Koramil 404-03/Pendopo melaksanakan Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa


Koramil 404-03/Pendopo melaksanakan Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Upacara Ziarah dan Tabur bunga di laksanakan secara Khidmat di  Halaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Kel.Talang Ubi Selatan Kec.Talang Ubi Kab.Pali Senin 10 November 2025 


Danramil 404-03/Pendopo Kapten Czi Sujarwo di wakili Batituud Serma Umar Jaya beserta Anggota Koramil 404-03/Pendopo mengikuti rangkaian kegiatan ziarah dan tabur bunga dengan khidmat.Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup)Wakil Bupati Pali Iwan Tuaji SH.


Peringatan tahun ini mengusung tema " Pahlawan Teladanku,Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan" Makna ini menyerukan agar generasi penerus untuk terus bergerak melanjutkan perjuangan para pahlawan. 


Upacara berlangsung dengan penuh semangat Nasionalisme sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Bangsa Indonesia.Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh inspektur upacara dan dilanjutkan tabur bunga.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Unsur Forkopimda,kepala Dinas,Camat, Kapolsek, Anggota Koramil 404-03/Pendopo, Anggota Polsek Talang Ubi dan Anak sekolah.


Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para Pahlawan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda agar terus berjuang dan membangun bangsa dengan semangat pengabdian dan cinta tanah air.(sn/perry)

Share:

Pemdes Tempirai Timur Bekali Perangkatnya Tertib Hukum


Pemdes Tempirai Timur Bekali Perangkatnya  Tertib Hukum


PALI. SININEWS.COM - Dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang Tertib Hukum dan Larangan Bagi Aparatur Desa, Pemerintahan Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI menggelar sosialisasi Larangan bagi Aparatur Desa dan cara penangan tindak pidana yang dilaksanakan dikantor Kepala Desa Tempirai Timur Senin 10 Nopember 2025.


Kegiatan yang diikuti seluruh Aparatur Desa ini, menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, antara lain Kanit Intel Polres PALI IPDA M. Aldi, SH,  Kabid Pemdes Dinas PMD PALI Rahmat Dinata, STP, dan Camat Penukal Utara Fahrudin Lamsil, S. Psi.


Fahrudin Lamsil selaku narasumber menjelaskan dan mengajak Aparatur Desa lebih mengedepankan tugas dan fungsi  sebagai amanah yang diemban dan menjadi tanggung jawab moral yang harus dijaga dengan baik dihadapan masyarakat.


Sebagai pelayan masyarakat hendaknya selalu sinergi bersama Kepala Desa mendukung kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan Desa dengan penuh pengabdian.


Hal senada diperkuat Rahmat Dinata Kabid Pemdes Dinas PMD PALI, menjabarkan secara rinci Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.


Tentunya ada beberapa pasal yang mengikat terhadap tugas dan fungsi Perangkat Desa termasuk larangan larangan yang tidak bisa dilakukan oleh Perangkat Desa, sehingga bila adanya perlawanan isi Pasal PERDA ini akan dikenakan sanksi administratif berupa peringatan 1 dan 2 hingga berujung pemberhentian sebagai Perangkat Desa.


"Sebagai penjabarkan Peraturan Daerah Kabupaten PALI ini, hendaknya Perangkat Desa menjadi contoh yang baik ditengah Masyarakat, dan selalu berkelakuan baik serta dapat melayani Masyarakat secara humanis," pesannya.


Demikian juga IPDA Aldi, SH Kanit Intel Polres PALI, memberikan pemahaman tata cara penanganan tindak Pidana yang terjadi ditengah Masyarakat, dimana para Aparatur Desa merupakan garda terdepan Pencegahan terjadinya tindak pidana dalam lingkungan dusun atau Desa.


Sehingga Perangkat Desa diharapkan dapat menjadi fasilisator dalam membatu Aparat Penegak Hukum (APH) disegala persoalan Masyarakat. 

Namun tak kalah pentingnya upaya pencegahan secara dini.


Tambah Kanit Intel ini, kalaupun kejadian perkaranya sudah terjadi diupayahkan juga Penyelesaiannya secara kekeluargaan (Restorasi Justice),

Akan tetapi penyelesaiannya harus dilihat dari besar kecil Perkaranya, bila masalah Perkara dikategori berat dan mengancam  keselamatan Masyarakat, tentunya APH atau pihak Kepolisian yang berwenang mengakomodirnya secara Hukum.


Sementara M.Teguh Jaya Kades Tempirai Timur, ungkapan terimakasih atas antusias Aparatur Desa mengikuti sosialisasi ini sehingga menjadi bekal untuk melaksanakan tugas sebagai pelayan Masyarakat,

Juga mengapreasiasi kepada Polres PALI dan Kejari PALI, turun ke pelosok Desa untuk meng edukasi Hukum ke Masyarakat.

(SN/Bungharto)

Share:

Jalan Stasiun 5 Rusak, Lurah Talang Ubi Barat Berharap Pemda PALI Cepat Tanggap


Lurah Talang Ubi Barat saat meninjau jalan Stasiun 5 



PALI. SININEWS.COM - Akses jalan di Stasiun 5 menuju arah TPU (Tempat Pemakaman Umum) di wilayah Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kondisinya saat ini ada beberapa titik alami kerusakan.


Imbasnya, aktivitas warga pun terganggu akibat jalan rusak terutama menuju TPU dan jalur tersebut kerap dilalui masyarakat.


Dengan kondisi seperti itu, Lurah Talang Ubi Barat Rita Mutia SE turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung akses yang dikeluhkan masyarakat tersebut pada Senin 10 November 2025.


Usai mengecek lokasi, Lurah Rita Mutia pun meminta Pemerintah Kabupaten PALI untuk cepat tanggap memperbaiki jalan tersebut.


"Banyak keluhan masyarakat terhadap jalan tersebut, memang setelah kami cek ternyata jalan Stasiun 5 banyak yang rusak dan perlu segera diperbaiki," ujar Lurah.


Untuk itu, Lurah Rita Mutia memohon kepada Pemkab PALI melalui Dinas PU untuk segera memperbaiki jalan tersebut.


"Karena akses ini menjadi salah satu urat nadi masyarakat dalam menjalankan roda ekonominya, kami berharap pemerintah melalui Dinas PU segera memperbaiki agar aktivitas masyarakat kembali lancar," harapnya.(sn/perry)

Share:

Warga Raja Barat Geger, Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Gulungan Kain


Bayi Laki-Laki Ditemukan di Depan Rumah Warga Desa Raja Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan


PALI. SININEWS.COM – Warga Dusun III Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan, Sabtu malam (8/11/2025) sekitar pukul 21.04 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sehat dan bersih, terbungkus dalam gulungan pakaian di depan rumah warga.


Penemuan ini pertama kali diketahui oleh Rohayati binti Isdi (52), seorang pedagang warga Dusun III Desa Raja Barat. Saat membuka warung di depan rumahnya, ia mendengar suara tangisan bayi dari arah luar. Setelah didekati, ternyata suara itu berasal dari gulungan kain yang berisi seorang bayi laki-laki.


“Saya kaget waktu lihat ada bayi di dalam gulungan kain itu. Saya langsung bawa masuk ke rumah dan kasih tahu suami,” ujar Rohayati saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.


Suaminya, Karjiman bin Joyo Mijan (alm), kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun III, Ahmad Suyanto, sekitar pukul 22.00 WIB. Laporan itu segera ditindaklanjuti oleh Kepala Desa Raja Barat, Hendi Kodar, yang datang ke rumah saksi pada Minggu (9/11/2025) pagi guna memastikan kebenaran informasi penemuan bayi tersebut.


“Kami meminta agar bayi sementara dirawat oleh warga yang menemukannya sambil menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian dan instansi terkait,” kata Kepala Desa Hendi Kodar.


Hasil pemeriksaan medis oleh Bidan Astrilia Mitha Yuka Sanu, S.Keb, menunjukkan bayi tersebut memiliki berat badan 3,1 kilogram, tinggi badan 48 sentimeter, dan dalam kondisi sehat dengan skor Apgar 9/10. Saat ditemukan, tali pusat bayi telah terlepas dan tubuhnya dalam keadaan bersih.


Kapolsek Tanah Abang, Iptu Arzuan, SH, bersama sejumlah personel Polsek Tanah Abang langsung mendatangi lokasi kejadian pada Minggu sore untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendataan saksi.



“Kami telah melakukan pengecekan di lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait. Bayi dalam keadaan sehat dan sementara dirawat oleh warga yang menemukannya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua kandung bayi tersebut,” ujar Kapolsek Tanah Abang.




Hingga berita ini diturunkan, bayi laki-laki itu masih dirawat oleh pasangan Rohayati dan almarhum Karjiman di rumah mereka di Dusun III Desa Raja Barat. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dan memastikan situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif.(sn/perry)

Share:

Alat Orgen Tunggal Siap-siap Disita Jika Langgar Perda, Wabup: Demi Menjaga Ketertiban Umum Juga Penyalahgunaan Narkoba


Wabup PALI saat menghadiri acara sosialisasi Perda Nomor 1 tahun 2025



PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 1 tahun 2025 tentang Orgen Tunggal yang tidak boleh menggelar musik remix serta waktu juga tidak boleh melebihi ketentuan.


Sosialisasi Perda Nomor: 1 tahun 2025 tentang Orgen Tunggal dilakukan Pemkab PALI melalui Badan Kesbangpol pada Senin 10 November 2025 di Guest House Komplek Pertamina Pendopo yang dibuka langsung Bupati Asgianto ST melalui Wakil Bupati Iwan Tuaji.


Pada kegiatan tersebut Wabup menegaskan bahwa apabila Perda dilanggar maka bukan hanya penyelengara hajatan yang dijerat sanksi tetapi juga pemilik Orgen Tunggal juga akan ditindak berupa disita alat musiknya bahkan bisa dicabut izin operasionalnya.


"Pada Perda ini ada ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi masyarakat yang menggelar hajatan, diantaranya tidak boleh menggelar musik remix dan mematuhi waktunya. Apabila ini dilanggar tentu saja ada sanksi tegas yang akan diterima," ungkap Wabup.


Diakui Wabup bahwa masih ada perbedaan waktu antara Perda dan izin yang dikeluarkan pihak kepolisian, yakni pada Perda waktu yang dibolehkan batas akhir hingga pukul 22.00 Wib tetapi pada izin dari kepolisian hanya sampai pukul 18.00 Wib.


"Perbedaan waktu antara Perda dan kepolisian nantinya akan dibicarakan lagi, namun nanti pak Bupati yang menentukan waktu batas akhir menggelar hiburan orgen tunggal," imbuhnya.


Dijelaskan Wabup bahwa ketegasan penerapan Perda diberlakukan demi menjaga ketertiban umum dan penyalahgunaan narkoba.


"Ini demi masyarakat juga, dengan membatasi jam penyelenggaraan hiburan menekan penyalahgunaan narkoba, sex bebas dan menghindari angka kriminal lainnya. Dengan diberlakukannya Perda ini kami berharap ketertiban umum tetap terjaga dan semua lapisan masyarakat mendukungnya," harap Wabup.(sn/perry)

Share:

Universitas Diponegoro Sambangi Warga Transmigrasi PALI

Universitas Diponegoro Sambangi Warga Transmigrasi PALI


PALI. SININEWS.COM -- Dalam upaya menggali wawasan dan potensi sumber daya alam di pemukiman transmigrasi, Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia melalui Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah sambangi wilayah transmigrasi Kabupaten PALI pada Minggu 9 November 2025.


Tim I Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro turun langsung ke 4 titik lokasi Transmigrasi di Kabupaten Penukal Abab Lematabg Ilir (PALI), diantaranya Transmigrasi Tempirai Selatan, Transmigrasi Karang Tanding, Transmigrasi Tanding Marga dalam Kecamatan Penukal Utara dan Transmigrasi Sukamaju Kecamatan Talang Ubi.


Dijelaskan Ketua Tim 1 Ekspedisi Patriot Kawasan Transmigrasi Petata Kabupaten PALI, YohanesThianika Budiarsa bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Transmigrasi dan Unversitas Diponegoro Semarang, dimana Tim Ekspedisi ini terlebih dahulu melakukan survey ke 4 Lokasi transmigrasi yang ada di Kabupaten PALI.


Sehingga tiba saatnya Tim Ekspedisi ini melaksanakan Focus group Discussion (FGD) yang dihadiri puluhan warga pemukiman transmigrasi yang digelar di lesehan kopi Desa 07  Desa Tempirai Penukal Utara.


Sebagai narasumber dan sekaligus Moderator di FGD ini, Yohanes Thianika Budiarsa, memaparkan secara rinci beberapa aspek penunjang keberlansungan masa depan transmigrasi dikelolah secara baik yang dibutuhkan partsisifasi warga  transmigrasi.


Diantaranya aspek pengelolaan sumber daya alam, prasarana dasar, seperti akses jalan, air bersih, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) hingga menara telekomunikasi, akses pendidikan, akses kesehatan dan bantuan sosial lainya.


Dosen ini dibantu Tim Ekspedisi lainya,  membuka ruang diskusi bersama warga Transmigrasi, berupa aspirasi, keluhan, pendapat dan Solusi yang diharapkan.


Sebagaimana acuan FGD, Tim Ekspedisi melakukan wawancara terekam, dengan tujuan untuk mengumpulkan data.


Adapun point yang di dapat untuk mengukur, kemampuan peserta, menggali wawasan, memahami alasan dibalik prilaku, keterampilan,  mendukung pengambilan keputusan serta mengidentifikasi masalah dan solusi.


Tentunya semua ini akan menjadi bahan kajian secara akademis dan diharapkan melahirkan solusi untuk keberlangsungan masa depan Transmigrasi.


Sementara Suparmin Jaoni salah satu warga Transmigrasi Tempirai Selatan, menyambut baik adanya kunjungan dan bimbingan Tim Ekspedisi Patriot ini.


"Tentunya kedepan warga Transmigrasi berharap banyak untuk menjadi perhatian semua pihak untuk mensukseskan program Transmigrasi secara Nasional yang lebih baik lagi," harapnya.


(SN/Bungharto)

Share:

Produksi Minyak di Sumbagsel Naik



Kegiatan Raker di Lampung 


Lampung. SININEWS.COM -- Produksi minyak di wilayah Sumatera Bagian Selatan sampai dengan September tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding periodle yang sama tahun 2024  hasil dari keberhasilan survei seismik untuk menentukan titik pengeboran yang akurat, pengeboran ekplorasi untuk menambah cadangan baru serta pengeboran pengembangan, selesainya sejumlah proyek, kerja ulang sumuran dan perawatan fasilitas untuk menambah produksi.


Produksi minyak di wilayah Sumbagsel Januari – September 2025 rata-rata sebesar 68.391 barel minyak per hari lebih tinggi dibanding rata-rata periode yang sama tahun lalu sebesar 66.990 barel minyak per hari. 


Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Yunianto dalam sambutan Rapat Kerja dengan mengangkat tema ”Mewujudkan Asta Cita Swasembada Energi Melalui Peningkatan Produksi dan Lifting Wilayah Sumbagsel” yang diikuti sekitar 300 peserta dari tim lifting, komersial dan operasi produksi KKKS Wilayah Sumbagsel.


“Kami sangat apresiasi hasil kerja keras semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumbagsel karena tidak hanya berhasil menekan laju penurunan Produksi alamiah yang sebesar 30 persen per tahun, bahkan mampu mendongkrak Produksi untuk incline, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Semua merupakan kolaborasi dan kerja bersama semua pihak, baik KKKS maupun semua pemangku kepentingan,” jelasnya.


Sementara untuk produksi gas, Yunianto menegaskan dari Wilayah Sumbagsel telah berhasil menekan laju penurunan produksi alamiah dari sebesar 30 persen per tahun mampu ditekan hanya 6,98 persen pada periode Januari – September tahun 2025 dan penurunan laju alamiah akan terus ditekan hingga akhir tahun. Produksi gas wilayah Sumbagsel periode Januari – September 2025 tercatat sebesar 1.464 juta kaki kubik per hari dibanding tahun 2024 sebesar 1.574 juta kaki kubik per hari. “Kami optimis, pada tahun-tahun mendatang produksi gas Sumbagsel akan mengalami incline seperti produksi minyak di wilayah Sumbagsel,” ujarnya.


Kepala Departemen Operasi SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto menambahkan bahwa hasil pengeboran pengembangan dan pengeboran eksplorasi di wilayah Sumbagsel sangat menggembirakan. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas kehendak Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, dari hasil kegiatan pengeboran pengembangan Januari – September 2025 berhasil didapatkan tambahan produksi minyak sebesar 7.971 barel minyak per hari dan tambahan produksi gas sebesar 31.34 juta kaki kubik per hari,” tambahnya.


Sejumlah pengeboran sumur pengembangan yang berhasil antara lain Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 yang berhasil mendapatkan tambahan produksi minyak 5.441 barel per hari dan produksi gas 20,74 juta kaki kubik per hari dari 33 pengeboran sumur pengembangan, Petrochina International Jabung Ltd berhasil menambah produksi minyak 1.596 barel minyak per hari dan produksi gas  9,85 juta kaki kubik per hari dari 6 pengeboran sumur pengembangan serta Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 berhasil menambah produksi minyak sebesar 833,81 barel per hari dan produksi gas 0,74 juta kaki kubik per hari.


Sementara dari pengeboran eksplorasi di wilayah Sumbagsel ada temuan cadangan baru dengan potensi tambahan Produksi sebesar 5,595 BOPD  &  17.24 MMSCFD. Sejumlah pengeboran sumur eksplorasi yang berhasil antara lain KKKS Sele Raya Belida dari Sumur Sungai Anggur Selatan – 2 sebesar 3.856 barel minyak per hari dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari dan dari Sumur Sungai Anggur Utara – 1 sebesar 1.100 barel minyak per hari serta Pertamina Hulu Rokan Jambi Merang dari Sumur Padang Pancuran (PPC) sebesar 400 barel minyak per hari.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto menyampaikan bahwa untuk realisasi salur gas Sumbagsel periode Januari – September 2025 telah melebihi target dalam Work, Program and Budget (WP&) sebesar 101,71 persen. Sesuai target WP&B 2025 adalah sebesar 1,165.94 MMSCFD dengan realisasi penyaluran gas sampai dengan bulan September ini adalah sebesar 1,185.87 MMSCFD atau  101.71%.

Sementara capaian lifting wilayah Sumbagsel dalam periode yang sama telah berhasil mencapai 93,44 persen yaitu sebesar 68.050 barel minyak per hari dari target lifting minyak dalam WP&B wilayah Sumbagsel sebesar 72.830 barel minyak per hari.


”Capaian ini tentu merupakan hasil kerja yang baik dari semua rekan-rekan KKKS Wilayah Sumbagsel, untuk itu kami ucapkan terimakasih dan apresiasi,” ungkap Yunianto. Ia menyampaikan agar capaian tersebut dapat menjadi semangat yang positif bagi semua KKKS untuk terus bekerja dengan strategi yang baik dan matang, ”kita bersama tentu memiliki keinginan yang sama untuk dapat terus mencapai semua target yang dititipkan pemerintah, sehingga kita semestinya tetap terus berkolaborasi, berkoordinasi dan berdiskusi untuk mencari jalan dan upaya bersama agar tidak hanya target tahun 2025 yang tercapat mendekati target, namun tahun 2026 mendatang juga kita dapat lebih maksimal mewujudkan target,” lanjut Yunianto. 


Sementara itu, Surya Widyantoro selaku Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran SKK Migas menyampaikan bahwa khusus wilayah Sumbagsel tahun 2026 memiliki PR yang cukup berat, target sumur eksplorasi maupun pengembangan menjadi tugas yang membutuhkan kerjasama yang baik dari semua pihak agar dapat berjalan dengan baik dan sesuai. ”Sumbagsel punya rencana kerja untuk pengeboran sumur eksplorasi sebanyak 7 sumur dan kurang lebih akan ada 10 kegiatan survei seismik eksplorasi,” kata Surya. Target tersebut dikatakannya, merupakan komitmen saat WP&B lalu. 


Melalui Rapat Kerja ini juga diharapkan dapat membangun kolaborasi dan kerja sama serta bertukar informasi dalam rangka mencapai target lifting migas pada 2025, sehingga perlu langkah-langkah melalui pendekatan yang tepat, seperti eksplorasi yang masif, regulasi yang mendukung, dan adanya sinergi antara seluruh instansi pemerintah dan pelaku industry (sn)

Share:

Wujudkan Malam Minggu Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gencar KRYD


Polsek Talang Ubi Gencar Gelar KRYD, Wujudkan Malam Aman dan Kondusif di PALI


Talang Ubi. SININEWS.COM – Sabtu malam (8/11/2025) suasana Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tampak lebih tertib dan aman. Hal itu berkat kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar oleh jajaran Polsek Talang Ubi di bawah pimpinan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Ronaldo bersama personel yang tersprint. Mereka melaksanakan patroli keliling di sejumlah titik rawan kejahatan dan gangguan kamtibmas, seperti Alfamart Handayani Mulya, Bank BRI, dan Bank BSI.


Selain berpatroli, petugas juga melakukan pengecekan tahanan di Mapolsek serta memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

“Personel kami mengingatkan pengendara agar tidak menggunakan knalpot brong, selalu berhati-hati di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Kepada para remaja yang nongkrong di pinggir jalan juga kami imbau untuk segera pulang jika tidak ada keperluan penting,” jelas AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, KRYD merupakan langkah nyata Polsek Talang Ubi dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan yang rawan tindak kriminal.


> “Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Lewat KRYD ini, kami berupaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.




Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi, memberikan apresiasi atas konsistensi jajaran dalam menjalankan kegiatan KRYD.


> “Bapak Kapolres menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. Beliau juga berpesan agar seluruh personel selalu bersikap humanis dalam memberikan imbauan, namun tetap tegas terhadap pelanggaran hukum,” tutur AKP Ardiansyah.




Dari hasil pelaksanaan, kegiatan KRYD yang berakhir sekitar pukul 22.15 WIB itu berjalan aman, tertib, dan kondusif. Meski demikian, petugas masih menemukan beberapa pengendara yang belum sepenuhnya mematuhi peraturan lalu lintas, terutama terkait kelengkapan surat kendaraan.


Sebagai tindak lanjut, Polsek Talang Ubi menggelar apel konsolidasi dan analisa evaluasi di akhir kegiatan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan serta menentukan langkah strategis berikutnya.


> “Kami terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polsek Talang Ubi akan selalu hadir kapan pun masyarakat membutuhkan,”pungkas Kapolsek Ardiansyah.(sn/perry)

Share:

Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gelar KRYD


Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Polsek Talang Ubi Gelar KRYD 


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polsek Talang Ubi kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (7/11/2025) di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh Aipda Deni Irawan dan diikuti oleh personel Polsek Talang Ubi yang tersprint dalam surat perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/100/X/OPS.1.2.3/2025 tanggal 7 November 2025.


Dalam pelaksanaannya, petugas melaksanakan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan pengecekan tahanan, patroli di sejumlah titik rawan, serta memberikan himbauan kepada masyarakat. Patroli dilakukan ke beberapa lokasi strategis seperti Lapangan Golf, Bank BRI Handayani Mulya, Bank BSI Handayani Mulya, dan Alfamart Simpang Airport.


Selain itu, personel juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot brong. Petugas turut mengimbau para pemuda dan pemudi yang nongkrong di pinggir jalan untuk menghindari potensi tawuran dan segera pulang ke rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.


Kapolsek Talang Ubi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Sumsel sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor: STR/217/V/PAM.1.1/2020 tentang pelaksanaan KRYD untuk mengantisipasi tindak pidana dan gangguan lalu lintas di wilayah hukum Polda Sumsel.


Kegiatan berakhir pada pukul 22.00 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.


Komitmen Polres PALI Wujudkan Keamanan Masyarakat


Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasubsi Penmas Polres PALI AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Talang Ubi atas konsistensinya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres PALI.


> “Kegiatan KRYD merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga merasa aman dan terlindungi dari potensi gangguan Kamtibmas. Polres PALI bersama seluruh jajaran terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta menekan angka kriminalitas di wilayah ini,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres.




Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan patroli dan razia simpatik akan terus dilakukan secara rutin, terutama pada malam hari, untuk menciptakan rasa aman di masyarakat sekaligus mendisiplinkan pengguna jalan.


> “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing. Kepedulian dan kerja sama masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.


"Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini,diharapkan sinergi antara Kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga Kabupaten PALI senantiasa dalam keadaan aman, nyaman, dan damai.(sn/perry)

Share:

Partisipasi Taiwan dalam “Global Mutirão” untuk Transisi Iklim


Oleh Peng Chi-ming, Menteri Lingkungan Hidup Taiwan


Pada musim panas 2025, wilayah selatan dan timur Taiwan dilanda topan beruntun dan hujan lebat, menyebabkan banjir besar di banyak daerah. Bencana tersebut menegaskan betapa ekstremnya dampak perubahan iklim terhadap pembangunan wilayah dan keselamatan publik.


Sebagai anggota yang bertanggungjawab dalam komunitas internasional, Taiwan terus melangkah selaras dengan upaya global membatasi kenaikan suhu hingga 1,5°C di atas tingkat praindustri.


Pada 2025, Pemerintah Taiwan menyampaikan Nationally Determined Contribution (NDC) 2035 yang transparan dan menetapkan target jelas untuk transisi menuju ekonomi rendah karbon.


Taiwan juga secara rutin menerbitkan National Inventory Reports dan Biennial Transparency Reports tentang gas rumah kaca sebagai bentuk komitmen dalam menurunkan emisi dan mendukung upaya dunia menahan laju pemanasan global.


Dalam kaitan ini, sejak menjabat pada 2024, Presiden Lai Ching-te meluncurkan “National Project of Hope”, visi kebijakan untuk pertumbuhan hijau dan transisi menuju netral karbon pada 2050.


Pemerintahannya menetapkan lima strategi utama, yakni mengembangkan energi hijau cerdas, mendorong transformasi industri ganda (digital dan hijau), membangun gaya hidup berkelanjutan, memperkuat peran pemerintah dalam transisi, dan memastikan transisi yang adil bagi semua.


Kemudian pada Juni 2024 dibentuk Komite Perubahan Iklim Nasional di bawah Kantor Presiden guna menggerakkan partisipasi masyarakat dan memperkuat dialog tentang tata kelola iklim. Dari sini Taiwan menargetkan pengurangan emisi sebesar 26-30 persen pada 2030 dan 36-40 persen pada 2035 dibandingkan tahun sekarang.


Target jangka menengah


Taiwan menempatkan target jangka menengah sebagai strategi inti menuju emisi nol bersih pada 2050. Kerangka tata kelola iklim berbasis aksi kini terus diperkuat melalui Climate Change Response Act yang secara hukum menetapkan target net-zero 2050.


Sejalan dengan pembaruan NDC di bawah Paris Agreement, Taiwan secara sukarela melaksanakan komitmen Pasal 4 perjanjian tersebut. Target pengurangan emisi 2030 ditingkatkan menjadi 28 persen ± 2 persen dibandingkan 2005 dengan sasaran 32 persen ± 2 persen pada 2032 dan 38 persen ± 2 persen pada 2035.


Dalam upaya mendukung langkah itu, Taiwan meluncurkan Comprehensive Carbon Reduction Action Plan, dimana tiap kementerian meninjau ulang dan memperkuat program mitigasinya.


Di sisi lain, Dewan Nasional Pembangunan Berkelanjutan memimpin koordinasi atas 20 aksi mitigasi unggulan, termasuk percepatan tenaga surya dan angin lepas pantai, teknologi panas bumi, penyimpanan energi serta bahan bakar rendah karbon dan hidrogen.


Berikutnya adalah penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) serta efisiensi energi, elektrifikasi kendaraan niaga, bahan bakar penerbangan berkelanjutan, pertanian rendah karbon, dan gaya hidup berkelanjutan net-zero.


Upaya ini didukung enam inovasi kelembagaan, yaitu inovasi teknologi, dukungan keuangan, penetapan harga karbon, adaptasi regulasi, pengembangan tenaga kerja hijau, dan partisipasi masyarakat.


Transparansi, keadilan, dan partisipasi publik


Meski bukan anggota UNFCCC, Taiwan secara sukarela menyesuaikan diri dengan kerangka kerja internasional dan mengajukan target pengurangan gas rumah kaca 2035 (NDC 3.0) pada 2025 sesuai pedoman Pasal 4 Paris Agreement.


NDC ini menampilkan ambisi yang sebanding dengan negara maju lain dan mencakup 10 dimensi utama, termasuk keadilan, tata kelola iklim, energi hijau, transformasi industri, keuangan hijau, gaya hidup berkelanjutan, transisi adil, kerja sama internasional, adaptasi iklim, serta perlindungan hak asasi manusia, kesetaraan gender, anak, dan remaja.


Proses penyusunan NDC 3.0 melibatkan dialog publik yang luas, dari pemerintah, akademisi, industri, hingga masyarakat sipil, termasuk komunitas adat dan mahasiswa. Masukan mereka memastikan kebijakan iklim Taiwan bersifat inklusif, transparan, dan berorientasi jangka panjang.


Membangun mekanisme harga karbon ganda


Tahun ini Taiwan resmi memberlakukan sistem biaya karbon (carbon fee system) dengan tarif awal sekitar US$10 per ton CO2e, tonggak penting dalam kebijakan iklim nasional. Dana dari biaya ini akan digunakan secara khusus untuk mendukung pengurangan emisi di sektor-sektor berisiko tinggi, sekaligus menjaga keadilan dan mendorong partisipasi industri.


Kebijakan ini diharapkan dapat menekan emisi hingga 37 juta ton CO₂e pada 2030, dan langkah berikutnya adalah memperkenalkan skema perdagangan emisi (ETS) secara bertahap, membentuk sistem harga karbon ganda (dual-track carbon pricing).


Dengan demikian Taiwan menyiapkan landasan untuk bergabung dengan pasar karbon internasional sesuai Pasal 6 Paris Agreement.


Menuju era baru aksi iklim global


Dalam menghadapi dampak perubahan iklim, Taiwan mengimplementasikan Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Nasional yang diperbarui setiap empat tahun. 

Rencana ini mencakup tujuh bidang utama yaitu infrastruktur, sumber daya air, tata guna lahan, wilayah pesisir, energi dan industri, pertanian dan keanekaragaman hayati, dan kesehatan masyarakat.

Pemerintah pusat dan daerah juga membentuk Heat Adaptation Strategy Alliance untuk menghadapi ancaman gelombang panas, menggabungkan kolaborasi antara sektor publik dan swasta guna memperkuat ketahanan nasional.


Sementara itu KTT Iklim COP30 di Belém, Brasil akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan lima tahun pelaksanaan Paris Agreement. Taiwan terus berupaya mempercepat transisi menuju net-zero melalui penetapan harga karbon, restrukturisasi ekonomi, dan kebijakan adaptasi berkelanjutan.


Namun Taiwan juga menegaskan bahwa mencapai net-zero adalah tanggung jawab bersama umat manusia, dan Pemerintah Taiwan menyerukan dukungan dunia agar dapat berpartisipasi dalam COP30 dalam semangat “Global Mutirão”.


Semangat “Global Mutirão” adalah kolaborasi global untuk memperkuat solidaritas dan mempercepat aksi iklim. Bersama, kita dapat mewujudkan implementasi penuh Paris Agreement dan membangun dunia bebas emisi.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts