Wujudkan Asta Cita 2026, Polda Sumsel Gelar Rakernis Gabungan Antisipasi Karhutla Berbasis Teknologi



Wujudkan Asta Cita 2026, Polda Sumsel Gelar Rakernis Gabungan Antisipasi Karhutla Berbasis Teknologi



PALEMBANG -SiniNews.Com — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bidang Hukum (Bidkum), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 di Hotel Salatin Palembang, Selasa (2/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi empat satuan kerja pendukung utama organisasi Polri guna menghadapi berbagai tantangan keamanan, sosial, teknologi, kesehatan, serta kebencanaan yang semakin kompleks. Rakernis Gabungan Tahun 2026 mengusung semangat transformasi menuju Polri Presisi yang adaptif, modern, dan mampu mendukung program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.


Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberhasilan institusi Polri tidak lagi ditentukan oleh kinerja satu fungsi secara parsial, melainkan oleh kemampuan seluruh satuan kerja untuk berkolaborasi secara terintegrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurut Kapolda, Sumatera Selatan menghadapi tantangan strategis yang memerlukan kesiapan lintas fungsi, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu, peran Bidang TIK dalam mendukung pemantauan berbasis teknologi, Bidkum dalam penguatan aspek regulasi dan penegakan hukum, Bidhumas dalam edukasi publik serta manajemen informasi, dan Biddokkes dalam perlindungan kesehatan personel maupun masyarakat menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.


Rakernis Gabungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan Polda Sumsel dalam menghadapi dinamika keamanan nasional, ancaman disinformasi di ruang digital, potensi bencana alam, serta berbagai tantangan sosial yang membutuhkan respons cepat dan terukur.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa sinergi antarbidang harus menjadi budaya kerja di seluruh jajaran.


“Tantangan yang kita hadapi ke depan semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan secara sektoral. Hilangkan ego fungsi, perkuat kolaborasi, dan pastikan seluruh program kerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi adalah kunci keberhasilan organisasi dalam mendukung tugas Polri dan program pembangunan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Lebih lanjut, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian nasional. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui pemanfaatan teknologi, edukasi masyarakat, penegakan hukum yang tegas, serta kesiapan pelayanan kesehatan bagi personel dan masyarakat terdampak.


Pelaksanaan Rakernis Gabungan ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, memperkuat kualitas pelayanan publik, dan mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan daerah di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi empat satker strategis tersebut merupakan bentuk konkret transformasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.


“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi antara fungsi teknologi informasi, hukum, hubungan masyarakat, dan kesehatan, Polda Sumsel memastikan seluruh kebijakan organisasi berjalan secara terpadu untuk menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Menurutnya, kehadiran Polri saat ini tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum semata, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan berbasis teknologi.


Melalui Rakernis Gabungan Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan semangat Presisi, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan strategis daerah, serta menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Asta Cita dan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.(SN/Perry)

Share:

HP Milik Kades Benuang Dicuri, Satreskrim Polres PALI Bergerak Cepat Tangkap Terduga Pelaku

HP Milik Kades Benuang Dicuri, Satreskrim Polres PALI Bergerak Cepat Tangkap Terduga Pelaku




PALI- SiniNews.Com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di Dusun VI Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Terduga Pelaku Seorang pelajar berinisial RS (18) diamankan berikut barang bukti berupa satu unit handphone milik korban.

Kasus tersebut dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B-168/VI/2026/SPKT/Polres PALI/Polda Sumsel tertanggal 1 Juni 2026. Korban dalam perkara ini adalah Haris Kawaludin (61), Kepala Desa Benuang.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat Reskrim Polres PALI IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si. mengatakan bahwa pengungkapan kasus dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban terkait hilangnya satu unit handphone Oppo Reno 8 Z berwarna Emas Matahari.

“Setelah menerima informasi dan laporan dari korban, kami langsung memerintahkan Unit Pidum bersama Tim Opsnal Beruang Hitam untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres PALI.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban selesai berbelanja di warung dan kemudian berkunjung ke rumah warga. Korban tanpa sadar meninggalkan handphone miliknya di dalam box sebelah kiri sepeda motor yang diparkir di lokasi.

Sekitar 10 menit kemudian, korban kembali ke motornya dan mendapati handphone tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Berdasarkan keterangan saksi, korban memperoleh informasi bahwa handphone tersebut diduga diambil oleh tersangka.

Keesokan harinya, Minggu (31/5/2026), tersangka bersama seorang rekannya mendatangi rumah korban dan mengakui telah mengambil handphone tersebut. Barang yang sempat dijual kepada pihak lain kemudian berhasil ditebus kembali oleh korban.

Mendapatkan informasi tersebut, Satreskrim Polres PALI segera melakukan tindakan kepolisian. Pada Minggu sore sekitar pukul 17.30 WIB, tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres PALI untuk menjalani pemeriksaan.

“Barang bukti satu unit handphone Oppo Reno 8 Z telah kami amankan. Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pencurian.( SN/Perry)

Share:

PGRI Sumsel Gercep Konsolidasi, Riza Pahlevi Tegaskan Organisasi Harus Kembali ke Tangan Guru


PGRI Sumsel Gercep Konsolidasi, Riza Pahlevi Tegaskan Organisasi Harus Kembali ke Tangan Guru


Palembang, sininews.com – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan bergerak cepat (gercep) menggelar rapat konsolidasi setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI. Pertemuan perdana tersebut berlangsung di Aula SMKN 6 Palembang, Senin (1/6/2026), sebagai langkah awal menyatukan kembali organisasi setelah sempat mengalami kekosongan kepengurusan.


Rapat konsolidasi dihadiri seluruh jajaran pengurus inti sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan pusat. Susunan tersebut terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, empat Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara, serta 14 biro yang akan menjadi motor penggerak organisasi. Hadir pula sejumlah perwakilan Badan Kelengkapan Organisasi (BKO) yang nantinya akan dilantik dan dikukuhkan oleh Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan.


Ketua Mandat PGRI Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan marwah organisasi sebagai rumah besar para guru. Menurutnya, setelah keluarnya putusan banding pada 4 Mei lalu, PGRI Sumsel harus segera bergerak melakukan konsolidasi agar roda organisasi kembali berjalan normal.


“Setelah tiba di Palembang pukul 10.00 WIB, pukul 11.00 kita langsung bersiap, dan pukul 14.00 WIB kita langsung mengadakan rapat di sini. Tujuannya tidak lain untuk gerak cepat karena secara legalitas kita sudah sangat kuat. Kami langsung menyampaikan SK ini dan berbagi tugas bersama jajaran pengurus,” ujar Riza usai memimpin rapat.


Ia menegaskan, misi utama kepengurusan baru adalah mengembalikan khittah PGRI sebagai organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan guru dari berbagai latar belakang, baik guru yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, sekolah swasta, maupun sekolah negeri.


Menurut Riza, perubahan paradigma menjadi kebutuhan mendesak agar organisasi tidak sekadar menjadi wadah formal, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para pendidik.


“Misi kita tidak lain bagaimana kita mengurusi guru dari berbagai elemen. Selama ini kesannya guru yang mengurusi pengurus. Sekarang harus dibuktikan bahwa ini adalah organisasi guru. Jangan hanya menempel nama atau tagline saja, tetapi harus membawa manfaat betul dari guru dan untuk guru,” tegasnya.


Lebih lanjut, Riza menyampaikan komitmennya untuk melakukan penataan struktur kepengurusan secara profesional dan proporsional. Ia menilai organisasi pendidikan harus dipimpin oleh sosok-sosok yang memahami dunia pendidikan secara langsung agar kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan para guru di lapangan.


“Ke depan, pengurus itu kita ambil betul-betul dari guru, setidaknya dari kepala sekolah. Jangan sampai diisi oleh pejabat tertentu yang sudah lain konteksnya dengan dunia pendidikan,” katanya.


Melalui rapat konsolidasi ini, seluruh pengurus inti dan biro diberikan tugas dan tanggung jawab yang jelas agar program organisasi dapat segera dijalankan secara efektif. Pembagian tugas tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penguatan organisasi sekaligus menjawab berbagai persoalan yang dihadapi guru di Sumatera Selatan.


Dengan semangat baru dan legalitas yang telah kuat, PGRI Sumatera Selatan menargetkan transformasi organisasi yang lebih solid, responsif, dan dekat dengan kebutuhan anggotanya. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan, profesionalisme, serta kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.


“PGRI harus kembali menjadi rumah besar guru, dikelola oleh guru, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan guru,” pungkas Riza.(sn)

Share:

Upacara Hari Lahir Pancasila di Polda Sumsel, Perkuat Semangat Kebangsaan dan Harmoni Sosial

Upacara Hari Lahir Pancasila di Polda Sumsel, Perkuat Semangat Kebangsaan dan Harmoni Sosial


PALEMBANG -SiniNews.Com– Polda Sumatera Selatan meneguhkan komitmennya dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (1/6/2026).


Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., serta diikuti Wakapolda Sumsel, Pejabat Utama Polda Sumsel, perwira, bintara, ASN Polri, dan seluruh peserta upacara dengan penuh khidmat.


Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang mempersatukan keberagaman Indonesia sekaligus menjadi pedoman menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.


“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam mempersatukan bangsa. Di tengah berbagai tantangan dan dinamika dunia, Indonesia tetap berdiri kokoh karena memiliki fondasi ideologi yang kuat, yaitu Pancasila,” ujar Kapolda Sumsel saat membacakan amanat Kepala BPIP.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis, keadilan, persamaan hak, serta penghormatan terhadap keberagaman.


Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya memastikan situasi tetap tertib, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan keadilan, perlindungan, dan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.


“Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup dalam tindakan nyata. Sebagai pelayan masyarakat, setiap personel Polri harus mampu menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho.


Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran Polri sebagai penjaga stabilitas keamanan dan perekat persatuan bangsa.


Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejalan dengan Program Kapolda Sumsel “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel untuk terus menghadirkan manfaat nyata, pelayanan terbaik, dan kepedulian kepada masyarakat dalam setiap aktivitas pengabdian.


Peringatan tersebut memiliki makna strategis dalam memperkuat ketahanan nasional, menjaga stabilitas sosial, meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara, serta mendukung berbagai program pembangunan nasional yang berlandaskan semangat persatuan dan gotong royong.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar momentum seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.


“Pancasila adalah fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Bagi Polri, Pancasila menjadi landasan moral dalam memberikan pelayanan yang adil, humanis, dan profesional kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan bahwa Polda Sumsel akan terus mengedepankan pendekatan yang mengutamakan dialog, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan serta membangun harmonisasi sosial di tengah masyarakat.


Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan bangsa, memperkuat stabilitas kamtibmas, serta menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Semangat Pancasila akan terus menjadi energi pengabdian Polri dalam mengawal Indonesia yang aman, damai, maju, dan berkeadilan.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Polres PALI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian



PALI-SiniNews.Com– Kepolisian Resor (Polres) PALI menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Polres PALI, Senin (1/6/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakapolres PALI, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres PALI sebagai bentuk penghormatan terhadap ideologi bangsa dan penguatan semangat nasionalisme.

Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolres PALI, diwakili Wakapolres bertindak sebagai Inspektur Upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, amanat inspektur upacara, hingga pembacaan doa.

Peserta upacara terdiri dari barisan staf, Samapta, Satlantas, serta gabungan personel Reskrim, Intelkam dan Satresnarkoba. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar sesuai susunan upacara yang telah ditetapkan.

Kapolres PALI AKBP Yunar H. P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Wakapolres Kompol Kusyanto, SH., menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh personel Polri dalam menjaga persatuan bangsa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, menjaga persatuan bangsa, serta memberikan pelayanan yang profesional, humanis dan berintegritas kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

“Semangat gotong royong, persatuan dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian anggota Polri demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Polres PALI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (SN/Perry)

Share:

Bupati Asgianto Salurkan Bantuan, Gerbang Masjid Nurul Huda Bhayangkara Segera Dibangun

 

Bupati Asgianto Salurkan Bantuan, Gerbang Masjid Nurul Huda Bhayangkara Segera Dibangun 



PALI, sininews.com -- Sebagai pemimpin kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Bupati Asgianto ST menunjukan kepeduliannya terhadap penataan tempat ibadah di wilayah yang dipimpinnya.


Pada Senin 1 Juni 2026, Bupati Asgianto memberikan bantuan dana sebesar Rp 20 juta untuk penataan masjid Nurul Huda Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi.


Dimana dana tersebut diserahkan Kabag Kesra Ayubi untuk pembangunan gapura Masjid Nurul Huda Bhayangkara.


Menurut Kabag Kesra bahwa bantuan itu merupakan wujud nyata Bupati Asgianto dalam memperhatikan kenyamanan masyarakat dalam beribadah.


Yang mana, Masjid Nurul Huda Bhayangkara dalam waktu dekat ini akan membangun gapura Masjid agar menambah keindahan dan memberikan kesan nyaman bagi masyarakat yang akan beribadah di masjid tersebut.


"Pada saat itu pengurus masjid Yogi Suwito,S.Pd dan masyarakat mengusulkan bantuan untuk pembuangan gapura," ujar Ayubi.


Ditambahkan Ayubi bahwa permintaan pengurus Masjid langsung disetujui Bupati.


"Hari ini bantuan itu diberikan kepada pengurus masjid dan bendahara,mudah-mudahan dapat membatu penyelesaian gapura Masjid Nurul Huda," imbuhnya.


Sementara itu, ketua dan bendahara Masjid Nurul Huda Yogi Suwito,S.Pd menyampaikan apresiasinya terhadap Bupati Asgianto yang telah mengabulkan usulannya.


"Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini, yang membuktikan bahwa Bupati PALI peduli terhadap tempat ibadah," ucapnya. (sn/perry)

Share:

Komitmen Pemkab OKU, Dua Hak ASN Cair Beruntun di Awal Juni 2026


Komitmen Pemkab OKU, Dua Hak ASN Cair Beruntun di Awal Juni 2026


Baturaja, sininews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memastikan pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) bulan Juni 2026 dan Gaji ke-13 dilakukan secara berurutan pada awal Juni 2026.


Sesuai jadwal, gaji ASN bulan Juni akan dicairkan tepat waktu pada 1 Juni 2026. Setelah proses pembayaran gaji reguler selesai, BKAD langsung melanjutkan pencairan Gaji ke-13 yang mulai disalurkan pada 2 Juni 2026.


Pencairan dua hak ASN secara berurutan tersebut menjadi bukti komitmen dan kesiapan Pemerintah Kabupaten OKU dalam mengelola keuangan daerah sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak pegawai secara tepat waktu.


Kepala BKAD Kabupaten OKU, Setiawan, mengatakan seluruh proses administrasi dan kesiapan kas daerah telah dipersiapkan dengan matang sehingga pembayaran dapat dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten OKU melalui BKAD telah menyiapkan seluruh tahapan pembayaran dengan baik. Gaji ASN bulan Juni 2026 akan cair tepat waktu pada 1 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pencairan Gaji ke-13 mulai 2 Juni 2026," kata Setiawan. 


Menurut Setiawan, Hal ini sesuai dengan kebijakan dan komitmen dari Bapak Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dan Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri dalam memenuhi hak-hak ASN secara tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Ia menjelaskan, Bidang Perbendaharaan BKAD telah memastikan seluruh tahapan pembayaran berjalan tertib dan sesuai prosedur, mulai dari proses pengajuan, verifikasi dokumen, penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).


Menurut Setiawan, pencairan Gaji ke-13 memiliki arti penting bagi ASN dan keluarganya, terutama menjelang tahun ajaran baru yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan pendidikan anak.


"Kami berharap pencairan Gaji ke-13 ini dapat memberikan manfaat bagi ASN dan keluarganya, khususnya untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak serta kebutuhan lainnya. BKAD akan terus berupaya memberikan pelayanan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, responsif, akuntabel, dan tepat waktu," tambahnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan pencairan gaji dan Gaji ke-13 secara berurutan merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang baik antara BKAD dengan seluruh perangkat daerah terkait dalam menjaga kelancaran pengelolaan keuangan daerah.


Dengan pencairan yang dilakukan tepat waktu tersebut, diharapkan ASN dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten OKU dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.(sn)

Share:

Polisi Amankan Pelaku Penggelapan di Talang Ubi, Barang Bukti Motor Honda Beat Disita

Polisi Amankan Pelaku Penggelapan di Talang Ubi, Barang Bukti Motor Honda Beat Disita


PALI-SiniNews.Com– Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan juncto penggelapan yang terjadi di lingkungan keluarga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 juncto Pasal 490 KUHP. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban yang sebelumnya dibawa tanpa izin.

Tersangka diketahui berinisial MRL (28), warga Jalan Letnan Sumanto, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Sementara korban dalam perkara ini berinisial ISY (58), yang juga merupakan ayah kandung tersangka.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan korban yang merasa dirugikan setelah sepeda motor miliknya dibawa pergi oleh tersangka. Selain itu, tersangka juga diduga telah menjual travo mesin las milik korban sehari sebelum kejadian.

“Korban melaporkan bahwa tersangka membawa pergi satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih miliknya tanpa izin. Dari hasil penyelidikan juga diketahui bahwa sebelumnya tersangka telah menjual travo mesin las milik korban,” ujar AKP Ardiansyah.

Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat, 29 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di rumah korban yang beralamat di Jalan Letnan Sumanto, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp7,5 juta.

Setelah menerima laporan polisi, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka dan barang bukti. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menemukan tersangka di wilayah Kecamatan Talang Ubi.

“Saya memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si. untuk melakukan penindakan setelah identitas dan keberadaan tersangka diketahui. Tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti sepeda motor milik korban,” kata AKP Ardiansyah.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih nomor polisi BG 4657 DA beserta dokumen kendaraan berupa BPKB dan STNK. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Talang Ubi guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kami akan melengkapi administrasi penyidikan, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum, serta segera mengirimkan berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” tegas AKP Ardiansyah.

Saat ini penyidik masih terus melengkapi berkas perkara guna memastikan penanganan kasus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (SN/Perry)

Share:

Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit di Divisi I Karta Dewa, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan

Unit Reskrim Polsek Talang Ubi Ungkap Kasus Pencurian Sawit di Divisi I Karta Dewa, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan



PALI-SiniNews.Com– Jajaran Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di area perkebunan kelapa sawit milik PT Surya Bumi Agro Langgeng (SBAL), tepatnya di Blok 33 Divisi I, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (30/5/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SL (28), warga Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 24 tandan buah sawit hasil curian dan satu unit alat pemotong jenis egrek yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus berawal dari laporan pihak perusahaan yang menerima informasi dari petugas keamanan mengenai adanya aktivitas pencurian buah sawit di lokasi kejadian.

“Setelah menerima informasi dari pelapor, saya langsung memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si. untuk segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan tindakan kepolisian,” ujar AKP Ardiansyah.

Menurutnya, setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku yang masih berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) bersama barang bukti hasil pencurian.

“Pelaku berhasil diamankan di TKP beserta barang bukti berupa 24 tandan buah sawit dan satu buah egrek yang digunakan untuk memanen buah sawit tersebut. Selanjutnya pelaku dan barang bukti kami bawa ke Polsek Talang Ubi untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Kasus ini dilaporkan oleh Kindi Kalabdi, STP, selaku karyawan PT Surya Bumi Agro Langgeng. Sementara dua petugas keamanan perusahaan, Rio Arianto dan Anjas Renaldi, turut dimintai keterangan sebagai saksi.

Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkas perkara sebelum berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terhadap pelaku, penyidik menerapkan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

“Kami akan terus menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang merugikan masyarakat maupun perusahaan serta memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas AKP Ardiansyah.(SN/Perry)

Share:

AKP Nasron Junaidi Serahkan Jabatan Kasat Reskrim Polres PALI kepada IPTU Dobi Hariyandri Pratama

AKP Nasron Junaidi Serahkan Jabatan Kasat Reskrim Polres PALI kepada IPTU Dobi Hariyandri Pratama




PALI-SiniNews.Com– Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) pada Sabtu (30/5/2026) pukul 10.00 WIB di Aula Dalmas Polres PALI. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres PALI, AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri Wakapolres PALI, Ketua Bhayangkari Cabang PALI, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan seluruh personel Polres PALI.

Sertijab dilaksanakan sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran dan pengembangan karier personel. Dalam upacara tersebut, AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H. secara resmi menyerahkan jabatan Kasat Reskrim Polres PALI kepada IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pembacaan Keputusan Kapolda Sumatera Selatan, pengambilan sumpah jabatan, pemasangan tanda jabatan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan, dan fakta integritas.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, SH.SIK.MIK., dalam amanatnya menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk regenerasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan pembinaan karier personel Polri. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres PALI, serta mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat baru,” ujar AKBP Yunar H.P. Sirait.

Ia juga berharap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.

“Saya berharap Kasat Reskrim yang baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja satuan, menjaga profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam penegakan hukum yang berkeadilan,” tegasnya.

Upacara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Setelah pelaksanaan sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan acara pisah sambut dan ramah tamah sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru di lingkungan Polres PALI.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts