Patroli Gabungan TNI, POLRI dan Unsur Terkait, Ciptakan Kamtibmas di PALI

Patroli Gabungan TNI, POLRI dan Unsur terkait, ciptakan Kamtibmas di PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Dalam upaya menciptakan Kamtibmas di Wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI ), Koramil 404-03/Pendopo bersama Polres, Sat Brimob Yon D Pali, Sat-Pol, Dishub serta komponen masyarakat laksanakan patroli gabungan seputaran wilayah yang jadi pusat perkumpulan masyarakat dan tempat-tempat vital.


Giat patroli ini mulai dari siang hari dan di lanjutkan sampai malam hari, adapun sasaran patroli antara lain objek vital, perkantoran pemerintah, tempat-tempat keramaian dan tempat yang di anggap rawan.



"Patroli ini sudah berjalan selama satu pekan ini dan akan dilanjutkan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar Danramil 404-03/Pendopo PALI Kapten Czi Sujarwo


Ditambahkan Danramil Kapten Czi Sujarwo bahwa patroli gabungan tersebut dilakukan dengan cara berkeliling dan kerap mendatangi masyarakat yang tengah berkumpul untuk menghimbau agar menjaga keamanan bersama di lingkungannya masing-masing.


"Kita kerap berinteraksi dengan masyarakat yang tengah berkumpul menghimbau masyarakat bersama menjaga keamanan, dan saat patroli bersama kepolisian dan instansi lain kita menghimbau pengendara untuk mematuhi peraturan lalulintas," imbuhnya.



Sementara itu, Ahmad salah satu warga Talang Ubi menyatakan bahwa dengan adanya patroli gabungan tersebut masyarakat merasa nyaman dan berharap kegiatan tersebut terus berkelanjutan secara rutin.


"Patroli gabungan secara tidak langsung menekan angka kriminal jalanan, dan masyarakat pun merasa nyaman saat bepergian menggunakan kendaraan juga saat meninggalkan rumah. Harapan kami agar kegiatan tersebut dilaksanakan rutin," harapnya. (sn/perry)

Share:

Kejadian Pembunuhan di Sungai Limpah Terungkap, Pelaku Ternyata Bapak dan Anak

Satreskrim Polres PALI Ungkap Kasus Pembunuhan Sadis di Desa Sungai Ibul


PALI. SININEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Jalan Batu Pertamina, Dusun II, Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI pada Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.


Korban diketahui bernama Matsari Lekat (29), seorang petani warga Desa Sungai Ibul, yang tewas mengenaskan setelah dianiaya menggunakan senjata tajam oleh dua pelaku, yakni L (49) dan anak kandungnya P (19), warga setempat.



Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula dari perselisihan yang melibatkan korban dengan keluarga pelaku. 


Pada pagi hari, korban didapati berada di kamar anak perempuan pelaku berinisial H. Peristiwa itu memicu kemarahan keluarga pelaku.


Meski sempat dinikahkan secara adat dengan anak perempuan pelaku, korban dianggap tidak menunjukkan itikad baik. 


Hingga pada Jumat sore, pelaku L bersama anaknya P menghadang korban yang sedang mengendarai sepeda motor bersama anak perempuannya.


“Korban dihentikan paksa, lalu pelaku P menyerang dengan sebilah parang hingga mengenai punggung korban. Setelah itu korban terjatuh ke parit dan langsung dianiaya secara bersama-sama oleh kedua pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Kasat Reskrim Polres PALI, AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H.


Anak korban yang masih berusia 14 tahun, berinisial LFP, menyaksikan langsung peristiwa itu dan segera melarikan diri untuk meminta pertolongan warga sekitar.



Setelah menerima laporan masyarakat, dan melakukan serangkaian penyelidikan, tim Satreskrim Polres PALI berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi, keduanya mengakui perbuatannya dan turut diamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.


“Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres PALI. Perbuatan kedua pelaku mengakibatkan korban meninggal dunia dengan luka parah di bagian punggung, leher, tangan, serta tubuh lainnya,” ungkap AKP Nasron Junaidi.



Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, lebih subsider Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang Pengeroyokan yang Mengakibatkan Kematian.



Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres PALI berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana, khususnya kejahatan yang merenggut nyawa orang lain.


> “Kami mengapresiasi kerja cepat anggota Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. Kepada masyarakat, kami imbau untuk selalu menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin, bukan dengan kekerasan. Hukum akan menjadi jalan penyelesaian terbaik,”tegas Kapolres PALI melalui Kasatreskim. 


Saat ini kedua pelaku mendekam di sel tahanan Polres PALI dan menunggu proses hukum lebih lanjut.(sn/perry)

Share:

Gunakan Perahu, Kapolsek Talang Ubi Pimpin Monitoring Banjir di Sungai Ibul

Polsek Talang Ubi Bersama Tim Gabungan Lakukan Monitoring Banjir di Desa Sungai Ibul


PALI. SININEWS.COM  – Curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya genangan banjir di Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (13/9/2025).


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. memimpin langsung monitoring situasi banjir bersama personel Polsek Talang Ubi, BPBD Kabupaten PALI, dan Dinas Kesehatan. Dari hasil pemantauan, ketinggian air mencapai kurang lebih 70 cm. Meski demikian, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materil.


“Sejauh ini, banjir hanya menggenangi jalan utama yang menghubungkan Desa Sungai Ibul. Akses masyarakat memang sedikit terganggu, namun kondisi berangsur surut dan situasi tetap aman terkendali,” terang Kapolsek Talang Ubi.


Langkah-langkah penanganan yang dilakukan aparat kepolisian bersama tim gabungan antara lain melakukan pengaturan arus lalu lintas, koordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD, hingga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem.


Kapolsek Talang Ubi juga mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat untuk lebih berhati-hati melintasi jalan yang tergenang banjir. “Jalan licin berpotensi membahayakan pengendara. Kami imbau agar tidak ngebut dan selalu menjaga keselamatan,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi menyampaikan bahwa Polres PALI bersama stakeholder terkait terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah bencana banjir.


> “Kami menekankan agar seluruh jajaran Polsek tetap sigap, responsif, dan hadir di tengah masyarakat. Penanganan bencana banjir bukan hanya soal evakuasi, tetapi juga memastikan keselamatan, kelancaran mobilitas, serta kesehatan masyarakat tetap terjaga. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait harus menjadi prioritas,”tegas Kapolres PALI dalam arahannya.



Hingga berita ini diturunkan, kondisi air di Desa Sungai Ibul sudah mulai surut. 


"Kita menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati,mengingat wilayah tersebut memang rawan tergenang air apabila debit hujan meningkat,"pungkaas Kapolsel Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Intensitas Hujan Tinggi, Debit Air Sungai Lematang Naik Polsek Tanah Abang Intensifkan Patroli


Debit Air Sungai Lematang Meningkat, Polsek Tanah Abang Intensifkan Patroli dan Monitoring Banjir


PALI. SININEWS.COM – Polsek Tanah Abang jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Lematang, Sabtu (13/9/2025), menyusul meningkatnya intensitas hujan dan meluapnya aliran sungai yang berdampak pada pemukiman warga di Kecamatan Tanah Abang.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H. memimpin langsung kegiatan dengan menurunkan personel gabungan, yakni PS Kanit Intelkam Aipda Roy P. Saragih, SH, Anggota Samapta Aipda Asep Mulyana, serta Bhabinkamtibmas Brigpol M. Jaim Dani, SH.


