menjabarkan visi misi untuk menuju PALI maju Indonesia Emas.
Asgianto Bakal Benahi Pemerintahan Dari Dalam
PALI. SININEWS.COM -- Mengawali kepemimpinannya, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji menyatakan bakal membenahi pemerintahan dari dalam.
Tekad situ disampaikan Bupati Asgianto didampingi Wabup Iwan Tuaji usai menggelar kegiatan serah terima jabatan Bupati dan wakil Bupati PALI Senin 3 Maret 2025 di Pendopoan Guest House Komplek Pertamina Pendopo.
"Modal utama menuju PALI maju diawali dengan membangun dan memperbaiki SDM kita, kemudian membenahi pemerintahan dari dalam. Kalau pemerintahan didalam sudah bagus outputnya pasti bagus itu prinsipnya," ungkap Bupati PALI.
Pada kesempatan itu juga, Bupati PALI menyebut bahwa pada kepemimpinannya akan selaras dengan instruksi pemerintah pusat, dalam hal ini perintah Presiden Prabowo Subianto.
"Kami akan patuh arahan presiden yang memerintahkan untuk merapikan semua di internal dan laksanakan efisiensi serta menghapus semua kegiatan yang sifatnya tidak menumbuhkan ekonomi serta tidak ada azas manfaat bagi masyarakat," sebutnya.
Disinggung meritokrasi pemerintahan, Asgianto menegaskan bahwa siapapun pegawai yang mau ikut barisan, dipersilahkan masuk namun sebaliknya bagi siapa saja yang tidak nyaman silahkan mundur.
"Saya tidak ada dendam politik, siapapun pejabat atau pegawai yang ingin bergabung saya persilahkan. Saya ingin menerima PALI sudah siap clean and clear. Saya tidak bicara masa lalu karena bukan kepemimpinan saya, tapi saya bicara masa depan," tandasnya.(sn/perry)
Bupati Asgianto Ajak Bangun PALI Dengan Landasan Gotong Royong
PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah berjuluk Bumi Serepat Serasan dengan landasan gotong royong.
Ajakan itu disampaikan Bupati PALI Asgianto saat menyampaikan pidatonya pada acara serah terima jabatan Bupati dan wakil Bupati PALI pada Senin 3 Maret 2025 di Pendopoan Guest House Komplek Pertamina Pendopo.
"Mari kita bangun kabupaten PALI ini dengan landasan gotong royong, sebab tidak ada kemajuan suatu daerah kalau tidak ada kerjasama semua elemen," ujar Bupati PALI.
Pada kesempatan itu juga, Bupati PALI memberikan apresiasi kepada mantan Bupati Heri Amalindo.
"Terimakasih kepada Dr.Ir.H.Heri Amalindo MM yang telah berdedikasi selama ini membangun PALI. Serah terima jabatan ini bukan menjadi akhir dari sebuah pengabdian, namun semua program yang dirintis pendahulu akan menjadi landasan bagi kami membuat kebijakan dan program untuk mewujudkan PALI maju masyarakat aman dan sejahtera," tandasnya.
Asgianto juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah mengamanahkan dan kepercayaan untuk menahkodai kabupaten PALI.
"Kami sampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah mengamanahkan kepercayaan ini. Dan mulai sekarang tidak ada lagi tim 01, 02, 03 atau 04 yang ada 05 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.(sn/perry)
Soemarjono Titipkan Kabupaten PALI Pada Asgianto: Saya Yakin Dengan Kepemimpinan Baru Daerah Ini Lebih Maju
PALI. SININEWS.COM -- Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati PALI digelar Senin 3 Maret 2025 di Pendopoan Guest House Komplek Pertamina Pendopo dihadiri Bupati PALI Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji serta Mantan Wakil Bupati Soemarjono.
Fasilitas Umum di Simpang Lima Pendopo Dirusak Oknum, Warga Marah
Tingkatkan Keselamatan Berlalulintas, Satlantas Polres PALI Gelar Strong Point
PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI menggelar kegiatan Strong Point Pagi pada Senin (3/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan edukasi kepada para pengguna jalan mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan berkendara.
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB di sejumlah titik strategis yang rawan kepadatan dan pelanggaran lalu lintas. Sejumlah personel Satlantas Polres PALI dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas, memberikan imbauan kepada pengendara, serta menindak pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Penempatan Personel di Titik-Titik Krusial
Untuk memastikan efektivitas kegiatan, personel Satlantas Polres PALI disebar di beberapa titik strategis sebagai berikut:
Simpang Polres: AIPDA Yusuf, BRIGADIR Ricki, BRIPTU Yosi Dwi Sartika
Simpang Samsat: BRIGADIR Dhefri, BRIPDA Naufal
Simpang Lima: BRIGADIR Richo Pratama, BRIPDA Jhon
Simpang Hotel Charlie: BRIPTU Jos Marico, BRIPDA Fernando Pratama
Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat.
"Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Polri hadir untuk memastikan bahwa setiap pengendara dapat berkendara dengan aman dan nyaman. Namun, kesadaran dari masyarakat sendiri juga menjadi faktor kunci dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang tertib dan berkeselamatan," ujar Kapolres.
Dalam kegiatan Strong Point Pagi ini, personel Satlantas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua (R2) yang belum menggunakan helm dan pengemudi roda empat (R4) yang tidak mematuhi aturan. Selain itu, dilakukan pula monitoring intensif terhadap potensi kemacetan serta tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres PALI, AKP Teguh Hidayat, S.H., menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai edukator bagi masyarakat agar lebih memahami pentingnya disiplin berkendara," jelasnya.
Kegiatan Strong Point Pagi ini menjadi salah satu langkah konkret Polres PALI dalam menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya pengawasan ketat serta edukasi berkelanjutan, diharapkan pengguna jalan semakin memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Satlantas Polres PALI berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam penegakan aturan dan edukasi berlalu lintas guna mewujudkan lingkungan berkendara yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(sn/perry)
Kasus Penipuan dan Penggelapan Modus Titip Setor Angsuran Leasing Berakhir Damai, Polsek Talang Ubi: Melalui Restorative Justice
PALI. SININEWS.COM – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Talang Ubi Polres PALI menunjukkan efektivitas pendekatan Restorative Justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana penipuan dan penggelapan. Kasus yang semula berpotensi berlanjut ke proses peradilan kini berhasil diselesaikan melalui jalur musyawarah dengan mengedepankan asas keadilan restoratif.
Kronologi Perkara
Kasus ini bermula pada 6 Februari 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, di kediaman korban yang beralamat di Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban, Aan Febrikana (28), mengajukan laporan setelah mengalami kerugian sebesar Rp6.715.000 akibat modus penipuan yang dilakukan oleh dua tersangka, Ronaldi (26) dan Riki Prayoga (21).
Para tersangka mengelabui korban dengan janji pembayaran angsuran sepeda motor yang lebih ringan serta potongan denda keterlambatan. Namun, alih-alih menyalurkan dana tersebut ke PT. Bussan Auto Finance, mereka justru tidak menyetorkan uang yang dipercayakan korban sejak September 2024 hingga Februari 2025.
Menyikapi laporan yang diajukan pada 18 Februari 2025, Polsek Talang Ubi bergerak cepat dengan melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan penyidikan, yang pada akhirnya membuka ruang bagi mekanisme penyelesaian alternatif melalui Restorative Justice.
Pendekatan Restorative Justice dalam Penyelesaian Kasus
Setelah melalui proses hukum yang cermat dan mempertimbangkan aspek keadilan bagi kedua belah pihak, Polsek Talang Ubi menginisiasi dialog antara korban dan pelaku. Upaya mediasi ini membuahkan hasil dengan adanya kesepakatan damai yang ditandatangani pada 28 Februari 2025. Sebagai bagian dari solusi hukum yang lebih berorientasi pada pemulihan, korban secara resmi mencabut laporannya, yang kemudian diikuti dengan penghentian penyidikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyelesaian kasus melalui Restorative Justice merupakan manifestasi dari upaya kepolisian dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih humanis, berorientasi pada pemulihan, dan tetap dalam koridor kepastian hukum.
"Pendekatan Restorative Justice bukan sekadar upaya menghentikan perkara, melainkan sebuah solusi yang memberikan kesempatan bagi pelaku untuk bertanggung jawab, serta bagi korban untuk mendapatkan keadilan secara lebih cepat dan efektif. Prinsip ini sejalan dengan semangat Polri dalam membangun sistem hukum yang lebih adaptif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas," ujar AKBP Khairu Nasrudin.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi menambahkan bahwa keberhasilan penyelesaian perkara ini melalui Restorative Justice menunjukkan bahwa hukum tidak hanya berbicara dalam kerangka penal, tetapi juga dalam bentuk keadilan yang bersifat korektif dan rehabilitatif.
"Keberhasilan penyelesaian kasus ini menjadi cerminan bahwa keadilan dapat diwujudkan melalui mekanisme yang lebih inklusif dan solutif. Dengan tetap mengacu pada prosedur hukum yang berlaku, kami memastikan bahwa penyelesaian ini memberikan manfaat bagi semua pihak dan tidak mengesampingkan aspek keadilan itu sendiri," tegasnya.
Kesimpulan
Kasus penipuan dan penggelapan yang berhasil diselesaikan oleh Polsek Talang Ubi melalui mekanisme Restorative Justice menjadi bukti nyata bahwa hukum dapat berjalan dengan lebih fleksibel tanpa mengorbankan prinsip keadilan. Dengan mengedepankan dialog dan mediasi yang konstruktif, pendekatan ini tidak hanya mencegah dampak hukum yang lebih panjang bagi pelaku, tetapi juga memulihkan kondisi psikologis dan ekonomi korban.
Langkah progresif ini diharapkan menjadi model bagi penyelesaian kasus-kasus serupa di masa mendatang, sejalan dengan visi kepolisian dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan efektivitas sistem peradilan pidana di Indonesia.(sn/perry)
Gelar Operasi Pekat Musi 2025, Polsek Talang Ubi Fokus Cegah Tanggulangi Kejahatan Jalanan
PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif serta menekan angka kriminalitas, Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam Operasi Pekat Musi 2025.
Fokus utama operasi ini adalah menanggulangi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta memastikan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan antara Kabupaten PALI dan Muara Enim.
Operasi ini berlangsung pada Minggu, 2 Maret 2025, pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, dengan melibatkan sejumlah personel yang bertugas di lapangan, AIPTU Mujito, S.H. (Perwira Pengawas),BRIPKA Budi Dwi K,BRIGPOL Rangga Suteja,BRIGPOL Arif Wahyudi Ramadhan dan BRIPTU Rachman Prabu Mulyanto.
Adapun rute patroli mencakup wilayah hukum Polsek Talang Ubi, dengan fokus pengamanan di perbatasan Desa Talang Bulang (Kabupaten PALI) dan Desa Teluk Lubuk (Kabupaten Muara Enim). Dalam operasi ini, petugas melakukan pengawasan ketat di sepanjang jalan lintas PALI-Muara Enim untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan menindak setiap indikasi pelanggaran hukum.
Hasil dari patroli ini menunjukkan,bahwa kondisi keamanan disepanjang jalan lintas Kabupaten PALI dan perbatasan Kabupaten Muara Enim dalam keadaan lancar, aman, dan terkendali.
Tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.
Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,didampingi juga oleh Kasi Humas AKP Andiansyah,S.H.,menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan kejahatan merupakan bagian dari strategi proaktif dalam penegakan hukum.
"Operasi Pekat Musi 2025 bukan hanya sekadar kegiatan patroli biasa, tetapi merupakan upaya sistematis dalam mencegah tindak kriminalitas yang berpotensi meresahkan masyarakat.Kehadiran Polisi dilapangan harus benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga,terutama di bulan suci Ramadhan," tegas AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini pada Senin pagi (3/3/2025).
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat,agar selalu tetap waspada dan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si.,menambahkan bahwa keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat Kepolisian,tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.
"Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli dan razia di titik-titik rawan kriminalitas.Namun,keberhasilan dalam menciptakan kondisi aman dan kondusif tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian,dibutuhkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan Kepolisian untuk membangun sistem keamanan berbasis partisipasi publik yang efektif,"ujar Kompol Robi Sugara.
Sebagai bagian dari strategi keamanan yang lebih komprehensif, Polsek Talang Ubi juga akan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat dideteksi dan ditindaklanjuti dengan cepat.
Dengan meningkatnya dinamika sosial menjelang bulan suci Ramadhan, Operasi Pekat Musi 2025 menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Patroli di perbatasan PALI-Muara Enim tidak hanya bertujuan untuk menindak potensi kejahatan jalanan, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap peran kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial.
"Kedepan,kami berkomitmen untuk terus mengintensifkan kegiatan patroli,razia, serta edukasi hukum guna menciptakan atmosfer keamanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat."pungkas Kapolsek Talang Ubi.(sn/perry)
Wartawan di PALI Lesu, Dana Publikasi Masih 'Beku'
PALI. SININEWS.COM - Belum adanya pesanan dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfoper) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terkait kegiatan di pemerintahan membuat wartawan yang bertugas di Bumi Serepat Serasan lesu untuk melakukan peliputan.
Apalagi saat ini mendekati hari Raya Idul Fitri, yang tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi oleh pewarta untuk keluarganya sementara dana publikasi masih 'beku'.
Imbas dari masih bekunya dana publikasi di kabupaten PALI, sejumlah kegiatan penting yang dilaksanakan pemerintah kabupaten PALI maupun DPRD terancam tidak terekspos.
"Transisi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI para wartawan malah lesu dan paceklik penghasilan karena dana publikasi entah kapan bisa dieksekusi," ujar Joko Sadewo, ketua PWI PALI, Minggu 2 Maret 2025.
Menurut ketua PWI PALI bahwa efisiensi anggaran jadi kendala belum adanya pesanan dari Dinas Kominfoper.
"Belum dicairkannya anggaran publikasi disinyalir berkaitan dengan Surat Edaran Kepala Daerah PALI yang menindaklanjuti instruksi presiden terkait efisiensi anggaran. Sebelum dilakukan revisi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sistem transaksi dalam aplikasi E-Katalog yang menjadi sarana pemesanan dengan pihak ketiga masih dikunci oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkab PALI," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfostaper PALI, Khairiman mengakui bahwa pihaknya sebenarnya telah melakukan pemesanan beberapa media melalui E-Katalog bulan lalu. Namun, proses lebih lanjut terkendala gangguan pada sistem.
"Rencana semua media akan dilakukan pemesanan, tetapi saat ini aplikasi mengalami error atau gangguan," ujarnya baru-baru ini.
Senada dengan itu, Sekretaris DPRD PALI, H. Sangkut, menyebut bahwa hingga kini pihaknya belum bisa melakukan transaksi belanja publikasi karena akun Pejabat Pengadaan (PP) mengalami kendala teknis.
"Akun PP tidak bisa dibuka. Mungkin masih menunggu kebijakan efisiensi anggaran," katanya singkat.
Terpisah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) PALI, Erik Septian, S.T., ketika dikonfirmasi, hanya merespons dengan mengirimkan Surat Edaran terkait penundaan transaksi anggaran. Surat tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati PALI, yakni Wakil Bupati Iwan Tuaji.
"Nunggu Pak Bupati balik dan instruksi lebih lanjut. Mungkin Senin ada kebijakan baru," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp.
Menyikapi masih bekunya anggaran publikasi di kabupaten PALI, Ketua Forum Masyarakat Bumi Serepat Serasan (Formas Busser), Rully Pabendra, menyesalkan kurangnya perhatian Pemkab PALI terhadap sektor publikasi.
"Media dan publikasi tidak seharusnya diabaikan, karenai informasi kepada publik adalah hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Ada banyak momen penting dan bersejarah yang harus segera dikabarkan kepada masyarakat. Ini bagian dari rekam jejak pemerintahan yang tak boleh diabaikan. Jika anggaran publikasi dibekukan, wajar jika media kurang tertarik meliputnya, terlebih karena sifatnya hanya seremoni," ujarnya.
Rully menegaskan bahwa efisiensi anggaran memang perlu didukung, tetapi harus dilakukan dengan bijak. Ia mengingatkan agar kebijakan pemangkasan anggaran tidak mengorbankan sektor yang memiliki dampak langsung terhadap transparansi dan pembangunan daerah.
"Alih-alih dikurangi, seharusnya anggaran publikasi justru ditambah. Peran media dalam mendukung pembangunan daerah sangat krusial, baik dalam menyampaikan informasi kebijakan maupun mengawal jalannya pemerintahan,"pungkasnya. (sn/perry)
Sedot Solar Dari Tangki Kendaraan Yang Dikemudikannya, Supir Ini Harus Berurusan Dengan Polisi
PALI. SININEWS COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),Polda Sumatera Selatan, berhasil mengungkap kasus penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar industri yang dilakukan oleh seorang sopir truk. Kejahatan ini telah berlangsung selama dua bulan terakhir, menyebabkan kerugian perusahaan hingga puluhan juta rupiah.
Kasus ini terungkap pada Sabtu, 1 Maret 2025, sekitar pukul 13.41 WIB, di depan sebuah warung di Jalan Servo Lintas Raya KM 32, Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang. Pelaku berinisial SA(42), tertangkap tangan saat menyedot BBM dari tangki truk dump Quester DT 204 milik PT. Kumala Batara Utama (KBU) untuk kepentingan pribadi.
Dari hasil pemeriksaan,pelaku mengaku telah menjalankan aksinya hampir setiap hari selama dua bulan terakhir. Total kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp10.270.000. Dalam penggeledahan,Polisi mengamankan barang bukti berupa dua jerigen berisi solar serta satu unit mobil dump truck yang digunakan tersangka dalam operasionalnya.
Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan S.H.,mengonfirmasi bahwa laporan dari pihak perusahaan segera ditindaklanjuti dengan respons cepat oleh tim Kepolisian.
"Begitu menerima laporan,kami langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.Tersangka diamankan bersama barang bukti dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut,"ujar IPTU Arzuan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta patroli untuk mencegah kejahatan serupa di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.
Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H.,didampingi juga oleh Kasi Humas Polres PALI dan Kordinator Media Mitra Polres PALI Akbar Angkasa S.Pd.M.Pd.,menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional tanpa pandang bulu.
"Negara kita adalah negara hukum. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.Kami mengapresiasi kinerja jajaran Polsek Tanah Abang yang sigap dalam menangani kasus ini.Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih proaktif dalam melaporkan dugaan tindak pidana di lingkungan mereka," ujar AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini pada Minggu (2/3/2025).
Pengungkapan kasus ini menjadi pengingat penting bagi dunia usaha dan masyarakat bahwa pengawasan internal perusahaan harus diperketat. Kepolisian berharap agar setiap tindakan yang mencurigakan dapat segera dilaporkan guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Tersangka kini telah diamankan di Polsek Tanah Abang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Jika terbukti bersalah,ia dapat dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan,yang ancaman hukumannya mencapai empat tahun penjara.
"Polres PALI dan jajarannya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta terus mengupayakan langkah-langkah preventif guna mencegah tindak kejahatan serupa di masa mendatang."pungkas Kapolres.(sn/perry)









