PALI.SININEWS.COM— Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memastikan pelaksanaan aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Organisasi Masyarakat Masyarakat Peduli PALI (MPP) di Kecamatan Talang Ubi, Senin (19/1/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Aksi tersebut dimulai dari Simpang Lima Pendopo, dilanjutkan menuju Kantor DPRD Kabupaten PALI dan Kantor Pemerintah Kabupaten PALI. Ratusan massa menyampaikan aspirasi terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Pengamanan aksi dilakukan secara maksimal oleh jajaran Polres PALI dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.
Sebanyak 169 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari 118 personel Polres PALI dan 51 personel Polsek jajaran, sesuai Surat Perintah Kapolres PALI Nomor: Sprin/35/I/PAM.3.2./2026 tanggal 15 Januari 2026.
Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. turun langsung memantau jalannya pengamanan bersama unsur pimpinan lainnya. Apel kesiapan pengamanan sebelumnya dipimpin Kabag Ops Polres PALI KOMPOL Andri Noviansyah, S.Kom., selaku Koordinator Pengamanan, didampingi Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.
Dalam keterangannya, Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri hadir untuk menjamin keamanan sekaligus melindungi hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Polri berkewajiban memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasinya secara aman dan bermartabat. Kami mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, serta menjunjung tinggi prinsip demokrasi. Alhamdulillah, seluruh rangkaian aksi hari ini berjalan tertib dan kondusif,” ujar AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait.
Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif massa aksi serta sinergi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten PALI, yang bersedia membuka ruang dialog dengan perwakilan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kedewasaan peserta aksi yang tetap menjaga ketertiban umum. Polres PALI akan terus bersinergi dengan seluruh elemen guna menjaga stabilitas kamtibmas, sekaligus mendukung penyelesaian persoalan secara dialogis dan berkeadilan,”tambahnya.
Dalam pertemuan antara perwakilan MPP, Pemerintah Kabupaten PALI, dan DPRD Kabupaten PALI, disepakati bahwa dalam waktu 10 hari ke depan pemerintah daerah bersedia mengaktifkan kembali 40.499 peserta JKN–BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu di Kabupaten PALI.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh Wakil Bupati PALI, pimpinan DPRD, serta perwakilan massa aksi.
Polres PALI melalui jajaran Intelkam juga terus melakukan langkah deteksi dini, penggalangan, serta pemantauan situasi untuk mengantisipasi potensi dinamika lanjutan.
'Hingga aksi berakhir sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh massa membubarkan diri dengan tertib dan situasi terpantau aman dan kondusif."pungkasnya.(SN/PERRY)
