Dari hasil pemantauan, terdapat 11 desa di Kecamatan Tanah Abang yang berada di bantaran Sungai Lematang dan Sungai Perayun. Namun, hingga saat ini, desa yang terdampak langsung adalah Desa Curup dengan ketinggian air mencapai 40–50 cm. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan menjelaskan bahwa banjir di Desa Curup merupakan fenomena tahunan akibat luapan Sungai Lematang yang dipicu oleh curah hujan tinggi serta aliran air kiriman dari daerah hulu seperti Pagar Alam, Lahat, dan Muara Enim.


“Mayoritas rumah warga di Desa Curup adalah rumah panggung, sehingga air belum masuk ke dalam rumah. Namun, kami tetap siaga dan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, BPBD, serta instansi terkait untuk langkah penanggulangan,” tegas IPTU Arzuan.


Lebih lanjut, Polsek Tanah Abang juga merekomendasikan agar Dinas Sosial Kabupaten PALI menyalurkan bantuan sembako, serta Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tanah Abang menyiapkan obat-obatan guna mengantisipasi penyakit pascabanjir.


Dalam kesempatan terpisah, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektor demi keselamatan warga.


> “Polres PALI bersama jajaran Polsek akan terus melakukan patroli, monitoring debit air, dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, namun tetap tenang karena aparat selalu hadir untuk memberikan perlindungan dan bantuan,”ujar AKBP Yunar, sebagaimana disampaikan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah.(sn/perry)

Share:

Angka Kemiskinan Kian Melandai, Jumlah Penduduk Miskin Capai Angka Terendah 5 Tahun Terakhir

Angka Kemiskinan Kian Melandai, Jumlah Penduduk Miskin Capai Angka Terendah 5 Tahun Terakhir


Muara Enim. SININEWS.COM -- Angka kemiskinan Kabupaten Muara Enim kian melandai dengan kecenderungan penurunan. Dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) RI melalui BPS Kabupaten Muara Enim Per-September 2025, persentase angka kemiskinan penduduk Kabupaten Muara Enim turun 0,24 poin dari tahun sebelumnya 9,79 persen menjadi 9,45 persen. 


Jumlah penduduk miskin-pun mencapai angka terendah dalam kurun lima tahun terakhir yaitu 64,82 ribu jiwa dari total jumlah penduduk 654 ribu jiwa atau berkurang 15,58 ribu jiwa sejak tahun 2021. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Muara Enim, Mukti Riadi, S.ST., M.Si., dalam laporan rilis data inflasi dan kemiskinan per-September 2025 kepada Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., di Kantor Bupati Muara Enim, Senin kemarin (08/09).

.

Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Ir. Yulius, M.Si., menyampaikan bahwa data yang menunjukkan penurunan angka kemiskinan ini menjadi kabar baik dan penyemangat bagi Pemkab. Muara Enim untuk meningkatkan kinerja maupu upaya yang lebih baik lagi sehingga mampu maksimal mengentaskan kemiskinan di Bumi Serasan Sekundang. 



Menurutnya kecenderungan penurunan ini menggambarkan bahwa upaya melalui strategi yang dilakukan selama ini sudah berada di jalur yang benar sehingga dapat menciptakan hasil yang positif, namun demikian dirinya melihat perlu adanya intervensi lebih ataupun peluang upaya lagi agar akselerasi penurunan kemiskinan dapat lebih masif dan signifikan.

.

Dalam laporannya Kepala BPS Kabupaten Muara Enim-pun menjelaskan Kabupaten Muara Enim termasuk dalam 7 daerah dengan persentase kemiskinan terendah di Provinsi Sumatera Selatan, bahkan berada di bawah rata-rata kemiskinan Provinsi Sumatera Selatan yang terdiri dari 17 kabupaten/kota. Demikian halnya indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan Kabupaten Muara Enim mencapai nilai terendah yang berarti menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan penduduk miskin semakin mendekati garis batas kemiskinan dan ketidaksetaran atau kesenjangan semakin berkurang. 


Bupati yang juga didampingi perangkat daerah terkait, Kepala Bappeda, Drs. Emran Tabrani, M.Si., Kepala Dinas Sosial, Lido Septontoni, M.Si., dan Kepala Diskominfo-SP, Ardian Arifanardi, M.Si., menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus mengentaskan kemiskinan dengan menghadirkan berbagai program nyata dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. [diskominfosp-me]

Share:

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lurah dan Warga Talang Ubi Barat Kompak Patungan


PALI. SININEWS.COM -- Memperingati Maulid Nabi yang SAW, warga Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didukung sepenuhnya Lurah Ritawati Anwar atau biasa disapa Misz Rita kompak patungan.


Berkat kekompakan itu, acara peringatan hari besar umat Islam tersebut sukses dan berhasil mengundang penceramah Ustadz Khairullah. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu 13 September 2025 di Masjid Al-Manah Talang Jawa dengan dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta alim ulama.


Dikatakan Ketua RT 010 Talang Jawa Eduar Harianto bahwa pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digagas Lurah Misz Rita.


"Sebelumnya kami musyawarah menentukan hari pelaksanaan, dan Alhamdulillah kegiatan ini didukung Lurah yang antusias mendorong terlaksananya kegiatan ini," ungkap Eduar.


Bukan hanya mendukung dan mendorong pelaksanaan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, disebutkan Eduar bahwa Lurah Misz Rita pun memberikan bantuan makan dan minum menggunakan dana pribadi.


"Makan dan minum acara ini dari Lurah kami, dan dana hasil patungan dipergunakan untuk keperluan lain. Dengan terselenggaranya kegiatan ini kami warga Talang Jawa sangat berterima kasih kepada Lurah yang peduli dan aktif bermasyarakat," ucapnya.


Pada kegiatan tersebut, Ketua RT 010 juga berharap masyarakat sekitar bisa mengambil makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mempertebal keimanan.


"Peringatan Maulid ini sebagai wujud terimakasih kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kita hingga menganut ajaran kebenaran. Dan dengan kegiatan ini kita ambil hikmahnya untuk lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta," harapnya. (sn/perry)

Share:

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR-RI, TIDAR PALI: Beliau Masih Sangat Dibutuh

TIDAR PALI Dukung Penuh Rahayu Saraswati Kembali ke DPR RI: “Mbak Sara Masih Sangat Dibutuhkan”

PALI. SININEWS.COM — Arselly Putri Leani, Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kabupaten PALI, menyampaikan dukungan kuat agar Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kembali menduduki kursi DPR RI, menyusul mundurnya beliau menyikapi kontroversi yang timbul dari pernyataannya dalam sebuah podcast.


Kontroversi tersebut bermula dari potongan video pernyataan Rahayu Saraswati dalam podcast yang diadakan pada 28 Februari 2025, yang kemudian viral karena dianggap menyinggung banyak pihak. Rahayu menyatakan bahwa video tersebut tersebar tidak utuh dan menimbulkan salah paham. Beliau menyampaikan permohonan maaf publik dan mengambil keputusan mundur dari jabatan Anggota DPR RI sebagai bentuk tanggung jawab moral.


Arselly menilai bahwa keputusan mundur yang diambil Sara adalah langkah yang mencerminkan kedewasaan dan tanggung jawab politik:


“Keputusan untuk mundur itu berat, tetapi itu adalah bentuk tanggung jawab. Namun, saya dan seluruh kader TIDAR PALI percaya bahwa Mbak Rahayu Saraswati masih dibutuhkan di DPR RI. Beliau memiliki kompetensi, integritas, dan tekad yang jelas untuk melayani rakyat,” ujar Arselly saat mengomentari perkembangan ini.


Lebih lanjut, Arselly menambahkan bahwa meskipun viralnya pernyataan telah menimbulkan kegaduhan, seharusnya tidak menjadi akhir bagi kiprah politik Sara:



“Kami memahami bahwa pernyataan yang lalu terasa kontroversial, dan banyak pihak yang menuntut pertanggungjawaban. Tapi yang penting sekarang adalah bagaimana beliau bisa bangkit kembali, meredam polemik, dan melanjutkan pengabdiannya. Karena pengalaman dan komitmen beliau selama ini belum habis manfaatnya untuk rakyat,” ujar Arselly.




Arselly juga menekankan bahwa dukungan dari TIDAR Kabupaten PALI bukan hanya sekadar solidaritas politik, tetapi juga apresiasi atas pengabdian Sara, terutama terkait tugas terakhirnya di DPR, yakni pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan. 


“Dari PALI, kami sampaikan doa, dukungan moral, dan harapan besar agar beliau kembali. Semoga segala pertimbangan yang beliau lakukan mendapat pemahaman luas dari publik, dan langkah selanjutnya bisa terlaksana demi kepentingan bersama,” tutup Arselly.



Dengan pernyataan ini, TIDAR Kabupaten PALI menegaskan posisi bahwa mundurnya Sara bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan momentum untuk refleksi dan berharap sebuah kesempatan agar beliau bisa kembali ke legilatif, melanjutkan agenda-agenda yang selama ini telah menjadi fokusnya demi kesejahteraan rakyat.(sn/perry)

Share:

Rahayu Saraswati Mundur Sebagai Anggota DPR-RI, Muhamad Syafiyallah Sebut Sebagai Sikap Politik Tulus


Muhammad Syafiyallah: Mundurnya Rahayu Saraswati Adalah Sikap Politik Tulus, Gerindra Harus Meninjau Ulang*


PALI. SININEWS.COM — Mundurnya Rahayu Saraswati dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI menjadi fenomena penting dalam dinamika politik nasional. Aktivis pemuda PALI, Muhammad Syafiyallah akrab disapa syafri, menilai keputusan tersebut sebagai bukti ketulusan dan integritas politik, sekaligus menegaskan bahwa Partai Gerindra perlu meninjau ulang agar sosok Saraswati tetap dapat mewakili rakyat di parlemen.


“ Mbak Saras telah menunjukkan keberanian politik yang jarang kita temui hari ini. Beliau mundur bukan karena lemah atau menyerah, tetapi karena prinsip dan integritasnya. Dalam konteks ini, mundurnya beliau harus dihargai sebagai keputusan pribadi yang tulus. Namun, secara strategis, Gerindra seharusnya meninjau ulang, karena bangsa ini masih membutuhkan figur berintegritas seperti beliau di DPR RI,”tegas Syafri


Menurut Syafri, sikap mundur Saraswati juga menjadi indikator penting tentang kualitas politik saat ini bahwa keberanian untuk menegakkan prinsip jauh lebih bernilai daripada sekadar mempertahankan kursi.


“Dalam politik modern yang sering diwarnai pragmatisme dan kalkulasi kekuasaan, integritas dan konsistensi adalah langka. Rahayu Saraswati menunjukkan bahwa politik bisa dilakukan dengan nurani, dan itu harus dijaga. Gerindra memiliki tanggung jawab moral untuk mempertimbangkan kembali keputusan pengunduran diri ini,” lanjutnya.


Syafri menambahkan bahwa keputusan ini bukan sekadar isu internal partai, melainkan menjadi refleksi bagi publik dan generasi muda bahwa politik ideal masih mungkin dijalankan.


“Kami mendukung penuh keputusan pribadi Mbak Saras, namun kami juga menyerukan agar Gerindra tidak menutup pintu. Meninjau ulang pengunduran diri beliau bukan hanya langkah bijak, tetapi juga wujud keberpihakan partai kepada rakyat,” pungkas syafri.(sn/perry)

Share:

Tanggapi Mundurnya Rahayu Saraswati Jadi Anggota DPR-RI, Ketua HIMAPALI Angkat Bicara


Ketua HIMAPALI Akhi Mushola: Keputusan Mundur Rahayu Saraswati Adalah Ketulusan Politik, Gerindra Harus Meninjau Ulang 


PALI. SININEWS.COM — Ketua Himpunan Mahasiswa PALI (HIMAPALI), Akhi Mushola, menyampaikan pandangannya terkait keputusan Rahayu Saraswati yang mundur dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI. Menurutnya, keputusan itu adalah bentuk ketulusan politik yang patut dihormati, namun Partai Gerindra perlu meninjau ulang agar suara masyarakat tidak kehilangan wakil yang berintegritas.


Akhi Mushola menegaskan, dalam situasi politik yang sering kali diwarnai perebutan kursi, sikap mundur Rahayu Saraswati justru menjadi penegasan bahwa politik masih bisa dijalankan dengan prinsip dan nurani.


“Mbak Saras telah menunjukkan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga. Keputusan beliau mundur adalah bukti konsistensi dan integritas, sesuatu yang sangat jarang kita temui. Namun, karena ketulusan itulah beliau masih sangat dibutuhkan rakyat di DPR RI. Gerindra harus meninjau ulang,” tegas Akhi Mushola.


Ia juga mengutip pesan Bung Hatta yang relevan dengan fenomena ini: “Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat diperbaiki dengan pengalaman, tetapi tidak jujur sulit diperbaiki.”


“Sikap Mbak Saras adalah kejujuran politik yang langka. Justru kejujuran itu seharusnya menjadi alasan untuk mempertahankan beliau di parlemen, bukan sebaliknya,” tambahnya.


Menurut Akhi Mushola, Gerindra sebagai partai besar memiliki tanggung jawab moral untuk tidak sekadar menerima pengunduran diri Saraswati, tetapi juga mendengar suara publik yang masih menginginkan kiprah beliau.


“Kami dari HIMAPALI mendukung sikap politik pribadi Mbak Saras, tetapi kami juga menyerukan agar DPP Partai Gerindra meninjau ulang keputusan itu. Karena bangsa ini masih membutuhkan pemimpin yang berani, tulus, dan konsisten seperti beliau,” pungkas Ketua HIMAPALI tersebut.(sn/Perry)

Share:

Ditangkap di Rumahnya, Pria Asal Muara Dua Akui Berperan Sebagai Joki Saat Maling Hp


PALI. SININEWS.COM – Unit Reskrim Polsek Tanah Abang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan menangkap satu pelaku berinisial PPR (29). Pelaku ditangkap di rumahnya di Desa Muara Dua, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.


​Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, S.H., mengatakan penangkapan ini bermula dari laporan korban, Dimas Aditia (19), pada 29 Juli 2025. 


Korban melaporkan kehilangan handphone merk VIVO Y03t senilai Rp1,5 juta di rumahnya di Dusun I, Desa Tanah Abang Jaya, pada 8 Juli 2025. 


Saat itu, korban terbangun dan menyadari handphone-nya sudah tidak ada, sementara pintu rumahnya ditemukan dalam kondisi rusak.


​"Setelah menerima laporan, tim kami langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan saksi, kami berhasil mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan salah satu pelaku," ujar IPTU Arzuan.


​Penangkapan dilakukan di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, IPDA Suryadinata, S.Psi., M.Si. Saat ditangkap, pelaku PPR mengakui perbuatannya. 


Ia berperan mengantar rekannya, F-A (yang sudah lebih dulu ditahan), menggunakan sepeda motor untuk melakukan pencurian.


​"Pelaku PPR mengakui perannya sebagai joki atau pengantar F-A ke lokasi kejadian. Saat ini, F-A sudah kami amankan lebih dulu dalam kasus lain," jelasnya.


​Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone VIVO Y03 berwarna hitam, satu unit sepeda motor Honda Astrea tanpa plat nomor, dan sebuah grendel pintu yang rusak.


​Atas perbuatannya, PPR dijerat dengan Pasal 363 jo 55 atau 56 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. 


Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanah Abang untuk proses penyidikan lebih lanjut.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts